SITE STATUS
Jumlah Member :
480.336 member
user online :
2660 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: sering diare dan nyeri ulu hati hamil 35

New Topic :  
12-11-2012 14:57:52 Q U I Z
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like


Efek dari kehamilan yang dialami oleh Bumil, adalah:

1.  Mual dan Muntah
Mual dan Muntah adalah keluhan yang sering terjadi pada ibu hamil muda, atau yang sering disebut juga morning sickness. Biasanya timbul pada minggu ke-6 hingga minggu ke-12 kehamilan, dan yang paling berat pada minggu 9-10 dan biasanya hilang pada minggu ke-16.  Keluhan ini disebabkan peningkatan hormon beta hCG pada awal kehamilan, sehingga memicu peningkatan asam lambung dan menyebabkan ibu hamil merasa kembung dan nyeri ulu hati.

2.  KembungKembung adalah gejala yang terdapat pada ibu hamil trimester I dan trimester III.  Pada awal kehamilan biasanya akibat kerja hormon kehamilan yang punya efek memperlambat kerja usus.  Sedangkan pada Trimester III, pembesaran uterus sehingga menekan pergerakan saluran pencernaan juga merupakan penyebab terjadinya gejala tersebut.

3. KeputihanVagina secara normal memang mengeluarkan cairan yang jernih, tidak berbau dan tidak gatal yang berasal dari sekresi kelenjar dinding vagina, leher rahim, dan flora normal vagina.  Namun pada saat hamil, cairan tersebut menjadi lebih banyak. Hal ini wajar terjadi akibat adanya perubahan hormonal dan peningkatan sirkulasi pada alat kemalin wanita hamil.  Apabila terjadi lain misalnya berbau tidak sedap, putih seperti susu,kuning, atau kehijauan, nyeri atau bahkan gatal, maka bisa disimpulkan telah terjadi infeksi yang bisa disebabkan jamur atau baketri.  Menjaga kebersihan diri merupakan pencegahan paling utama terhadap penyakit ini.

4.  Sembelit ( Susah Buang Air Besar )
Sembelit biasanya terjadi pada trimester I dan III, oleh karena adanya perubahan hormonal dan penekanan usus bagian bawah akibat pembesaran uterus.  Hal ini akibat efek pencernaan makanan yang cukup lama.  Adanya pemberian Zat besi pada ibu juga dapat mengakibatkan sembelit.  Namun hal ini tidak berbahaya, apabila tidak ada penyakit lain.

5.  Rasa Kencang di Perut ( Kontraksi )
Rasa kencang atau kontraksi yang dirasakan oleh ibu hamil namun tidak mengarah pada persalinan.  Biasanya timbul mulai minggu ke-20 hingga ke-22.  Kontraksi makin sering dengan meningkatnya usia persalinan.  Hal ini wajar terjadi namun apabila terjadi lebih dari enam kali dalam satu jam, tidak berhenti walaupun sudah istirahat dan minum air, maka dianjurkan agar konsul ke dokter.

6.  Nyeri Kepala
Nyeri Kepala saat hamil disebabkan oleh berbagai hal yaitu perubahan hormonal, tegang, lelah, kadar gula rendah, atau kombinasi beberapa faktor lain yang biasa terdapat pada ibu hamil.

7.  Nyeri Ulu Hati
Nyeri seperti ditusuk-tusuk yang biasanya terjadi pada trimester II dan III.  Hal ini akibat melemahnya katup pada lambung akibat proses hormonal yang menyebabkan makanan dapat masuk kembali ke kerongkongan.  Selain itu, pda Trimester III janin mulai membesar sehingga menekan lambung yang dapat juga menyebabkan nyeri tersebut.

8.  Nyeri Punggung / Pinggang Bawah
Nyeri yang biasa terjadi pada ibu hamil akibat perubahan postur ibu, pengingkatan ukuran dan berat rahim, pembesaran janin, regangan otot, dan sendi panggul.  Kesemuanya itu memang dipersiapkan untuk kehamilan dan persalinan dari janin tersebut.  Namun efeknya ibu tersebut menjadi mudah terserang nyeri punggung bawah.

9.  Varises
Peningkatan tekanan dalam panggul atau diafragma dapat meningkatkan tahanan terhadap pembuluh darah balik ( vena ).   Hal ini dapat menyebabkan terjadinya varises ( pelebaran pembuluh darah vena ) yang dapat terjadi di tungkai bawah dan bibir kemaluan yang biasanya terdapat nyeri.

10.  Kaki Kram
Kaki Kram adalah gejala yang biasa dialami ibu pada trimester ke II dan III.  Tekanan janin pada panggul mengakibatkan penurunan aliran darah ke kaki sehingga menimbulkan kram.  Biasanya terjadi di paha, kaki, dan tungkai.  Penyebab lain yaitu kurangnya asupan kalium, magnesium, dan kaslium dalam tubuh.

11.  Kaki Bengkak
BIasanya pada trimester akhir terjadi pembengkakan pada kaki yang diakibatkan oleh adanya pembesaran janin dan uterus yang menekan pembuluh darah, volume darah yang tambah meningkat, ditambah dengan aktivitas dari ibu hamil tersebut.  Biasanya kondisi ini membaik dengan istirahat di malam hari.

12.  Perubahan pada KulitBanyak sekali hal yang terjadi pada ibu hamil yaitu banyak timbul jerawat, timbul bercak hitam di pipi, kulit jadi agak kering dan kasar, timbul parut kehamilan, dan gatal-gatal.  Semuanya itu biasanya akibat adanya perubahan hormonal yang ada pada ibu hamil, serta adanya perubahan pada kondisi perut ibu.

13.  Sering Kencing
Gejala ini biasanya terjadi pada Trimester I dan Trimester III.  Pada awal kehamilan terjadi akibat perubahan hormonal yang menyebabkan otot uterus relaks mengerut dan menekan saluran kemih, sedangkan pada usia kehamilan lanjut akibat penekanan terhadap kandung kemih yang menyebabkan perasaan ingin kencing pada ibu hamil. Karena hal ini wajar terjadi maka tidak perlu terapi tambahan.  Namun apabila disertai dengan rasa nyeri pada saat kencing, maka segera konsultasikan ke dokter.
 
   


16-08-2010 11:53:24 kehamilan 2-3 minggu
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15
jawaban 1,2,3,4 = wajar
TIP SEHAT IBU HAMIL 1. Perbanyak minum, sedikitnya 10­12 gelas per hari. 2. Hindari kafein, alkohol, dan ikan mentah (yang diduga mengandung merkuri). Khusus untuk kafein masih ada silang pendapat. Menurut penelitian, lebih dari 5 cangkir per hari dapat menyebabkan kemungkinan keguguran lebih tinggi dan berat janin berkurang. Alangkah baik bila kopi diganti dengan susu. Selain itu keju lunak juga sebaiknya dihindari karena mengandung bakteri listeria. 3. Ibu vegetarian hendaknya mengonsumsi tambahan vitamin B12 dan vitamin D agar penyerapan kalsiumnya menjadi baik. 4. Memasuki trimester III, umumnya ibu hamil mengalami nyeri punggung dan nyeri ulu hati. Untuk menguranginya, jangan makan sebelum tidur. Makanlah dengan posisi duduk tegak dan secara perlahan (dikunyah yang benar). Itu karena saluran makanan sudah mendapat tekanan dari uterus sehingga jika makanan yang masuk ke saluran cerna masih berupa bongkahan, ibu akan merasa sesak. TIP KURANGI MUAL MUNTAH Seperti diketahui, peningkatan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan mual-muntah di trimester I. Memang tidak semua ibu akan mengalami. Nah, untuk mengurangi mual muntah ini, lakukan kiat berikut: * Makanlah dalam jumlah sedikit namun sering. * Hindari makanan yang menggunakan bumbu yang merangsang (terlalu pedas, terlalu gurih, terlalu asam), memiliki aroma yang menyengat, berlemak, dan berminyak. * Cara lain dengan mengonsumsi vitamin B kompleks dan B6 di awal-awal kehamilan. Kedua vitamin tersebut dapat mengurangi rangsangan penyebab mual dan muntah. * Mintalah obat kepada dokter ahli yang menangani. * Jangan membiarkan perut dalam keadaan kosong atau lapar. Bila sedang tak nafsu makan, cobalah untuk mengonsumsi telur, kacang-kacangan rendah garam, atau gandum. Bagaimanapun, janin membutuhkan asupan nutrisi.

semoga membantu

salam

putri a.k.a zach mom's

   
03-02-2015 23:15:04 minum obat lambung
Jumlah Posts : 65
Jumlah di-Like : belum ada like
jgan minum obat warung bunsay...krn obat warung dosisnya lbh besar...lebih baik ke dokter aja..krn obat untuk bumil itu beda sama yang ga lagi hamil... ini cuma saran bunsay..kr dr uk saya 7w sampai 18 w asam lambung sya naik yg bikin sebah dan nyeri ulu hati...sama dokter di kasih obat khusus bumil dan di suntik...dan Alkhamdulillah sekarang uk 23w asam lambung sudah normal
   


Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Berikut adalah beberapa fakta jika ibu hamil yang makan makanan yang pedas,  dapat mengakibatkan hal-hal berikut ini :

  1. Makanan Pedas Menyebabkan Rasa Tidak Nyaman. Saat hamil, tubuh wanita mengalami perubahan hormonal. Mulai dari rasa mual, mood yang dengan mudah berubah, hingga kecemasan akan rasa sakit melahirkan. Makan pedas bisa mambuat ibu kian merasa tidak nyaman karena mulas dan sebagainya. Padahal ibu hamil haruslah rilex bukan?
  2. Makanan Pedas Menyebabkan Diare. Membesarnya janin akan menekan kandung kemih sehingga ibu kerap buang air kecil. Diare pada ibu hamil bisa menyebabkan dehidrasi, itu artinya akan meningkatkan frekuensi ke kamar mandi. Apalagi jika diare terjadi pada malam hari, bisa melelahkan bukan?
  3. Makanan Pedas Menyebabkan Nyeri Ulu Hati. Selain menekan kandung kemih, pertumbuhan janin juga menekan ulu hati yang menyebabkan ibu mengeluhkan rasa nyeri. Makan makanan pedas bisa memperburuk nyeri pada ulu hati.
  4. Makanan Pedas Dapat Meningkatkan Pelepasan Hormon Prostaglandin. Makan pedas secara berlebih juga dapat meningkatkan pelepasan prostaglandin dan hal ini pun menyebabkan otot halus menginduksi kontraksi. Kontraksi yang terjadi saat anda makan pedas  seperti halnya ketika anda merasakan akan melahirkan.

Melihat beberapa fakta di atas, kemudian masyarakat menyimpulkan bahwa makan pedas dilarang untuk ibu hamil tetapi di sini kami menekankan bahwa makanan pedas tidak dilarang, tetapi cukup anda batasi pengkonsumsiannya dengan mempertimbangkan efek samping yang ditimbulkan. Ibu harus bijak, pertimbangkanlah beberapa akibat di atas. Bagaimanapun juga, Anda sendirilah yang lebih tahu kondisi diri sendiri dan kandungan. Semoga kehamilan berjalan lancer tanpa masalah yang berarti.

   
27-06-2015 13:20:35 makan sambal tiap hari
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Berikut adalah beberapa fakta jika ibu hamil yang makan makanan yang pedas,  dapat mengakibatkan hal-hal berikut ini :

  1. Makanan Pedas Menyebabkan Rasa Tidak Nyaman. Saat hamil, tubuh wanita mengalami perubahan hormonal. Mulai dari rasa mual, mood yang dengan mudah berubah, hingga kecemasan akan rasa sakit melahirkan. Makan pedas bisa mambuat ibu kian merasa tidak nyaman karena mulas dan sebagainya. Padahal ibu hamil haruslah rilex bukan?
  2. Makanan Pedas Menyebabkan Diare. Membesarnya janin akan menekan kandung kemih sehingga ibu kerap buang air kecil. Diare pada ibu hamil bisa menyebabkan dehidrasi, itu artinya akan meningkatkan frekuensi ke kamar mandi. Apalagi jika diare terjadi pada malam hari, bisa melelahkan bukan?
  3. Makanan Pedas Menyebabkan Nyeri Ulu Hati. Selain menekan kandung kemih, pertumbuhan janin juga menekan ulu hati yang menyebabkan ibu mengeluhkan rasa nyeri. Makan makanan pedas bisa memperburuk nyeri pada ulu hati.
  4. Makanan Pedas Dapat Meningkatkan Pelepasan Hormon Prostaglandin. Makan pedas secara berlebih juga dapat meningkatkan pelepasan prostaglandin dan hal ini pun menyebabkan otot halus menginduksi kontraksi. Kontraksi yang terjadi saat anda makan pedas  seperti halnya ketika anda merasakan akan melahirkan.

Melihat beberapa fakta di atas, kemudian masyarakat menyimpulkan bahwa makan pedas dilarang untuk ibu hamil tetapi di sini kami menekankan bahwa makanan pedas tidak dilarang, tetapi cukup anda batasi pengkonsumsiannya dengan mempertimbangkan efek samping yang ditimbulkan. Ibu harus bijak, pertimbangkanlah beberapa akibat di atas. Bagaimanapun juga, Anda sendirilah yang lebih tahu kondisi diri sendiri dan kandungan. Semoga kehamilan berjalan lancer tanpa masalah yang berarti.

   


Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Berikut adalah beberapa fakta jika ibu hamil yang makan makanan yang pedas,  dapat mengakibatkan hal-hal berikut ini :

  1. Makanan Pedas Menyebabkan Rasa Tidak Nyaman. Saat hamil, tubuh wanita mengalami perubahan hormonal. Mulai dari rasa mual, mood yang dengan mudah berubah, hingga kecemasan akan rasa sakit melahirkan. Makan pedas bisa mambuat ibu kian merasa tidak nyaman karena mulas dan sebagainya. Padahal ibu hamil haruslah rilex bukan?
  2. Makanan Pedas Menyebabkan Diare. Membesarnya janin akan menekan kandung kemih sehingga ibu kerap buang air kecil. Diare pada ibu hamil bisa menyebabkan dehidrasi, itu artinya akan meningkatkan frekuensi ke kamar mandi. Apalagi jika diare terjadi pada malam hari, bisa melelahkan bukan?
  3. Makanan Pedas Menyebabkan Nyeri Ulu Hati. Selain menekan kandung kemih, pertumbuhan janin juga menekan ulu hati yang menyebabkan ibu mengeluhkan rasa nyeri. Makan makanan pedas bisa memperburuk nyeri pada ulu hati.
  4. Makanan Pedas Dapat Meningkatkan Pelepasan Hormon Prostaglandin. Makan pedas secara berlebih juga dapat meningkatkan pelepasan prostaglandin dan hal ini pun menyebabkan otot halus menginduksi kontraksi. Kontraksi yang terjadi saat anda makan pedas  seperti halnya ketika anda merasakan akan melahirkan.

Melihat beberapa fakta di atas, kemudian masyarakat menyimpulkan bahwa makan pedas dilarang untuk ibu hamil tetapi di sini kami menekankan bahwa makanan pedas tidak dilarang, tetapi cukup anda batasi pengkonsumsiannya dengan mempertimbangkan efek samping yang ditimbulkan. Ibu harus bijak, pertimbangkanlah beberapa akibat di atas. Bagaimanapun juga, Anda sendirilah yang lebih tahu kondisi diri sendiri dan kandungan. Semoga kehamilan berjalan lancer tanpa masalah yang berarti.

   
27-08-2014 11:06:12 mual
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25

Hai Bunda,

Pada masa kehamilan, Bunda akan mengalami beberapa perubahan hormon dan juga fisik, seperti yang dijelaskan pada artikel yang berjudul "Keluhan-Keluhan Ringan Saat Hamil Dan Solusinya" berikut:

Saat hamil kondisi fisik berubah. Banyak keluhan yang muncul. Tak semuanya berat tapi ada juga yang ringan dan tak perlu penanganan lebih lanjut. Apa sajakah dan bagaimana mengatasinya?

Pusing
Keluhan ini merupakan keluhan awal dan umum terjadi. Pengaruh hormon saat kehamilan yang menjadi penyebabnya. Hormon progesteron memicu dinding pembuluh darah melebar. Sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan darah dan membuat calon ibu merasa pusing. Keluhan ini akan hilang dengan sendirinya.
Solusinya:
Penanganan yang tepat tentu harus dengan mengetahui lebih dulu penyebabnya. Bila akibat pengaruh hormonal, penanganannya cukup dengan tidur dan menghindari stres. Sementara bila karena anemia dan hipertensi, mau tidak mau harus diatasi dulu faktor penyebabnya. Sedangkan jika karena tekanan darah rendah, kurangi aktivitas dan hemat pengeluaran energi. Juga hindari gerakan mendadak seperti dari posisi duduk atau jongkok langsung ke posisi berdiri. Kalaupun merasa perlu menelan obat antisakit kepala lantaran tak kuat lagi menahannya, pilihlah yang paling aman. Salah satunya parasetamol yang masih bisa ditoleransi untuk dikonsumsi ibu hamil sekalipun tanpa resep dokter.

