SITE STATUS
Jumlah Member :
493.710 member
user online :
1039 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: kisah lahirnya janin kiriman jin

New Topic :  
28-06-2016 16:52:43 BBJ uk 21week
Jumlah Posts : 11
Jumlah di-Like : belum ada like

salam kenall ya bunda Ade Eni,,,,
BBJ 21-22week normalnya 400gram bunsayyy,,,,wktu UK 21W bbj ku 540gram hehhehe gedee yaachh,,,
tpi kata dokter gpp,,,,dokter jg msh boleh lnjutin susu hamilnya,,,buat nutrisi tambahan aku msh minum susu pr*nagen mommy rs coklat biar gizi dimasa kehamilanku bagus,,,,,,biar janin sehat, lahir normal trus biar berat lahirnya normal,,,,
 

   


Jumlah Posts : 2504
Jumlah di-Like : belum ada like
jangan pesimis bun. sering" diajak ngobrol aja ddnya minta posisinya dimapanin. aku begitu soalnya 39w usg kelilit 2x diajak ngobrol aja dari hati sama janin Alhamdulillah lahirnya cuma 1 lilitan aja
   
30-05-2016 18:57:50 BB janin rendah.
Jumlah Posts : 11
Jumlah di-Like : belum ada like

malem mom..berat rata2 janin umur 5bulan/20w segitu normal ko, soalnya setau ku bbj rata2 umur segitu 400 sampe 600gram...
skrg bbj ku udah 1900gram di usia kehamilan 33W...dan bb ku udah naik sekitar 9 kilo nih mom...hehheheh
smpet khawatir bbj diatas normal, tapi alhamdulillah janin tetep sehat n aktif bgt klo lagi USG...
tips buat mom anthy, tetep mkn2an yg bergizi buat calon debaynya, trs jgn stress, istirahat cukup..
buat nutrisi tambahan aku msh minum susu hamil, minum pr*nagen mommy biar nutrisi kehamilan ku tercukupi n biar debay lahir normal dan biar berat lahirnya bagus... thanks mom....

   


Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
Halo Bunda.... Salam kenal..... Hpl sih 4 januari... Tapi kata dokter hamil kembar lahirnya lebih awal, ya udah kemungkinan lahiran sekitar libur2 natal ini.. Biar sekalian liburnya Suami... Keluhan sih bb janin masih kecil2, akhir November kemarin usg bb janin masih 2 dan 1,84. Trus proteinnya positif cm tensi masih normal, kemungkinan lahirnya SC. G mau ambil resiko bund,, Akhir2 ini gampang capek, ngantuk, bolak balik km terus, dan nafas juga agak berat...
   
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like
maaf bunda2 semua, baru sempat balas..
ini anak pertama bun, wktu uk 36wk janin ku telentang kepalanya blum masuk panggul, dokter blg, bakalan susah lahirnya...
smpet takut juga, tp ku coba usaha dgn banyakin jongkok berdiri, nungging, jalan merangkak, belly dance(goyang pinggul) supaya kepala dd telungkup dan masuk panggul, tp sekuat nya ajah..
dan uk 36w6d ku kluar darah plus lendir, 37wk kontrol kta dokter udh bukaan 1, malemnya lgsg lahir... smga pengalaman ku bisa bantu bunda yg lg nunggu hpl...
   


13-10-2015 16:19:24 baca hasil usg
Jumlah Posts : 88
Jumlah di-Like : belum ada like
EDD itu perkiraan lahirnya bun, GA usia kehamilan, EFW itu berat badan janin bunda, itu sih setau saya..
   
28-09-2015 13:56:21 Anak sering sakit
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Sumber: Dokumen Group Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 10:48:10 nurrsing while
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 10:13:23 Hamil anak kedua
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui lebih dari 1bayi (Tandem Nursing)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 09:36:37 Hamil sambil menyusui
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
08-09-2015 12:26:46 panggul sempit
Jumlah Posts : 543
Jumlah di-Like : belum ada like
panggul kecil itu di lihat dr tinggi dan berat badan ibunya,ntr ada pemeriksaan transvaginal jg buat ngevek bs ato ga buat jalan lahirnya.
saya jg ngalamin panggul kecil.
tinggi sy 155cm,bb saat hamil 64kg.
pas USG 4D uk 36w kata dokternya panggul sy cma ckup untuk bbj 2,8kg.saya dan suami udh cemas,soalnya janin dh msuk panggul uk.32w...
pas lahiran di uk 38w5d,berat bayi saya 3kg dan lahir normal 2jam 10menit dr pembukaan awl sampe lengkap...
Menurut saya,ibu ga ush cemas normal ato SC smua sama aja..semakin ibu pikirin ntr mlah buat jalan lahir kaku dan ga bs pembukaan..relax dan ikutin instruksi dokter aja.
kalo mmg sdh tau hal sperti ini lbh baik melahirkan d RS agar bla terjadi apa2 cepat mendapatkan bantuan..
   
Jumlah Posts : 50
Jumlah di-Like : belum ada like
TIPS AGAR BAYI CEPAT MASUK KE RONGGA PANGGUL

Olah Raga:

Lakukanlah gerakan jongkok-berdiri secara rutin setiap pagi dan sore dengan berpegangan di tempat tidur atau benda yang kuat menahan beban badan. Lakukan gerakan ini sebanyak 5–8 hitungan ya, Mam.Lakukanlah olahraga jalan kaki untuk mendukung gerakan bayi masuk rongga panggul. Sediakan waktu selama 20–30 menit setiap hari untuk berjalan kaki.Ikutilah kelas senam hamil, yoga, atau pilates. Instruktur senam pasti akan membimbing Anda melakukan gerakan untuk membantu mendorong bayi masuk rongga panggul. Misalnya, Anda bisa mencoba gerakan duduk bersila dengan kedua telapak kaki menyatu (gaya yoga) atau duduk di atas pilates dengan mengoyang-goyangkan pinggul (gaya pilates) .

