SITE STATUS
Jumlah Member :
493.732 member
user online :
1051 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: intip dada k saat membungkuk

New Topic :  
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15

Kenapa terjadi gumoh ?

* Spingter lambung bayi belum sempurna

Pada bayi klep lambung ini belum sempurna sehingga kurang dapat menahan cairan yang telah masuk ke lambung.

* Bayi belum dapat mengontrol jumlah cairan yang masuk ke lambung

Kapasitas lambung bayi amatlah terbatas, jika ASI yang masuk terlalu banyak otomatis tidak dapat tertampung, sehingga akan dimuntahkan. Pada beberapa bayi yang memiliki nafsu makan tinggi akan lebih sering mengalami gumoh.

* Gerak bayi terlalu aktif

Gerak yang terlalu banyak dapat meningkatkan tekanan pada lambung bayi, sehingga merangsang untuk mengeluarkan isinya.

* Posisi menyusui yang salah

ASI yang masuk mulut bayi akan mencari posisi terendah, posisi menyusui sambil tiduran membuat ASI lebih sulit menuju lambung, sehingga tertahan diluar. oleh karena itu ketika bayi bergerak atau menangis akan mudah terjadi gumoh

* Bayi kembung

Lambung bayi terisi oleh udara, sehingga cairan yang masuk mudah terdesak keluar.

* Pemakaian gurita yang terlalu ketat

Pemakaian gurita yang terlalu ketat dapat menghambat mengembangnya lambung, sehingga menurunkan daya tampung lambung. Selain itu pemakaian gurita membuat organ pernafasan dan pencernaan kurang berkembang maksimal.

* Intoleransi susu formula

Bayi tidak dapat mencerna laktosa yang dikandung susu formula, sehingga terjadi reflek muntah setiap kali minum.

* Pemberian makanan pendamping ASI tertalu dini (< 6 bulan)

Pencernaan belum siap menerima makanan padat, sehingga rentan terjadi perlukaan lambung, usus dan diare

* Cacat bawaan

Baik cacat pada mulut maupun pencernaan bagian dalam, yang menyebabkan bayi tidak mampu menelan atau mencerna makanan

Mencegah terjadinya gumoh

Pencegahan dan penanganan gumoh tergantung pada penyebabnya, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

* Berikan ASI saja sampai 6 bulan (ASI eksklusif)

Pemberian makanan tambahan dibawah 6 bulan memperbesar resiko alergi, diare, obesitas serta mulut dan lidah bayi masih dirancang untuk menghisap, bukan menelan makanan.

* Posisi menyusui yang benar

Yaitu dengan dipangku, kepala bayi disangga dengan siku badan disangga dengan tangan ibu, sebagian besar aerola masuk ke mulut bayi (mencegah udara ikut masuk), perut ibu menempel perut bayi.

* Sendawakan bayi setelah menyusui

Untuk mencegah kembung. Caranya posisikan bayi tegak menghadap dada ibu, sangga kepala dengan tangan, tepuk-tepuk ringan punggung bayi hingga bersendawa. Atau tengkurapkan bayi.

* Beri bayi ASI sedikit-sedikit tetapi sering (minimal 2 jam sekali), jangan langsung banyak.

* Jangan memakaikan gurita tertalu ketat

* Posisikan bayi tegak beberapa lama (15-30 menit) setelah menyusu

* Tinggikan posisi kepala dan dada bayi saat tidur

* Jangan mengajak bayi banyak bergerak sesaat setelah menyusu

* Jika gumoh di sebabkan oleh kelainan atau cacat bawaan segera bawa ke petugas medis agar mendapat penanganan yang tepat sedini mungkin

Jika terjadi gumoh ?

* Bersikaplah tenang,

* Segera miringkan badan bayi agar cairan tidak masuk ke paru-paru (jangan mengangkat bayi yang sedang gumoh, karena beresiko cairan masuk ke paru-paru)

* Bersihkan segera sisa gumoh dengan tissue atau lap basah hingga bersih pastikan lipatan leher bersih agar tidak menjadi sarang kuman dan jamur

* Jika gumoh keluar lewat hidung, cukup bersihkan dengan cotton bud, jangan menyedot dengan mulut karena akan menyakiti bayi dan rentan menularkan virus.

* Tunggu beberapa saat jika ingin memberi ASI lagi

Waspada jika ?

* Cairan yang keluar lebih banyak dari pada yang masuk

* Muntah disertai diare

* Terdapat tanda-tanda dehidrasi (kekurangan cairan)

Bayi lemas, ubun-ubun cekung, mata cekung, pipis kurang dari 6 kali sehari, kulit lembek, demam, menangis merintih atau tidak menangis, bayi tidak sadar.

* Muntah berwarna hijau, coklat, atau bercampur darah

* Bayi sangat rewel

Gumoh berangsur angsur akan hilang seiring bertambah sempurnanya sistem pencernaan bayi. Kebanyakan di usia 4-5bulan bayi sudah jarang gumoh bahkan tidak sama sekali. Tidak perlu khawatir, asal cairan yang masuk masih lebih banyak dari pada yang keluar.

semoga bermanfaat.

salam

putri a.k.a zach mom's

   


29-06-2015 19:11:12 pantat pegel-pegel
Jumlah Posts : 34
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda ajeng dan reviza... mohon maaf mau konfirmasi dulu.
itu yang sakit pantatnya atau pinggangnya?
kalau pinggang.. itu berhub. dg pembesaran rahim bunda. sehingga menekan tulang punggungnya.
untuk mengurangi. bisa melakukan senam.hamil.
kalau yg pegel pantat, kemungkinan salah posisi membungkuknya.
lbh pelan2 lagi kalau beraktivitas bunda. termasuk saat membungkuk.
semoga bermanfaat
   
Jumlah Posts : 95
Jumlah di-Like : belum ada like
oh kmrn sy konsul ke dokter anak, bnyk bun yg dijelaskan...
krna sy jg anak pertama dan baru usia 2minggu,, klo nafas bayi saat tidur ada bunyi2 atau seperti orang mendengkur itu normal bun...
tp klo sesaknya nafas dia kita lihat dada ditengahnya saat dia bernafas.. klo berlubang itu berarti dia sesak bun...
anak ku jg kdng bgtu.. hidungnya seperti orang tersumbat,, tp ndak kok bun.. itu normal..
Mudah2an semua nya baik yah...
   


01-04-2013 12:48:45 Cara Mengatasi Sakit Pinggang
Jumlah Posts : 32
Jumlah di-Like : belum ada like

Cara mengobati sakit pinggang secara alami >> Untuk pengobatan sakit pinggang sekarang bisa di atasi dengan pengobatan herbal secara alami yang aman tanpa efek samping, yaitu dengan mengkonsumsi ace maxs yang terbuat dari bahan alami yang berkualitas. Sudah terbukti secara klinis mampu mengobati sakit pinggang dengan tuntas.
 

Tanda-Tanda Gejala Sakit Pinggang

Tanda-tanda sakit ini adalah rasa nyeri ketika menggerakkan pinggang Bunda saat membungkuk, menggerakannya ke samping kanan atau kiri. Sakit ini disebabkan oleh ketegangan otot, salah duduk, salah tidur, salah berdiri, dan salah berjalan, atau akibat pemakaian alas kaki bertumit tinggi.

Sering kali untuk mengatasi Low Back Pain kita melakukan pijatan di daerah yang terasa sakit,tetapi perlu diketahui tidak semua  pijatan mengurangi keluhan Low Back Pain, apalagi bisa sampai menyembuhkannya. Jika sakitnya sebab tulang keropos, atau jepitan saraf, atau rusaknya ruas tulang belakang akibat penyebaran kanker, dengan pemijatan mungkin malah memperburuk kerusakan tulangnya sehingga menambah berat keluhan dan gejalanya.
 

Penyebab Sakit Pinggang

Dibawah ini adalah sebagian dari penyebab munculnya sakit pinggang yang anda rasakan, yaitu :

  • Terlalu banyak tidur
  • Kelebihan berat badan
  • Terlalu banyak berdiri
  • Banyak mengangkut berat beban yang berat
  • Posisi tidur atau tidur yang salah
  • Terlalu sering menggunakan sepatu hak tinggi
  • Terlalu Banyak Duduk Tanpa Minum

Cara Mencegah Sakit Pinggang

  • Jangan membungkuk ketika berdiri atau duduk.
  • Tidurlah dengan miring untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang Anda dan dipermukaan yang sukup padat tidak terlalu empuk.
  • Berolahragalah secara teratur.Kurangi atau lebih baik berhenti merokok, karena merokok mengurangi aliran darah ke tulang punggung bagian bawah dan menyebabkan cakram tulang belakang mengalami degenerasi.
  • Selingi duduk Anda dengan secara berkala berjalan-jalan atau melakukan peregangan otot ringan untuk mengurangi ketegangan.
  • Selalu melakukan peregangan sebelum latihan olah raga atau kegiatan fisik lainnya yang berat.
  • Kenakan sepatu yang nyaman dan bertumit rendah

Cara Mengobati Sakit Pinggang Dengan Herbal

Cara Mengobati Sakit Pinggang Secara Alami,- Kini anda tidak perlu bingung jika anda merasakan gejala nyeri pinggang pada tubuh anda yang merupakan gejala terjadinya sakit pinggang, karena kini kami hadir memberikan solusi terbaik untuk kesembuhan sakit pinggang anda yaitu dengan Obat sakit pinggang terbaik dari Ace maxs untuk solusi Cara Mengobati Sakit Pinggang Secara Alami yang aman tanpa efek samping. Ace maxs sebagai obat sakit pinggang untuk Cara Mengobati Sakit Pinggang Secara Alami ini terbuat dari dua bahan alami yang mempunyai khasiat yang sungguh luar biasa sekali. Apa kedua bahan alami tersebut serta khasiatnya ? Simak dibawah ini.

INFO LENGKAPN KLIK DISINI>> Cara mengobati sakit pinggang secara alami >>

Isi Ace Maxs 350ml. Tata cara pemesanan Ace Maxs secara online langsung saja kirim sms ke 085317668623 atau 087826012364 dengan format sebagai berikut :

NR : Jumlah Pesanan : Nama Lengkap : Alamat lengkap Pengiriman : No. Hp / TeleponContoh :NR : 3 botol : Rizal :  Jl. siliwangi. Tasikmalaya Jawa Barat : 08132xx  

BERIKUT DAFTAR HARGA DAN DISCOUNT ACE MAX

  • 1 Botol Rp. 220.000    ( Belum ongkos kirim   1 Kg  )
  • 2 Botol Rp. 440.000    ( Belum ongkos kirim   2 Kg  )  Discount  Rp.  10.000
  • 3 Botol Rp. 660.000    ( Belum ongkos kirim   3 Kg  )  Discount  Rp.  30.000
  • 6 Botol Rp. 1.320.000 ( Belum ongkos kirim   5  Kg )  Discount  Rp.  160.000
  • Apabila Ada Yang kurang di mengerti silahkan hubungi ke ( sms / Tlp ) 085317668623 atau  087826012364
 
   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
hai bunda-bunda...
aku mau share nich sebagai calon ibu baru...
sekarang si aku memang belum hamil tp aku dan suami ingin segera bisa punya momongan...
sebelum menikah aku sudah punya kebiasaan batuk di pagi hari, batuk itu karena lendir yg menyesakkan di dada, sampai saat ini kebiasaan itu masih, apakah hal itu bisa menghambat terjadinya kehamilan? apakah berbahaya juga pada saat hamil?
mohon masukkannya ya bunda... terima kasih
   


Jumlah Posts : 235
Jumlah di-Like : belum ada like
Bunda Astrayana : samasama bun, duh kalau bs cari dokter yg pro normal aja dulu. sbnrnya sungsang msh bs d atasi sblm usia kehamilan genap 36minggu. bunda melinda : msh 8 bulan, msh bs memutar debaynya bun ,,, jgn khwtr lakukan sujud trs aja supaya bs mutar dan jgn lupa si debay di ajakin ngomong, saya juga kmren sungsang sm dokter di coba d putar g mw. akhrnya coba k bidan, itu jg g mw mutar tapi saat suami ngmg "sayang, yuk kita mutar yuk nak ,,, turun ke bawah ,,, kasian mamanya sdh kesakitan" Alhmdlh anak nurut trs ngikut pergerakan tgn bidannya. saya juga rajin sujud nempel dada wktu itu dan coba jongkok berdiri. Bunda Elvietry : coba diingat2, makan apa bunda yg menyebabkan diare. tp saya jg sering diare alhmdlh gpp, 1hr bs 3-4x ke wc. kurangi makan yg pedas2 dulu bunda ,,,
   
Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : belum ada like
@bunda Betty: bayiku bbrp mnggu yg lalu jga kena panas tinggi. Q sm suami komitmen n imani agr ga konsumsi obat. Panasnya slma 2 mnggu bun tp naik turun qt rwat aja di rumh ga k dokter. Panasx jga di bag kpala bdan kdng2 ga trllu pnas. Di ksi tw sm mertua emng gtu prkembangn bayi ktanya. Trus di ksi tw klo kpalax di olesi mnyak sluruhx n belkang punggung. trus dadax ambl daun pisang yg muda di olesi mnyak lalu di tempel di bag dada tujuanx akn meresap panas. Dan jga hrs mnum yg byk agr tdk dehidrasi bun bayinya. Puji Tuhan anakQ kuat dn ga trllu rewel saat panas hnya diam2 aja n sdkit nangisx. Dan akhrx anakQ bsa sehat lgi n tmbah ceria. Ini pngalamanku, slmat mencoba bunda :)

@Bunda Nazri: Iya bun, krn pas di mnggu trakhr buln kmrin anakQ panas kdg ga mud minumx porsix menurun bun. Pas hbis panas ud wktux utk imunisasi n hasilx nqikx sdkit aja. Tp puji Tuhan, skrg ud normal, Mkasih ya bun.

@bunda Juli : Krna oma sma opanya jauh jd anakQ sering skali di foto pke blitz pula biar hasilx bgus kan, tpi ga prnah melotot sih bun. Mungkn anak bunda hnya kget aja krn blitznya. Oia, salam kenal jga ya :)
   
14-11-2013 08:47:16 campak pada bayi
Jumlah Posts : 212
Jumlah di-Like : belum ada like
bund..saran aja..selama saya menangani pasien yg kena campak wajib d mandikan dengan air mengalir agar kuman dan virus yg ada d kulit hilang...usahakan mandi dengan air mngalir y bund..jgn d waslap ok



sekedar info
Peralihan musim yang menyebabkan cuaca
tidak menentu harus diwaspadai, karena
sejumlah penyakit, termasuk campak banyak
menjangkiti anak-anak. Campak memang
sangat menakutkan, maka menggali informasi
sebanyak-banyaknya tentang campak sambil
berkonsultasi dengan dokter sangat
dibutuhkan.
Menurut Kate M, Cronan, MD seorang Associate
Profesor of Pedriatrics dari Jefferson Medical
College, Philadephia, Amerika Serikat, campak
merupakan penyakit infeksi virus yang sangat
menular. Penularan terjadi melalui percikan
ludah dari hidung, mulut, maupun
tenggorokan.
Campak kerap diwarnai dengan munculnya
konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata
atau konjungtiva) dan ruam kulit. Justru karena
muncul ruam, adakalanya penyakit ini dicurigai
sebagai demam berdarah. Bahkan gejalanya
juga mirip dengan penyakit-penyakit lainnya
seperti campak Jerman.
Seorang anak yang terpapar penyakit campak
akan mengalami batuk-batuk sebagai gejala
awal. Lalu 1-2 hari kemudian timbul demam
tinggi dan turun-naik berkisar 38-40 derajat.
Pada saat itu, biasanya muncul bintik-bintik
putih seperti Koplik spot di sebelah dalam
mulut, dan biasanya bertahan 3-4 hari. Pada
kasus tertentu, adakalanya disertai diare.
Memasuki hari kelima, demamnya akan tinggi
sekali sehingga bercak merah mulai keluar.
Bercak merah campak berbeda dengan bercak
biang keringat, pasalnya biang keringat tidak
disertai demam. Bercak-bercak merah campak
muncul secara bertahap dan lambat. Ruam
biasanya muncul pertama kali di belakang
kuping, leher, dada ke bawah, tangan, kaki lalu
ke muka.
Menurut dr. Hindra Irawan Satari, SpA(K)
MTroPed, RSCM Jakarta, terlepas dari terserang
campak atau penyakit lainnya, sebaiknya Anda
mengupayakan hal-hal berikut pada Si Kecil :
1. Beri obat penurun panas yang aman untuk
anak-anak.
2. Banyak makan nutri yang bergizi, untuk
menjaga daya tahan tubuhnya.
3. Banyak minum agar tidak dehidrasi.
4. Istirahat yang cukup untuk stamina
tubuhnya.
5. Hindari terpapar angin, dan jauhkan anak atau orang lain untuk mencegah penularan
atau tertular penyakit lain.
6. Pastikan secepatnya membawa anak ke
dokter agar segera dapat dilakukan tindakan
medis atau pengobatan yang tepat.
   
08-10-2013 02:49:06 perih di oerut
Jumlah Posts : 3025
Jumlah di-Like : 1
gpp kok bun itu wajar krna memang disaat hamil lambung qta tertekan oleh rahim yg membesar.. Kl pengaruh ke makanan kyk'y ga malah kl bisa mkn dlm porsi sdikit tp srng.. hindari mknan yg pedas dan asam.. Aq awal hamil gitu jg slalu naik apalgi kl udh mkn yg pedes ato rujak akhir'y kontrol ke dokter dan dksh obat maag.. Rasa panas di dada (heartburn) dan sendawa sering terjadi pada wanita hamil, mungkin karena makanan tinggal lebih lama di dalam lambung dan karena sfingter di esofagus bagian bawah cenderung untuk relaksasi, sehingga membuat isi lambung dapat naik lagi ke atas (ke dalam esofagus). Beberapa cara yang dapat membantu mengatasi heartburn : makan makanan dalam porsi yang lebih kecil jangan membungkuk atau berbaring datar untuk beberapa jam setelah makan hindari kafein, tembakau, alkohol, dan aspirin serta obat-obat yang berhubungan (salisilat) minum antasida cair, tetapi jangan minum antasida yang mengandung natrium bikarbonat karena kandungan garam (natrium) yang sangat banyak Heartburn saat malam hari dapat diatasi dengan beberapa cara berikut : Berhenti makan beberapa jam sebelum tidur Tinggikan bagian kepala tempat tidur atau gunakan beberapa bantal untuk mengganjal kepala dan bahu sehingga lebih tinggi Asam lambung dihasilkan lebih sedikit saat hamil, sehingga ulkus lambung jarang terbentuk saat kehamilan dan ulkus yang telah ada seringkali mulai menyembuh. Dengan berkembangnya kehamilan, rahim yang membesar menekan rektum dan usus bagian bawah sehingga dapat menyebabkan konstipasi (sembelit). Konstipasi dapat semakin berat karena kadar hormon progesteron yang tinggi saat hamil memperlambat kontraksi otot polos pada usus yang normalnya mendorong gerakan makanan di dalam usus. Makan makanan tinggi serat, minum air yang cukup, dan latihan secara teratur dapat membantu mencegah konstipasi.
   
17-01-2012 09:03:55 Gerakan janin
Jumlah Posts : 3
Jumlah di-Like : belum ada like
 Tks para bunda sharingnya, uk sy skrg 4,5bulan. Kehamilan ke3 tp anak pertama (2x keguguran sebekumnya). Saat ini kadang perut terasa geli2 gmn gt tp sbntr bgt, entah angin apa gas di perut. :D Blm bs memastikan. smga aja gerakan dedeknya. Kmrn krn penasaran dan kuatir (di kehamilan kali ini sempat bleeding dan dirawat di rs krn plasenta lrtaknya dibawah) akhirnya sy k dsog untuk intip usg, seneng dedek nya bergerak di layar usg. Alhamdulillah :) smga ke dpnnya tetep sehat. Mhn doa ya... 
   
28-02-2011 09:18:06 blm tumbuh gigi...
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15
ini pertubuhan untuk bayi 10 bulan.tp jgn dijadikan patokan jg
karena memang pertumbuhan tiap anak berbeda

10 bulan
Keterampilan-keterampilan Utama
    * Melambaikan tangan (goodbye)
    * Mengambil benda dengan ibu jari dan telunjuk seperti menjepit (menjumput)
Kerampilan-keterampilan yang akan dikuasai
    * Dapat merangkak dengan baik.
    * Mengatakan ’mama’ dan ’dada’ dengan tepat.
Keterampilan-keterampilan lebih lanjut
    * Dapat mengekspresikan keinginannya dengan gerakan
    * Dapat berdiri sendiri dalam beberapa saat
    * Dapat menaruh barang ke dalam tempat tertentu (misalnya kotak)

klo beberapa hal diatas dimiliki anak bunda,
berarti pertumbuhannya tdk terganggu.

klo soal gigi menurut bayidananak.com , salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuhnya gigi pada bayi adalah kurangnya asupan kalsium si ibu (saya) pada saat hamil. Namun belum tentu kalo ibu hamil banyak ( cukup) asupan kalsiumnya  lantas anaknya juga cepet tumbuh giginya, hal ini disebabkan karena daya serap kalsium setiap bayi berbeda beda..

klo kata DSA "gak papa bu, itu masih normal, tunggu saja sampai usia 1 tahun"

so..don't worry yah :)

salam

putri a.k.a zach mom's
   
10-11-2010 07:47:48 benjolan di leher bayi ku
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15
Bantu copas agar bisa di baca semuanya.

Benjolan di Leher Bayi

Tanya:

Dokter yang terhormat, anak pertama saya yang masih berusia 2,5 bulan ketika berusia 3 minggu, terlihat benjolan di leher sebelah kanan sehingga menoleh ke arah kiri terus-menerus. Seorang dokter anak di Baturaja mengatakan tidak ada obat bagi penyakit ini dan menyarankan bantal bayi terbuat dari beras sehingga bantal bagian kiri dibuat gelembung lebih besar, sehingga dapat menghadap lurus ke depan.

Dokter kedua mengatakan benjolan itu karena peradangan otot dan menyarankan dilakukan fisioterapi untuk melembutkan otot yang meradang. Selain itu dilakukan pengompresan dengan air hangat dan pengolesan salep thrombophop heparin ointment.

Pertanyaan saya, apa penyebab pembesaran pada leher anak kami? Berbahayakah fisioterapi bagi perkembangan anak kami karena fisioterapi dilakukan dalan jangka waktu yang cukup lama? Amankah fisioterapi jika berbarengan dengan jadwal imunisasi anak kami? Jika fisioterapi sudah selesai, apakah di masa mendatang peradangan pada leher anak kami bisa muncul kembali? Terima kasih dokter atas jawabannya.

Ari Iswadi

Bardatu, Way Kanan

Jawaban dari dr. Ruskandi M., Sp.A. (Spesialis Anak)

Terima kasih Bapak Ari atas pertanyaannya. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan inti dari bapak yaitu penyebab pembengkakan di leher sebelah kanan, sehingga bayi menoleh ke arah kiri terus-menerus.

Kemungkinan waktu proses melahirkan bayi bapak mengalami trauma pada otot lehernya yang bernama muskulus sterno cleido mastoideus. Otot ini melintang dari tulang rahang di bawah telinga ke arah bawah ke tulang sternum bagian atas atau di tengah atas dada. Hal ini sebagai akibat proses persalinan yang agak susah. Trauma pada otot ini sering menyebabkan gejala klinis yang disebut torticollis yaitu suatu keadaan di mana otot tadi memendek akibat trauma, sehingga kepala bayi menjadi miring ke arah torticollis tadi dan dagu agak memutar ke arah yang berlawanan.

Torticollis bisa terjadi karena berbagai sebab. Pada bayi tersebut mungkin akibat trauma persalinan karena istri bapak mengalami proses persalinan agak sulit, sehingga terjadi perdarahan di otot (hematoma) dan lama-lama di tempat hematoma atau darah beku itu terbentuk jaringan padat yang disebut fibrosis. Fibrosis lama-lama mengkerut menyebabkan perubahan bentuk yaitu otot tadi menjadi lebih pendek dan ada benjolan pada tempat fibrosis tadi, sehingga menyebabkan kepala tertarik dan tampak miring ke arah otot tadi. Benjolan pada leher bayi kebanyakan mulai muncul teraba saat bayi mulai berumur 1--2 bulan, benjolan teraba keras dan melekat pada jaringan ototnya (tidak dapat digerakkan). Biasanya benjolan akan bertambah besar dalam 1--2 bulan ke depan sehingga kepala bayi terlihat lebih miring. Tetapi selanjutnya jendolan secara bertahap akan mengecil kembali kemudian menghilang dan kelak tidak miring lagi.

Proses mengecilnya fibrosis ini akan dipercepat bila dilakukan serial fisioterapi. Bila jendolan tetap besar/tidak mengecil, baiknya konsultasi dengan ahli ortopedi karena kadang-kadang pada sedikit kasus mungkin bayi menderita torticillis jenis lain yang tidak ada hubungannya dengan proses persalinan dan memerlukan koreksi bedah oleh ahli bedah ortopedi. Tapi kebanyakan menderita torticillis pada bayi baru lahir adalah hematoma sehingga dalam 3--4 bulan akan kembali normal. Semoga cepat membaik.


salam

putri a.k.a zach mom's
   
12-05-2010 08:52:06 perut di garuk boleh ga sich?
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like

Kehamilan ibarat sebuah keajaiban. Di dalam perut seorang ibu tumbuh janin. Hampir dipastikan kehamilan ini kerap dibarengi kerewelan karena muncul berbagai gangguan. Apa saja?

Saat Anda berbadan dua memang bukan cuma membawa perubahan suasana hati, tapi juga mengakibatkan munculnya beberapa “penyakit”. Kendati begitu, calon ibu tak perlu mengkhawatirkannya. Karena biasanya tidak berbahaya. Kecuali pada beberapa kasus patut dicurigai jika “penyakit” ini berlanjut makin parah.

Nah, apa saja gangguan tersebut? Ikuti pemaparan di bawah ini:

* Perubahan Pembuluh Darah.

Akan tampak garis biru yang samar-samar di bawah kulit, pada payudara, dan perut. Itu adalah kondisi normal saat hamil. Jaringan pembuluh darah mengembang untuk membawa darah lebih banyak bagi kehamilan.

Tak perlu dikhawatirkan karena umumnya akan menghilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

* Varises.

Pembuluh darah balik (vena) yang normal dan sehat membawa darah kembali ke jantung dari anggota tubuh. Karena harus bekerja melawan gaya berat, maka pembuluh vena dirancang untuk memiliki serangkaian katup yang mencegah membaliknya aliran darah. Bila katup ini hilang, darah cenderung berkumpul pada vena di mana tarikan gaya beratnya besar (seperti kaki, anus/vulva).

Masalah ini lebih sering terjadi pada wanita yang kegemukan daripada pria, dan sering muncul pertama kali saat hamil. Lantaran bertambahnya tekanan pada vena kaki, volume darah yang bertambah, terjadinya relaksasi otot-otot pada pembuluh darah yang disebabkan oleh hormon kehamilan.

Varises pada kehamilan dapat dicegah, antara lain dengan menghindari: kenaikan berat badan berlebih, duduk terlalu lama, mengangkat barang berat, mengejan terlalu kuat saat buang air besar, menggunakan pakaian ketat, merokok, dan sebagainya.

Penghilangan varises lewat pembedahan tak dianjurkan saat hamil. Toh, kebanyakan varises ini akan menghilang sendirinya setelah melahirkan. Biasanya saat berat badan kembali normal.

“Yang dikhawatirkan jika varises terdapat pada jalan lahir. Karena akan mengganggu proses persalinan. Mungkin bisa terjadi perdarahan,” ujar dr. Nanang.

* Guratan pada Perut.

Gurat-gurat di atas perut diakibatkan oleh meregangnya kulit. Biasanya karena pertambahan berat badan yang terlalu banyak/cepat.

Gurat-gurat ini memang sulit untuk dihilangkan, tapi tak perlu berkecil hati. Anggap saja itu sebagai hadiah dan bagian dari kesempurnaan Anda sebagai wanita yang telah melahirkan.

Perlu para ibu ketahui, perut hamil memang perut yang gatal dan akan bertambah gatal seiring bertambahnya usia kehamilan. Ini disebabkan perut ibu membesar sehingga kulit perut meregang. Akibatnya kulit menjadi kering.

Kendati terasa gatal, hindari untuk menggaruk. Cukup olesi dengan cairan pelembab kulit. Memang tak akan menghilangkan sama sekali rasa gatal. Paling tidak, bisa mengurangi keadaan tersebut.

* Perut Terasa Panas.

Pada awal kehamilan, tubuh akan memproduksi sejumlah progesteron dan estrogen yang cenderung melemaskan semua jaringan otot halus di seluruh tubuh, termasuk saluran pencernaan. Akibatnya kadang-kadang makanan berjalan lambat di dalam sistem pencernaan, sehingga perut terasa kembung dan panas.

Rasa panas di perut akibat melemasnya cincin otot yang memisahkan kerongkongan dengan lambung. Akibatnya, makanan dan cairan yang keras serta asam dapat masuk ke kerongkongan dari lambung. Asam lambung ini merangsang dinding kerongkongan yang peka sehingga menyebabkan rasa panas. Untuk menghindarinya usahakan makan sedikit-sedikit tapi sering. Hindari posisi membungkuk dengan melekukkan pinggang.

* Mual di Pagi Hari.

Morning sickness atau mual dui pagi hari lumrah terjadi pada kehamilan. Hampir semua ibu hamil mengalaminya. Biasanya terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan. Tetapi kadang ada yang sangat berlebihan, mual sepanjang 9 bulan (hiperemesis gravidarum). Penyebab mual ini adalah akibat peningkatan kadar hormon estrogen dan HCG (human chorionic gonadotrophine) dalam serum darah ibu.

Tak ada obat yang paling ampuh untuk menghilangkan rasa mual. “Bisa dicegah dengan menghindari makanan atau sumber penyebab mual tersebut,” kata dr. Nanang.

* Tak Suka Susu.

Banyak ibu yang khawatir dengan kondisi janin karena ia tak suka susu. Sebetulnya yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil adalah janin tak perlu susu, melainkan kalsium. Tentunya banyak bahan pengganti susu yang tak kalah kandungan kalsiumnya.

* Sembelit.

Salah satu penyebabnya adalah meningkatnya relaksasi otot-otot saluran pencernaan akibat meningkatnya hormon-hormon kehamilan sehingga sistem pembuangan menjadi lamban. Penyebab lain, tekanan dari rahim yang terus tumbuh kepada usus menghambat kegiatan normal usus.

Anda dapat menghindarinya dengan mengkonsumsi cukup makanan berserat, seperti sayuran dan buah-buahan. Juga jaga agar tubuh tak kekurangan air.

Anda pun harus tetap bergerak aktif. Jangan lantaran hamil, lantas Anda tidur sepanjang hari. Selama dokter tak melarang, Anda bisa tetap beraktivitas. Tambahkan sedikit olahraga seperti jalan pagi.

* Sulit Bernapas.

Kesulitan bernapas biasanya mulai terjadi saat kehamilan memasuki trimester kedua. Rahim yang membesar mendorong diafragma ke atas sehingga paru-paru terdesak dan sulit baginya untuk berkembang penuh.

Peredaran biasanya terjadi setelah janin bergerak ke posisi bagian bawah rongga panggul, menjelang persalinan. Mungkin Anda akan lebih mudah bernapas bila duduk tegak daripada duduk bersandar atau membungkuk.

Jika kesulitan bernapas berlanjut parah, disertai pernapasan yang cepat, ujung jari membiru, terdapat nyeri pada dada dan denyut nadi lebih cepat, mungkin ada masalah. Segera hubungi dokter.

* Anemia.

Karena volume darah meningkat selama kehamilan, maka jumlah zat besi yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah akan meningkat pula secara bertahap.

Untuk mencegah anemia kekurangan zat besi, ibu hamil dianjurkan makan makanan yang kaya zat besi. Biasanya dokter akan memberi resep tambahan zat besi.

Bila kekurangan zat besinya ringan, mungkin tak terdapat gejala-gejala. Tapi ketika sel darah merah pembawa oksigen makin bertambah kurang, ibu akan menunjukkan gejala pucat, letih, lemah, berdebar, sesak napas, dan pingsan.

* Mimisan.

Tersumbatnya yang disertai mimisan mungkin terjadi karena kadar estrogen dan progesteron yang tinggi beredar pada tubuh, sehingga menyebabkan banyaknya aliran darah pada membran mukosa dari hidung. Akibatnya menjadi lunak dan membengkak, mirip seperti leher rahim yang akan menyiapkan kelahiran.

Untuk menghentikan mimisan, lebih baik duduk atau berdiri sedikit miring ke depan daripada berbaring atau bersandar ke belakang. Tekan kedua lubang hidung bersamaan dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Tahan selama 5-10 menit. Ulangi beberapa kali sampai pendarahan berhenti.

* Pengeluaran Cairan dari Vagina.

Tak berbeda seperti saat Anda akan mengalami menstruasi, vagina akan sedikit mengeluarkan cairan. Normalnya berwarna putih susu, encer, dan berbau sedikit. Umumnya jumlahnya akan bertambah seiring bertambahnya usia kehamilan.

Anda bisa menggunakan pembalut untuk memberi rasa nyaman. Tapi jangan menggunakan tampon. Atau seringlah mengganti celana dalam Anda dengan menggunakan bahan katun.

* Mengompol.

Pada trimester terakhir, beberapa ibu hamil mengompol. Biasanya ketika batuk, tertawa terlalu keras, atau bersin. Mengompol ini terjadi karena tekanan dari rahim yang terus membesar terhadap kantung kemih.

Biasanya akan pulih dengan sendirinya setelah melahirkan. Beberapa latihan yang bertujuan untuk menguatkan otot-otot panggul, juga bisa mengatasi kondisi ini.

* Keletihan.

Jangan merasa diri sebagai wanita super, karena keletihan lumrah terjadi selama kehamilan. Apalagi pada trimester ketiga. Beban kandungan yang makin berat, ditambah mungkin ibu hamil kurang tidur. Rasa khawatir akan persalinan pun membuat calon ibu merasa sangat letih. Karena itu perbanyak istirahat dan makan cukup.

Calon ibu perlu mewaspadai keletihan ini jika terjadi sangat berlebihan. Misalnya, Anda sudah merasa cukup rileks, tak bekerja terlalu berat, tapi keletihan tetap terjadi. Konsultasikan dengan dokter. “Saat konsultasi, calon ibu diharapkan bisa menceritakan semua keluhan yang ada. Sehingga dokter bisa segera memberi penanganan jika diperlukan,” nasehat dr. Nanang.

* Kesemutan.

Ada ibu hamil yang merasa kesemutan di daerah telapak tangan dan kakinya. Kesemutan yang menyerang ibi hamil mungkin disebabkan: kekurangan vitamin B, gangguan metabolisme tubuh penekanan ujung-ujung saraf tepi oleh penumpukan cairan di daerah ujung-ujung jari. Bisa juga diakibatkan penekanan rahim yang membesar terhadap kumpulan jaringan saraf di daearh rongga panggul.

Mengubah-ubah posisi biasanya akan mengurangi gejala ini. Kecuali itu perbanyaklah mengkonsumsi sayuran dan vitamin-vitamin khusus untuk sistem saraf. Kondisi ini tak perlu terlalu dikhawatirkan karena tak membahayakan ibu maupun janin. Bila berlanjut terus, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

* Kejang kaki.

Kejang kaki biasanya disebabkan kelebihan fosfor dan kelebihan kalsium dalam darah. Biasanya dokter menyarankan untuk meminum tablet kalsium tanpa fosfor.

Bila ibu hamil mengalami kejang pada betis, luruskan kaki dan lekukkan mata kaki serta jari-jari kaki ke atas ke arah hidung Anda. Lakukan beberapa kali menjelang tidur. Atau bisa juga berdiri di atas permukaan yang dingin.

* Kulit Kehitaman

Ada beberapa ibu hamil yang mengalami perubahan kulit menjadi kehitaman di tubuhnya, misalnya di bagian leher, ketiak, atau perut. Perubahan tersebut disebabkan oleh peningkatan hormon MSH (melanophore stimulating hormone). Perubahan kulit tersebut sulit dihilangkan selama kehamilan. Tetapi akan berangsur-angsur hilang setelah melahirkan.

Ibu tak perlu mengkhawatirkan keadaan ini. Apalagi jika melihat ibu hamil lain tidak mengalaminya. Memang tidak semua mengalami hal yang sama. Bahkan, pada kehamilan pertama dan kedua pun kerap terjadi perbedaan.

* Masalah Gigi

Gangguan keseimbangan hormon saat hamil bisa mengakibatkan pembengkakan pada gusi. Bila kondisi ini terus berlanjut dan parah, tentu akan sangat mengganggu fungsi pengunyahan (gigi berlubang atau goyang). Gangguan ini tidak terjadi sendirinya, tetapi disebabkan ibu hamil malas merawat gigi dan kebersihan mulutnya.

Tentu saja ibu tidak boleh membiarkan keadaan ini sampai berlanjut. Jagalah kebersihan dan kesehatan mulut dan gigi secara benar. Yang perlu diingat penggunaan obat-obatan pereda sakit gigi yang tidak terkontrol dan terus menerus dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan janin. Karena itu setiap obat yang akan ibu konsumsi, harus sepengetahuan dokter

semoga informasi ini dapat membantu menambah pengetahuan para bunda semua


   
06-02-2008 16:12:24 Imunisasi IPD
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Biar Bunda Kayla gak bingung lagi :)



Waspadai Penyakit IPD Pada Anak

Selasa, 24 Januari 2006

Penelitian menunjukkan, sebagian besar bayi dan anak di bawah usia dua tahun pernah menjadi carrier bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka.

Sampai saat ini sebagian besar masyarakat belum mengenal dan memahami penyakit invasive pneumococcal disease (IPD) pada anak, khususnya anak berumur di bawah dua tahun. Padahal penyakit ini bisa mengakibatkan kematian dan kecacatan.

Ahli respirologi anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad)/RS Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr Cissy B Kartasasmita PhD MSc SpA (K), menjelaskan, IPD adalah sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus (Streptococcus pneumoniae). Ini berupa serangan infeksi yang secara cepat masuk ke dalam sirkulasi darah dan merusak (invasive), seperti infeksi selaput otak (meningitis) atau biasa disebut radang otak.

Menurut Cissy, apabila bakteri pneumokokus masuk dalam sirkulasi darah (disebut bakteremia), maka ia akan menyebabkan berbagai gangguan organ tubuh (disebut sepsis). Akhirnya ini bisa menimbulkan kegagalan fungsi organ (multi organ failure).

'Bakteri pneumokokus juga bisa menimbulkan penyakit secara lokal atau non-invasive, seperti infeksi telinga tengah atau otitis media, infeksi atau radang paru yang disebut pneumonia dan sinusitis,' ungkapnya pada seminar media yang diselenggarakan beberapa hari lalu di Jakarta.

Menurut data WHO, lanjut Cissy, setidaknya dilaporkan satu juta anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap tahun akibat infeksi pneumokokus, terutama yang menyebabkan pneumonia. Gejala pneumonia di antaranya napas cepat, sesak, nyeri dada, menggigil, batuk dan demam.

Otitis media adalah infeksi bakteri pada telinga tengah yang dapat menyertai infeksi saluran pernapasan. Gejalanya antara lain nyeri telinga, demam, rewel, dan gangguan pendengaran sementara. Infeksi telinga tengah cenderung terjadi pada masa bayi dan kanak-kanak sehingga bisa menyebabkan gangguan pendengaran yang menetap dan mengalami keterlambatan bicara.

'Gejala bakterimia pada bayi kadang-kadang sulit diketahui karena pada awalnya dapat serupa dengan infeksi virus biasa, seperti bayi menderita demam tinggi dan rewel terus-menerus diikuti dengan atau tanpa infeksi saluran pernapasan,' jelas anggota satgas imunisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) ini.



Bayi carrier

Ada tiga bakteri penyebab meningitis, yaitu Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae tipe b, dan Niesseria meningitides. Dari ketiga itu Streptococcus pneumoniae adalah bakteri yang sering kali menyerang anak di bawah usia dua tahun.

Gejala meningitis di antaranya demam tinggi, nyeri kepala hebat, mual, muntah, diare, leher kaku, dan takut pada cahaya (photophobia). Bayi rewel, tampak lemah dan lesu (lethargic), menolak makan, dan pada pemeriksaan teraba ubun-ubun menonjol, serta dapat terjadi penurunan kesadaran dan kejang.

'Meningitis karena bakteri pneumokokus dapat menyebabkan kematian pada 17 persen penderitanya hanya dalam waktu 48 jam. Dan apabila sembuh, sering kali meninggalkan kecacatan permanen, misalnya gangguan pendengaran dan saraf seperti gangguan motorik, kejang, keterbelakangan mental, dan kelumpuhan,' Cissy menjelaskan.

Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi dan anak di bawah usia dua tahun pernah menjadi pembawa (carrier) bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka. Karena itu, lanjut Cissy, bayi baru lahir hingga usia dua tahun berisiko terkena penyakit IPD. Bakteri ini menyebar di udara saat seseorang bersin atau batuk.

Ada beberapa lokasi yang berpotensi bagi penyebaran bakteri pneumokokus, yaitu interaksi antara anak dan manula yang mengidap penyakit ini secara terus-menerus, antar bayi dan anak di tempat-tempat umum, kendaraan umum, lingkungan tetangga, tempat penitipan anak (TPA), dan kelompok bermain (playgroup)..



Vaksinasi

Ahli infeksi dan penyakit tropik anak FK UI/RSCM, Prof Dr dr Sri Rezeki S Hadinegoro SpA (K), mengatakan pengobatan IPD semakin dipersulit dengan adanya peningkatan bakteri pneomokokus terhadap beberapa jenis antibiotik, infeksi bakteri yang sangat cepat dan merusak organ tubuh dan sistem saraf, serta meninggalkan kecacacatan permanen yang akan menurunkan kualitas hidup anak sepanjang usianya.

'Karena itu kami sangat merekomendasikan upaya preventif sedini mungkin dengan pemberian vaksin pneumokokus kepada bayi dan anak di bawah usia dua tahun,' ujarnya.

Badan POM, sebagai lembaga yang mengeluarkan izin edar, telah menyetujui vaksin untuk mencegah IPD kepada bayi dan anak di bawah usia dua tahun. Vaksin pneomokokus diberikan dengan jadwal pemberian empat kali pada usia 2, 4, 6, dan antara 12 hingga 15 bulan. Dalam hal ini, orang tua bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak mengenai jadwal pemberian vaksinasi yang tepat sesuai usia dan kondisi kesehatan anaknya. (jar )

Sumber : http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=232300&kat_id=150
   
Jumlah Posts : 18
Jumlah di-Like : belum ada like
klu saran dokter utk baby yg msh sungsang itu biasanya sering2 ambil posisi sujud 3-5 menit dgn posisi dada d yg mnempel k lantai/kasur, n kaki d renggangkan