SITE STATUS
Jumlah Member :
493.787 member
user online :
1063 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: makan kuaci membuat pusing

New Topic :  
12-09-2013 22:00:45 Kelahiran Pada Bulan Mei 2014
Jumlah Posts : 201
Jumlah di-Like : 2
Seperti dilansir dari BabyCenter, Selasa (23/3/2010), ada beberapa penyebab umum pusing dan pingsan selama kehamilan, yaitu:

1. Berdiri terlalu cepat

Ketika seseorang duduk, darah cenderung berkumpul di ekstremitas bawah, yaitu kaki dan kaki bagian bawah. Ketika seseorang tiba-tiba berdiri, maka darah yang kembali dari kaki ke jantung tidak cukup banyak. Akibatnya, tekanan darah tiba-tiba turun, menyebabkan pusing karena jumlah darah dan oksigen di dalam otak tidak mencukupi.

Salah satu cara untuk menghindari pingsan selama kehamilan adalah dengan menghindari berdiri tiba-tiba, dan meloncat dari kursi atau tempat tidur.

Ketika berbaring, duduk perlahan-lahan dan duduk selama beberapa menit dengan kaki menjuntai di sisi tempat tidur atau sofa. Lalu perlahan-lahan bangkit dari duduk untuk berdiri.

Ketika perlu berdiri untuk waktu yang lama, gerakkan kaki untuk melancarkan sirkulasi. Mengenakan stoking juga dapat membantu sirkulasi di bagian bawah tubuh.

2. Berbaring dengan punggung (Telentang)

Saat kehamilan berlanjut, khususnya selama trimester kedua dan ketiga, pertumbuhan rahim dapat menyebabkan penurunan sirkulasi di kaki bagian bawah. Hal ini terjadi karena adanya tekanan pada vena kava inferior (vena besar yang mengembalikan darah dari bagian bawah tubuh ke jantung) dan vena panggul.

Ketika seorang wanita hamil berbaring telentang dalam waktu lama, ini bisa memperburuk masalah. Bahkan, sekitar 8 persen dari ibu hamil di trimester kedua dan ketiga mengembangkan suatu kondisi yang disebut sindrom telentang hypotensive.

Sindrom telentang hypotensive yaitu kondisi dimana telentang untuk jangka waktu lama dapat mengakibatkan peningkatan denyut jantung, penurunan tekanan darah, yang menyebabkan gejala kegelisahan, mual, sakit kepala ringan, dan lainnya.

Untuk menghindari masalah ini, berbaringlah di sisi bukan telentang. Kedua sisi lebih baik daripada telentang, walaupun sisi kiri adalah yang terbaik. Bantal yang ditempatkan di bawah punggung atau di bawah pinggul dapat membantu tetap berada di sisi, atau setidaknya cukup miring untuk menjaga rahim dari tekanan vena kava.

3. Tidak cukup makan dan minum

Banyak wanita hamil cenderung merasa mual karena morning sickness, sehingga mereka malas untuk makan atau minum. Hal itu dapat menyebabkan gula darah rendah atau yang disebut hipoglikemia, yang dapat membuat pusing atau pingsan selama kehamilan.

Selama kehamilan, terdapat peningkatan kebutuhan gizi dan oksigen dalam tubuh, dengan demikian, nutrisi yang tidak memadai dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan anak.

Dehidrasi juga dapat menyebabkan pusing atau pingsan. Pastikan wanita hamil tetap sehat, dan terhindar dari hidrasi dengan meminum delapan hingga sepuluh gelas air per hari, terlebih jika sedang olahraga atau merasa panas.

Cobalah untuk menjaga gula darah agar tidak terlalu rendah dengan makan makanan kecil. Bawalah makanan ringan yang sehat sehingga bisa segera makan ketika merasa lapar.

4. Anemia

Anemia merupakan masalah umum pada kebanyakan wanita hamil. Anemia menyebabkan penurunan sel darah merah untuk membawa oksigen ke otak dan organ-organ lain. Hal ini menimbulkan perasaan pening dan pusing.

Kekurangan zat besi adalah penyebab paling umum anemia, jadi pastikan untuk memakan makanan yang kaya zat besi dan konsumsi vitamin dengan zat besi dan multivitamin, terutama dalam trimester kedua dan ketiga.

5. Kepanasan

Menghabiskan waktu di ruangan yang sangat panas atau mandi air panas dapat menyebabkan pembuluh darah melebar, menurunkan tekanan darah dan menyebabkan pusing dan pingsan selama kehamilan.

Jika wanita hamil merasa pusing karena terlalu panas, hindari tempat-tempat keramaian yang pengap dan berpakaian berlapis-lapis. Cukup mandi air hangat, bukan yang panas, dan mencoba untuk menjaga kamar mandi tetap dalam keadaan dingin.

6. Hiperventilasi

Olahraga berlebihan atau segala jenis aktivitas fisik yang berat dapat menyebabkan hiperventilasi. Hal ini bisa mengakibatkan kecemasan, sesak napas dan pusing, yang dapat menyebabkan pingsan selama kehamilan. Meskipun olahraga ringan dapat meningkatkan sirkulasi darah, orang tidak boleh berlebihan, terutama jika seorang wanita tidak merasa sangat baik.

7. Vasovagal syncope

Kadang-kadang, wanita merasa pusing ketika terjadi regangan untuk batuk, buang air kecil atau buang air besar. Tindakan ini pada akhirnya mendorong suatu respon vasovagal, di mana terdapat penurunan tekanan darah akibat tindakan saraf vagus.

Hal ini menyebabkan penurunan denyut jantung, pusing dan kelelahan, juga pingsan. Jika gejala ini terjadi berulang-ulang, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter, sehingga dapat didiagnosis dan diobati.

Dehidrasi, kecemasan, dan rasa sakit juga dapat memicu reaksi jenis ini, dan wanita hamil lebih rentan terhadap itu. Peringatan ringan dan tanda-tanda seperti perasaan hangat, pucat, berkeringat, mual, menguap, dan hiperventilasi sering mendahului vasovagal syncope. Perhatikan tanda-tanda ini dan berbaring segera untuk membantu menjaga diri dari pingsan.

Tidak peduli apa pun penyebabnya, wanita hamil harus segera berbaring bila merasa pusing, sehingga tidak jatuh dan melukai diri sendiri jika terjadi pingsan.

Jika sedang berada di tempat yang tidak memungkinkan untuk berbaring, duduk dan cobalah untuk meletakkan kepala di antara lutut. Dan tentu saja, jika sedang melakukan sesuatu yang mungkin membuat si wanita hamil atau orang lain berisiko cedera, seperti mengemudi, segeralah berhenti.

Berbaring pada sisi kiri akan memaksimalkan aliran darah ke jantung dan juga otak. Kemungkinan akan menghindarkan dari kondisi pingsan dan mungkin dapat meringankan sensasi pusing tersebut.

Merasa pusing karena panas, kelaparan, atau bangun terlalu cepat mungkin menjadi bagian dari wanita hamil. Namun, jika langkah-langkah sederhana yang dibahas di atas tidak menghilangkan masalah atau jika seorang wanita hamil mempunyai keprihatinan apapun, jangan ragu untuk meminta bantuan dokter.

Jika pusing disertai sakit kepala parah, penglihatan kabur, gangguan berbicara, jantung berdebar-debar, mati rasa, kesemutan, atau perdarahan, atau jika benar-benar pingsan, segeralah hubungi dokter. Gejala-gejala tersebut dapat menjadi tanda masalah yang lebih serius yang dapat mempengaruhi ibu atau bayinya.

Awal kehamilan, sakit perut disertai dengan pusing bisa menjadi tanda kehamilan ektopik. Jika mengalami hal tersebut, juga segeralah hubungi dokter.
   


10-09-2016 08:42:30 Susu bumil
Jumlah Posts : 103
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda lia@iya bund hmil emng gt kn telat makan mual jg pusing hrus pass kn skrng dah 2 orng yg butuh makan dn nutrisi yg bgus bund,,alhamdulillah debayku sehat baget bund dan normal semua tdi mlm abis usg dah mau hbis 6bln msuk 7bln bund,cepetnya hmil itu klo dh msuk tm_2 ke ke_3 bund nanti tinggal menghitung hari 🚼😍
   
Jumlah Posts : 10
Jumlah di-Like : belum ada like
saya justru jd ga doyan makan karna mual & pusing .... semoga baby nya sehat ... baby nya usia 12 w smoga lancar sampai nanti persalinan
   


23-04-2015 19:26:51 kepiting dan kerang
Jumlah Posts : 3470
Jumlah di-Like : belum ada like
pengalaman anak pertama waktu makan kepiting dan kerang rasay biasa aja bun,,,pas anak kedua bru hr minggu kmfen makan kepiting lgsung pusing ga biza bangun banget2 pusingy
   
Jumlah Posts : 86
Jumlah di-Like : belum ada like
Lupakan puree - BLW mengembalikan kebahagiaan di waktu makan anak Anda Membiarkan bayi makan makanan yang tidak dihaluskan bisa mencegah kegemukan. Hal ini juga membantu bayi belajar makan dengan cara mereka sendiri Gill Rapley www.guardian.co.uk, Rabu 8 Februari 2012 08.00 WIB Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang orangtuanya menggunakan metode Baby-Led Weaning (BLW) cenderung makan lebih sehat di kemudian hari. Menurut sebuah studi terbaru yang diadakan oleh tim dari Universitas Nottingham, bayi disuapi dengan makanan yang dihaluskan cenderung berakhir lebih gemuk daripada bayi yang belajar makan pertama kali dengan finger food. Hal ini mendukung meningkatnya jumlah keluarga yang memilih BLW- di mana bayi belajar makan finger food sendiri. Dalam hal ini, bayi tidak perlu disuapi dan bayi dapat dipercaya untuk tahu apa dan seberapa banyak mereka perlu makan. Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang orangtuanya mengikuti pendekatan BLW cenderung makan lebih sehat dan memiliki BMI lebih sehat di kemudian hari. Anak- anak yang disuapi puree sebagai bayi lebih cenderung menjadi gemuk dan lebih mungkin lebih suka rasa manis. Dengan kecemasan mengenai peningkatan kasus kegemukan pada anak-anak, hasil penelitian tersebut tepat waktu. Jika mengamati bagaimana makanan padat diperkenalkan adalah isu yang masih relatif baru - telah ada penelitian sebelumnya mengenai saat yang tepat untuk memulai makanan padat dan apa yang bayi harus makan, tetapi sedikit tentang cara yang tepat untuk melakukan aktivitas tersebut. Banyak orang tua yang akhirnya menyerah untuk menyuapi anak-anaknya telah menggunakan praktek yang sudah usang, yaitu menyuapi bayi terlalu dini. Sebagai soerang health visitor, saya (Gill Rapley) melihat banyak keluarga telah berjuang memberi makan anaknya sebelum saya datang pada mereka untuk membantu, bahwa begitu banyak masalah yang tampaknya tak terelakkan dapat diselesaikan dengan membiarkan bayi enam bulan atau lebih makan sendiri. Rahasianya tampaknya bukan pada apa yang ditawarkan pada bayi, tetapi bagaimana hal itu ditawarkan - dan dalam suasana emosional pada waktu makan. Dengan BLW, orang tua didorong untuk percaya bayi mereka dan tidak mengganggu aktivitas makan mereka. Bayi bergabung dengan anggota keluarga dan makan makanan (sehat) yang sama. Hal ini memungkinkan mereka untuk tetap terkontrol: mereka memilih apa yang dimakan, berapa banyak dan seberapa cepat. Mereka diperbolehkan untuk berhenti makan (atau tidak makan sama sekali) ketika kenyang. Selama yang disajikan di hadapan mereka adalah berbagai makanan sehat, mereka dapat dipercaya untuk membuat pilihan yang tepat. Karena tidak ada tekanan, tidak ada potensi perseteruan. Dan karena waktu makan adalah saatnya berbagi dengan orang lain, tidak ada kesan terburu-buru untuk "bagaimana pun caranya supaya bayi berhasil makan". Menyuapi bayi, di sisi lain, menempatkan orang tua sebagai pihak yang bertanggung jawab. Bahkan dengan maksud terbaik di dunia pada prakteknya bisa jadi tetap sulit. jika Anda memiliki semangkuk bubur halus dan bayi untuk disuapi, menahan godaan untuk membujuk mereka untuk makan sebanyak yang Anda pikir mereka butuhkan - waktu makan dapat mudah menjadi medan pertempuran. Games dan trik dilakukan untuk membuat bayi makan atau membuat mereka makan lebih banyak (seperti "ini ada pesawat dataangg!"). Hal ini mendorong bayi untuk terus makan bahkan ketika tubuh mereka sebetulnya sudah memberitahu mereka bahwa perutnya sudah kenyang. Anda juga bisa tergoda untuk menggunakan makanan manis sebagai suap untuk membujuk anak kecil untuk makan lebih banyak makanan sehat (yang mungkin rasanya kurang lezat), yang akan mengajari mereka bahwa makanan manis itu menyenangkan dan makanan sehat itu membosankan. Semua hal ini bisa menjadi penyebab pilihan makanan yang tidak sehat dan makan berlebihan di masa depan. Bayi belajar dengan melakukan. Mereka digerakkan oleh rasa ingin tahu. Mereka secara alami ingin mengatasi dan mengeksplorasi hal-hal baru - termasuk makanan. BLW memungkinkan para bayi untuk belajar tentang tekstur dan rasa, untuk menggabungkan makanan atau memakannya secara terpisah, dan untuk menemukan sukacita makan dengan cara yang tidak mungkin diperoleh jika dia makan dengan cara disuapi semangkuk bubur. Kemungkinan bahwa gaya menyuapi makan akan, pada waktunya, memiliki implikasi yang lebih positif bagi kesehatan anak-anak, serta untuk suasana menyenangkan pada waktu makan keluarga dan hubungan lebih positif dalam keluarga umumnya. Hal ini juga mungkin memiliki makna yang lebih luas untuk pengembangan, kemandirian keterampilan anak-anak dan kepercayaan diri. Penelitian lebih lanjut diperlukan, tetapi ada lebih banyak pengalaman menarik yang menunggu untuk ditemukan. (artikel ini merupakan terjemahan dari artikel Gill Rapley
   


Jumlah Posts : 23
Jumlah di-Like : belum ada like
bagus bunda mimin, lebih sering cb2 mkn yg laen juga biar nanti ada variasi makanan yg doyan
aq dl pas umur2 segitu memang suka ngiler kalo liat melon sm semangka. pernah makan sepotong lgsg pusing. ya udah, ga berani mkn lg. lebih ati2 y bunda novy, kalo qt pas ga hamil tensi rendah lgsg mkn sate kambing. tp ini kn hamil, daging kambing itu panas, jd ga boleh mkn banyak2.
cemunguth ya bunda2 semua!!! nanti kalo udah 3 bln mulai enak di badan.
   
29-04-2014 06:57:44 makanan tambahan
Jumlah Posts : 86
Jumlah di-Like : belum ada like
Lupakan puree - BLW mengembalikan kebahagiaan di waktu makan anak Anda Membiarkan bayi makan makanan yang tidak dihaluskan bisa mencegah kegemukan. Hal ini juga membantu bayi belajar makan dengan cara mereka sendiri Gill Rapley www.guardian.co.uk, Rabu 8 Februari 2012 08.00 WIB Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang orangtuanya menggunakan metode Baby-Led Weaning (BLW) cenderung makan lebih sehat di kemudian hari. Menurut sebuah studi terbaru yang diadakan oleh tim dari Universitas Nottingham, bayi disuapi dengan makanan yang dihaluskan cenderung berakhir lebih gemuk daripada bayi yang belajar makan pertama kali dengan finger food. Hal ini mendukung meningkatnya jumlah keluarga yang memilih BLW- di mana bayi belajar makan finger food sendiri. Dalam hal ini, bayi tidak perlu disuapi dan bayi dapat dipercaya untuk tahu apa dan seberapa banyak mereka perlu makan. Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang orangtuanya mengikuti pendekatan BLW cenderung makan lebih sehat dan memiliki BMI lebih sehat di kemudian hari. Anak- anak yang disuapi puree sebagai bayi lebih cenderung menjadi gemuk dan lebih mungkin lebih suka rasa manis. Dengan kecemasan mengenai peningkatan kasus kegemukan pada anak-anak, hasil penelitian tersebut tepat waktu. Jika mengamati bagaimana makanan padat diperkenalkan adalah isu yang masih relatif baru - telah ada penelitian sebelumnya mengenai saat yang tepat untuk memulai makanan padat dan apa yang bayi harus makan, tetapi sedikit tentang cara yang tepat untuk melakukan aktivitas tersebut. Banyak orang tua yang akhirnya menyerah untuk menyuapi anak-anaknya telah menggunakan praktek yang sudah usang, yaitu menyuapi bayi terlalu dini. Sebagai soerang health visitor, saya (Gill Rapley) melihat banyak keluarga telah berjuang memberi makan anaknya sebelum saya datang pada mereka untuk membantu, bahwa begitu banyak masalah yang tampaknya tak terelakkan dapat diselesaikan dengan membiarkan bayi enam bulan atau lebih makan sendiri. Rahasianya tampaknya bukan pada apa yang ditawarkan pada bayi, tetapi bagaimana hal itu ditawarkan - dan dalam suasana emosional pada waktu makan. Dengan BLW, orang tua didorong untuk percaya bayi mereka dan tidak mengganggu aktivitas makan mereka. Bayi bergabung dengan anggota keluarga dan makan makanan (sehat) yang sama. Hal ini memungkinkan mereka untuk tetap terkontrol: mereka memilih apa yang dimakan, berapa banyak dan seberapa cepat. Mereka diperbolehkan untuk berhenti makan (atau tidak makan sama sekali) ketika kenyang. Selama yang disajikan di hadapan mereka adalah berbagai makanan sehat, mereka dapat dipercaya untuk membuat pilihan yang tepat. Karena tidak ada tekanan, tidak ada potensi perseteruan. Dan karena waktu makan adalah saatnya berbagi dengan orang lain, tidak ada kesan terburu-buru untuk "bagaimana pun caranya supaya bayi berhasil makan". Menyuapi bayi, di sisi lain, menempatkan orang tua sebagai pihak yang bertanggung jawab. Bahkan dengan maksud terbaik di dunia pada prakteknya bisa jadi tetap sulit. jika Anda memiliki semangkuk bubur halus dan bayi untuk disuapi, menahan godaan untuk membujuk mereka untuk makan sebanyak yang Anda pikir mereka butuhkan - waktu makan dapat mudah menjadi medan pertempuran. Games dan trik dilakukan untuk membuat bayi makan atau membuat mereka makan lebih banyak (seperti "ini ada pesawat dataangg!"). Hal ini mendorong bayi untuk terus makan bahkan ketika tubuh mereka sebetulnya sudah memberitahu mereka bahwa perutnya sudah kenyang. Anda juga bisa tergoda untuk menggunakan makanan manis sebagai suap untuk membujuk anak kecil untuk makan lebih banyak makanan sehat (yang mungkin rasanya kurang lezat), yang akan mengajari mereka bahwa makanan manis itu menyenangkan dan makanan sehat itu membosankan. Semua hal ini bisa menjadi penyebab pilihan makanan yang tidak sehat dan makan berlebihan di masa depan. Bayi belajar dengan melakukan. Mereka digerakkan oleh rasa ingin tahu. Mereka secara alami ingin mengatasi dan mengeksplorasi hal-hal baru - termasuk makanan. BLW memungkinkan para bayi untuk belajar tentang tekstur dan rasa, untuk menggabungkan makanan atau memakannya secara terpisah, dan untuk menemukan sukacita makan dengan cara yang tidak mungkin diperoleh jika dia makan dengan cara disuapi semangkuk bubur. Kemungkinan bahwa gaya menyuapi makan akan, pada waktunya, memiliki implikasi yang lebih positif bagi kesehatan anak-anak, serta untuk suasana menyenangkan pada waktu makan keluarga dan hubungan lebih positif dalam keluarga umumnya. Hal ini juga mungkin memiliki makna yang lebih luas untuk pengembangan, kemandirian keterampilan anak-anak dan kepercayaan diri. Penelitian lebih lanjut diperlukan, tetapi ada lebih banyak pengalaman menarik yang menunggu untuk ditemukan. (artikel ini merupakan terjemahan dari artikel Gill Rapley
   
Jumlah Posts : 17
Jumlah di-Like : belum ada like
iya bunda anita alhamdulillah msh doyan makan bun, klo pusing ya pas petang bun, klo bunda anita dh minum susu blm?
   
Jumlah Posts : 55
Jumlah di-Like : belum ada like
wahhh senangnya bunda2 yg msh bs doyan makan. aku gak mw makan..klo makan pilih2 jd pusing sendiri deh.
   
Jumlah Posts : 90
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda semua aku mau bagi cerita ini,anakku kemaren sampai 6bln asi ekslusif,setelah 6bulan aku kasi mpasi susahhh sekali makannya,,samoe umur 8bulan juga gk mau makan alhasil buat pusing mamanya krna badannya takut kekurusan,setelah tanya sana sini,ahirnya banyak yg nyaranin untuk pijat bayi pd ahlinya,,
beneran ini bunda alhamdulillah bgt anakku jd lahap makannya gk nyanhka dehhh
   
21-06-2013 15:43:14 efek samping makan kuaci
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Siang dok..

Sy baru kali ini hamil jadi agak was..was.. #cemas :)

Akhir2 ini sy suka sekali makan kuaci dok, bisa menghabiskan 10 bungkus dlm 1 hari.
Apa ada pengaruhnya dok utk ibu hamil dan babynya?

Terima kasih :)

Dari : Ayu Ancha

Jawaban:

Dear Bunda,



Kuaci merupakan makanan berasal dari biji-bijian semangka atau labu, bisa juga berupa biji bunga matahari. Kuaci tersebut mengandung beberapa vitamin dan protein nabati, namun sebaiknya tidak berlebihan karena biasanya terdapat juga bahan tambahan seperti perasa ataupun mengandung garam sebagai pengawet. Konsumsi makanan yang banyak mengandung garam dapat mempengaruhi tekanan darah, dan penumpukan cairan, terutama pada ibu hamil yang berisiko tinggi dengan keadaan PEB yang seharusnya diet rendah garam.


   
01-05-2013 09:39:58 mengkonsumsi susu kedelai
Jumlah Posts : 239
Jumlah di-Like : 1
mending makan kuaci aja bund.... wlw jajanan murah tp manfaatnya bnyak bngt bund apalagi buat bumil.... qlu kacang ijo bgus bund buat nebelin rambut babynya...
   
13-02-2013 12:17:33 duvadilan during pregnancy
Jumlah Posts : 246
Jumlah di-Like : 2
aku searching2 di google, duvadilan adalah obat buat mengurangi kontraksi ya bun?
efeknya bisa membuat pusing dan jantung berdebar
aku malah takut mengonsumsinya
kadang aku ngrasa perut bagian bawah suka brasa seperti turun kl sore hari, tp kata dokter dan temen2 yg ud pengalaman kepala bayi ud dibawah jdnya nekan2

   
14-08-2012 07:19:33 bolehkah ibu hamil muda puasa
Jumlah Posts : 100
Jumlah di-Like : 2
dulu pas hamil 1 bulan saya juga puasa kok bun...dan alhamdulillah bayi saya lahir sempurna. padahal waktu itu saya susah banget makan karena mual, pusing dan morning sick yang bikin badan saya panas tiap pagi. tapi saya lanjutkan aja puasa meski saat buka dan sahur makan hanya beberapa sendok tapi karena rasa mualnya, saya sering minum jus dan makan buah....
   
Jumlah Posts : 34
Jumlah di-Like : belum ada like

Photobucket

Belakangan banyak peneliti menemukan kegunaan bagi kesehatan jika mengunyah permen karet. Mafaat mengunyah permen karet juga bisa berdampak baik bagi ibu hamil terutama bayi yang ada dikandungannya, seperti apa yang diungkapkan sebuah penelitian baru-baru ini.

Ada dua penelitian yang mengungkapkan bahwa kondisi gigi dan gusi ibu hamil yang buruk bisa mempengaruhi kondisi kehamilan. Penelitian pertama yang dilakukan oleh sebuah studi di Chilli mengatakan bahwa adanya bakteri pada mulut akan meningkatkan resiko persalinan prematur. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh New York University, mengungkapkan bahwa ibu hamil dengan penyakit gusi dapat menyebabkan peluang terkena diabetes lebih tinggi ketika mengandung.

Salah satu solusi dalam mengurangi berkembangnya bakteri pada mulut ibu hamil adalah dengan mengunyah permen karet yang terdapat kandungan xylitol sebanyak 67 persen. Dengan hanya mengunyah dua kali dalam satu hari selama satu menit sehabis makan, akan membuat kondisi mulut menjadi lebih sehat.

Banyak tips-tips berguna untuk ibu hamil bisa didapatkan disini. Atau dapat saling sharing mengenai pengalaman pribadi ketika dalam masa kehamilan.