SITE STATUS
Jumlah Member :
484.002 member
user online :
971 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Diskusi Bersama Dokter

klo hamil muda boleh tidak ikut berpuasa

New Topic :  
19-07-2014 10:47:39 ke: 1
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like

selamat siang dok, saya mau tanya dok klo lg hamil muda boleh tidak ikut berpuasa usia kehamilan saya sudah 13 minggu sabelumnya saya tidak pernah merasakan mual muntah mknya saya berani untk ikut berpuasa tp akhir2 ini saya malah jd merasakan mual muntah itu si sebabkan krna ap ya dok? saya jadi bingung mohon penjelasan nya ya dok terimakasih sebelum nya.

   
22-07-2014 12:19:47 ke: 2
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25

Artikel di Infobunda dengan judul Serba-Serbi Puasa dan Kehamilan :

Bulan Ramadhan telah tiba dan semua umat muslim menyambutnya dengan suka cita. Tak terkecuali Bunda yang saat ini mungkin sedang berbadan dua. Mungkin Bunda sudah mengetahui bahwa wanita hamil harus mencukupi kebutuhan 2500 kalori perharinya. 

Kebutuhan itu terdiri dari 50% karbohidrat (± 308 gram), 30% protein (± 103 gram) dan 10-20% lemak (± 75 gram). Jadi, bila Bunda ingin berpuasa jangan sampai mengurangi kebutuhan yang sudah ditetapkan supaya kesehatan janin tetap baik.

Perlu diketahui, selama berpuasa, gerakan janin di dalam perut tidak secepat seperti biasanya. Hal ini dikarenakan kadar glukosa yang dikonsumsi berkurang saat puasa.
Meski begitu tak perlu kuatir, Bunda tetap boleh berpuasa asalkan melakukan beberapa hal supaya si kecil tidak kekurangan nutrisi. 

Hal-hal itu antara lain :
• Berkonsultasi sebelumnya dengan dokter apakah kondisi kehamilan sekarang  
  memungkinkan Bunda menjalankan ibadah puasa.
• Mengonsumsi menu 4 sehat 5 sempurna saat berbuka dan sahur. Minum vitamin untuk 
  mencukupi kebutuhan nutrisi saat berpuasa.
• Utamakan kebutuhan kalori kurang lebih 200 kalori (setara dengan 1buah sandwich keju), 
  asam folat & zat besi (banyak terdapat di kacang-kacangan, sayuran hijau, wortel, dll),    
  protein (ikan, telur, tahu, tempe, dll) dan kalsium (susu).
• Tidak disarankan berpuasa bagi Bunda hamil yang memiliki diabetes (kencing manis) dan 
  hipertensi atau memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga.
• Hentikan puasa bila muncul gejala ; sakit kepala, keringat berlebih, panas di sekitar perut, 
  dan rasa mau pingsan.

Pilihan menu berbuka :
- Jus buah (diminum pas berbuka).
- Roti gandum (tanpa mentega) isi potongan ayam ikan tuna, telur, tomat, selada. boleh 
  menambahkan keju rendah lemak.

Pilihan menu sahur :
- Nasi, ikan, tumis kacang panjang, sup wortel atau jagung.
- Buah
- Susu
Menu di atas hanyalah sebagai pilihan, yang terpenting Bunda makan secukupnya tidak terlalu kenyang dan juga terlalu lapar. Menu 4 sehat 5 sempurna tetap yang paling utama. Selamat berpuasa!

Tips :
Salah satu alternatif kegiatan olahraga selama bulan puasa, bunda dapat memilih jalan santai lebih kurang 5-10 menit yang di dahului dengan stretching selama 5 menit. Sebagai tambahan, jangan lupa untuk melakukan relaksasi pendinginan selama 5-10 menit melalui pernafasan dan stretching supaya terhindar dari kram otot.Ini hanya dapat dilakukan apabila kondisi kehamilan bunda memungkinkan untuk melakukan olahraga.

   
22-07-2014 12:21:51 ke: 3
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25

Artikel di Infobunda yang berjudul Sekilas Tentang Puasa dan Kehamilan :

Beberapa agama dan kepercayaan yang ada di muka bumi ini mengajarkan untuk berpuasa. Mereka bahkan memiliki saat-saat khusus untuk berpuasa, yang biasanya ditetapkan berdasarkan pada perubahan musim, pergerakan matahari dan bulan, atau bahkan tanggal dimana sudah ditetapkan oleh pemuka agamanya masing-masing. 

Bagi beberapa agama, kegiatan berpuasa ini dipercaya sebagai salah satu media pembersihan diri guna mendekatkan manusia dengan sang pencipta. Karenanya, semua orang, dari berbagai usia, ras, dan jenis kelamin berlomba-lomba untuk tekun menjalankan ibadah puasa. 

Namun, bagaimana halnya bila seorang wanita yang sedang hamil pun berkeinginan untuk turut mencapai hidayah Tuhan dengan memenuhi kewajibannya menjalankan ibadah puasa. 

Untuk itu, beberapa pertanyaan umum berikut ini mungkin dapat dijadikan referensi bagi para bunda yang sedang mengandung namun tetap berkeinginan untuk berpuasa.

Apakah aman untuk berpuasa di kala hamil? 
Keputusan sebagian ibu hamil untuk tetap menjalani puasa biasanya didasarkan pada keyakinan dan agamanya masing-masing. Pilihan ini pun dikembalikan pada diri masing-masing pribadi, yang tentunya juga mendapatkan dukungan suami dan anggota keluarga yang lain.

Bagi para ibu hamil yang berkeinginan untuk mengikuti ritual puasa selama kurun waktu yang lama, misalnya pada bulan ramadhan, bagi yang muslim. Ada baiknya untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terkait mengenai kemungkinan untuk berpuasa apabila dikaitkan dengan kondisi fisik, keadaan kandungan dan janin, serta keadaan kesehatan guna menghindari komplikasi yang mungkin timbul.     

Apakah puasa menimbulkan resiko kesehatan bagi janin? 

Umumnya, selama kehamilan, siapapun tidak diperkenankan untuk merasa lapar dan membiarkan perut kosong dalam waktu yang lama. 

Bila hal tersebut dibiarkan, maka akan menimbulkan perasaan tidak nyaman, yang ditandai dengan sakit kepala, letih, berkunang-kunang, dan bahkan beberapa gejala sejenis lainnya. 
 

Hal apa yang harus diperhatikan bila berpuasa saat hamil?

  • Konsultasikan selalu kondisi kesehatan dan kehamilan dengan dokter terkait untuk memonitor pertumbuhan dan perkembangan janin
  • Perbanyak konsumsi buah dan sayuran segar, untuk memberika asupan nutrisi penting yang diperlukan
  • Jauhi gorengan dan makanan cepat saji, karena selain berkalori tinggi, kedua makanan ini bisa menimbulkan rasa mual.
  • Hindari makanan dan minuman yang memiliki kadar gula serta kafein tinggi
  • Usahakan untuk berada di dalam ruangan saat tengah hari atau dikala cuaca terasa panas dan lembab
  • Kurangi aktifitas yang menguras tenaga, sediakan waktu istirahat setelah di tengah aktifitas keseharian
  • Puasa memperlambat kinerja sistem pencernaan, sehingga disarankan untuk berbuka secara perlahan dan bertahap. Mulailah dengan minum segelas air putih atau jus buah, lalu diikuti dengan makanan ringan.
  • Segerakan berbuka dan menghubungi dokter bila mengalami keluhan berupa pusing, kunang-kunang, kelelahan, jantung berdebar.

