SITE STATUS
Jumlah Member :
493.621 member
user online :
1334 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: ngewe di siang hari

New Topic :  
13-04-2017 09:55:26 sakit mata
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
selamat pagi bunda..

Bantu share dong obat yang Aman untuk anak usia 8 bulan lebih..

anak saya ketularan mbaknya sakit mata, awalnya belekan di Siang Hari Dan esok paginya mata merah Dan bengkak..

mohon infonya ya bun, yang pernah mengalami Hal seperti saya..

terimakasih..
   


03-07-2016 21:07:56 mo tanya dong....
Jumlah Posts : 587
Jumlah di-Like : belum ada like
wajar bun klo lagi hamil tua susah tdur, kdng jg tdur gak nyenyak, bikin kesibukan aja bun di siang hari, banyakin gerak,, jadi klo malem tdur lbh nyenyak
   
18-12-2015 05:35:37 perkenalan
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
assalamualaikum... salam kenal bunda semua...
@febriana permata . pd saat hamil, mmg kdg perut bawah terasa sakit dan tegang hal itu bs dikarenakan aktifitas sehari2 yg tanpa kita sadari sdh membuat perut kt tegang, seperti bangun dr tidur: dr posisi terlentang langsung duduk. seharusnya kita miring dulu baru duduk, bs juga dikrnkan terlalu lama duduk, kurang istirahat, ngangkat sesuatu yg berat, menahan BAK, dll. sedangkan bumil hrs cukup istirahat, di siang hari paling tidak 1 jam dan dimlm hr 7-8 jam .
   


Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like

Bayi 1 bulan : Sekitar 16 jam. Bayi bunda mulai beradaptasi dengan perbedaan siang dan malam. Dia mungkin akan lebih banyak tidur pada malam hari, tapi tetap masih sering tidur di siang hari.

Bayi 2 bulan : Sekitar 16 jam. Meski sudah lebih sering terjaga dan bisa bersosialisasi, kebanyakan bayi masih butuh tiga atau empat jam (atau bahkan lebih) untuk tidur siang. Bayi Bunda mungkin mulai tidak menyusu di tengah malam.

Bayi 3 bulan : Sekitar 15 jam. Beberapa (dan bukan semua) bayi di usia ini dapat tidur selama enam sampai 8 jam pada malam hari. Sebagian besar melakukan tidur siang hingga tiga kali.

Bayi 6 bulan : Kurang dari 14 jam. Pada malam hari, bayi biasanya tidur selama 11 jam. Tidur siang mungkin hanya akan dilakukan pada pagi menjelang siang dan sore hari (meski beberapa bayi masih melakukan tidur siang singkat sebanyak 3 hingga 4 kali).

Bayi 9 bulan : Sekitar 14 jam. Di usia ini hampir 75% bayi tidur sepanjang malam (yaitu tidur selama 8 sampai 12 jam pada malam hari tanpa terbangun). Bayi Bunda juga masih cenderung tidur pada pagi dan sore hari. Dia mungkin akan mengalami kesulitan untuk tidur dan tetap tertidur karena sudah mulai mengalami kecemasan berpisah.

   
Jumlah Posts : 105
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda maya... aq jg puasa, kadang baby q justru aktif bgt di siang hari,sampe malem pun msh, tp kadang dia diem jg....tergantung mood baby kli y,...aq panggil2 jg ga bangun2..hihi...
   


Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

ASI Lancar, Puasa Tak Lewat

(Sumber dari: AIMI *dengan perubahan seperlunya*)

Bulan Ramadhan hampir tiba. Bulan penuh ibadah bagi umat muslim di dunia. Salah satu ibadah yang wajib dilakukan setiap muslim yang telah baligh (cukup umur) adalah berpuasa. Nah, bagaimana dengan ibu hamil dan menyusui?

Puasa Ramadhan hukumnya tetap wajib bagi ibu hamil dan menyusui. Alhamdulillah, Islam memberikan kelonggaran bagi ibu hamil dan menyusui untuk tidak berpuasa dengan berpuasa di lain waktu atau membayar fidyah.

Yang pertama, dikembalikan kepada motivasi atau niat. Jika ibu hamil dan menyusui tidak melakukan ibadah puasa karena mengkhawatirkan kesehatan dirinya, maka dia menganggap dirinya seperti orang sakit. Sehingga cara mengganti puasa sama dengan mengganti puasa dikala orang sakit, yaitu dengan berpuasa di hari lain. Namun, jika mengkhawatirkan bayinya, dianggap seperti orang tua yang tak punya kemampuan sehingga cara menggantinya selain membayar puasa-seperti cara orang tua-yaitu dengan membayar fidyah.

Yang kedua, ibu hamil atau menyusui cukup membayar fidyah saja tanpa harus berpuasa. Karena keduanya tidak berpuasa bukan karena sakit, melainkan karena keadaan yang membuatnya tidak mampu puasa. Kasusnya lebih dekat dengan orang tua yang tidak mampu berpuasa.

Apa dan bagaimana cara membayar Fidyah? Fidyah adalah memberi makan orang fakir miskin. Satu hari puasa diganti dengan satu kali fidyah. Ukuran memberi makan adalah sebesar porsi kita makan 3 kali sehari, yakni sekitar 1 mud atau 600 gram. Jika dirupakan uang, sebesar biaya kita makan 3 kali sehari.

Ketika memberikan fidyah, ada tata caranya juga. Salah satu yang harus diingat adalah jangan lupa mengucapkan berita serah terima/ijab kabul. Misalnya “Saya membayar fidyah kepada saudara, mohon diterima dengan baik”. Jika meminta orang lain yang menyerahkan maka, “Ibu A membayar fidyah kepada saudara, mohon diterima dengan baik”. Untuk detailnya, silakan konsultasi dengan pemuka agama di lingkungan Anda. 

Nah, bagi ibu menyusui yang ingin berpuasa bagaimana? Selama kondisi ibu dan bayi sehat, maka diperbolehkan berpuasa. Namun, jika dikuatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, misalnya kekurangan gizi, produksi ASI berkurang, sakit, dan lain sebagainya, maka Islam menyarankan untuk tidak berpuasa.

Manajemen Laktasi Ibu Menyusui Yang Sedang Berpuasa

Dengan perubahan jadwal makan, bukan berarti asupan makanan yang dikonsumsipun ikut berubah. Yang penting, ibu menyusui tetap makan 3 kali sehari dan secara disiplin mengkonsumsi makanan dengan gizi berimbang, yaitu dengan komposisi 50% karbohidrat, 30% protein dan 10-20% lemak.

Kemudian, hal-hal berikut dapat dilakukan untuk memastikan bahwa produksi ASI selama ibu berpuasa tetap lancar dan berkualitas:

Asupan menu dengan gizi seimbang

Ibu yang sedang menyusui memang membutuhkan tambahan sekitar 700 kalori perhari, 500 kalori diambil dari makanan ibu dan 200 kalori diambil dari cadangan lemak dalam tubuh ibu. Oleh karena itu, penting bagi ibu menyusui yang sedang berpuasa untuk tetap mempertahankan pola makan 3x sehari dengan menu gizi seimbang. Pada saat sahur, ketika berbuka puasa dan menjelang tidur sesudah shalat tarawih. Makan sahur akan menghasilkan energi yang berguna untuk aktivitas kita hari itu. Komposisi makanan dengan gizi berimbang akan menghasilkan sari makanan yang bagus untuk anak. Jangan terlambat berbuka dan jangan makan secara asal yang penting makan ya :)

Ada beberapa tips mengenai asupan ibu menyusui selama berpuasa:

Pertama,boleh mencoba konsumsi sumber karbohidrat kompleks agar bisa membantu membuat ibu menyusui tidak lemas di tengah hari. Karbo kompleks seperti beras merah lebih lama diproses tubuh sehingga pelepasan gula menjadi energi berlangsung bertahap. Kondisi ini dapat lebih menjamin kebutuhan energi ibu sampai berbuka. 

Kedua, konsumsi sayur dan buah lebih banyak saat berbuka atau malam hari dan konsumsi protein lebih banyak saat makan sahur. Protein menjadi sumber energi, yang diolah terakhir setelah karbohidrat dan lemak. Asupan protein ini sesuai bagi busui yang membutuhkan banyak cadangan energi. Sementara serat pada buah dan sayur membantu menjaga asupan vitamin dan menjaga kesehatan pencernaan ibu selama menyusui. Usahakan stop makanan instant selama puasa ini ya, karena makanan seperti mie instant biasanya hanya mengandung kalori yg membuat kenyang tetapi minim nilai gizinya. 

Ketiga, silakan konsumsi suplemen vitamin dan mineral jika diperlukan. Tanyakan kepada dokter suplemen apa yang baik untuk ibu menyusui saat berpuasa karena saat ibu menyusui berpuasa, yang terpengaruh biasanya adalah kadar micro nutrients (elemen-elemen nutrisi yang diperlukan dalam jumlah yang kecil seperti zinc, magnesium, dan potassium), namun itu bukanlah masalah.  

Perbanyak konsumsi cairan, mulaidari berbuka hingga sahur

Jika bisa minum air putih sebanyak dua liter (sekitar 10-12 gelas sehari), ditambah dengan jenis cairan lainnya seperti juice buah, teh manis hangat dan susu. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat, akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui. Jika bisa, hindari teh dan kopi saat sahur karena bersifat diuretik, yang menyebabkan ibu sering buang air kecil. Akibatnya ibu berisiko kekurangan cairan akibat seringnya cairan dibuang. 

Istirahat yang cukup

Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah, apalagi jika si ibu baru saja menyusui. Cobalah untuk beristirahatlah sejenak, apakah dengan cara tidur atau sekadar relaks menenangkan pikiran. Perlu ibu menyusui ketahui, bahwa semakin

sering payudara dihisap oleh bayi, maka produksi ASI akan semakin banyak. Jadi, bila selama puasa ibu tetap rajin menyusui, ASI akan tetap lancar.

Ibu Bekerja

Ibu bekerja yang memerah ASI di tempat kerjanya disarankan untuk tetap melakukan kegiatan memerah ASI seperti biasa dengan tetap memperhatikan tips-tips seperti yang sudah disebutkan diatas ini. Kembali berpegang pada prinsip demand and supply, semakin banyak ASI dikeluarkan maka semakin banyak ASI yang akan diproduksi. Apabila ibu menyusui yang biasa memerah menghentikan kegiatan memerahnya selama bulan puasa, maka ASI yang diproduksi dapat berkurang, yang bukan disebabkan oleh kegiatan berpuasa tetapi karena mengurangi kegiatan memerah tadi.

Bagaimanapun, mendapatkan ASI adalah hak bayi. Jadi, dahulukan kepentingan bayi. Untuk ibu yang memiliki bayi di bawah 6 bulan, memang dianjurkan untuk tidak berpuasa karena bayi sedang dalam tahap ASI Eksklusif dan belum memperoleh makanan tambahan apapun kecuali ASI. Ada dua alasan kenapa ibu dalam fase ASIX tidak dianjurkan berpuasa dulu: pertama, pada masa ASIX, terutama di dua bulan pertama adalah fase pemantapan menyusui. Jika proses menyusui ibu sudah mantap dan ingin mencoba puasa silakan. Tetapi jika ibu masih berjuang untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan produksi, sebaiknya tunda dulu puasanya. Kedua, bayi di bawah 6 bulan sering mengalami fase percapatan pertumbuhan (growth spurts) yang membuatnya tiiba-tiba jadi sangat sering menyusu. Jika Anda mulai kewalahan di saat fase GS ini, pertimbangkan untuk stop puasa dulu.

Kondisi yang Harus Diperhatikan

Jika si kecil masih dalam fase ASIX (atau bahkan setelahnya) dan ibu ingin berpuasa, ada hal penting yang tidak boleh diabaikan: perhatikan sinyal sinyal yang dikirimkan tubuh Anda dan tubuh bayi. 

Apa yang harus diperhatikan dari kondisi ibu?

-Merasa sangat haus (terutama pasca menyusui/memerah).

- Urine/ air seni berwarna pekat (kuning tua/cokelat) serta bau yangtajam.

- Merasa sangat pusing dan berkunang-kunang, apalagi jika pusing tidak hilang setelah ibu beristirahat

Adalah wajar jika ibu merasa lemas.  Oleh karena itu usahakanlah untuk beristirahat paling tidak satu kali di siang hari. Atau bila tidak memungkinkan untuk tidur siang, upayakan untuk sekadar duduk,

berbaring dengan rileks. Istirahat akan sangat membantu agar hormon Oksitosin yang berfungsi untuk mengeluarkan ASI bekerja secara optimal. Jika Anda mulai pusing atau air seni Anda mulai pekat, sebaiknya hentikan dulu puasanya. Apa yang harus diperhatikan dari kondisi bayi?- Frekuensi BAK bayi sudah kurang dari 6 kali per 24 jam, warna urine bayi juga mulai pekat- Ada gejala2 dehidrasi lain pada bayi, seperti mulut yag kering, bayi terlihat sangat lemas, kulit tidak lentur, dsb.- Bayi kelihatan gelisah seharian, rewel atau berperilaku di luar kebiasaan normalnya. - Bayi mengalami diare atau demam yang mana membutuhkan extra asupan ASI agar tidak dehidrasi, terutama di masa ASIX.

Selamat menunaikan ibadah puasa dan salam ASI :) 

   
19-06-2015 12:13:43 bagaimana dengan si bayi
Jumlah Posts : 107
Jumlah di-Like : 4

Dear bunda,

Baru teringat pengalaman saya waktu hamil 5 minggu sampai sekitar 3 bulan , saya muntah terus , tidak bisa makan nasi , namun minum bisa , jadi saya antisipasi dengan makan buah-buahan yang banyak , waktu itu saya pilih buah semangka , mangga arum manis, belimbing, apel , jambu air , dipotong-potong buahnya seperti rujak tapi tanpa bumbu rujak, ditaruh di piring (besar) , bahkan 2 porsi sekaligus kalo saya makan , dan oleh karena saya masih bisa minum susu **nagen sampai 2 minggu , saya minum tadinya coklat masih bisa , sehari bisa 3 gelas , sebisa saya waktunya , namun setelah lebih dari 2 minggu , mual saya makin bertambah , maka susu saya ganti **anmum yang Vanilla , tetap 3 kali sehari , pagi , siang , dan malam sebelum tidur , itu saya lakukakn sampai 3 bulan lebih sedikit , kombinasi buah-buahan 2 piring di siang hari (jam makan siang) dan sore hari (jam 4-5 sore) , malam saya sudah stop makan kecuali susu , saya pikir yang harus dilakukan adalah menjaga saya tidak dehidrasi dan anak saya tetap dapat nutrisi dari buah-buahan itu , Alhamdulillah anak saya berat badannya di kandungan stabil , karena setelah lewat 3 bulan sudah bisa makan nasi lagi kog...semoga membantu Bun...

   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
mau tanya doong bun...sbenernya ibu hamil boleh ga siih mandi di siang hri...soal'a kata mertua ku ibu hamil ga blh mandi di siang hari.
   
Jumlah Posts : 7
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda2 yg sering sakit di bagian miss V, mgkin pengaruh krna sering nahan pipis. usahakan bunda2 nahan pipi jgan sampai sakit bru pigi pipis, krna bisa menyebabkan luka (bagian dlam) di bagian miss V, apalgi kalau bunda2 mau ngelahirin normal, usahakan jgan nahan pipis. jgan kurangi minum air krna pengaruh keseringan pipis terutama di siang hari, tp kl malam bsa dikurangi minum airnya (menurut artikel yg sya baca) moga bermanfaat
   
29-04-2015 08:51:10 Usg 4 week
Jumlah Posts : 33
Jumlah di-Like : belum ada like
bun mau tanya kali ada yg ngalamin kaya sy, sy terakhir mens 28 feb smpe sekarang blm mens dan udh di TP hasil nya cuma 1 tp kemaren keluar flek coklat segaris doang dan itu pun pas hari itu aja di siang hari. itu kenapa iya bun mohon share dong yg tau :)
   
10-03-2015 15:55:03 bayi tidur gelisah
Jumlah Posts : 175
Jumlah di-Like : belum ada like

salam kenal Aldo Fenady, Anda atau isteri Anda juga dapat bergabung di topik "bayi tidur gelisah" (http://www.infobunda.com/pages/newforum/posts.php?topic=12517) pada forum "Bayi"

berikut, saya bantu share info dari artikel "Menciptakan suasana tidur bayi yang lebih baik"
(http://www.infobunda.com/pages/articles/artikelshow.php?id=247&catid=11)
Sebagian orangtua sering mengeluh kurang tidur. Pasalnya si bayi suka terbangun di malam hari dan rewel jika keinginannya tak dituruti. Tidak heran kalau Bunda tampak pucat dan lelah di siang hari karena kurang tidur.
Masalah ini dapat diatasi bila Bunda bisa menciptakan tidur yang baik untuknya, caranya dengan membuat suasana mirip di dalam rahim. Dengan begitu ia tidak akan terbangun dan mengganggu Bunda. Berikut kiat-kiatnya :
• Tempat tidur yang nyaman
Ia masih belum bisa menyesuaikan diri dengan tempat tidur yang besar. Posisi tidur dengan tempat tidur yang besar jauh berbeda dengan saat ia meringkuk dalam rahim Bunda. Sebaiknya gunakan box, keranjang, atau ayunan bayi.
• Suhu yang tepat
Jangan sampai ia terbangun karena suhu kamar terlalu dingin atau panas. Bila Bunda menggunakan kipas angin atau air conditioner, jangan arahkan langsung padanya. Suhu kamar tidak lebih atau kurang dari 22C. Bila dirasa suhu kamar terlalu panas, ganti bajunya dengan yang lebih tipis dan longgar.
• Belaian dan tepukan ringan yang menenangkan
Belaian dan tepukan ringan dapat menenangkannya yang akan membuat tidurnya kauh lebih nyenyak.
• Suara-suara lembut
Untuk mengganti detak jantung Bunda yang dulu ia dengar, Bunda bisa menggunakan suara dengungan kipas angin, suara radio, dan suara lembut dari mainannya.

semoga membantu ^_^

   
10-02-2015 16:55:37 nyeri kaki
Jumlah Posts : 175
Jumlah di-Like : belum ada like

subhanallah ya Bunda Marizka :), masih kuat gotong :D ... hehehe....#maaf ya bund, bercanda#

saya bantu kutip info dari artikel mengenai keluhan saat hamil yaa ... ( http://www.infobunda.com/pages/articles/artikelshow.php?id=123&catid=4 )

"

Pegal-pegal
Penyebabnya bisa karena ibu hamil kekurangan kalsium atau karena ketegangan otot. Sepanjang kehamilan, boleh dibilang ibu membawa beban berlebih. Otot-otot tubuh juga mengalami pengenduran sehingga mudah merasa lelah. Hal inilah yang membuat posisi ibu hamil dalam beraktivitas apa pun jadi terasa serba salah. Penyebab lainnya, yaitu ibu hamil kurang banyak bergerak atau olahraga.
Solusinya :
Amat disarankan untuk senantiasa menyempatkan waktu berolahraga atau setidaknya beraktivitas ringan. Ibu hamil pun sebaiknya menjaga sikap tubuh. Ibu diwajibkan mengonsumsi susu dan makanan yang kaya kalsium. Menggunakan koyo? Boleh-boleh saja.

 

Kram dan sakit pada kaki
Menjelang akhir kehamilan tangan dan kaki sering mengalami kekakuan. Bagian tubuh tersebut agak membengkak sedikit karena menyimpan cairan. Akibatnya syaraf jadi tertekan. Tekanan ini terasa sakit seperti ditusuk-tusuk jarum. Sehingga tangan dan kaki tidak merasakan apa-apa dan ototnya jadi lemah. Gejala ini terasa waktu bangun tidur di pagi hari dan membaik di siang hari. Penyebabnya diperkirakan karena hormon kehamilan, kekurangan kalsium, kelelahan, tekanan rahim pada otot, kurang bergerak sehingga sirkulasi darah tidak lancar.
Solusinya :
Saat kram terjadi, yang harus dilakukan adalah melemaskan seluruh tubuh terutama bagian tubuh yang kram. Dengan menggerak-gerakkan pergelangan tangan dan mengurut bagian kaki yang terasa kaku bisa membantu menghilangkan kekakuan. Selain itu, pada saat bangun tidur jari kaki ditegakkan sejajar dgn tumit utk mencegah kram mendadak. Agar kram tidak sampai mengganggu, atasi dengan mengkonsumsi banyak kalsium, minum air putih yang banyak, melakukan senam ringan, dan cukup istirahat.

 

Kaki bengkak (Edema)
Sekitar 75% wanita hamil pasti mengalami pembengkakan pada kaki (edema), yang umumnya terjadi pada trimester akhir. Penyebabnya bisa karena ibu terlalu banyak diam. Secara fisiologis, ibu hamil memang menanggung beban tambahan yang akan semakin memperlambat aliran darah pada pembuluh darah vena. Kaki bengkak selanjutnya bisa memicu tekanan darah tinggi atau malah preeklamsi. Sebenarnya, kaki bengkak bukan disebakan karena banyaknya mengkonsumsi garam. Ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi makanan yang mengandung garam seperti sebelum hamil.
Solusinya : 
Lakukan cukup olahraga dan sebisa mungkin tidak bersikap statis atau berdiam diri dalam posisi yang sama berlama-lama. Saat Anda duduk, sebisa mungkin selalu luruskan kaki. Sempatkan untuk beristirahat sejenak di sela-sela aktivitas dan tidur dengan posisi berbaring pada sisi kiri tubuh. Anda sebaiknya mulai mewaspadai pembengkakan pada kaki bila diikuti juga dengan berat badan yang meningkat drastis, naiknya tekanan darah serta kadar protein dalam urin. Bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda bahwa Anda mengidap pre-eclampsia."

semoga membantu ya informasinya ... 

   
Jumlah Posts : 19
Jumlah di-Like : belum ada like
makasih ya bunda" saran nya, tp aku sih kalau sama nasi tu agak sdikit sih nya slama hamil ga gtu nafsu sm nasi tp lauk sm sayur yg aku banyakin bgitu juga buah, tp apa ada prngaruh lain ga bun sprti suka tdr malam, kebanyakan aktfitas dan kurang istirahat di siang hari...
   
Jumlah Posts : 22
Jumlah di-Like : belum ada like
pagi jam 7 stlh kakak2nya sekolah baru sarapan kdg lanjut mik s kdg nggak lihat2 porsi makannya. hbs itu biasanya bubuk, jam 10 camilan (buah/biskuit) trus makan siang jam 12-1. hbs itu kdg sufor kdg camilan. jam 4 hbs mandi maem sore, stlh itu kdg nyemil kdg nggak tergantung mood si baby. hbs isya maem malem bareng kakak2nya trus bubuk jam 8/9. sufor banyak di siang hari bunda krn aq kerja. jd di rmh sama "asisten" jam istirahat siang aq usahakan pulg utk ngecek sambil jemput kakaknya pulg sekolah. asistenku selalu laporan td si baby mkn apa saja, hbs berapa banyak, bubuk jam brp dll
   
27-08-2014 11:06:12 mual
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25

Hai Bunda,

Pada masa kehamilan, Bunda akan mengalami beberapa perubahan hormon dan juga fisik, seperti yang dijelaskan pada artikel yang berjudul "Keluhan-Keluhan Ringan Saat Hamil Dan Solusinya" berikut:

Saat hamil kondisi fisik berubah. Banyak keluhan yang muncul. Tak semuanya berat tapi ada juga yang ringan dan tak perlu penanganan lebih lanjut. Apa sajakah dan bagaimana mengatasinya?

Pusing
Keluhan ini merupakan keluhan awal dan umum terjadi. Pengaruh hormon saat kehamilan yang menjadi penyebabnya. Hormon progesteron memicu dinding pembuluh darah melebar. Sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan darah dan membuat calon ibu merasa pusing. Keluhan ini akan hilang dengan sendirinya.
Solusinya:
Penanganan yang tepat tentu harus dengan mengetahui lebih dulu penyebabnya. Bila akibat pengaruh hormonal, penanganannya cukup dengan tidur dan menghindari stres. Sementara bila karena anemia dan hipertensi, mau tidak mau harus diatasi dulu faktor penyebabnya. Sedangkan jika karena tekanan darah rendah, kurangi aktivitas dan hemat pengeluaran energi. Juga hindari gerakan mendadak seperti dari posisi duduk atau jongkok langsung ke posisi berdiri. Kalaupun merasa perlu menelan obat antisakit kepala lantaran tak kuat lagi menahannya, pilihlah yang paling aman. Salah satunya parasetamol yang masih bisa ditoleransi untuk dikonsumsi ibu hamil sekalipun tanpa resep dokter.

Mual dan Muntah
Menurut Dr. HM. Bayu Wahyudi, MOH, SPOG, sekitar 50 hingga 70 persen wanita hamil akan mengalami rasa mual dan terkadang disertai pegal, pusing hingga meriang. Hal ini merupakan gejala normal yang muncul pada trimester pertama kehamilan di usia 6-14 minggu. Keluhan ini kerap dikenal dengan istilah Morning Sickness. Morning sickness terjadi karena plasenta yang berkembang dan menghasilkan sejenis hormon HCG. Hormon ini prosentasenya meninggi sesuai dengan pertumbuhan plasenta. Diperkirakan, hormon inilah yang mengakibatkan muntah melalui rangsangan terhadap otot dari poros lambung. Makin tinggi hormon ini makin cepat merangsang muntah. Sebenarnya hormon HCG  sangat dibutuhkan pada awal kehamilan. Selain membentuk plasenta, HCG juga akan menjaga janin tumbuh dengan baik.
Solusinya :
Sediakan snack atau makanan ringan seperti, crackers, kue beras atau sebatang coklat di samping tempat tidur Anda. Makanlah bahan makanan tersebut ketika Anda bangun atau setelah mual hilang. Makanan-makanan tersebut dapat menghilangkan rasa mual. Selain itu, jagalah pola makan dan makanlah sesering mungkin walaupun dalam porsi kecil. Tujuannya untuk menjaga agar perut tidak berada dalam keadaan kosong dan tetap menjaga gula darah yang stabil. Perbanyaklah mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat, perbanyak minum, mengkonsumsi vitamin B6, istirahat cukup, menjauhi makanan pedas serta bersikap positif terhadap kehamilan dapat mengurangi gejala mual-mual.

Buang air kecil
Inilah keluhan yang paling sering dialami. Adanya janin membuat tekanan pada kandung kemih. Kadangkala penyebabnya kecenderungan ibu hamil yang minum lebih banyak. Akibatnya, ginjal lebih banyak pula memproduksi air seni. Selain itu letak kandung kemih yang bersebelahan dengan rahim membuat kapasitasnya berkurang. Itulah salah satu sebab ibu hamil sering buang air kecil.
Solusinya :
Yang perlu diwaspadai, saat ini sering terjadi infeksi pada saluran atau kandung kemih pada ibu hamil. Sayangnya, sulit membedakan buang air kecil yang disebabkan oleh infeksi atau tidak. Yang mungkin bisa dijadikan pedoman yakni rasa nyeri yang menyertai. Jika keluarnya air seni diiringi oleh rasa nyeri dan warnanya merah atau keruh mungkin itu pertanda infeksi. Untuk mengatasinya, jangan menunda keinginan buang air kecil.

Pegal-pegal
Penyebabnya bisa karena ibu hamil kekurangan kalsium atau karena ketegangan otot. Sepanjang kehamilan, boleh dibilang ibu membawa beban berlebih. Otot-otot tubuh juga mengalami pengenduran sehingga mudah merasa lelah. Hal inilah yang membuat posisi ibu hamil dalam beraktivitas apa pun jadi terasa serba salah. Penyebab lainnya, yaitu ibu hamil kurang banyak bergerak atau olahraga.
Solusinya :
Amat disarankan untuk senantiasa menyempatkan waktu berolahraga atau setidaknya beraktivitas ringan. Ibu hamil pun sebaiknya menjaga sikap tubuh. Ibu diwajibkan mengonsumsi susu dan makanan yang kaya kalsium. Menggunakan koyo? Boleh-boleh saja.

Kram dan sakit pada kaki
Menjelang akhir kehamilan tangan dan kaki sering mengalami kekakuan. Bagian tubuh tersebut agak membengkak sedikit karena menyimpan cairan. Akibatnya syaraf jadi tertekan. Tekanan ini terasa sakit seperti ditusuk-tusuk jarum. Sehingga tangan dan kaki tidak merasakan apa-apa dan ototnya jadi lemah. Gejala ini terasa waktu bangun tidur di pagi hari dan membaik di siang hari. Penyebabnya diperkirakan karena hormon kehamilan, kekurangan kalsium, kelelahan, tekanan rahim pada otot, kurang bergerak sehingga sirkulasi darah tidak lancar.
Solusinya :
Saat kram terjadi, yang harus dilakukan adalah melemaskan seluruh tubuh terutama bagian tubuh yang kram. Dengan menggerak-gerakkan pergelangan tangan dan mengurut bagian kaki yang terasa kaku bisa membantu menghilangkan kekakuan. Selain itu, pada saat bangun tidur jari kaki ditegakkan sejajar dgn tumit utk mencegah kram mendadak. Agar kram tidak sampai mengganggu, atasi dengan mengkonsumsi banyak kalsium, minum air putih yang banyak, melakukan senam ringan, dan cukup istirahat.

Kaki bengkak (Edema)
Sekitar 75% wanita hamil pasti mengalami pembengkakan pada kaki (edema), yang umumnya terjadi pada trimester akhir. Penyebabnya bisa karena ibu terlalu banyak diam. Secara fisiologis, ibu hamil memang menanggung beban tambahan yang akan semakin memperlambat aliran darah pada pembuluh darah vena. Kaki bengkak selanjutnya bisa memicu tekanan darah tinggi atau malah preeklamsi. Sebenarnya, kaki bengkak bukan disebakan karena banyaknya mengkonsumsi garam. Ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi makanan yang mengandung garam seperti sebelum hamil.
Solusinya : 
Lakukan cukup olahraga dan sebisa mungkin tidak bersikap statis atau berdiam diri dalam posisi yang sama berlama-lama. Saat Anda duduk, sebisa mungkin selalu luruskan kaki. Sempatkan untuk beristirahat sejenak di sela-sela aktivitas dan tidur dengan posisi berbaring pada sisi kiri tubuh. Anda sebaiknya mulai mewaspadai pembengkakan pada kaki bila diikuti juga dengan berat badan yang meningkat drastis, naiknya tekanan darah serta kadar protein dalam urin. Bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda bahwa Anda mengidap pre-eclampsia.

Sakit punggung
Selama kehamilan, sambungan antara tulang pinggul mulai melunak dan lepas. Ini persiapan untuk mempermudah bayi lahir. Rahim bertambah berat, akibatnya, pusat gravitasi tubuh berubah. Secara bertahap, ibu hamil mulai menyesuaikan postur dengan cara berjalan. Hal ini menyebabkan sakit punggung dan pegal.
Solusinya :
Mengatasinya tak perlu obat cobalah perbaiki cara berdiri, duduk, dan bergerak. Jika harus duduk atau berdiri lebih lama jangan lupa istirahat setiap 30 menit.

Gatal-gatal
Keluhan ini pun lazimnya disebabkan pengaruh faktor hormonal.
Solusinya :
Cukup dengan menggunakan obat luar. Sedapat mungkin hindari obat-obatan oral atau yang diminum. Obat-obatan jenis ini umumnya tidak baik bagi tumbuh kembang janin.

Nyeri ulu hati
Jika mengalami keluhan ini jangan panik. Hal ini disebabkan adanya sejumlah kecil isi lambung yang lewat di pangkal saluran kerongkongan (penghubung mulut dengan lambung).
Solusinya:
Tak perlu ke dokter untuk mengatasinya. Malah pencegahannya tergolong mudah. Selama kehamilan, jangan membungkuk atau berbaring datar. Kalaupun ingin berbaring cobalah gunakan bantal yang tinggi. Sediakan pula segelas susu di samping tempat tidur dan minumlah sedikit-dikit setiap kali terasa nyeri.

Sembelit
Hormon progesteron saat hamil menyebabkan relaksasi usus. Akibatnya daya dorong usus terhadap sisa makanan berkurang. Sisa makanan yang menumpuk mengakibatkan sembelit. Sebab lainnya bisa juga kandungan zat besi pada tablet khusus ibu hamil. Selain itu, kebiasaan menahan buang air besar seringkali menjadi penyebab.
Solusinya :
Perbanyaklah mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan berserat. Satu lagi, lebih teraturlah ke belakang dan minum air putih minimal delapan liter setiap hari.

Apabila Bunda mengalami keluhan yang berlebih, segera periksakan ke dokter ya Bunda. Semoga bermanfaat.