Mual dan Muntah
Menurut Dr. HM. Bayu Wahyudi, MOH, SPOG, sekitar 50 hingga 70 persen wanita hamil akan mengalami rasa mual dan terkadang disertai pegal, pusing hingga meriang. Hal ini merupakan gejala normal yang muncul pada trimester pertama kehamilan di usia 6-14 minggu. Keluhan ini kerap dikenal dengan istilah Morning Sickness. Morning sickness terjadi karena plasenta yang berkembang dan menghasilkan sejenis hormon HCG. Hormon ini prosentasenya meninggi sesuai dengan pertumbuhan plasenta. Diperkirakan, hormon inilah yang mengakibatkan muntah melalui rangsangan terhadap otot dari poros lambung. Makin tinggi hormon ini makin cepat merangsang muntah. Sebenarnya hormon HCG  sangat dibutuhkan pada awal kehamilan. Selain membentuk plasenta, HCG juga akan menjaga janin tumbuh dengan baik.
Solusinya :
Sediakan snack atau makanan ringan seperti, crackers, kue beras atau sebatang coklat di samping tempat tidur Anda. Makanlah bahan makanan tersebut ketika Anda bangun atau setelah mual hilang. Makanan-makanan tersebut dapat menghilangkan rasa mual. Selain itu, jagalah pola makan dan makanlah sesering mungkin walaupun dalam porsi kecil. Tujuannya untuk menjaga agar perut tidak berada dalam keadaan kosong dan tetap menjaga gula darah yang stabil. Perbanyaklah mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat, perbanyak minum, mengkonsumsi vitamin B6, istirahat cukup, menjauhi makanan pedas serta bersikap positif terhadap kehamilan dapat mengurangi gejala mual-mual.

Buang air kecil
Inilah keluhan yang paling sering dialami. Adanya janin membuat tekanan pada kandung kemih. Kadangkala penyebabnya kecenderungan ibu hamil yang minum lebih banyak. Akibatnya, ginjal lebih banyak pula memproduksi air seni. Selain itu letak kandung kemih yang bersebelahan dengan rahim membuat kapasitasnya berkurang. Itulah salah satu sebab ibu hamil sering buang air kecil.
Solusinya :
Yang perlu diwaspadai, saat ini sering terjadi infeksi pada saluran atau kandung kemih pada ibu hamil. Sayangnya, sulit membedakan buang air kecil yang disebabkan oleh infeksi atau tidak. Yang mungkin bisa dijadikan pedoman yakni rasa nyeri yang menyertai. Jika keluarnya air seni diiringi oleh rasa nyeri dan warnanya merah atau keruh mungkin itu pertanda infeksi. Untuk mengatasinya, jangan menunda keinginan buang air kecil.

Pegal-pegal
Penyebabnya bisa karena ibu hamil kekurangan kalsium atau karena ketegangan otot. Sepanjang kehamilan, boleh dibilang ibu membawa beban berlebih. Otot-otot tubuh juga mengalami pengenduran sehingga mudah merasa lelah. Hal inilah yang membuat posisi ibu hamil dalam beraktivitas apa pun jadi terasa serba salah. Penyebab lainnya, yaitu ibu hamil kurang banyak bergerak atau olahraga.
Solusinya :
Amat disarankan untuk senantiasa menyempatkan waktu berolahraga atau setidaknya beraktivitas ringan. Ibu hamil pun sebaiknya menjaga sikap tubuh. Ibu diwajibkan mengonsumsi susu dan makanan yang kaya kalsium. Menggunakan koyo? Boleh-boleh saja.

