SITE STATUS
Jumlah Member :
504.503 member
user online :
298 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi


promil
dok sy udh menikab 2 tahun tpi blm mempunyai anak tpi berat badan nambah terus ..
apakah itu mempengaruhi susah hamil ??
21 Feb 2019, 21:11
Dari : IRha Miawathi Matoneng

Jawaban

Hi Bunda,

Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul " Persiapkan Perencanaan Kehamilan
" :Beberapa pasangan pengantin baru biasanya segera ingin mendapatkan momongan setelah menikah. Bukan hanya pengantin baru, beberapa Bunda yang memiliki batita juga ingin segera memberikan adik pada buah hatinya. Untuk mewujudkan impian itu tentu harus dilakukan perencanaan kehamilan, mulai dari menghitung masa subur, kapan sebaiknya melakukan hubungan intim, memilih vaksinasi yang tepat sebelum hamil hingga memperhatikan asupan nutrisi yang dapat membantu Bunda untuk segera hamil.

Tidak sedikit dari para Bunda yang merencanakan kehamilan merasa kuatir, apakah perencanaannya sudah tepat sehingga kehamilan dapat segera terjadi. Bagaimana dengan Bunda? Apakah Bunda termasuk salah satunya yang merencanakan kehamilan?

Untuk merencanakan kehamilan, tentunya diperlukan persiapan. Berikut beberapa hal yang bisa Bunda lakukan:

1.Menghitung Masa Subur
Menghitung masa subur dapat dilakukan dengan beberapa cara:

-sistem kalender. Masa subur paling tinggi adalah hari ke-14, dihitung dari hari pertama menstruasi (bila siklus menstruasi normal)

-Mengukur suhu tubuh. Buatlah grafik suhu Bunda pasca menstruasi. Pada saat grafik paling tinggi, itulah masa subur Bunda.

-Memeriksa cairan bening setelah menstruasi. Ambil cairan pada telunjuk, lalu rekatkan dengan ibu jari. Bila cairan terlihat panjang pada saat kedua jari dibuka, maka Bunda berada pada masa subur.

-Melakukan masa subur dengan alat tes Ovulasi.

2.Tepat Melakukan Hubungan Intim
Lakukan hubungan intim 2-3 kali dalam seminggu. Frekuensi bisa ditambah pada saat masa subur. Posisi berhubungan intim juga perlu diperhatikan. Posisi Man on Top memberi kemungkinan lebih besar sperma masuk dan bertahan.

3.Vaksinasi
Sebaiknya Bunda melakukan vaksinasi 3-6 bulan sebelum merencanakan kehamilan. Hal ini bisa Bunda lakukan sebagai upaya pencegahan terinfeksi parasit, bakteri dan virus. Dapatkan vaksinasi TORCH untuk mencegah (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes). Setelah vaksinasi biasanya dokter akan meminta Bunda untuk menunda kehamilan selama 3 bulan.

4. Memperhatikan Nutrisi
Bunda perlu memperhatikan asupan nutrisi Bunda. Makanlah makanan yang mengandung Asam Folat karena Asam Folat dapat meningkatkan kualitas sel sperma dan sel telur. Asam Folat ada pada bayam, brokoli, kacang-kacangan, pisang, melon, dll. Selain Asam Folat, Vitamin E juga dipercaya dapat meningkatkan kesuburan. Sekarang banyak dijual vitamin E dalam bentuk tablet dan pil. Tetapi bila ingin mendapatkannya secara alami, makanlah salada, buncis, produk susu, kecambah (toge), daging, minyak kedelai, telur, dll.

Nah, kini Bunda sudah tahu bagaimana persiapan untuk merencanakan kehamilan. Bunda tak perlu lagi kuatir lagi. Jangan lupa, semakin Bunda rileks, semakin memudahkan proses kehamilan terjadi.

Tips :
Bila Bunda telah menikah lebih dari 1 tahun tetapi belum juga hamil, sebaiknya Bunda periksakan ke dokter. Begitu juga dengan Bunda yang ingin segera memberi adik pada si kecil. Konsultasikan pada dokter kandungan kepercayaan Bunda.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Lusyana " dengan judul pertanyaan " Program Hamil " pada Tanya Dokter:Setelah di kuret Juli 2014 (hamil ke-2) sampai hari ini saya belum juga d kasih kesempatan hamil dan punya baby lagi. Saya sudah periksa, rahim saya menurut dokter tidak ada masalah. Apa yang harus saya lakukan ya Dok, supaya bisa hamil lagi?

