SITE STATUS
Jumlah Member :
484.475 member
user online :
2053 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Atur Jarak Usia Anak-anak!

   

Atur Jarak Usia Anak-anak!



“Banyak anak banyak rejeki.”, pepatah ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga Bunda. Entah apakah pepatah itu benar atau tidak, tetapi kebanyakan keluarga memang mendambakan keturunan lebih dari satu. Nah, bagi Bunda yang memiliki keinginan yang sama, perhatikan dulu jarak usianya!

Meski terdengar sepele, mengatur jarak kelahiran anak pertama dan kedua ternyata sangat penting. Karena hal ini tidak hanya akan berdampak pada Bunda saja, tetapi juga si kecil.

Dekat atau Jauh

Jarak usia yang dekat atau jauh memiliki resiko yang berbeda-beda. Tergantung bagaimana kesiapan Bunda menghadapinya. Tetapi kebanyakan Bunda mengaku lebih senang memiliki anak-anak dengan jarak usia yang dekat. Biasanya karena alasan kepraktisan.

Memiliki anak dengan jarak usia dekat membuat Bunda tidak perlu mengulang kembali repotnya mengurus bayi.  Bunda tak perlu kembali mengingat-ingat bagaimana cara memandikan bayi, mengganti popok dan lain sebagainya. Kerepotan mengurus bayi bisa dilakukan sekaligus; mengurus kakak dan juga adiknya. Bukan hanya itu, jarak usia yang tidak terlampau jauh membuat satu sama lainnya lebih dekat karena memiliki pola perkembangan yang hampir sama. Tetapi  sebaliknya bisa juga bertengkar karena rasa ketertarikan pada objek yang sama.

Kekurangannya Bunda akan merasa sangat lelah mengurus dua bayi dalam waktu bersamaan. Bunda lebih rentan terkena stress karena rengekan yang terasa tiada hentinya, apalagi saat mereka minta perhatian Bunda. Kerepotan akan semakin bertambah bila si kakak masih mengonsumsi ASI.

Berbeda bila Bunda memutuskan memiliki anak-anak dengan jarak usia yang jauh. Bunda akan mengulang kembali kerepotan mengurus bayi. Tetapi, untuk Bunda yang tidak suka dengan  kerepotan yang berlebihan tentunya jarak usia jauh ini adalah pilihan terbaik. Jarak usia yang jauh membuat Bunda dan suami memiliki waktu yang cukup untuk memperhatikan anak pertama. Di samping itu, biaya pendidikannya tidak terlalu memberatkan dibanding bila harus mengeluarkan biaya besar dalam waktu yang sama..

Bunda dan suami juga harus mersiapkan mental si kakak. Apakah ia sudah siap memiliki adik. Mulailah dengan mencoba menggendong keponakan atau anak teman. Bila ia cemburu, berilah pengertian. Ceritakan bagaimana serunya bila ia menjadi seorang kakak yang dapat melindungi adiknya.

 Jarak yang Tepat

Pada dasarnya tidak ada patokan jarak yang tepat antara anak pertama dan kedua. Semua itu tergantung dari kesiapan orangtua terutama Bunda. Beberapa sumber menyebutkan jarak emas anak pertama dan kedua antara 2-4 tahun. Namun, bila Bunda siap hamil lagi dalam jangka waktu kurang dari setahun, itu pun tidak masalah.

 Tips:

- Konsultasikan pada dokter kandungan Bunda bila ingin hamil dalam jarak yang dekat. Pastikan kondisi rahim telah siap untuk hamil lagi.

Tolong beritahu kami apa pendapat Anda tentang artikel ini


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman