SITE STATUS
Jumlah Member :
457.820 member
user online :
2782 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - Kulit gatal


Kulit gatal
Saya wanita 21 tahun, belum menikah. Saya mengalami gatal di kulit kepala, wajah, leher, paha, betis dan kadang di punggung. Riwayat penyakit saya dari kecil sampai sekarang memang mengenai masalah kulit. Tetapi dulu penyakitnya kaligata(biduren) tetapi 2 taun terakhir sudah smbuh. Dan skrg malah gatal di kulit kepala dan wajah juga paha dll sudah 1 tahun tidak sembuh2. Sudah ke beberapa dokter spesialis tp tetap saja tidak ada perubahan. Bahkan saya dinasehati oleh dokter sampai dimarahi untuk tidak berobat lagi karna kata beliau ini sudah tidak akan sembuh dan akan terus kambuh. Bagaimana dok? Saya audah frustasi. Setiap hari gatal dan ada benjolan2. Kelamin dan anus saya pun gatal. Terimakasih dok
06 Dec 2016, 11:20
Dari : Syelindia

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.

Berikut ini jawaban dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda anik.annita Dengan judul pertanyaan alergi / biduran pada tanya dokter: dok anak saya kena bidura karena keturunan, akan tetapi dari analisa dokter dia alergi semua buah, dan jika kena air bidura selalu muncul kembali dan ini sudah berlangsung hampir 2 bulan setiap pagi dan sore hari, ada solusinya tidak dok, mksh
Dokter menjawab:
Dear Bunda,
Reaksi alergi adalah suatu reaksi imunitas tubuh, tubuh memproduksi suatu antibody terhadap zat penyebab alergi atau alergen. Pada usia awal tidak terjadi reaksi alergi karena tubuh sedang memproses pembentukan antibody tersebut. Reaksi alergi akan terjadi setelah pajanan berulang dari suatu alergen. Alergi diturunkan secara genetik. Bahan penyebab alergi dapat berupa benda apa saja namun yang paling sering menimbulkan reaksi alergi adalah makanan laut (Seafood), bulu hewan, rumput, sari bunga, debu, kutu rumah (tungau), susu sapi dan sebagainya bahkan air ataupun sinar matahari pada beberapa penderita. Cara untuk mengatasinya adalah menghindari penyebab alergi itu sendiri. Selama tubuh tidak terpajan oleh alergen, reaksi alergi tidak akan muncul, selalu jaga kesehatan dan imunitas tubuh dengan baik yaitu istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, bila dibutuhkan boleh ditambah dengan suplemen vitamin. Dengan bertambahnya usia diharapkan anak Bunda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik, maka bisa mencoba memberikan bahan yang diduga menjadi penyebab alergi (kecuali benda tersebut dicurigai dapat menyebabkan reaksi cepat/ anafilaktik maka tidak boleh diberikan sama sekali). Sistem kekebalan tubuh manusia bisa menjadi lebih baik atau lebih buruk setiap harinya, hal ini juga mempengaruhi terjadinya reaksi alergi. Bila kekebalan tubuh baik, bisa jadi tubuh tidak menjadi sensitif yang berlebihan dan tidak memberikan reaksi alergi atau reaksi hanya terjadi secara ringan terhadap alergen. Itulah mengapa suatu alergen terkadang sebaiknya diberikan kembali untuk memastikan apakah terjadi reaksi atau tidak. Alergi yang memberikan reaksi cepat dan berbahaya disebut reaksi anafilaktik. Hanya dalam hitungan detik ke menit dapat memberikan reaksi sesak nafas yang dahsyat. Reaksi ini biasanya ditimbulkan oleh beberapa jenis obat misalnya obat antibiotik. Bila ada kecurigaan suatu bahan dapat memberikan reaksi anafilaktik maka hindari kontak dengan bahan tersebut untuk seterusnya. Alergi dapat juga dipicu oleh perubahan udara dingin ataupun panas. Pada penderita Rhinitis, sumbatan pada saluran pernafasan dirasakan saat udara cenderung dingin misalnya pada pagi hari atau sore menjelang malam hari. Ada juga penderita alergi yang mengalami reaksi urtikaria /biduran saat bersentuhan dengan benda yang bersuhu tinggi/panas. Maka itu hindari mandi dengan air yang terlalu panas terutama saat sedang mengalami alergi. Rajin berolahraga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, jagalah kesehatan dengan menu makan seimbang, olahraga dan istirahat yang cukup.
Apabila reaksi alergi timbul, seperti bintik-bintik merah dan gatal (biduran), bunda boleh memberikan bedak cair atau bedak dingin yang dijual bebas di toko obat, biasanya bedak cair tersebut mengandung anti alergi topikal. Bila reaksi alergi dirasakan bertambah berat bahkan sampai terjadi sesak nafas, segera hubungi dokter anda untuk penanganan lebih lanjut.
Link yang disarankan :
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Forum