SITE STATUS
Jumlah Member :
508.440 member
user online :
1760 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Haid tidak teratur dan program hamil

   

Haid tidak teratur dan program hamil
Oleh :


Dok saya mau tanya,saya haid nya tidak lancar tidak tentu tanggal berapa,apa itu akan menganggu promil saya ya dok,sedakan saya nikah sudah 3thun tapi belum juga hamil mhon infonya ya dok
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear Bunda,

Apakah Bunda sudah memeriksakan diri pada dokter menyangkut siklus haid dan program kehamilan Bunda?

Pada umumnya lama siklus menstruasi berkisar dari 21 hari sampai 35 hari. Contohnya apabila bunda memiliki siklus setiap 23 atau 28 hari maka masih dapat di katakan memiliki siklus menstruasi yang teratur, hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1. Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid. Namun bila mendapatkan perdarahan beberapa kali di luar siklus atau sering mengalami keterlambatan bahkan tidak datang bulan dalam beberapa bulan, maka dapat menghitung masa subur dengan mengumpulkan data dari 6 bulan terakhir. Bila siklus haid tidak teratur : Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga 1 hari sebelum pertama haid berikutnya. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18 akan menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11 menentukan hari terakhir masa subur. Pada siklus tidak teratur maka:
Awal masa subur = Jumlah hari terpendek selama 6 siklus - 18
Akhir masa subur = Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus -11

Masalah kehamilan tergantung dari keduabelah pihak, suami dan istri. Pasangan suami istri dikatakan mengalami masalah kesuburan jika dalam 1-2 tahun berusaha mendapatkan kehamilan, melakukan hubungan suami istri yang rutin dan kontinyu setidaknya 2-3 hari sekali tanpa menggunakan kontrasepsi apapun. Untuk berkonsultasi masalah kesuburan atau usaha mendapatkan kehamilan, Bunda bisa mendatangi dokter umum di tempat Bunda. Pada pasangan suami istri yang ingin medapatkan kehamilan, dapat diperiksa oleh dokter umum. Sang suami akan diberikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan fungsi organ reproduksi dan rujukan pemeriksaan analisa sperma. Sedangkan sang istri juga akan diberikan pertanyaan yang berkaitan dengan siklus menstruasi dan riwayat kesehatan lainnya. Bila diperlukan atau ditemukan masalah lebih lanjut, maka dokter umum dapat merujuk pada dokter kandungan untuk menangani masalah infertilitas ini.

Bila sudah di ketahui bahwa Bunda mengalami gangguan hormonal, maka dokter akan memberikan terapi untuk mengatur siklus menstruasi Bunda. Minumlah obat yang dianjurkan sesuai petunjuk dokter dan kembali kontrol sesuai jadwal yang di berikan. Rajinlah berolahraga, menjaga keseimbangan antara waktu istirahat dan aktifitas agar kesehatan Bunda terjaga dengan baik. Perhatikan asupan nutrisi Bunda, konsumsi makanan dengan gizi yang seimbang mengandung berbagai vitamin dan mineral terutama vitamin C, E dan asam folat juga dalam bentuk suplemen bila perlu.

   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman