SITE STATUS
Jumlah Member :
492.641 member
user online :
905 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: payudara bengak karna berhenti menyusui

New Topic :  
06-01-2014 11:59:33 pil kb n payudara bengkak
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Mungkin karna nyapihnya tiba2 itu ya PDnya jadi bengkak,bund.Pake metode WWL aja :)




Menyapih Dengan Cinta (Weaning With Love)



Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb. 




Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
   


06-01-2014 11:59:27 pil kb n payudara bengkak
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Mungkin karna nyapihnya tiba2 itu ya PDnya jadi bengkak,bund.Pake metode WWL aja :)




Menyapih Dengan Cinta (Weaning With Love)



Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb. 




Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
   
06-01-2014 11:59:01 pil kb n payudara bengkak
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Mungkin karna nyapihnya tiba2 itu ya PDnya jadi bengkak,bund.Pake metode WWL aja :)




Menyapih Dengan Cinta (Weaning With Love)



Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb. 




Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
   


16-09-2009 18:29:49 Trauma menyusui
Jumlah Posts : 11
Jumlah di-Like : 1
Allow Bunda Eka...=) Ak Jg Lg ngaLamIn HaL yg SamA....BAbyKu MaLah BArU BeruMUr 12hAri....PuTiNgKu MaLAh sDh MuLAi Lecet d MiNgGu pertAma,LaLu LuKa MengHItAm MengEriNG,BerDaRAh,LALu MengELUpas (kArNA serINg MenYuSuI x YAch), Skrg SdH AgAK MenDiNGAn...
coZ Kt MaMaKu GA BOLeh BerhEnti MenyUSui HanyA KarNA LEcEt or BerdaAraH, dL Ma2 Jg BgiTU KtNY.....KtNY sBeLUm MenyUSUi,AsiNy d PencET LaLu d OlesIN Ke PuTiNg PaYUdaRA.....
TD Ak jG HAbis SeaRcHing2....HAmPIr SmuAny Jg MenyArANkAn BegITu...jd BuNda CoBA PrakTEKIn Jg Dech....
MudaH2aN BisA mEmBAntu YAch....=)
   
13-05-2016 21:44:11 PERmasalahan tentang asi
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Dear bunda Riska,

Ketika berhenti menyusui, produksi ASI tidak serta merta berhenti. Payudara memerlukan waktu tertentu untuk kempis. Untuk menghentikan produksi ASI, bunda dapat mengkonsumsi obat khusus seperti bromokriptin yang bisa didapatkan melalui resef dokter, membebat payudara, dan hindari menstimulasi puting payudara. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter secara langsung, agar terapi yang tepat dapat diberikan.

   


03-04-2016 22:05:28 payudara keluar cairan
Jumlah Posts : 6
Jumlah di-Like : belum ada like
Selama malam Dok, Saya punya anak usia 18bln ingin bertanya beberapa hari ini payudara bagian atas terasa sakit dan setelah saya pijit keluar cairan seperti ASI padahal saya sudah setahun lebih berhenti menyusui? thanks
   
28-09-2015 13:56:21 Anak sering sakit
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Sumber: Dokumen Group Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 10:48:10 nurrsing while
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 10:13:23 Hamil anak kedua
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui lebih dari 1bayi (Tandem Nursing)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 09:36:37 Hamil sambil menyusui
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Berbagai Pertanyaan Seputar ASI (Part II)

Posted:2012-07-18 12:27:18

Minggu lalu situs kesayangan Bunda ini sudah membahas tentang pertanyaan seputar Air Susu Ibu (ASI). Karena begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan para Bunda mengenai ASI, Kami mengulasnya kembali minggu ini. Berikut adalah beberapa pertanyaan lainnya yang kerap kali meresahkan para Bunda :

· Saya seorang calon Ibu, saya ingin tahu bagaimana tehnik memerah ASI yang benar?Bolehkah menggunakan pompa ASI?

Tehnik memerah atau mengeluarkan ASI ada dua cara. Pertama dengan menggunakan tangan dan kedua dengan menggunakan pompa ASI baik pompa ASI manual mau pun elektrik.

Untuk memerah ASI dengan tangan, siapkan wadah penampung dan arahkan tepat di puting. Pastikan posisi jari telunjuk berada di bawah payudara dan gunakan jempol untuk mengeluarkan ASI. Lakukan gerakan seperti memijat naik turun.

Bila menggunakan pompa manual,  sebaiknya pilih pompa yang langsung masuk ke dalam wadah penyimpanan ASI seperti botol. Hindari pompa jenis “squeeze bulb” karena sulit dibersihkan. Pastikan pompa bersih sebelum digunakan.

Sedangkan penggunaan pompa elektrik pastinya lebih praktis dibandingkan pompa manual, namun harganya lebih mahal.

Boleh saja menggunakan pompa ASI untuk memerah, tetapi jangan sampai ketergantungan. Bunda pun perlu tahu bagaimana caranya memerah ASI dengan tangan.

· Saya hanya punya kulkas satu pintu, bagaimana bila ingin menyimpan ASI perah?

Bunda tak perlu kuatir, ASI perah tetap bisa disimpan di kulkas satu pintu asalkan suhunya < 4°C. Simpan ASI perah di freezer dalam botol-botol (sebaiknya botol kaca) yang cukup untuk sekali minum. Usahakan untuk tidak meletakkan daging atau ayam bersama dengan ASI perah. Khususkan freezer hanya untuk menyimpan ASI perah.

· Payudara saya bengkak dan nyeri, mengapa dan apa yang harus saya lakukan?

Payudara bengkak disebabkan karena pengeluaran ASI yang tidak lancar. Produksi ASI terus berjalan, namun pengeluarannya sedikit. Payudara dapat dikatakan bengkak bila terasa padat (keras) dan pada beberapa Bunda terasa nyeri bahkan demam.  Untuk mengatasinya keluarkanlah ASI dengan cara menyusui bayi atau memerah ASI (mengosongkan payudara) sesering mungkin. Dengan begitu payudara tidak akan bengkak.

· Bila sedang sakit apakah saya harus berhenti menyusui? Saya takut bayi saya tertular.

Penyakit ringan seperti batuk atau pilek tidak akan mempengaruhi kualitas ASI. Justru sebaliknya, bayi akan mendapatkan antibodi melalui ASI. Teruskanlah menyusui supaya ia tidak tertular oleh Bunda. Begitu juga bila bayi sakit, susuilah ia untuk memerangi infeksi. Bila bayi diare, menyusui adalah cara yang paling baik untuk mencegah dehidrasi.

Tips :

Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum menyusui dan memerah ASI.

   
11-06-2014 13:46:01 Bayi Tersenyum, Ibu Senang
Jumlah Posts : 37
Jumlah di-Like : belum ada like
Ada suatu kondisi yang biasa disebut breastmilk jaundice (sakit kuning karena ASI). Tak ada yang tahu pasti penyebab breastmilk jaundice. Untuk mendiagnosa hal ini, bayi paling tidak sudah berusia satu minggu, yang menarik adalah, banyak bayi yang mengalami breastmilk jaundice juga mengalami kuning fisiologis yang berlebihan. Bayi harus mengalami kenaikan berat badan yang baik, hanya dengan menyusu, buang air besarnya banyak dan sering, urinnya jernih, dan secara umum dalam keadaan baik.
Breastmilk jaundice merupakan sesuatu yang normal.
Bagaimanapun, menurut pengalaman kami, sebagian besar bayi yang disusui secara eksklusif yang benar-benar sehat dan mengalami kenaikan berat badan yang baik masih mengalami sakit kuning pada lima sampai enam minggu pertama dalam kehidupannya, atau bisa lebih. Sebenarnya, seharusnya pertanyaannya adalah apakah normal atau tidak jika tidak sakit kuning dan apakah jika tidak sakit kuning ada yang perlu kita khawatirkan? Jangan berhenti menyusui, bagi bayi yang mengalami ?breastmilk? jaundice.
Sudah jelas, cara terbaik untuk mencegah ?sakit kuning karena tidak mendapat cukup ASI? adalah dengan mulai menyusui dengan benar
Jika bayi menyusu dengan baik, menyusu lebih sering sudah cukup untuk menurunkan kadar bilirubin, meskipun sebenarnya tak ada yang benar-benar perlu dilakukan. Jika bayi menyusu kurang baik, membantu bayi melekat dengan lebih baik dapat membuat bayi menyusu lebih efektif dan mendapatkan lebih banyak ASI. Menekan payudara agar bayi mendapatkan lebih banyak ASI juga dapat membantu
   
16-02-2014 06:20:21 melepas asi
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Menyapihnya dengan cara WWL aja ya,bund.Cara konvensional kesannya kok merampas hak anak ^^

Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb.

 Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
   
16-02-2014 06:20:20 melepas asi
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Menyapihnya dengan cara WWL aja ya,bund.Cara konvensional kesannya kok merampas hak anak ^^

Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb.

 Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/