SITE STATUS
Jumlah Member :
493.829 member
user online :
941 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: efek minum eturol pada penderita kista

New Topic :  
Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
"Kelebihan Ladyfam"
?100% LEGAL :
Herbal solusi kewanitaan yang terdaftar resmi di BPOM RI (Badan Pengawas Obat & Makanan).
?100% AMAN :
Produk berasal dari 100% tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat tinggi sebagai solusi kewanitaan, tidak ada efek samping.
Praktis, tinggal di minum sesuai aturan.
?Mengembalikan gairah wanita dalam hubungan suami istri.
?Menambah kenikmatan dalam hubungan suami istri.
??Merapatkan & membersihkan dinding-dinding rahim dari dalam dengan cara aman
?Mengatasi Nyeri Haid.
?Menormalkan siklus menstruasi.
?Memperbaiki libido, menambah gairah hubungan intim.
?Membantu kesuburan.
?Membersihkan jamur / keputihan di dalam dinding rahim.
?Membuat organ menjadi lebih sensitive & kesat.
?Mempercepat orgasme.
?Memperlambat masa menopause.
?Sangat bagus untuk terapi kista.
?Sangat bagus jika dikombinasikan dengan Tisu Majakani dari Boyke & Co.
*) Khusus untuk kista disarankan minum Ladyfem rutin selama 1 bulan, minggu pertama dengan dosis 3 x 2 kapsul, untuk selanjutnya dosis 2 x 2 kapsul. Jadi penderita kista selama 1 bulan disarankan: 4 box Ladyfem. Setelah itu lakukan cek foto untuk mengetahui perubahannya.
*) Untuk mengatasi keputihan dengan hasil lebih optimal gunakan TDM (Tissue Double Majakani) yang dipadu dengan LadyFem --> Paket luar dalam.
*) Hasil berbeda pada tiap wanita karena kondisi tubuh yang juga berbeda.
**) Ada banyak sekali testimonial kepuasan dari pelanggan kami yang kami terima, testimonial memakai nama samaran untuk privacy pelanggan.

More info = bunda zelda pin:7F961637 phone:085774495555
   


Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
"Kelebihan Ladyfam"
?100% LEGAL :
Herbal solusi kewanitaan yang terdaftar resmi di BPOM RI (Badan Pengawas Obat & Makanan).
?100% AMAN :
Produk berasal dari 100% tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat tinggi sebagai solusi kewanitaan, tidak ada efek samping.
Praktis, tinggal di minum sesuai aturan.
?Mengembalikan gairah wanita dalam hubungan suami istri.
?Menambah kenikmatan dalam hubungan suami istri.
??Merapatkan & membersihkan dinding-dinding rahim dari dalam dengan cara aman
?Mengatasi Nyeri Haid.
?Menormalkan siklus menstruasi.
?Memperbaiki libido, menambah gairah hubungan intim.
?Membantu kesuburan.
?Membersihkan jamur / keputihan di dalam dinding rahim.
?Membuat organ menjadi lebih sensitive & kesat.
?Mempercepat orgasme.
?Memperlambat masa menopause.
?Sangat bagus untuk terapi kista.
?Sangat bagus jika dikombinasikan dengan Tisu Majakani dari Boyke & Co.
*) Khusus untuk kista disarankan minum Ladyfem rutin selama 1 bulan, minggu pertama dengan dosis 3 x 2 kapsul, untuk selanjutnya dosis 2 x 2 kapsul. Jadi penderita kista selama 1 bulan disarankan: 4 box Ladyfem. Setelah itu lakukan cek foto untuk mengetahui perubahannya.
*) Untuk mengatasi keputihan dengan hasil lebih optimal gunakan TDM (Tissue Double Majakani) yang dipadu dengan LadyFem --> Paket luar dalam.
*) Hasil berbeda pada tiap wanita karena kondisi tubuh yang juga berbeda.
**) Ada banyak sekali testimonial kepuasan dari pelanggan kami yang kami terima, testimonial memakai nama samaran untuk privacy pelanggan.

More info = bunda zelda pin:7F961637 phone:085774495555

testimoni yg sudah hamil dan kistanya sembuh juga banyak di saya, sukses selalu bunda ^^
   
25-08-2015 09:49:57 hb rendah
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stress). Di masa-masa ini pula, wanita hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal.

Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada masa kehamilan. Penyakit terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Anemia ini secara sederhana dapat kita artikan dengan kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya.

Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III. Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar normal Hb adalah 12-16 g/dL

Ibu Hamil Rentan Anemia.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   


03-07-2015 21:09:09 hb 8,5
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stress). Di masa-masa ini pula, wanita hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal.

Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada masa kehamilan. Penyakit terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Anemia ini secara sederhana dapat kita artikan dengan kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya.

Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III. Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar normal Hb adalah 12-16 g/dL

Ibu Hamil Rentan Anemia.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   


01-06-2015 18:13:09 hb kurang
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stress). Di masa-masa ini pula, wanita hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal.

Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada masa kehamilan. Penyakit terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Anemia ini secara sederhana dapat kita artikan dengan kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya.

Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III. Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar normal Hb adalah 12-16 g/dL

Ibu Hamil Rentan Anemia.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like

ada bacaan dari milis sebelah...


Pak Arif,
ini ada 3 potongan email & artikel yang pernah saya dapat.
Moga sedikit membantu


Wassalam
(YENTI-mama VARI)


Carpal Tunnel Syndrome
1. JANGAN SEPELEKAN KESEMUTAN!

Kesemutan kerap diabaikan. Padahal, bisa jadi itu
gejala awal carpal tunnel syndrome. Dan ternyata,
kebanyakan penderitanya perempuan, lo. Merajut pun
"dituding" sabagai salah satu pemicunya.

Coba ingat-ingat, seringkah Anda merasa kesemutan di
salah satu tangan atau jemari Anda? Atau rasa- baal
serta ngilu di bagian pergelangan? Jika jawabannya
"sering", Anda perlu waspada. Jangan-jangan, Anda
mengidap carpal tunnel syndrome (CTS).

Sekilas, namanya memang terasa "berat," padahal
sebetulnya ini adalah nama lain sindroma terowongan
karpal, yang tak lain adalah rasa nyeri di
pergelangan, tangan, dan pundak, akibat adanya tekanan
pada saraf medianus dalam terowongan karpal (letaknya
di pergelangan tangan).


Sekadar info, saraf di lengan kita ada tiga jenis.
Yaitu radialis yang letaknya di bagian atas, medianus
di tengah, serta ulnaris yang di bawah. Saraf medianus
agak spesifik, karena secara anatomis berjalan di
bagian tengah lengan, melewati terowongan (tunnel) di
daerah karpal di telapak, kemudian menuju jari-jari
tangan.

CTS akan terjadi jika saraf medianus terjepit di
terowongan karpal. Efek yang biasa dirasakan penderita
adalah rasa nyeri pada jemari, kesemutan, rasa baal
(mati rasa) pada telapak tangan dan jemari.
"Kadang-kadang ada rasa panas (burning sensation), dan
otot-otot di sekitarnya mengecil," ujar DR. dr. A.
Bambang Darwono, Sp.B, Sp.OT.

Biasanya, awalnya penderita CTS akan mengalami sulit
tidur, karena terganggu rasa nyeri pada tangan atau
pergelangan. "Bisa juga rasa nyeri akan timbul ketika
si penderita berada di ruang berpendingin udara." Rasa
ngilu dan nyeri ini bisa segera dihilangkan dengan
cara menggerak-gerakkan tangan, supaya aliran darah di
pembuluh darah disekitar terowongan kembali normal.

Namun, jika dibiarkan berlarut-larut, kerusakan saraf
akan semakin parah. Malah ujung-ujungnya, tangan kita
tidak lagi bisa berfungsi normal.

KEBANYAKAN PEREMPUAN
Yang mengejutkan, perempuan ternyata lebih mudah
terkena CTS. "Risiko perempuan terkena CTS lima kali
lebih besar dibandingkan pria. Umumnya terjadi pada
usia 30 - 60 tahun," urai Bambang. "Jumlah
penderitanya cenderung meningkat dari tahun ke tahun,
dan usianya cenderung semakin muda." Salah satu
penelitian di Amerika menyebutkan, saat ini CTS
mengincar penderita usia 25-34 tahun.

CTS mengincar orang yang banyak melakukan pekerjaan
dengan tangan. "CTS banyak sekali diderita oleh mereka
yang jenis pekerjaannya menuntut jari dan pergelangan
tangan bergerak secara ritmis dan terus menerus.
Misalnya mengetik atau data entry. Bahkan, para ibu
yang sering merajut juga berisiko tinggi terkena CTS,"
imbuh Bambang. Pekerjaan rumah tangga juga banyak yang
berisiko tinggi menyebabkan CTS. Misalnya saja menyapu
dan mengulek bumbu.

Menurut Kepala Departemen Rehabilitasi Medik RS Gatot
Soebroto ini, gerakan-gerakan yang dilakukan terus
menerus dalam jangka waktu lama tersebut menyebabkan
stres pada jaringan di sekitar terowongan karpal,
sehingga jaringan tersebut mengalami degenerasi, dan
menyebabkan saluran terowongan menjadi sempit.

Selain disebabkan jenis pekerjaan tertentu, CTS juga
bisa diakibatkan oleh penyakit lain. Misalnya diabetes
dan kelainan tyroid. "Umumnya, pasien yang menderita
CTS gara-gara penyakit lain seperti ini, pengobatan
akan difokuskan ke penyakit yang mendasarinya terlebih
dahulu, baru CTS-nya. Jika setelah diobati tetap
gagal, barulah dilakukan operasi," tutur Bambang.

CTS juga kerap diderita oleh ibu hamil. "Karena
perubahan hormonal, cairan tubuh lebih banyak, dan
menyebabkan bengkak. Ini bisa pula menyebabkan CTS."
Namun, para ibu tak perlu khawatir, karena CTS yang
terjadi selama kehamilan biasanya langsung hilang
seiring dengan lahirnya bayi

2. Penyebab Carpal Tunnel Syndrome pada kehamilan
Oka, 25 Nov 2004 13:11:03 WIB
Dokter Ferry Yth. Saya sdg hamil anak pertama dan sdh
memasuki usia 33 minggu kehamilan. Baru seminggu
terakhir ini saya merasakan kesemutan yang agak parah
di jari2 tangan kanan saya (kecuali kelingking).
Terjadinya terutama di malam hari dan di pagi hari
karena sakitnya sampai saya kesulitan melakukan
aktivitas yg menggunakan tangan. Sampai hari ini saya
masih merasa kesemutan. Terakhir saya kontrol (Sabtu,
20 Nov), total kenaikan berat badan saya baru 7 kg,
dan tensi hanya 90/70. Saya baru cek gula darah dan
hasilnya 93 (Nilai normal < 180). Dari informasi yg
saya cari2 di internet kemungkinan saya terkena Carpal
Tunnel Syndrome (CTS) karena indikasinya mirip sekali.
Yang ingin saya tanyakan dok, kenapa bisa terjadi
pembengkakan saluran carpal ini pada saat hamil ?
Mungkin tidak ada hubungannya, tapi sebagai tambahan
informasi, pergelangan kaki saya juga agak bengkak
sedikit, tapi selalu berusaha saya atasi dengan minum
air minimal 2 lt sehari dan mengangkat kaki selama
tidur. Saya juga selalu berusaha tidur miring ke kiri
krn katanya posisi tidur spt ini adalah yg terbaik utk
aliran makanan ke janin. Tapi semakin lama saya tidur
miring, semakin parah kesemutan tangan kanan saya.
Tangan kiri juga sedikit bermasalah dengan kesemutan
ini. Saya juga minum suplemen B complex (B1, B2, B6,
B12, dll), dan suplemen omega 3 dg tujuan mengurangi
pembengkakan saluran syaraf tsb. Apakah ada nutrisi
lain yg bisa membantu ? Terimakasih banyak sebelumnya
dok. Salam, Oka

Ibu Oka Yth, Saya senang sekali ibu sudah ada usaha
untuk mencari2 keterangan tentang keluhan yg ibu
hadapi ini. Memang benar, apa yg ibu hadapi ini adalah
CARPAL TUNNEL SYNDROME, yg diakibatkan oleh karena
penekanan khususnya nervus medianus yang mempersarafi
jari telunjuk, tengah dan jari manis. Keluhan ini
sering muncul pada ibu hamil. Berdasarkan hasil
penelitian sebesar 2,3% saja yang ditemukan mengalami
gejala ini dari 2400 ibu hamil. Gejala ini 80%
biasanya menyerang kedua tangan. Gejala ini biasanya
sembuh sendiri setelah melahirkan, tetapi bila keluhan
terasa cukup mengganggu diperlukan pengobatan. Bila
keluhan parah sekali baru dipikirkan untuk dilakukan
tindakan operasi. Pada kasus ibu ini, saya sarankan
cukup dengan mengkonsumsi vitamin neurotropik seperti
yg sudah ibu makan yaitu vitamin B kompleks ditambah
dengan bila ada nyeri sekali minum obat penghilang
nyeri seperti parasetamol 500 mg (Panadol) atau asam
mefenamat (Ponstan) yang dijual bebas di apotik. Atau
bisa juga dengan pengurutan di daerah pergelangan
tangan dengan diberi minyak hangat. Nutrisi lain yg
bisa membantu, saya rasa cukup vitamin itu tadi, bisa
juga dengan megkonsumsi Neurobion 3x1 tab yang juga
dijual bebas di apotik2 selama 2 minggu. Demikian,
terima kasih. (dr Ferry SpOG, RSIA EVASARI, Jkt)

   
07-04-2008 17:05:04 Dokter Anak
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like
Masalah yang biasa ditemukan dengan Dokter Anak

( Jumat, 10/08/2007 11:18 )



COMMON PROBLEMS IN PEDIATRICS



Beberapa negara, terutama negara maju, telah menerapkan konsep partnership atau kemitraan antara dokter dan konsumen medis (pasien). Kondisi ini suka atau tidak suka masih belum membudaya di negara kita, Indonesia. Sistem yg berlaku relatif paternalistik. Sementara itu di era komunikasi ini, konsumen banyak sekali dibantu dengan kemudahan teknologi yg ada. Melalui internet, konsumen medis dapat belajar lebih jauh untuk memahami masalah kesehatan. Sehingga pasien yg aktif berpartisipasi dalam menangani masalah kesehatannya merupakan hal penting dalam layanan kedokteran yang baik. Karenanya, istilah Konsumen Medis jauh lebih tepat dibandingkan “pasien”. Konsumen terkesan lebih aktif dibandingkan dg pasien yg terkesan pasif dan pasrah. Ingat, sebagai konsumen medis/kesehatan, kita memiliki hak, bukan hanya kewajiban.



Apa hak konsumen kesehatan? Memperoleh informasi yang benar dan obyektif. Hal ini sesuai dengan tugas seorang tenaga kesehatan. Tugas dokter bukan hanya KURATIF (mengobati kondisi sakit), melainkan juga EDUKATIF PROMOTIF (penyuluhan kesehatan) dan upaya PREVENTIF (Pencegahan).



Apa kewajiban konsumen? Learn as much as possible. Salah satunya adalah mencari informasi, mempelajari dasar-dasar kesehatan dan mempelajari segala sesuatu perihal penyakit yang sedang dialami. Manfaatkan kemajuan teknologi yanga ada. Cari informasi kesehatan melalui internet, tetapi selektiflah memilih situs yang dipercaya. Be active, speak up terutama saat medical visit. Jika perlu cari 2nd opinion.



Topik pertemuan kali ini adalah berbagai masalah kesehatan yang umum terjadi pada anak. Selain demam, alasan terbanyak orangtua membawa anaknya ke dokter adalah batuk pilek, radang tenggorokan, dan diare. Orang tua panik, anak memperoleh berbagai macam obat yang belum tentu diperlukan, yang juga belum tentu tanpa efek samping. Sedihnya lagi, tak jarang anak diberikan antibiotik. Padahal sebagian besar penyebabnya adalah virus, yang tidak bisa "dilawan" oleh antibiotik.



Demam, batuk-pilek, radang tenggorokan, diare, merupakan kondisi langganan anak-anak. Pelajarilah, agar dapat bertindak dengan tenang dan rasional, agar tidak tergopoh-gopoh mengambil obat dan mengobati gejala-gejala tersebut.



Semoga melalui sharing dan materi ini kita, para orang tua, akan jauh lebih bijak dalam menyikapi masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak.



SLIDE 1. Common Problems in Pediatrics : Title

Peran seorang pasien (tepatnya konsumen medis) sangat berpengaruh dan menentukan dalam kinerja tenaga medis. Konsumen medis yang aktif berpartisipasi dalam menangani masalah kesehatannya, akan sangat membantu kinerja dokter dan tenaga medis lainnya. Terutama kinerja dokter untuk tetap berpegang pada prinsip pola pengobatan yang rasional (Rational Use of Drugs / RUD) . Pola pengobatan yang rasional adalah AMAN dan COST EFFECTIVE. Perlu kita ketahui banyak faktor yang berperan dalam pemberian obat. Paling tidak ada 3 faktor yang dominan berperan kuat, yaitu dokter (penulis resep), konsumen (pasien) dan industri obat.



Intinya, konsumen (pasien) yang tidak rasional akan mendorong iklim layanan kesehatan yang tidak rasional pula. Demikian pula sebaliknya.



SLIDE 2. IRRATIONAL USE OF DRUGS (IRUD)

Pola pengobatan yang irrational menjadi concern seluruh dunia.



Minimal ada dua masalah utama perihal IRUD yaitu polifarmasi dan pemberian antibiotik yg berlebihan/tidak pada tempatnya.



Masalah polifarmasi tanpa disadari sering terjadi, terutama saat anak sakit.



Evaluasi kembali buku kesehatan / kartu berobat putra/I bapak/ibu.



Perhatikan berapa kali dalam 1 th kita membawa anak berobat karena sakit.



Coba jawab pertanyaan berikut :





· Berapa kali dalam kunjungan ke dokter, ibu tidak memperoleh obat ?

Tidak juga antibiotik ?

· Apakah setiap kali berobat anak mendapatkan obat puyer ?

· Berapa jumlah obat dalam tiap puyer ?



Umumnya para dokter mengajukan minimal 3 alasan mengapa mereka cenderung “abusive”, yaitu :



1. LACK OF CONFIDENCE.

Kebanyakan dokter sering tidak yakin atau merasa kurang PEDE untuk menyatakan bahwa pasien tsb sakit akibat infeksi virus, yang tidak membutuhkan antibiotik. Para dokter juga merasa “insecure” takut pasien pindah ke dokter lain.

2. PATIENT PRESSURE.

Tidak sedikit pasien, tanpa disadari, memilih bersikap pasif dan menganggap dokter tahu yg terbaik. Sehingga obat yang diberikan dokter pasti yang terbaik. Padahal dokter dapat bisa saja salah memberikan obat.



Pasien yang irasional, sering menuntut dokter untuk memberikan antibiotik , karena menganggap antibiotik merupakan “obat dewa” yang bisa menyembuhkan segala kondisi. Pasien irrasional sering “menuntut” dokter sebagai “tukang sihir”, yang dapat memberikan obat yang cespleng.



DOCTOR is a kind of MAGICIAN sehingga setiap kita ke dokter kita selalu berharap segera sembuh. Hal ini juga menimbulkan beban tersendiri bagi para dokter.



3. COMPANY PRESSURE.

Dalam Doctor-patient partnership, dokter sangat bergantung/membutuhkan pasien sebagaimana pasien bergantung / membutuhkan dokter. Tindakan pasien akan sangat mempengaruhi tindakan sang dokter. Pasien yang irrasional akan mendorong dokter menjadi irrasional. Intinya adalah tanggung jawab atau kewajiban menyehatkan anak bukan hanya di bahu seorang dokter, tetapi juga orangtua sbg konsumen medis.



SLIDE 3. IMMUNE SYSTEM

Sejak lahir Tuhan telah melengkapi kita dengan sistem imun (daya tahan tubuh) yang sempurna & canggih. Diantaranya ASI.



Secara garis besar, sistem imun terdiri atas 2 bagian, yaitu :

1. Bagian yang langsung “membunuh” kuman/virus/parasit, dll yang menyerang tubuh kita dan membuat tameng / proteksi untuk “serangan” serupa.



Sistem imun yang bertugas langsung membasmi “musuh” tsb adalah Sel Darah Putih atau LEUKOSIT. Leukosit juga membentuk antibodi, suatu zat untuk menetralisir “musuh” bila suatu saat kita kembali terserang oleh infeksi yang sama.



2. Bagian atau sel-sel yang bertugas membantu sel leukosit sehingga leukosit jauh lebih efektif “serangan”nya.



SLIDE 4. BACTERIA & VIRUS

Kedua makhluk tersebut amat dangat kecil tetapi memiliki canggih & lihai agar dapat lolos dari serangan sistem imun tubuh kita.

· Bakteri.

Bakteri ada dimana-mana, di alam, dan di sekitar kita. Bahkan tubuh kita dipenuhi oleh bakteri. Bahkan ASI mengandung bakteri.



Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas bakteri TIDAK JAHAT, bahkan menguntungkan. Kita justru membutuhkan bakteri tsb di dalam usus seperti untuk :



a) Mencernakan makanan menjadi zat-zat bergizi

b) Mengolah makanan menjadi vitamin B & K

c) Melindungi kita agar tidak terinfeksi oleh kuman yang jahat.

d) Membantu pencernaan agar kita tidak sembelit



Berdasarkan sifat kimiawinya, bakteri dibagi dua yaitu bakteri Gram Positif dan bakteri Gram negatif.



1. Bakteri Gram positif

a. umumnya lebih mudah di”lawan” dibandingkan bakteri Gram negatif.

b. dapat diatasi oleh antibiotik yang ringan (narrow spectrum antibiotik)

c. umumnya menyebabkan Infeksi di bagian atas diafragma



2. Bakteri Gram negatif

a. menyebabkan infeksi di bagian bawah diafragma



Broad spectrum antibiotics adalah antibiotik yang menyerang kedua kelompok bakteri di atas



INGAT :

- Pemberian antibiotik yang terlalu sering dan terlalu lama akan mematikan kuman yang baik. Hal ini akan menganggu pencernaan misalnya diare akibat munculnya banyak jamur, kekurangan vitamin B & K.

- Semakin sering kita memakan antibiotik, semakin sering kita jatuh sakit.

· Virus.

Virus jauh lebih kecil daripada bakteri. Virus tidak dapat dibunuh oleh obat, antibiotik sama sekali tidak bekerja terhadap virus. Virus hanya bisa dibasmi oleh sistem imun atau daya tahan tubuh kita.



SLIDE 5. RADANG / INFLAMMATION - ITIS

Kita sering menyalahartikan istilah radang sebagai suatu keadaan akibat infeksi kuman.

Radang atau inflamasi artinya MERAH, BENGKAK, dan SAKIT. Radang tenggorokan, artinya tenggorokannya merah, sakit, dan mungkin agak membengkak (amandelnya).

v Radang karena INFEKSI.

Radang akibat infeksi dapat dibagi2, yaitu :

1. Radang karena kuman

2. Radang karena virus.

85% radang tenggorokan pada bayi/anak disebabkan oleh infeksi VIRUS - sehingga tidak perlu antibiotik.

v Radang BUKAN INFEKSI.

Biasanya disebabkan oleh kondisi seperti ALERGI, TRAUMA, AUTOIMMUN, TEETHING, dll. Kesemuanya, sekali lagi, tidak dapat diobati dengan antibiotik. Upaya terbaik mengatasi alergi adalah avoidance- mengurangi kemungkinan exposure hal2 yang bisa menimbulkan alergi (debu, karpet, binatang berbulu, mainan berbulu, AC, makanan tertentu dengan pewarna, pengawet, perasa sintetik, permen, sea food, dll).

v Demikian halnya dengan DEMAM.



Demam dapat disebabkan oleh infeksi dan juga bukan karena infeksi.



Sekali lagi, penyebab demam terbanyak pada anak adalah infeksi virus. Demam itu sendiri merupakan salah senjata tubuh untuk melawan infeksi. Dengan perkataan lain, kalau ada infeksi, tubuh kita memproduksi panas sebagai bagian dari sistem imun untuk melawan infeksinya. Tetapi demam juga bisa dikarenakan hal lain yg tidak ada hubungannya dg infeksi.



SLIDE 6. FEVER

Demam adalah alasan terbanyak orangtua membawa anaknya ke dokter. Apalagi jika orangtua tidak memiliki ilmu yang cukup mengenai demam, penyebab demam & tatacara merawat anak demam.



Bahayakah demam itu ? Burukkah demam itu ?



Tidak ada sesuatu yang 100% buruk atau 100% baik. Demikian juga dengan demam. Tuhan pasti memiliki maksud dibalik fenomena demam.



There is something for many reasons.



Tubuh kita diciptakan oleh Tuhan dengan dilengkapi mekanisme pengaturan yang canggih, termasuk mekanisme pengaturan suhu.



Di otak kita terdapat termostat bernama hipotalamus yang mengatur mekanisme ini. Tepatnya terdapat pusat pengaturan suhu disebut juga SET POINT. Pengatur suhu tubuh ini akan memastikan tubuh kita senantiasa pada suhu konstan (sekitar 37C) .



Demam adalah kondisi dimana otak (melalui Set Point) memasag suhu diatas setting normal yaitu > 38C. Namun demikian demam yang sesungguhnya adalah bila suhu >38.5C. Akibat kenaikan setting suhu tubuh tsb, maka tubuh akan memproduksi panas melalui tahapan : menggigil hingga mencapai suhu puncak à suhu demam stabil à suhu mulai turun.



Bagaimana dan mengapa timbul demam ?

Peningkatan suhu tubuh ini disebabkan oleh beredarnya molekul kecil dalam tubuh, yaitu PIROGEN – suatu zat pencetus panas.



Apa yang menyebabkan terjadinya peningkatan pirogen ?

Penyebabnya antara lain : infeksi, radang, keganasan, alergi. Teething, dll. Pada saat terserang infeksi, sistem imun tubuh kita akan membasmi infeksi tsb dengan serangan leukosit (sel darah putih).



Agar tugas leukosit tsb efektif dan tepat sasaran, dibutuhkan dukungan banyak pihak termasuk pirogen, yang ebrtugas :

1. Mengerahkan sel darah putih (leukosit)

2. Menimbulkan demam yang akan membunuh virus. Karena virus tidak dapat hidup di suhu tinggi. Sementara itu virus akan tumbuh subut di suhu rendah.



Perhatikan hal berikut :

1. Selama infeksi masih berlangsung, memang harus ada demam.

2. Demam merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh untuk membasmi infeksi.

3. Prinsip utama adalah cari penyebab timbulnya demam. Dengan mengetahui sumber masalahnya, maka kita dapat bertindak secara rasional. Pada anak penyebab utamanya adalah infeksi virus.

4. Beri minum lebih banyak dari biasanya. Waspadai kemungkinan terjadinya komplikasi dehidrasi.



American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasi tatacara penanganan demam. Berikut kondisi kapan orang tua harus menghubungi dokter :

v Bila bayi berusia < 3 bulan dengan suhu tubuh > 38C

v Bila bayi berusia 3 – 6 bulan dengan suhu tubuh > 38.3C

v Bayi dan anak berusia > 6 bulan, dengan suhu tubuh > 40C



Konsultasikan juga dengan dokter jika terdapat kondisi berikut :

v Sama sekali tidak mau minum atau sudah dehidrasi; Gelisah, muntah, diare

v Iritabel atau menangis terus menerus, tidak dapat ditenangkan

v Tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan (lethargic)

v Kejang; Kaku kuduk leher; Sakit kepala hebat

v Sesak napas

v Gelisah, muntah, daire



SLIDE 7. TREATING FEVER



Point-point utama yang harus diperhatikan selama merawat anak demam adalah :



1. Mencari penyebab demam dan memperhatikan pola perilaku anak.

Amati tingkah laku anak. Jika perilaku anak hampir sama seperti biasanya, maka kita tidak perlu khawatir. Karena pada dasarnya demam itu bukan hal yang membahayakan.