Kram dan sakit pada kaki
Menjelang akhir kehamilan tangan dan kaki sering mengalami kekakuan. Bagian tubuh tersebut agak membengkak sedikit karena menyimpan cairan. Akibatnya syaraf jadi tertekan. Tekanan ini terasa sakit seperti ditusuk-tusuk jarum. Sehingga tangan dan kaki tidak merasakan apa-apa dan ototnya jadi lemah. Gejala ini terasa waktu bangun tidur di pagi hari dan membaik di siang hari. Penyebabnya diperkirakan karena hormon kehamilan, kekurangan kalsium, kelelahan, tekanan rahim pada otot, kurang bergerak sehingga sirkulasi darah tidak lancar.
Solusinya :
Saat kram terjadi, yang harus dilakukan adalah melemaskan seluruh tubuh terutama bagian tubuh yang kram. Dengan menggerak-gerakkan pergelangan tangan dan mengurut bagian kaki yang terasa kaku bisa membantu menghilangkan kekakuan. Selain itu, pada saat bangun tidur jari kaki ditegakkan sejajar dgn tumit utk mencegah kram mendadak. Agar kram tidak sampai mengganggu, atasi dengan mengkonsumsi banyak kalsium, minum air putih yang banyak, melakukan senam ringan, dan cukup istirahat.

Kaki bengkak (Edema)
Sekitar 75% wanita hamil pasti mengalami pembengkakan pada kaki (edema), yang umumnya terjadi pada trimester akhir. Penyebabnya bisa karena ibu terlalu banyak diam. Secara fisiologis, ibu hamil memang menanggung beban tambahan yang akan semakin memperlambat aliran darah pada pembuluh darah vena. Kaki bengkak selanjutnya bisa memicu tekanan darah tinggi atau malah preeklamsi. Sebenarnya, kaki bengkak bukan disebakan karena banyaknya mengkonsumsi garam. Ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi makanan yang mengandung garam seperti sebelum hamil.
Solusinya : 
Lakukan cukup olahraga dan sebisa mungkin tidak bersikap statis atau berdiam diri dalam posisi yang sama berlama-lama. Saat Anda duduk, sebisa mungkin selalu luruskan kaki. Sempatkan untuk beristirahat sejenak di sela-sela aktivitas dan tidur dengan posisi berbaring pada sisi kiri tubuh. Anda sebaiknya mulai mewaspadai pembengkakan pada kaki bila diikuti juga dengan berat badan yang meningkat drastis, naiknya tekanan darah serta kadar protein dalam urin. Bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda bahwa Anda mengidap pre-eclampsia.

Sakit punggung
Selama kehamilan, sambungan antara tulang pinggul mulai melunak dan lepas. Ini persiapan untuk mempermudah bayi lahir. Rahim bertambah berat, akibatnya, pusat gravitasi tubuh berubah. Secara bertahap, ibu hamil mulai menyesuaikan postur dengan cara berjalan. Hal ini menyebabkan sakit punggung dan pegal.
Solusinya :
Mengatasinya tak perlu obat cobalah perbaiki cara berdiri, duduk, dan bergerak. Jika harus duduk atau berdiri lebih lama jangan lupa istirahat setiap 30 menit.

Gatal-gatal
Keluhan ini pun lazimnya disebabkan pengaruh faktor hormonal.
Solusinya :
Cukup dengan menggunakan obat luar. Sedapat mungkin hindari obat-obatan oral atau yang diminum. Obat-obatan jenis ini umumnya tidak baik bagi tumbuh kembang janin.

Nyeri ulu hati
Jika mengalami keluhan ini jangan panik. Hal ini disebabkan adanya sejumlah kecil isi lambung yang lewat di pangkal saluran kerongkongan (penghubung mulut dengan lambung).
Solusinya:
Tak perlu ke dokter untuk mengatasinya. Malah pencegahannya tergolong mudah. Selama kehamilan, jangan membungkuk atau berbaring datar. Kalaupun ingin berbaring cobalah gunakan bantal yang tinggi. Sediakan pula segelas susu di samping tempat tidur dan minumlah sedikit-dikit setiap kali terasa nyeri.

Sembelit
Hormon progesteron saat hamil menyebabkan relaksasi usus. Akibatnya daya dorong usus terhadap sisa makanan berkurang. Sisa makanan yang menumpuk mengakibatkan sembelit. Sebab lainnya bisa juga kandungan zat besi pada tablet khusus ibu hamil. Selain itu, kebiasaan menahan buang air besar seringkali menjadi penyebab.
Solusinya :
Perbanyaklah mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan berserat. Satu lagi, lebih teraturlah ke belakang dan minum air putih minimal delapan liter setiap hari.

Apabila Bunda mengalami keluhan yang berlebih, segera periksakan ke dokter ya Bunda. Semoga bermanfaat.

   
Jumlah Posts : 40
Jumlah di-Like : belum ada like
lam knal bunda2, saya sdg hamil yg ketiga... menginjak 8 minggu, sering nyeri ulu hati... pdhl hamil yg prtma dan kdua ga prnh mngalami spt ini... mudah2an baby ku baik2 aja... aminnn
   
Jumlah Posts : 268
Jumlah di-Like : 3
bunda nisa,,,, dan bunda linchie,,,
ikut curhat yach bun,,,

aku juga sering kena maag bahkan sebelum hamil pun aku juga sering kena maag bun...
saat kita hamil,,, asam lambung akan meningkat bun,,, makanya rasa mual dan nyeri di ulu hati itu sering terjadi,,,
sekarang saat hamil apalagi trimester pertama, aku kalo mulai nyeri ulu hati biasanya minum air putih yang hangat bun,,, setelah itu mulai deh ngemil roti,,, atau biskuit yang mengandung gandum,,,
lumayan kok bun hasilnya,,, maag aku ga lagi terasa,,, padahal aku ga minum obat maag loh bun,,,

kalo mual aku sih tetep ngerasain bun,,, bahkan aku kalo malem sering migrain bun,,,
buat susah tidur,,,,
jadi aku kompres aja kepalaku pake batu es,,, lumayan bisa ngeredain bun,,,
yang penting jangan sembarang minum obat bun,,,

untuk urusan makan,,, aku juga gitu bun,, mau makan sesuai dengan keinginan,,
tapi aku orang yang lumayan males makan karena lidahku pahit bun,,, jadi buat ga nafsu,,,

ga papa kok bun,,,, yang penting asupan gizinya tetap ada,,,
makan tetep walau hanya sedikit,, jangan sampai perut kita kosong bun,,,
dan jangan lupa minum vitamin dari dokter yach,,,,

semalem aku kontrol ke dua bun,,, ke DSOG yang sama,,, di USG,,, alhamdulillah,,,
dede'ku udah bisa dilihat bun,,,,
rasanya ga bisa ngomong apa2,, mau nangis,,, tapi malu,,, bahagia banget,,,
liat dede'nya udah bisa bergerak,,,,
dokterku juga dengerin detak jantungnya,,, subhanallah,, bun,,, rasanya amazing,,,
didalam rahim kita ada kehidupan,,,,
sekarang si dede' udah berumur 10w 2d,,, dengan panjang 3,2 cm dan berat 5 gram,,,,
senengnya bukan main bun,,,
minta doanya yach bund,, semoga kehamilan kita sehat dan si dede' tumbuh dengan sempurna,,,

   
Jumlah Posts : 17
Jumlah di-Like : 1
Asl. Halo bunda yg cantik...
Punya maag ga???
Ini jg kehamilan pertama saya sudah 6 bln.
Dr artikel2 yg saya baca banyak si ibu2 yg lg hamil nyeri ulu hati gitu,
Soalnya lambungnya tertekan akibat semakin membesarnya perut kita.
Jdnya asam lambungnya naik jdnya ulu hati kita terasa nyeri. Kira2 spt itu bun... 
Saya jg prnah gitu si bnyk minum air hangat aja, ktnya klo makan jangan 3 kali sehari, klo bisa sering jeda 3-4 jam, tapi makan dengan porsi kecil. Ngemil biskuit, kraker, n roti jg bagus bun...
Semoga bermanfaat dan bunda n kandungannya sehat selalu.
   
