SITE STATUS
Jumlah Member :
493.658 member
user online :
1410 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: janin 39 minggu berat 3600 gram bisa lah

New Topic :  
Jumlah Posts : 289
Jumlah di-Like : belum ada like

alo kata dokter pas ikut seminar susu hamil lovamil sih 39 minggu bunda tapi kita bisa nunggu smpe 42 minggu pling telat, tapi tergntung si yah kan tiap ibu hamil beda2 ya bunda, yg penting sehat dan slmat pas ank kita lahiran ya bunda2

   


Jumlah Posts : 289
Jumlah di-Like : belum ada like

kalo aku pernah ikut seminar lovamil sih bund nnya ma dokter kalo persalinan bisa sampe 39 minggu tapi kalo telat bisa ditunggu paling lambat sampai 42 minggu bunda titi.

   
24-05-2015 17:49:41 melahirkan uk 39w
Jumlah Posts : 84
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda nur samaan yah qt aku juga melahirkan baby boy di tgl 18, usia janin 39 minggu juga hehe
   


Jumlah Posts : 28
Jumlah di-Like : belum ada like
bun, untuk usia janin 24 minggu berat sekitar 700gram tuh kurang atau gak ya bun????
   
03-02-2010 13:01:44 peurt bawah cenut-cenut
Jumlah Posts : 19
Jumlah di-Like : belum ada like

Assalamualaikum Wr Wb Bunda semuanya

salam kenal buat Bunda semua..saya ada sedikit info artikel mengenai USG

semoga berguna ya Bunda

MENGINTIP" JABANG BAYI LEWAT USG 4 D

Pernahkah Anda bayangkan, bagaimana wajah janin yang tengah ada dalam kandungan Anda? Lima - enam tahun lalu, mungkin hal ini masih sebatas "mimpi". Tapi, kini, Anda bisa melihatnya melalui USG 4 dimensi (4D).

Salah satu fungsi pemeriksaan dengan ultrasonography (USG) adalah untuk melihat kehamilan. Pemeriksaan kehamilan dengan USG sendiri dibagi dalam 3 tahapan. Pada pemeriksaan trimester pertama, diperiksa kemungkinan adanya ancaman keguguran. "Ancamannya macam-macam, antara lain kehamilan tidak berkembang, kehamilan di luar kandungan, kehamilan dengan mola (hamil anggur), perdarahan di balik calon ari-ari, dan sebagainya," ujar dr. Okky Oktafandhi, Sp.OG dari RSI Bintaro.

Pada trimester pertama, pemeriksaan USG juga akan membantu memastikan ada-tidaknya detak jantung janin. "Kita juga bisa lihat kelainan lain, misalnya bayi kembar. Kembar pun bisa dibagi-bagi, apakah kembar dengan sekat atau kembar siam. Jadi, kita bisa ambil tindakan sejak dini." Juga, deteksi adanya kelainan bentuk kepala. "Ada lho, janin yang tulang kepalanya tidak terbentuk."

Pada trimester pertama juga dapat diketahui ketebalan tengkuk (nuchal translucency) untuk mendeteksi down sindrom. "Jika ketebalan tengkuk rata-rata pada kehamilan 14 minggu di atas 2,5 * 3 mm, kita harus melakukan pemeriksaan kromosom dengan amniosintesis."

Pada trimester kedua, USG akan membantu melihat bentuk jantung dan sistem saraf pusat (SSP). "Ada enggak kelainan di otak, kelainan hidrosephalus, kelainan katarak pada bola mata, kelainan rongga jantung seperti jantung bocor, dan sebagainya." Skrining pada jantung dikenal sebagai pemeriksaan 4 chamber view (pandangan 4 ruangan).

Pada pemeriksaan trimester kedua ini juga bisa dilihat ada-tidaknya kelainan tulang belakang, meliputi celah pada tulang belakang (spina bifida). "Awal trimester kedua juga bisa menentukan adanya bibir sumbing," lanjut Okky.

Pada trimester ketiga, kita bisa melihat kelainan janin yang berhubungan dengan persalinan. "Misalnya, apakah tali pusat menempel pada plasenta dengan baik. Juga kelainan lain, seperti ari-ari di bawah atau janin terlilit tali pusat, dan sebagainya."
Yang jelas, USG merupakan alat dasar seorang dokter kandungan, sama halnya stetoskop bagi dokter umum. "Paling tidak, dengan USG akan ketahuan, apakah janin yang di kandung kembar, janin hidup atau enggak."

PERAN DOPPLER
Semua pemeriksaan di atas bisa dilakukan dengan USG biasa (USG 2 dimensi/2D). "Namun, angka diagnostiknya (angka ketepatan atau akurasi) akan lebih meningkat kalau menggunakan USG 3D atau 4D," jelas dokter kelahiran Semarang (Jawa Tengah) ini.

Apa, sih, sebetulnya USG 3D atau USG 4D? Secara prinsip, fungsi USG 4D sama dengan USG biasa. Bedanya, "USG 4D lebih detail dan lebih akurat, karena kita melihat dalam bentuk ruang (dimensi ketiga) plus gerak," ujar Okky seraya melanjutkan, "Approach-nya seperti approach GPS. Kalau 2D hanya menggunakan dimensi panjang dan lebar, tanpa dimensi kedalaman, sementara USG 4D menggunakan keempat dimensi, yakni lebar, panjang, kedalaman plus gerak (dimensi waktu)."

Boleh dibilang, manfaat 4D lebih ke arah performance dan appearance dari janin yang mudah dimengerti oleh orang tua (awam). Itu sebabnya, wajah sang jabang bayi pun akan tampak jelas melalui USG 4D. "Apakah ia sedang tersenyum, sedih, akan terlihat lewat USG 4D," terang Okky.

Tentu, fungsi USG 4D tak cuma itu. Piranti canggih ini memiliki banyak kelebihan lain dibanding USG biasa. Selain dapat mengetahui permukaan (surface) anatomi bayi secara lebih jelas, mulai wajah hingga kelengkapan anggota badan, juga bisa mengetahui kelainan pada bayi secara lebih jelas.

Yang paling penting, pada pemeriksaan USG 4D, terdapat pula pemeriksaan doppler. "Pemeriksaan doppler ini berguna untuk melihat arus pembuluh darah janin. Kita bisa lihat, apakah janin mendapat cukup suplai darah atau tidak. Kita juga bisa lihat, apakah janin tumbuh sesuai usianya atau tidak." Bahkan, lanjut Okky, "Kita bisa meramalkan apakah calon ibu akan mengalami pre-eklampsia (kenaikan tekanan darah), melalui pemeriksaan aliran darah ini. Sejak usia janin 29 minggu, pre-eklampsia sudah bisa diperkirakan. Pada USG 2D plus doppler, ini memang juga bisa terlihat, tetapi lebih jelas pada USG 4D."

Keunggulan lain USG 4D adalah pada pemeriksaan jantung. "Dulu, tidak mungkin menganalisa jantung dengan gambar yang begitu jelas, yang bisa bergerak, bisa dipelankan geraknya, diputar, dibesarin, dan sebagainya. Nah, dengan USG 4-D ini bisa dilakukan. Gambar yang muncul adalah gambar jantung utuh, sehingga terlihat rongga, katup dan sebagainya."

Pemanfaatan lain USG 4D adalah jika hendak mengambil alat yang tertinggal di rahim. Misalnya, mencari spiral yang hilang. "Dengan USG 4D, tak sampai 3 menit, posisi spiral akan diketahui." Selain itu, USG 4D juga bisa dipakai untuk membuat prediksi tentang sifat bayi. "Sekarang sedang diteliti, mana perilaku bayi yang sehat dan mana yang mengalami kelainan gangguan kromosom, dengan melihat mimik muka bayi (fetal behaviour) di kandungan."

   


Jumlah Posts : 651
Jumlah di-Like : 3
dear bunda wiwiek...

setau saya sejak usia janin 14 minggu, dia udah mulai bisa mendengar suara2 di luar perut...jadi mulai dibawa ngomong, nyanyi, dengerin murottal dll. serah bunda ngomong apa aja, anggap aja dia temen kita...

^_^
   
Jumlah Posts : 1000
Jumlah di-Like : 11
hi bunda alik....
salam kenal yaa...

waah selamat ya atas kehamilan keduanya, smg diberi kelancaran, kesehatan & keselamatan.amin....

just share, normalnya 2 tahun lagi pasca SC barulah bisa hamil lagi.
tetapi saya punya pengalaman yang sama dengan bunda alik, 3 bulan setelah persalinan pertama /pasca SC yang pertama 3 bulan kemudian saya mengandung kembali anak yg ke 2. alhamdulillah semuanya baik, sehat, selamat, lancar sesuai jadwal yg ditentukan DSOG usia 38-39 minggu dilakukan SC.

semoga bisa bermanfaat.

salam manis,
bunda nenni & zahwa
   
07-04-2016 12:21:48 Kelahiran Pada Bulan Mei 2016
Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : belum ada like
assalamualaikum bunda.
sekedar sharing, usia kehamilanku 34 minggu, berat janin 2370 gram, berat badanku sudah naik 13 kilo, alhamdulillah presentasi kepala, tidak ada lilitan tali pusat, ketuban banyak-jernih. insyaallah partus normal. HPL 15 mei, tapi ga tau bun namanya lahir normal kontraksi bisa dateng kapanpun, bisa awal bisa pertengahan mei, yg penting perlengkapan utk dibawa ke RS sudah siap jadi sewaktu waktu kontraksi tinggal dibawa.
   
11-02-2016 11:35:39 KB IUD
Jumlah Posts : 1269
Jumlah di-Like : 8

Dear bunda Nurjanah4,

Bila pada kehamilan dengan usia kehamilan 39 minggu kepala janin belum masuk kepintu panggul perlu diperhatikan apakah ada sesuatu yang menyebabkan hal ini, seperti adanya panggul sempit, perkiraan berat janin >4000 gram, tidak proposionalnya antara kepala janin dengan panggul bunda, adanya lilitan tali pusat lebih dari satu kali. Bila semua kecurigaan tidak terbukti, maka masih dapat ditunggu sampai memasuki masa persalinan, dengan syarat bunda serta janin dalam keadaan prima. Bila sampai akhir kehamilan kepala janin masih belum masuk panggul atau kepala masih tinggi, maka besar kemungkinan kehamilan diakhiri dengan tindakan caesar.

   
07-09-2015 15:47:40 bb bayi menurun...
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear Bunda, silahkan di baca dari artikel Infobunda ya,

Setiap bayi mengetahui kebutuhan tubuhnya masing-masing. Bila anda memberi lebih dari yang dibutuhkannya, maka ia akan menolaknya. Jika ia merasa anda memberinya terlampau sedikit, ia menunjukkan rasa laparnya dengan bangun sebelum jadwalnya dan mulai mengigiti benda disekitarnya.

Pertumbuhan berat badan bayi tidak lah sama pada setiap bayi. Ada bayi-bayi yang sangat cepat bertambah berat badannya, namun ada pula yang sedang-sedang saja, dan ada pula yang lambat pertumbuhan badannya. Rata-rata berat badan bayi waktu lahir adalah 3 kg, pada usia 5 bulan berat rata-ratanya 6 kg, kurang lebih 2 kali berat badan saat lahir.

Dalam prakteknya, bayi-bayi yang lahir dengan berat badan rendah, akan lebih cepat bertambah berat badannya, seakan-akan mengejar ketinggalannya, dan pada saat usianya mencapai 5 bulan maka beratnya mencapai 6 kg.

Bayi-bayi yang besar pada waktu lahir sering tumbuh lambat, selama 3 bulan pertama berat badan bayi rata-rata 70 gram/bulan. Kemudian pertambahan akan makin lambat, pada usia 4-6 bulan berat badannya bertambah 600 gram/bulan. Pada usia 7-9 bulan pertambahan berat badannya hanya 400 gram saja perbulan. Pada usia 10-12 bulan pertambahan berat badannya rata-rata 300 gram perbulan atau 3 kali berat badan saat lahir.

Pertambahan berat badan pada tahun kedua hanya 200-250 gram/bulan saja. Pertambahan ini akan sangat dipengaruhi oleh banyaknya makanan dan keaktifan pencernaan, jenis makanan, dan lain-lain. Bila anda menemukan pertambahan berat badan bayi anda hanya 125 gram saja, padahal biasanya ia naik 200 gram maka anda tidak perlu cemas. Apalagi, kalau ia tampak sehat. Tunggulah sampai minggu berikutnya, mungkin beratnya naik sampai 300 gram untuk mengejar ketinggalannya di minggu lalu.

Selain itu, perlu dipertimbangkan pula bahwa semakin besar bayi, makin lambat kenaikan berat badannya. Bagaimana halnya dengan bayi yang memiliki berat badan berlebih/kegemukan?

Menurut beberapa peneliti, seorang bayi yang waktu kecilnya sangat gemuk cenderung tetap gemuk seumur hidup mereka. Jika seorang menjadi gemuk, bukan berarti sel-sel tubuhnya penuh lemak, tetapi karena sel-sel lemaknya yang bertambah dan berlipat ganda. Sekali sel-sel lemak ini dibentuk, ia akan tetap tinggal dalam tubuh seumur hidup.

Sebagian masyarakat berpendapat, bahwa bayi yang gemuk sangat lucu, menarik, dan menggemaskan, sehingga mereka senang sekali jika memiliki bayi yang gemuk, yang menandakan bahwa orang tuanya pandai merawat anak. Padahal anggapan seperti ini keliru. Anak yang terlalu gemuk tidak selalu anak yang sehat. Segera setelah bayi menunjukkan tanda-tanda ia terlalu gemuk, dokter mungkin akan membatasi diet lemak dan karbohidratnya serta menggantinya dengan buah dan sayuran. Lemak dalam susu bisa dikurangi dengan mengganti susu yang dikonsumsi dengan susu rendah lemak. Mentega, margarine, cr�me jangan diberikan. Kurangi pemberian roti, biskuit, dan kue-kue, terutama yang manis-manis.

   
21-04-2014 15:46:02 BB bayi
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Setiap bayi mengetahui kebutuhan tubuhnya masing-masing. Bila anda memberi lebih dari yang dibutuhkannya, maka ia akan menolaknya. Jika ia merasa anda memberinya terlampau sedikit, ia menunjukkan rasa laparnya dengan bangun sebelum jadwalnya dan mulai mengigiti benda disekitarnya.

Pertumbuhan berat badan bayi tidak lah sama pada setiap bayi. Ada bayi-bayi yang sangat cepat bertambah berat badannya, namun ada pula yang sedang-sedang saja, dan ada pula yang lambat pertumbuhan badannya. Rata-rata berat badan bayi waktu lahir adalah 3 kg, pada usia 5 bulan berat rata-ratanya 6 kg, kurang lebih 2 kali berat badan saat lahir.

Dalam prakteknya, bayi-bayi yang lahir dengan berat badan rendah, akan lebih cepat bertambah berat badannya, seakan-akan mengejar ketinggalannya, dan pada saat usianya mencapai 5 bulan maka beratnya mencapai 6 kg. 

Bayi-bayi yang besar pada waktu lahir sering tumbuh lambat, selama 3 bulan pertama berat badan bayi rata-rata 70 gram/bulan. Kemudian pertambahan akan makin lambat, pada usia 4-6 bulan berat badannya bertambah 600 gram/bulan. Pada usia 7-9 bulan pertambahan berat badannya hanya 400 gram saja perbulan. Pada usia 10-12 bulan pertambahan berat badannya rata-rata 300 gram perbulan atau 3 kali berat badan saat lahir. 

Pertambahan berat badan pada tahun kedua hanya 200-250 gram/bulan saja. Pertambahan ini akan sangat dipengaruhi oleh banyaknya makanan dan keaktifan pencernaan, jenis makanan, dan lain-lain. Bila anda menemukan pertambahan berat badan bayi anda hanya 125 gram saja, padahal biasanya ia naik 200 gram maka anda tidak perlu cemas. Apalagi, kalau ia tampak sehat. Tunggulah sampai minggu berikutnya, mungkin beratnya naik sampai 300 gram untuk mengejar ketinggalannya di minggu lalu. 

Selain itu, perlu dipertimbangkan pula bahwa semakin besar bayi, makin lambat kenaikan berat badannya. Bagaimana halnya dengan bayi yang memiliki berat badan berlebih/kegemukan? 

Menurut beberapa peneliti, seorang bayi yang waktu kecilnya sangat gemuk cenderung tetap gemuk seumur hidup mereka. Jika seorang menjadi gemuk, bukan berarti sel-sel tubuhnya penuh lemak, tetapi karena sel-sel lemaknya yang bertambah dan berlipat ganda. Sekali sel-sel lemak ini dibentuk, ia akan tetap tinggal dalam tubuh seumur hidup. 

Sebagian masyarakat berpendapat, bahwa bayi yang gemuk sangat lucu, menarik, dan menggemaskan, sehingga mereka senang sekali jika memiliki bayi yang gemuk, yang menandakan bahwa orang tuanya pandai merawat anak. Padahal anggapan seperti ini keliru. Anak yang terlalu gemuk tidak selalu anak yang sehat. Segera setelah bayi menunjukkan tanda-tanda ia terlalu gemuk, dokter mungkin akan membatasi diet lemak dan karbohidratnya serta menggantinya dengan buah dan sayuran. Lemak dalam susu bisa dikurangi dengan mengganti susu yang dikonsumsi dengan susu rendah lemak. Mentega, margarine, cr�me jangan diberikan. Kurangi pemberian roti, biskuit, dan kue-kue, terutama yang manis-manis. Puding boleh diberikan seperti biasa, terutama yang terbuat dari agar-agar. Tetapi walaupan sedikit makanan bayi yang harus mengandung lemak juga, karena dari segi nutrisi tidak terlalu baik kalau menghapus lemak sama sekali dari diet bayi.

Untuk memonitor perkembangan bayi Bunda, gunakan KMS (kartu Menuju Sehat) yang dapat Bunda dapatkan di posyandu atau rumah sakit.

   
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Setiap bayi mengetahui kebutuhan tubuhnya masing-masing. Bila anda memberi lebih dari yang dibutuhkannya, maka ia akan menolaknya. Jika ia merasa anda memberinya terlampau sedikit, ia menunjukkan rasa laparnya dengan bangun sebelum jadwalnya dan mulai mengigiti benda disekitarnya.

Pertumbuhan berat badan bayi tidak lah sama pada setiap bayi. Ada bayi-bayi yang sangat cepat bertambah berat badannya, namun ada pula yang sedang-sedang saja, dan ada pula yang lambat pertumbuhan badannya. Rata-rata berat badan bayi waktu lahir adalah 3 kg, pada usia 5 bulan berat rata-ratanya 6 kg, kurang lebih 2 kali berat badan saat lahir.

Dalam prakteknya, bayi-bayi yang lahir dengan berat badan rendah, akan lebih cepat bertambah berat badannya, seakan-akan mengejar ketinggalannya, dan pada saat usianya mencapai 5 bulan maka beratnya mencapai 6 kg. 

Bayi-bayi yang besar pada waktu lahir sering tumbuh lambat, selama 3 bulan pertama berat badan bayi rata-rata 70 gram/bulan. Kemudian pertambahan akan makin lambat, pada usia 4-6 bulan berat badannya bertambah 600 gram/bulan. Pada usia 7-9 bulan pertambahan berat badannya hanya 400 gram saja perbulan. Pada usia 10-12 bulan pertambahan berat badannya rata-rata 300 gram perbulan atau 3 kali berat badan saat lahir. 

Pertambahan berat badan pada tahun kedua hanya 200-250 gram/bulan saja. Pertambahan ini akan sangat dipengaruhi oleh banyaknya makanan dan keaktifan pencernaan, jenis makanan, dan lain-lain. Bila anda menemukan pertambahan berat badan bayi anda hanya 125 gram saja, padahal biasanya ia naik 200 gram maka anda tidak perlu cemas. Apalagi, kalau ia tampak sehat. Tunggulah sampai minggu berikutnya, mungkin beratnya naik sampai 300 gram untuk mengejar ketinggalannya di minggu lalu. 

Selain itu, perlu dipertimbangkan pula bahwa semakin besar bayi, makin lambat kenaikan berat badannya. Bagaimana halnya dengan bayi yang memiliki berat badan berlebih/kegemukan? 

Menurut beberapa peneliti, seorang bayi yang waktu kecilnya sangat gemuk cenderung tetap gemuk seumur hidup mereka. Jika seorang menjadi gemuk, bukan berarti sel-sel tubuhnya penuh lemak, tetapi karena sel-sel lemaknya yang bertambah dan berlipat ganda. Sekali sel-sel lemak ini dibentuk, ia akan tetap tinggal dalam tubuh seumur hidup. 

Sebagian masyarakat berpendapat, bahwa bayi yang gemuk sangat lucu, menarik, dan menggemaskan, sehingga mereka senang sekali jika memiliki bayi yang gemuk, yang menandakan bahwa orang tuanya pandai merawat anak. Padahal anggapan seperti ini keliru. Anak yang terlalu gemuk tidak selalu anak yang sehat. Segera setelah bayi menunjukkan tanda-tanda ia terlalu gemuk, dokter mungkin akan membatasi diet lemak dan karbohidratnya serta menggantinya dengan buah dan sayuran. Lemak dalam susu bisa dikurangi dengan mengganti susu yang dikonsumsi dengan susu rendah lemak. Mentega, margarine, cr�me jangan diberikan. Kurangi pemberian roti, biskuit, dan kue-kue, terutama yang manis-manis. Puding boleh diberikan seperti biasa, terutama yang terbuat dari agar-agar. Tetapi walaupan sedikit makanan bayi yang harus mengandung lemak juga, karena dari segi nutrisi tidak terlalu baik kalau menghapus lemak sama sekali dari diet bayi.

Infobunda : http://www.infobunda.com/artikel/113-Pertumbuhan-Berat-Badan-Bayi.html#ixzz2qR5GBy00

   
Jumlah Posts : 583
Jumlah di-Like : 5

hai para bunda :
kemarin saya baru baca di suatu forum mengenai ukuran janin yg kecil. katanya sih, ga ada cara lain utk memperbesar ukuran janin, selain memperbesarnya di luar kandungan, dengan cara janin dilahirkan.

saya copas ya :


Tanya: Bagaimana menaikkan berat badan janin? Berat janin saya, hamil 36 minggu, baru 2000 gram.

Jawab: Perkembangan janin dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya:
 

  • Nutrisi ibu.
  • Hormon pertumbuhan janin.
  • Penyakit metabolik ibu.
  • Faktor genetik.
  • Sistem transfer nutrisi dari ibu ke janin.

Jika ada dugaan berat badan (BB) janin rendah, pastikan dulu apa memang benar rendah dibandingkan usia perkembangan janin (gestasi), atau hanya karena usia kehamilan masih muda ketahui dengan pasti usia kehamilan Anda. Untuk usia kehamilan 36 minggu, BB janin normal 2622 gram. BB janin dianggap rendah bila ada di persil 3 atau lewat dari 5% batas bawah BB normal. Berdasarkan dari BB janin Anda tergolong rendah, tapi agar akurat, perlu pemeriksaan USG berkala. Jika positif harus dicari penyebabnya dan berapa derajat terhambatnya pertumbuhan janin akibat BB rendah.

Komplikasi BB rendah janin mengancam kesejahteraan janin. Penelitian menunjukkan, adanya efek samping akibat pertumbuhan janin yang terhambat seperti jantung koroner, obesitas, atau diabetes. Perbaikan asupan nutrisi ibu seperti menambah asupan protein dan kalori, bisa meningkatkan BB janin, namun hanya bila faktor lain tidak terganggu.

Di berbagai jurnal kedokteran, bila BB janin rendah, pertumbuhan terhambat, dan perbaikan berbagai faktor tidak mengubahnya, terapi terbaik adalah menumbuhkan berat janin di luar rahim dengan cara janin dilahirkan. Konsultasi lagi ke dokter kandungan Anda.

dr. Yiditiya Purwosunu, SpOG, PhD

source :
http://www.ayahbunda.co.id/mobile/article/mobArticleDetail.aspx?mc=001&smc=006&ar=801

   
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15
’’Kejadian ISK semakin meningkat dengan usia kehamilan, yaitu 2% pada trimester I kehamilan, 52% pada trimester ke II dan 46% pada trimester ke III kehamilan,’’terang Yuri.
Bagaimana efek ISK saat hamil?. Adanya infeksi bakteri di saluran kemih dapat menyebabkan kontraksi prematur pada rahim. Adanya kontraksi rahim pada trimester pertama kehamilan dapat menyebabkan keguguran (abortus).

Sedangkan pada kehamilan lanjut, setelah usia 24 minggu dapat meningkatkan risiko terjadinya persalinan prematur yang dapat menyebabkan ketuban pecah sebelum waktunya. Efek pada janin yang dikandung bisa terjadi pertumbuhan janin terhambat dan berat badan lahir rendah.

Jadi, bagaimana cara pencegahannya?.
Pencegahan yang terbaik adalah banyak minum air putih kurang lebih 10 gelas perhari, bila ingin berkemih, segeralah, jangan ditunda-tunda.
Gunakan pakaian dalam yang menyerap keringat dan tidak menggunakan pembalut tipis (pantyliner) dalam jangka waktu lama. Bila anda sedang hamil dan merasakan gejala ISK, segeralah ke dokter terdekat.

Biasanya dokter akan menyarankan anda untuk melakukan pemeriksaan urin untuk mengetahui adanya infeksi atau tidak. Bila terdapat infeksi dokter akan segera memberikan terapi berupa antibiotik yang aman dikonsumsi ibu hamil seperti golongan beta lactamase (sefalosporin) maupun antibiotik macrolides untuk bakteri gram positif.

semoga membantu

salam

putri a.k.a zach mom's
   
Jumlah Posts : 37
Jumlah di-Like : belum ada like
@ bunda stephani

jujur ya bun, waktu aku ngalami IUFD aku ga ngerasain hal yang ekstrim banget kayak pecah ketuban atau pun pendarahan cuma aku ngerasa pinggul bagian belakang ( sunda na mah bobokong ) kerasa panas banget kayak yang mo lahiran. aku sama sekali ga nyadar kalo saat itu baby ku dalam keadaan gawat, sampe pada akhirnya aku ga merasakan gerakan dan tendangan lembutnya.. kata dokter plasenta nya terlepas dari dinding rahim tapi wallohu'alam...
ini ada artikel yang lebih lengkap mudah2an dapat membantu...

penasaran dgn kasus yang terjadi, meskipun orang tua terutama ibu yg sangat terpukul mengetahui janinnya sudah tidak dapat tertolong mencoba untuk tegar, sabar, dan ikhlas menghadapinya, karena yakin semua sudah menjadi kehendak Yang Diatas, Allah SWT, namun manusia selalu ingin tahu hukum alam yang berlaku saat itu, pastilah ada penyebab ilmiah yang bisa mengakibatkan kematian janin di dalam kandungan, setidaknya di kehamilan berikutnya bisa diusahakan untuk tidak berulang dengan kasus yang sama.
Jika penelitian belum juga menghasilkan jawaban yg memuaskan, maka misteri Illahi berlaku pula di dalamnya, hanya Allah yang Maha Mengetahui setiap waktu yang terbaik untuk hambaNya. Demikian juga, lagi dan lagi, secara filosofi, kita kembalikan dengan adanya seleksi alam, kalaupun tetap dipertahankan hidup, tak akan survive.

Dari beberapa diskusi, aku coba googling dan ketemu artikel dari nakita, http://www.tabloid-nakita.com/artikel.php3?edisi=02058&rubrik=kecil.

kematian janin di kandungan, dalam dunia kedokteran dikenal dengan Intra Uterin Fetal Death (IUFD). Yang dimaksud dengan kematian janin adalah kematian yang terjadi saat usia kehamilan lebih dari 20 minggu dimana janin sudah mencapai ukuran 500 gram atau

lebih. Umumnya, kematian janin terjadi menjelang persalinan saat usia kehamilan sudah memasuki 8 bulan.

* Ketidakcocokan rhesus darah ibu dengan janin

Akan timbul masalah bila ibu memiliki rhesus negatif, sementara bapak rhesus positif. Sehingga anak akan mengikuti yang dominan; menjadi rhesus positif. “Akibatnya antara ibu dan janin mengalami ketidakcocokan rhesus.”

Ketidakcocokan ini akan mempengaruhi kondisi janin tersebut. Misalnya, dapat terjadi hidrops fetalis; suatu reaksi imunologis yang menimbulkan gambaran klinis pada janin, antara lain pembengkakan pada perut akibat terbentuknya cairan berlebih dalam rongga perut (asites), pembengkakan kulit janin, penumpukan cairan di dalam rongga dada atau rongga jantung, dan lain-lain. Akibat penimbunan cairan yang berlebihan tersebut, maka tubuh janin akan membengkak. “Bahkan darahnya pun bisa tercampur air.” Biasanya kalau sudah demikian, janin tak akan tertolong lagi.

Sebenarnya, terang dr. Nasdaldy, Sp.OG, hidrops fetalis merupakan manifestasi dari bermacam penyakit. Bisa karena kelainan darah, rhesus, atau kelainan genetik. “Biasanya bila kasusnya hidrops fetalis, maka tak ada manfaatnya kehamilan dipertahankan. Karena memang janinnya pasti mati.” Sayangnya, seringkali tidak dilakukan otopsi pada janin yang mati tersebut, sehingga tidak bisa diketahui penyebab hidrops fetalis. “Padahal dengan mengetahui penyebabnya bisa untuk tindakan pencegahan pada kehamilan berikutnya.”

* Ketidakcocokan golongan darah antara ibu dan janin

Terutama pada golongan darah A,B,O. “Yang kerap terjadi antara golongan darah anak A atau B dengan ibu bergolongan O atau sebaliknya.” Sebab, pada saat masih dalam kandungan, darah ibu dan janin akan saling mengalir lewat plasenta. Bila darah janin tidak cocok dengan darah ibunya, maka ibu akan membentuk zat antibodinya.

* Gerakan sangat “liar”

Gerakan bayi dalam rahim yang sangat berlebihan, terutama jika terjadi gerakan satu arah saja. “Nah, karena gerakannya berlebihan, terlebih satu arah saja, maka tali pusat yang menghubungkan janin dengan ibu akan terpelintir. Kalau tali pusat terpelintir, maka pembuluh darah yang mengalirkan plasenta ke bayi jadi tersumbat.” Kalau janin sampai memberontak, yang ditandai gerakan “liar”, biasanya karena kebutuhannya ada yang tidak terpenuhi, entah itu karena kekurangan oksigen, atau makanan. Karena itu, harus segera dilakukan tindakan yang mengarah pada pemenuhan kebutuhan janin. Misalnya, apakah oksigen dan gizinya cukup? Kalau ibu punya riwayat sebelumnya dengan janin meninggal, maka sebaiknya aktivitas ibu jangan berlebihan. “Sebab, dengan aktivitas berlebihan, maka gizi dan zat makanan hanya dikonsumsi ibunya sendiri, sehingga janin relatif kekurangan.”

* Berbagai penyakit pada ibu hamil

Salah satu contohnya preeklampsia dan diabetes. Itulah mengapa pada ibu hamil perlu dilakukan cardiotopografi (CTG) untuk melihat kesejahteraan janin dalam rahim.

* Kelainan kromosom

Bisa disebut penyakit bawaan, misalnya, kelainan genetik berat trisomy. “Kematian janin akibat kelainan genetik biasanya baru terdeteksi saat kematian sudah terjadi, yaitu dari otopsi bayi.” Sebab, ungkap Nasdaldy, jarang sekali dilakukan pemeriksaan kromosom saat janin masih dalam kandungan. “Selain biayanya mahal, risikonya juga tinggi. Karena harus mengambil air ketuban dari plasenta janin sehingga berisiko besar terinfeksi, juga bisa lahir prematur. Kecuali kalau memang ada keganjilan dalam kehamilan tersebut yang dicurigai sebagai kelainan kromosom.”

* Trauma saat hamil

Trauma bisa mengakibatkan terjadi solusio plasentae atau plasenta terlepas. Trauma terjadi, misalnya, karena benturan pada perut, entah karena kecelakaan atau pemukulan. “Benturan ini bisa saja mengenai pembuluh darah di plasenta, sehingga timbul perdarahan di plasenta atau plasenta lepas sebagian. Akhirnya aliran darah ke bayi pun jadi tak ada.”

* Infeksi pada ibu hamil

Ibu hamil sebaiknya menghindari berbagai infeksi, seperti infeksi akibat bakteri maupun virus. “Bahkan demam tinggi pada ibu hamil bisa menyebabkan janin tak tahan akan panas tubuh ibunya.”

* Kelainan bawaan bayi

Kelainan bawaan pada bayi sendiri, seperti jantung atau paru-paru, bisa mengakibatkan kematian di kandungan.

SEGERA DILAHIRKAN

Selama hamil, kehati-hatian dan kewaspadaan ibu perlu ditingkatkan, mengingat demi kebaikan janin dan ibu itu sendiri. Apa saja yang harus diwaspadai?

Yang pertama, bila tidak ada gerakan janin. “Pada ibu-ibu yang sudah merasakan gerakan bayi; pada kehamilan lebih dari 5 bulan, perlu diwaspadai jika dalam sehari ia tak bisa merasakan gerakan bayinya.” Gerakan bayi yang normal minimal 10 kali dalam sehari.

Yang kedua, ibu perlu mewaspadai tanda-tanda “sekarat” pada bayi. “Sebelum bayi tidak bergerak sama sekali, biasanya juga didahului tanda-tanda ’sekarat’. Timbul gerakan yang sangat hebat atau malah sebaliknya, gerakannya semakin pelan atau lemah.” Pada ibu yang peka, pasti akan terasa, kok, saat gerakan janinnya lain.

Yang ketiga, bila kehamilan tak kunjung membesar. “Ibu harus curiga bila pertumbuhan kehamilan tidak sesuai bulannya.”

Nah, bila terjadi hal-hal yang sudah diuraikan tadi, terang Nasdaldy, sebaiknya segera periksa ke dokter. “Walau belum waktunya pemeriksaan ulang, sebaiknya segera periksa. Sehingga sebelum terjadi kematian, dokter bisa melakukan tindakan pencegahan.” Tindakan yang dilakukan dokter biasanya dengan melahirkan segera atau lahir prematur. “Di luar bayi bisa di-treatment agar bisa hidup.”

Bila sudah diketahui penyebabnya, maka dokter tentu juga akan mengatasi penyebab tersebut. “Bila ada infeksi pada ibu, maka akan diobati infeksinya. Kalau ibunya diabetes, maka diobati diabetesnya.”

Dengan bantuan optimal, maka gawat janin bisa membaik kembali. “Karena untuk janin yang sedang ’sekarat’, tak selamanya harus dikeluarkan. Karena dikeluarkan pun harus melihat usia kehamilannya, kan? Kalau ternyata usianya masih muda, tidak mungkin ia dilahirkan segera. Pada usia kehamilan muda tentunya paru-parunya belum terbentuk sempurna. Sehingga di luar pun ia tak mungkin bisa bernafas. Jadi, yang dilakukan dokter adalah mempertahankan dengan mengatasi penyebabnya tersebut.”

Jika tak tertolong lagi, terang Nasdaldy, maka janin yang sudah meninggal harus segera dilahirkan. “Proses kelahiran harus dilakukan secara normal agar tidak terlalu merugikan ibu.” Jadi, bukan melalui operasi. Sebab, operasi tetap saja berisiko buat ibunya. “Anaknya, kan, sudah meninggal, kenapa harus menanggung risiko untuk anak yang sudah tidak ada?”

Operasi hanya dilakukan jika ada halangan untuk melahirkan normal. Misalnya, bayinya mati dalam posisi melintang, ibu mengalami preeklampsia, dan sebagainya.

Yang jadi berbahaya justru jika janin yang sudah meninggal tidak segera dilahirkan. “Kalau lebih dari dua minggu bersemayam dalam rahim ibunya, tentu akan mengganggu pembekuan darah si ibu. Zat pembekuan darah atau fibrinogennya bisa turun.” Hal ini akan berakibat fatal kala ibu melahirkan janin tersebut. “Dalam persalinan, kan, pasti terjadi perdarahan. Nah, kalau fibrinogennya rendah, maka perdarahannya tidak bisa berhenti. Jadi, bisa saja ibu tak tertolong karena perdarahan tersebut.”

Namun, bukan berarti tak ada obat untuk mencegahnya, lo. Sebelum dilakukan tindakan persalinan, bila telah diketahui janin sudah meninggal, maka dokter akan mengecek dulu fibrinogennya. “Kalau fibrinogennya turun, maka harus diberi obat fibrinogen.”

Tapi kasus janin meninggal bersemayam lebih dari 2 minggu sangat jarang terjadi. “Karena sebenarnya alam sudah mengaturnya. Biasanya tubuh si ibu sendiri kalau janinnya mati akan terjadi penolakan. Timbullah proses persalinan.”

Memang, diakui Nasdaldy, cukup banyak ibu yang tak menyadari janinnya sudah meninggal. “Bahkan sampai janinnya itu membatu atau mengeras.” Hal ini terjadi karena kurang pekanya sang ibu, terlebih lagi karena tak ada reaksi penolakan pada tubuhnya. “Biasanya terjadi pada ibu yang tak menyadari kalau dirinya hamil, tahu-tahu anaknya sudah meninggal dalam kandungan, bahkan telah membatu.”

Tentu saja mengeluarkan janin yang telah membatu lebih berisiko. “Mengeluarkannya akan lebih susah sehingga biasanya terjadi komplikasi, misalnya, ada perobekan di dinding rahim dan jalan lahir.”

BISA HAMIL LAGI

Setelah kematian janin, bukan berarti ibu tidak bisa hamil lagi, lo. Seperti penuturan dr. Nasdaldy, Sp.OG, “Ibu bisa memulai program hamil kapan saja. Hanya sebaiknya penyebab kematian janin terdahulu sudah diketahui sebelum hamil kembali.” Hal ini bertujuan agar pada kehamilan berikutnya bisa diantisipasi hal-hal yang menjadi permasalahan kasus tersebut.

Sayangnya, terang Nasdaldy, jarang sekali orang tua yang bersedia mengotopsi janinnya yang meninggal. Akibatnya penyebab kematiannya tidak diketahui dengan pasti. Padahal mengetahui penyebab kematian akan mempermudah pengobatan yang harus diberikan pada ibu. Misalnya, bila penyebabnya karena perbedaan rhesus darah, maka harus segera diobati rhesusnya. “Pengobatan ini harus segera diberikan supaya zat antinya tidak terlanjur terbentuk. Sehingga kalau terjadi kehamilan lagi, perbedaan rhesus tidak berdampak seperti sebelumnya.”

maaf ya kepanjangan... :D
semoga bunda dan babynya sehat dan selamat sampai lahiran nanti .. :D