SITE STATUS
Jumlah Member :
493.604 member
user online :
1145 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: pengaruh asam folat pada kista

New Topic :  
23-07-2010 14:25:37 Stop asam folat?
Jumlah Posts : 139
Jumlah di-Like : 1
sy ada artikel ttg asam folat bun, semoga bermanfaat ...

Pengertian Asam Folat
Folasin dan folat adalah nama generik sekelompok ikatan yang secara kimiawi dan gizi sama dengan asam folat. Ikatan-ikatan ini berperan sebagai koenzim dalam transportasi pecahan-pecahan karbon-tunggal dalam metabolisme asam amino dan sintesis asam nukleat. Bentuk koenzim ini adalah tetra hidrofolat.

Fungsi Asam Folat
Fungsi utama koenzim folat (THFA) adalah memindahkan atom karbon tunggal dalam bentuk gugus formil, hidroksi metil atau metal dalam reaksi penting metabolisme beberapa asam amino dan sintesis asam nukleat. THFA berperan dalam sintesis purin-purin guanin dan adenin serta pirimidin timin, yaitu senyawa-senyawa yang digunakan dalam pembentukan asam-asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat acid (RNA). Folat juga dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah dan sel darah putih dalam sumsum tulang dan untuk pendewasaannya. Folat berperan sebagai pembawa karbon tunggal dalam pembentukan hem. Suplementasi folat dapat banyak menyembuhkan anemia pernisiosa.

Sumber/ Penghasil Asam folat
Folat terutama terdapat dalam sayuran hijau (istilah folat berasal dari kata latin folium, yang berarti daun hijau), hati, daging tanpa lemak, serealia utuh, biji-bijian, kacang-kacangan, dan jeruk. Vitamin C yang ada dalam jeruk menghambat kerusakan folat. Bahan yang tidak banyak mengandung folat adalah susu, umbi-umbian, dan buah kecuali jeruk.Hanya saja, hati sapi mengandung vitamin A cukup tinggi yang tidak dianjurkan diberikan kepada ibu hamil karena dapat menyebabkan gangguan kahamilan. Oleh sebab itu digantikan oleh susu, karena susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung asam folat tinggi.

Defisiensi Asam Folat
Kekurangan asam folat menyebabkan gangguan metabolisme DNA. Akibatnya terjadi perubahan dalam morfologi intisel terutama sel-sel yang cepat membelah, seperti sel darah merah, sel darah putih serta sel-sel epitel lambung dan usus, vagina, dan servik rahim. Kekurangan folat menghambat penyembuhan, menyebabkan anemia megaloblastik dan gangguan darah lain, peradangan lidah (glositis) dan gangguan saluran cerna. Alkohol mengganggu absorbsi dan menungkatkan ekskresi folat. Kekurangan folat dapat terjadi karena kurangnya konsumsi, terganggunya absorbsi, kebutuhan metabolisme yang meningkat akan vitamin ini atau pada pembelahan sel yang berjalan sangat cepat. Pengaruh obat-obatan dan kecanduan alkohol. Kurangnya konsumsi folat terutama terjadi pada masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak dapat memperoleh makanan kaya folat secara teratur. Kurang konsumsi dapat juga terjadi pada manula yang susunan makanannya terbatas. Penggunaan folat dapat mengganggu pada kekurangan protein dan pada keadaan dimana kebutuhan meningkat, seperti pada kehamilan, anemia hemolitik, leukemia, dan penggunaan obat-obatan tertentu. Gangguan absorbsi terjadi pada kerusakan saluran cerna, pada penyakit coeliac atau pada sprue tropis. Kebutuhan folat meningkat pada kehamilan, menyusui, anemia hemolitik dan leukemia.

Bagi ibu hamil
Pada ibu hamil, kekurangan asam folat menyebabkan meningkatnya resiko anemia, sehingga ibu mudah lelah, letih, lesu dan pucat serta bisa menyebabkan keguguran. Kebutuhan asam folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/ hari atau sama dengan 2 (dua) gelas susu. Mengkonsumsi asam folat tidak hanya ketika hamil, tetapi sebelum hamil juga sangat dianjurkan mengkonsumsi asam folat. Asam folat juga penting dalam membantu pembelahan sel. Asam folat bisa mencegah anemia dan menurunkan resiko terjadinya NTD (Neural Tube Deffects) dan sebagai antidepresan. Bagi janin, kekurangan asam folat pada ibu hamil, bisa menyebabkan terjadinya kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Bayi mengalami kecacatan pada otak dan sumsum tulang belakang, menyebabkan bayi lahir dengan bibir sumbing, bayi lahir dengan berat badan rendah, Down’s Syndrome, bayi mengalami kelainan pembuluh darah, rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah, menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya. Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil, anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. Pada anak perempuan, saat dewasa tidak mengalami menstruasi.

Referensi
Almatsier, S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia: Jakarta, 2004.


   


Jumlah Posts : 6
Jumlah di-Like : belum ada like
Dear All... mau minta info... saya baru diberikan asam folat pada minggu ke 8 kehamilan. Menurut teman2... apakah waktu yang diberikan sudah sesuai kriteria?? terimakasih
   
12-01-2016 15:16:24 virus toxo dan rubella
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear bunda Enda Hairstyle(0)

Saya turut berduka atas kejadian tersebut, Saya tdk dapat membantu menjawab mengenai kepastian apakah akan terulang kembali kejadian tersebut. Namun saya ingin mengingatkan kepada Bunda mengenai pentingnya suplemen asam folat saat perencanaan kehamilan, awal kehamilan dan ketika menyusui.

Pada masa awal kehamilan bagi ibu hamil memerlukan asupan asam folat sekitar 400 mcg per hari, kemudian meningkat menjadi 600 mcg pada trimester kedua dan ketiga. Begitu juga dengan masa menyusui, asam folat tetap dibutuhkan. Bila Bunda mendapatkan beberapa suplemen asam folat termasuk susu kehamilan, perhatikan jumlah kandungan asam folat pada produk tersebut, pilihlah salah satu atau diminum bergantian agar tidak berlebihan atau kekurangan.Suplemen makanan merupakan bentuk konsentrat dari vitamin, mineral dan lainnya untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi Anda. Namun, suplemen makanan tidak dapat menggantikan ataupun dijadikan sumber nutrisi utama untuk mencukupi kebutuhan gizi yang seimbang. Memakan buah dan sayur sangat penting terutama karena mengandung serat alami dan kandungan vitamin dan mineral lainnya yang diperlukan oleh tubuh.  Kegunaan asam folat antara lain untuk mencegah resiko terjadinya keguguran, mencegah adanya kecacatan pada persyarafan janin dan membantu pembentukan sel darah merah. Pada ibu menyusui juga di anjurkan untuk mengkonsumsi asam folat karena kebaikan dan manfaat zat tersebut. Asam folat tergolong aman untuk di konsumsi sebelum maupun saat hamil, juga ketika menyusui. Apabila anda tidak memiliki keadaan kontraindikasi terhadap asam folat seperti alergi dan lainnya maka aman untuk menggunakan asam folat, namun lebih baik anda memberitahukan dokter anda untuk hal ini.  Makanan alami yang tinggi akan asam folat yakni sayuran berdaun seperti bayam, brokoli, salada, okra, asparagus, dll. Selain sayuran, buah-buahan seperti pisang dan melon juga tinggi akan asam folat. Kacang-kacangan termasuk kacang tanah dan kacang merah juga bisa menjadi alternatif lain.

   


24-11-2015 15:35:36 vitamin bumil
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear Bunda,Pada masa awal kehamilan bagi ibu hamil memerlukan asupan asam folat sekitar 400 mcg per hari, kemudian meningkat menjadi 600 mcg pada trimester kedua dan ketiga. Begitu juga dengan masa menyusui, asam folat tetap dibutuhkan. Bila Bunda mendapatkan beberapa suplemen asam folat termasuk susu kehamilan, perhatikan jumlah kandungan asam folat pada produk tersebut, pilihlah salah satu atau diminum bergantian agar tidak berlebihan atau kekurangan.Suplemen makanan merupakan bentuk konsentrat dari vitamin, mineral dan lainnya untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi Anda. Namun, suplemen makanan tidak dapat menggantikan ataupun dijadikan sumber nutrisi utama untuk mencukupi kebutuhan gizi yang seimbang. Memakan buah dan sayur sangat penting terutama karena mengandung serat alami dan kandungan vitamin dan mineral lainnya yang diperlukan oleh tubuh.  Kegunaan asam folat antara lain untuk mencegah resiko terjadinya keguguran, mencegah adanya kecacatan pada persyarafan janin dan membantu pembentukan sel darah merah. Pada ibu menyusui juga di anjurkan untuk mengkonsumsi asam folat karena kebaikan dan manfaat zat tersebut. Asam folat tergolong aman untuk di konsumsi sebelum maupun saat hamil, juga ketika menyusui. Apabila anda tidak memiliki keadaan kontraindikasi terhadap asam folat seperti alergi dan lainnya maka aman untuk menggunakan asam folat, namun lebih baik anda memberitahukan dokter anda untuk hal ini.  Makanan alami yang tinggi akan asam folat yakni sayuran berdaun seperti bayam, brokoli, salada, okra, asparagus, dll. Selain sayuran, buah-buahan seperti pisang dan melon juga tinggi akan asam folat. Kacang-kacangan termasuk kacang tanah dan kacang merah juga bisa menjadi alternatif lain.

   
25-08-2015 09:49:57 hb rendah
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stress). Di masa-masa ini pula, wanita hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal.

Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada masa kehamilan. Penyakit terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Anemia ini secara sederhana dapat kita artikan dengan kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya.

Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III. Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar normal Hb adalah 12-16 g/dL

Ibu Hamil Rentan Anemia.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   


03-07-2015 21:09:09 hb 8,5
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stress). Di masa-masa ini pula, wanita hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal.

Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada masa kehamilan. Penyakit terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Anemia ini secara sederhana dapat kita artikan dengan kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya.

Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III. Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar normal Hb adalah 12-16 g/dL

Ibu Hamil Rentan Anemia.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   
01-06-2015 18:13:09 hb kurang
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stress). Di masa-masa ini pula, wanita hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal.

Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada masa kehamilan. Penyakit terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Anemia ini secara sederhana dapat kita artikan dengan kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya.

Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III. Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar normal Hb adalah 12-16 g/dL

Ibu Hamil Rentan Anemia.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   
Jumlah Posts : 133
Jumlah di-Like : belum ada like
1. Alpukat Alpukat juga merupakan buat yang digemari di Indonesia. Walau jumlahnya tidak banyak dibandingkan ketersediaan buah lain. Alpukat mengandung asam folat sebanyak 90 mcg percangkirnya atau setara dengan 22% kebutuhan tubuh. Bahkan alpukat mengandung serat yang dibutuhkan oleh tubuh, vitamin K dan asam lemak. 2. Pepaya Buah sebenarnya yang paling banyak mengandung asam folat adalah jeruk. Pepaya juga mengandung vitamin B9 namun tidak sebanyak jeruk. Asam folat pada satu buah pepaya mengandung asam folat sebanyak 115 mcg. Pepaya banyak ditemukan di Indonesia. Sehingga mengkonsumsinya pun akan mudah. 3. Jeruk Jeruk terkenal dengan buah yang kecut. Banyak orang mengenalnya dengan kandungan vitamin C-nya. Padahal tidak hanya itu saja, buah jeruk juga mengandung asam folat. Ternyata buah jeruk yang paling banyak mengandung asam folat yaitu 1 buah jeruk mengandung 50 mcg asam folat. Dengan begitu jika Anda mengkonsumsi lebih dari 1 buah, Anda mendapatkan lebih dari 50 mcg asam folat. 4. Jeruk Bali Berbeda dengan jeruk jenis biasa, jeruk bali mengandung asam folat sebanyak 30 mcg dalam takaran 1 buahnya. Jeruk bali memang lebih jarang dijumpai dan juga lebih memiliki rasa manis daripada jeruk biasa. Rasa kecutnya tidak terlalu terasa, dan buah ini bisa dijadikan alternatif buah jeruk. 5. Stroberi Jika Anda menganggap buah stroberi itu manis, Anda salah. Karena stroberi ini kecut rasanya. Dalam 1 cangkir mengandung 25 mcg asam folat. Stroberi lebih banyak ditanam di perbukitan sekitar jawa barat dan jawa timur. Selain itu buah ini lebih banyak dijadikan jus. 6. Raspberi Satu cangkir rasberi mengandung 14 mcg asam folat. Walaupun kadar asam folatnya rendah, rasberi bisa dijadikan buah alternatif pemenuhan vitamin B9. Namun buah ini pun tidak sering dijumpai di Indonesia. Jikapun ada mungkin hanya ada di supermarket. Sayuran yang Mengandung Asam Folat (Vitamin B9) 7. Kentang Kentang berasal dari Amerika Selatan, namun cukup populer di Eropa. Apalagi setelah adanya fast food yang menyajikan kentang goreng sebagai menu sajiannya. Kentang pun banyak jenisnya, bahkan ada juga banyak warnanya. Kentang bagi komoditi perdagangan dibedakan menjadi beberapa kelas, seperti A, B untuk kelas terbaik, C, D untuk kualitas buruk. Dalam ukuran kentang sedang mengandung asam folat sebanyak 30 mcg. 8. Jagung Dengan satu cangkir jagung masak atau rebus dapat mengandung 76 mcg asam folat. Sehingga memenuhi kebutuhan vitamin B9 Anda hingga 20% kebutuhan harian. Walaupun banyak sekarang jagung dalam bentuk kalengan, namun tetap konsumsi dalam bentuk jagung segar. 9. Bayam Bayam adalah sayuran yang sering dikonsumsi sehari-hari. Selain mendapatkannya mudah dan murah, cara memasaknya pun tidak perlu keahlian khusus. Selain itu juga hanya dengan racikan bumbu sederhana, sayur bayam digemari banyak kalangan di Indonesia. Dengan pemenuhan bayam sehari-hari juga bisa memenuhi kebutuhan asam folat. Dalam satu cangkir bayam mengandung asam folat sebanyak 263 mcg. 10. Asparagus Untuk kebutuhan sayuran yang mengandung asam folat lainnya yaitu asparagus. Dalam satu cangkir asparagus mengandung setidaknya 262 mcg asam folat. Dengan begitu telah memenuhi setengah kebutuhan harian asam folat anda. Jika Anda jenuh mengkonsumsi sayuran bayam setiap hari, asparagus bisa menjadi solusinya. Sayuran ini biasanya dimanfaatkan dalam rebusan, seperti sop, soto, bubur, dan lainnya. Selain itu asparagus juga mengandung vitamin C, K, dan A. 11. Brokoli Mengkonsumsi brokoli berarti Anda telah mengusahakan agar racun-racun pada tubuh hilang dari tubuh anda. Karena brokoli ini adalah sebagai anti detoks yang sangat baik. Dalam konsumsi satu cangkir brokoli Anda sudah mencukupi setidaknya 24% kebutuhan asam folat atau vitamin B9 harian anda. 12. Kembang Kol Kol kembang ini mirip dengan brokoli. Hanya saja bentuk inti daunnya (berbentuk bonggol) berwarna putih. Sayuran ini mengandung banyak vitamin C namun juga mengandung asam folat. Dengan konsumsi kol kembang satu cangkir dengan dimasak rebusan saja dapat memenuhi setidaknya 55 mcg asam folat atau setara dengan kebutuhan tubuh sebanyak 14%. Sayuran ini alternatif lainnya untuk sayuran yang mengandung asam folat. 13. Seledri Seledri adalah sayuran yang berfungsi untuk membantu masalah pada pasien batu ginjal. Karena itu sangat baik bagi mereka yang sedang mengalami susah buang air kecil untuk mengkonsumsi seledri. Selain itu seledri memiliki banyak asam folat. Dalam satu cangkir seledri, mengandung asam folat sebanyak 34 mcg atau setara dengan 8% kebutuhan seledri harian anda. 14. Wortel Wortel terkenal dengan banyak mengandung vitamin A. Dengan begitu wortel merupakan sayuran terbaik untuk menjaga kesehatan mata. Namun wortel juga mengandung vitamin B9 atau asam folat. Dengan konsumsi satu cangkir wortel bisa memenuhi kebutuhan asam folat hingga 5% kebutuhan harian. Wortel dalam ukuran kecil juga dapat dijadikan makanan ringan untuk pemenuhan asam folat harian anda. 15. Labu Labu memang jarang dikonsumsi di Indonesia. Terlebih lagi rasanya yang tidak umum di lidah orang Indonesia terutama anak-anak, menjadikan sayuran ini kurang favorit. Namun labu memiliki banyak kandungan asam folat. Dimana satu cangkirnya mengandung asam folat sebanyak 36 mcg. Makanan Sumber Asam Folat (Vitamin B9) Lainnya 16. Roti dan Sereal Roti dan sereal merupakan makanan yang dibuat manusia. Dengan artian makanan olahan. Tentu tidak semua roti dan sereal mengandung asam folat. Untuk mengetahui kandungan roti dan sereal, bacalah dulu dalam kemasannya akan kandungan gizinya. Bahkan ada produsen sereal yang menambahkan hingga 100% kebutuhan asam folat harian Anda. Dengan mengkonsumsi sereal di pagi hari dapat memenuhi kebutuhan vitamin B9 Anda. 17. Biji Bunga Matahari Dikenal juga sebagai kuaci. Di Indonesia, biji bunga matahari masih dimanfaatkan sebagai panganan cemilan. Sehingga belum maksimal pemanfaatannya. Di luar negeri, biji bunga matahari sudah banyak yang digunakan sebagai sayur ataupun bubur dan sereal. Dengan mengkonsumsi biji bunga matahari dalam seperempat cangkir dapat memenuhi 82 mcg asam folat. Selain itu, biji bunga matahari juga tentu mengandung serat alami yang berguna bagi kesehatan tubuh. 18. Kacang Almond Dulu kacang almond merupakan kacang khas yang tumbuh di daerah timur tengah dan Eropa. Namun apa berarti kacang almond ini ditanam di Indonesia? Tidak, karena tetap kacang almond ini sudah bisa diperoleh dengan impor. Baik langsung dari Amerika atau melalui Jepang. Harga perkilogramnya cukup mahal yaitu hampir Rp 100.000. Kacang almond ini mengandung vitamin B9 sebanyak 46 mcg dalam takaran 1 gelasnya. 19. Kacang Hijau Manfaat yang digunakan dalam konsumsi kacang hijau cukup banyak, antara lain mengobati disentri, rambut rontok, biang keringat, sampai meningkatkan hormon seksualitas. Dalam takaran 1 cangkir kacang hijau mengandung vitamin B9 sebanyak 101 mcg. 20. Hati Sapi Hati sapi ternyata mengandung vitamin B9 yang cukup banyak. Dengan memasak 100 gram daging sapi Anda telah memenuhi kebutuhan asam folat sebanyak 70%. Tentu tidak baik juga mengkonsumsi daging hati sapi berlebihan karena banyak mengandung kolesterol dan lemak. semoga b'manfaat y bund...
   
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
salam bumil

seperti yang kita ketahui, hanya sekitar 20% ibu hamil yang mampu meminum susu ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan gizinya

selain itu, susu juga tidak practical karena dalam bentuk cairan sementara pola makan/perut Ibu sangat berbeda dibandingkan sebelum hamil

ingat pesan dokter kalau bumil harus mengurangi volume makan untuk sekali makannya tapi frekuensinya ditingkatkan

jika biasanya sblm hamil makan sehari 3x satu piring, maka bumil disarankan untuk makan dengan frekuensi yang sering misalnya tiap jam tetapi porsinya sedikit. tapi jangan makan cemilan yg gak sehat seperti snack ya karena mengandung MSG dan pengawet yang tidak baik untuk bayi

Bahkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam Asia Pasific Journal of Clinical Nutrision edisi 2007 menunjukan di Jakarta, 3 dari 5 atau 60% wanita subur memiliki kadar folat dalam sel darah merah yang kurang dari ideal. Kebutuhan asam folat pada ibu hamil sebesar 600 ug per hari. Selain itu kebutuhan folat tidak hanya pada saat hamil tapi juga sebelum hamil. Tiga bulan sebelum hamil sebaiknya wanita mengkonsumsi asam folat sebanyak 600 mg per hari

Belum lagi banyaknya wanita hamil yang tidak mempersiapkan kehamilannya 3-6 sebelumnya dengan asupan gizi yang cukup seperti asam folat sehingga pada saat hamil baru panik untuk mencari berbagai asupan gizi yang memadai

untuk itu... rencanakan kehamilan dengan baik karena rencana tersebut berarti merupakan rencana untuk melahirkan bayi yang sehat

plan your healthy pregnancy...plan your healthy baby

iwannabemom
cereal bar for pregnant women
first in indonesia
nutritious yet delicious!

   
Jumlah Posts : 118
Jumlah di-Like : 2
Dear Bunda Upik, saya baru nemu artikel yang bagus buat ibu hamil nih.... TIGA gizi penting yang juga harus diperhatikan ketika hamil adalah asam folat, zat besi dan kalsium. Asam folat diperlukan untuk memenuhi tuntutan pertumbuhan volume darah selama kehamilan. Jika kurang mengkonsumsi ini, akibatnya adalah spina bifida dan anemia bagi si ibu. Asam folat bisa ditemukan pada sayuran daun hijau, gandum, telur kacang dan hati. Namun diet saja tidak cukup untuk mendapatkan folat. Mengkonsumsi suplemen asam folat pada trimester pertama sangat dianjurkan.

Selama kehamilan, volume darah akan meningkat untuk itu kebutuhan akan besi juga meningkat. Zat besi akan memacu produksi hemoglobin untuk mengirimkan oksigen yang cukup bagi janin. Zat besi bisa ditemukan pada daging merah, ayam tanpa kulit, ikan, ati, kacang, tumbuhan polong, gandum dan sayur daunan hijau. Zat besi akan sangat baik diserap jika ditambah dengan konsumsi vitamin C yang bisa diperoleh dari buah-buahan segar dan sayuran.

Pembentukan tulang dan gigi yang sehat sangat bergantung pada kalsium dan vitamin D yang diasup. Janin siap untuk mengkonsumsinya, maka pola makan si ibu harus menyediakan jumlah yang cukup karena jika tidak, malah tulang si ibu yang akan menjadi rapuh! Kalsium bisa diperoleh pada susu, keju dan yoghurt. Bisa juga ditemukan di ikan seperti sarden, salmon kemasan, ikan asin dan tahu, roti serta susu kedelai.

Sumber : kompas   Moga bermanfaat ya... Selamat menikmati kehamilan...  
   
26-05-2016 11:44:17 hamil saat menyusui
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear Bunda,
Meskipun ada kontroversi bahwa menyusui saat hamil akan mengurangi nutrisi pada janin dan dapat menimbulkan kontraksi pada rahim, tetapi banyak yang berpendapat bahwa tidak ada pengaruh buruk bagi bayi yang di susui maupun yang di kandung bila bunda menyusui saat hamil. Bila Bunda tidak mengalami kontraksi saat menyusui terutama bila memiliki bayi di bawah 6 bulan, tidak apa menyusui anak Anda selama Bunda mengandung anak berikutnya. Makanlah makanan yang bergizi agar kesehatan dan status gizi Bunda selalu baik selama hamil dan menyusui. Jangan lupa meminum suplemen ibu hamil terutama zat besi dan asam folat. Bagi anak yang sudah melewati usia 6 bulan , seperti anak Bunda yang sudah berusia di atas 1 tahun, bisa diteruskan dengan menyapih.

   
08-05-2014 14:35:28 kandungan lemah
Jumlah Posts : 175
Jumlah di-Like : belum ada like

ikutan sharing aja ya bunda...kebetulan saya juga sedang carin info unutk sepupu saya yang sedang promil, cari2 info di sini juga, ketemu di "Helpdesk menu" ( http://www.infobunda.com/info/2908-promil.html ) :

Dalam artikel yang saya temukan:
Apakah Anda sedang merencanakan program kehamilan dan ingin segera memiliki momongan? Bila ya, berikut ini adalah beberapa asupan yang dapat membantu meningkatkan kesuburan Anda.

Bayam
Makanan tokok kartun si popeye ini sangat baik untuk kesehatan tubuh. Tidak hanya kaya akan antioksidan, zat besi, vitamin E, vitamin B, asam folat, sayuran berwarna hijau ini bisa menambah asam folik di dalam tubuh manusia. Bila asam folik meningkat maka akan dapat membantu proses pembentukan sperma serta indung telur. Dengan mengkonsumsi bayam juga baik untuk sistem reproduksi Anda.
Infobunda : http://www.infobunda.com/brt/277-Makanan-yang-Disarankan-dalam-Program-Kehamilan.html#ixzz2m0HXPgRw


Tips :
- Hindari makanan yang rentan terkena pencemaran. Ada beberapa jenis makanan laut yang dicurigai tercemar polutan merkuri, seperti kerang. Buah-buahan dan sayur juga terkadang tercemar dengan bahan kimia (umumnya pestisida). Jangan lupa untuk selalu mencuci bersih sayur dan buah sebelum dikonsumsi.
- Beberapa ahli telah melakukan penelitian dan menyimpulkan bahwa kafein memiliki dampak negatif terhadap infertilitas wanita. Meskipun belum jelas apa pengaruh pastinya, tetapi dicurigai kafein yang terkandung dalam kopi dapat mempengaruhi produksi hormon estrogen yang berhubungan dengan masalah kesuburan. Sebagai upaya pencegahan, sebaiknya Bunda hanya minum 2-3 cangkir kopi saja perharinya (300 mg kafein).
Infobunda : http://www.infobunda.com/artikel/423-Mau-hamil-Konsumsi-Jenis-Makanan-Ini.html#ixzz2m0IVbDnS

Atau bunda dapat melihat link saran lainnya yang berkaitan dengan pertanyaan bunda, pada pertanyaan yang sama di fitur helpdesk, yaitu :
http://www.infobunda.com/info/2521-vitamin-yang-tepat-saat-progam-hamil.html#ixzz2owrn0CMY atau cara cepat hamil pada link http://www.infobunda.com/info/1866-cepet-hamil.html "

semoga bisa membantu ^_^

   
Jumlah Posts : 7
Jumlah di-Like : belum ada like
Biasanya cek ke dokter dlu say,takutnya ada kista atau miom,bahaya kalau mnm obat penyubur bs gede kista or miom.jd sebaik ya ke dokter dulu.setauku sblm hamil untuk promil minum asam folat(folavit 400 mg ) dan Vit e (Santa E 400 mg)diminum pada malam hari sesudah makan atau mau tidur.tbs dibeli diapotik tanpa resep dokter.tetapi ada baiknya konsul ke dokter buat chek Rahim.ke dokter diwaktu haid pertama atau kedua lebih bagus say
   
06-02-2014 10:06:04 hamil tapi masih menyusui
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear Bunda, 

Meskipun ada kontroversi bahwa menyusui saat hamil akan mengurangi nutrisi pada janin, tetapi banyak yang berpendapat bahwa tidak ada pengaruh buruk bagi bayi yang di susui maupun yang di kandung bila bunda menyusui saat hamil. Saran saya, tidak apa menyusui anak Anda selama Bunda mengandung anak berikutnya. Makanlah makanan yang begizi agar kesehatan dan status gizi Bunda selalu baik selama hamil dan menyusui. Jangan lupa meminum suplemen ibu hamil terutama zat besi dan asam folat.