Satu hal yang perlu bunda ingat tentang pilihan untuk menjalankan ibadah puasa, yaitu bunda adalah satu-satunya orang yang dapat mengambil keputusan yang tepat untuk kesehatan dan keselamatan diri sendiri serta calon buah hati tercinta.

   
22-07-2014 12:25:33 ke: 4
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25

Berita pada Infobunda yang berjudul Tips Berpuasa Saat Hamil :

Bulan Ramadhan telah tiba, menjadi suatu kewajiban bagi para muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Namun apakah ibu hamil diperbolehkan menjalankan puasa? Banyak penelitian yang membuktikan bahwa puasa saat hamil aman, tidak berpengaruh dengan berat janin dan IQ anak, berpuasa sangat baik untuk kesehatan, selama kondisi Bunda sehat dan tidak mengalami keluhan apapun.

Seperti hal-nya Okky Setiana Dewi, bintang film “Ketika Cinta Bertasbih” yang kini sedang mengandung empat bulan sering mengalami muntah-muntah, namun keinginannya untuk berpuasa sangat besar, ditambah dengan dukungan suami semakin mantap Ia untuk berpuasa. Meskipun berpuasa Ovy Vitrio (Rio) selalu mengingatkan istrinya untuk menjaga si jabang bayi. Di bulan puasa ini Okky ingin menambah keimanannya dan ingin mengenalkan anaknya tentang ajaran islam meskipun masih dalam kandungan.

Pada kehamilan trimester pertama, ibu hamil mengalami mual dan muntah-muntah akibat perubahan hormonal karena asam lambung yang naik, sehingga tidak dianjurkan untuk berpuasa karena akan beresiko kekurangan nutrisi dan dehidrasi. Apabila usia kehamilan Bunda sudah lima bulan keatas , konsultasikan dengan dokter kandungan Bunda, bila diperbolehkan berpuasa berikut tips yang dapat Bunda lakukan selama berpuasa.

Ketika sahur sebaiknya Bunda yang sedang hamil mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan komposisi nutrisi yang seimbang, disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan lemak yang cukup. Bagi Bunda yang suka dengan makanan dan minuman yang manis dan pedas, sebaiknya di hindari terlebih dahulu, disarankan untuk minum air putih yang banyak., atau Bunda dapat minum susu kehamilan untuk mengurangi ancaman anemia ibu hamil.

Saat menjalankan puasa lakukan kegiatan yang ringan, hindari kegiatan yang banyak mengeluarkan keringat atau kegiatan di lapangan. Istirahat yang cukup saat berpuasa untuk menghindari kelelahan. Hentikan puasa, apabila Bunda mengalami hal berikut : muntah lebih dari 3 kali dikhawatirkan akan membuat dehidrasi, diare dengan perut sakit, mulas dan melilit, keluar keringat dingin yang menandakan tubuh Bunda kurang sehat, mimisan atau mengeluarkan darah, badan terasa lemas, pusing dan mata berkunang-kunang.

Waktu yang di tunggu-tunggu saat puasa adalah waktu berbuka puasa, saat berbuka puasa di sunnahkan untuk berbuka dengan makanan atau minuman yang manis. Berkebalikan ketika sahur, saat berbuka tubuh membutuhkan energi setelah sehari melakukan akivitas sehingga membutuhkan minuman manis, namun perlu di batasi. Saat berbuka disarankan tidak meminum air dingin atau es, sebaiknya minumlah air hangat untuk menormalkan kerja lambung. Makanlah dengan porsi yang lebih besar dari biasanya, karena janin juga membutuhkan asupan nutrisi, sebelum tidur Bunda disarankan untuk makan makanan ringan  dan minum air hangat agar tubuh Bunda dapat memproduksi ASI dengan baik.

   
31-07-2014 12:35:32 ke: 5
Jumlah Posts : 98
Jumlah di-Like : belum ada like
mau tanya,,kalo kedua saluran tuba tersumbat apa masih bisa keluar lendir subur..
   
 page  1   
atau login dengan Facebook Anda