SITE STATUS
Jumlah Member :
500.022 member
user online :
1006 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - susah nak hamil


susah nak hamil
hai,umur saya dah 27 tahun , dulu saya mempunyai anak 2 orang ,selepas saya bersalin anak pertama dan anak 2 saye terus memasang implanon untuk mencegah hamil selama 3 tahun .... genap 3 tahun saya masih tak buka lagi implanon tu saya masih still pakai sampai 5 tahun ... dalam masa 5 tahun tu saya pakai perioud saya tidak teratur,saya terus ke hospital untuk buka implanon ni ... tapi setelah saya tidak memakai lg implanon haid saya datang setiap bulan tapi cuma 2-3 hari shj ... setiap kali saya buat hubungan seks bersama suami saya,saya teringin nak punyai anak lagi tapi saya tak tahu kenapa dan apa sebab saya tak bole mengandung lagi . ...
30 Mar 2017, 10:38
Dari : Hisham Shima

Jawaban
Hi Bunda,

Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.

Kutipan dari berita yang berjudul "INFERTILITAS DI USIA SUBUR" : Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 10 hingga 15 persen atau sekitar 50 juta hingga 80 juta penduduk dunia mengalami masalah infertilitas atau kesuburan sehingga sulit memperoleh keturunan.

Dr Indra NC Anwar, SpOG dari Klinik Fertilitas Teratai Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta, mengatakan, Selasa (5/8), seseorang dinyatakan infertile atau kurang subur jika dalam satu tahun pernikahannya dengan suami usia produktif di bawah 35 tahun melakukan hubungan badan tanpa alat kontrasepsi, belum juga hamil.

"Diantara berbagai penyebab sulitnya mendapatkan keturunan adalah gaya hidup, memegang peranan 15-20 persen," katanya. Gaya hidup yang serba instant (cepat) dan kompetitif rentan membuat seseorang terkena stres.

Kondisi jiwa yang stres dapat menyebabkan gangguan ovulasi, gangguan spermatogenesis, spasme tuba fallopi dan disfungsi seksual, yaitu menurunnya frekuensi hubungan suami-istri.

Mengenai penanganan fertilitas, Indra menyebutkan ada dua macam, yaitu dengan pengobatan konvensional atau dengan teknologi reproduksi berbantu.


Berikut ini jawaban Bidan pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda "erry.helrysa" dengan judul pertanyaan "alat kontrasepsi" pada Tanya Bidan: maaf bu sebelumnya bu bidan, selama 2tahun saya pake suntik yang 3bulan, selama itu mens saya tidak teratur, setelah selang 2 tahun saya beralih ke pil, dan mens mulai teratur (walau sedikit),tapi saya keburu malas pake pil (kadang lupa minum), akhirnya selang beberapa bulan saja saya beralih ke implan, tapi setelah jalan 4bulan ini saya belum mens juga, yang ingin saya tanyakan, apakah ini normal bu bidan? terima kasih :)

Bidan menjawab
Dear bunda Erry.Helrysa,
KB suntik, pil dan implan adalah kb hormonal yg mempunyai efek samping yang sama yaitu tidak haid, dan itu adalah normal. KB suntik adalah jenis KB yang mengandung hormon, sehingga dapat menimbulkan efek gangguan pada hormon yang ada. Disarankan bunda untuk memeriksakan diri langsung dengan dokter spesialis kebidanan, USG mungkin akan dilakukan untuk menilai keadaan rahim ( apakah ada penebalan dinding rahim ) sehingga dapat diberikan tindakan dan terapi yang sesuai.


Berikut ini jawaban dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda "annisah" dengan judul pertanyaan "efek kb implan" pada Tanya Dokter:saya mengalami menstruasi 2 kali dalam sebulan dan saya memakai kb implan. apakah itu normal atau tidak?

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Efek kontrasepsi implan terkadang menimbulkan adanya gangguan menstruasi seperti flek-flek ataupun siklus menstruasi yang terganggu. Untuk mengetahui dengan jelas penyebab perdarahan yang Bunda alami, Bunda dapat memeriksakan diri pada dokter.
Link yang disarankan :
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis :
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Artikel
Jenis : Berita