Sering nungging:

Lakukanlah posisi nungging untuk memutar posisi kepala janin, bahkan hingga masuk panggul. Atur posisi nungging dengan dada menempel pada matras atau kasur, miringkan wajah, dan lebarkan kaki. Lakukan posisi ini sebanyak 2x sehari selama 10–15 menit.Lakukan kegiatan mengepel lantai dengan banyak jongkok dan mengangkat ember (yang tidak terlalu berat) bisa juga mempercepat si Kecil masuk rongga panggul.Lakukan gerakan sujud dalam salat. Gerakan ini juga bermanfaat agar posisi si Kecil masuk ke rongga panggul. Anda bisa memperlama gerakan sujud ini ketika salat.

Mengajak bicara
Komunikasi yang terjalin antara Anda dengan si Kecil di dalam kandungan diyakini dapat mempererat ikatan batin antara orangtua dan anak. Karena itu, Anda bisa meminta bayi Anda untuk masuk ke rongga panggul sebagai jalan lahirnya. Cobalah untuk berbicara dengan si Kecil ya, Mam, sambil mengelus perut Anda, seperti “Ayo Sayang, bantuin Mama cari jalan lahir ya biar kamu cepat lahir dengan normal nanti”.

   
13-07-2015 19:33:34 Bingung Sma Hpl ni Bund
Jumlah Posts : 583
Jumlah di-Like : 5

biasanya hasil USG lbh akurat. hsl hpht hny utk menentukan "kira2nya saja kog" ..

Ga usah galau bun, itu hanya perkiraan, ntar juga yg nentukan si BB .. kapan dia mau keluar hehhee ... 

anak saya yg pertama dulu pd saat awal hpht diperkirakan lahir tgl 16 nov 2011, trus pas hasil USG pertama (usia 3 bln) hpl berubah krn melihat perkembangan si janin di dlm sesuai dgn usia kehamilan sesungguhnya... hpl berubah jadi 11 november 2011. tahu gak lahirnya tanggal berapa ? ... lahirnya tgl 28 oktober 2011. ;) 

jauh ya sama perkiraan2 yg ada hehehe ..

   
Jumlah Posts : 437
Jumlah di-Like : belum ada like
cara Agar mempercepat janin mauk ke rongga panggul

Ibu hamil rajin berolahraga
Ibu bisa melakukan gerakan jongkok berdiri
Lakukanlah secara rutin setiap pagi dan sore dengan cara berpegangan di tempat tidur atau sesuatu yang kuat menahan beban badan ibu. Lakukan gerakan ini sebanyak 5 – 8 hitungan.
Ibu bisa mengikuti kelas senam hamil
instruktur senam pasti akan membimbing ibu dalam melakukan gerakan untuk membantu mendorong bayi masuk rongga panggul.
Olahraga jalan kaki
Olahraga ringan seperti jalan kaki ini juga mampu untuk mendukung gerakan bayi masuk rongga panggul. Lakukanlah selama 30 menit setiap hari.
Ibu hamil sering nungging
Lakukanlah posisi nungging untuk memutar posisi kepala janin, bahkan hingga masuk panggul. Atur posisi nungging dengan dada menempel pada matras atau kasur, miringkan wajah, dan lebarkan kaki. Lakukan posisi ini sebanyak 2 kali sehari selama 10–15 menit.
Ibu bisa melakukan kegiatan mengepel lantai dengan cara jongkok, hal ini bisa juga mempercepat bayi masuk ke rongga panggul.
Ibu bisa melakukan gerakan sujud seperti dalam shalat. Dengan melakukan gerakan ini juga bermanfaat agar posisi si bayi masuk ke rongga panggul.
Ibu mengajak bicara janin di dalam kandungan
Dengan sering mengajak bicara janin di dalam kandungan juga bisa membantu proses janin masuk ke rongga panggul. Karena komunikasi yang terjalin antara ibu dan janin di dalam kandungan bisa mempererat ikatan batin antara ibu dan anak. Oleh karena itu, ibu bisa meminta bayi ibu di dalam kandungan agar mau masuk ke rongga panggul sebagai jalan lahirnya. Lakukanlah dengan cara mengelus perut ibu dan sambil berbicara kepadanya. Seperti “ ayo dek, bantuin bunda ya cari jalan lahir agar kamu bisa lahir dengan normal dan cepat, bunda tidak sabar ingin melihatmu sayang..”
Untuk mengetahui bayi sudah masuk ke rongga panggul atau belum ibu bisa melakukan USG ke dokter kandungan. Biasanya bidan atau dokter juga bisa mengetahui posisi bayi dengan cara meraba perut anda. Untuk anda sendiri perlu mengetahui tanda-tanda yang bisa dirasakan ketika bayi anda sudah masuk ke panggul, seperti berikut tanda-tandanya :

Susah buang air besar
Tidak nyaman pada bagian panggul bagian bawah
Buang air kecil semakin sering
Apabila kehamilan anda sudah memasuki 35 minggu sebaiknya periksakan ke dokter agar anda mengetahui posisi bayi dan anda pun bisa mempersiapkan untuk persalinan normal. Mengetahui posisi bayi sudah masuk ke rongga panggul adalah sangat penting karena apabila sudah siap dengan posisi itu maka persalinan bisa berjalan dengan normal dan cepat. Semoga cara agar janin cepat masuk ke rongga panggul tadi bisa membantu. Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu…