SITE STATUS
Jumlah Member :
506.541 member
user online :
1007 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - berat badan bayi kurang


berat badan bayi kurang
siang dokter, usia bayi sy saat ini 10 minggu. berat badan lahir bayi 3,2kg. pada pengecekan bulan 1, berat bayi hanya 3,8 kg. dah bulan ke 2 hanya 4,58 kg. masih dibawah pertumbuhan berat badan normal. apa yg harus sy lakukan dokter. apakah karena asi sy kurang. hrs kan bayi sy minum sufor? sy khawatir dengan tumbuh kembangnya dikemudian hari. mohon informasinya. terimakasih
03 May 2017, 9:41
Dari : Cha-cha Icha

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul "Pertumbuhan Berat Badan Bayi" :Pertumbuhan berat badan bayi tidak lah sama pada setiap bayi. Ada bayi-bayi yang sangat cepat bertambah berat badannya, namun ada pula yang sedang-sedang saja, dan ada pula yang lambat pertumbuhan badannya. Rata-rata berat badan bayi waktu lahir adalah 3 kg, pada usia 5 bulan berat rata-ratanya 6 kg, kurang lebih 2 kali berat badan saat lahir.

Dalam prakteknya, bayi-bayi yang lahir dengan berat badan rendah, akan lebih cepat bertambah berat badannya, seakan-akan mengejar ketinggalannya, dan pada saat usianya mencapai 5 bulan maka beratnya mencapai 6 kg.

Bayi-bayi yang besar pada waktu lahir sering tumbuh lambat, selama 3 bulan pertama berat badan bayi rata-rata 70 gram/bulan. Kemudian pertambahan akan makin lambat, pada usia 4-6 bulan berat badannya bertambah 600 gram/bulan. Pada usia 7-9 bulan pertambahan berat badannya hanya 400 gram saja perbulan. Pada usia 10-12 bulan pertambahan berat badannya rata-rata 300 gram perbulan atau 3 kali berat badan saat lahir.

Pertambahan berat badan pada tahun kedua hanya 200-250 gram/bulan saja. Pertambahan ini akan sangat dipengaruhi oleh banyaknya makanan dan keaktifan pencernaan, jenis makanan, dan lain-lain. Bila anda menemukan pertambahan berat badan bayi anda hanya 125 gram saja, padahal biasanya ia naik 200 gram maka anda tidak perlu cemas. Apalagi, kalau ia tampak sehat. Tunggulah sampai minggu berikutnya, mungkin beratnya naik sampai 300 gram untuk mengejar ketinggalannya di minggu lalu.

Selain itu, perlu dipertimbangkan pula bahwa semakin besar bayi, makin lambat kenaikan berat badannya. Bagaimana halnya dengan bayi yang memiliki berat badan berlebih/kegemukan?

Menurut beberapa peneliti, seorang bayi yang waktu kecilnya sangat gemuk cenderung tetap gemuk seumur hidup mereka. Jika seorang menjadi gemuk, bukan berarti sel-sel tubuhnya penuh lemak, tetapi karena sel-sel lemaknya yang bertambah dan berlipat ganda. Sekali sel-sel lemak ini dibentuk, ia akan tetap tinggal dalam tubuh seumur hidup.

Sebagian masyarakat berpendapat, bahwa bayi yang gemuk sangat lucu, menarik, dan menggemaskan, sehingga mereka senang sekali jika memiliki bayi yang gemuk, yang menandakan bahwa orang tuanya pandai merawat anak. Padahal anggapan seperti ini keliru. Anak yang terlalu gemuk tidak selalu anak yang sehat. Segera setelah bayi menunjukkan tanda-tanda ia terlalu gemuk, dokter mungkin akan membatasi diet lemak dan karbohidratnya serta menggantinya dengan buah dan sayuran. Lemak dalam susu bisa dikurangi dengan mengganti susu yang dikonsumsi dengan susu rendah lemak. Mentega, margarine, cr�me jangan diberikan. Kurangi pemberian roti, biskuit, dan kue-kue, terutama yang manis-manis. Puding boleh diberikan seperti biasa, terutama yang terbuat dari agar-agar. Tetapi walaupan sedikit makanan bayi yang harus mengandung lemak juga, karena dari segi nutrisi tidak terlalu baik kalau menghapus lemak sama sekali dari diet bayi.


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda "Aminah Sity " dengan judul pertanyaan " Berat Badan bayi baru lahir" pada Tanya Bidan:bubid saya melahirkan tgl 28 mey kmrin saya melahirkan di usia kandungan 36 minggu berat bayi saya 2,3kg sudah 1minggu bayi saya tidak mengalami kenaikan gimana solusinya bubid??

Bidan menjawab
Dear bunda Aminah Sity,
Pada minggu awal pasca kelahiran, umumnya berat badan bayi akan turun, hal ini masih dianggap normal. Didalam kandungan, tubuh bayi mengandung banyak air. Kelebihan sekian puluh gram ini akan dikeluarkan setelah bayi lahir, terutama melalui urine. Pada bayi prematur, pencapaian kembali berat badan lahir akan berlangsung lebih lama, sekitar 3 minggu, karena kandungan cairan didalam tubuhnya lebih banyak dibanding bayi yang lahir cukup bulan. Disarankan untuk menyusui bayi sesering mungkin paling tidak 2 jam sekali, lakukan kontak fisik sesering mungkin dengan bayi, tidurlah dengan bayi, dan pijat bayi. Apabila berat badan bayi tidak kembali keberat lahir dalam 2-3 minggu segera periksakan bayi pada dokter spesialit anak, untuk solusi terbaik.


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Berat Badan Anak Turun " dengan judul pertanyaan " Sarah.guston@yahoo.com " pada Tanya Dokter:Dok,sya mau tnya.anak sya skrg berusia 8bulan,dan beratnya 6,3kg.tp 4 bulan berturut2 berat badan nya ga naik2.malah masuk usia 8bulan ini beratnya turun jd 6,2kg.bagaimana solusinya dok?sya bener2 bingung..tlg ya dok..terima kasih

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Masalah tumbuh kembang anak merupakan hal yang memerlukan pemeriksaan dan pengamatan lebih lanjut. Sebaiknya mengukur pertumbuhan anak secara lengkap baik panjang, berat badan sampai lingkar kepala diperhitungkan. Dengan KMS maka dapat dilihat grafik pertumbuhan dan perkembangan anak Anda apakah masih berada dalam batas normal , di atas atau di bawah batas normal berdasarkan variabel-variabel pengukuran seperti berat badan, tinggi badan maupun lingkar kepala.
Penyebab masalah pertumbuhan dan perkembangan anak dapat bermacam-macam. Dapat disebabkan adanya masalah pencernaan sehingga nutrisi yang masuk tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, dapat juga masalah "picky eating" atau anak susah makan maupun masalah metabolisme. Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk pemeriksaan lebih lanjut.




Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :
Jenis :
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :