SITE STATUS
Jumlah Member :
493.829 member
user online :
1376 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: saat hamil makanan seperti nyangkut di d

New Topic :  
01-06-2016 14:03:45 "kista di indung telur"
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear Bunda,

Adanya kista dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Kista apakah yang Bunda alami?

Kista pada organ reproduksi dapat terjadi pada daerah ovarium yang terdiri dari jaringan-jaringan ovarium, kista ini umumnya diperngaruhi oleh perubahan hormonal dan siklus menstruasi serta tidak berbahaya.

Kista lainnya dapat terjadi pada ovarium yang disebabkan dari keadaan endometriosis. Kista coklat adalah kista yang terbentuk dari gumpalan darah dan terjadi dari endometriosis (endometriosis itu sendiri adalah adanya jaringan dari uterus atau rahim yang terletak di luar uterus, sehingga pada saat timbulnya menstruasi, daerah yang terdapat endometriosis itu juga mengalami perdarah selayaknya menstruasi) yang berlanjut menjadi kista, biasanya terletak pada daerah ovarium atau saluran tuba. Kista ini dikategorikan jinak. Untuk mengatasi kista ini bila masih dalam ukuran kecil kurang dari 5cm diameter, maka dengan cara hamil buatan (pemberian hormonal agar tubuh anda berada dalam situasi seperti hamil atau tidak menstruasi selama 9 bulan) atau dengan cara hamil kembali seperti yang di sarankan oleh dokter anda karena dalam keadaan ini hormone progesterone akan membantu meredakan keadaan endometriosis.

Ukuran kista bisa saja berubah dan belum terlihat pada pemeriksaan awal. Selain itu pemeriksaan menggunakan USG juga dipengaruhi oleh hal-hal seperti tebalnya lemak, tebalnya kulit, posisi pemeriksaan dan lain-lain.

Adanya gangguan haid juga bisa berhubungan dengan adanya kista pada ovarium. mengenai penanganannya tergantung pada ukuran dan jenis kista itu sendiri. Sebaiknya tidak meminum ramuan atau pengobatan tanpa saran dokter Kandungan Bunda. Jagalah gaya hidup  yang sehat seperti olahraga yang teratur, berat badan yang baiks esuai BMI, pola makan yang baik, sumber makanan yang segar dan manajemen stress yang baik.

   


13-04-2010 11:03:47 varises saat hamil
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15

Varises Ganggu Ibu Hamil, Bisa Pendarahan Saat Bersalin

Wanita hamil umumnya selalu mengalami varises atau pelebaran pembuluh darah vena (balik). Ini memang banyak dijumpai pada wanita hamil, terutama di kaki, berupa tonjolan biru melingkar-lingkar seperti cacing.

Biasanya, bila varises muncul di kaki, maka di vagina pun akan muncul. Tentu tak menutup kemungkinan bila kakinya mulus-mulus saja, tetap bisa muncul varises di vagina. Bentuk varises di vagina tak jauh beda dengan varises di kaki. 

Dr Masdulhag SpOG mengatakan, varises terjadi karena ada kelemahan pada dinding otot pembuluh darah atau ada gangguan pada klep vena, sehingga peredaran darah jadi tak lancar. Namun pada wanita hamil, kemunculan varises biasanya dikaitkan dengan perubahan hormonal.
Seperti diketahui, saat hamil terjadi peningkatan hormon progesteron yang mengakibatkan perubahan fisik dan psikis. Payudara ibu akan membesar, tubuh terasa lemas, pusing, mual, muntah, dan lainnya. Berbarengan dengan itu, elastisitas pembuluh darah, arteri maupun vena, semakin bertambah lentur. Akibatnya, pembuluh darah, terutama vena, jadi tambah besar dan melebar.

”Sebenarnya, pelebaran pembuluh darah ini sangat bermanfaat untuk menyuplai bahan makanan ke janin. Dengan pembuluh darah yang semakin lebar, transportasi makanan ke janin akan semakin lancar, sehingga pertumbuhan janin pun lebih optimal,” ujarnya.
Hanya, terkadang aliran darah dari anggota gerak bawah, yaitu kaki, juga panggul seperti anus dan vagina, tidak dapat berbalik dengan lancar ke atas (jantung).

Hal ini disebabkan oleh tekanan yang lebih kuat akibat pembesaran rahim, disebut efek mekanik yang membuat bendungan, sehingga menghambat jalannya darah dan terjadilah pelebaran vena, disebut dengan varises.

Menurutnya, varises di vagina saat hamil bisa muncul kapan saja, entah di kehamilan trimester pertama, kedua, atau ketiga. Bila sebelum hamil sudah muncul varises di kaki, bisa saja saat hamil varises muncul sejak di trimester pertama. Biasanya, semakin tua usia kehamilan, varises akan semakin parah, karena bendungan dari rahim yang kian besar semakin kuat. “Apalagi jika sebagian kepala janin sudah turun ke rongga panggul, aliran darah dari bawah ke atas semakin tidak lancar. Varises semakin membesar dan bertambah parah,” paparnya.

Dikatakannya, risiko varises semakin besar terjadi pada wanita yang pernah hamil dan melahirkan anak lebih dari 2 kali, juga pada wanita hamil usia di atas 40 tahun. Sebabnya, arteriosclerosis (penebalan dinding pembuluh darah) yang dialami mereka, berdampak pada dinding pembuluh darah yang kehilangan daya lentur/elastisitasnya. Kekakuan ini akan menghambat aliran vena sehingga memudahkan varises muncul.

Risiko varises yang parah akan semakin besar pada ibu hamil yang terlalu lama berdiri atau duduk. Misalnya, ibu hamil yang bekerja sebagai sales promotion girl (SPG), harus berdiri sepanjang hari. Juga, ibu hamil yang bekerja sebagai sekretaris dimana harus duduk terus-menerus.

Bila varisesnya berat, kata dia, dikhawatirkan ibu akan mengalami perdarahan hebat saat bersalin. Bila tertekan tubuh janin yang akan lahir, maka gesekannya dapat membuat varises pecah dan mengeluarkan darah. Tak hanya tertekan tubuh janin, saat mengejan pun bisa saja pembuluh darah pecah karena otot-otot di seputar vagina menegang dan keras. Perdarahan hebat ini bisa berdampak, ibu kehilangan banyak darah, lemas, sulit bekerja sama sehingga persalinan menjadi lebih lama. Persalinan lama dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan ibu juga janin.

Jika demikian biasanya ibu dianjurkan untuk bersalin melalui operasi sesar. Agar perdarahan yang tak diinginkan ini tidak terjadi, maka setiap ibu hamil yang mengalami varises di daerah bibir kemaluan (labia) harus menjalani inspeksi keadaan varises di dinding vagina. Bila dokter menilai hal tersebut berbahaya, maka jangan melahirkan normal.

Hingga saat ini, varises di vagina maupun di anus selama kehamilan masih sulit diobati. Pasalnya, pengobatan memiliki dampak riskan terhadap janin. Salah-salah, varises terobati tetapi pertumbuhan janin malah terganggu. Kalaupun perlu obat, jika terasa sakit dan pegal misalnya, pemberian obat suntik bisa saja diberikan. “Itu pun harus dengan pertimbangan matang. Obatnya harus benar-benar aman bagi janin. Atau diberikan vitamin seperti vitamin B1, B6, dan B12 yang bekerja untuk saraf,” tambahnya.

Karena sulitnya pengobatan itulah, jalan terbaiknya adalah mencegah varises muncul. Caranya dengan rajin berolahraga seperti senam, tak menggunakan pakaian ketat, sesering mungkin mengangkat kaki sedikit lebih tinggi dari tubuh, cukup istirahat, dan melakukan pijatan jika otot kaki terasa pegal.

Semua ini bertujuan melancarkan peredaran darah di seluruh tubuh. Olahraga yang teratur dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan ibu dan janin akan sangat membantu dalam menghindari terjadinya varises yang berlebihan.

Varises karena kehamilan biasanya akan hilang atau mengecil setelah bersalin. Sebab, selain hormon yang stabil, bendungan aliran darah akibat pembesaran rahim pun akan menghilang.

“Jadi, ibu tak perlu risau lagi dengan varises di vagina. Hanya, waktu menghilangnya berbeda-beda pada setiap ibu, ada yang cepat dan ada yang lambat. Ada yang beberapa hari sudah hilang, tetapi ada yang sehabis nifas baru hilang,” kata dia.

Memang, ada juga yang varisesnya tak menghilang dan cukup besar. Bila demikian, perlu penanganan dokter lebih lanjut. Mungkin varises sebelumnya terlalu parah sehingga perlu penanganan lebih serius.

semoga membantu

salam

putri a.k.a zach mom's
   
28-04-2016 07:46:38 cairan dari tempat Asi
Jumlah Posts : 35
Jumlah di-Like : belum ada like
bun bun mau tanya, saat hamil kan Asi sudah mulai d produksi, nah kemarin waktu usia kehamilan saya masuk ke 24 weeks itu keluar semacam cairan bening, saya tanya sana sini kata nya kolostrum , yg jadi pertanyaan saya apa cairan ini akan terus keluar selama masa kehamilan sampai tiba waktu menyusui nanti? soalnya sampai saat ini cairan ini masih keluar dr tempat asi saya,, dan setau saya kolostrum kan makanan terbaik saat bayi lahir selama 3 hari, apa nanti tidak akan habis??? bunda" yg tau tolong bantu penjelasannya yaaa, trimakasiiihh
   


Jumlah Posts : 17
Jumlah di-Like : belum ada like
Makanan pedas tidak akan membahayakan perkembangan janin dalam kandungan, namun bisa mempengaruhi kondisi ibu hamil. Prinsipnya kondisi tubuh ibu hamil berbeda-beda sehingga ada yang bisa mengkonsumsi makanan pedas tanpa ada masalah, namun pada sebagian ibu hamil makanan pedas bisa menimbulkan rasa mulas dan gangguan percernaan lainnya.

Makanan pedas juga bisa mempengaruhi morning sickness pada ibu hamil, seperti mual, muntah, dan sakit perut akibat perubahan kadar hormon. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi berbagai makanan yang bergizi seimbang supaya Anda dan janin menerima nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Para ahli medis menegaskan bahwa makanan pedas aman dikonsumsi saat hamil. Makanan pedas tidak akan membahayakan janin dan ibu yang mengandung, namun akan membantu janin menyerap kandungan zat dalam makanan meski makanan itu pedas.
   
04-07-2014 13:49:22 puasa ibu hamil
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Wa'alaikumsalam bunda Aisah Fajriyah Afmas,

Sebaiknya saat hamil penggunaan obat-obatan di minimalkan, banyak minum air putih hangat dan kurangi konsumsi makanan berminyak/gorengan. Bila keluhan bertambah bunda dapat minum obat Laserin atau OBH.

   


Jumlah Posts : 3025
Jumlah di-Like : 1
kl ga bau ma ga gatel sih gpp bun.. nah kl mslh sperma dkeluarin di dlm ini aq ada artikel'y bun... Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan ibu hamil adalah, bolehkah berhubungan seks ketika hamil? Menurut dr Tri Yuniarti, SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Yadika, hubungan seks sebenarnya aman dilakukan saat hamil, asalkan tahu batas-batas keamanan yang boleh dilakukan. "Sebenarnya yang berbahaya bukan hubungan seksnya, namun sperma yang masuk ke dalam rahim saat hamil," katanya, saat talkshow "Rahasia Hamil Sehat agar Janin Sehat dan Cerdas" yang diadakan oleh Tabloid Nakita di RS Yadika, Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu (4/2/2012) lalu. Sperma mengandung suatu zat tertentu yang bisa menyebabkan reaksi sensitif pada mulut rahim, dan hal ini akan sangat berbahaya untuk janin. Maka ketika berhubungan seks saat hamil, sebaiknya sperma dikeluarkan di luar vagina atau dengan menggunakan kondom. Meski mengandung protein, sperma sebenarnya tidak memiliki manfaat bagi perkembangan janin. Sperma justru akan berbahaya bagi janin. Zat dalam sperma ini akan memicu reaksi kontraksi dini, sehingga bisa menyebabkan kelahiran prematur, atau ancaman keguguran jika usia kehamilan masih muda. "Ketika melakukan hubungan seks dalam usia kehamilan yang masih muda, sebaiknya berhati-hati karena gerakan atau guncangan yang terlalu kuat bisa berbahaya bagi janin. Selain itu, si ibu juga jangan sampai terlalu lelah," tukasnya. Hubungan seks aman dilakukan selama kehamilan trimester pertama sampai usia kandungan tujuh bulan. Pengurangan frekuensi seks harus dilakukan ketika usia kandungan sudah mencapai tujuh sampai sembilan bulan. "Pada usia kehamilan ini, perut sudah lebih membesar sehingga lebih sulit untuk berhubungan seks, dan akan lebih menekan perut sehingga berbahaya bagi janin. Selain itu, sperma yang ada di dalam juga akan memicu kelahiran prematur," jelasnya. Meskipun seks ini pada dasarnya aman dilakukan saat hamil, ada beberapa kondisi kehamilan yang tidak memungkinkan si ibu untuk melakukan hubungan seksual sama sekali, ataupun sedikit mengurangi frekuensinya: 1. Ancaman keguguran Ada ibu hamil dengan kondisi kehamilan yang lemah, atau kehamilan yang berbahaya. Ketika kehamilan ini memiliki resiko yang tinggi terhadap ancaman keguguran, sebaiknya hindari hubungan seks sama sekali. "Konsultasikan tentang kekuatan si janin pada dokter. Karena kehamilan yang lemah bisa saja berubah setelah usia kehamilan beberapa minggu, dan janin menjadi kuat," tambahnya. Pada beberapa kehamilan yang beresiko, hubungan seks -sekalipun tanpa memasukkan sperma ke dalam vagina atau sudah menggunakan kondom- akan tetap menimbulkan resiko, seperti flek atau rasa mulas. "Flek ini bisa berbahaya untuk kehamilan. Karena adanya flek menandakan bahwa ada masalah dengan janin Anda. Sedangkan rasa mulas bisa menandakan adanya kontraksi rahim dini sehingga bisa menyebabkan terjadinya keguguran atau lahir prematur," bebernya. 2. Plasenta previa Placenta previa merupakan salah satu kelainan kehamilan, dimana ari-ari menutupi jalan lahir bayi. Plasenta ini menghalangi serviks, menyebabkan terjadinya pelebaran serviks prematur, dan beresiko mengalami persalinan prematur. Placenta previa sendiri dibagi menjadi beberapa kondisi, yaitu placenta previa lateralis (bila hanya sebagian pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta), placenta previa marginalis (kondisi pinggir plasenta berada tepat pada pinggir pembukaan jalan lahir), dan placenta previa letak rendah (plasenta berada 3-4 cm di atas bagian pinggir pembukaan jalan lahir).
   
27-01-2012 16:32:57 kram perut saat hamil
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
salam dokter tanti,, saya dian. usia kandungan saya sekarang 20 minggu tapi sejak akan masuk usia 4bulan mulai sering kram, perut bagian atas kembung kadang seluruh bagian perut terasa sakit karna susah kentut dan BAB.
padahal di bulan 1-3 kebalikannya saya sering kentut dan BAB normal.
terakhir USG usia 3.5bulan, dokter menyatakan bayinya sehat.
tapi hingga sekarang perut kram terus saya alami. biasanya 2-3hari kram lalu sehat kemudian kram lagi. saat ini suplemen yg dikonsumsi folamil genio.
mohon solusinya dari bu dokter, terimakasih.

Dari : dian permatasari

Jawaban:

Dear Bunda,

Perut terasa kembung saat hamil kerap terjadi dan di karenakan adanya perubahan hormonal yang mempengaruhi keadaan lambung anda. Apabila anda merasakan kram pada perut terasa seperti adanya kontraksi dapat berupa kontraksi palsu yang hanya terjadi sesekali saja dan menghilang dengan adanya perubahan posisi anda. Bila kram tersebut terjadi terus menerus dan semakin lama semakin teratur, tidak menghilang meskipun anda merubah posisi, maka kemungkinan kram tersebut adalah kontraksi yang sesungguhnya dan segeralah menghubungi dokter anda. Rasa tegang pada perut dianggap normal terjadi sesekali dikarenakan bertambahnya beban dan regangan pada rahim anda. Beristirahatlah sejenak bila anda merasakan kram tersebut, aturlah nafas anda dan duduklah dalam posisi rileks. Demikian jawaban saya, semoga dapat membantu.
   
11-11-2011 09:05:22 pengen cepet hamil..
Jumlah Posts : 10
Jumlah di-Like : belum ada like

Kenali 15 Tanda Kehamilan

Lifestyle + / Senin, 26 Juli 2010 11:17 WIB BANYAK perempuan yang merasa bingung apakah dirinya sudah hamil atau belum setelah sepekan atau dua pekan melakukan hubungan intim dengan pasangan. Apakah Anda termasuk di antaranya?

Berikut adalah 15 tanda-tanda kehamilan pada diri Anda:

1. Payudara terasa sakit atau nyeri
Menggunakan bra setelah bangun pagi akan menjadikan derita tersendiri. Payudara juga akan terasa sakit dan nyeri saat dipegang. Payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Dalam hal ini, disarankan wanita hamil menggunakan bra yang nyaman atau berukuran lebih besar pada saat tidur yang dimaksudkan untuk memberi kenyamanan bergerak.

2. Rasa lelah yang berlebih
Rasa lelah yang berlebih akan membuat Anda cepat tertidur. Hal ini disebabkan dari perubahan hormon dan juga akibat dari kinerja organ-organ vital untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan janin. Biasanya rasa lelah ini hanya pada trimester pertama dan akan hilang saat memasuki trimester kedua.
3. Mual
Ini merupakan tanda-tanda yang paling dikenal oleh para wanita hamil. Pemicunya adalah adanya peningkatan hormon secara tiba-tiba pada aliran darah. Gejala mual ini biasanya terjadi selama enam minggu saat anda dinyatakan hamil. Biasanya mual akan datang pada pagi, siang dan malam hari. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasi mengenai hal ini ke dokter Anda, karena akan mengganggu kehamilan.

4. Sering buang air kecil
Jika Anda tidak bisa tidur akibat seringnya bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil, mungkin ini adalah tanda anda sudah hamil. Selama kehamilan, tubuh Anda memproduksi cairan tambahan untuk janin anda. Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh.

5. Sakit kepala
Memang terdengar aneh, karena sakit kepala sering dialami juga oleh orang yang tidak hamil. Namun akibat dari banyaknya perubahan hormon di dalam tubuh, sehingga disertai juga dengan perubahan hormon yang ada di kepala. Jika Anda terbukti hamil dan mengalami sakit kepala, gunakan pg-safe acetaminophen dibandingkan dengan ibuprofen.

6. Sakit punggung
Sakit punggung yang dirasakan saat hamil dikarenakan beberapa ligamen di punggung Anda sudah tidak ada. Sakit ini akan terus berasa saat berat badan anda bertambah dan selama masa kehamilan.
7. Kram
Apakah ini PMS atau hamil. Memang kram akan dialami oleh wanita hamil karena rahim yang akan membesar dan merenggang untuk menyiapkan tempat bagi bayi Anda.

8. Ngidam
Sudah tidak asing lagi mendengar kata ini saat ada seseorang yang sedang hamil. Mau ini, mau itu lalu tiba-tiba Anda ingin makan buah-buahan yang rasanya asam, padahal sebelumnya sangat benci terhadap buah yang rasanya asam. Jika Anda menjadi pemerhati masalah makanan, mungkin ini adalah tanda-tanda sedang hamil.

9. Sembelit
Sembelit ini terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.

10. Moody
Sering marah-marah pada suami, cepat mengalami perubahan pada tingkah laku. Hal ini disebabkan dari banyak munculnya hormon-hormon baru di tubuh Anda. Yakinkan pada suami Anda bahwa ini hanya terjadi selama masa kehamilan.

11. Peningkatan temperatur tubuh
Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu tubuh ibu akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.

12. Bau Badan
Mungkin tanda ini jarang ditemui pada wanita hamil. Namun jika memang muncul bau badan, maka adanya peningkatan hormon yang berlebih sehingga menyebabkan kelenjar keringat meningkat.
13. Pusing atau pingsan
Mungkin Anda sering menonton adegan wanita hamil yang pingsan. Namun faktanya ini dapat terjadi karena kadar jumlah gula di tubuh yang rendah. Oleh karena itu, pastikan anda cukup makan dan tentunya banyak minum supaya tidak kekurangan cairan tubuh.

14. Munculnya bercak darah
Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi atau menempelnya embrio.

15. Hasil positif pada tes kehamilan
Anda tidak akan tahu pasti apakah anda menjadi seorang ibu sampai anda melakukan tes kehamilan. Jika Anda mendapatkan hasil negatif dan masih belum mendapatkan haid, mungkin itu hanya saja anda terlalu dini untuk melakukan tes kehamilan.

di ambil dr www.metrotvnews.com
   
30-05-2011 11:45:37 endometriosis (kista coklat)
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
dear dokter..,pada tgl 20 april 2011 kemarin saya operasi cesar karena kehamilan dengan placenta previa. saat itu dokter mengatakan saya ada kista coklat, tetapi tidak dikatakan ukuran dan letaknya. yang ingin saya tanyakan, apa itu kista coklat?? berbahayakah bagi (nyawa) saya?? dokter kandungan jg menyarankan saya unt memilih KB suntik 3bln serta segera hamil kembali setelah kira2 2xsuntik KB..,Kenapa itu, dok??
mohon sarannya, terimakasih sebelumnya.

Dari : indie habibi

Jawaban:

Dear Bunda,

Kista coklat adalah kista yang terbentuk dari gumpalan darah dan terjadi dari endometriosis (endometriosis itu sendiri adalah adanya jaringan dari uterus atau rahim yang terletak di luar uterus, sehingga pada saat timbulnya menstruasi, daerah yang terdapat endometriosis itu juga mengalami perdarah selayaknya menstruasi) yang berlanjut menjadi kista, biasanya terletak pada daerah ovarium atau saluran tuba. Kista ini dikategorikan jinak. Untuk mengatasi kista ini bila masih dalam ukuran kecil kurang dari 5cm diameter, maka dengan cara hamil buatan (pemberian hormonal agar tubuh anda berada dalam situasi seperti hamil atau tidak menstruasi selama 9 bulan) atau dengan cara hamil kembali seperti yang di sarankan oleh dokter anda karena dalamkeadaan ini hormone progesterone akan membantu meredakan keadaan endometriosis. Demikian jawaban saya semoga dapat membantu anda.
   
Jumlah Posts : 583
Jumlah di-Like : 5
woww ... baru di tinggal 2 hari udah rame .... senengeuy.com ...!!  hehe

ohya, ngulet apaan yah bun ?? ... (oops !! .. hehe .. maap, dulu di sekolah, pelajaran bahasa indo nilainya ga smpe 10 soalnya ... xixixiii... bercanda ... :D)

ohya, kmrn aku bnyk terima ilmu dr org2 yg aku temui. pertama aku ke dokter gigi,sambil nunggu antrian eh .. istri (asisten) si dokter malah bagi2 ilmu ttg kehamilan, pdhl mrk dokter gigi ... hahaaaaa  ... katanya ...
1. untuk kenaikan berat badan disarankan smpe dgn 12 kg (itu udh termasuk bengkak di mana2 ... spt yg di tulis ama bunda deroyesa), karena nanti di saat melahirkan, otomatis yg keluar dr dlm perut sktr 6 -7kg ( utk ukuran di sini bayi kira2 ..  3 - 3,5 kg, trus nanti plasenta, air dsbx ....) jadi sisanya itu lemak kita. nah, kl kita kelebihan lemak ... butuh perjuangan .. karena mengingat saat hamil, mgkn lemak bisa di mana2 ... hehhee ...
2. USG cenderung lebih detail ttg usia kehamilan (brp minggu ?) ... karena kadang hitungan HPHT hny hitungan kasar, bisa kurang, .. tp siapa tau malah bisa lebih ?? ... dan itu pengaruh buat para bunda yg bekerja, dan harus menentukan kapan cuti hamilnya .... (kl di sini, usia kehamilan 6-7 bln udh dpt cuti melahirkan selama 6 bln .. asyik kan ?? heheeee ..)
3. kalo hamil muda, di sarankan utk banyak istirahat dan jangan terlalu sering berkendaraan. khususnya, buat bunda yg pernah bermasalah dgn kehamilan sblmx (spt, keguguran, dikuret dll) kebetulan aku pernah bermasalah kan, di kehamilanku yg pertama dulu .....
4. tapi kalo toh seandainya terjadi pendarahan di usia kehamilan trimester pertama, itu ga papa !! jgn disesali .. karena tubuh kita siap menampung yg terbaik, shg kl ada yg tdk benar  ...  tubuh kita bertindak sendirinya utk membuang yg tdk baik tsb (wow !! yg ini, rada susah buat ku terjemahkan ... aku harap bisa dimengerti oleh para bunda. hahaaaa ...)

kalo aku sih, orangnya sangat menerima segala masukan apalagi ttg kehamilan. karena masing2 wanita tidak semuanya sama dalam kehamilan mrk.

sejauh ini, sekian dulu informasi yg dpt ku bagikan ke para bunda, semoga bermanfaat ya ...  buat bunda2 yg pny info tambahan lainnya, monggo masukin di sini, karena kl bisa kita tetap berkomunikasi smpe melahirkan nanti ... wokeehh ??

