SITE STATUS
Jumlah Member :
493.756 member
user online :
1416 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: mengobati pilek bayi 0 6 bulan

New Topic :  
02-06-2016 21:07:29 ibu menyusui sedang flu
Jumlah Posts : 294
Jumlah di-Like : belum ada like
aduh bun... bayi belum sebulan kok udh dikasih makan... bahaya bgt itu bun, perut bayi belum bisa mengolah itu bun ... bayi 0-6 bulan ya cocokx asi ibux,asi ekslusife sampai umur 6 bulan asi tanpa tambahan lain apapun termasuk air putih... bunda tau dari mana kalo babyx belum kenyang? nangis? nangis bukan berarti lapar loh bun bisa jadi gak babyx lagi gak nyama ,pengen digendong atau hanya bosan... update ilmux yuk bun, bunda bisa gabung di fb AIMI atau bunda bisa cari" diinternet akibat dri mpasi dini...
   


Jumlah Posts : 8
Jumlah di-Like : belum ada like
Bunda sayang..berilah hak bayi 0-6 bulan itu ASI ekslusif..karna tidak ada yg lebih bagus dr ASI..saya juga dulu cuma dapat cuti 2 bulan..setelah itu saya kerja..sy perah ASI untuk bayi saya dirumah :)
   
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like

untuk bayi 0-6 bulan yang diberikan ASI, BABnya Sehari 1-7 kali atau bahkan hanya 1-2 hari sekali. Dengan catatan berat badan bayi terus bertambah sesuai grafik normal yang tertera pada Kartu Menuju Sehat/KMS.

sedangkan bayi yang tidak diberikan ASI, BABnya Sekitar 3-4 kali sehari sampai hanya 1-2 hari sekali. Kenapa frekuensi BAB-nya lebih jarang dari bayi yang menyusu ASI? ASIseperti diketahui sangat mudah dicerna oleh bayi. Namun tidak begitu dengan susu formula yang lebih sulit dicerna dan diserap oleh sistem pencernaan bayi. Inilah yang menyebabkan kenapa bayi yang menyusu ASI jarang mengalami kegemukan, sementara “bayi susu formula” kerap kelebihan berat badan.

untuk bayi di atas 6 bulan, beda lagi frekuensinya

   


Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Sama2,bund Novita :)
Berikut perbedaan antara UHT,pasteurisasi dan sufor

 disunting dari http://nurisatools.blogspot.com/2011/06/perbedaan-susu-uht-pasteurisasi-skim.html Hingga saat ini, masih ada sebagian Moms yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil.  Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya. Daripada bingung, simak penjelasan berikut ini. BEDANYA SUSU UHT, SKIM DAN FORMULAMoms, sebelum menentukan susu mana yang baik diberikan kepada sikecil, sebaiknya ketahui terlebih dulu apa bedanya susu UHT, Skim dan Formula. Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135-145 derajat Celcius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum, terlebih jika disimpan dalam lemari pendingin. Susu UHT ini juga di kemas dengan kemasan multi lapis yang kedap udara sehingga bakteri pun tidak bisa masuk kedalamnya. kemasan multi lapis ini juga kedap cahaya sehinnga cahaya ultra violet tak akan mapu menembusnya. dan prosen kemasanya pun dilakuan secara otomatis tanpa adanya campur tangan manusia. Sehingga susu UHT ini tetap segar dan aman untuk di konsumsi, dan memenuhi standar kesehatan internasional. Kelebihan susu UHT : Daya Simpan yang lama - pada suhu kamar 6-10 bulanSusu yang sangat higienis karena bebas dari seluruh mikroba ( patogen ? penyebab penyakit dan pembusuk ) serta sporaKontak panas yang singkat pada proses peng- UHT -an, menyebabkan warna, aroma dan rasa susu relatif tidak berubah Susu UHT yang telah di buka harus di simpan di refrigerator ( kulkas ) dan hindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi ( > 50 der celsius )  Susu Pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas 63-72 derajat celsius selama 15 detik, yang bertujuan untuk membunuh bakteri patogen. karena proses pemanasannya yang relatif cukup rendah dan waktunya yang realtif lebih lama, maka tidak semua mikroorganisme pembusuk mati oleh proses ini. Maka untuk memperpanjang umur simpan produk yang telah di Pasteurisasi biasanya di simpan di refrigerator ( suhu rendah ). Daya tahan penyimpanan relatif lebih cepat 1 minggu di refrigerator atau 1-2 hari di suhu kamar. Sedangkan susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12). Susu Formula yang dijual pada umumnya adalah susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. TETAP UTAMAKAN ASI Pada dasarnya tidak ada kewajiban memperkenalkan salah satu jenis susu tersebut. Justru, prinsip utama pemberian susu adalah berikan ASI pada bayi 0 - 6 bulan atau ASI eksklusif. Sebaliknya, susu formula bisa dijadikan alternatif bilamana Moms tidak dapat memberikan ASI Eksklusif. Dengan diberikanya susu formula khusus yang dirancang hingga menyerupai ASI, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan akan nutrisi bayi. Begitu usia 7 bulan bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tujuan MPASI untuk menambah asupan nutrisi selain dari ASI, serta mengajari bayi agar mengenal makanan secara bertahap dengan konsistensi lain yang nantinya menuju pada makanan padat. Sementara, susu UHT bisa diberikan kepada anak sesudah berusia 12 bulan. Jumlah yang diberikan berkisar antara 1-2 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak. Susu UHT memang direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Susu skim tidak ditujukan untuk anak pada umumnya, nilai kalorinya hanya mengandung 55 persen dari seluruh energi susu. Tak heran, jika susu skim seringkali digunakan dalam pembuatan keju rendah lemak dan yogurt. MANA YANG LEBIH BAIK? Bila dilihat dari sisi kualitas susu dengan cara sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lain.   Proses sterilisasi UHT yaitu dengan pemanasan yang tinggi dan singkat. Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. Jangka waktu simpan susu UHT lebih lama dari produk susu cair dengan cara sterilisasi pasteurisasi.  Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang yaitu mencapai 6 ? 10 bulan meski tanpa bahan pengawet, bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Selain itu, susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada.  Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu gizi, relatif tidak berubah.  Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasanya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau. Bagaimana dengan susu formula? Susu bubuk berasal dari susu  segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau roller dryer.  Kerusakan protein sebesar 30% dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Lama simpan susu bubuk juga tergolong lama, maksimal 2 tahun, tentunya dengan penaganan yang baik dan benar.  Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk powder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder), dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk powder). Yang penting diigat, pilihlah susu yang cocok untuk si kecil. Konsumsi susu penting untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan system imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit. Kepala Susu Sebagai Campuran MPASI  Anda sering membeli susu sapi murni? Bila iya, mungkin anda tahu lapisan mengental dan tebal yang ada pada permukaan susu.  Jika susu cair tersebut dipanaskan dan didiamkan beberapa lama, emulsi lemak akan naik kepermukaan susu dan membentuk lapisan tebal.  Nah, itu lah yang disebut dengan kepala susu. Kepala susu adalah bagian susu yang mengandung protein jenis kasein.  Dibandingkan whey, protein utama dari susu yang berbentuk cair dan banyak terdapat dalam ASI, kasein lebih sulit dicerna.  Itulah sebabnya bayi 0 - 6 bulan idealnya mengonsumsi ASI karena kandungan whey-nya lebih tinggi daripada kasein. Kepala susu hanya boleh diberikan kepada bayi usia 6 bulan ke atas, saat ia diperkenalkan dengan MPASI.  Tentu saja diberikan dalam jumlah yang sesuai, sebagai salah satu bahan campuran MPASI misalnya bubur dan sebagainya. Pentingkah Fortifikasi Susu Formula? Makanan terbaik untuk bayi? ya sudah pasti ASI, karena selain memberikan semua unsur gizi yang dibutuhkan, ASI mengandung komponen yang sangat spesifik, dan telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan bayi.  ASI mengandung antibodi yang merupakan perlindungan alami bagi bayi baru lahir, ASI juga diduga dapat meningkatkan IQ anak, serta mengandung enzim penyerapan lipase (yang sampai saat ini belum bisa ditiru oleh susu formula, karena enzim ini rusak karena pemanasan). Pemberian ASI juga berperan penting dalam hal perkembangan Emotional Quotient (EQ) anak. Kedekatan dengan ibu ketika mendapatkan ASI, membuat anak merasa aman dan disayang, sehingga akan berpengaruh terhadap perkembangan emosi anak, kalau ASI sudah sedemikian lengkap, sebenarnya masih perlukah susu formula bayi? Menurut WHO, 98% wanita mempunyai kemampuan fisiologis untuk menyusui, yang berarti hanya 2% wanita yang tidak dapat memberikan ASI karena berbagai sebab dan pertimbangan, sehingga perlu pemberian susu formula bayi (artinya hanya bila dilakukan bila memang benar-benar dibutuhkan).  Keadaan ini membuat produsen memproduksi susu formula, yang dalam perjalannya malah dijadikan makanan utama untuk bayi bukan hanya oleh ibu yang tidak mampu menyusui, tetapi juga oleh ibu yang belum menyadari keunggulan ASI. Karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, maka berbagai penelitian tentang ASI dilakukan guna meningkatkan kualitas susu formula bayi.  Produsen menambahkan berbagai komponen agar susu formula bayi dapat menyamai kualitas ASI.  Namun demikian ASI tidak akan pernah bisa digantikan oleh susu formula bayi karena masih banyak kandungan ASI yang sampai saat ini belum diketahui. Selain penambahan vitamin (A, D, E, K, B1, B2, B6, B12, C), mineral (kalsium, fosfor, magnesium, dll), dan zat gizi lain seperti asam linoleat, kolin, asam folat, asam pantetonat, nikotinamid dan botin, sering pula ditambahkan ARA (arachidonic acid) dan DHA (docosahexonic acid) pada susu formula, walaupun sampai sejauh ini belum cukup bukti ilmiah yang menajmin bahwa penambahan kedua komponen tersebut bermanfaat bagi bayi. Beberapa studi menunjukan beberapa manfaat yang diperoleh dari suplementasi nukleotida, di antaranya perbaikan pertumbuhan selama masa tumbuh kembang pada bayi dengan berat badan lahir yang kurang, berkurangnya kejadian diare, perbaikan fungsi imunologi pada komponen darah bayi dengan respon antibodi yang lebih besar terhadap imunisasi dipteri dan imunisasi influenza, serta perubahan metabolisme lipid.  Meskipun demikian, untuk bayi yang  lahir normal dengan berat badan normal, belum ada bukti adanya manfaat suplementasi pada formula bayi. Sedangkan penambahan lutein belum diketahui manfaatnya untuk apa karena menurut peraturan internasional, lutein belum termasuk dalam kelompok vitamin atau sebagai zat gizi lain. sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4486720http://www.lucianasutanto.com/index.php?option=com_content&task=view&id=16&Itemid=53
   
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Hingga saat ini, masih ada sebagian Moms yang bingung menentukan mana susu yang baik untuk dikonsumsi si kecil.  Ada yang beranggapan susu formula lebih baik dari susu UHT, ada pula yang beranggapan sebaliknya. Daripada bingung, simak penjelasan berikut ini. BEDANYA SUSU UHT, SKIM DAN FORMULAMoms, sebelum menentukan susu mana yang baik diberikan kepada sikecil, sebaiknya ketahui terlebih dulu apa bedanya susu UHT, Skim dan Formula. Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135-145 derajat Celcius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum, terlebih jika disimpan dalam lemari pendingin. Susu UHT ini juga di kemas dengan kemasan multi lapis yang kedap udara sehingga bakteri pun tidak bisa masuk kedalamnya. kemasan multi lapis ini juga kedap cahaya sehinnga cahaya ultra violet tak akan mapu menembusnya. dan prosen kemasanya pun dilakuan secara otomatis tanpa adanya campur tangan manusia. Sehingga susu UHT ini tetap segar dan aman untuk di konsumsi, dan memenuhi standar kesehatan internasional. Kelebihan susu UHT : Daya Simpan yang lama - pada suhu kamar 6-10 bulanSusu yang sangat higienis karena bebas dari seluruh mikroba ( patogen ? penyebab penyakit dan pembusuk ) serta sporaKontak panas yang singkat pada proses peng- UHT -an, menyebabkan warna, aroma dan rasa susu relatif tidak berubah Susu UHT yang telah di buka harus di simpan di refrigerator ( kulkas ) dan hindarkan dari penyimpanan pada suhu tinggi ( > 50 der celsius )  Susu Pasteurisasi merupakan susu yang diberi perlakuan panas 63-72 derajat celsius selama 15 detik, yang bertujuan untuk membunuh bakteri patogen. karena proses pemanasannya yang relatif cukup rendah dan waktunya yang realtif lebih lama, maka tidak semua mikroorganisme pembusuk mati oleh proses ini. Maka untuk memperpanjang umur simpan produk yang telah di Pasteurisasi biasanya di simpan di refrigerator ( suhu rendah ). Daya tahan penyimpanan relatif lebih cepat 1 minggu di refrigerator atau 1-2 hari di suhu kamar. Sedangkan susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12). Susu Formula yang dijual pada umumnya adalah susu yang diproses dari susu sapi segar baik dengan atau tanpa tambahan zat lain seperti lemak atau protein yang kemudian dikeringkan. TETAP UTAMAKAN ASI Pada dasarnya tidak ada kewajiban memperkenalkan salah satu jenis susu tersebut. Justru, prinsip utama pemberian susu adalah berikan ASI pada bayi 0 - 6 bulan atau ASI eksklusif. Sebaliknya, susu formula bisa dijadikan alternatif bilamana Moms tidak dapat memberikan ASI Eksklusif. Dengan diberikanya susu formula khusus yang dirancang hingga menyerupai ASI, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan akan nutrisi bayi. Begitu usia 7 bulan bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Tujuan MPASI untuk menambah asupan nutrisi selain dari ASI, serta mengajari bayi agar mengenal makanan secara bertahap dengan konsistensi lain yang nantinya menuju pada makanan padat. Sementara, susu UHT bisa diberikan kepada anak sesudah berusia 12 bulan. Jumlah yang diberikan berkisar antara 1-2 gelas sehari (1 gelas = 250 ml) sesuai kemampuan anak. Susu UHT memang direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Susu skim tidak ditujukan untuk anak pada umumnya, nilai kalorinya hanya mengandung 55 persen dari seluruh energi susu. Tak heran, jika susu skim seringkali digunakan dalam pembuatan keju rendah lemak dan yogurt. MANA YANG LEBIH BAIK? Bila dilihat dari sisi kualitas susu dengan cara sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lain.   Proses sterilisasi UHT yaitu dengan pemanasan yang tinggi dan singkat. Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi daripada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. Jangka waktu simpan susu UHT lebih lama dari produk susu cair dengan cara sterilisasi pasteurisasi.  Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang yaitu mencapai 6 ? 10 bulan meski tanpa bahan pengawet, bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Selain itu, susu UHT merupakan susu yang higienis karena bebas dari seluruh mikroba (patogen/penyebab penyakit dan pembusuk) serta spora sehingga potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal, bahkan hampir tidak ada.  Kontak panas yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu sensori (warna, aroma dan rasa khas susu segar) dan mutu gizi, relatif tidak berubah.  Keuntungan lainnya, karena biaya pengemasanya tidak sulit dan mahal, maka biasanya produk susu UHT dijual dengan harga yang terjangkau. Bagaimana dengan susu formula? Susu bubuk berasal dari susu  segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau roller dryer.  Kerusakan protein sebesar 30% dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Lama simpan susu bubuk juga tergolong lama, maksimal 2 tahun, tentunya dengan penaganan yang baik dan benar.  Susu bubuk dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu susu bubuk berlemak (full cream milk powder), susu bubuk rendah lemak (partly skim milk powder), dan susu bubuk tanpa lemak (skim milk powder). Yang penting diigat, pilihlah susu yang cocok untuk si kecil. Konsumsi susu penting untuk menunjang tumbuh kembang si kecil dan meningkatkan system imunitas (kekebalan) tubuh terhadap berbagai penyakit. Kepala Susu Sebagai Campuran MPASI  Anda sering membeli susu sapi murni? Bila iya, mungkin anda tahu lapisan mengental dan tebal yang ada pada permukaan susu.  Jika susu cair tersebut dipanaskan dan didiamkan beberapa lama, emulsi lemak akan naik kepermukaan susu dan membentuk lapisan tebal.  Nah, itu lah yang disebut dengan kepala susu. Kepala susu adalah bagian susu yang mengandung protein jenis kasein.  Dibandingkan whey, protein utama dari susu yang berbentuk cair dan banyak terdapat dalam ASI, kasein lebih sulit dicerna.  Itulah sebabnya bayi 0 - 6 bulan idealnya mengonsumsi ASI karena kandungan whey-nya lebih tinggi daripada kasein. Kepala susu hanya boleh diberikan kepada bayi usia 6 bulan ke atas, saat ia diperkenalkan dengan MPASI.  Tentu saja diberikan dalam jumlah yang sesuai, sebagai salah satu bahan campuran MPASI misalnya bubur dan sebagainya. Pentingkah Fortifikasi Susu Formula? Makanan terbaik untuk bayi? ya sudah pasti ASI, karena selain memberikan semua unsur gizi yang dibutuhkan, ASI mengandung komponen yang sangat spesifik, dan telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan bayi.  ASI mengandung antibodi yang merupakan perlindungan alami bagi bayi baru lahir, ASI juga diduga dapat meningkatkan IQ anak, serta mengandung enzim penyerapan lipase (yang sampai saat ini belum bisa ditiru oleh susu formula, karena enzim ini rusak karena pemanasan). Pemberian ASI juga berperan penting dalam hal perkembangan Emotional Quotient (EQ) anak. Kedekatan dengan ibu ketika mendapatkan ASI, membuat anak merasa aman dan disayang, sehingga akan berpengaruh terhadap perkembangan emosi anak, kalau ASI sudah sedemikian lengkap, sebenarnya masih perlukah susu formula bayi? Menurut WHO, 98% wanita mempunyai kemampuan fisiologis untuk menyusui, yang berarti hanya 2% wanita yang tidak dapat memberikan ASI karena berbagai sebab dan pertimbangan, sehingga perlu pemberian susu formula bayi (artinya hanya bila dilakukan bila memang benar-benar dibutuhkan).  Keadaan ini membuat produsen memproduksi susu formula, yang dalam perjalannya malah dijadikan makanan utama untuk bayi bukan hanya oleh ibu yang tidak mampu menyusui, tetapi juga oleh ibu yang belum menyadari keunggulan ASI. Karena ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, maka berbagai penelitian tentang ASI dilakukan guna meningkatkan kualitas susu formula bayi.  Produsen menambahkan berbagai komponen agar susu formula bayi dapat menyamai kualitas ASI.  Namun demikian ASI tidak akan pernah bisa digantikan oleh susu formula bayi karena masih banyak kandungan ASI yang sampai saat ini belum diketahui. Selain penambahan vitamin (A, D, E, K, B1, B2, B6, B12, C), mineral (kalsium, fosfor, magnesium, dll), dan zat gizi lain seperti asam linoleat, kolin, asam folat, asam pantetonat, nikotinamid dan botin, sering pula ditambahkan ARA (arachidonic acid) dan DHA (docosahexonic acid) pada susu formula, walaupun sampai sejauh ini belum cukup bukti ilmiah yang menajmin bahwa penambahan kedua komponen tersebut bermanfaat bagi bayi. Beberapa studi menunjukan beberapa manfaat yang diperoleh dari suplementasi nukleotida, di antaranya perbaikan pertumbuhan selama masa tumbuh kembang pada bayi dengan berat badan lahir yang kurang, berkurangnya kejadian diare, perbaikan fungsi imunologi pada komponen darah bayi dengan respon antibodi yang lebih besar terhadap imunisasi dipteri dan imunisasi influenza, serta perubahan metabolisme lipid.  Meskipun demikian, untuk bayi yang  lahir normal dengan berat badan normal, belum ada bukti adanya manfaat suplementasi pada formula bayi. Sedangkan penambahan lutein belum diketahui manfaatnya untuk apa karena menurut peraturan internasional, lutein belum termasuk dalam kelompok vitamin atau sebagai zat gizi lain. sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4486720http://www.lucianasutanto.com/index.php?option=com_content&task=view&id=16&Itemid=53
   


Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Dear Bunda Farel,
Sepanjang minggu ini saya juga menerima SMS & EMAIL FITNAH serupa yang tidak jelas sumber beritanya. Saya pribadi, tentu saja MENGABAIKAN isi sms tersebut & berpegang teguh pada penjelasan terkini dari BPOM RI dan para produsen susu formula tersebut.
- Buat pengguna BEBELAC, silakan baca pengumuman resmi di situs www.nutricia.co.id
- Buat pengguna DANCOW, BENDERA, SGM & SUN, silakan mencari info langsung ke produsen masing-2 melalui situs resminya atau telpon ke careline.
- Buat pengguna S-26, silakan baca email terlampir yang dikirimkan PT. Wyeth Indonesia kepada saya,

From: indonesia@wyethcareline.com
Date: Mar 13, 2008 3:16 PM
Subject: Re: Question/Comment about Wyeth Nutritionals
To: Erina Livia
Dear Ibu Erina,
Kami mengerti kekhawatiran orang tua yang anaknya masih menggunakan susu formula, khususnya product Wyeth.
Wyeth sangat serius menanggapi masalah ini meskipun sampai saat ini Wyeth belum mendapat laporan resmi mengenai hasil penelitian tersebut dari pihak IPB.
Wyeth mengetahui hal ini dari pemberitaan media yang tidak menyebut secara spesifik produk yang dimaksud.
Namun yang pasti, Wyeth sebagai perusahan multinational berpengalaman lebih dari 100 tahun dalam memproduksi susu formulanya dengan menggunakan standar yang sangat tinggi. Salah satu test yang harus dilalui sebelum produk infant formula di pasarkan adalah test bebas bakteri e-sakazakii
ini.
Produk Infant Formula Wyeth yang beredar di Indonesia adalah produk yang diproduksi di Singapore yang sudah melalui berbagai macam pengujian untuk menjamin kualitas dan keamanannya.
Berikut ini informasi terbaru yang kami dapatkan dari :
http://www.pom.go.id/public/berita_aktual/detail.asp?id=192&qs_kateg=Produk
Konferensi Pers Kontaminasi Bakteri dalam Susu Formula dan makanan bayi
FACTSHEET
KONFERENSI PERS
ISU KONTAMINASI BAKTERI DALAM SUSU FORMULA DAN MAKANAN BAYI
1.PENELITIAN IPB DILAKUKAN PADA TAHUN 2003 DENGAN SAMPLING SUSU YANG BEREDAR PADA MASA ITU, MAKA SUSU YANG TERKONTAMINASI BAKTERI ENTEROBACTER SAKAZAKII SEKARANG SUDAH TIDAK ADA LAGI DIPASARAN
2.SESUAI KAIDAH PENELITIAN, PENELITI BELUM PERNAH DAN TIDAK AKAN MENGUMUMKAN MEREK YANG TELAH DITELITI
3.ADANYA ISU TENTANG DAFTAR SUSU AMAN DAN SUSU YANG BERBAHAYA YANG BEREDAR DI MASYARAKAT DAN MENGATASNAMAKAN BADAN POM ADALAH TIDAK BENAR
4.SAMPAI SAAT INI DI INDONESIA BELUM ADA LAPORAN TENTANG KASUS BAYI YANG SAKIT AKIBAT SUSU FORMULA DAN MAKANAN BAYI YANG TERKONTAMINASI BAKTERI ENTEROBACTER SAKAZAKII
5.LAPORAN KASUS DI LUAR NEGERI, SELAMA 42 TAHUN (SEJAK 1961 SAMPAI DENGAN 2003) HANYA DITEMUKAN 48 KASUS, UMUMNYA PADA BAYI UMUR DI BAWAH SATU BULAN, DENGAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH RENDAH, BERAT LAHIR RENDAH, DAN BAYI PREMATUR
6.BAYI 0-6 BULAN HARUS DIBERIKAN ASI EKSKLUSIF. BILA KARENA SESUATU HAL ASI TIDAK DAPAT DIBERIKAN, MAKA DAPAT DIBERIKAN SUSU FORMULA
7.DALAM MEMBERIKAN SUSU FORMULA, HARUS MEMPERHATIKAN STANDAR KEBERSIHAN PERALATAM DAN PROSEDUR MEMPERSIAPKAN SERTA MENYAJIKAN SUSU FORMULA DENGAN BENAR (SEBAGAIMANA TERLAMPIR)
8.SELURUH SUSU FORMULA YANG BEREDAR DI PASARAN TELAH DILAKUKAN EVALUASI TERHADAP KEAMANAN, MUTU DAN GIZINYA SERTA DIMONITOR SECARA BERKALA OLEH BADAN POM

JUM'AT 29 Februari 2008
Panduan untuk menyiapkan dan menyajikan susu formula
Cara membersihkan dan sterilisasi peralatan
1.Cuci tangan dengan sabun sebelum membersihkan dan mensterilkan peralatan minum bayi.
2.Cuci semua peralatan (botol, dot, sikat botol dan sikat dot) dengan air bersih yang mengalir.
3.Gunakan sikat botol dan sikat dot untuk membersihkan bagian dalam botol dan dot agar sisa susu yang melekat bisa dibersihkan.
4.Bilas botol dan dot dengan air bersih yang mengalir.
5.Bila menggunakan alat sterilisator buatan pabrik, ikuti petunjuk yang tercantum dalam kemasan.
6.Bila sterilisasi dengan cara direbus :
a.Botol harus terendam seluruhnya sehngga tidak ada udara di dalam botol;
b.Panci ditutup dan dibiarkan sampai mendidih selama 5 - 10 menit;
c.Panci biarkan tertutup, biarkan botol dan dot di dalamnya sampai segera akan digunakan
7.Cuci tangan dengan sabun sebelum mengambil botol dan dot.
8.Bila botol tidak langsung digunakan setelah direbus:
a.Botol harus disimpan di tempat yang bersih dan tertutup;
b.Dot dan penutupnya terpasang dengan baik.
Cara menyiapkan dan menyajikan susu formula
1.Bersihkan permukaan meja yang akan digunakan untuk menyiapkan susu formula.
2.Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian keringkan.
3.Rebus air minum sampai mendidih selama 10 menit dalam ketel atau panci tertutup.
4.Setelah mendidih, biarkan air tersebut di dalam panci/ketel tertutup selama 10 - 15 menit agar suhunya turun menjadi di atas 70oC.
5.Tuangkan air tersebut (suhunya di atas 70oC) sebanyak yang dapat dihabiskan oleh bayi (jangan berlebihan) ke dalam botol susu yang telah disterilkan.
6.Tambahkan bubuk susu sesuai takaran yang dianjurkan pada label dan sesuai kebutuhan bayi.
7.Tutup kembali botol susu dan kocok sampai susu larut dengan baik.
8.Dinginkan segera dengan merendam bagian bawah botol susu di dalam air bersih dingin, sampai suhunya sesuai untuk diminum (dicoba dengan meneteskan susu pada pergelangan tangan, akan terasa agak hangat, tidak panas).
9.Sisa susu yang telah dilarutkan dibuang setelah 2 jam.
Semoga jawaban kami dapat membantu. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Salam,
Eli. Murdiana
Customer Service Supervisor
Wyeth Indonesia
   
21-02-2008 18:09:30 aneka resep makanan buat baby
Jumlah Posts : 62
Jumlah di-Like : 2
sekilas artikel tentang MPASI utk Ibu muda/ ibu baru



Bayi sebaiknya di berikan ASI eklusif hingga usia 6 bulan. Karena bagi bayi usia tersebut tidak ada makanan lain yang sebaik ASI. Namun jika kondisi tertentu, seperti produksi ASI tidak mecukupi kebutuhan nutrisi bayi atau alasan medis yang lain, maka pada usia 4 bulan bayi sudah bisa diberikan makanan pendamping ASI. Menginjak usia 6 bulan ke atas, ASI sebagai sumber nutrisi sudah tidak mencukupi lagi kebutuhan gizi yang terus berkembang. Perlu diberikan makanan pendamping ASI. Teks & Foto: Budi Sutomo



Bayi dilahirkan dengan kemampuan refleks makan, seperti mengisap, menelan dan akhirnya mengunyah. Pemberian makanan pendamping ASI harus disesuaikan dengan perkembangan sistem alat pencernaan bayi, mulai dari makanan bertekstur cair, kental, semi padat hingga akhirnya makanan padat. Secara umum kesiapan bayi menerima makanan pendamping ditandai dengan hal-hal berikut:

1. Bayi mulai memasukan tangan ke mulut dan mengunyahnya.

2. Bayi merespon dan membuka mulutnya saat disuapi makanan.

3. Hilangnya refleks menjulurkan lidah

4. Bayi lebih tertarik pada makanan dibandingkan botol susu atau ketika disodorkan puting susu.

5. Bayi rewel atau gelisah padahal sudah diberi asi atau susu formula sebanyak 4-5 kali sehari.

6. Bayi sudah bisa duduk sambil disangga dan sudah mampu menegakkan kepalanya.



Variasi Makanan Pendamping

Memberikan makanan pendamping ASI sebaiknya diberikan secara bertahap baik dari tekstur maupun jumlah prosinya. Kekentalan makanan dan jumlah harus disesuaikan dengan ketrampilan dan kesiapan bayi di dalam menerima makanan. Dari sisi tekstur makanan, awalnya bayi diberi makanan cari dan lebut, setelah bayi bisa menggerakan lidah dan proses mengunyah, bayi sudah bisa diberi makanan semi padat. Sedangkan makanan padat diberikan ketika bayi sudah mulai tumbuh gigi geligi. Porsi makana juga berangsur mulai dari satu sendok hingga berangsur-angsur bertambah sesuai porsi bayi.



Sebaiknya pengenalan makanan bayi dimulai dari satu jenis makanan, misalnya pisang, papaya, avokad. Perhatikan responnya, apakah bayi mentoleransi atau tidak. Bayi biasanya lebih menyukai makanan manis dan bayi biasanya akan memuntahkan jika tidak suka. Jangan dipaksakan jika bayi menolak, berikan jenis makanan pengganti lain dengan rasa berbeda sebagai gantinya. Ketrampilan menelan pada bayi tergantung pada rangsangan yang tepat pada saraf pengecapannya. Karenanya berikan makanan manis seperti sari buah-buahan pada ujung lidah. Dan sayuran pada bagian tengah. Kenalkan sayuran terlebih dahulu dibandingkan buah. Citarasa sayuran cenderung langu dan kurang diminati bayi, agar terbiasa makan sayuran, kenalkan sayuran terlebih dahulu dibandingkan buah.



Pada usia 6-9 bulan tekstur makanan sebaiknya makanan cair, lembut atau saring, seperti bubur buah, bubur susu atau bubur sayuran saring/dihaluskan. Menginjak usia 10-12 bulan, bayi mulai beralih ke makanan kental dan padat namun tetap bertekstur lunak, seperti aneka nasi tim. Usia 12-24 bulan bayi sudah mulai dikenalkan makanan keluarga atau makanan padat namun tetap memperhatikan rasa. Hindari makanan-makanan yang dapat menggangu organ pencernaan, seperti makanan terlalu berbumbu tajam, pedas, terlalu asam atau berlemak. Pada masa ini kenalkan finger snack atau makanan yang bisa dipegang seperti cookies, nugget atau potongan sayuran rebus atau buah. Ini penting untuk melatih ketrampilan di dalam memegang makanan dan merangsang pertumbuhan giginya.



Organ pencernaan bayi belum sesempurna orang dewasa, makanan tertentu bisa menyebabkan ganguan pencernaan, seperti sembelit, muntah atau perut kembung. Makanan yang dihindari seperti, makanan yang mengandung gas, durian, nangka, cempedak, tape, kol dan kembang kol.



Makanan untuk Daya Tahan Tubuh Bayi



Makanan yang diberikan bayi harus tepat baik jenis makanannya, jumlahnya hingga kandungan gizinya. Meskipun secara fisik masih bayi namun kebutuhan akan jenis zat gizi, bayi sama dengan orang dewasa, yaitu karbohidrat untuk sumber tenaga (padi-padian, kentang), protein nabati dan hewani untuk pertumbuhan (susu, daging, telur, ikan, kacang-kacangan), vitamin dan mineral untuk menjaga dan memelihara kesehatan.

Agar bayi tumbu sehat diperlukan vitamin A agar kesehatan matanya terjaga dan menjaga dari serangan inveksi. Vitamin D baik untuk pertumbuhan gigi. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menghindari serangan penyakit, bayi memerlukan beragam vitamin dan mineral esensial. Seperti vitamin C, E, A dan seng. Sedangkan golongan antioksidan penangkal radikal bebas bayi perlu golongan vitamin A,E dan C.



Variasi Bubur untuk Bayi

Bubur susu cocok untuk bayi usia 6 bulan ke atas, teksturnya yang lembut mudah dicerna dan diserap alat pencernaan bayi. Penambahan tepung seperti tepung beras atau tepung maizena bisa dilakukan. Tujuan penambahan tepung adalah meningkatkan nilai gizi dari bubur, susu sebagai sumber protein dan tepung sebagai sumber karbohidrat pemberi energi bayi. Sebenarnya variasi makanan bayi tidak hanya bubur susu. Yang perlu diperhatikan adalah dalam pemilihan susu, jika menggunakan susu olahan berikan susu formula yang sesuai dengan usia bayi. ASI juga bisa ditambahkan ke dalam bubur susu, proses membuatnya setelah tepung direbus dengan air atau kaldu (air rebusan daging ayam/daging atau ikan) hingga matang dan mengental, tambahkan larutan susu formula hangat atau ASI, baru diaduk rata. Susu apalagi ASI sebaiknya jangan direbus karena akan merusak kandungan gizinya, cukup diseduh dengan air panas/hangat dan di campur dengan bubur tepung.



Variasi makanan pendamping asi tidak hanya bubur tepung, bubur buah dan bubur sayuran. Perlu diberikan selang-seling dengan bubur susu agar kebutuhan akan vitamin dan mineral bayi terpenuhi. Bubur buah bisa menggunakan avokad, sari jeruk manis, papaya, melon, semangka atau pisang. Jangan menggunakan buah-buahan terlalu asam dan berserat kasar seperti nanas karena bayi belum pencernaan bayi belum bisa menerima. Sayuran seperti wortel, kacang merah, kacang hijau, tomat dan kentang juga bisa dibuat bubur sayuran. Cairan yang digunakan bisa kaldu daging, kaldu ikan, kaldu ayam atau kaldu sayuran.



Nasi Tim
Variasi nasi tim untuk MP-ASI sebaiknya jangan menggunakan bahan yang monoton. Variasikan setiap hari, ini penting agar bayi tercukupi semua gizinya. Mengingat kandungan gizi setiap bahan pangan juga berbeda satu dengan yang lain. Selain nasi sebagai bahan utama sumber karbohidrat, di dalam nasi tim sebaiknya mengandung protein hewani atau nabati dan sayuran. Seperti nasi tim, ditambah dengan daging cicang dan potongan kecil wortel. Atau nasi tim dikombinasi dengan tahu, tomat atau bayam.


Makanan yang Dianjurkan untuk Bayi Usia 4-6 bulan
1. Bubur tepung beras/beras merah, dimasak dengan menggunakan cairan air/kaldu daging/sayuran, susu formula, ASI atau air.
2. Bubur tepung baik tepung maizena, dimasak dengan kaldu atau susu formula/ASI
3. Pure buah atau buah yang dihaluskan, seperti pisang, papaya, melon, apel, avokad.
4. Pure sayuran, sayuran yang direbus kemudian dihaluskan menggunakan blender. Sayuran yang dianjurkan, kacang polong, kacang merah, wortel, tomat, kentang, labu kuning. Selama memblender sayuran sebaiknya ditambah dengan kaldu atau air matang agar tekstur sayuran dapat lembut.
5. Pure Kacang, kacang merah/kacang hijau/kacang polong yang direbus dengan kaldu hingga empuk kemudian di haluskan dengan blender. Pastikan blender dan alat saji berlabel food grade agar aman bagi bayi.
6. Daging, pilih yang tidak berlemak
7. Ayam, pilih daging ayam kampung muda tanpa tulang, kulit dan lemak.
8. Ikan, pilih daging ikan tanpa duri seperti fillet salmon, fillet ikan kakap dan gindara.

Makanan yang Tidak Dianjurkan untuk Bayi Usia 4-6 bulan
1. Semua jenis makanan yang mengandung protein gluten, biasanya terdapat di dalam tepung terigu, barley, biji kandum, cookies dari tepung terigu dan havermut. Protein gluten di dalam bahan pangan ini seringkali menyebabkan reaksi gluten intolerance yang menyebabkan perut kembung, mual dan diare pada bayi.
2. Hidari pemberian gula, garam, bumbu masak/penyedap rasa terhadap makanan bayi.
3. Makanan terlalu berlemak
4. Buah terlalu asam, seperti jeruk, sirsak
5. Makanan terlalu pedas atau berbumbu tajam, hindari cabe, lada dan asam
6. Susu sapi dan olahannya. Khususnya untuk bayi yang memiliki reaksi alergi terhadap susu sapi atau lactose intolerance
7. Buah-buahan mengandung gas, durian, cempedak, pemicu kembung dan sembelit
8. Sayuran mengandung gas, kol, kembang kol, lobak, pemicu perut kembung
9. Kacang tanah, bisa menyebabkan alergi atau pemicu anaphylactic shock atau pembengkakan pada tenggorokan sehingga bayi susah bernapas.
10. Seringkali telur memicu alergi, berikan bertahap dengan porsi kecil dan lihat reaksinya. Jika tidak menimbulkan alergi telur bisa diberikan.

Jadwal Pemberian Makanan Pada Bayi
Pola makan bayi sebenarnya tidak ada acuan pastinya, karena waktu makan bayi dan istirahat bayi belum teratur seperti orang dewasa, karenanya gunakan pola makan sehari sebagai berikut.
Berikan ASI sekehendak atau semaunya bayi.
Jika menggunakan susu formula pengganti ASI, berikan 5 kali sehari dengan takaran 180-210 ml untuk bayi usia 4-5 bulan. Untuk, bayi usia 5-6 bulan, berikan 5 kali sehari dengan takaran susu 210 ml-240 ml setiap kali minum. Tambahkan satu kali bubur susu dan satu kali bubur buah atau pure sayuran.

Kebutuhan gizi bayi
Usia bayi 0-6 bulan dengan berat 6,0 kg dan tinggi 60 cm, angka kecukupan gizi yang dianjurkan perharinya adalah:

Energi 550 kkal
Protein 10 g
Vitamin A 375 RE
Vitamin D 5 mcg
Vitamin E 4 mg
Vitamin C 40 mg
Vitamin B12 0/4 mcg
Kalsium 200 mg
Besi 0.5 mg
Seng 1.3 mg

Sumber: Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi, 2004
   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like

ASI eksklusif adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) tanpa makanan tambahan lain pada bayi berumur 0-6 bulan. Ibu yang sedang menyusui sangat disarankan untuk menjaga pola makannya. Artinya, jangan sampai kurang gizi dan harus bergizi. Selain itu, makanan dengan citarasa yang kuat seperti asam atau pedas juga sebaiknya dihindarkan dulu.

Air susu ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi sejak lahir karena paling sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal ASI perlu diberikan secara eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan sampai 2 tahun. Namun tak sedikit ibu yang memiliki permasalahan menyusui karena ASI sedikit atau bahkan tidak keluar. Kemudian dengan mudahnya menyerah pada susu formula maupun MPASI dini yang sama sekali tidak aman bagi pencernaan bayi. Padahal bayi yang baru lahir memiliki cadangan makanan 3-5 hari.
 

Mengapa ibu harus berjuang untuk memberi ASI? Bukankah susu formula lebih mudah didapat?

REKOMENDASI WHO

WHO merekomendasikan para ibu untuk menyusui secara ekslusif selama 6 bulan, melanjutkannya dengan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dari bahan-bahan lokal yang kaya nutrisi sambil tetap memberikan ASI / menyusui sampai anak berusia 2 tahun atau lebih. (World Health Assembly Resolution 54.2, 2001)

EFEK BURUK SUSU FORMULA

Telitilah komposisi pada susu formula yang mengandung pemanis, susu sapi yang bersifat allergen, serta zat-zat kimia sintetisnya. Pemberian susu formula pada bayi maupun anak ini dapat meningkatkan resiko asma, alergi, infeksi saluran pernapasan akut, oklusi pada gigi anak, infeksi dari susu formula yang terkontaminasi, kurang gizi, kanker, penyakit kronis, diabetes, infeksi saluran pencernaan, penyakit kardiovaskular (jantung), obesitas, infeksi telinga dan otitis media, terkena efek samping dari kontaminasi lingkungan, bahkan kematian pada bayi dan anak-anak.
 

Mengingat pentingnya ASI tersebut, para ibu hendaknya tidak menolak memberikan ASI dengan alasan demi menjaga kecantikan, karena kesibukan kerja, karena ASI sedikit atau bahkan berhenti produksi sehingga bayinya hanya diberi susu formula.

Tahukah Anda, ada banyak ibu yang merasa kesusahan dalam memberikan asi, baik asi kering hingga asi yg kuantitasnya sedikit, hal itu justru membuat mereka beralasan untuk tidak menyusui. Padahal jika mereka koreksi kembali pola makan, nutrisi hingga pola hidup, maka ASI yang berlimpah dan bernutrisi tinggi bisa mereka dapatkan.

Salah satu penyebab utama dari asi kering, atau jumlah asi yg sedikit, adalah kurang nya protein dalam tubuh si Ibu. Protein sendiri tidak bisa di konsumsi 1 minggu sekali, atau 1 bulan sekali, konsumsilah itu rutin secara berimbang jumlahnya (bukan hanya 1 potong tempe tahu dan 1 ayam, itu belum cukup), konsums lengkap antara hewani dan nabati SETIAP HARInya. Jika anda bingung mengatur hal tersebut, gunakanlah SPIRULINA.

Spirulina, suplemen herbal (bukan obat, dan tanpa bahan kimia/pewarna/pengawet), bermanfaat untuk:

*) Ibu Menyusui (busui)
[-] meningkatkan produksi & kualitas asi
[-] mencegah rambut rontok

*) Program Hamil (promil)
[-] meningkatkan kualitas sel sperma/telur
[-] meningkatkan potensi hamil

*) Ibu Hamil (bumil)
[-] mengatasi mual
[-] mencegah kelainan sel (cacat dll.)
[-] mencegah kelainan otak (autisme dll.)
[-] mencegah rambut rontok
[-] mencegah tulang keropos (osteoporosis)
[-] mempercepat proses pemulihan kesehatan stlh melahirkan/operasi


*) Bayi/Anak-Anak
[-] meningkatkan nafsu makan
[-] mengatasi bapil/radang (batuk/pilek)
[-] mengatasi diare/susah bab
[-] mengatasi demam
[-] memperkuat tulang & gigi
[-] meningkatkan daya ingat otak anak
[-] meningkatkan kecerdasan anak

*) Semua Orang
[-] meningkatkan daya tahan tubuh shg tidak mudah sakit meski kondisi lingkungan tdk mendukung, kalaupun sakit jadi lebih cepat sembuh
[-] mempercepat proses pemulihan setelah sakit/opname/operasi/kemoterapi
[-] mempercepat proses pemulihan setelah gym maupun aktivitas berat lainnya (mengatasi otot capek/linu)
[-] mengatasi anemia, maag, alergi, malnutrisi, vertigo, miopi (mata minus)
[-] meningkatkan hemoglobin
[-] melancarkan haid
[-] mengatasi malnutrisi
[-] membersihkan darah
[-] membuang racun dalam tubuh (detoksifikasi)
[-] membantu masalah menopause
[-] memperlambat proses penuaan
[-] menghapus radikal bebas
[-] sbg antioksidan alami & anti kanker
[-] memperbaiki sistem pencernaan

Hati-Hati Produk Tiruan! Spirulina kami tidak dijual di apotek/toko obat lainnya, hanya dijual disini.
---------------------------------------

1btl Spirulina isi 120tab Rp 205rb
Info/Order: 0888.246.256.0

----------------------------------------

Alami, Aman, & Halal
POM TL 054 415 341


Apakah Semua Jenis Spirulina Sama?
Jawabannya, Kandungan Spirulina Kami BEDA!

Komposisi Spirulina:

*) Protein +/- 60% (Asam Amino - esensial)
[-] Isoleusice
[-] Leucine
[-] Lysine
[-] Methionine
[-] Cystine
[-] Phenylalanine
[-] Threonine
[-] Tryptophane
[-] Valine

*) Karbohidrat +/- 14%
[-] Ramnose
[-] Phosphorolated Cyclitois
[-] Asam Glucosamine Muramic
[-] Glycogen
[-] Asam Scialic

*) Lipid +/- 6%

[-] Asam Palmitic (asam lemak jenuh)
[-] Asam Linoleic (FA jenuh)
[-] Asam Gamma Linoleic (Omega 6)
[-] Asam Alpha Linolenic (Omega 3)
[-] Chlorophyll-a
[-] Beta sitosterol
[-] Beta carotene

*) Vitamin

[-] Biotin
[-] Cyanocobalmin
[-] Delta-Calcium Panthothenate
[-] Folic Acid
[-] Inositol
[-] Nicotinic Acid (PP)
[-] Pyridoxine (Vit.B6)
[-] Riboflavine (Vit.B2)
[-] Thiamin (Vit,B1)
[-] Tocopherol (Vit.E)
[-] Ascorbic Acid (Vit.C)

1 tablet Spirulina kami setara dengan:

*) Betakaroten: 25 buah wortel
*) Klorofil: 20 buah wheatgrass
*) Vit.B1: 16 ekor ikan sarden + 8 mangkok nasi
*) Vit.B2: 4 buah kentang
*) Vit.B3: 8 buah lemon
*) Vit.B6: 4 asparagus
*) Vit.B12: 4 potong hati sapi
*) Kalsium: 6 gelas susu
*) Protein: 3 potong daging sapi
*) Asam Gamma Linoleic (Omega 6): 3 tangkai bunga primrose

---------------------------------------
1btl Spirulina isi 120tab Rp 205rb
Info/Order: 0888.246.256.0


 

   
Jumlah Posts : 45
Jumlah di-Like : belum ada like

JUAL Cuddle Me | Cuddleme Fitted Baby Booties / Sepatu Bayi /Kaos Kaki Bayi

JUAL CUDDLE ME - FITTED BABY BOOTIES
sms/whatsapp/BBM: 081310623755

Whatsapp langsung aja klik link ini dari Smartphone anda: https://api.whatsapp.com/send?phone=6281310623755&text=CUDDLE+ME+-+FITTED+BABY+BOOTIES+Ready%3F

Lengkapi fashion si kecil dengan bootis lucu dari Cuddle Me. Selain desainnya yang lucu, berfungsi juga untuk menghangatkan kaki bayi. Booties ini diperuntukan untuk bayi yang belum bisa berjalan.

Size : All size 0-6 bulan
Bahan : micropolar fleece
Panjang telapak kaki bayi +- 11cm

   
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear Bunda, Pada usia 0-6 bulan sebaiknya hanya diberikan ASI ekslusif, apabila anda memberikan cairan lain selain ASI, maka akan menyebabkan bayi anda bingung dan tidak lagi menyukai ASI. Selain itu, pencernaan bayi dapat menerima ASI dengan baik dibandingkan bila diberikan cairan selain ASI. Pemberian minum air putih dalam jumlah banyak dapat membahayakan bayi.

   
15-12-2015 18:10:04 bayi 12week mpasi
Jumlah Posts : 87
Jumlah di-Like : belum ada like

bener kok bun, aku pernh baca2 buku utk awal baby diksh MPASI, emg kata WHO asi ekslusif itu umur baby 0-6 bulan n itu full asi doang, tnpa dksh air putih n makanan apapun bun, nahh klo si baby udh umur 6M, bru deh bs dksh mpasi, nahh awal2 emg bertahap ksh makannya, prtama bs dikasih sari buah dlu, ksh makanan yg cair2 dlu n brtahap ke mkanan yg lembut kyk pure buah gitu, klo aku wktu baby 6bulan, aku ksh M*lna biskuit bayi rs original dulu, mnggu2 slnjutnya baru ku ksh varian rasa yg laen, si baby lahap bgt makannya seneng liatnya, skrg udh 10bulan :D

   
27-10-2015 12:26:51 Question
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Dear bunda Aulia Siccuxa farel,

Bayi rentan terkena penyakit, karena sistem imunnya belum terbentuk dengan sempurna. Bila bayi terkena pilek biasanya butuh waktu 3-4 hari untuk sembuh. Saat bayi ASI terkena pilek, disarankan untuk memberikan ASI tanpa putus, karena ASI mengandung antibody ( Imunoglobulin ) dan juga memiliki kandungan zat penyembuh alamiah yang ampuh. Pada bayi diatas 6 bulan, karena asupan Imunoglobulin dalam ASI sudah sedikit, maka bunda dapat memberikan banyak cairan seperti air putih, kuah sayur, dan jus buah, hal ini diperlukan untuk mencegah terjadinya dehidras, jika cairan di tubuh terpebuhi maka mukosa dalam mulut bayi akan lembab, sehingga daya tahan tubuhnya akan naik, sehingga mempercepat terjadinya proses penyembuhan. 

   
Jumlah Posts : 73
Jumlah di-Like : belum ada like
halo bunda, aku mau numpang promosi nih.. aku jual jumper bayi usia 0-6 bulan, warna dan motifnya lucu2 deh.. dan handmade juga.. jadi bunda bisa pilih desain warna jumper dan motifnya.. sistemnya Pre Order selama 1 minggu.. contoh foto2nya ada di instagram @amanda_babyshop kalau bunda mau liat yaa.. atau bisa hubungi 081212946340 via Whatsapp kalau mau tanya2 ke aku langsung.. makasih bundaa..
   
Jumlah Posts : 73
Jumlah di-Like : belum ada like
halo bunda, aku mau numpang promosi nih.. aku jual jumper bayi usia 0-6 bulan, warna dan motifnya lucu2 deh.. dan handmade juga.. jadi bunda bisa pilih desain warna jumper dan motifnya.. sistemnya Pre Order selama 1 minggu.. contoh foto2nya ada di instagram @amanda_babyshop kalau bunda mau liat yaa.. atau bisa hubungi 081212946340 via Whatsapp kalau mau tanya2 ke aku langsung.. makasih bundaa..

btw aku juga gak puasa nih bund, waktu itu pernah coba puasa tp badan lemes bgt dan gerak baby juga melambat, jd kata suami jangan dipaksain hehe.. salut sama bunda2 yg bisa full puasanyaa :)