SITE STATUS
Jumlah Member :
484.151 member
user online :
2242 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi
Pusat informasi - anak sering gumoh


anak sering gumoh
siang dok.. mau tanya anak saya baru berusia 1bulan tp sering gumoh gumoh lewat mulut dan hidung... padahal sudah si bikin sendawa susah bunyi... tapi saat bayi pengin buang air besar/kecil sering mengejan jadi gumohnya keluar.. saat main sambil mengejanejan jadi ikut gumoh juga dok.. minta solusinya dong..
14 Jul 2017, 14:13
Dari : Haryati2

Jawaban
Hi Bunda,
Kami, dari Tim Helpdesk akan mencoba membantu menjawab pertanyaan Bunda dengan memberikan link kasus maupun artikel yang serupa dengan keluhan Bunda. Untuk kasus-kasus yang berhubungan dengan kegawatdaruratan (Emergensi) ataupun menyangkut keluhan fisik lain yang harus segera diobati, kami menyarankan untuk segera menghubungi dokter Anda.


Kutipan dari artikel yang berjudul " Wajarkah Muntah (Gumoh) Pada Bayi? " :
Untuk Bunda yang baru melahirkan anak pertama terkadang lekas panik dengan hal-hal yang terjadi pada si kecil. Salah satunya bila dia muntah susu atau biasa dikenal dengan istilah gumoh (Gastroesophageal Reflux). Tertelannya udara pada saat si kecil menyusu merupakan mekanisme terjadinya gumoh dan biasanya hal ini disebabkan posisi menyusui yang salah (tidak semua aerola masuk ke dalam mulut bayi). Gumoh ini sendiri terjadi karena otot antara kerongkongan dan lambungnya belum dapat bekerja dengan sempurna. Hal inilah yang membuat ASI yang diminumnya keluar kembali.

Apakah ini normal?
Jangan kuatir, selama pertumbuhan berat badannya tidak terganggu dan menyusunya pun kuat hal ini masih dikatakan normal. Gumoh akan hilang dengan sendirinya. Bahkan tujuan gumoh ini sebenarnya adalah untuk membersihkan mulut bayi dari sisa ASI.

Gejala Tak Normal
Meski begitu Bunda perlu memperhatikan gejala yang muncul pada saat si kecil muntah (gumoh). Kondisi disebut tak normal bila dia menujukkan hal-hal seperti :
• muntah menyemprot kencang
• terus menerus hingga lebih dari 6 minggu
• mengeluarkan darah

Jika ketiga hal di atas terjadi lalu disertai demam dan denyut nadi cepat Bunda harus segera membawanya ke rumah sakit untuk diketahui langsung penyebabnya.
Muntah yang menyemprot ini bisa disebabkan oleh kelainan yang disebut Pyloric Stenosis. Penyebabnya karena adanya penyempitan saluran yang menyalurkan susu ke lambung. Pada dasarnya saluran ini memang sudah sempit tetapi pada kasus Pyloric Stenosis saluran ini lebih sempit lagi. Muntah yang menyemprot terjadi karena ASI tertahan akibat penyempitan tadi sehingga dapat terdorongnya keluar melalui mulut.

Yang Harus Dilakukan :
• Tepuk-tepuk punggung bayi usai menyusui sampai ia bersendawa
• kalau dia tersedak, segera miringkan kepalanya ke kanan
• jangan terus memberi susu pada saat si kecil menangis. Buatlah tangisannya berhenti baru menyusui
• Berikan ASI hanya bila ia minta (menangis) dan jangan sekali-sekali menyusui di tengah tidur pulasnya


Berikut ini jawaban Dokter pada kasus serupa yang pernah di tanyakan oleh Bunda " Dara puspita " dengan judul pertanyaan " Gumoh " pada Tanya Dokter:Dok anak saya gumoh sampe terkena mata,dia baru berumur 5hari,saya takut berbahaya sekali terkena mata,susunya formula yg terkena mata,terima kasih dok

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Gumoh dapat terjadi dikarenakan adanya udara dalam lambung bayi sehingga
susu yang di minum akan keluar bersamaan dengan keluarnya udara
tersebut. Apabila muntah yang bunda maksudkan seperti pada halnya orang
dewasa memuntahkan kembali susu dan “muncrat” (proyektil), maka
sebaiknya anda memeriksakan bayi anda pada dokter. Gumoh dapat di cegah
dengan cara menepuk punggung bayi setelah minum susu , gendonglah bayi
anda dalam posisi tegak, lalu tepuk lembut punggungnya sesaat setelah
minum susu sampai bayi anda bersendawa , setelah itu anda dapat
menidurkan bayi anda, hal ini dapat mencegah tersedaknya bayi karena
udara telah keluar dalam proses sendawa tersebut.
Bila gumoh atau muntahan menetes sampai masuk mata atau hidung, Bunda dapat membersihkan atau menyeka dengan kain bersih yang lembut. Bersihkan hidung atau sudut mata dengan kain tersebut, hati-hati jangan sampai melukai mata atau hidung. Bila tidak ada gejala lanjutan seperti mata merah atau berair maka Bunda tidak perlu khawatir.


Link yang disarankan :
Jenis : Artikel
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Tanya Dokter
Jenis : Artikel
Jenis : Forum
Jenis :