SITE STATUS
Jumlah Member :
501.009 member
user online :
961 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Blog -- Kejadian Pasca Kelahiran yang Membuat Banyak Ibu Khawatir, Padahal Tidak Perlu Dikhawatirkan



Blog posted by

Kejadian Pasca Kelahiran yang Membuat Banyak Ibu Khawatir, Padahal Tidak Perlu Dikhawatirkan


Blog posted on 29-08-2016

Ada beberapa hal yang membuat banyak ibu khawatir setelah proses melahirkan. Hal ini mungkin disebabkan karena ketidaktahuan mereka tentang hal tersebut.



Ibu juga mungkin mengalaminya. Dan ibu akan merasakan kekhawatiran yang sama seperti yang dikhawatirkan oleh kebanyakan ibu pasca kelahiran sang buah hati.



Memang ada yang perlu dikhawatirkan dan hal berikut ini tidak perlu untuk ibu khawatirkan.



Cairan Merah Keluar dari Vagina



Beruntung sekali jika ibu bisa melakukan proses persalinan secara normal. Ini merupakan anugerah yang sangat luar biasa mengingat saat ini banyak ibu hamil yang mengalami masalah dengan kandungan sehingga tindakan berupa operasi Caesar harus dilakukan.



Hanya saja cairan merah akan terus keluar dari vagina setelah kelahiran. Hal ini sangat wajar sekali sehingga ibu tidak perlu khawatirkan.



Cairan tersebut akan terus keluar hingga beberapa hari paska melahirkan. Dan ibu juga harus tahu bawasannya warna cairan tersebut akan berubah menjadi sedikit kecoklatan, kuning, dan bahkan putih.



Sebenarnya cairan apakah itu? Itu merupakan cairan yang tersisa di dalam rahim. Jadi, pada beberapa hari paska kelahiran, rahim akan melakukan proses pembersihan secara alami dengan cara mengeluarkan cairan yang masih tersisa melalui vagina.



Sampai berapa lama hal ini terjadi? Tidak bisa ditentukan. Umumnya, hal ini terjadi hingga sekitar 3-5 hari.



Kontraksi Seperti Akan Melahirkan Lagi



Banyak yang salah sangka dengan kontraksi pada perut yang terjadi setelah melahirkan. Ada yang bilang masih ada bayi yang ada di dalam kandungan yang mungkin tidak terdeteksi oleh USG.



Pada kenyataannya tidak demikian. Kontraksi tersebut merupakan hal yang alami karena rahim sedang melakukan proses alami untuk membersihkan sisa-sisa melahirkan. Hasil dari kontraksi tersebut adalah cairan yang biasanya berwarna merah yang keluar melalui vagina.



Ibu tidak perlu panik. Awalnya kontraksi tersebut terasa sangat menyakitkan. Apalagi jika kontraksi yang ibu rasakan sangat keras dan frekuensinya cukup sering.



Seiring berjalannya waktu, kontraksi tersebut akan menjadi ringan dan ibu tidak merasakan lagi kontraksi tersebut jika darah yang tersisa di dalam rahim sudah dikeluarkan melalui vagina.



Rambut Rontok



“Waduh, bisa botak ini” Mungkin itu yang ibu pikirkan jika terjadi kerontokan pasca proses melahirkan.



Akan tetapi, sepertinya hal tersebut terlalu berlebihan. Rambut yang rontok tidak akan berlangsung lama. Hal ini disebabkan karena perubahan hormone paska melahirkan.



Namun, ibu tidak perlu khawatir. Jika hormone sudah stabil, maka rambut ibu tidak akan rontok kembali.



Tiga hal tersebut paling sering dialami oleh ibu hamil setelah proses melahirkan anak. Rasa khawatir tentu saja wajar. Akan tetapi, hal tersebut tidak perlu ditanggapi terlalu serius. Karena tiga hal tersebut sering berjalannya waktu akan berhenti sendiri.



Hanya perlu waktu agar cairan tidak keluar lagi dari vagina, tidak ada lagi kontraksi yang ibu rasakan, dan rambut tidak rontok. Perubahan di dalam tubuh pasca kelahiran membuat tiga hal tersebut terjadi.



Yang perlu ibu lakukan adalah fokus untuk mengembalikan stamina paska melahirkan. Selain itu, ibu juga perlu mencari tahu bagaimana cara merawat bayi. Dan yang tak kalah penting, ibu harus menjaga kesehatan agar ibu bisa memberikan ASI eksklusif hingga usia bayi mencapai 6 bulan dan tetap memberikan ASI hingga usia anak mencapai 2 tahun.





Ditampilkan sebanyak : 422

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang blog ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman