SITE STATUS
Jumlah Member :
305.557 member
user online :
4346 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Pubertas dini pada anak

   



Dear Ayah dan Bunda,
Halaman Tanya Dokter ini diasuh oleh dr. Tanti Retnowati yang saat ini aktif sebagai dokter umum di beberapa klinik swasta di Jakarta.

Pada setiap pekan, kami akan memilih pertanyaan dari member Infobunda dan bagi pertanyaan yang terpilih akan dijawab kemudian ditampilkan di Infobunda.

Bila Anda memiliki pertanyaan umum yang berhubungan seputar kesehatan keluarga, silahkan klik tombol dibawah ini.

Pubertas dini pada anak 18-February-2014
Oleh :


saya mau tanya dok, anak saya perempuan umur 1 thn. payudara sebelah kiri anak saya ada benjolan seperti anak yg sedang memasuki masa pubertas. ketika diperiksakan ke dokter katanya hanya faktor hormonal saja, dan diusahakan tdk makan makanan yg mengandung estrogen tinggi. yang ingin saya tanyakan: 1. apakah hal ini bisa mengakibatkan anak saya pubertas lebih dini dan apakah hal ini berbahaya? 2. apakah balita sudah memiliki hormon estrogen dan berapa kadar normalnya? 3. makanan apa yg sebaiknya dikonsumsi dan dihindari? terima kasih atas penjelasannya dokter tanti
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear bunda, Pubertas precox atau timbulnya pubertas dini sangat jarang terjadi dan biasanya timbul pada anak perempuan di bawah usia 8 tahun. Tanda-tandanya adalah timbulnya tanda-tanda pubertas pada usia di bawah usia pubertas, misalnya tumbuhnya payudara, perubahan kulit, berhentinya pertumbuhan tulang, timbulnya menstruasi. Hal ini di sebabkan oleh banyak faktor seperti genetik, adanya tumor yang menekan kelenjar di otak atau lainnya. Pengobatan keadaan ini bergantung dari penyebabnya sendiri yang bervariasi seperti pengobatan dengan terapi hormonal maupun operasi bila penyebabnya adalah tumor. Pada kelainan hormonal, di sarankan untuk menghindari konsumsi makanan yang banyak mengandung sumber estrogen alami yang biasanya juga mengandung vitamin E yang tinggi (yang di kenal dapat merangsang pembentukan hormone estrogen) seperti kacang kedelai atau bahan makanan mengandung kacang kedelai dan lain-lain sebaiknya tidak di konsumsi berlebihan. Demikian jawaban saya, semoga dapat membantu.
   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman