SITE STATUS
Jumlah Member :
506.507 member
user online :
998 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - telat imunisasi


telat imunisasi
dok, anak saya usianya hampir 4 bulan dan belum imunisasi DPT dikarenakan sakit flu dan batuk. padahal seharusnya umur 2 bulan kemarin sudah ikut imunisasi DPT. Dikarenakan waktu itu juga sakit sama bidannya disuruh bulan depan saja. pas sudah 3 bulan dan jadwalnya imunisasi dia juga sakit.
apakah telat imunisasi itu diperbolehkan dok? terimakasih.
02 Oct 2017, 1:38
Dari : Laili Rahmawati

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul " Mengenal Lebih Dalam Tentang Imunisasi DPT " :Beberapa kali tim Infobunda mendapatkan pertanyaan tentang imunisasi DPT, misalnya saja mengenai demam yang muncul setelah imunisasi. Untuk menjawab pertanyaan itu Dr. Bernie Endyarni Medise, SpA dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memberikan penjelasan mengenai imunisasi DPT khusus untuk pengunjung setia Infobunda.

Sebelum kita membahas mengenai demam yang muncul setelah diimunisasi DPT, Bunda perlu tahu dulu apa sih sebenarnya imunisasi DPT itu?

“Imunisasi DPT yaitu imunisasi / vaksin kombinasi yang terdiri dari bakteri pertusis yang telah dimatikan, toksoid (zat yang menyerupai racun) dari difteri dan juga tetanus. Vaksin DPT ini diberikan untuk mencegah penyakit difteri yang bisa mematikan, penyakit pertusis yang sering disebut batuk 100 hari dan penyakit tetanus.” jelas Dr. Berni.
Vaksin dikombinasikan dengan tujuan supaya anak tidak perlu disuntik berkali-kali untuk mendapatkan tiga vaksin sekaligus.

Kapan dan Berapa kali diberikan?
Menurut Jadwal Imunisasi Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2008 imunisasi DPT dapat diberikan pada usia minimal 6 minggu sampai 2 bulan. Lalu dilanjutkan pada usia 4 bulan dan 6 bulan. Setelah itu diulang kembali pada usia 18 bulan. Dr. Bernie menganjurkan supaya anak diberikan lagi vaksin DPT pada usia 5 tahun dan 12 tahun. Bila ternyata usia bayi Bunda sudah melewati 2 bulan dan belum mendapatkan imunisasi DPT Bunda tak perlu panik. Lakukan saja imunisasi DPT segera dengan mengikuti jadwal usianya. Misalnya usia bayi Bunda sekarang 5 bulan, Bunda tak perlu menambahkan imunisasi DPT untuk usia 2 bulan sebelumnya. Namun, memang akan lebih baik bila si kecil diimunisasi sesuai jadwalnya.

Imunisasi DPT Panas & Dingin
Seringkali anak menjadi demam (suhu tubuh di atas 37,5C) setelah diimunisasi. Ada yang bilang bila anak tidak demam artinya vaksin tidak bekerja dengan baik. Banyak kabar beredar kini telah tersedia Imunisasi DPT Panas & Dingin. Dr. Berni memaparkan ada dua bentuk imunisasi DPT, yakni bentuk DPwT (whole cell pertusis atau mengandung komponen protein pertusis lengkap) dan bentuk DPaT (acelullar atau hanya mengandung sebagian protein pertusis). Pada DPaT di mana protein pertusis telah dikurangi, otomatis kemungkinan timbul efek sampingnya juga berkurang. Namun, bukan berarti DPaT bebas demam. Hanya saja bila timbul demam tidak setinggi DPwT. Jadi, pernyataan bila tidak ada efek demam vaksin tidak bekerja adalah tidak benar.

Tips :
- Berikan obat pereda demam 2-3 hari sebelum imunisasi dilakukan.
- Bila ia demam bole memberikan obat pereda.
- Sebaiknya imunisasi dilakukan saat tubuhnya dalam kondisi sehat.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Lizta " dengan judul pertanyaan " Telat imunisasi " pada Tanya Dokter: Siang dok, saya mau tanya. Anak saya saat ini berumur 1 tahun, tapi belum imunisasi DPT3 dan Campak. Apakah masih boleh walaupun sudah lewat dari jadwalnya dan apa efeknya? Terima Kasih

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Vaksin yang diberikan beberapa kali dan dianjurkan sesuai jadwal bertujuan agar imunisasi dapat berhasil dengan baik dan mendapatkan booster atau penguat kekebalan. Bila jadwal seri imunisasi terlewatkan maka kekebalan tidak mendapaatkan booster atau dorongan kekebalan yang lebih baik. Ada pendapat yang sebaiknya imunisasi tetap diberikan meskipun sudah jauh terlambat dari jadwal yang seharusnya, namun lebih baik Bunda berdiskusi dengan dokter spesialis anak yang merawat anak Bunda agar sesuai dengan kondisi anak Bunda saat ini.

Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter