SITE STATUS
Jumlah Member :
493.638 member
user online :
1540 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: saat hamil sering marah marah

New Topic :  
Jumlah Posts : 51
Jumlah di-Like : 1
@ momyputri  ... sy juga waktu hamil sering stress ,,marah,,, sedih.. penuh drama buuun!!

sedikit curhat nih,,,,waktu w hamil sering bgt berantem ma misua.....bukan masalah kecil...tp besaaar bgt,,,smpe 2 kali pisah kota,,,saya dimana ,,dia dimana,, selama hamil sy sering berpergian dari satu kota ke kota lain.  kalo udah berantem,,,waduh.,,,misua sering pergi gitu aja. ga pulang bis sampe 1 mlm. ya sy sendirian,,,apalagi hamil trimester pertama sy sering sakit,,,smpe pernah opname.   pernah juga sy coba berpergian sekalian mampir ke rumah kakak sy,,, hah,,,,ujung2 nya ribut juga. sy pergi lagi ke kota lain.   inti nya selama hamil sy sering ngerasa tersiksa bun,,nangis ,,marah,,, stress,,,hampir setiap hari.  jadi sedih kalo ingat ada calon baby yg harus di jaga. maka nya sy kuat2 an batin aja,,, bebaskan pikiran. sebisa mungkin sy lakuin yg sy mau. contoh nya sy main game.... biar udah jadi emak2 tetep hobi main game.  jalan2 sendiri,,sering sy santai2 sendiri di coffee shop ( bodo amat orang bilang apa) ,,liat2 baju baby. malah sy koleksi komik buat mengalihkan perhatian sy. tp yg paling penting cari orang yg bisa di ajak ngobrol bun. untung sy ada 1 orang walaupun harus lewat telp. ya luapkan aja semua nya.mulai dari yg ga enak sampe yg senengnya.  lumayan bisa lega.

hamil emg ga baik kalo stress ,,,janin juga ngerasa,bun. bunda cari deh aktivitas yg bunda suka.   ntar kalo udah lahiran bakal ada yg sering buat bunda ketawa kok. si baby tuh...tingkah nya bisa aneh2. 
   


28-09-2015 13:56:21 Anak sering sakit
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Sumber: Dokumen Group Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 10:48:10 nurrsing while
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   


18-09-2015 10:13:23 Hamil anak kedua
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui lebih dari 1bayi (Tandem Nursing)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 09:36:37 Hamil sambil menyusui
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   


Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
Jumlah Posts : 181
Jumlah di-Like : belum ada like

Halo, bun, saat bunda sudah mengetahui tanda-tanda kehamilan, pasti enak yah kalau ada suami yang memberi teknik pijatan ini. Nih teknik pijatannya bunda, dijamin bikin badan jadi enak plus hubungan jadi makin mesra deh, hehehe

Pijat nyeri

Pijatan ini bisa dimulai dari tengkuk lalu perlahan turun sampai ke pinggul. Kemudian kembali ke leher dengan mengambil arah berlawanan dari tulang belakang. Lalu, lakukan gerakan dari luar ke dalam saat memijat sekitar tulang belakang.

Pijat  bokong

Pas hamil, biasanya area bokong tuh sering tegang, nah suami bisa nih memulai pijatan dengan menekan bagian tulang di dasar tulang belakang dan bokong menggunakan kepalan tangan. Lakukan dengan lembut, ulangi beberapa kali sampai ke daerah pinggul.

Pijat kaki

Bunda bisa berbaring atau duduk, dan suami memberi pijatan lembut di kaki bagian luar sampai paha dan betis. Beri gerakan pijatan melingkar pada area mata kaki.

Pijat lutut

Pijatan lutut ini dapat membuat rileks perut bunda loh. Caranya, bunda berlutut di samping tempat tidur dengan bahu berpegangan pada tempat tidur. Letakkan satu sampai dua bantal di bawah lutut untuk penyangga dan lakukan gerakan ini selama beberapa menit.

Pijat tangan dan kaki

Memijat lembut tangan dan kaki bisa mengurangi pembengkakan dan ini dapat membuat peredaran darah di jari-jari kaki, tangan, dan pergelangan tangan dapat lancar kembali. Suami dapat memijat perlahan dengan menggunakan ibu jari, dan bunda dalam posisi duduk atau berbaring.

sumber : prenagen & ibuhandal.com

Note : Rasa pegal pada tubuh bunda saat hamil sering membuat mood jadi tidak karuan. Pijatan lembut dari suami ini akan membuat bunda merasa nyaman dan terhindar dari stress.

Semoga info ini bermanfaat, yuk segera kasihtau suami , minta dimanjain dengan pijatan lembut ini, hehehe 

   
26-11-2008 08:05:23 Keputihan saat kehamilan
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10

JAMUR KULIT

Keluhan gatal akibat jamur sering muncul di daerah kelamin dan anus. Misalnya karena infeksi trikomonas, kandidiasis, atau infeksi jamur lainnya. Kelainan ini biasanya disertai gejala keputihan. Kulit di bagian itu tampak kemerahan, mengeluarkan cairan, dan bahkan berbau. Akibatnya, bisa terjadi infeksi sekunder. Jamur kulit selain disebabkan peningkatan hormon tadi juga bisa muncul akibat keputihan. Saat hamil sering kali cairan vagina keluar lebih banyak sehingga menimbulkan gatal. Bila digaruk, bisa timbul infeksi di daerah luar kemaluan. Jika tak diobati, sewaktu melahirkan kemungkinan bayi terinfeksi olehnya.

Untuk mencegahnya, perhatikan faktor kebersihan tubuh. Jangan sembarangan menggaruk, apalagi tangan dalam keadaan kotor.

   
05-05-2015 08:21:54 Mitos atau Fakta
Jumlah Posts : 738
Jumlah di-Like : belum ada like
Bayi perempuan:
Payudara berwarna pink dan lebih merah
Sering mual setiap pagi di awal kehamilan
Detak jantung bayi rata-rata kurang dari 140/menit
Pinggul dan pantat lebih besar, berat badan bertumpu di bagian pinggul
Tubuh terlihat lebih tinggi
Perut terlihat seperti semangkadan melebar
Lebih menyukai makananyang manis-manis
Tergila-gila pada buah-buahan, terutama buah yang rasanya manis
Lebih cerewet ketimbang sebelum hamil
Moody dan suka marah-marah, terutama jika udaranya panas
Sering mual terutama pada menu-menu beraroma tajam
Rambut terlihat lebih merah
Warna urine lebih gelap dari biasanya
Lebih suka tampil minimalis tanpa makeup
Dada sebelah kiri lebih besar
Bayi laki-laki:
Kelebihan berat badan cenderung membuat tubuh melebar ke depan dan samping
Jarang mual dan lebih bersikap seperti sebelum hamil
Detak jantung bayi rata-rata berkisar 140/menit
Perut bentuknya lebih bulat seperti bola
Cenderung menyukai makananyang rasanya asin dan masam
Cenderung menyukai makananyang kaya protein seperti keju, daging, telur, dan lain sebagainya
Daerah sekitar puting warnanya lebih gelap
Bulu-bulu kaki dan tangan tumbuh memanjang dan lebih subur saat sedang hamil
Kulit cenderung lebih kering
Lebih doyan dandan ketimbang biasanya, dan sangat peduli pada penampilan
Urine cenderung berwarna lebih cerah
Hidung terlihat lebih mengembang
Seringkali diserang sakit kepala
Perut terlihat berat dan menggantung ke arah bawah
Kaki terasa lebih dingin dari biasanya
»kutipan dari, http://tipspedia.net/tips-menebak-jenis-kelamin-bayi
Lima tanda janin yang ada di dalam perut Anda adalah laki-laki:
1. Bentuk perut terlihat bulat sempurna seperti bola basket.
2. Posisi perut lebih condong ke arah bawah.
3. Daerah areola (daerah hitam sekitar puting susu).
4. Detak jantung bayi kurang dari 140 detik per menit.
5. Jika menggantungkan cincin kawin di atas perut, maka
cincin tersebut akanbergerak memutar.
»dikutip dari, http://m.tribunnews.com/lifestyle/
2013/10/07/lima-tanda-bayi-dalam-kandungan-berjenis-kelamin-cowok?page=2
   
Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda...sy sedang hamil 9 minggu...
tapi sy sering merasa stress dan tertekan..sedangkan saya orangnya sensitive,mudah marah...
tiap hari bawaanya marah,kesel,sebel.
saya takut akan pengaruh ga bagus buat janin.
sedangkan orang2 di sekeliling sya jg ga bs mengerti kondisi saya,membuat tiap hari saya stress.
suami juga kurang perhatianya...
bunda tlng masukanya..apakah kondisi sya bisa mempengaruhi kondisi janin?
gmn sebaiknya mengatasi stress saat hamil?
pliss....thanks bngt...
   
11-11-2011 09:05:22 pengen cepet hamil..
Jumlah Posts : 10
Jumlah di-Like : belum ada like

Kenali 15 Tanda Kehamilan

Lifestyle + / Senin, 26 Juli 2010 11:17 WIB BANYAK perempuan yang merasa bingung apakah dirinya sudah hamil atau belum setelah sepekan atau dua pekan melakukan hubungan intim dengan pasangan. Apakah Anda termasuk di antaranya?

Berikut adalah 15 tanda-tanda kehamilan pada diri Anda:

1. Payudara terasa sakit atau nyeri
Menggunakan bra setelah bangun pagi akan menjadikan derita tersendiri. Payudara juga akan terasa sakit dan nyeri saat dipegang. Payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Dalam hal ini, disarankan wanita hamil menggunakan bra yang nyaman atau berukuran lebih besar pada saat tidur yang dimaksudkan untuk memberi kenyamanan bergerak.

2. Rasa lelah yang berlebih
Rasa lelah yang berlebih akan membuat Anda cepat tertidur. Hal ini disebabkan dari perubahan hormon dan juga akibat dari kinerja organ-organ vital untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan janin. Biasanya rasa lelah ini hanya pada trimester pertama dan akan hilang saat memasuki trimester kedua.
3. Mual
Ini merupakan tanda-tanda yang paling dikenal oleh para wanita hamil. Pemicunya adalah adanya peningkatan hormon secara tiba-tiba pada aliran darah. Gejala mual ini biasanya terjadi selama enam minggu saat anda dinyatakan hamil. Biasanya mual akan datang pada pagi, siang dan malam hari. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasi mengenai hal ini ke dokter Anda, karena akan mengganggu kehamilan.

4. Sering buang air kecil
Jika Anda tidak bisa tidur akibat seringnya bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil, mungkin ini adalah tanda anda sudah hamil. Selama kehamilan, tubuh Anda memproduksi cairan tambahan untuk janin anda. Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh.

5. Sakit kepala
Memang terdengar aneh, karena sakit kepala sering dialami juga oleh orang yang tidak hamil. Namun akibat dari banyaknya perubahan hormon di dalam tubuh, sehingga disertai juga dengan perubahan hormon yang ada di kepala. Jika Anda terbukti hamil dan mengalami sakit kepala, gunakan pg-safe acetaminophen dibandingkan dengan ibuprofen.

6. Sakit punggung
Sakit punggung yang dirasakan saat hamil dikarenakan beberapa ligamen di punggung Anda sudah tidak ada. Sakit ini akan terus berasa saat berat badan anda bertambah dan selama masa kehamilan.
7. Kram
Apakah ini PMS atau hamil. Memang kram akan dialami oleh wanita hamil karena rahim yang akan membesar dan merenggang untuk menyiapkan tempat bagi bayi Anda.

8. Ngidam
Sudah tidak asing lagi mendengar kata ini saat ada seseorang yang sedang hamil. Mau ini, mau itu lalu tiba-tiba Anda ingin makan buah-buahan yang rasanya asam, padahal sebelumnya sangat benci terhadap buah yang rasanya asam. Jika Anda menjadi pemerhati masalah makanan, mungkin ini adalah tanda-tanda sedang hamil.

9. Sembelit
Sembelit ini terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.

10. Moody
Sering marah-marah pada suami, cepat mengalami perubahan pada tingkah laku. Hal ini disebabkan dari banyak munculnya hormon-hormon baru di tubuh Anda. Yakinkan pada suami Anda bahwa ini hanya terjadi selama masa kehamilan.

11. Peningkatan temperatur tubuh
Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu tubuh ibu akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.

12. Bau Badan
Mungkin tanda ini jarang ditemui pada wanita hamil. Namun jika memang muncul bau badan, maka adanya peningkatan hormon yang berlebih sehingga menyebabkan kelenjar keringat meningkat.
13. Pusing atau pingsan
Mungkin Anda sering menonton adegan wanita hamil yang pingsan. Namun faktanya ini dapat terjadi karena kadar jumlah gula di tubuh yang rendah. Oleh karena itu, pastikan anda cukup makan dan tentunya banyak minum supaya tidak kekurangan cairan tubuh.

14. Munculnya bercak darah
Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi atau menempelnya embrio.

15. Hasil positif pada tes kehamilan
Anda tidak akan tahu pasti apakah anda menjadi seorang ibu sampai anda melakukan tes kehamilan. Jika Anda mendapatkan hasil negatif dan masih belum mendapatkan haid, mungkin itu hanya saja anda terlalu dini untuk melakukan tes kehamilan.

di ambil dr www.metrotvnews.com
   
18-10-2010 16:05:04 mitos kehamilan?
Jumlah Posts : 31
Jumlah di-Like : 1
Wah menarik juga nih untuk dibahas. Saya ada artikel seputar mitos kehamilan, semoga membantu.

Takhayul Atau Logis? “Amit-amit jabang bayi..” Itulah kalimat yang sering diucapkan ibu hamil ketika mendengar atau habis berkata sesuatu yang buruk. Banyak hal yang kemudian menjadi pantangan dan tabu selama hamil. Takhayulkah itu? Atau logis?   

Mungkin Anda termasuk orang yang tak peduli tabu saat hamil. Bagi Anda, kondisi fisik dan mental janin tidak ditentukan oleh pelanggaran terhadap pantangan. Namun, tak bisa dipungkiri, aneka pantangan tersebut muncul dan terus diturunkan (hingga sampai pada Anda!) tentu ada yang 'istimewa', tak semata takhayul. Bisa jadi ada pesan moral dan pesan yang menyangkut kesehatan di dalamnya.

Menyiksa dan membunuh binatang. Kata orang, jika suami atau istri melanggar pantangan ini, fisik anak yang dilahirkan kelak menyerupai binatang yang disiksa atau dibunuh. Sifat anak jadi sadis, dan tega membunuh. Betapapun Anda marah besar terhadap binatang tertentu, toh orang tua kita jauh-jauh hari berpesan agar Anda berdua tidak menyakiti binatang.
Pesan moral: Selama hamil, calon ibu dan ayah dituntut mengendalikan emosi. Kemampuan mengendalikan emosi sangat dibutuhkan dalam mengasuh anak, karena anak-anak kerap melakukan hal-hal yang bisa memicu kemarahan.

Menghina, membenci dan mencela. Tak boleh dilakukan baik suami mapun istri. Pelanggaran terhadap larangan ini mengakibatkan anak lahir menyerupai orang yang dihina atau dicela, baik fisik maupun sifat.
Pesan moral: Pengendalian diri! Anak mempelajarinya sejak dalam kandungan. Orang tua mengasuh anak sejak anak dalam kandungan. Dua hal ini menjadi landasan, mengapa orang yang sedang hamil tidak boleh menghina atau mencela.

Duduk atau berdiri di ambang pintu. Tidak boleh, karena duduk atau berdiri lama di ambang pintu menyulitkan proses persalinan normal.
Pesan kesehatan: ambang pintu tempat lalu lalang angin. Paparan angin yang terlalu lama bisa mengganggu kesehatan ibu hamil.

Belanja kebutuhan bayi. Pantang dilakukan sebelum usia kandungan masuk bulan ke 7. Pamali!
Pesan moral: Usia kandungan trimester tiga dianggap sudah kuat. Janin sudah berwujud bayi. Membeli pakaian dan perlengkapan bayi lebih relevan ketimbang membeli keperluan bayi saat janin belum berwujud bayi. Jangan sampai perlengkapan yang sudah dibeli mubazir, karena kehamilan di usia awal masih rentan gagal.

Potong rambut. Sebagian masyarakat Jawa meyakini, potong rambut saat hamil akan memotong jalan lahir, alias tidak bisa melahirkan secara normal. Ini hanya pesan moral untuk kelancaran proses melahirkan secara normal, bukti medis tidak mendukung mitos ini.

Jadi, akankah Anda percaya akan pantangan dan hal-hal yang dianggap tabu itu? Coba ubah pola pikir Anda, dan mungkin Anda akan menemukan alasan yang logis dibalik semua larangan-larangan yang sudah turun-temurun itu.

Lam kenal
   
05-10-2007 14:21:17 Sensitif...
Jumlah Posts : 142
Jumlah di-Like : belum ada like
bu, memang sebagian besar perempuan hamil akan sensitif, ya sama pas kita mau menstruasi. tapi jangan bener2 mau dikendalikan rasa sensitif. saya dulu gitu, tapi ya saya lawan, saya bawa enjoy, emang saya juga pingin banget marah2 ma suami, tapi sebelum marah saya pikir, kenapa hrs memarahi dia, yang ada saya dan suami membicarakan nya.. saya bilang klo' saya pingin marah ama dia. nah lain kali, klo' pas saya beneran marah ma dia, dia dah tau saya marah na tidak dari hati.. tapi dari perasaan "aneh itu tadi" Dibawa happy aja bu. yg penting terbuka ma suami aja. tar dia ga akan bikin ibu marah deh.. dijamin, tar sering diajak keluar jalan-jalan, nonton.. wah itu kegiatan saya saat hamil.. enjoy bgt!!
   
Jumlah Posts : 203
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda Lala, suami bersikao seperti itu pasti karena ada pemicu nya, apakah pemicu itu dari luar atau malah dari diri kita yang buat suami menjadi stress sampe berani marah dan main tangan (mukul). Wanita hamil itu memang super sensitif, dan sikap terhadap suami terbagi menjadi dua. Ada yang saat hamil menjadi sangat2 benci terhadap suami atau sebaliknya menjadi sangat sayang dan ga mau jauh2 dari suami. Mungkin bunda Lala termasuk tipe yg pertama yaitu membenci suami dengan cara berlebihan, sehingga melihat wajah nya aja ga suka, diajak ngomong dikit sensitif, emosi, marah. Itu bisa jadi pemicu suami juga muntuk marah dan kasar terhadap Bunda Lala.
Saran saya, bunda Lala banyak berdoa untuk diberi jalan terbaik, kehamilan itu anugerah, mungkin kalo baby nya udah lahir semuanya akan berjalan normal seperti biasa, baby nya bisa membawa kebahagiaan dan keharmonisan dalam rumah tangga Bunda Lala. Jangan berfikiran singkat ya Bun. Setiap anak tidak menginginkan ketimpangan dalam rumah tangga orang tua nya.