SITE STATUS
Jumlah Member :
508.483 member
user online :
1157 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Blog -- hati terpenjara



Blog posted by

hati terpenjara


Blog posted on 06-04-2010
Tulisan ini sebagai ungkapan hati yang sudah lama terpenjara!

Tulisan ini juga sebagai kata manis untuk hati yang pahit!

Ingin berteriak supaya leluasa hati seperti leluasanya samudera.

Supaya hati ini tidak terhimpit seakan asma menyerang hati ini.

Supaya beban ini ada jawabannya,tidak semakin berat seakan menghantam jantung ini.

Tapi,

banyak yang mengatakan semua manusia punya beban tersendiri?

Apa benar?

Jadi,untuk apa ada rasa pertemanan??

Lebih baik setiap insan manusia mempunyai planet sendiri,supaya tidak bergesekan dengan yang lainnya.



Hati ini benar2 tidak tahan untuk bersama mereka.

Perkataan mereka seakan menghantam hati untuk marah!

Tapi harus bisa dipendam,karena lagi HAMIL!

Mengapa perkataan kotor begitu mudah terucapkan oleh mereka?

Jadi teringat sewaktu seusia mereka,mulut ini langsung dapat tamparan bila terucapkan kata tidak pantas!

Kadang ingin menangis melihat hubungan yang tidak jelas dengan segala kata yang paling tinggi,karena sering bersama dan kami butuh kasih sayang!

BULLSHIT!

Mengapa kalian tidak menjalin hubungan yang resmi saja?

Mengapa???

Kembali teringat di usia mereka,hubungan jelas dengan pasangan,dan membuat rencana2 indah.

Perantauan untuk mengejar kuliah dibri kepercayaan oleh mereka,

tapi mengapa disia2kan??

Mengapa???

Apakah tidak terpikir olehmu seberapa banyak yang harus dikorbankan,supaya yang dibanggakannya bisa sukses???

Ingin menangis,ingin berteriak,ingin mengatakan 'hei belajarlah pada semut!" atau 'hiduplah seperti kelapa,dari segi apa pun berguna!"

Benar2 teringat, se usia mereka,DIRIKU memberi kebanggaan kepada ORANGTUA!



Tuhan,

ijinkan kami untuk selalu berteman.

ijinkan keluarga baruku untuk pergi dari sini.

ijinkan kami hidup dengan keluarga kami saja.

Tuhan,

beban ini masih menumpuk,

mata ini tak ingin memandang mereka,

capek Tuhan!

seakan punya telinga tidak mendengar,

seakan mulut tak mampu berkata lagi Tuhan.









>>>bunda<<<





Ditampilkan sebanyak : 592

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang blog ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman
 
tirta_sari's blog :