NB : ohya, setuju tuh aku .... siapa yg usulkan masukin foto di sini, nanti kalo perut udah gede ??? ... boleeeehhh !!! hahahhaaa .... seru euy !!! hahaa ...

happy pregnant bunda .... jaga kondisi baik2 ya ... semoga bunda dan si bayi, tetap sehat sejahtera selalu. Amin....

*conny*
   
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15
’’Kejadian ISK semakin meningkat dengan usia kehamilan, yaitu 2% pada trimester I kehamilan, 52% pada trimester ke II dan 46% pada trimester ke III kehamilan,’’terang Yuri.
Bagaimana efek ISK saat hamil?. Adanya infeksi bakteri di saluran kemih dapat menyebabkan kontraksi prematur pada rahim. Adanya kontraksi rahim pada trimester pertama kehamilan dapat menyebabkan keguguran (abortus).

Sedangkan pada kehamilan lanjut, setelah usia 24 minggu dapat meningkatkan risiko terjadinya persalinan prematur yang dapat menyebabkan ketuban pecah sebelum waktunya. Efek pada janin yang dikandung bisa terjadi pertumbuhan janin terhambat dan berat badan lahir rendah.

Jadi, bagaimana cara pencegahannya?.
Pencegahan yang terbaik adalah banyak minum air putih kurang lebih 10 gelas perhari, bila ingin berkemih, segeralah, jangan ditunda-tunda.
Gunakan pakaian dalam yang menyerap keringat dan tidak menggunakan pembalut tipis (pantyliner) dalam jangka waktu lama. Bila anda sedang hamil dan merasakan gejala ISK, segeralah ke dokter terdekat.

Biasanya dokter akan menyarankan anda untuk melakukan pemeriksaan urin untuk mengetahui adanya infeksi atau tidak. Bila terdapat infeksi dokter akan segera memberikan terapi berupa antibiotik yang aman dikonsumsi ibu hamil seperti golongan beta lactamase (sefalosporin) maupun antibiotik macrolides untuk bakteri gram positif.

semoga membantu

salam

putri a.k.a zach mom's
   
Jumlah Posts : 1000
Jumlah di-Like : 11
hai bunda nia.... salam kenal yaa.... perubahan hormon saat hamil berfariasi efek yg di timbulkan bagi ibu hamil... ada yg timbul jerawat, ada yg terlihat cantik n bersih,flek2 diwajah/di leher, dll... itu normal aja ko mom, tidak perlu khawatir....asal kita tetep sll menjaga kebersihan tubuh & makan makanan yg mengandung gizi n vitamin yg tenetunya baik untuk mom & baby... semoga bermanfaat.. salam manis, bunda nenni & zahwa
   
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like
salam kenal Putri...   konstipasi saat hamil, saya pernah baca di artiket info bunda, itu memang wajar koq (coba deh putri cari di artikel Info bunda). Maka dari itu, ibu hamil dianjurkan banyak makan makanan yg berserat. Banyak makan sayur yang berwarna hijau. gitu Putri....   O,ya, tadi baca di tabloid, ada iklan, minum vitacharm kayaknya membantu (ituloh tantangan 3 hari minum vitacharm). Tapi kalo saya pribadi, lebih baik banyak makan sayur2an dan buah2an yang berserat. Lebih alami.   moga2 membantu ya...   wasalam,   mama azka, madiun
   
02-04-2017 10:08:15 perkenalan
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
ass amankan berhubungan badan saat hamil tapi sperma suami saya d masukkan
   
Jumlah Posts : 289
Jumlah di-Like : belum ada like

itu wajar bund karena perubahan hormon saat hamil, aku sering tanya di bidan, di fb susu lovamil dan di google jawabannya sama, yg penting keputihannya gak berubah warna dan berbau  bund itu masih wajar jadi bunda jangan khawatir, ganti aja sering-sering celana dalam dan usahakan kering daerah miss v kalo abis cebok bund