SITE STATUS
Jumlah Member :
493.675 member
user online :
1420 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: makanan apa yang bagus buat orang yang b

New Topic :  
04-11-2015 18:08:38 susu buat tulang yang bagus
Jumlah Posts : 3
Jumlah di-Like : belum ada like

ada yg tau gak susu buat tulang yang bagus buat orang tua? biar cegah osteoporosis.. minta share nya ya .... 

   


Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda,,,bisa minta saran ga?
sunblock apa yang aman buat orang yang sedang hamil?
mohon dibantu yah,,karena saya ga bisa klo ga make up an,,,,
   
26-07-2014 21:32:37 perkenalan
Jumlah Posts : 214
Jumlah di-Like : belum ada like

bunda melda salam kenal ya.... q coba bantu ya pertanyaan bunda. ini juga berdasarkan pengalamanq sendiri... emang benar bunda apa yang dikatakan dokter itu kalau kehamila 7 minggu masih terlihat kantung janin aja... bunda percaya aja apa yang dikatakan sama dokter yang penting dinyatakan sehat.. yang penting buat bunda positif thinking, vitamin yang diberikan dokter diminum dan usahakan nutrisi sayuran dan buah2an juga terpenuhi.. selamat ya bunda atas kehamilannya... semoga semuanya sehat sampe waktu persalinan..... aku aja waktu periksa pertama kali malah di usia 5w dan usg trans v karena terlalu kecil dan alhamdulillah jelas terlihat kantungnya... dan skrg lagi nunggu waktu persalinan...

   


Jumlah Posts : 149
Jumlah di-Like : belum ada like
Mengapa banyak orang gagal (rata-rata 80%) untuk merintis penghasilan secara online?
Orang yang sukses bukan berarti tidak pernah gagal. Orang yang sukses adalah orang yang masih mau bangkit ketika jatuh.

Alasan internal untuk gagal berikut ini dirangkumkan dari berbagai sumber:
  • Tidak memiliki kesiapan mental untuk segala tantangan yang bakalan dihadapi
  • Memiliki pola pikir hasil cepat, banyak dan tidak perlu mengerjakan apa-apa
  • Tidak mau tinggal lebih lama dan memberikan kesempatan kepada proses yang sedang berlangsung
  • Tidak dapat fokus, ketika tawaran lain yang lebih menggiurkan muncul, dengan cepat berpindah
   
Jumlah Posts : 25
Jumlah di-Like : 1
Salam kenal dari bunda Alma

Para bunda sebainya menjaga stamina biar kuat saat melahirkan jagan makan telur mentah, lebih baik dengan makanan yang bergizi dan cukup istirahat.

Dibawah ini ada artikel tentang telur mentah.

Bahaya Konsumsi Telur Mentah

Sumber: klikpdpi.com

Mencampur telur mentah dalam minuman seperti jamu, minuman energi atau makanan sudah menjadi kebiasaan sejumlah orang. Telur mentah untuk campuran minuman dan makanan itu dipercaya cukup higienis dan aman dikonsumsi. Adakah bahaya konsumsi telur mentah?

Meski ada beberapa penyakit yang ditimbulkan dari makanan mentah namun masih banyak ditemukan orang yang memasak makanannya tidak sampai matang, begitupun halnya dengan telur.

Sebagian besar kontroversi mengenai konsumsi telur mentah masih terjadi. Ada beberapa ahli yang mengatakan risiko seseorang terkena penyakit jika mengonsumsi telur mentah sangatlah kecil. Tapi ada juga yang menganggap sebaliknya karena di dalam telur mentah terdapat bakteri yang dikenal sebagai Salmonella enteritidis. Bakteri ini bisa menyebabkan keracunan pada makanan.

Data statistik secara global menunjukkan hanya ada sekitar 1 dari 30.000 ribu telur yang mengandung bakteri ini. Tapi tidak ada yang tahu telur mana yang terbebas dari bakteri berbahaya ini. Maka untuk menghindarinya lebih baik hanya mengonsumsi telur yan matang saja.

Seperti dikutip dari Healthmad, Jumat (11/12/2009), bakteri Salmonella enteritidis biasanya ditemukan dalam kuning telur, tapi sebagian besar putih telur tidak kebal terhadap bakteri ini.

Satu-satunya cara untuk menghindarinya adalah dengan memasaknya hingga matang. Akibatnya bakteri penyebab penyakit pada makanan akan mati, tapi tidak merusak protein yang terkandung dalam telur.

Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah sangat berisiko tinggi terkena kontaminasi seperti pada anak-anak, orangtua, ibu hamil, orang yang sakit serta orang yang kondisi tubuhnya sedang capek atau lelah.

Selain bakteri Salmonella tersebut, dalam telur mentah juga terdapat zat avidin. Zat ini mampu mengikat biotin sehingga makanan tidak dapat dicerna, akibatnya membuat kadar biotin dan hemoglobin dalam urin menurun. Biotin adalah koenzim yang ikut berperan dalam metabolisme lemak dan karbohidrat, selain itu zat ini juga larut dalam air.

Jadi ingat, memakan telur mentah ada bahaya keracunan akibat baketri dan zat avidin di dalam telur mentah bisa mengikat biotin dengan gejala mengantuk, penurunan berat badan, insomnia, gangguan pada kulit serta nyeri pada ototnya. Hal ini disebabkan oleh terganggunya metabolisme dari zat makronutrien dalam tubuh. (ver/ir)


   


Jumlah Posts : 75
Jumlah di-Like : 1

coba lakukan dengan usapan bunda. Usapan tidak hanya bermanfaat bagi orang yang disentuh, lho. Orang yang melakukannya pun akan merasakannya. Banyak Bunda mengakui selalu mengalami perasaan lega dan tenang setiap bisa memeluk, membelai, atau memijat anaknya. dicoba yah bunda siapa tahu bisa membantu anak saat tantrum sedang terjadi.

   
11-05-2011 07:34:16 Minum sari kurma
Jumlah Posts : 211
Jumlah di-Like : 5
@bunda rinapraputra : manfaat habbatussauda atau jintan hitam adalah bisa menyembuhkan berbagai penyakit karena sifatnya yang bisa meningkatkan imunitas tubuh kita. habbatussaudah untuk ibu hamil juga bisa memperlancar asi. bagi saya yang tidak begitu suka sayuran yang dimasak bening, saya imbangi dengan minum habbatussaudah. Alhamdulillah dengan ijin Allah habbatussaudah juga menjadi terapi saya untuk punya momongan setelah 5.5 tahun setengah menantinya. saya rajin konsumsi habbatussaudah tahun 2010 kemaren dan sari kurma sejak akhir 2009. semua kembali pada Allah... Allah menciptakan tumbuhan dengan segala manfaatnya masing2.. dengan kehendaNya lah mereka bisa menjadi perantara kesehatan kita...


@Bunda Three : Salam kenal bunda... selamat bergabung dengan IB.. cara minum sari kurma ada di setiap botolnya bunda (kalau bunda beli ya.. ) sari kurma yang biasa memang ada tambahan frukstosa... mungkin itu bisa membuat terlalu manis ya.. sehingga bagi yang tahan bisa batuk.. tapi ada kok sari kurma yang asli 100% kurma (yang saya tahu selama ini sih merk TAMR ya..) produk ini import langsung dari arab saudi. penampilan lebih lembut dan rasany manstap.. tapi harganya juga selisih jauh sama kurma yang biasa.. kalau di denpasar harganya 40 - 45rbu per botol 350grm.. kalau madu saya tidak tahu merk yang bagus ya bunda.. yang bagus kalau madu ya madu asli. Untuk habbatussauda, InsyaAllah semua merk bagus ya... kalau saya konsumsi habbatussauda cap kurma ajwa. saya juga pernah konsumsi habbah99 dan habasyah.. ada juga yang iklan Mr Dedi Mizwar dan kang Dude herlino (Hobbat) itu juga bagus tapi dia ekstrak minyaknya bukan serbuk. tapi khasiatnya InsyaAllah sama.. waktu masih program hamil saya juga konsumsi sari kurma dan habbatussauda bunda.. tapi mungkin akan lebih baik kalau bunda konsultasikan dulu dengan dokter kandungan bunda... tapi setahu saya sih ga ada masalah kalau mengkonsumsinya sesuai aturan.. semoga cepat di karuniai putra / putri ya bunda...
   
Jumlah Posts : 11
Jumlah di-Like : belum ada like

GHAH | Bp. Anto Halim 0852 1170 2388 Jual JELLY GAMAT GOLD G Harga Promo dan Gratis Pengiriman di Seluruh Wilayah Indonesia.

[Image: images?q=tbn:ANd9GcQF5_4IbfjIgQy2FrwGxJ7...1R7KlbIJ-A]


JELLY GAMAT merupakan obat altenatif yang terbuat dari hewan yang hidup di laut yang bernama gamat atau yang sering kita pernah kita dengar dengan nama TRIPANG ternyata setelah dilakukan penelitian dengan seksama oleh para ahli dibidangnya terungkap bahwa ternyata tripang tersebut dapat menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit mulai dari penyakit yang ringan sampai penyakit yang berat seperti penyakit jenis kanker.TRIPANG yang digunakan dalam produk kami merupakan tripang yang khusus atau spesial yaitu memiliki penampilan yang berwarna keemasan sehingga bisa disebut juga JELLY GOLD GAMAT alias tripang emas atau dalam bahasa latinnya dengan nama STICHOPUS VARIEGATUS alias STICHOPUS HERMANII,untuk menjadi jelly gamat tripang tersebut diolah dengan mengunakan mesin yang modern dengan pengawasan yang ketat oleh para ahlinya sehingga berubah menjadi berbentuk ekstrak menjadi bentuk jelly .Dalam bahasa Inggrisnya tripang dengan nama SEA CUCUMBER atau dalam bahasa CINA biasa dikenal sebagai HAISOM.

Dengan seizin ALLAH SWT ternyata produk JELLY GAMAT GOLD G terbukti dapat menjadi obat altenatif terhadap berbagai macam jenis penyakit :

Asma- Diare- Paru-Paru- Wasier- Asam Urat- Darah Rendah- Darah Tinggi- Demam Berdarah- Glukoma- hati- insomnia- Kelenjar Getah Bening- Migrain- Keputihan- Kolesterol- Maag- Lupus- Osteoporosis- Sinusitis- Tipes/Thypus- usus Buntu- Jantung- Stroke- kanker- Diabetes- Ginjal-Dan Penyakit Lainnya.
 

website kami GRIYA HERBAL ANTO HALIM

Pemesanan Hub : Bp. Anto Halim 0852 1170 2388
atau,
Kirim SMS ke 0852 1170 2388 dengan format seperti dibawah ini :

Nama Produk : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat Lengkap : No Hp
contoh,
GOLD G : 12 botol : Sutopo : Jl. Prof. Dr. Hamka No. 93 Rt 099 Rw. 046 Kel. Grogol Selatan Kec. Kebayoran Lama, Jakarta : 0856234790

   
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
So long long articcle ya,bund?Poin pentingnya disini :) 20 Mitos Kampanye Hitam Anti ImunisasiDr. Widodo Judarwanto Sp.A Imunisasi adalah investasi terbesar bagi anak di masa depan. Imunisasi adalah hak anak yang tidak bisa ditunda dan diabaikan sedikitpun. Imunisasi sudah terbukti manfaat dan efektivitasnya dan teruji keamanannya secara ilmiah dengan berdasarkan kejadian berbasis bukti. Tetapi masih banyak saja orangtua dan kelompok orang yang menyangsikannya. Setiap tahun ada sekitar 2,4 juta anak usia kurang dari 5 tahun di dunia yang meninggal karena penyakit-penyakit yang dapat dicegah oleh vaksinasi. Di Indonesia, sekitar 7 persen anak belum mendapatkan vaksinasi. Salah satu masalah utama yang menghambat keberhasilan program imunisasi adalah penyebaran informasi yang tidak benar dan menyesatkan tentang imunisasi. Hal itu adalah wajar terjadi karena demikian banyak informasi yang beredar yang tidak berdasarkan pemikiran dan dasar ilmiah meski dilakukan oleh seorang dokter. Hambatan lain adalah munculnya kelompok-kelompok antivaksinasi yang menyebabkan kampanye hitam dengan membawa faktor agama dan budaya. Biasanya, kelompok tertentu yang menyebarkan kampanye hitam imunisasi demi kepentingan pribadi khususnya dalam kepentingan bisnis terselubung yang mereka lakukan. Sebagian kelompok ini adalah yang berdiri dibelakang oknum pelaku naturopathy, food combining, homeopathy atau bisnis terapi herbal. Inilah 20 Mitos Tidak benar Yang Disebarkan Kampanye Hitam Anti Imunisasi : 1. Imunisasi tidak aman.Tidak Benar. Saat ini 194 negara terus melakukan vaksinasi untuk bayi dan balita. Badan resmi yang meneliti dan mengawasi vaksin di negara tersebut umumnya terdiri atas para dokter ahli penyakit infeksi, imunologi, mikrobiologi, farmakologi, epidemiologi, dan biostatistika. Sampai saat ini tidak ada negara yang melarang vaksinasi, justru semua negara berusaha meningkatkan cakupan imunisasi lebih dari 90% . 2. Terdapat "ilmuwan" menyatakan bahwa imunisasi berbahaya.Tidak benar imunisasi berbahaya. "Ilmuwan" yang sering dikutip di buku, tabloid, milis ternyata bukan ahli vaksin, melainkan ahli statistik, psikolog, homeopati, bakteriologi, sarjana hukum, wartawan. sehingga mereka tidak mengerti betul tentang vaksin. Sebagian besar mereka bekerja pada era tahun 1950- 1960, sehingga sumber datanya juga sangat kuno. 3. "Ilmuwan kuno" yang sering dikutip informasi di media masa atau media elektronik lainnya adalah ahli vaksin.Tidak benar. Mereka semua bukan ahli vaksin. Contoh : Dr Bernard Greenberg (biostatistika tahun 1950), DR. Bernard Rimland (Psikolog), Dr. William Hay (kolumnis), Dr. Richard Moskowitz (homeopatik), dr. Harris Coulter, PhD (penulis buku homeopatik, kanker), Neil Z. Miller, (psikolog, jurnalis), WB Clark (awal tahun 1950), Bernice Eddy (Bakteriologis tahun 1954), Robert F. Kenedy Jr (sarjana hukum) Dr. WB Clarke (ahli kanker, 1950an), Dr. Bernard Greenberg (1957-1959), Dr. William Hay, penulis buku "Immunisation: The Reality behind the Myth"(penggagas food combioning). Neil Z. Miller sering disebut sebagai peneliti vaksin internasional ternyata adalah medical research journalist dan natural health advocate. 4. Dokter Wakefield adalah "ahli vaksin", membuktikan MMR menyebabkan autisme.Tidak benar. Wakefield juga bukan ahli vaksin, dia dokter spesialis bedah. Penelitian Wakefield tahun 1998 hanya dengan sample 18. Banyak penelitian lain oleh ahli vaksin di beberapa negara menyimpulkan MMR tidak terbukti mengakibatkan autis. Setelah diaudit oleh tim ahli penelitian, terbukti bahwa Wakefield memalsukan data, sehingga kesimpulannya salah. Hal ini telah diumumkan di majalah resmi kedokteran Inggris British Medical Journal Februari 2011. 5. Imunisasi sebabkan autisme.Tidak benar. Beberapa institusi atau badan dunia di bidang kesehatan yang independen dan sudah diakui kredibilitasnya juga melakukan kajian ilmiah dan penelitian tentang tidak adanya hubungan imunisasi dan autisme. Dari hasil kajian tersebut, dikeluarkan rekomendasi untuk tenaga profesional untuk tetap menggunakan imunisasi MMR dan thimerosal karena tidak terbukti mengakibatkan Autisme. The All Party Parliamentary Group on Primary Care and Public Health pada bulan Agustus 2000, menegaskan bahwa MMR aman. Dengan memperhatikan hubungan yang tidak terbukti antara beberapa kondisi seperti inflammatory bowel disease (gangguan pencernaan) dan autisme adalah tidak berdasar. WHO (World Health Organisation), pada bulan Januari 2001 menyatakan mendukung sepenuhnya penggunaan imunisasi MMR dengan didasarkan kajian tentang keamanan dan efikasinya. Beberapa institusi dan organisasi kesehatan bergengsi di Inggris pada Januari 2001 setelah mengadakan pertemuan dengan pemerintahan Inggris mengeluarkan pernyataan bersama yaitu MMR adalah vaksin yang sangat efektif dengan laporan keamanan yang sangat baik. The American Academy of Pediatrics (AAP), organisasi profesi dokter anak di Amerika Serikat pada tanggal 12 - 13 Juni 2000 mengadakan konferensi dengan topik "New Challenges in Childhood Immunizations" di Oak Brook, Illinois Amerika Serikat yang dihadiri para orang tua penderita autisme, pakar imunisasi kesehatan anak dan para peneliti. Pertemuan tersebut merekomendasikan bahwa tidak terdapat hubungan antara MMR dan autisme. Menyatakan bahwa pemberian imunisasi secara terpisah tidak lebih baik dibandingkan MMR, malahan terjadi keterlambatan imunisasi MMR. Selanjutnya akan dilakukan penelitian lebih jauh tentang penyebab autisme. 6. Thimerosal dalam kandungan autism sebagai penyebab autisme. Tidak benar. Penelitian yang mengungkapkan bahwa thimerosal tidak mengakibatkan Autis dilakukan oleh berbagai penelitian di antaranya dilakukan oleh Kreesten M. Madsen dkk dari berbagai intitusi di Denmark. Mereka mengadakan penelitian bersama terhadap anak usia 2 hingga 10 tahun sejak tahun 1970 hingga tahun 2000. Mengamati 956 anak sejak tahun 1971 hingga 2.000 anak dengan autis. Sejak thimerosal digunakan hingga tahun 1990 tidak didapatkan kenaikkan penderita auitis secara bermakna. Kemudian sejak tahun 1991 hingga tahun 2000 bersamaan dengan tidak digunakannya thimerosal pada vaksin ternyata jumlah penderita autis malah meningkat drastis. Kesimpulan penelitian tersebut adalah tidak ada hubungan antara pemberian thimerosal dengan autis. Demikian juga Stehr-Green P dkk, Department of Epidemiology, School of Public Health and Community Medicine, University of Washington, Seattle, WA, bulan Agustus 2003 melaporkan antara tahun 1980 hingga 1990 membandingkan prevalensi dan insiden penderita autisme di California, Swedia, dan Denmark yang mendapatkan ekposur dengan imunisasi thimerosal. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa insiden pemberian thimerosal pada autisme tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Geier DA dalam Jurnal Americans Physicians Surgery tahun 2003, menungkapkan bahwa thimerosal tidak terbukti mengakibatkan gangguan neurodevelopment (gangguan perkembangan karena persarafan) dan penyakit jantung. Melalui forum National Academic Press tahun 2001, Stratton K dkk melaporkan tentang keamanan thimerosal pada vaksin dan tidak berpengaruh terhadap gangguan gangguan neurodevelopment (gangguan perkembangan karena persarafan). Sedangkan Hviid A dkk dalam laporan di majalah JAMA 2004 mengungkapkan penelitian terhadap 2.986.654 anak per tahun didapatkan 440 kasus autis. Dilakukan pengamatan pada kelompok anak yang menerima thimerosal dan tidak menerima thimerosal. Ternyata tidak didapatkan perbedaan bermakna. Disimpulkan bahwa pemberian thimerosal tidak berhubungan dengan terjadinya autis. Menurut penelitian Eto, menunjukkan manifestasi klinis autis sangat berbeda dengan keracunan merkuri. Sedangkan Aschner, dalam penelitiannya menyimpulkan tidak terdapat peningkatan kadar merkuri dalam rambut, urin dan darah anak Autis. Pichichero melakukan penelitian terhadap 40 bayi usia 2-6 bulan yang diberi vaksin yang mengandung thimerosal dan dibandingkan pada kelompok kontrol tanpa diberi thimerosal. Setelah itu dilakukan evaluasi kadar thimerosal dalam tinja dan darah bayi tersebut. Ternyata thimerosal tidak meningkatkan kadar merkuri dalam darah, karena etilmerkuri akan cepat dieliminasi dari darah melalui tinja. Selain itu masih banyak lagi peneliti melaporkan hasil yang sama, yaitu thimerosal tidak mengakibatkan autisme. 7. Semua vaksin terdapat zat-zat berbahaya yang dapat merusak otak ?Tidak benar. Isu itu karena "ilmuwan" tersebut di atas tidak mengerti isi vaksin, manfaat, dan batas keamanan zat-zat di dalam vaksin. Contoh: jumlah total etil merkuri yang masuk ke tubuh bayi melalui vaksin sekitar 2 mcg/kgbb/minggu, sedangkan batas aman menurut WHO adalah jauh lebih banyak (159 mcg/kgbb/minggu). Oleh karena itu vaksin mengandung merkuri dengan dosis yang sangat rendah dan dinyatakan aman oleh WHO dan badan-badan pengawasan lainnya. 8. Vaksin terbuat dari nanah, dibiakkan di janin anjing, babi, manusia yang sengaja digugurkan?Tidak benar. Isu itu bersumber dari "ilmuwan" 50 tahun lalu (tahun 1961-1962). Pengetahuan imunologi, biomolekuilar vaksin dan tknologi pembuatan vaksin berkembang sangat pesat. Sekarang tidak ada vaksin yang terbuat dari nanah atau dibiakkan embrio anjing, babi, atau manusia. Metode baru dan teknologi paling modern dari manipulasi biomolekuler telah diyakini teknologi vaksin baru sekarang memasuki "zaman keemasan." Perbaikan vaksin sangat mungkin dilakukan di masa depan untuk mendapatkan keamanan dan efektifitas vaksin lebih hebat lagi 9. Imunisasi tak masuk akal bermanfaat.Tidak benar. Pendapat yang menyesatkan yang tidak berdasarkan kajian ilmiah dan penelitian ilmiah dikeluarkan oleh Dr. William Hay seorang dokter yang bergerak di bidang food combining, dalam buku "Immunisation: The Reality behind the Myth""Tak masuk akal memikirkan bahwa Anda bisa menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatan. Tubuh punya cara pertahanan tersendiri yang tergantung pada vitalitas saat itu. Jika dalam kondisi fit, tubuh akan mampu melawan semua infeksi, dan jika kondisinya sedang menurun, tidak akan mampu. Dan Anda tidak dapat mengubah kebugaran tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun apapun juga ke dalamnya." Padahal sampai saat ini 194 negara di seluruh dunia yakin bahwa imunisasi aman dan bermanfaat mencegah wabah, sakit berat, cacat, dan kematian pada bayi dan balita. Terbukti 194 negara tersebut terus menerus melaksanakan program imunisasi, termasuk negara dengan sosial ekonomi tinggi dan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, dengan cakupan umumnya lebih dari 85 %. Ribuan penelitian tentang efikasi dan manfaat vaksi secara biomolekular dan secara statistik bermanfaat secara bermakna. 10. Vaksin mengandung lemak babi ?Tidak benar. Hanya sebagian kecil dari vaksin yang pernah bersinggungan dengan tripsin pada proses pengembangan maupun pembuatannya seperti vaksin polio injeksi (IPV) dan meningitis. Pada vaksin meningitis, pada proses penyemaian induk bibit vaksin tertentu 15 ? 20 tahun lalu, ketika panen bibit vaksin tersebut bersinggungan dengan tripsin pankreas babi untuk melepaskan induk vaksin dari persemaiannya. Tetapi kemudian induk bibit vaksin tersebut dicuci dan dibersihkan total, sehingga pada vaksin yang disuntikkan tidak mengandung tripsin babi. Atas dasar itu maka Majelis Ulama Indonesia berpendapat vaksin itu boleh dipakai, selama belum ada penggantinya. Contohnya vaksin meningokokus (meningitis) haji diwajibkan oleh Saudi Arabia bagi semua jemaah haji untuk mencegah radang otak karena meningokokus. 11. Vaksin yang dipakai di Indonesia buatan Amerika ?Tidak benar. Vaksin yang digunakan oleh program imunisasi di Indonesia adalah buatan PT Bio Farma Bandung, yang merupakan BUMN, dengan 98,6% karyawannya adalah Muslim. Proses penelitian dan pembuatannya mendapat pengawasan ketat dari ahli-ahli vaksin di BPOM dan WHO. Vaksin-vaksin tersebut juga diekspor ke 120 negara, termasuk 36 negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam, seperti Iran dan Mesir. Vaksin yang digunakan oleh program imunisasi di Indonesia adalah buatan PT Biofarma Bandung. Vaksin-vaksin tersebut dibeli dan dipakai oleh 120 negara, termasuk 36 negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam 12. Program imunisasi hanya di negara Muslim dan miskin agar menjadi bangsa yang lemah?Tidak benar. Imunisasi saat ini dilakukan di 194 negara, termasuk negara-negara maju dengan status sosial ekonomi tinggi, dan negara-negara non-Muslim. Kalau imunisasi bisa melemahkan bangsa, maka mereka juga akan lemah, karena mereka juga melakukan program imunisasi, bahkan lebih dulu dengan jenis vaksin lebih banyak. Kenyataanya : bangsa dengan cakupan imunisasi lebih tinggi justru lebih kuat. Jadi terbukti bahwa imunisasi justru memperkuat kekebalan terhadap penyakit infeksi, bukan melemahkan. 13. Di Amerika banyak kematian bayi akibat vaksin ?Tidak benar. Isu itu karena penulis tidak faham data Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) FDA Amerika tahun 1991-1994, yang mencatat 38.787 laporan kejadian ikutan pasca imunisasi, oleh penulis angka tersebut ditafsirkan sebagai angka kematian bayi 1 - 3 bulan. Kalau memang benar angka kematian begitu tinggi tentu FDA AS akan heboh dan menghentikan vaksinasi. Faktanya Amerika tidak pernah meghentikan vaksinasi bahkan mempertahankan cakupan semua imunisasi di atas 90 %. Angka tersebut adalah semua keluhan nyeri, gatal, merah, bengkak di bekas suntikan, demam, pusing, muntah yang memang rutin harus dicatat kalau ada laporan masuk. Kalau ada 38.787 laporan dari 4,5 juta bayi berarti KIPI hanya 0,9 %. 14. Banyak bayi balita meninggal pada imunisasi masal campak di Indonesia ?Tidak benar. Setiap laporan kecurigaan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) selalu dikaji oleh Komnas/Komda KIPI yang terdiri dari pakar-pakar penyakit infeksi, imunisasi, imunologi. Setelah dianalisis dari keterangan keluarga, dokter yang merawat di rumah sakit, hasil pemeriksaan fisik, dan laboratorium, ternyata balita tersebut meninggal karena radang otak, bukan karena vaksin campak. Pada bulan itu ada beberapa balita yang tidak imunisasi campak juga menderita radang otak. Berarti kematian balita tersebut bukan karena imunisasi campak, tetapi karena radang otak. 15. Demam, bengkak, merah setelah imunisasi adalah bukti vaksin berbahaya?Tidak benar. Demam, merah, bengkak, gatal di bekas suntikan adalah reaksi wajar setelah vaksin masuk ke dalam tubuh. Seperti rasa pedas dan berkeringat setelah makan sambal adalah reaksi normal tubuh kita. Umumnya keluhan tersebut akan hilang dalam beberapa hari. Boleh diberi obat penurun panas, dikompres. Bila perlu bisa konsul ke petugas kesehatan terdekat. 16. Program imunisasi gagal?Tidak benar. Isu-isu tersebut bersumber dari data yang sangat kuno (50-150 tahun lalu) hanya dari 1 - 2 negara saja, sehingga hasilnya sangat berbeda dengan hasil penelitian terbaru, karena vaksinnya sangat berbeda. Isu vaksin cacar variola gagal, berdasarkan data yang sangat kuno, di Inggris tahun 1867 - 1880 dan Jepang tahun 1872-1892. Fakta terbaru sangat berbeda, bahwa dengan imunisasi cacar di seluruh dunia sejak tahun 1980 dunia bebas cacar variola. Isu vaksin difteri gagal, berdasarkan data di Jerman tahun 1939. Fakta sekarang: vaksin difteri dipakai di seluruh dunia dan mampu menurunkan kasus difteri hingga 95 %. Isu pertusis gagal hanya dari data di Kansas dan Nova Scottia tahun 1986. Isu vaksin campak berbahaya hanya berdasar penelitian 1989-1991 pada anak miskin berkulit hitam di Meksiko, Haiti dan Afrika. 17. Program imunisasi gagal, karena setelah diimunisasi bayi balita masih bisa tertular penyakit tersebut ?Tidak benar. Program imunisasi di seluruh dunia tidak pernah gagal. Perlindungan vaksin memang tidak 100%. Bayi dan balita yang telah diimunisasi masih bisa tertular penyakit, tetapi jauh lebih ringan dan tidak berbahaya. Banyak penelitian imunologi dan epidemiologi di berbagai membuktikan bahwa bayi balita yang tidak diimunisasi lengkap tidak mempunyai kekebalan spesifik terhadap penyakit-penyakit berbahaya. Mereka mudah tertular penyakit tersebut, akan menderita sakit berat, menularkan ke anak-anak lain, menyebar luas, terjadi wabah, menyebabkan banyak kematian dan cacat. 18. Vaksin berbahaya, tidak effektif, tidak dilakukan di negara maju ?Tidak benar. Karena di Indonesia ada orang-orang yang tidak mengerti tentang vaksin dan imunisasi, hanya mengutip dari "ilmuwan" tahun 1950 -1960 yang ternyata bukan ahli vaksin, atau berdasar data-data 30 - 40 tahun lalu (1970 - 1980an) atau hanya dari 1 sumber yang tidak kuat. Atau dia mengutip Wakefield spesialis bedah, bukan ahli vaksin, yang penelitiannya dibantah oleh banyak tim peneliti lain, dan oleh majalah resmi kedokteran Inggris British Medical Journal Februari 2011 penelitian Wakefield dinyatakan salah atau bohong. Ia hanya berdasar kepada 1 - 2 laporan kasus yang tidak diteliti lebih lanjut secara ilmiah, hanya berdasar logika biasa. Badan penelitian di berbagai negara membuktikan bahwa dengan meningkatkan cakupan imunisasi, maka penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi berkurang secara bermakna. Oleh karena itu, saat ini program imunisasi dilakukan terus menerus di 194 negara, termasuk negara dengan sosial ekonomi tinggi dan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. 19. ASI, gizi, dan suplemen herbal sudah cukup menggantikan imunisasi .Tidak ada satupun badan penelitian di dunia yang menyatakan bisa, karena kekebalan yang dibentuk sangatlah berbeda. ASI, gizi, suplemen herbal, kebersihan, hanya memperkuat pertahanan tubuh secara umum, karena tidak membentuk kekebalan spesifik terhadap kuman tertentu. Kalau jumlah kuman banyak dan ganas, perlindungan umum tidak mampu melindungi bayi, sehingga masih bisa sakit berat, cacat atau bahkan mati. Imunisasi merangsang pembentukan antibodi dan kekebalan seluler yang spesifik terhadap kuman-kuman atau racun kuman tertentu, sehingga bekerja lebih cepat, efektif, dan efisien untuk mencegah penularan penyakit yang berbahaya. Selain diberi imunisasi, bayi harus diberi ASI eksklusif, makanan pendamping ASI dengan gizi lengkap dan seimbang, kebersihan badan, makanan, minuman, pakaian, mainan, dan lingkungan. Suplemen diberikan sesuai kebutuhan individual yang bervariasi. Selain itu bayi harus diberikan kasih sayang dan stimulasi bermain untuk mengembangkan kecerdasan, kreatifitas dan perilaku yang baik. 20. Imunisasi dan Konspirasi Zionisme di dalamnya.Tidak benar. Jika dirunut sejarah vaksin modern yang dilakukan oleh Flexner Brothers, dapat ditemukan bahwa kegiatan mereka dalam penelitian tentang vaksinasi pada manusia didanai oleh Keluarga Rockefeller. Di dunia internasional banyak yayasan sosial yang mendanai penelitian ilmiah tentang vaksin dan masalah kesehatan masyarakat lainnya. Memang Rockefeller sendiri adalah salah satu keluarga Yahudi yang paling berpengaruh di dunia tetapi sebenarnya mereka adalah pendiri WHO dan lembaga strategis lainnya (The UN's WHO was established by the Rockefeller family's foundation in 1948 - the year after the same Rockefeller cohort established the CIA. Two years later the Rockefeller Foundation established the U.S. Government's National Science Foundation, the National Institute of Health (NIH), and earlier, the nation's Public Health Service (PHS). Yayasan Rockefeller yang berdiri sejak tahun 1913 dan kredibilitasnya telah diakui dunia kesehatan Internasional yang berupaya meningkatkan kesehatan global dengan bekerja untuk mengubah sistem kesehatan sehingga lebih mudah diakses dan terjangkau masyarakat tidak mampu. Yayasan kesehatan dunia ini juga menghubungkan jaringan surveilans penyakit global untuk membantu mereka yang berjuang meminimalkan penyebaran penyakit menular yang dapat menyebabkan pandemi. Yayasan ini juga meningkatkan monitoring, deteksi dan respon terhadap penyakit menular seperti Ebola, SARS, dan flu burung untuk mencegah pandemi. Memperluas penggunaan teknologi untuk meningkatkan perawatan kesehatan. Melibatkan sektor swasta untuk bekerja dengan sektor publik dalam mengembangkan praktik dan kebijakan untuk menyediakan dan mendanai pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Sikap orang tua dalam menghadapi kampanye hitam * Bila mendengar dan mengetahui kontroversi tersebut, maka pasti akan membingungkan masyarakat awam. Hal ini terjadi karena yang memberikan informasi yang tidak benar tersebut adalah para ahli kedokteran tetapi yang tidak berkompeten sesuai keahliannya. Untuk menyikapinya kita harus cermat dan teliti dan berpikiran lebih jernih. Kalau mengamati beberapa penelitian yang mendukung adanya berbagai kejadian berhubungan dengan imunisasi, mungkin benar sebagai pemicu atau sebagai co-accident atau kebetulan. * Penelitian yang menunjukkan hubungan keterkaitan imunisasi dan berbagai hal yang tidak benar hanya dilihat dalam satu kelompok kecil (populasi). Secara statistik hal ini hanya menunjukkan hubungan, tidak menunjukkan sebab akibat. Kita juga tidak boleh langsung terpengaruh pada laporan satu atau beberapa kasus, misalnya bila orang tua anak autism berpendapat bahwa anaknya timbul gejala autism setelah imunisasi. Kesimpulan tersebut tidak bisa digeneralisasikan terhadap anak sehat secara umum (populasi lebih luas). Kalau itu terjadi bisa saja kita juga terpengaruh oleh beberapa makanan yang harus dihindari oleh penderita autism juga juga akan dihindari oleh anak sehat lainnya. Jadi logika tersebut harus dicermati dan dimengerti. * Menanggapi tantangan tersebut, Prof Sri Rezeki Hadinegoro, Ketua Pelaksana Konferensi Vaksin Se-Asia 3 mengatakan, pemerintah bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melakukan pendekatan kepada ulama dan masyarakat untuk memberikan pemahaman yang benar. "Kami tidak melawan pemahaman kelompok antivaksin, tetapi jangan memutarbalikkan fakta pada masyarakat," kata Sri dalam acara jumpa pers pelaksanaan Konferensi Vaksinasi Asia Ke-3 di Jakarta, Kamis (28/7/2011). * Ketua Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama menambahkan, masyarakat seharusnya tidak perlu mengkhawatirkan keamanan dan kehalalan vaksin yang beredar. "Pemerintah menjamin semua vaksin yang beredar sesuai kaidah-kaidah yang berlaku. Pada kasus kontroversi vaksin meningitis untuk jemaah haji, kami mengikuti saran MUI," katanya. * Persoalan black campaign dari vaksin ternyata juga ditemui di negara-negara lain, misalnya di Filipina. Menurut Enrique Tayag, President of Philliphine Foundation for Vaccination, kelompok antivaksin juga menjadi tantangan. "Bagaimanapun masyarakat harus diingatkan manfaat vaksin untuk kesehatan anak jauh lebih besar daripada efek samping yang ditakutkan," katanya dalam kesempatan yang sama. Hambatan lain adalah munculnya kelompok-kelompok antivaksinasi yang menyebabkan kampanye hitam dengan membawa faktor agama dan budaya. Biasanya kelompok tertentu yang menyebarkan kampanye hitam imunisasi demi kepentingan pribadi khususnya dalam kepentingan bisnis terselubung yang mereka lakukan. Sebagian kelompok ini adalah yang dilakukan oleh oknum pelaku naturopathy, homeopathy, food combining, atau bisnis terapi herbal. Sebagian dari kelompok ini juga dilakukan oleh dokter bahkan beberapa profesor. Tetapi semuanya bukan berasal dari ahli medis, dokter atau profesior yang berkompeten di bidangnya seperti ahli kesehatan anak, ahli vaksin, ahli imunologi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak juga dokter atau profesor yang bergerak di bidang bisnis terapi alternatif atau non medis. Meski sebenarnya ilmu dan aliran terapi alternatif tersebut pada umumnya sangat baik, tetapi sayangnya sebagian kecil di antara mereka demi keberhasilan bisnis mereka mengorbankan kepentingan anak di dunia dengan menyebarkan informasi tidak benar dan menyesatkan.   Benarkah imunisasi lumpuhkan generasi?Dr Piprim B Yanuarso SpA (K)Konsultan Kardiologi Anak Bagian Anak FKUI/RSCM JakartaPengurus PP IDAI, JakartaPencinta anak-anak dan ibunya anak-anak.  Pendahuluan Akhir-akhir ini kita sering mendengar atau melihat seminar dengan judul yang membuat mata seorang dokter terbelalak. "Imunisasi lumpuhkan generasi" atau "Wahai para orangtua bekali dirimu dengan pengetahuan tentang bahaya imunisasi". Sebagai seorang dokter saya lalu merenung, bila benar apa yang mereka serukan itu, betapa besar dosa saya sebagai dokter anak yang sering mengimunisasi bayi dan anak yang datang ke tempat praktek. Betapa jahatnya saya sebagai manusia karena telah mengimunisasi begitu banyak bayi dan anak selama ini, bahkan sejak saya masih sebagai dokter umum di puskesmas dahulu. Lalu saya merenung dan mencoba meneliti kembali permasalahan ini. Siapa sebenarnya yang salah dan siapa yang benar? Dalam kontroversi yang memuat perbedaan 180 derajat ini, tidak mungkin kedua-duanya salah atau benar. Pasti salah satu benar dan yang lain salah. Dan saya khawatir bila selama ini sayalah yang bersalah itu. Saya sungguh khawatir jangan-jangan saya telah melumpuhkan begitu banyak generasi muda. Jangan-jangan saya telah melakukan dosa kemanusiaan yang sangat besar. Galau habis-habisan.Rasa galau itu membuat saya membuka-buka literatur dan data yang ada tentang permasalahan imunisasi. Saya mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi dengan seruan yang menentang keras imunisasi. Suatu pernyataan yang sangat bertolak belakang dengan yang selama ini saya pelajari bahwa imunisasi itu suatu tindakan preventif yang amat bermanfaat buat kemanusiaan. Di lain pihak kegalauan saya juga semakin menjadi bila mengingat andai seruan tersebut kemudian menyebar ke masyarakat luas lalu apa yang akan terjadi dengan bayi-bayi mungil tak berdosa itu di kemudian hari? Mungkinkah penyakit-penyakit berat yang dapat dicegah dengan imunisasi akan bangkit kembali dari kuburnya gara-gara seruan itu? Masalah ini justru menimbulkan kegalauan lebih dalam bagi saya. Apakah sebenarnya imunisasi itu? Sebelum melangkah lebih jauh mari kita bahas sekilas apakah yang dimaksud dengan imunisasi. Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak terpajan pada penyakit tersebut ia tidak menjadi sakit. Kekebalan yang diperoleh dari imunisasi dapat berupa kekebalan pasif maupun aktif. Imunisasi yang diberikan untuk memperoleh kekebalan pasif disebut imunisasi pasif, dengan cara memberikan antibodi atau faktor kekebalan kepada seseorang yang membutuhkan. Contohnya adalah pemberian imunoglobulin spesifik untuk penyakit tertentu, misalnya imunoglobulin antitetanus untuk penyakit tetanus. Contoh lain adalah kekebalan pasif alamiah antibodi yang diperoleh janin dari ibu. Kekebalan jenis ini tidak berlangsung lama karena akan dimetabolisme oleh tubuh. Kekebalan aktif dibuat oleh tubuh sendiri akibat terpajan pada antigen secara alamiah atau melalui imunisasi. Imunisasi yang diberikan untuk memperoleh kekebalan aktif disebut imunisasi aktif dengan memberikan zat bioaktif yang disebut vaksin, dan tindakan itu disebut vaksinasi. Kekebalan yang diperoleh dari vaksinasi berlangsung lebih lama dari kekebalan pasif karena adanya memori imunologis, walaupun tidak sebaik kekebalan aktif yang terjadi karena infeksi alamiah. Untuk memperoleh kekebalan aktif dan memori imunologis yang efektif maka vaksinasi harus mengikuti cara pemakaian dan jadwal yang telah ditentukan melalui bukti uji klinis yang telah dilakukan. Tujuan imunisasi adalah untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada seseorang dan menghilangkan penyakit tersebut pada sekelompok masyarakat (populasi), atau bahkan menghilangkannya dari dunia seperti kita lihat pada keberhasilan imunisasi cacar variola. Keadaan terakhir ini lebih mungkin terjadi pada jenis penyakit yang hanya dapat ditularkan melalui manusia, seperti penyakit difteri dan poliomielitis. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian dan kecacatan seumur hidup dan akan menjadi beban bagi masyarakat di kemudian hari. Sampai saat ini terdapat 19 jenis vaksin untuk melindungi 23 PD3I di seluruh dunia dan masih banyak lagi vaksin yang sedang dalam penelitian. Adakah bukti bahwa imunisasi bermanfaat ? Pertanyaan selanjutnya yang perlu dijawab adalah adakah manfaat imunisasi? Ataukah imunisasi hanya bikin mudhorot (keburukan) buat kemanusiaan? Untuk menjawab pertanyaan ini saya kemudian menelaah berbagai data status kesehatan masyarakat sebelum dan sesudah ditemukannya imunisasi di berbagai negara. Namun saya ingin menampilkan data dari negara maju seperti Amerika Serikat, karena kelompok antiimunisasi selalu menuduh bahwa imunisasi adalah sebuah proyek konspirasi dari negara ini untuk melumpuhkan generasi muda di seluruh dunia.Sebelum adanya vaksin polio, terdapat 13.000 - 20.000 (16.316) kasus lumpuh layuh akut akibat polio dilaporkan setiap tahun di AS meninggalkan ribuan korban penderita cacat karena polio yang mesti menggunakan tongkat penyangga atau kursi roda. Saat ini AS dinyatakan bebas kasus polio. Angka penurunan mencapai 100%.Sebelum adanya imunisasi campak, 503.282 kasus campak terjadi setiap tahun dan 20% di antaranya dirawat dengan jumlah kematian mencapai 450 orang pertahun akibat pneumonia campak. Setelah ada imunisasi campak kasus menurun hingga 55 kasus pertahun pada tahun 2006. Angka penurunan 99.9%.Sebelum ditemukan imunisasi difteri terjadi 175.885 kasus difteri per tahun dengan angka kematian mencapai 15.520 kasus. Setelah imunisasi ditemukan tahun 2001 jumlahnya menurun menjadi 2 kasus dan tahun 2006 tidak ada lagi laporan kasus difteri. Angka penurunan mencapai 100%Sebelum tahun 1940an terdapat 150.000-260.000 kasus pertussis setiap tahun dengan angka kematian mencapai 9000 kasus setahun. Setelah imunisasi pertussis ditemukan angka kematian menurun menjadi 30 kasus setahun. Namun dengan seruan antiimunisasi yang marak di AS terjadi lagi peningkatan kasus secara signifikan di beberapa negara bagian. Pada 8 negara bagian terjadi peningkatan kasus 10-100 kali lipat pada saat cakupan imunisasi pertussis menurun drastis.Sebelum vaksin HiB ditemukan, HiB nerupakan penyebab tersering meningitis bakteri (radang selaput otak) di AS, dengan 20.000 kasus per tahun. Meningitis HiB menyebabkan kematian 600 anak pertahun dan meninggalkan kecacatan berupa tuli, kejang, dan retardasi mental pada anak yang selamat. Pada tahun 2006 kasus meningitis HIB menurun menjadi 29 kasus. Angka penurunan 99.9%.Hampir 90% bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi Rubella saat hamil trimester pertama akan mengalami sindrom Rubella kongenital, berupa penyakit jantung bawaan, katarak kongenital, dan ketulian. Pada tahun 1964 sekitar 20.000 bayi lahir dengan sindrom Rubella kongenital ini, mengakibatkan 2100 kematian neonatal dan 11.250 abortus. Setelah adanya imunisasi hanya dilaporkan 6 kasus sindrom Rubella kongenital pada tahun 2000. Kasus Rubella secara umum menurun dari 47.745 kasus menjadi hanya 11 kasus pertahun pada tahun 2006. Angka penurunan 99.9%.Hampir 2 milyar orang telah terinfeksi hepatitis B suatu saat dalam hidupnya. Sejuta di antaranya meninggal setiap tahun karena penyakit sirosis hati dan kanker hati. Sekitar 25% anak-anak yang terinfeksi hepatitis B dapat diperkirakan akan meninggal karena penyakit hati pada saat dewasa. Terjadi penurunan jumlah kasus baru dari 450.000 kasus pada tahun 1980 menjadi sekitar 80.000 kasus pada tahun 1999. Penurunan terbanyak terjadi pada anak dan remaja yang mendapat imunisasi rutin.Di seluruh dunia penyakit tetanus menyebabkan kematian pada 300.000 neonatus dan 30.000 ibu melahirkan setiap tahunnya dan mereka tidak diimunisasi adekuat. Tetanus sangat infeksius namun tidak menular, sehingga tidak seperti PD3I yang lain, imunisasi pada anggota suatu komunitas tidak dapat melindungi orang lain yang tidak diimunisasi. Karena bakteri tetanus terdapat banyak di lingkungan kita, maka tetanus hanya bisa dicegah dengan imunisasi. Bila program imunisasi tetanus distop, maka semua orang dari berbagai usia akan rentan menderita penyakit ini.Sekitar 212.000 kasus mumps (gondongan) terjadi di AS pada tahun 1964. Setelah ditemukannya vaksin mumps pada tahun 1967 insidens penyakit ini menurun menjadi hanya 266 kasus pada tahun 2001. Namun pada tahun 2006 terjadi KLB di kalangan mahasiswa, sebagian besar di antara mereka menerima 2 kali vaksinasi. Terjadi lebih dari 5500 kasus pada 15 negara bagian. Mumps merupakan penyakit yang sangat menular dan hanya butuh beberapa orang saja yang tidak diimunisasi untuk memulai transmisi penyakit sebelum menyebar luas. Sebelum vaksin pneumokokus ditemukan, pneumokokus menyebabkan 63.000 kasus invassive pneumococcal disease (IPD) dengan 6100 kematian di AS setiap tahun. Banyak anak yang menderita gejala sisa berupa ketulian dan kejang-kejang. Dari data di atas para ahli menyimpulkan bahwa imunisasi adalah salah satu di antara program kesehatan masyarakat yang paling sukses dan cost-effective . Program imunisasi telah menyebabkan eradikasi penyakit cacar (variola, smallpox), eliminasi campak dan poliomielitis di berbagai belahan dunia. dan penurunan signifikan pada morbiditas dan mortalitas akibat penyakit difteri, tetanus, dan pertussis. Badan kesehatan dunia (WHO) pada tahun 2003 memperkirakan 2 juta kematian anak dapat dicegah dengan imunisasi. Katz (1999) bahkan menyatakan bahwa imunisasi adalah sumbangan ilmu pengetahuan yang terbaik yang pernah diberikan para ilmuwan di dunia ini.  Miskonsepsi tentang imunisasi Meskipun imunisasi telah terbukti banyak manfaatnya dalam mencegah wabah dan PD3I di berbagai belahan dunia, namun masih terdapat sebagian orang yang memiliki miskonsepsi terhadap imunisasi. Secara umum berikut ini adalah beberapa miskonsepsi yang sering terjadi di masyarakt: A. Penyakit-penyakit tersebut (PD3I) sebenarnya sudah mulai menghilang sebelum vaksin ditemukan karena meningkatnya higiene dan sanitasi.Pernyataan sejenis ini dan variasinya sangat banyak dijumpai pada literatur antivaksin. Namun bila melihat insidens aktual PD3I sebelum dan sesudah ditemukannya vaksin kita tidak lagi meragukan manfaat vaksinasi. Sebagai contoh kita lihat kasus meningitis HiB di Canada. Higiene dan sanitasi sudah dalam keadaan baik sejak tahun 1990, namun kejadian meningitis HiB sebelum program imunisasi dilaksanakan mencapai 2000 kasus per tahun dan setelah imunisasi rutin dijalankan menurun menjadi 52 kasus saja dan mayoritas terjadi pada bayi dan anak yang tidak diimunisasi. Contoh lain adalah pada 3 negara maju (Inggris, Swedia, dan Jepang) yang menghentikan program imunisasi pertussis karena ketakutan terhadap efek samping vaksin pertussis. Di Inggris tahun 1974 cakupan imunisasi menurun drastis dan diikuti dengan terjadinya wabah pertussis pada tahun 1978, ada 100.000 kasus pertussis dengan 36 kematian. Di Jepang pada kurun waktu yang sama cakupan imunisasi pertussis menurun dari 70% menjadi 20-40% hal ini menyebabkan lonjakan kasus pertussis dari 393 kasus dengan 0 kematian menjadi 13.000 kasus dengan 41 kematian karena pertussis pada tahun 1979. Di Swedia pun sama, dari 700 kasus pada tahun 1981 meningkat menjadi 3200 kasus pada tahun 1985. Pengalaman tersebut jelas membuktikan bahwa tanpa imunisasi bukan saja penyakit tidak akan menghilang namun juga akan hadir kembali saat program imunisasi dihentikan. B. Mayoritas anak yang terkena penyakit justru yang sudah diimunisasi.Pernyataan ini juga sering dijumpai pada literatur antivaksin. Memang dalam suatu kejadian luar biasa (KLB) jumlah anak yang sakit dan pernah diimunisasi lebih banyak daripada anak yang sakit dan belum diimunisasi. Penjelasan masalah tersebut sebagai berikut: pertama tidak ada vaksin yang 100% efektif. Efektivitas sebagian besar vaksin pada anak adalah sebesar 85-95%, tergantung respons individu. Kedua: proporsi anak yang diimunisasi lebih banyak daripada anak yang tidak diimunisasi di negara yang menjalankan program imunisasi. Bagaimana kedua faktor tersebut berinteraksi diilustrasikan dalam contoh berikut. Suatu sekolah mempunyai 1000 murid. Semua murid pernah diimunisasi campak 2 kali kecuali 25 yang tidak pernah sama sekali. Ketika semua murid terpapar campak, 25 murid yang belum diimunisasi semuanya menderita campak. Dari kelompok yang telah diimunisasi campak 2 kali, sakit 50 orang. Jumlah seluruh yang sakit 75 orang dan yang tidak sakit 925 orang. Kelompok antiimunisasi akan mengatakan bahwa persentase murid yang sakit adalah 67 % (50/75) dari kelompok yang pernah imunisasi, dan 33% (25/75) dari kelompok yang tidak diimunisasi. Padahal bila dihitung dari efek proteksi, maka imunisasi memberikan efek proteksi sebesar (975-25)/975 = 94.8%. Yang tidak diimunisasi efek proteksi sebesar 0/25= 0%. Dengan kata lain, 100% murid yang tidak mendapat imunisasi akan sakit campak; dibanding hanya 5,2% dari kelompok yang diimunisasi yang terkena campak. Jelas bahwa imunisasi berguna untuk melindungi anak. C. Vaksin menimbulkan efek samping yang berbahaya, kesakitan, dan bahkan kematianVaksin merupakan produk yang sangat aman. Hampir semua efek simpang vaksin bersifat ringan dan sementara, seperti nyeri pada bekas suntikan atau demam ringan. Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) secara definitif mencakup semua kejadian sakit pasca imunisasi. Prevalensi dan jenis sakit yang tercantum dalam KIPI hampir sama dengan prevalensi dan jenis sakit dalam keadaan sehari-hari tanpa adanya program imunisasi. Hanya sebagian kecil yang memang berkaitan dengan vaksin atau imunisasinya, sebagian besar bersifat koinsidens. Kematian yang disebabkan oleh vaksin sangat sedikit. Sebagai ilustrasi semua kematian yang dilaporkan di Amerika sebagai KIPI pada tahun 1990-1992, hanya 1 yang mungkin berhubungan dengan vaksin. Institut of Medicine (IOM) tahun 1994 menyatakan bahwa risiko kematian akibat vaksin adalah amat rendah (extra-ordinarily low). Besarnya risiko harus dibandingkan dengan besarnya manfaat vaksin. Bila satu efek simpang berat terjadi dalam sejuta dosis vaksin namun tidak ada manfaat vaksin, maka vaksin tersebut tidak berguna. Manfaat imunisasi akan lebih jelas bila risiko penyakit dibandingkan dengan risiko vaksin. Contoh vaksin MMR (melindungi campak, mumps (gondongan) dan rubella (campak jerman)pneumonia campak : risiko kematian 1:3000 risiko alergi berat MMR 1:1000.000Ensefalitis mumps : 1 : 300 pasien mumps, risiko ensefalitis MMR 1:1000.000Sindrom rubella kongenital : 1 : 4 bayi dari ibu hamil kena rubella Contoh vaksin DPaT (melindungi difteri, pertussis, dan tetanus)Difteri : risiko kematian 1 : 20, risiko menangis lama sementara 1 : 100Tetanus : risiko kematian 1 : 30, risiko kejang sembuh sempurna 1 : 1750Pertussis : risiko ensefalitis pertussis 1 : 20, risiko ensefalitis DPaT 1 : 1000.000  D. Penyakit penyakit tersebut (PD3I) telah tidak ada di negara kita sehingga anak tidak perlu diimunisasiAngka kejadian beberapa penyakit yang termasuk PD3I memang telah menurun drastis. Namun kejadian penyakit tersebut masih cukup tinggi di negara lain. Siapa pun termasuk wisatawan dapat membawa penyakit tersebut secara tidak sengaja dan dapat menimbulkan wabah. Hal tersebut serupa dengan KLB polio di Indonesia pada tahun 2005 lalu. Sejak tahun 1995 tidak ada kasus polio yang disebabkan oleh virus polio liar. Pada bulan April 2005, Laboratorium Bioofarma di Bandung mengkonfirmasi adanya virus polio liar tipe 1 pada anak berusia 18 bulan yang menderita lumpuh layuh akut pada bulan Maret 2005. Anak tersebut tidak pernah diimunisasi sebelumnya. Virus polio itu selanjutnya menyebabkan wabah merebak ke 10 propinsi, 48 kabupaten. Sampai bulan April 2006 tercatat 349 kasus polio, termasuk 46 kasus VDVP (vaccine derived polio virus) di Madura. Dari analisis genetik virus diketahui bahwa virus berasal dari Afrika barat. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa virus sampai ke Indonesia melalui Nigeria dan Sudan sama seperti virus yang diisolasi di Arab Saudi dan Yaman. Dari pengalaman tersebut terbukti bahwa anak tetap harus mendapat imunisasi karena dua alasan. Alasan pertama adalah anak harus dilindungi. Meskipun risiko terkena penyakit adalah kecil, bila penyakit masih ada, anak yang tidak terproteksi tetap berpeluang terinfeksi. Alasan kedua imunisasi anak penting untuk melindungi anak lain di sekitarnya. Terdapat sejumlah anak yang tak dapat diimunisasi (misalnya karena alergi berat terhadap komponen vaksin) dan sebagian kecil anak yang tidak memberi respons terhadap imunisasi. Anak-anak tersebut rentan terhadap penyakit dan perlindungan yang diharapkan adalah dari orang-orang di sekitarnya yang tidak sakit dan tidak menularkan penyakit kepadanya. E. Pemberian vaksin kombinasi (multipel) meningkatkan risiko efek simpang yang berbahaya dan dapat membebani sistem imunAnak-anak terpapar pada banyak antigen setiap hari. Makanan dapat membawa bakteri yang baru ke dalam tubuh. Sistem imun juga akan terpapar oleh sejumlah bakteri hidup di mulut dan hidung. Infeksi saluran pernapasan bagian atas akan menambah paparan 4-10 antigen, sedangkan infeksi streptokokus pada tenggorokan memberi paparan 25-50 antigen. Tahun 1994 IOM menyatakan bahwa dalam keadaan normal penambahan jumlah antigen dalam vaksin tidak mungkin akan memberikan beban tambahan pada sistem imun dan tidak bersifat imunosupresif. Data penelitian menunjukkan bahwa imunisasi simultan dengan vaksin multipel tidak membebani sistem imun anak normal. Pada tahun 1999 Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP), American Academy of Pediatrics (AAP), dan American Academy of Family Physicians (AAFP) merekomendasi pemberian vaksin kombinasi untuk imunisasi anak. Keuntungan vaksin kombinasi adalah mengurangi jumlah suntikan, mengurangi biaya penyimpanan dan pemberian vaksin, mengurangi jumlah kunjungan ke dokter, dan memfasilitasi penambahan vaksin baru ke dalam program imunisasi. F. Vaksin MMR menyebabkan autismeBeberapa orangtua anak dengan autisme percaya bahwa terdapat hubungan sebab akibat antara vaksin MMR dengan autisme. Gejala khas autisme biasanya diamati oleh orangtua saat anak mulai tampak gejala keterlambatan bicara setelah usia lewat satu tahun. Vaksin MMR diberikan pada usia 15 bulan (di luar negeri 12 bulan). Pada usia sekitar inilah biasanya gejala autisme menjadi lebih nyata. Meski pun ada juga kejadian autisme mengikuti imunisasi MMR pada beberapa kasus. Akan tetapi penjelasan yang paling logis dari kasus ini adalah koinsidens. Kejadian yang bersamaan waktu terjadinya namun tidak terdapat hubungan sebab akibat. Kejadian autisme meningkat sejak 1979 yang disebabkan karena meningkatnya kepedulian dan kemampuan kita mendiagnosis penyakit ini, namun tidak ada lonjakan secara tidak proporsional sejak dikenalkannya vaksin MMR pada tahun1988.Pada tahun 2000 AAP membuat pernyataan : "Meski kemungkinan hubungan antara vaksin MMR dengan autisme mendapat perhatian luas dari masyarakat dan secara politis, serta banyak yang meyakini adanya hubungan tersebut berdasarkan pengalaman pribadinya, namun bukti-bukti ilmiah yang ada tidak menyokong hipotesis bahwa vaksin MMR menyebabkan autisme dan kelainan yang berhubungan dengannya. Pemberian vaksin measles, mumps, dan rubella secara terpisah pada anak terbukti tidak lebih baik daripada pemberian gabungan menjadi vaksin MMR, bahkan akan menyebabkan keterlambatan atau luput tidak terimunisasi. Dokter anak mesti bekerjasama dengan para orangtua untuk memastikan bahwa anak mereka terlindungi saat usianya mencapai 2 tahun dari PD3I. Upaya ilmiah mesti terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari autisme. Lembaga lain yaitu CDC dan NIH juga membuat pernyataan yang mendukung AAP. Pada tahun 2004 IOM menganalisis semua penelitian yang melaporkan adanya hubungan antara vaksin MMR dengan autisme. Hasilnya adalah tidak satu pun penelitian itu yang tidak cacat secara metodologis. Kesimpulan IOM saat itu adalah tidak terbukti ada hubungan antara vaksin MMR dengan autisme. Penutup Setelah mengkaji berbagai literatur sebagaimana disebutkan di atas, maka secara berangsur kegalauan saya menghilang. Saya semakin yakin akan kebenaran teori ilmiah berbasis bukti yang sudah ditemukan para ahli. Bahkan beberapa waktu lalu ada sejawat saya Dr Julian Sunan, seorang dokter yang masih muda dan amat ganteng (menurut pengakuannya sendiri) telah menelaah bahwa ternyata tokoh-tokoh antivaksin yang sering dikutip kelompok antivaksin di Indonesia ternyata banyak yang fiktif. Mereka melakukan pemelintiran data dan pemutarbalikan fakta. Tak heran kalau yang sangat aman dianggap sangat berbahaya dan penyakit sangat berbahaya nan mematikan dianggap tidak apa apa dan mungkin malah diajak bersahabat karib oleh kelompok antiimunisasi. Terimakasih.  Bahan bacaan : Ranuh IGNG, Suyitno H, Hadinegoro SRS, Kartasasmita CB, Ismoedijanto, Soedjatmiko. Buku Pedoman Imunisasi di Indonesia, edisi ke-4. Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia, Jakarta 2011.Center for Disease Control http://www.cdc.gov
   
Jumlah Posts : 12
Jumlah di-Like : belum ada like
Greenwhite Glutathione kapsul adalah kombinasi dari Moringa Oleifera (Organic) dan Glutathione. Moringa Oleifera kaya akan vit C, yang berfungsi sebagai anti oksidan, sumber vitamin dan mineral. Kombinasi Moringa dan Glutathione adalah formula TERBAIK.

Kandungan Moringa dalam GreenWhite Glutathione membuat anda tidak perlu lagi mengkonsumsi vitamin C.

DIREKOMENDASIKAN OLEH DOKTER DI PHILIPPINE

Manfaat dari Greenwhite Glutathione:

* Memutihkan kulit
* Meratakan warna kulit
* Menghilangkan noda – noda hitam / pigmentasi
* Menghilangkan kerutan – kerutan halus
* Mencerahkan dan membuat kulit bersinar
* Anti oksidan
* Menjaga kesehatan mata
* Mencegah timbulnya jerawat dan mempercepat proses penyembuhan jerawat
* Tidak perlu diminum bersama Vit C lagi, cukup 1 kapsul GreenWhite Glutathione

Komposisi:

* L – Glutathione 300mg
* Moringa Oleifera 100mg
* Alpha Lipoic Acid 100mg





Cara Pemakaian:
Minum 1 kapsul sehari, paling bagus diminum 10 menit sebelum sarapan dengan air hangat.

Harga : Rp. 199.000

Dicari DISTRIBUTOR TUNGGAL untuk area:
* Surabaya
* Yogyakarta
* Medan
* Malang
* Balikpapan
* Pontianak
* dll


Tanya Jawab

Apa yang membuat Greenwhite L – Glutathione (GW) berbeda dengan produk supplemen pemutih yang lain ?
GW mengandung Moringa Oleifera yang tidak hanya merupakan sumber vit. C, tetapi juga merupakan antioxidant, vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Kombinasi L-Glutathione dan Moringa Oleifera merupakan KOMBINASI TERBAIK.

Apa keuntungan lain yang bisa kita dapatkan dari GW?
Selain sebagai supplemen pemutih kulit (meratakan warna kulit dan menghilangkan noda – noda hitam), GW juga bisa berfungsi sebagai antioxidant, menaikkan sistem immune dalam tubuh, mendetoksifikasi & membersihkan tubuh dari infeksi logam – logam berat, menjaga kesehatan mata, menghilangkan kerutan – kerutan halus, membantu pengobatan jerawat dan menghilangkan bekas – bekas jerawat.

GW juga bagus buat orang – orang yang memiliki penyakit seperti :

ASD (Autism), Cancer, Parkinson’s Disease, COPD Chronic Fatigue, HIV, Cardiovascular Disease, Liver Disease, Diabetes, Alzheimer’s Disease, Acetaminophen, Toxicity

Berapa lama kita harus mengkonsumsi GW untuk melihat hasil yang diinginkan ?
Rata-rata hanya butuh 1 – 4 bulan. Tapi tetap tergantung dari kondisi tubuh masing-masing.

Standard Lama Konsumsi :
Medium brown skin : 1-3 bulan <- Biasa kulit orang Indonesia ini tingkatannya
Dark brown skin : 3-6 bulan
Very dark skin : 6-12 bulan
Black skin : 2 years or more

Apakah GW memiliki Efek Samping ?
menurut para dermatologist, satu-satunya efek samping dari mengkonsumsi GW ini adalah memutihkan kulit yg gelap.
Orang dengan kulit yang gelap memberikan review bahwa mengkonsumsi gluthatione selama 3-6 bulan dapat mencerahkan warna kulit mereka.

Tapi tidak semua merk gluthatione aman di konsumsi.

Apakah mengkonsumsi GW perlu disertai dengan vit. C ?
Tidak. Setiap kapsul GW mengandung Moringa Oleifera yang merupakan sumber terbaik vit. C.

[b]Apakah konsumsi GW dapat dihentikan jika sudah mencapai hasil yang diinginkan ?
Bisa donk. Tapi dianjurkan untuk mengkonsumsi sedikitnya 100mg glutathione setiap harinya untuk maintenance.

Apakah kulit akan menjadi gelap kembali jika sudah tidak mengkonsumsi GW?
tentu saja TIDAK. Hasil GW adalah PERMANEN.
Tapi kita juga harus menjaga kulit kita dari sinar matahari yang berlebihan. Gunakanlah Body Lotion yang mengandung SPF untuk membantu menjaga kulit kita.

Apakah semua boleh menggunakan GW?
Pada dasarnya GW ini boleh digunakan oleh siapa saja, Pria maupun wanita, tidak ada batasan umur.

Untuk penderita diabetes, wanita hamil & menyusui harap konsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Contact Info:
Hp: 0815 9154 175 / +65 8331 7875 (sms only)
Email: indokawaii@gmail.com
Ym: b3yours3lf
BB PIN: 22756665
http://www.indokawaii.com/
http://www.elicinaindonesia.com/
   
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Anak adalah amanah bagi kedua orang tuanya. Maka, kita sebagai orang tua bertanggung jawab terhadap amanah ini. Tidak sedikit kesalahan dan kelalaian dalam mendidik anak telah menjadi fenomena yang nyata. Sungguh merupakan malapetaka besar ; dan termasuk menghianati amanah Allah.

Adapun rumah, adalah sekolah pertama bagi anak. Kumpulan dari beberapa rumah itu akan membentuk sebuah bangunan masyarakat. Bagi seorang anak, sebelum mendapatkan pendidikan di sekolah dan masyarakat, ia akan mendapatkan pendidikan di rumah dan keluarganya. Ia merupakan prototype kedua orang tuanya dalam berinteraksi sosial. Oleh karena itu, disinilah peran dan tanggung jawab orang tua, dituntut untuk tidak lalai dalam mendidik anak-anak.
Meskipun banyak orang tua yang mengetahui, bahwa mendidik anak merupakan tanggung jawab yang besar, tetapi masih banyak orang tua yang lalai dan menganggap remeh masalah ini. Sehingga mengabaikan masalah pendidikan anak ini, sedikitpun tidak menaruh perhatian terhadap perkembangan anak-anaknya.

Baru kemudian, ketika anak-anak berbuat durhaka, melawan orang tua, atau menyimpang dari aturan agama dan tatanan sosial, banyak orang tua mulai kebakaran jenggot atau justru menyalahkan anaknya. Tragisnya, banyak yang tidak sadar, bahwa sebenarnya orang tuanyalah yang menjadi penyebab utama munculnya sikap durhaka itu.

Berikut ini sepuluh bentuk kesalahan yang sering dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anak-anaknya :

1. Menumbuhkan Rasa Takut Dan Minder Pada Anak
Kadang, ketika anak menangis, kita menakut-nakuti mereka agar berhenti menangis. Kita takuti mereka dengan gambaran hantu, jin, suara angin dan lain-lain. Dampaknya, anak akan tumbuh menjadi seorang penakut : Takut pada bayangannya sendiri, takut pada sesuatu yang sebenarnya tidak perlu ditakuti. Misalnya takut ke kamar mandi sendiri, takut tidur sendiri karena seringnya mendengar cerita-cerita tentang hantu, jin dan lain-lain.
Dan yang paling parah tanpa disadari, kita telah menanamkan rasa takut kepada dirinya sendiri. Atau misalnya, kita khawatir ketika mereka jatuh dan ada darah di wajahnya, tangan atau lututnya. Padahal semestinya, kita bersikap tenang dan menampakkan senyuman menghadapi ketakutan anak tersebut. Bukannya justru menakut-nakutinya, menampar wajahnya, atau memarahinya serta membesar-besarkan masalah. Akibatnya, anak-anak semakin keras tangisnya, dan akan terbiasa menjadi takut apabila melihat darah atau merasa sakit.

2. Mendidiknya Menjadi Sombong, Panjang Lidah, Congkak Terhadap Orang Lain. Dan Itu Dianggap Sebagai Sikap Pemberani.
Kesalahan ini merupakan kebalikan point pertama. Yang benar ialah bersikap tengah-tengah, tidak berlebihan dan tidak dikurang-kurangi. Berani tidak harus dengan bersikap sombong atau congkak kepada orang lain. Tetapi, sikap berani yang selaras tempatnya dan rasa takut apabila memang sesuatu itu harus ditakuti. Misalnya : takut berbohong, karena ia tahu, jika Allah tidak suka kepada anak yang suka berbohong, atau rasa takut kepada binatang buas yang membahayakan. Kita didik anak kita untuk berani dan tidak takut dalam mengamalkan kebenaran.

3. Membiasakan Anak-Anak Hidup Berfoya-foya, Bermewah-mewah Dan Sombong.
Dengan kebiasaan ini, sang anak bisa tumbuh menjadi anak yang suka kemewahan, suka bersenang-senang. Hanya mementingkan dirinya sendiri, tidak peduli terhadap keadaan orang lain. Mendidik anak seperti ini dapat merusak fitrah, membunuh sikap istiqomah dalam bersikap zuhud di dunia, membinasakah muru’ah (harga diri) dan kebenaran.

4. Selalu Memenuhi Permintaan Anak
Sebagian orang tua ada yang selalu memberi setiap yang diinginkan anaknya, tanpa memikirkan baik dan buruknya bagi anak. Padahal, tidak setiap yang diinginkan anaknya itu bermanfaat atau sesuai dengan usia dan kebutuhannya. Misalnya si anak minta tas baru yang sedang trend, padahal baru sebulan yang lalu orang tua membelikannya tas baru. Hal ini hanya akan menghambur-hamburkan uang. Kalau anak terbiasa terpenuhi segala permintaanya, maka mereka akan tumbuh menjadi anak yang tidak peduli pada nilai uang dan beratnya mencari nafkah. Serta mereka akan menjadi orang yang tidak bisa membelanjakan uangnya dengan baik.

5. Selalu Memenuhi Permintaan Anak, Ketika Menangis, Terutama Anak Yang Masih Kecil.
Sering terjadi, anak kita yang masih kecil minta sesuatu. Jika kita menolaknya karena suatu alasan, ia akan memaksa atau mengeluarkan senjatanya, yaitu menangis. Akhirnya, orang tua akan segera memenuhi permintaannya karena kasihan atau agar anak segera berhenti menangis. Hal ini dapat menyebabkan sang anak menjadi lemah, cengeng dan tidak punya jati diri.

6. Terlalu Keras Dan Kaku Dalam Menghadapi Mereka, Melebihi Batas Kewajaran.
Misalnya dengan memukul mereka hingga memar, memarahinya dengan bentakan dan cacian, ataupun dengan cara-cara keras lainnya. Ini kadang terjadi ketika sang anak sengaja berbuat salah. Padahal ia (mungkin) baru sekali melakukannya.

7. Terlalu Pelit Pada Anak-Anak, Melebihi Batas Kewajaran
Ada juga orang tua yang terlalu pelit kepada anak-anaknya, hingga anak-anaknya merasa kurang terpenuhi kebutuhannya. Pada akhirnya mendorong anak-anak itu untuk mencari uang sendiri dengan bebagai cara. Misalnya : dengan mencuri, meminta-minta pada orang lain, atau dengan cara lain. Yang lebih parah lagi, ada orang tua yang tega menitipkan anaknya ke panti asuhan untuk mengurangi beban dirinya. Bahkan, ada pula yang tega menjual anaknya, karena merasa tidak mampu membiayai hidup. Naa’udzubillah mindzalik

8. Tidak Mengasihi Dan Menyayangi Mereka, Sehingga Membuat Mereka Mencari Kasih Sayang Diluar Rumah Hingga Menemukan Yang Dicarinya.
Fenomena demikian ini banyak terjadi. Telah menyebabkan anak-anak terjerumus ke dalam pergaulan bebas –waiyadzubillah-. Seorang anak perempuan misalnya, karena tidak mendapat perhatian dari keluarganya ia mencari perhatian dari laki-laki di luar lingkungan keluarganya. Dia merasa senang mendapatkan perhatian dari laki-laki itu, karena sering memujinya, merayu dan sebagainya. Hingga ia rela menyerahkan kehormatannya demi cinta semu.

9. Hanya Memperhatikan Kebutuhan Jasmaninya Saja.
Banyak orang tua yang mengira, bahwa mereka telah memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Banyak orang tua merasa telah memberikan pendidikan yang baik, makanan dan minuman yang bergizi, pakaian yang bagus dan sekolah yang berkualitas. Sementara itu, tidak ada upaya untuk mendidik anak-anaknya agar beragama secara benar serta berakhlak mulia. Orang tua lupa, bahwa anak tidak cukup hanya diberi materi saja. Anak-anak juga membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Bila kasih sayang tidak di dapatkan dirumahnya, maka ia akan mencarinya dari orang lain.

10. Terlalu Berprasangka Baik Kepada Anak-Anaknya
Ada sebagian orang tua yang selalu berprasangka baik kepada anak-anaknya. Menyangka, bila anak-anaknya baik-baik saja dan merasa tidak perlu ada yang dikhawatirkan, tidak pernah mengecek keadaan anak-anaknya, tidak mengenal teman dekat anaknya, atau apa saja aktifitasnya. Sangat percaya kepada anak-anaknya. Ketika tiba-tiba, mendapati anaknya terkena musibah atau gejala menyimpang, misalnya terkena narkoba, barulah orang tua tersentak kaget. Berusaha menutup-nutupinya serta segera memaafkannya. Akhirnya yang tersisa hanyalan penyesalan tak berguna.   Emang y bun mendidik anak itu ga mudah kita harus pinter2 n tau karakter anak jg. Kita jg harus bs jadi contoh buat si kecil,seperti kata bunda rista anak kita adalah cermin kita. Mg2 infonya bermanfaat.
   
Jumlah Posts : 480
Jumlah di-Like : belum ada like

Kyusoku Bihaku (KB) Supplemen Pemutih Kulit



Kyusoku Bihaku (KB) merupakan suplemen pemutih yang berasal dari Jepang. 100 % Murni, tanpa tambahan zat Addictive apa pun.

Kita tidak perlu kuatir akan adanya efek samping, karena KB mengandung Gluthatione yang bagus untuk kesehatan, & sdh BFAD approved. KB ini amat sangat direkomendasikan oleh para dermatalogist yang ada di seluruh dunia.

Rata-rata dalam waktu kurang dari 3 bulan, kamu sudah akan mendapatkan hasil yang kamu inginkan…kulit putih, bersih, & merona…

1 Paket KB Terdiri Dari :
30 capsules of 500mg Glutathione plus NAC
30 capsules of Vitamin C Rosehips 500mg

(untuk pemakaian 1 bulan)

Price : Rp 300.000

Cara Pemakaian:
1 capsule Glutathione plus NAC + 1 capsule Vitamin C Rosehips diminum 10 menit sebelum makan
(paling bagus diminum di pagi hari)

TANYA JAWAB

Apa yang membuat KB berbeda dengan produk supplemen pemutih yang lain ?
KB tidak mengandung zat tambahan apa pun seperti halnya supplemen pemutih lain yg ada di pasaran, mis. gula, Tepung jagung, ragi, kedelai, jagung, dedak nasi, susu, zat perekat, pewangi, pewarna tambahan, dll.

Inilah sebabnya mengapa kami merekomendasi untuk meminum satu capsule dari 500mg KB Glutathione plus NAC & 500mg of VITAMIN C Rosehips, karena produk ini 100% aman, tanpa ada bahan tambahan apa pun.

Apa keuntungan lain yang bisa kita dapatkan dari KB ?
Selain sebagai supplemen pemutih kulit, KB juga bisa berfungsi sebagai antioxidant, menaikkan sistem immune dalam tubuh, mendetoksifikasi & membersihkan tubuh dari infeksi logam – logam berat.

KB Glutathione plus NAC with Pure Rosehips juga bagus buat orang – orang yang memiliki penyakit seperti :

ASD (Autism), Cancer, Parkinson’s Disease, COPD Chronic Fatigue, HIV, Cardiovascular Disease, Liver Disease, Diabetes, Alzheimer’s Disease, Acetaminophen, Toxicity

Berapa lama kita harus mengkonsumsi KB untuk melihat hasil yang diinginkan ?
Rata-rata hanya butuh 1 – 4 bulan. Tapi tetap tergantung dari kondisi tubuh masing-masing.

Standard Lama Konsumsi :
Medium brown skin : 1-3 bulan <- Biasa kulit orang Indonesia ini tingkatannya
Dark brown skin : 3-6 bulan
Very dark skin : 6-12 bulan
Black skin : 2 years or more

Apakah KB ini HALAL untuk umat Muslim ?
KB menggunakan bahan nabati, tidak menggunakan gelatin babi, serta sudah mempunyai sertifikat HALAL.

Apakah KB memiliki Efek Samping ?
menurut para dermatologist, satu-satunya efek samping dari mengkonsumsi KB ini adalah memutihkan kulit yg gelap.
Orang dengan kulit yang gelap memberikan review bahwa mengkonsumsi gluthatione bersamaan dengan Vitamin C selama 3-6 bulan dapat mencerahkan warna kulit mereka.

Mengapa kita membutuhkan Vit. C ketika mengkonsumsi gluthatione ?
Setiap paket KB disertai dengan 1 btl Vit C Rosehip untuk melengkapi efisiensi KB. Vit C sangat penting untuk membantu Gluthatione & NAC mempertahankan zat-zat aktif-nya.

Apakah konsumsi KB dapat dihentikan jika sudah mencapai hasil yang diinginkan ?
Bisa donk.

Apakah kulit akan menjadi gelap kembali jika sudah tidak mengkonsumsi KB ?
tentu saja TIDAK. Hasil KB adalah PERMANEN.
Tapi kita juga harus menjaga kulit kita dari sinar matahari yang berlebihan. Gunakanlah Body Lotion yang mengandung SPF untuk membantu menjaga kulit kita.

Apakah semua boleh menggunakan KB ?
Pada dasarnya KB ini boleh digunakan oleh siapa saja, Pria maupun wanita, tidak ada batasan umur.

Untuk penderita diabetes, wanita hamil & menyusui harap konsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Bagaimana cara membedakan supplement Gluthatione yang ASLI dengan yang PALSU ?

Kita bisa bedakan dari 2 hal, yaitu RASA & BAU.
Gluthatione adalah tri-Peptide Thiol yang tersusun dari Amino Acids L-Cysteine, Glutamic Acid & Glycine. Berdasarkan dari pabrik-pabrik yg memproduksi Gluthatione yg sudah terjamin, biasanya L-Gluthatione yang ASLI memiliki rasa asam yang sangat tajam.

Website : Rahasiacantik.com
Phone : 0819 11798837
Pin BB : 7D0525D9
Email : rahasiacantik@ymail.com

   
Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
a. Membayar fidyah ada dua cara :
Cara Pertama, dibayar secara satu per satu
atau bertahap/dicicil. Dengan syarat dia
harus sudah melalui / melewati hari yang ia
tidak berpuasa padanya. Gambarannya :
- Dia memberi makan kepada satu
orang miskin untuk tiap hari yang ia
tinggalkan. Misalnya : Dia tidak berpuasa
pada hari ke-3, maka pada maghrib hari
ketiga tersebut dia memberi makan satu
orang miskin. Berikutnya hari ke-4 dia juga
tidak berpuasa, maka pada maghrib hari
ke-4 tersebut dia memberi makan satu
orang miskin. ? dst.
- Atau bisa juga dikumpulkan beberapa
hari yang ia tinggalkan. Misalnya dia tidak
berpuasa hari ke-10 sampai ke-29. Pada
hari ke-15 dia bayar fidyah untuk hari ke-10
sampai ke-15. Kemudian pada hari ke-25
dia bayar fidyah untuk hari ke-16 hingga
hari ke-25. Lalu pada hari ke-29 ia bayar
fidyah untuk hari ke-26 hingga ke-29.
Cara Kedua, dibayar sekaligus. Yaitu setelah
ia melalui semua hari yang ia tidak
berpuasa padanya, maka ia mengundang
orang miskin sesuai jumlah hari yang ia
tinggalkan. Misalnya seseorang tidak
berpuasa sebulan penuh. Maka dia
memberi makan 30 orang miskin.
Shahabat Anas bin Malik radhiyallah ?anhu
ketika beliau sudah lanjut usia dan tidak
mampu lagi berpuasa, maka beliau
memberi makan 30 orang miskin.
(diriwayatkan oleh Abu Ya?la dalam
Musnad-nya no. 4194. Sebagaimana pula
diriwayatkan bahwa shahabat Anas bin
Malik radhiyallah ?anhu juga pernah
membayar fidyah untuk tiap hari yang
beliau tinggalkan. (lihat Fathul Bari
VII/180).
* Membayar Fidyah boleh dilakukan ketika
masih dalam bulan Ramadhan, boleh juga
dilakukan di luar Ramadhan. Ketika di luar
Ramadhan, boleh dicicil boleh juga
sekaligus.
* * *
b. Adapun membayar fidyah dalam bentuk
uang, maka hukumnya tidak boleh. Karena
dalam nash dalil disebutkan dengan lafazh
?memberi makan?. Allah Subhanahu wa
Ta?ala berfirman :
??????? ???????????? ????????? ???????? ??????? ?????????
dan wajib bagi orang-orang yang berat
menjalankannya (jika mereka tidak
berpuasa) membayar fidyah, (yaitu):
memberi makan seorang miskin. (Al-
Baqarah : 184)
Seorang ?ulama ahli fiqh international, Asy-
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-?Utsaimin
rahimahullah, ketika ditanya dengan
pertanyaan serupa beliau menjawab
sebagai berikut :
?Wajib atas kita untuk mengetahui salah
satu kaidah penting, yaitu bahwa apa yang
Allah sebutkan dengan lafazh ?Al-Ith?am?
atau ?Ath-Tha?am? (memberikan makan)
maka harus benar-benar ditunaikan dalam
bentuk makanan. ?. Jadi jika disebutkan
dalam dalil dengan lafazh ?Al-Ith?am? atau
?Ath-Tha?am? (memberikan makan) maka
tidak bisa diwakili/diganti dengan dirham
(uang). Oleh karena itu orang yang sudah
lanjut usia yang berkewajiban memberi
makan sebagai ganti dari puasa (yang ia
tinggalkan), maka tidak bisa diganti dalam
bentuk uang. Walaupun dia membayar
dalam bentuk uang senilai dengan harga
makanan sebanyak sepuluh kali, maka itu
tidak bisa menggugurkan kewajibannya.
Karena itu merupakan perbuatan
melanggar ketentuan yang ditetapkan oleh
dalil.? (Majmu? Fatawa wa Rasa`il Ibni
?Utsaimin XVII/84).
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan :
1. Fidyah untuk orang yang tidak mampu
berpuasa boleh dibayarkan setiap hari
selama bulan Ramadhan. Waktunya adalah
ketika berbuka pada hari yang
bersangkutan.
2. Fidyah boleh juga dibayarkan dicicil
beberapa hari sekaligus.
3. fidyah boleh juga dibayarkan sekaligus
selama satu bulan.
4. Syarat terpenting untuk bisa membayar
fidyah adalah sudah terlalui/terlewatinya
hari yang ia tidak berpuasa padanya.
5. Shahabat Anas bin Malik radhiyallahu
?anhu pernah membayar fidyah dengan
satu per satu, pernah juga sekaligus.
6. Bahwa membayar fidyah harus dalam
bentuk makanan. Tidak boleh digantikan
dalam bentuk uang.
7. Kaidah penting : apa yang Allah sebutkan
dengan lafazh ?Al-Ith?am? atau ?Ath-
Tha?am? (memberikan makan) maka harus
benar-benar ditunaikan dalam bentuk
makanan.
??????? ?????? ???? ???? ????? ??? ???? ????
???? ?????
http://www.assalafy.org/mahad/?
p=349#more-349
(150) views
   
18-01-2013 15:31:03 Kyusoku Bihaku Rp. 210.000
Jumlah Posts : 268
Jumlah di-Like : 1
 TANPA SABUN

Kyusoku Bihaku merupakan suplemen pemutih yang berasal dari Jepang, dipasarkan di Philipina, sangat terkenal di Asia.
100 % aman (BFAD Approved), tanpa zat additive dan tanpa efek samping. Kyusoku Bihaku memutihkan dengan efektif dan direkomendasi oleh para dermatologist.

Paket Kyusoku Bihaku Terdiri dari:
30 capsules of Glutathione Activator plus NAC 500mg
30 capsules of Vitamin C Rosehips 500mg
(untuk pemakaian 1 bulan)

Cara Pemakaian:
1 kapsul Glutathione Activator plus NAC dan 1 Kapsul Vitamin C w/ Rosehips diminum 1 hari 1 kali.

* Kyusoku Bihaku tidak mengandung zat tambahan apa pun, mis. gula, tepung jagung, ragi, kedelai, jagung, dedak nasi, susu, zat perekat, pewangi, pewarna tambahan, dll.
* Selain sebagai suplemen pemutih kulit, Kyusoku Bihaku juga bisa berfungsi sebagai antioxidant, menaikkan sistem immune dalam tubuh, mendetoksifikasi & membersihkan tubuh dari infeksi logam-logam berat.
* Kyusoku Bihaku Glutathione Activator plus NAC with Pure Rosehips juga bagus buat orang-orang yang memiliki penyakit seperti : Autisme, Kanker, Parkinson, COPD Chronic Fatigue, HIV, Cardiovascular Disease, Liver Disease, Diabetes, Alzheimer, Acetaminophen, Toxicity
* Rata-rata hanya butuh 1-4 bulan. Tapi tetap tergantung dari kondisi tubuh masing-masing. Standard Lama Konsumsi :

* Medium brown skin : 1-3 bulan
* Dark brown skin : 3-6 bulan
* Very dark skin : 6-12 bulan
* Black skin : 2 tahun atau lebih

* Kyusoku Bihaku menggunakan bahan nabati, tidak menggunakan gelatin babi, serta sudah mempunyai sertifikat HALAL.
* Setiap paket Kyusoku Bihaku disertai dengan 1 btl Vitamin C w/ Rosehip untuk melengkapi efisiensinya. Vitamin C sangat penting untuk membantu Gluthatione & NAC mempertahankan zat-zat aktif-nya.
* Hasil Kyusoku Bihaku adalah permanen. Tapi kita juga harus menjaga kulit kita dari sinar matahari yang berlebihan. Gunakanlah Body Lotion yang mengandung SPF untuk membantu menjaga kulit kita.

order:
sms: 0838 4987 6775
pin bb: 2a08bc04


   
04-01-2013 10:08:47 Kyusoku Bihaku Rp. 210.000
Jumlah Posts : 268
Jumlah di-Like : 1
 TANPA SABUN

Kyusoku Bihaku merupakan suplemen pemutih yang berasal dari Jepang, dipasarkan di Philipina, sangat terkenal di Asia.
100 % aman (BFAD Approved), tanpa zat additive dan tanpa efek samping. Kyusoku Bihaku memutihkan dengan efektif dan direkomendasi oleh para dermatologist.

Paket Kyusoku Bihaku Terdiri dari:
30 capsules of Glutathione Activator plus NAC 500mg
30 capsules of Vitamin C Rosehips 500mg
(untuk pemakaian 1 bulan)

Cara Pemakaian:
1 kapsul Glutathione Activator plus NAC dan 1 Kapsul Vitamin C w/ Rosehips diminum 1 hari 1 kali.

* Kyusoku Bihaku tidak mengandung zat tambahan apa pun, mis. gula, tepung jagung, ragi, kedelai, jagung, dedak nasi, susu, zat perekat, pewangi, pewarna tambahan, dll.
* Selain sebagai suplemen pemutih kulit, Kyusoku Bihaku juga bisa berfungsi sebagai antioxidant, menaikkan sistem immune dalam tubuh, mendetoksifikasi & membersihkan tubuh dari infeksi logam-logam berat.
* Kyusoku Bihaku Glutathione Activator plus NAC with Pure Rosehips juga bagus buat orang-orang yang memiliki penyakit seperti : Autisme, Kanker, Parkinson, COPD Chronic Fatigue, HIV, Cardiovascular Disease, Liver Disease, Diabetes, Alzheimer, Acetaminophen, Toxicity
* Rata-rata hanya butuh 1-4 bulan. Tapi tetap tergantung dari kondisi tubuh masing-masing. Standard Lama Konsumsi :

* Medium brown skin : 1-3 bulan
* Dark brown skin : 3-6 bulan
* Very dark skin : 6-12 bulan
* Black skin : 2 tahun atau lebih

* Kyusoku Bihaku menggunakan bahan nabati, tidak menggunakan gelatin babi, serta sudah mempunyai sertifikat HALAL.
* Setiap paket Kyusoku Bihaku disertai dengan 1 btl Vitamin C w/ Rosehip untuk melengkapi efisiensinya. Vitamin C sangat penting untuk membantu Gluthatione & NAC mempertahankan zat-zat aktif-nya.
* Hasil Kyusoku Bihaku adalah permanen. Tapi kita juga harus menjaga kulit kita dari sinar matahari yang berlebihan. Gunakanlah Body Lotion yang mengandung SPF untuk membantu menjaga kulit kita.

order:
sms: 0838 4987 6775
pin bb: 2a08bc04