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Untuk mendapatkan kehamilan membutuhkan keadaan subur dari Suami dan Istri. Apakah suami Bunda sudah pernah dilakukan pemeriksaan kesuburan? pemeriksaan kesuburan pada suami dengan cara pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan sperma (baik jumlah, kecepatan dan bentuknya). Pada Bunda, status kesuburan yaitu salah satunya dengan teraturnya siklus menstruasi. Bunda perlu mengetahui kapan masa subur Bunda.

Pada umumnya lama siklus menstruasi berkisar dari 21 hari sampai 35 hari. Apabila bunda memiliki siklus setiap 28 hari maka masih dapat di katakan memiliki siklus menstruasi yang teratur.
Pada siklus yang teratur, hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1. Masa subur dapat terjadi di antara hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid.

Namun ada juga yang siklus menstruasinya tidak teratur bila mendapatkan perdarahan beberapa kali di luar siklus atau sering mengalami keterlambatan bahkan tidak datang bulan dalam beberapa bulan, maka dapat menghitung masa subur dengan mengumpulkan data dari 6 bulan terakhir. Bila siklus haid tidak teratur : Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga 1 hari sebelum hari pertama haid berikutnya.

Jumlah hari terpendek dalam 6 siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur.
Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Untuk melakukan program kehamilan berikutnya, ada baiknya bila Bunda juga melakukan screening (misalnya pemeriksaan TORCH) dan konsultasi secara langsung kepada dokter Bunda untuk waktu yang tepat menjalankan program hamil sesuai dengan keadaan Bunda (bila sudah pulih). Kemungkinan dokter dapat merujuk Bunda pada bagian fetomaternal. Fetomaternal merupakan cabang atau subspesialis dari ilmu Kebidanan dan Kandungan yang dapat membantu memeriksa ataupun menangani kasus yang berhubungan dengan janin dan ibu hamil ketika dalam kehamilan, persalinan dan nifas. Bagian fetomaternal akan memeriksa dan membahas lebih dalam mengenai kelainan-kelainan yang dialami oleh janin dan ibu hamil.


Berikut ini jawaban Apoteker pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " sarli " dengan judul pertanyaan " vitamin untuk perencanaan kehamilan " pada Tanya Apoteker:Selamat siang..saya mau bertanya
sekarang saya sedang percenaan kehamilan, vitamin/obat apa saja yang perlu dikonsumsi agar cepat hamil.
terimkasih sebelumnya..

Rachel, S.Farm, Apt menjawab
Dear Bunda Sarli,
Berikut adalah beberapa vitamin yang dapat meningkatkan fertilitas :
Zink:
- Zink berkontribusi dalam ovulasi dan kesuburan pada wanita dan juga pembentukan sperma dan testosteron pada laki-laki.

Coenzyme Q10:
- CoQ10 dapat membantu meningkatkan kualitas sel telur dan juga meningkatkan jumlah sperma.

Zat Besi:
- Zat besi dibutuhkam untuk memproduksi hemoglobin yang merupakan komponen pada sel darah merah yang membawa oksigen. Jika organ dan jaringan kekurangan oksigen, maka tidak dapat berfungsi dengan baik, termasuk jaringan reproduksi dan pendukungnya.

Vitamin E :
- Menurut penelitian, vitamin E dapat meningkatkan kesehatan dan motilitas dari sperma. Dalam salah satu penelitian,dengan mengkonsumsi suplemen vitamin E dan selenium dapat meningkatkan motilitas, presentasi sperma yang hidup dan presentase spermatozoa normal . Selain itu, Vitamin E dapat meningkatkan mukus pada cervix yang dapat membantu supaya sperma tetap hidup selama beberapa hari. vitamin E dapat mencegah kerusakan pada sel telur dan meningkatkan kesehatan sel telur.
Semoga informasi dari saya dapat membantu.
Terima Kasih
Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Apoteker
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Apoteker
Jenis :
Jenis : Tanya Apoteker
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter