SITE STATUS
Jumlah Member :
493.740 member
user online :
820 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: formula yang baik untuk bayi 1 th

New Topic :  
Jumlah Posts : 18
Jumlah di-Like : 3
salam bunda...
saya mau tanya susu formula yang bagus untuk tumbuh kembang bayi terutama otak untuk bayi 1 th keatas apa yach.... mohon sharingnya..
makasih
   


05-10-2013 07:48:53 asi pasca melahirkan
Jumlah Posts : 26
Jumlah di-Like : belum ada like
hai bunda...
aku retno, sedang hamil 8 bulan... udah mulai cari2 info nih bun soal asi eksklusif.
suamiku kemaren kan sempet tanya...mau beli susu apa untuk adek bayi ??? krna dipikirnya...asi pertama pasca melahirkan takutnya tidak mencukupi dengan kebutuhan si baby. karena melihat pengalaman istri teman kerjanya,yang langsung memberikan susu formula sejak babynya lahir karena asi gak mengenyangkan si babynya. jadi kalo pas disusui tuh babynya nangis2 gk puas..pas dibuatin susu formula baru dia diam.
gmn si bun cara memilih susu formula yang baik untuk baby yg baru lahir ??? ataukah ada cara lain,bahkan yang aku harapakan si...aku pinginnya si babyku nanti cukup minum asiku aj gt... mengingat manfaat asi yang begitu besarnya untuk baby dan juga mamaknya.

tengs masukannya loh bundaaaa....
   
23-06-2009 13:24:08 Susu Formula yang bagus
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
dear bunda aku jg bingung masalah susu formula yang baik untuk anak apa y?aku udah sering nyoba susu macam macam tapi masih satu nutricia,anakku juga pake nutrilon soya karna aku baca artikel tentang alergi susu dan anakku mengalami ciri - ciri itu tapi kok jadi BABnya keras, awalnya anakku  pake bebelac 1,apa saya balik lagi ke bebelac?oia anakku umur 6bln dan sudah makan pisang dan air jeruk,tolong ya bunda
makasih y "EQI"
   


04-04-2008 08:18:30 alergi makan telur
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
Saya yakin semua mommy ingin memberikan yang terbaik, namun harus kita sadari bahwa kondisi bayi kita tidak seperti yang kita bayangkan.Usia dibawah 3 tahun adalah usia yang sangat rentan dengan alergi. Karena banyak jenis makanan yang memang sebaiknya jangan dulu dikonsumsi bayi kita. Usia di bawah 8 bulan sebaiknya jangan dulu mengkonsumsi telur secara utuh karena memungkinkan resiko alergi karena memakan putih telur.Jadi mommy bisa memberikan telur rebus matang atau orak arik telur/omelet selama mommy hanya menggunakan kuning telur dan tentu saja sufor, keju & mentega. Karena adanya resiko keracunan makanan akibat salmonella pastikan untuk memasak kuning telur hingga benar-benar matang.

Kebetulan saya pernah dikirimi panduan pemberian makanan pada bayi dibawah 3 tahun.

Ternyata ada beberapa jenis makanan yang memang bernilai gizi tinggi tapi bayi kita belum siap untuk mengkonsumsi.

Contohnya makanan yang sebaiknya dihindari bayi dibawah 8 bulan adalah makanan dengan kandungan nitrat tinggi mis bayam, selada, dll.Karena bisa menimbulkan sindrom bayi biru atau methemoglobinemia.Kuning telur, Keju dan yogurt untuk Bayi yang berasal dari keluarga yang memiliki sejarah alergi protein susu, bukan intoleransi laktosa, sebaiknya menunggu hingga berusia 1 tahun.

Sebenarnya semua jenis makanan ini baik dan bernilai gizi tinggi tapi bisa menjadi pencetus alergi bila sang bayi belum siap.

Ok mommies mungkin kita bisa membaca dan menilai mana yang baik untuk bayi kita mana yang tidak.Apalagi biasanya respon alergi bayi itu turunan jadi kita bisa mengira-ngira kalo makanan yang itu pernah membuat anda alergi maka sebaiknya dihindari ato diberikan dengan porsi sedikit.

Cheerrss.....

Danish ok yah...

Array
   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
Bund, sabun antiseptik yang baik untuk bayi 2 bulanan apa ya bun?
   


Jumlah Posts : 6
Jumlah di-Like : belum ada like

Dear bu bidan,

bu susu formula yang baik unuk bayi yang usia 2bullan apa yah??tapi dia punya alergi dingin bu,,
 

   
Jumlah Posts : 23
Jumlah di-Like : belum ada like
Bund say....mo nanya donk..... kira2 boleh g klo sufor d campur ma air rebusan kacang hijau untuk bayi 1 th. trim's
   
11-02-2010 12:22:20 Berat berkurang
Jumlah Posts : 625
Jumlah di-Like : 16
Bunda Rinree,

wah, kita sama-sama 31 minggu dunks... ada niat melahirkan dimana? Sapa tau nanti ketemu. Memang selama hamil sudah naik berat berapa kg? Kalau saya 13,5 kg. Kata orang-orang (dokter, bidan, suster dan keluarga) BB saya terlalu banyak, jadi saya harus diet supaya waktu melahirkan nanti tidak kesulitan, setidaknya BB baby nanti maks. cuma 3,5 kg lah.

Kalau saya sih bawaannya lapar terus. Saya duga, karena si baby saya ini banyak gerak. Soalnya tiap kali dia bangun dan gerak-gerak, pasti perut saya langsung keroncongan. Coba bunda aktif ajak dia main, elus-elus perut terus biar lapar. hehehe...

Kalau kata mertua saya sih begitu (kembang tahu/kelapa ijo).  Tapi sebenarnya kembang tahu lebih banyak protein dan kalsium yang baik untuk bayi nanti. Kelapa ijo supaya tidak dehidrasi, apalagi di usia kehamilan kita ini banyak keringat, takutnya air ketuban berkurang tanpa kita sadari. Bayi berkulit putih lebih tepatnya karena faktor genetik. Kalau bersihnya, ya itu tergantung dari kita sendiri.

Yuk yuk... sering-sering senyum sekarang. Biar nanti anak kita ramah. Tak usah kuatir dengan masalah BB. Lebih baik sering-sering tarik nafas panjang dan banyak jalan serta jongkok-diri, latihan buat mengejan nanti.
   
02-12-2008 08:26:01 bayi suka tidur tengkurep
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10

Posisi Tidur

Orang dewasa pun menginginkan posisi tidur yang nyaman. Sebab dengan posisi yang nyaman, tidurnya akan pulas dan tubuhnya kembali bugar. Bagaimana dengan bayi?

* Alasan Medis:

- Posisi tidur yang baik untuk bayi saat ini masih diperdebatkan, apakah telentang atau tengkurap.

- Telentang, positifnya membuat anak bisa bernapas lega. Sedangkan negatifnya bila ia muntah, justru berbahaya. Seperti sudah disebutkan di atas, anak bisa tersedak muntahannya sendiri. Akibat selanjutnya adalah masuknya cairan tersebut ke paru-paru dan mengakibatkan respirasi pneumonia.

- Tengkurap, positifnya relatif aman bila anak muntah karena muntahannya langsung bisa keluar dan menghindarinya dari

bahaya tersedak. Seringkali orang tua khawatir kematian mendadak Sudden Infant Death Syndrome (SIDS), karena anaknya tidur tengkurap, padahal tentu saja hal ini tidak terjadi kalau caranya tepat.

* Cara Menanganinya:

-Telentang. Pastikan anak tidak muntah atau tersedak oleh muntahannya sendiri. Ada baiknya cek kondisi anak tiap jam.

- Tengkurap. Bila si kecil sudah dapat memutar kepalanya ke kanan-kiri, anak bisa ditidurkan dengan posisi tengkurap. Atau patokan lainnya adalah anak tersebut lahir cukup bulan, tidak ada kelainan dengan sistem sarafnya.

- Pastikan di sekitar posisi tidurnya tidak ada kain yang bisa "menjeratnya". Selimut/sprei yang kusut dapat menutupi hidung/mulutnya, hingga anak akan kesulitan bernapas.

- Dengan posisi tengkurap, jangan gunakan bantal untuk menyangga kepalanya, sebab bukan tak mungkin saat anak hendak memutar kepalanya, ia tersangkut bantal hingga tidak bisa bernapas.

- Cek posisi tidurnya tiap jam sekadar untuk memastikan bahwa semuanya baik-baik saja.

   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
dear Bunda semua om suastiastu ini kehamilan pertama buat saya,,, sungguh susah di mengerti apa yang saya ingin kan selama kehamilan ini.   saya juga binggung nichhh.... susu formula yang baik untuk usia kehamilan 0-4 minggu ini apa ya???   terimakasih...   om santi santi santi om    
   
11-03-2008 08:26:12 Kunyit Asem
Jumlah Posts : 199
Jumlah di-Like : belum ada like
ga susu menyusui juga ga apa apa.susu kental manis biasa khasiatnya juga sama.yang penting kan, pola makan ibu menyusui harus lebih banyak dari pola makan ibu hamil.karena janin kan makannya passif,nah bayi makannya sudah aktif.ga usah minum jamu jmuan deh bund...sapa tau bayinya alergi.lagian. kunyit juga bisa bikin bayi kuning, bilirubin meningkat.banyak makan sayur kacang kacangan, karena mengandung asam folat yang baik untuk bayi.sayur katuk enak, loh...lebih seger dari bayam...mak nyuuuuzz....
   
10-11-2007 10:41:57 MEYUBURKAN RAMBUT BAYI
Jumlah Posts : 54
Jumlah di-Like : belum ada like
Pertumbuhan rambut bayi memang kadang terlambat atau kadang tumbuh namun sangat tipis dan sedikit. BUNDA yang risau akan hal ini. Obat-obatan kimia sebaiknya tidak Anda coba pada bayi karena dikhawatirkan memberikan efek negatif. Kalau ingin obat yang alami cobalah buah yang satu ini. Buah tersebut adalah Kelapa tepatnya air kelapa yang tua, ternyata bisa menjadi penyubur rambut yang baik untuk bayi. Caranya balurkan air kelapa pada kulit kepala bayi, baiknya sebelum bayi mandi. Diamkan beberapa saat lalu mandikan seperti biasa. Akan lebih cepat subur jika dilakukan setiap bayi mau mandi
   
07-04-2008 17:05:04 Dokter Anak
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like
Masalah yang biasa ditemukan dengan Dokter Anak

( Jumat, 10/08/2007 11:18 )



COMMON PROBLEMS IN PEDIATRICS



Beberapa negara, terutama negara maju, telah menerapkan konsep partnership atau kemitraan antara dokter dan konsumen medis (pasien). Kondisi ini suka atau tidak suka masih belum membudaya di negara kita, Indonesia. Sistem yg berlaku relatif paternalistik. Sementara itu di era komunikasi ini, konsumen banyak sekali dibantu dengan kemudahan teknologi yg ada. Melalui internet, konsumen medis dapat belajar lebih jauh untuk memahami masalah kesehatan. Sehingga pasien yg aktif berpartisipasi dalam menangani masalah kesehatannya merupakan hal penting dalam layanan kedokteran yang baik. Karenanya, istilah Konsumen Medis jauh lebih tepat dibandingkan “pasien”. Konsumen terkesan lebih aktif dibandingkan dg pasien yg terkesan pasif dan pasrah. Ingat, sebagai konsumen medis/kesehatan, kita memiliki hak, bukan hanya kewajiban.



Apa hak konsumen kesehatan? Memperoleh informasi yang benar dan obyektif. Hal ini sesuai dengan tugas seorang tenaga kesehatan. Tugas dokter bukan hanya KURATIF (mengobati kondisi sakit), melainkan juga EDUKATIF PROMOTIF (penyuluhan kesehatan) dan upaya PREVENTIF (Pencegahan).



Apa kewajiban konsumen? Learn as much as possible. Salah satunya adalah mencari informasi, mempelajari dasar-dasar kesehatan dan mempelajari segala sesuatu perihal penyakit yang sedang dialami. Manfaatkan kemajuan teknologi yanga ada. Cari informasi kesehatan melalui internet, tetapi selektiflah memilih situs yang dipercaya. Be active, speak up terutama saat medical visit. Jika perlu cari 2nd opinion.



Topik pertemuan kali ini adalah berbagai masalah kesehatan yang umum terjadi pada anak. Selain demam, alasan terbanyak orangtua membawa anaknya ke dokter adalah batuk pilek, radang tenggorokan, dan diare. Orang tua panik, anak memperoleh berbagai macam obat yang belum tentu diperlukan, yang juga belum tentu tanpa efek samping. Sedihnya lagi, tak jarang anak diberikan antibiotik. Padahal sebagian besar penyebabnya adalah virus, yang tidak bisa "dilawan" oleh antibiotik.



Demam, batuk-pilek, radang tenggorokan, diare, merupakan kondisi langganan anak-anak. Pelajarilah, agar dapat bertindak dengan tenang dan rasional, agar tidak tergopoh-gopoh mengambil obat dan mengobati gejala-gejala tersebut.



Semoga melalui sharing dan materi ini kita, para orang tua, akan jauh lebih bijak dalam menyikapi masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak.



SLIDE 1. Common Problems in Pediatrics : Title

Peran seorang pasien (tepatnya konsumen medis) sangat berpengaruh dan menentukan dalam kinerja tenaga medis. Konsumen medis yang aktif berpartisipasi dalam menangani masalah kesehatannya, akan sangat membantu kinerja dokter dan tenaga medis lainnya. Terutama kinerja dokter untuk tetap berpegang pada prinsip pola pengobatan yang rasional (Rational Use of Drugs / RUD) . Pola pengobatan yang rasional adalah AMAN dan COST EFFECTIVE. Perlu kita ketahui banyak faktor yang berperan dalam pemberian obat. Paling tidak ada 3 faktor yang dominan berperan kuat, yaitu dokter (penulis resep), konsumen (pasien) dan industri obat.



Intinya, konsumen (pasien) yang tidak rasional akan mendorong iklim layanan kesehatan yang tidak rasional pula. Demikian pula sebaliknya.



SLIDE 2. IRRATIONAL USE OF DRUGS (IRUD)

Pola pengobatan yang irrational menjadi concern seluruh dunia.



Minimal ada dua masalah utama perihal IRUD yaitu polifarmasi dan pemberian antibiotik yg berlebihan/tidak pada tempatnya.



Masalah polifarmasi tanpa disadari sering terjadi, terutama saat anak sakit.



Evaluasi kembali buku kesehatan / kartu berobat putra/I bapak/ibu.



Perhatikan berapa kali dalam 1 th kita membawa anak berobat karena sakit.



Coba jawab pertanyaan berikut :





· Berapa kali dalam kunjungan ke dokter, ibu tidak memperoleh obat ?

Tidak juga antibiotik ?

· Apakah setiap kali berobat anak mendapatkan obat puyer ?

· Berapa jumlah obat dalam tiap puyer ?



Umumnya para dokter mengajukan minimal 3 alasan mengapa mereka cenderung “abusive”, yaitu :



1. LACK OF CONFIDENCE.

Kebanyakan dokter sering tidak yakin atau merasa kurang PEDE untuk menyatakan bahwa pasien tsb sakit akibat infeksi virus, yang tidak membutuhkan antibiotik. Para dokter juga merasa “insecure” takut pasien pindah ke dokter lain.

2. PATIENT PRESSURE.

Tidak sedikit pasien, tanpa disadari, memilih bersikap pasif dan menganggap dokter tahu yg terbaik. Sehingga obat yang diberikan dokter pasti yang terbaik. Padahal dokter dapat bisa saja salah memberikan obat.



Pasien yang irasional, sering menuntut dokter untuk memberikan antibiotik , karena menganggap antibiotik merupakan “obat dewa” yang bisa menyembuhkan segala kondisi. Pasien irrasional sering “menuntut” dokter sebagai “tukang sihir”, yang dapat memberikan obat yang cespleng.



DOCTOR is a kind of MAGICIAN sehingga setiap kita ke dokter kita selalu berharap segera sembuh. Hal ini juga menimbulkan beban tersendiri bagi para dokter.



3. COMPANY PRESSURE.

Dalam Doctor-patient partnership, dokter sangat bergantung/membutuhkan pasien sebagaimana pasien bergantung / membutuhkan dokter. Tindakan pasien akan sangat mempengaruhi tindakan sang dokter. Pasien yang irrasional akan mendorong dokter menjadi irrasional. Intinya adalah tanggung jawab atau kewajiban menyehatkan anak bukan hanya di bahu seorang dokter, tetapi juga orangtua sbg konsumen medis.



SLIDE 3. IMMUNE SYSTEM

Sejak lahir Tuhan telah melengkapi kita dengan sistem imun (daya tahan tubuh) yang sempurna & canggih. Diantaranya ASI.



Secara garis besar, sistem imun terdiri atas 2 bagian, yaitu :

1. Bagian yang langsung “membunuh” kuman/virus/parasit, dll yang menyerang tubuh kita dan membuat tameng / proteksi untuk “serangan” serupa.



Sistem imun yang bertugas langsung membasmi “musuh” tsb adalah Sel Darah Putih atau LEUKOSIT. Leukosit juga membentuk antibodi, suatu zat untuk menetralisir “musuh” bila suatu saat kita kembali terserang oleh infeksi yang sama.



2. Bagian atau sel-sel yang bertugas membantu sel leukosit sehingga leukosit jauh lebih efektif “serangan”nya.



SLIDE 4. BACTERIA & VIRUS

Kedua makhluk tersebut amat dangat kecil tetapi memiliki canggih & lihai agar dapat lolos dari serangan sistem imun tubuh kita.

· Bakteri.

Bakteri ada dimana-mana, di alam, dan di sekitar kita. Bahkan tubuh kita dipenuhi oleh bakteri. Bahkan ASI mengandung bakteri.



Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas bakteri TIDAK JAHAT, bahkan menguntungkan. Kita justru membutuhkan bakteri tsb di dalam usus seperti untuk :



a) Mencernakan makanan menjadi zat-zat bergizi

b) Mengolah makanan menjadi vitamin B & K

c) Melindungi kita agar tidak terinfeksi oleh kuman yang jahat.

d) Membantu pencernaan agar kita tidak sembelit



Berdasarkan sifat kimiawinya, bakteri dibagi dua yaitu bakteri Gram Positif dan bakteri Gram negatif.



1. Bakteri Gram positif

a. umumnya lebih mudah di”lawan” dibandingkan bakteri Gram negatif.

b. dapat diatasi oleh antibiotik yang ringan (narrow spectrum antibiotik)

c. umumnya menyebabkan Infeksi di bagian atas diafragma



2. Bakteri Gram negatif

a. menyebabkan infeksi di bagian bawah diafragma



Broad spectrum antibiotics adalah antibiotik yang menyerang kedua kelompok bakteri di atas



INGAT :

- Pemberian antibiotik yang terlalu sering dan terlalu lama akan mematikan kuman yang baik. Hal ini akan menganggu pencernaan misalnya diare akibat munculnya banyak jamur, kekurangan vitamin B & K.

- Semakin sering kita memakan antibiotik, semakin sering kita jatuh sakit.

· Virus.

Virus jauh lebih kecil daripada bakteri. Virus tidak dapat dibunuh oleh obat, antibiotik sama sekali tidak bekerja terhadap virus. Virus hanya bisa dibasmi oleh sistem imun atau daya tahan tubuh kita.



SLIDE 5. RADANG / INFLAMMATION - ITIS

Kita sering menyalahartikan istilah radang sebagai suatu keadaan akibat infeksi kuman.

Radang atau inflamasi artinya MERAH, BENGKAK, dan SAKIT. Radang tenggorokan, artinya tenggorokannya merah, sakit, dan mungkin agak membengkak (amandelnya).

v Radang karena INFEKSI.

Radang akibat infeksi dapat dibagi2, yaitu :

1. Radang karena kuman

2. Radang karena virus.

85% radang tenggorokan pada bayi/anak disebabkan oleh infeksi VIRUS - sehingga tidak perlu antibiotik.

v Radang BUKAN INFEKSI.

Biasanya disebabkan oleh kondisi seperti ALERGI, TRAUMA, AUTOIMMUN, TEETHING, dll. Kesemuanya, sekali lagi, tidak dapat diobati dengan antibiotik. Upaya terbaik mengatasi alergi adalah avoidance- mengurangi kemungkinan exposure hal2 yang bisa menimbulkan alergi (debu, karpet, binatang berbulu, mainan berbulu, AC, makanan tertentu dengan pewarna, pengawet, perasa sintetik, permen, sea food, dll).

v Demikian halnya dengan DEMAM.



Demam dapat disebabkan oleh infeksi dan juga bukan karena infeksi.



Sekali lagi, penyebab demam terbanyak pada anak adalah infeksi virus. Demam itu sendiri merupakan salah senjata tubuh untuk melawan infeksi. Dengan perkataan lain, kalau ada infeksi, tubuh kita memproduksi panas sebagai bagian dari sistem imun untuk melawan infeksinya. Tetapi demam juga bisa dikarenakan hal lain yg tidak ada hubungannya dg infeksi.



SLIDE 6. FEVER

Demam adalah alasan terbanyak orangtua membawa anaknya ke dokter. Apalagi jika orangtua tidak memiliki ilmu yang cukup mengenai demam, penyebab demam & tatacara merawat anak demam.



Bahayakah demam itu ? Burukkah demam itu ?



Tidak ada sesuatu yang 100% buruk atau 100% baik. Demikian juga dengan demam. Tuhan pasti memiliki maksud dibalik fenomena demam.



There is something for many reasons.



Tubuh kita diciptakan oleh Tuhan dengan dilengkapi mekanisme pengaturan yang canggih, termasuk mekanisme pengaturan suhu.



Di otak kita terdapat termostat bernama hipotalamus yang mengatur mekanisme ini. Tepatnya terdapat pusat pengaturan suhu disebut juga SET POINT. Pengatur suhu tubuh ini akan memastikan tubuh kita senantiasa pada suhu konstan (sekitar 37C) .



Demam adalah kondisi dimana otak (melalui Set Point) memasag suhu diatas setting normal yaitu > 38C. Namun demikian demam yang sesungguhnya adalah bila suhu >38.5C. Akibat kenaikan setting suhu tubuh tsb, maka tubuh akan memproduksi panas melalui tahapan : menggigil hingga mencapai suhu puncak à suhu demam stabil à suhu mulai turun.



Bagaimana dan mengapa timbul demam ?

Peningkatan suhu tubuh ini disebabkan oleh beredarnya molekul kecil dalam tubuh, yaitu PIROGEN – suatu zat pencetus panas.



Apa yang menyebabkan terjadinya peningkatan pirogen ?

Penyebabnya antara lain : infeksi, radang, keganasan, alergi. Teething, dll. Pada saat terserang infeksi, sistem imun tubuh kita akan membasmi infeksi tsb dengan serangan leukosit (sel darah putih).



Agar tugas leukosit tsb efektif dan tepat sasaran, dibutuhkan dukungan banyak pihak termasuk pirogen, yang ebrtugas :

1. Mengerahkan sel darah putih (leukosit)

2. Menimbulkan demam yang akan membunuh virus. Karena virus tidak dapat hidup di suhu tinggi. Sementara itu virus akan tumbuh subut di suhu rendah.



Perhatikan hal berikut :

1. Selama infeksi masih berlangsung, memang harus ada demam.

2. Demam merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh untuk membasmi infeksi.

3. Prinsip utama adalah cari penyebab timbulnya demam. Dengan mengetahui sumber masalahnya, maka kita dapat bertindak secara rasional. Pada anak penyebab utamanya adalah infeksi virus.

4. Beri minum lebih banyak dari biasanya. Waspadai kemungkinan terjadinya komplikasi dehidrasi.



American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasi tatacara penanganan demam. Berikut kondisi kapan orang tua harus menghubungi dokter :

v Bila bayi berusia < 3 bulan dengan suhu tubuh > 38C

v Bila bayi berusia 3 – 6 bulan dengan suhu tubuh > 38.3C

v Bayi dan anak berusia > 6 bulan, dengan suhu tubuh > 40C



Konsultasikan juga dengan dokter jika terdapat kondisi berikut :

v Sama sekali tidak mau minum atau sudah dehidrasi; Gelisah, muntah, diare

v Iritabel atau menangis terus menerus, tidak dapat ditenangkan

v Tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan (lethargic)

v Kejang; Kaku kuduk leher; Sakit kepala hebat

v Sesak napas

v Gelisah, muntah, daire



SLIDE 7. TREATING FEVER



Point-point utama yang harus diperhatikan selama merawat anak demam adalah :



1. Mencari penyebab demam dan memperhatikan pola perilaku anak.

Amati tingkah laku anak. Jika perilaku anak hampir sama seperti biasanya, maka kita tidak perlu khawatir. Karena pada dasarnya demam itu bukan hal yang membahayakan.



2. Cegah dehidrasi.

Demam akan meningkatkan penguapan cairan tubuh. Karenanya bayi dan anak beresiko mengalami dehidrasi. Berikan cairan lebih banyak. Berikan air, air sup, jus buah segar yang dicampur air, es batu, es krim.

Bila muntah atau diare, berikan minuman elektrolit : pedialyte, oralit.



3. Ruangan dijaga agar tidak panas, pasang kipas angin. Anak memakai baju yang tipis.



4. Kompres air hangat atau berendam di ari hangat.



5. Biarkan anak memakan apa yang diinginkan. Jangan dipaksa. Hindarkan makanan berlemak, karena sulit dicerna oleh tubuh.



6. Meskipun anak dianjurkan untuk tidak masuk sekolah, bukan berarti ia harus berada di tempat tidur seharian.



7. Pemberian obat penurun panas mengikuti aturan berikut :

104 (>40C) : Beri obat penurun panas, kompres hangat, hubungi dokter.



Ingat: DO NOT TREAT LOW GRADE FEVER (< 38.3C)



SLIDE 8. COLDS AND FLU

Penyebabnya infeksi virus. Umumnya berlangsung selama 5 hari (3 – 14 hari rentangnya) tergantung daya tahan tubuh dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau di sekolah. Jika bai dan anak memiliki saudara kandung yang lebih besar dan sudah bersekolah, maka ia sangat potensial sering mengalami colds & flu.



Tidak ada obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh anak terhadap infeksi virus flu akan meningkat sejalan dengan waktu



Tatalaksana:

v Yang paling dibutuhkan adalah cairan, sering minum meski sedikit2.

v Supaya ”ingus” tidak kental dan menyumbat jalan nafas, berikan air garam steril sebagai tetes hidung. Air garam steril ini tidak akan menimbulkan efek samping. Menghirup uap air panas juga banyak membantu saat mengalami colds & flu.

v Apabila pada malam hari tiak dapat tidur karena hidung tersumbat, beri tetes hidung untuk menghilangkan pembengkakan di dalam hidung (Breathy).

v Humid environment, jangan kering seperti dalam ruangan berAC. Kalau perlu, taruh satu ember berisi air mendidih setelah anak tidur.

v Paracetamol – bila bayi/anak uncomfortable atau high fever (>38.5)

v Di lain pihak, kita sering mengacaukan alergi dengan flu. Pada alergi yg mengenai hidung, anak juga akan ”meler” tetapi anak tidak demam, tetap aktif bermain. Bukan berarti juga anak menderita infeksi virus flu.



Pencegahan:

v Sering cuci tangan

v Hindari kontak erat dengan penderita flu

v Jaga kebersihan rumah seperti di kamar mandi, dapur, dsb.



Kapan menghubungi dokter?

v Persistent cough, fever > 72 hours

v Sesak nafas, kuku dan bibir tampak biru

v Luar biasa rewel, atau luar biasa mengantuk (sangat sulit dibangunkan)



Ingat: Tidak ada obat pilek yang efektif untuk bayi dan anak.



SLIDE 9. SORE THROAT / PHARYNGITIS (Radang tenggorokan & infeksi amandel)

v Umumnya disebabkan oleh infeksi virus. ARTINYA: akan sembuh sendiri – self limiting; dan samasekali tidak memerlukan antibiotik.

v Hanya sekitar 15% saja yg infeksinya disebabkan oleh kuman Streptococcus dan umumnya menyerang anak usia 4 – 7 tahun. Dengan catatan, diagnosisnya harus berdasarkan biakan usap tenggorokan.



Tatalaksana



Banyak minum; minuman yg hangat akan memberikan rasa nyaman di tenggorokan.



Untuk anak yg lebih besar, bisa diajarkan untuk kumur2 atau mengisap lozenges.



Kalau panas atau kesakitan, berikan paracetamol (seperti panadol atau tempra).



Kalau hidung tersumbat, dapat diberikan tetes hidung NaCl dan menghirup uap panas. Kalau anak sangat terganggu, dapat diberikan Nasal decongestant.



SLIDE 10. COUGHS



Jika kita membaca literaratur kedokteran, sering diungkapkan bahwa batuk merupakan suatu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang mengganggu saluran nafas kita, seperti dahak, riak, benda asing (kacang, dsb). Batuk sebagai anugerah terindah dari Tuhan sering disikapi dengan tidak bijak oleh mereka yang tidak memahaminya.



Andaikan kita perhatikan sejenak para pada penderita stroke misalnya. Karena adanya gangguan dalam otak, refleks batuknya terganggu. Akibatnya dahak menumpuk di paru2 dan ybs umumnya mengalami pneumonia. Hingga berefek fatal kematian pada penderita tsb.



Batuk bukanlah momok. Melalui batuk, kita tetap dapat bernafas, karena lendir yang mengganggu saluran nafas akan dikeluarkan saat batuk. Dengan batuk, kita terhindari dari bahaya tersedak benda asing yang masuk ke saluran nafas kita.



Yang terpenting yang harus kita lakukan adalah mencari tahu apa penyebab batuk. Infeksi kah atau bukan infeksi.



Pada anak, batuk umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau oleh alergi.



Batuk akibat infeksi virus flu misalnya bisa berlangsung sd 2 minggu. Bahkan lebih lama lagi bila anak kita sensitif atau alergi, atau bila di rumah ada anak lain yang lebih besar yang juga sedang sakit. Batuk karena alergi juga bisa berlangsung lama atau hilang timbul selama pencetus alerginya tidak diatasi. Alergi yang dimaksud bisa dalam bentuk alergi hidung (Allergic rhinitis), asma, alergi suatu zat dari lingkungan. Penyebab lainnya adalah sinusitis, reflux, pneumonia.



Tatalaksana :

M Cari PENYEBAB batuk.



Jika batuk disebabkan oleh produksi dahak yang berlebihan, maka upaya yang perlu dilakukan adalah mengurangi produksi lendir. Melalui cara :

v Minum banyak yang hangat misalnya lemon

v Jangan ada asap rokok

v Rangan jangan kering (Moist air - kamar mandi - buka keran air panas biarkan beberapa lama sehingga ruangan, atau taruh satu ember air panas mendidih, atau pasang humidifier)

v Agar anak lebih nyaman, tidurkan dengan bantal agak tinggi

v NO – ANTIBIOTICS. Ingat ! Kebanyakan batuk tidak memerlukan antibiotik

v NO cough suppressant. Jangan mengkonsumsi obat penekan refleks batuk (seperti DMP). Anehnya, anak kita sering mendapatkan obat racikan / puyer yang salah satu kandungannya codein (sejenis narkotika) yang tidak diketahui manfaatnya.



Pada dasarnya, TIDAK ADA yang namanya obat batuk itu.

Juga tidak ada obat pencair dahak. Cari pencetusnya !



SLIDE 11. BRONCHITIS (INFEKSI SALURAN NAFAS)



Penyebab banyak, tetapi yang tersering adalah alergi (Allergic rhinitis, asthma, environmental exposures). Bisa juga karena sinusitis, refluks, reaksi obat, kelainan bawaan saluran napas, tersedak “benda asing”, pneumonia (virus, jamur). Mohon diingat – pneumonia belum tentu karena infeksi bakteri. Jadi - belum tentu perlu antibiotik. Biasanya ditandai dengan batuk lama.



Tatalaksana :

v Mencari penyebab. Bila karena alergi – modifikasi lingkungan sekitar untuk mengurangi eksposur pada anak

v Humidifikasi

v Ekstra cairan, dll



Jika anak kita dinyatakan menderita bronkitis, maka kita harus segera berpikir bahwa -itis di sini artinya radang – inflamasi. Penyebabnya belum tentu infeksi bakteri - mayoritas bronkitis pada anak tidak perlu antibiotik.



SLIDE 12. EAR INFECTION



Penyebab :

v Umumnya karena infeksi virus

v Pasca infeksi hidung atau radang tenggorokan seperti cold / flu

v Tooth problem



Gejala:

v Sakit telinga (biasanya 1 sisi), demam, pilek dengan hidung buntu, rewel, telinga di-tarik2, nafsu makan menurun

v Kadang2 tampak cairan kuning keluar dari telinga, kadang2 juga anak mengalami sedikit gangguan pendengaran

v Rata-rata setiap anak mengalami infeksi minimal 1 x sebelum usia 5 tahun.



Tatalaksana :

v Penghilang rasa sakit

v Posisi tegak/upright position,

v Jangan ada yang merokok

v Jangan minum susu dari dot-botol sambil tiduran

v Air hangat di botol, bungkus kain perca, taruh di atas telinga

v Kalau perlu minum obat decongestant (mengurangi hidung buntu)



Pencegahan: berikan ASI selama mungkin



Hubungi DOKTER / penggunaan ANTIBIOTIK :

v Bila berkepanjangan, lebih dari 2 minggu atau

v Bila infeksi berat dan anak kesakitan hebat



SLIDE 13. DIARRHEA - VOMITING

Hampir serupa dengan batuk, diare & muntah adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan pada manusia. Diare & muntah adalah mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan racun, virus/kuman yang masuk ke dalam tubuh. Diare & muntah itu ibarat alarm tubuh untuk memberitahukan bahwa ada sesuatu yg tidak beres dalam tubuh kita.



Yang perlu dilakukan adalah mencari PENYEBAB nya.



Tidak perlu diberikan obat anti muntah atau obat untuk “mampet”kan diarenya. Obat-obat tsb memang akan mengurangi/menghentikan diare/muntah, tetapi tidak mengobati penyakitnya.



Perbaikan tersebut bersifat “semu”. Ibarat bom waktu. Kita terkecoh seolah anak membaik, padahal penyakitnya masih terus berlangsung. Selain itu, obat2 tersebut juga bukan tanpa risiko / efek samping.





PENYEBAB:



v >80% penyebabnya pada anak, terutama bayi, adalah virus. Dikenal juga dengan ROTAVIRUS.

v Food poisoning

v Alergi makanan,

v Pemakaian antibiotik.



TATALAKSANA – CEGAH DEHIDRASI - Minum banyak

v ASI diteruskan, campur dg Oral rehydration Solution (ORS) seperti pedialit atau oralit.

v Perbanyak minum.

v Bila diare hebat, fokus pada upaya rehidrasi (menjaga agar tidak dehidrasi). Kalau perlu, untuk sementara waktu tidak perlu makan sampai dehidrasi teratasi











Kapan menghubungi dokter?

v Ada darah di tinja atau tinja berwarna hitam

v Tanda-tanda dehidrasi berat : tidak buang air kecil > 8 jam, bibir kering, air mata kering ketika menangis, skin turgor menurun (jika tangan dicubit, tidak akan kembali seperti semula), mata cekung, abdomen (sekitar perut) cekung, fontanelle (ubun-ubun) pada bayi cekung.

v Luar biasa mengantuk, sulit dibangunkan

v Luar biasa lemas, layu



PRINSIP:

v Umumnya tidak perlu diberi antibiotik, antibiotik hanya bila tinja berdarah (butuh evidence/lab). Pada banyak kasus, antibiotik justru akan memperparah diarenya. Belum lagi pemakaian antibiotik tidak pada tempatnya akan menyebabkan infeksi tambahan oleh jamur/fungus/candida

v Jangan minum obat untuk menghentikan diare seperti primperan, motilium, juga tidak perlu minum Kaopectate, smecta, ensim, dsb.

v Pada diare biasa, tidak perlu mengganti susu formula.

- INGAT - Jangan memberikan obat anti muntah!!!!



SLIDE 14. KONSTIPASI



PENYEBAB:

Penyebab utama biasanya pola perilaku, khususnya pola konsumsi makanan yang low-fiber, high-fat & high-sugar.



Pola makan kita dulu sarat dengan sayur dan buah (serat), sekarang beralih ke fast food yang bukan hanya rendah serat, tetapi juga tinggi garam dan lemak. Penyebab lainnya adalah:

v Kurang minum

v Ignoring the urge (anak mengacuhkan rasa ingin buang air besar dan justru menahannya)

v Kurang gerak/olah raga, banyak duduk

v Penyakit: Hypothyroidism (kelenjar gondok kurang berfungsi, jarang, ada gejala lain sejak bayi seperti retardasi mental), retardasi mental



GEJALA:

v Sakit perut, melilit, mules, kembung

v Nafsu makan menurun

v Rewel

v Celana dalam ada berkas tinja (Soiled underwear)

v Tinja keras, tinja ada goresan/bercak darah (Large/blood streaked stools)

v Sering buang air kecil



TATALAKSANA :

v Minum banyak

v Pola makan yang kaya serat

v Lebih memperhatikan bowel’s habit dari anak.

v Melatih anak akan kebersihan.

v Berbicara & diskusi dengan anak.

   
23-05-2016 14:05:20 berat badan kurang....
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Secara teori memang berat badan anak Bunda berada di batas bawah untuk rata-rata usianya, apakah menyusunya sudah baik? perhatikan perlekatan payudara dengan mulut bayi agar ia dapat menyusu dengan maksimal. Selain itu apakah Bunda memberikan susu ASI dari 1 payudara sampai habis? Sebaiknya Bunda memberikan ASI yang banyak mengandung lemak, maka itu susui dengan satu payudara sampai payudara itu kosong barulah berpindah pada payudara lainnya.

komposisi ASI terdiri dari foremilk (pada awal sesi menyusui) dan hindmilk (pada akhir menyusui).

Pada ASI foremilk, akan lebih encer karena tidak mengandung banyak lemak seperti ASI Hindmilk. ASI foremilk dan hindmilk sama-sama penting dan bergizi bagi pertumbuhan bayi. ASI HIndmilk mengandung lemak yang baik untuk pencernaan dan mengenyangkan bayi, sehingga bayi tidak cepat lapar dan rewel. Maka itu, berikan ASI sampai mengosongkan salah satu payudara sebelum berpindah ke payudara lainnya. Bila payudara tidak dapat dikosongkan dalam satu kali sesi minum ASI , lakukan berkali-kali dalam beberapa sesi hingga habis.

Untuk membedakan mana yang ASI foremilk mana yang ASI Hindmilk, ketika bayi menyusu sulit dibedakan karena tidak akan tampak dengan mata. Namun bila di peras, ASI foremilk akan terlihat lebih encer dan bening dibandingkan ASI Hindmilk yang lebih kental karena mengandung banyak lemak. Ketika menyusu ASI, bayi awalnya akan menyusu dengan cepat dan ASI banyak mengalir dengan ASI foremilk, diantara hisapannya ia akan berhenti lalu menghisap lagi, hal itu wajar dilakukan. Lalu Bunda dapat menemui bayi merubah ritme hisapan menjadi hisapan dan sedikit tarikan atau hisapan-hisapan kecil, sebenarnya bayi bukan sedang memainkan puting payudara atau mengempeng, tetapi sedang menghisap asi HINDMILK dan menikmati ASI yang kaya lemak tersebut. ASI hindmilk jumlahnya juga tidak sebanyak ASI foremilk, sehingga sesi ASI terakhir ini kemungkinan lebih pendek dari sesi ASI foremilk.

Apakah anak Bunda mengalami diare? bila mengalami diare yang berkepanjangan maka nutrisi tidak dapat terserap dengan baik.

Bila Bunda ingin memperbaiki gizi bunda dan cara menyusui maka dapat di coba kemudian kembali menimbang anak Bunda untuk follow up, apakah ada perbaikan atau tidak. Bila tidak ada, maka bisa dipertimbangkan penambahan nutrisi dengan susu formula, tentunya dengan saran dokter Anda untuk memilih jenis yang tepat.

   
29-04-2014 07:20:42 makanan tambahan
Jumlah Posts : 86
Jumlah di-Like : belum ada like
MPASI ? Susu lain selain ASI
Informasi - 15 comments - Mia Sutanto
Selamat, bayi anda sekarang sudah berusia 6
bulan, sudah lulus ASI eksklusif (ASIX) dan
sudah waktunya untuk diperkenalkan dengan
Makanan Pendamping ASI (MPASI). Artikel ini
tidak akan membahas mengenai berbagai jenis
MPASI hasil olahan makanan padat, tetapi lebih
terfokus pada pertanyaan ?APAKAH BAYI SAYA
PERLU DIBERIKAN TAMBAHAN SUSU LAIN
SELAIN ASI??.
Beberapa mitos yang berkembang:
1. Bayi harus diajarkan untuk minum dari botol
supaya mereka bisa diberikan ASI Perah
(ASIP) ketika ibunya sedangdiluar rumah.
TIDAK BENAR. Beberapa bayi ASIX tidak
akan pernah mau minum dari botol ketika
mereka mencapai usia 2 atau 3 bulan.
Kebanyakan dari bayi-bayi ASIX yang belum
pernah disusui dengan botol dan dot,
bahkan mereka yang pada minggu-minggu
pertama kehidupan sempat disusui dengan
botol kemudian berhenti, akan menolak
botol tersebut ketika mereka berusia 4 atau
5 bulan. Ini bukanlah suatu tragedi , jadi
tidak ada alasan untuk memberikan botol
kepada bayi di awal kehidupannya dengan
dalil supaya bayi belajar untuk minum dari
botol. Apabila bayi anda menolak, jangan
dipaksakan; ibu dan bayi akan sama-sama
menjadi frustasi. Apabila bayi berusia
sekurangnya 6 bulan ketika anda mulai
masuk kerja lagi di kantor, maka bayi benar-
benar tidak perlu untuk minum dari botol.
Bahkan jika bayi anda baru berusia 4 bulan
(atau bahkan mungkin dibawah 4 bulan), dia
tidak perlu belajar untuk minum dari botol.
Dia bisa diberikan cairan dengan
menggunakan sendok, pipet ataupun spuit
(suntikan biasa, ataupun yang khusus untuk
minum obat dan vitamin). Selain daripada
itu, bayi bisa mulai belajar untuk minum
dari cangkir pada saat berusia 5 atau 6
bulan (bahkan dibawah usia 5 bulan sudah
bisa diberikan cairan melalui cangkir).
Cangkirnya boleh jenis yang terbuka, tidak
perlu tipe gelas khusus yang pakai spout
(dot khusus untuk belajar minum). Mulailah
dengan memberikan air putih (pada usia 6
bulan) karena pada permulaan belajar bayi
akan lebih banyak menumpahkan
minumannya. Namun, apabila bayi belum
bisa untuk minum dari cangkir pada saat
anda sudah akan mulai masuk kerja lagi,
jangan khawatir, bayi anda tetap bisa minum
cairan dengan menggunakan sendok, pipet
atau pun spuit tadi.
2. Tetapi tidak ada salahnya kan untuk
mengajarkan bayi supaya mau minum dari
botol.
TIDAK SEPENUHNYA BENAR . Ada beberapa
bayi yang tidak mengalami masalah sama
sekali dengan metode Some babies do fine
with both. Sesekali memberikan cairan
melalui botol, apabila kegiatan menyusui
berjalan dengan lancar, tidak akan terlalu
berpengaruh. Namun, apabila bayi secara
rutin diberikan asupan melalui botol
(beberapa kali dalam sehari), dan pasokan
ASI anda juga mengalami penurunan karena
bayi semakin jarang menyusu secara
langsung pada anda, maka kemungkinan
besar bayi akan mulai menolak untuk
menyusu sama sekali, bahkan untuk bayi
yang berusia diatas 6 bulan sekalipun.
3. Bayi perlu minum susu ketika ibu sedang
berada diluar rumah.
TIDAK BENAR. Menyusu sekurangnya 3-4
kali dalam 24 jam ditambah dengan berbagai
macam hidangan MPASI dengan gizi
seimbang, akan memberikan seluruh nutrisi
yang dibutuhkan oleh bayi anda sehingga
bayi tidak memerlukan jenis susu lainnya
ketika anda sedang berpergian. Ditambah
lagi, hidangan MPASI-nya bisa juga
dicampurkan dengan ASIP, tetapi ini bukan
suatu keharusan.
4. Seandainya saya ingin memberikan susu
selain ASI kepada bayi saya,maka lebih baik
susu buatan (susu formula) sampai dengan
bayi berusia 9 bulan.
TIDAK BENAR. Apabila bila bayi masih
menyusu beberapa kali dalam sehari dan
juga mendapatkan asupan MPASI dengan
menu gizi seimbang, maka susu formula
sama sekali tidak diperlukan dan tidak
dianjurkan. Bahkan, bayi-bayi yang belum
pernah mencicipi susu formula ketika
mereka berusia dibawah 5-6 bulan,
kebanyak akan menolak untuk minum
tersebut karena rasanya yang tidak enak.
(Kenapa ASI rasanya jauh lebih manis
dibandingkan dengan susu formula padahal
kandungan gulanya sama).
5. Bayi perlu minum susu (formula) untuk
mendapatkan asupan kalsium.
TIDAK BENAR. Apabila anda khawatir
mengenai asupan kalsium bayi anda, maka
kalsium dapat diperoleh dari keju ataupun
yoghurt. Tidak perlu untuk minum kalsium.
Lagipula, apabila bayi masih menyusu,
ASIanda juga mengandung kalsium.
6. Susu formula lanjutan (susu buatan untuk
anak diatas usia 6 bulan) secara khusus
diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan anak
diantara usia 6-12 bulan.
TIDAK BENAR. Susu formula lanjutan sama
sekali tidak perlu, dan secara khusus
diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan
marjin keuntungan perusahaan produsen
susu formula. Jenis susu ini juga
merupakan bagian dari strategi pemasaran
perusahaan produsen susu formula untuk
mensiasati batasan-batasan yang berlaku
sehubungan dengan promosi dan pemasaran
susu buatan secara langsung ke
masyarakat.
7. Bayi ASIX pada usia 4 bulan perlu
mendapatkan tambahan asupan zat besi
selain dari ASI.
TIDAK BENAR. Untuk bayi yang lahir cukup
bulan dan sedang dalam masa ASIX, seluruh
kebutuhan zat besi dipasok oleh ASI.
Namun, pada usia kurang lebih 6 bulan,
merupakan hal yang baik untuk mulai
memberikan tambahan asupan zat besi
kepada bayi, selain dari ASI. Cara terbaik
untuk melakukan hal tersebut adalah melalui
makanannya (MPASI), dan sumber zat besi
yang terbaik adalah daging (merah), bukan
susu formula dan bukan juga sereal bayi.
8. Cara paling baik untuk meyakinkan bahwa
anak mendapatkan zat besi adalah dengan
memberikan sereal bayi.
TIDAK BENAR. Sereal bayi memang
mengandung zat besi dalam jumlah yang
tinggi, tetapi sebagian besar dari zat besi
tersebut tidak dapat diserap oleh sistem
pencernaan tubuh, sehingga jumlah zat besi
yang tinggi tersebut seringkali
menyebabkan sembelit pada bayi.
Selanjutnya, banyak bayi ASIX yang tidak
suka dengan rasa sereal. Tidak salah kok
kalau kita mau mencoba memberikan sereal
bayi, tetapi jangan dipaksakan karena bisa
menimbulkan masalah seputar kebiasaan
makan di kemudian hari. Cara paling tepat
untuk memastikan apakah bayi kita cukup
mendapatkan asupan zat besi adalah dengan
terus memberikan ASI dan memperkenalkan
MPASI dengan suasana yang relaks,
menyenangkan dan pada waktu yang tepat.
Cara paling mudah untuk memberikan
tambahan zat besi kepada bayi berusia 6-12
bulan adalah melalui asupan daging (merah),
karena zat besi yang terkandung didalam
daging sangat mudah dicerna dan diserap
oleh usus bayi.