SITE STATUS
Jumlah Member :
317.089 member
user online :
792 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Efek Marah-Marah Saat Hamil

   



Dear Ayah dan Bunda,
Halaman Tanya Dokter ini diasuh oleh dr. Tanti Retnowati yang saat ini aktif sebagai dokter umum di beberapa klinik swasta di Jakarta.

Pada setiap pekan, kami akan memilih pertanyaan dari member Infobunda dan bagi pertanyaan yang terpilih akan dijawab kemudian ditampilkan di Infobunda.

Bila Anda memiliki pertanyaan umum yang berhubungan seputar kesehatan keluarga, silahkan klik tombol dibawah ini.

Efek Marah-Marah Saat Hamil 18-February-2014
Oleh :


Dear Dr Tanti, saya yani sedang mengandung 7 minggu sebelumnya 3 bulan lalu keguguran di usia kandungan 7 minggu...dua hari yang lalu saya emosi dan marah-marah kepada teman kerja, yang ingin saya tanyakan apakah akan berpengaruh pada janin saya? akibat marah-marah tadi, karana pada saat marah-marah itu jantung saya berdegup kencang dan perut pun terasa seperti berkedut-kedut....
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear bunda Agus Setiyani, Pada tubuh seorang ibu hamil, banyak sekali terjadi perubahan baik anatomi maupun hormonal. Perubahan ini akan mengganggu keseimbangan berbagai pola dalam hidup ibu. Ibu akan bertambah sensitif, nafsu makan bertambah tinggi, mudah lelah dan sebagainya. Hal ini normal terjadi namun harus diingat, ibu juga harus tetap mengkontrol emosi ibu. Biasanya lingkungan ibu akan bertoleransi terhadap ibu hamil, tetapi mari ibu juga turut lebih bersabar lagi. Bila emosi ibu tinggi, jantung akan memompa darah lebih cepat, sehingga oksigen juga tidak dapat teraliri dengan baik keseluruh jaringan tubuh, tubuh ibu akan siaga dan beberapa hormon akan dihasilkan untuk keadaan ini, efeknya bisa terjadi kejang atau kontraksi pada kandungan ibu. Maka itu bila emosi meningkat, usahakan untuk tetap bersabar, tarik nafas dalam, tutup mata ibu dan bayangkan hal yang ibu sukai. Jalinlah kerjasama dengan teman dan lingkungan ibu, agar mereka juga merasa nyaman berada di dekat ibu. Semoga jawaban saya dapat membantu.
   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman