SITE STATUS
Jumlah Member :
482.170 member
user online :
2439 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: posisi janin 32 minggu letaknya serong m

New Topic :  
Jumlah Posts : 25
Jumlah di-Like : belum ada like
Bunda......sekarang kehamilan aq masuk 27 minggu....kan domisili skr di maluku utara....kerja gitu bun....asal mah dari bandung....naaah...hitungan dokter di bandung ama di ternate sini beda sekitar 2 minggu....kalo HPL sih sama....sbetulnya masuk akal juga...jadi kalo dokter di bandung ngitung umur kehamilan gituh..nah kalo d ternate ngitung umur janin...jadi skr kalo itungan dokter di bandung 27  minggu...menurut dokter ternate 25 minggu....

Yang skr bikin galau....aq nentuin cuti nya kapan..kan kalo mau pulang k bandung...maksimal umur kehamilan 32 minggu karna pake pesawat....Nah ikut umur 32 minggu yg mana ya???kepengen sih ikut yg ternate....jadi umur janin 32 minggu....umur kehamilan 34 minggu....tapiiiiii....yg bikin galau...aman ga ya naik pesawat di umur kehamilan segitu?naik pesawat yang langsung dari ternate ke jakarta itu skitar 3jam lebih dikit......

Kalo pake yang dokter bandung mesti cuti awal januari.....sedangkan HPL skitar 21 februari...kan lumayan ya bun kalo cuti nya pertengahan januari (dokter ternate)...beda 2 minggu..bisa diabisin ntar abis lahiran....

oh ya...faktor umur minimal buat bawa bayi naek pesawat juga yg jadi pertimbangan saya lebih milih ikut dokter ternate...kan berarti bisa lebih dari sebulan pas aq bawa dd bayi pulang ke ternate....hehe

Gimana ya buuun???minta sarannya....makasiiiiiiiiiiiiiiihhhh
   


16-06-2016 12:19:35 perut melipat/ada lipatan
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Suplemen untuk ibu hamil pada umumnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam folat yang sangat penting pada kehamilan terutama awal kehamilan. Asam folat dapat mencegah kejadian keguguran serta kecacatan pada janin.
Suplemen makanan merupakan bentuk konsentrat dari vitamin, mineral dan lainnya untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi Anda. Namun, suplemen makanan tidak dapat menggantikan ataupun dijadikan sumber nutrisi utama untuk mencukupi kebutuhan gizi yang seimbang. Memakan buah dan sayur sangat penting terutama karena mengandung serat alami dan kandungan vitamin dan mineral lainnya yang diperlukan oleh tubuh.  Kegunaan asam folat antara lain untuk mencegah resiko terjadinya keguguran, mencegah adanya kecacatan pada persyarafan janin dan membantu pembentukan sel darah merah. Pada ibu menyusui juga di anjurkan untuk mengkonsumsi asam folat karena kebaikan dan manfaat zat tersebut. Asam folat tergolong aman untuk di konsumsi sebelum maupun saat hamil, juga ketika menyusui. Apabila anda tidak memiliki keadaan kontraindikasi terhadap asam folat seperti alergi dan lainnya maka aman untuk menggunakan asam folat, namun lebih baik anda memberitahukan dokter anda untuk hal ini. Mengonsumsi asam folat 400mcg/hari pada trimester pertama dan meneruskan hingga 600mcg/hari pada kehamilan 4-9 bulan mengurangi resiko bayi mengalami gangguan lain, seperti cacat celah bibir dan langit-langit, kelahiran premature, bayi lahir dengan berat rendah hingga keguguran. Makanan alami yang tinggi akan asam folat yakni sayuran berdaun seperti bayam, brokoli, salada, okra, asparagus, dll. Selain sayuran, buah-buahan seperti pisang dan melon juga tinggi akan asam folat. Kacang-kacangan termasuk kacang tanah dan kacang merah juga bisa menjadi alternatif lain.

