SITE STATUS
Jumlah Member :
499.890 member
user online :
1011 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - kehamilan


kehamilan
saya di vonis plasenta previa usia hamil 34 minggu 6 hr..saya tidak ada pendarahan mnurut dokter ad kmungkinan kh saya lhiran normal
13 Feb 2018, 11:42
Dari : Nurlailawati

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul " Bayi Sungsang? Jangan Panik Dulu " :Setiap Bunda yang sedang hamil pasti ingin buah hati dalam kandungannya sehat dan mengharapkan lancar saat melahirkan kelak. Tapi bagaimana bila posisi bayi sungsang, apakah proses kelahiran bias berjalan lancar? Menurut dr. Nugroho Kampono SpOG (K) yang praktek di Brawijaya Women & Children Hospital, bayi memiliki kecenderungan 5-7% berada dalam posisi bokong di bawah atau biasa kita kenal dengan istilah sungsang.

Penyebabnya :
Letak plasenta
Letak plasenta yang menutupi rongga panggul menghalangi kepala bayi masuk ke arah sana.

Terlilit tali pusat
Tubuh bayi yang terlilit tali pusat menyulitkannya berputar sehingga posisi kepala tetap di bawah

Jumlah air ketuban
Air ketuban yang terlalu banyak membuat bayi labil dalam perut, sedangkan air ketuban yang terlalu sedikit juga menyulitkan bayi untuk berputar

Panggul Bunda terlalu sempit
saat kepala bayi hendak masuk ia terhalang rongga panggul yang terlalu sempit sehingga saat ia bergerak lagi posisi bisa berputar dan menyebabkan bokong berada di bawah

Berbahayakah ?
“Tidak berbahaya, asalkan tata laksananya harus benar.” jelas dr. Nugroho. Maksudnya saat proses persalinan normal pada bayi sungsang tim medis harus menguasai teknis khusus. Misalnya saat bokong sudah keluar dokter harus menggunakan tangannya untuk membantu mengeluarkan bagian perut, bahu, dan kepalanya.

Meski begitu, untuk Bunda yang mengandung anak pertama dan posisinya sungsang saat kehamilan memasuki 38-40 Minggu dr. Nugroho tidak menyarankan Bunda melakukan persalinan normal, karena kecenderungan cedera pada bayi lebih besar.
Tapi bila Bunda pernah melakukan persalinan normal yang artinya panggul cukup besar, melahirkan normal untuk bayi sungsang mungkin saja dilakukan, dengan syarat berat bayi tidak lebih dari 3500 gram.

Pertanyaannya sekarang bagaimana untuk mengembalikan bayi ke posisi normal?
“menungging saja sesering mungkin!” sarannya. Karena dengan menungging bokong bayi dalam rongga panggul akan keluar dan kepala akan masuk ke rongga panggul.


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Anastasia Swaraga " dengan judul pertanyaan " Posisi Plasenta dibawah" pada Tanya Bidan:Selamat Siang Bu. Yustanti
Saat ini usia kehamilan saya 18 week masalahnya posisi plasenta berada dibawah juga posisi anak saya melintang diatas plasenta. Keluhan yang saya rasakan :
- jika berdiri terlalu lama pinggul rasanya tertekan kebawah kemudian sakit pinggang dan pinggul sehingga terkadang keluar darah sedikit.
- keputihan menjadi cair.
Pertanyaan saya, bahayakah untuk bayi saya, dan jika plasenta dibawah bagaimana cara untuk mengembalikan posisi normal karena saya ingin sekali mendapatkan kelahiran normal?
Terima kasih Bu

Bidan menjawab
Dear bunda Anastasia Swaraga,
Posisi plasenta dibawah atau letak rendah biasanya masih dapat berubah, bergeser keatas seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Bila ternyata letak plasenta masih dibawah dan menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir samapi dengan akhir masa kehamilan, maka persalinan secara normal tidak dapat dilakukan. Sayangnya tidak ada pergerakan tubuh yang dapat membantu pergeseran plasenta. Resiko keluarnya darah dapat timbul bukan hanya karena posisi plasenta saja, tetapi akibat aktivitas yang berlebih yang memicu terjadinya kontraksi rahim.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " chamutez " dengan judul pertanyaan " Diagnosa Placenta Previa apakah tidak bisa berpindah placentanya? " pada Tanya Dokter:Salam kenal dr.Tanti, sy mau tanya wktu itu sy USG diagnosa olh dokter bahwa kandungan sy placenta previa dgn usia kandungan sy 19w,dokter bilang tdk bs berpindah keatas placentanya dan tdk boleh kecapean krna bs pendarahan. sy mau tanya apakah kalau placenta previa itu tidak bisa mutar berpidah keatas ya dok? dan sy kerja jaraknya yg lumayan jauh apakah bs membahayakan janin dok dgn beraktifitas berlebihan? lalu apa yg hrs sy lakukan dok, krena selalu jd kepikiran nantinya bgmana kl sudah besar kandungannya.mohon pencerahannya dok. terimakasih.

dr. Tanti menjawab
Dear bunda,
Plasenta letak rendah dapat disebabkan oleh banyak hal seperti kelainan perkembangan plasenta, ukuran plasenta yang besar, kelainan bentuk uterus, bekas perlukaan pada dinding uterus, banyaknya kehamilan sebelumnya maupun tidak diketahui penyebabnya. Pada umumnya plasenta letak rendah baik itu parsialis ataupun plasenta previa dapat memberikan tanda adanya flek ataupun perdarahan. Dengan semakin berkembangnya ukuran rahim diharapkan plasenta yang terletak di bawah akan tertarik ke arah puncak rahim, namun hal ini biasanya terjadi dibawah usia 36 minggu kehamilan dan bukan berarti pasti terjadi perpindahan plasenta tersebut pada setiap kasus. Plasenta yang tetap berada di bawah dapat menghalangi jalan lahir bahkan terlepas dari dindingnya sebelum masuk waktu persalinan. Tidak semua kasus memberikan keluhan perdarahan, jika perdarahan terjadi pada Bunda maka perlu di lihat lagi terapi dan istirahat yang perlu Bunda jalani sesuai dengan kasus Bunda. Yang perlu Anda lakukan adalah selalu kontrol pada dokter kandungan Anda dan memantau keadaan kehamilan anda dengan rutin, mengikuti nasihat dan petunjuk dokter dengan baik dan membicarakan kemungkinan cara persalinan yang akan Anda lalui nanti serta kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Namun tetaplah tenang tidak perlu cemas dan khawatir, selalu berdoa dan berusaha serta mengikuti nasihat dokter Anda agar kehamilan tetap terjaga dengan baik. Demikian jawaban saya.

Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :
Jenis :
Jenis :
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :
Jenis : Artikel
Jenis : Berita
Jenis :
Jenis :