SITE STATUS
Jumlah Member :
507.020 member
user online :
380 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Blog -- Mungkin Tidak Tahu



Blog posted by

Mungkin Tidak Tahu


Blog posted on 18-01-2008
Tadi pagi sebelum ke kantor, nita beli roti dulu di minimarket seberang jalan. Pas mau bayar, ada ibu yg beli susu formula lokal dan membayar dengan uang 1000-an (15 lembar). Si petugas kasa bilang: kurang bu, harganya 15.950. Trus ibu itu bilang: saya liat harganya 14.950. Tuh ada di bandrolnya... mereka berdua ngeliat ke tempat penyimpanan susu. Salah seorang petugas bilang, itu bandrolnya salah, harga yang baru blom ditempel. Si ibu keliatan kecewa banget. Dia ambil uang 15.000-nya, terus pergi. Nita cuman bengong... dalam hati: kurang 950. Mungkin uang dia nggak ada lagi.. aduh.. kenapa td nggak ta kasih aja ya?

Sampe kantor, kepikiran terus si ibu yg tadi... dan nyesel, kenapa sih td, nggak bilang: bu, biar nita tambahin.. Dengan uang yg pas2an yg dia bawa, kemungkinan dia bukan orang berada kan? tp dia harus beli susu buat anaknya.. kepikiran juga, kenapa ya si ibu nggak pake ASI aja? nggak usah beli bu, tinggal sedot aja.... lebih baik pula dari formula.. kenapa bu, nggak ASI aja? apa ASI nya sedikit atau nggak keluar lagi? tp bisa relaktasi bu..(tp ibu mungkin nggak tau apa relaktasi itu) atau ibu sakit?

We don't know the truth... mungkin ibu itu nggak paham baiknya ASI, mungkin ibu itu nggak tau kalo bisa relaktasi... Kita tidak bisa langsung menyalahkan ibu itu, atau ibu2 yang lain yang tidak memberi ASI buat anaknya.. kita tdk tahu ada apa sebenarnya yang terjadi... memberi ASI bukan perkara yang mudah, hal yang harus dipelajari dan dipahami betul oleh ibu-ibu. Tapi kalau ibu2 itu tau, mungkin mereka mau ngasih ASI buat anak-anaknya, mungkin mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk memberikan full ASI.. like I do.. walaupun sering tidak berhasil, krn kejar2-an sama stok yg habis.

Ya.. kita tidak bisa menyalahkan ibu2 itu.. kita seharusnya yang memberi tahu.. kita yang tahu yang harus memberi tahu... mungkin mereka tidak tahu...


Ditampilkan sebanyak : 539

Kurangnya sosialisasi asi vs iklan iklan sufor yang menyesatkan jd faktor utama,bund.Sosialisasi asi di tv juga tontonannya lebih enak nonton sinetron atau infotainment.Coba,aja kalo pemerintah dan organisasi seperti aimi bikin acara tv atau iklan tv yang menarik untuk mensosialisasikan asi.Mungkin sukses.Atau iklan dinding gtu dh.Au ah,namana apa.Ibu itu punya tv ga,y?
Dikirim : 2008-01-20

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang blog ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman
 
bininiet's blog :