Sampai saat ini belum ditemukan adanya bahaya penggunaan USG pada kehamilan dan tidak ada pembatasan jumlah dilakukannya pemeriksaan USG, namun ada periode-periode penting pada kehamilan yang umumnya dilakukan pemeriksaan USG. Pemeriksaan USG pertamakali umumnya dilakukan pada usia kehamilan 7 minggu untuk memastikan adanya kehamilan dan pulsasi jantung janin. Pemeriksaan USG yang kedua biasa dilakukan pada usia kehamilan 18 – 20 minggu untuk melihat apakah ada kelainan formasi (pembentukan) janin, adanya janin kembar, posisi plasenta dan sebagainya. Pemeriksaan berikutnya biasanya dapat dilakukan pada usia kehamilan 32 minggu atau lebih , untuk melihat perkembangan dan ukuran janin serta letak plasenta. Jumlah pemeriksaan USG pada masing-masing ibu hamil dapat bervariasi tergantung dengan keadaan dan indikasi dari kehamilan tersebut

   
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear Bunda,
Sampai saat ini belum ditemukan adanya bahaya penggunaan USG pada kehamilan dan tidak ada pembatasan jumlah dilakukannya pemeriksaan USG, namun ada periode-periode penting pada kehamilan yang umumnya dilakukan pemeriksaan USG. Pemeriksaan USG pertamakali umumnya dilakukan pada usia kehamilan 7 minggu untuk memastikan adanya kehamilan dan pulsasi jantung janin. Pemeriksaan USG yang kedua biasa dilakukan pada usia kehamilan 18 – 20 minggu untuk melihat apakah ada kelainan formasi (pembentukan) janin, adanya janin kembar, posisi plasenta dan sebagainya. Pemeriksaan berikutnya biasanya dapat dilakukan pada usia kehamilan 32 minggu atau lebih , untuk melihat perkembangan dan ukuran janin serta letak plasenta. Jumlah pemeriksaan USG pada masing-masing ibu hamil dapat bervariasi tergantung dengan keadaan dan indikasi dari kehamilan tersebut

   


Jumlah Posts : 60
Jumlah di-Like : belum ada like
Bun saya pas uk 29 di usg posisi janin udah dbawah kepalanya,apa masih bisa muter ya.mudah2n aja ttp dibawah... skr uk 32 minggu.kira2 harus usg lg kpn ya bun...masalahnya jauh dan paling pake motor ksananya.khawatir juga perjlnn naek motor.

   
15-04-2015 14:56:25 kepala masih diatas
Jumlah Posts : 60
Jumlah di-Like : belum ada like

Hi bunda, aku coba sharing dengan kasus yg hampir sama ya bun dikutip dari tanya dokter di infobunda

"Posisi lintang

Oleh bunda Aizar : Posisi bayi saya melintang ,bagaimn cara nya agar posisi kepala bayi saya di bawah?? Usia kandungan 32 minggu.

dr. Tanti menjawab :

Dear bunda, 

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan posisi janin letak lintang pada kehamilan. Penyebab yang umumnya terjadi antara lain panggul sempit, plasenta previa atau lainnya. Usaha yang dapat dilakukan untuk merubah posisi janin menjadi kepala di bawah adalah melakukan knee-chest position (poisisi lutut-dada), berlututlah seperti dalam posisi sujud, letakkan dada anda pada dasar lantai, bernafaslah dengan rileks, lakukan posisi ini antara 5 sampai 10 menit. Posisi knee-chest dapat dilakukan 1 sampai 3 kali sehari tergantung kemampuan Bunda dalam melakukannya. Apabila tidak ada perubahan posisi letak lintang, maka kemungkinan dokter anda akan melakukan manuver versi luar, memutar posisi janin anda dari luar perut Ibu. Bila usaha-usaha yang sudah dilakukan tidak menghasilkan perubahan posisi, maka kemungkinan dilakukan persalinan dengan jalan operasi. Diskusikan keadaan kehamilan Bunda dengan dokter yang memeriksa. Demikian jawaban, semoga dapat membantu Anda."


 
   


08-02-2015 20:17:08 Posisi Janin Lintang
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Dear bunda Yuni Muslimah,

Tidak perlu khawatir apabila posisi janin masih sungsang pada usia kehamilan dibawah 32 minggu, sebab pada usia kehamilan ini jumlah air ketuban relatif lebih banyak, sehingga janin masih dapat bergerak bebas, artinya posisi janin masih dapat berubah, dari posisi sungsang memutar ke posisi melintang dan memutar lagi, sehingga posisi kepala di bagian bawah rahim.

   
10-06-2014 16:20:48 bingung dengan hpl
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Dear bunda Imas Molly,

Tidak perlu khawatir bunda, posisi janin masih dapat berubah. Dianjurkan untuk melakukan olah raga ringan, senam hamil, serta melakukan posisi knee chest ( bersujud dengan kaki sejajar pinggul dan dada lutut ) lakukan saat usia kehamilan 32 minggu dilakukan 3x/hari selama 10-15 menit.

   
Jumlah Posts : 3025
Jumlah di-Like : 1
bun miftahul udh brp w skrng?



Umumnya ibu hamil (bumil) sering mengalami varises. Tak hanya di kaki, varises juga bisa terjadi pada vagina. Varises pada vagina dapat terjadi sepanjang masa kehamilan, namun biasanya lebih banyak terjadi pada kehamilan trimester akhir atau usia kehamilan di atas 32 minggu. Di mana saat itu terjadi peningkatan kadar hormon progesteron.

Umumnya varises terjadi pada bumi usia tua, karena dapat menyebabkan lemahnya dinding pembuluh darah vena, sehingga katub-katubnya pun ikut melemah. Varises jarang terjadi pada bumi usia muda, jika tidak ada faktor keturunan dan pola hidup yang memicu terjadinya varises tersebut.

Tujuh Faktor Penyebab

Varises bisa terjadi pada pria maupun wanita, namun lebih sering pada wanita, karena wanita memiliki jaringan kulit lebih lunak dan ditambah dengan gangguan hormonal yang lebih tinggi ketika mengalami pubertas dan kehamilan. Adapaun penyebab varises lainnya adalah:


1. Kehamilan. Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil membuat kaki semakin terbebani. Akibatnya, aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat dan terjadilah varises.


2. Paritas yang tinggi. Bumil yang mempunyai riwayat melahirkan anak banyak atau multipara juga mudah mengalami varises, karena wanita yang sering melahirkan cenderung memiliki otot-otot panggul yang lemah sehingga menyebabkan terjadinya pelebaran pada pembuluh darah.


3. Faktor keturunan. Kemungkinan besar, faktor keturunan menjadi penyebab terjadinya varises pada wanita usia muda. Sedangkan pada wanita yang sudah berusia, terjadi akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan.


4. Kurang gerak & berdiri terlalu lama. Kurang bergerak akan menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal. Sedangkan berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila pekerjaan yang dilakukan mengharuskan banyak berdiri, maka usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis atau diam, melainkan tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat. Hal itu agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung.


5. Merokok. Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.


6. Kolesterol & diabetes. Penderita kolesterol tinggi dan penderita diabetes mudah mengalami varises, karena kedua penyakit tersebut berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, dimana kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang dialami dapat memicu terjadinya varises.


7. Memakai sepatu hak tinggi. Pemakaian sepatu dengan hak yang terlalu tinggi bisa membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah menjadi tidak maksimal.

Dampak Varises pada Kehamilan

Bumil yang mengalami varises vagina patut waspada! Karena dapat membahayakan dan mengganggu proses persalinan. Jika bumil merasakan adanya benjolan di seputar vagina, harus benar-benar dicek bagian dalam dan luarnya. Biasanya, semakin tua usia kehamilan, varises akan semakin parah, karena bendungan dari rahim yang kian besar semakin kuat. Apalagi jika sebagian kepala janin sudah turun ke rongga panggul, aliran darah dari bawah ke atas semakin tidak lancar. Walhasil, varises semakin membesar dan bertambah parah.

Risiko varises semakin besar terjadi pada wanita yang pernah hamil dan melahirkan anak lebih dari dua kali. Juga pada wanita hamil usia di atas 40 tahun. Sebabnya, arteriosclerosis (penebalan dinding pembuluh darah) yang dialami bumil, berdampak pada dinding pembuluh darah yang kehilangan daya lentur atau elastisitasnya. Kekakuan ini akan menghambat aliran vena sehingga memudahkan varises muncul.

Bila varisesnya masih ringan, bumi dengan varises vagina masih dapat menjalani persalinan dengan normal. Namun apabila terdapat banyak varisesnya atau diderita cukup berat, sebaiknya melahirkan dengan cara sesar. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasikan risiko pecahnya dinding pembuluh darah akibat trauma atau laserasi jalan pada saat bayi lahir. Karena dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan ibu dan janinnya juga.
   
16-12-2013 12:14:07 kapan waktu usg janin?
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Pemeriksaan USG pertamakali umumnya dilakukan pada usia kehamilan 7 minggu untuk memastikan adanya kehamilan dan pulsasi jantung janin. Pemeriksaan USG yang kedua biasa dilakukan pada usia kehamilan 18 – 20 minggu untuk melihat apakah ada kelainan formasi (pembentukan) janin, adanya janin kembar, posisi plasenta dan sebagainya. Pemeriksaan berikutnya biasanya dapat dilakukan pada usia kehamilan 32 minggu atau lebih , untuk melihat perkembangan dan ukuran janin serta letak plasenta. Jumlah pemeriksaan USG pada masing-masing ibu hamil dapat bervariasi tergantung dengan keadaan dan indikasi dari kehamilan tersebut.

 

   
18-11-2013 13:09:30 kapan waktu usg janin?
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Pemeriksaan USG pertamakali umumnya dilakukan pada usia kehamilan 7 minggu untuk memastikan adanya kehamilan dan pulsasi jantung janin. Pemeriksaan USG yang kedua biasa dilakukan pada usia kehamilan 18 – 20 minggu untuk melihat apakah ada kelainan formasi (pembentukan) janin, adanya janin kembar, posisi plasenta dan sebagainya. Pemeriksaan berikutnya biasanya dapat dilakukan pada usia kehamilan 32 minggu atau lebih , untuk melihat perkembangan dan ukuran janin serta letak plasenta. Jumlah pemeriksaan USG pada masing-masing ibu hamil dapat bervariasi tergantung dengan keadaan dan indikasi dari kehamilan tersebut.

 

   
Jumlah Posts : 3025
Jumlah di-Like : 1
bunda maya.. waahh aq jd penasaran tuh bun apa varises vagina... Setlh searching q nemu ttg artikel'y... Varises Kaki vs Vagina Varises adalah kelainan pada pembuluh darah vena (balik) yang terjadi karena penurunan atau hilangnya elastisitas dinding vena-vena yang berkelok-kelok atau kerusakan katub. Umumnya ibu hamil (bumil) sering mengalami varises. Tak hanya di kaki, varises juga bisa terjadi pada vagina. Varises pada vagina dapat terjadi sepanjang masa kehamilan, namun biasanya lebih banyak terjadi pada kehamilan trimester akhir atau usia kehamilan di atas 32 minggu. Di mana saat itu terjadi peningkatan kadar hormon progesteron. Umumnya varises terjadi pada bumi usia tua, karena dapat menyebabkan lemahnya dinding pembuluh darah vena, sehingga katub-katubnya pun ikut melemah. Varises jarang terjadi pada bumi usia muda, jika tidak ada faktor keturunan dan pola hidup yang memicu terjadinya varises tersebut. Tujuh Faktor Penyebab Varises bisa terjadi pada pria maupun wanita, namun lebih sering pada wanita, karena wanita memiliki jaringan kulit lebih lunak dan ditambah dengan gangguan hormonal yang lebih tinggi ketika mengalami pubertas dan kehamilan. Adapaun penyebab varises lainnya adalah: 1. Kehamilan. Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil membuat kaki semakin terbebani. Akibatnya, aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat dan terjadilah varises. 2. Paritas yang tinggi. Bumil yang mempunyai riwayat melahirkan anak banyak atau multipara juga mudah mengalami varises, karena wanita yang sering melahirkan cenderung memiliki otot-otot panggul yang lemah sehingga menyebabkan terjadinya pelebaran pada pembuluh darah. 3. Faktor keturunan. Kemungkinan besar, faktor keturunan menjadi penyebab terjadinya varises pada wanita usia muda. Sedangkan pada wanita yang sudah berusia, terjadi akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan. 4. Kurang gerak & berdiri terlalu lama. Kurang bergerak akan menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal. Sedangkan berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila pekerjaan yang dilakukan mengharuskan banyak berdiri, maka usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis atau diam, melainkan tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat. Hal itu agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung. 5. Merokok. Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi. 6. Kolesterol & diabetes. Penderita kolesterol tinggi dan penderita diabetes mudah mengalami varises, karena kedua penyakit tersebut berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, dimana kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang dialami dapat memicu terjadinya varises. 7. Memakai sepatu hak tinggi. Pemakaian sepatu dengan hak yang terlalu tinggi bisa membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah menjadi tidak maksimal. Dampak Varises pada Kehamilan Bumil yang mengalami varises vagina patut waspada! Karena dapat membahayakan dan mengganggu proses persalinan. Jika bumil merasakan adanya benjolan di seputar vagina, harus benar-benar dicek bagian dalam dan luarnya. Biasanya, semakin tua usia kehamilan, varises akan semakin parah, karena bendungan dari rahim yang kian besar semakin kuat. Apalagi jika sebagian kepala janin sudah turun ke rongga panggul, aliran darah dari bawah ke atas semakin tidak lancar. Walhasil, varises semakin membesar dan bertambah parah. Risiko varises semakin besar terjadi pada wanita yang pernah hamil dan melahirkan anak lebih dari dua kali. Juga pada wanita hamil usia di atas 40 tahun. Sebabnya, arteriosclerosis (penebalan dinding pembuluh darah) yang dialami bumil, berdampak pada dinding pembuluh darah yang kehilangan daya lentur atau elastisitasnya. Kekakuan ini akan menghambat aliran vena sehingga memudahkan varises muncul. Bila varisesnya masih ringan, bumi dengan varises vagina masih dapat menjalani persalinan dengan normal. Namun apabila terdapat banyak varisesnya atau diderita cukup berat, sebaiknya melahirkan dengan cara sesar. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasikan risiko pecahnya dinding pembuluh darah akibat trauma atau laserasi jalan pada saat bayi lahir. Karena dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan ibu dan janinnya juga.
   
15-03-2011 14:14:52 5 bulan sudah nendang2
Jumlah Posts : 143
Jumlah di-Like : 3

Hii bunda semua semoga Artikel ini dapat membantu bunda semua ya

Arti Tendangan Bayi

Bagaimana rasanya?
Tidak seorang pun dapat mengatakan secara jelas kepada calon ibu yang baru pertama kali hamil, tentang apa yang akan dirasakannya pada saat kehamilannya itu terjadi. Bisa jadi seratus wanita akan memberikan seratus gambaran yang berbeda. Mungkin gambaran yang paling umum adalah “terasa getaran di perut”, “seperti ada kupu-kupu di lambung”, “seperti ada orang yang memukul perutku”, “seperti suara gelembung-gelembung yang pecah”, “sakit melilit”, “seperti diputar-putar pada alat bermain di taman hiburan”. Bahkan gerakan pertama ini sering disalahartikan sebagai adanya das atau bunyi perut lapar.

Kapan bisa dirasakan?
Perasaan adanya kehidupan yang sangat berkesan ini, biasanya terjadi pada minggu ke-18 sampai 22 kehamilan. Variasi waktu memang busa terjadi. Seorang ibu yang pernah memiliki anak sebelumnya akan lebih cepat mengenali getaran janin ini (karena ia tahu apa yang ia tunggu dan otot rahimnya sudah lebih lemas, sehingga lebih mudah merasakan gerakan) daripada mereka yang baru pertama kali hamil. Seorang wanita yang ramping akan dapat merasakan gerakan-gerakan yang lemah lebih awal, sedangkan wanita gemuk mungkin tidak menyadarinya sampai gerakan tersebut sudah lebih keras. Bisa juga gerakan tidak terasa karena kesalahan deteksi umur kehamilan. Meski normal-normal saja jika janin tidak “terasa” bergerak sampai usia kehamilan 20 minggu, anda bisa meminta tolong dokter melakukan USG (ultrasonografi) untuk memeriksa kondisi bayi. Yang penting, hasil USG menunjukkan bahwa denyut jantung janin tetap kuat dan aktivitas bayi terlihat normal. Jadi tidak perlu khawatir ya! Kenapa janin yang semula bergerak tiba-tiba diam?
Setelah janin mulai bergerak, timbullah kecemasan baru jika sewaktu-waktu gerakan janin tiba-tiba menghilang atau tidak cukup sering. Frekuensi gerakan memang sangat bervariasi dan bisa kacau. Meskipun janin sebenarnya bergerak setiap saat, namun hanya beberapa gerakan cukup kuat yang dapat anda rasakan. Gerakan-gerakan lainnya tidak bisa anda rasakan karena mungkin posisi janin menghadap dan menendang ke dalam. Bisa juga anda tertidur pada saat bayi anda aktif, karena banyak bayi yang waktu aktifnya adalah tengah malam.
Yang jelas, janin juga manusia. Dan layaknya kita, kadang-kadang janin punya hari giat ketika ia menggerak-gerakkan tumitnya, lengan dan tungkai. Juga hari yang pasif saat ia lebih ingin bersantai. Kegiatan janin sering berhubungan dengan apa yang anda lakukan. Seperti bayi yang baru lahir janin menyukai buaian.
Jadi ketika anda sibuk sepanjang hari janin pun tenang, seolah-olah terbuai oleh aktivitas gerak anda, dan anda cenderung tidak merasakan gerakannya. Begitu anda berhenti bekerja janin mulai aktif bergerak. Inilah sebabnya mengapa benyak wanita hamil lebih sering merasakan gerakan janin di tempat tidur pada malam atau pagi hari. Keaktifan janin juga dapat bertambah setelah ibunya makan. Hal ini diperkirakan sebagai reaksi atas naiknya gula darah. Sebagian wanita hamil juga merasakan peningkatan kegiatan janin saat mereka sedang gembira atau gugup, mungkin janin terangsang oleh respon adrenalin ibunya.

Perlu diperiksa
Gerakan janin biasanya menjadi lebih teratur dan menetap, batas masa aktif dan istirahatnya menjadi lebih jelas, pada usia kehamilan 28 sampai 32 minggu. Dan dari hasil penelitian dianjurkan agar sejak minggu ke-28 ibu hamil sebaiknya gerakan bayinya dua kali sehari.
Sekali pada pagi hari saat geraknnya cenderung lebih sedikit dan sekali pada malam hari saat gerakannya biasanya lebih banyak. Caranya, perhatikan jam ketika anda menghitung. Hitung setiap gerakan janin yang terjadi (tendangan, kedutan, desisi, bergulir). Berhentilah menghitung ketika anda mencapai angka 10, dan catat waktunya. 10 gerakan ini seringkali bisa didapatkan dalam waktu 10 menit. Kadang-kadang lebih lama dari itu. Bila anda belum mencapai angka 10 dalam waktu satu jam, minumlah susu atau makan makanan ringan, kemudian berbaring, bersantailah dan mulai menghitung kembali. Bila dalam satu jam belum terjadi 10 gerakan, segera hubungi dokter anda. Meskipun kepasifan janin belum tentu merupakan masalah kadang-kadang hal ini menunjukkan adanya stres pada janin. Dalam kondisi seperti ini perlu segera dilakukan tindakan perawatan.

Tendangannya makin bertenaga
Ketika janin anda sudah lebih matang di dalam rahim, ia juga semakin kuat sehingga gerakannya yang dulu seperti kupu-kupu, kini makin bertenaga. Jangan heran bila kadang-kadang tulang rusuk, perut atau leher rahim anda mendapat tendangan keras dan menyakinkan. Bila anda mendapat “serangan” seperti ini, cobalah berganti posisi. Hal ini bisa mengubah keseimbangan janin sehingga ia bisa berhenti “menyerang”. Selain itu meskipun terkadang anda terasa ditendang dari segala arah atau merasa dipukuli oleh selusin kepalan tangan, sebenarnya hampir pasti bahwa hanya sepasang tangan saja yang “menyerang” ke segala arah, ditambah siku, lutut, dan kaki-kaki mungil.

Jadi nikmatilah gerakan janin anda dan jangan membandingkannya dengan janin orang lain, karena setiap janin adalah unik, masing-masing memiliki kekhususan pola aktivitas dan perkembangannya sendiri.

*AYU ANDHIKA*
   
18-02-2011 09:44:07 posisi/letak janin
Jumlah Posts : 147
Jumlah di-Like : 4
Bunda, mau nanya nih...
Apa Bunda2 ada yg tahu yah, kira2 kalo posisi janin sudah bagus apa ada kemungkinan posisinya nanti bisa tidak bagus atau naik lagi?
Saat ini usia kandungan saya 32 minggu, hasil USG kemarin posisi baby udah bagus, kata orang2 yg ngeliat juga perut udah mulai turun. tapi orang2 bilang kalo sebaiknya di perut dipakein semacam sabuk atau tali2 gitu buat mencegah agar babynya tidak naik lagi...
gimana yah, Bunda?

   
30-07-2010 16:23:57 sering usg, berbahayakah?
Jumlah Posts : 1722
Jumlah di-Like : 25
dok, saya mau tanya apa bnr kalau sering2 terkena USG itu gk baik buat kandungan??? makasih sebelumny,,,

Dari : rini hidayatus sya'diyah

Jawaban:

Dear Bunda rini hidayatus sya'diyah, Sampai saat ini belum ditemukan adanya bahaya penggunaan USG pada kehamilan dan tidak ada pembatasan jumlah dilakukannya pemeriksaan USG, namun ada periode-periode penting pada kehamilan yang umumnya dilakukan pemeriksaan USG. Pemeriksaan USG pertamakali umumnya dilakukan pada usia kehamilan 7 minggu untuk memastikan adanya kehamilan dan pulsasi jantung janin. Pemeriksaan USG yang kedua biasa dilakukan pada usia kehamilan 18 – 20 minggu untuk melihat apakah ada kelainan formasi (pembentukan) janin, adanya janin kembar, posisi plasenta dan sebagainya. Pemeriksaan berikutnya biasanya dapat dilakukan pada usia kehamilan 32 minggu atau lebih , untuk melihat perkembangan dan ukuran janin serta letak plasenta. Jumlah pemeriksaan USG pada masing-masing ibu hamil dapat bervariasi tergantung dengan keadaan dan indikasi dari kehamilan tersebut. Semoga jawaban saya dapat menjawab kekhawatiran anda.
   
18-03-2010 22:26:02 Kehamilan melintang
Jumlah Posts : 8
Jumlah di-Like : belum ada like
Halo bunda semua..
Skarang kehamilanku usianya 35 minggu lewat 3 hari , udah mau masuk 36 minggu.
Tapi posisi baby terakhir USG melintang dengan kepala di kanan..dengan berat janin terakhir 2.6 kg.
Kemungkinan harus caesar. Padahal pengen banget melahirkan normal.
Dari mulai usia 32 minggu sudah nungging (sujud), berenang, ngepel, jalan-jalan. Tapi baby masih melintang...
Apakah masih bisa diusahakan lahir normal yach ??  Udah ke tukang urut juga kemarin.
Please avise yach.
Ditunggu sharingnya :)