16-05-2008 11:45:00 Toksoplasma
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Dear all.. ada yang punya pengalaman hamil tapi terkena virus toksoplasma? aku perlu info banget info ini, sekarang aku lagi hamil 11 minggu..1,5 bln lalu setelah tau hamil aku disaranin dokterku untuk cek darah, ternyata aku ada tokso tp masih borderline: Anti Toksoplasma IgG : Negatif Anti Toksoplasma IgM : Borderline : Ratio 0.99 (nilai rujukan negatif <0.8, borderline>=0.8 - <1.1, Positif>=1.1 dan sama dokterku (Dr. Otamar Sjamsudin) dikasih resep Rovamycin 3MIU 3xsehari, Isprinol 500mg setiap kamis&jumat 2xsehari, thrombo aspilets 2xsehari,dan folavit 500mg 1xsehari, tp efek dari antibiotik itu sekarang aku malah jadi tambah mual dan sering nyeri ulu hati juga ruam2 yg gatal sekali di bagian dada dan perut, belum lagi harga obatnya yg cukup mahal, btw sekarang saya sudah pindah dokter ke Dr. Karno Suprapto krn lbh dkt rumah dan lbh informatif, dengan dr. Karno dia bilang pengobatannya tetap diteruskan sampai 1 bulan setelah itu saya harus cek darah lagi untuk mengetahui apa toksonya sudah normal, yg bikin sedih kemarin aku cek darah lagi dan ternyata sekarang toksonya malah positif  :( (aku cek di lab. melawai) karna ragu akhirnya aku cek ulang tapi hasilnya baru ada hari senin besok, rencananya aku mau coba ke prodia biar lebih yakin...yg aku bingung padahal aku bener2 jaga kebersihan makan dan selalu makan yg benar2 matang, ga pernah makan sate ato lalapan lagi, dan kalau mkn buah pun aku kupas kulitnya (apel ato anggur) dan selalu cuci tangan..akhirnya aku telp dr. karno u tanya seandainya setelah cek darah lagi hasilnya positif apakah berbahaya meneruskan kehamilan dgn toksoplasma, syukurnya dia bilang tdk apa2 ttp obatnya hrs diteruskan dan ditambah terapi..tapi aku masih khawatir dgn kondisi spt ini..kalau ada teman2 yg pernah mengalami kondisi yg sama spt aku, tolong banget share infonya yah..thx before   btw sorry postingnya kepanjangan :)   Regards, Sari
   
24-02-2016 11:28:51 dada/ulu hati terasa panas
Jumlah Posts : 51
Jumlah di-Like : belum ada like
siang bunda.. saya waktu hamil juga sering panas d dada/ulu hati, sering kecapean kah bun? karna saat hamil dulu kalau dada rasanya panas karna kecapean dan kurang minum air putih bun... Pokokny bykin minum air putih + jgn kecapean bun
   
Jumlah Posts : 175
Jumlah di-Like : belum ada like

salam kenal ya Bunda...

Kalau Bunda minum obat disaat hamil sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan Dokter Bunda, atau bunda juga bisa minta bantuan Helpdesk disini ( http://www.infobunda.com/pages/helpdesk/index.php ) unutk informasi tambahan Bunda ^_^ ...

kutip dari jawaban dokter di Infobunda tentang : Obat sakit maag untuk ibu hamil 
"Apabila anda memang memiliki riwayat nyeri ulu hati sejak lama dan kambuhan, sebaiknya anda beronsultasi dengan dokter kandungan anda, biasanya dokter akan memberikan obat jenis antacida dan beberapa jenis obat lainnya tergantung dari situasi anda dan hasil pemeriksaan. Pada pola makan anda, sebaiknya kontinyu tidak meninggalkan atau terlambat dalam waktu makan, beberapa porsi kecil makanan dalam satu hari sehingga lambung anda tidak kosong dalam waktu yang lama. Hindari kopi atau teh yang kental dan makanan asam atau pedas. Demikian saran saya."
 

   
17-10-2014 07:46:04 infertilitas
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
assalamualaikum ....bu saya skrg hamil usia 13w, skrg2 malah sering nyeri perut bawah, nyeri ulu hati ya apa itu gak knp2 ya bu? jika sperma di kluarin di dalem ada efek nya gak ya bu? mks
   
Jumlah Posts : 18
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda yusviani @memang bayi kembar adalah anugrah luar biasa, pengorbanan bundapun luar biasa, posisi yg nyaman itu tergantung ibu,,boleh tidur setengah duduk dengan belakang diganjal bantal 2-3 buah,,karena perut membesar lebih dari kehamilan satu orang..jika bangun tidur harus pelan pelan,boleh dibantu ayah,karena itu sangat membantu,kalo tensi biasanya masing2 hamil kembar berbeda orang,jika mulai naik,ibu harus banyak istrahat,kurangi makanan yg asin,mie instans stop dulu,,periksa urine protein rutin tiap bulan tuk waspada jika ada keracunan kehamilan atau gejala kejang kehamilan karena tensi yg meningkat,periksa teratur dan jika ada keluhan jam berapapun bunda harus segera periksakan kandungannya,jgn menunda,jika keluar air2,atau kepala pusing,muntah,nyeri ulu hati segera periksa ya,,,