2. Cegah dehidrasi.

Demam akan meningkatkan penguapan cairan tubuh. Karenanya bayi dan anak beresiko mengalami dehidrasi. Berikan cairan lebih banyak. Berikan air, air sup, jus buah segar yang dicampur air, es batu, es krim.

Bila muntah atau diare, berikan minuman elektrolit : pedialyte, oralit.



3. Ruangan dijaga agar tidak panas, pasang kipas angin. Anak memakai baju yang tipis.



4. Kompres air hangat atau berendam di ari hangat.



5. Biarkan anak memakan apa yang diinginkan. Jangan dipaksa. Hindarkan makanan berlemak, karena sulit dicerna oleh tubuh.



6. Meskipun anak dianjurkan untuk tidak masuk sekolah, bukan berarti ia harus berada di tempat tidur seharian.



7. Pemberian obat penurun panas mengikuti aturan berikut :

104 (>40C) : Beri obat penurun panas, kompres hangat, hubungi dokter.



Ingat: DO NOT TREAT LOW GRADE FEVER (< 38.3C)



SLIDE 8. COLDS AND FLU

Penyebabnya infeksi virus. Umumnya berlangsung selama 5 hari (3 – 14 hari rentangnya) tergantung daya tahan tubuh dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau di sekolah. Jika bai dan anak memiliki saudara kandung yang lebih besar dan sudah bersekolah, maka ia sangat potensial sering mengalami colds & flu.



Tidak ada obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh anak terhadap infeksi virus flu akan meningkat sejalan dengan waktu



Tatalaksana:

v Yang paling dibutuhkan adalah cairan, sering minum meski sedikit2.

v Supaya ”ingus” tidak kental dan menyumbat jalan nafas, berikan air garam steril sebagai tetes hidung. Air garam steril ini tidak akan menimbulkan efek samping. Menghirup uap air panas juga banyak membantu saat mengalami colds & flu.

v Apabila pada malam hari tiak dapat tidur karena hidung tersumbat, beri tetes hidung untuk menghilangkan pembengkakan di dalam hidung (Breathy).

v Humid environment, jangan kering seperti dalam ruangan berAC. Kalau perlu, taruh satu ember berisi air mendidih setelah anak tidur.

v Paracetamol – bila bayi/anak uncomfortable atau high fever (>38.5)

v Di lain pihak, kita sering mengacaukan alergi dengan flu. Pada alergi yg mengenai hidung, anak juga akan ”meler” tetapi anak tidak demam, tetap aktif bermain. Bukan berarti juga anak menderita infeksi virus flu.



Pencegahan:

v Sering cuci tangan

v Hindari kontak erat dengan penderita flu

v Jaga kebersihan rumah seperti di kamar mandi, dapur, dsb.



Kapan menghubungi dokter?

v Persistent cough, fever > 72 hours

v Sesak nafas, kuku dan bibir tampak biru

v Luar biasa rewel, atau luar biasa mengantuk (sangat sulit dibangunkan)



Ingat: Tidak ada obat pilek yang efektif untuk bayi dan anak.



SLIDE 9. SORE THROAT / PHARYNGITIS (Radang tenggorokan & infeksi amandel)

v Umumnya disebabkan oleh infeksi virus. ARTINYA: akan sembuh sendiri – self limiting; dan samasekali tidak memerlukan antibiotik.

v Hanya sekitar 15% saja yg infeksinya disebabkan oleh kuman Streptococcus dan umumnya menyerang anak usia 4 – 7 tahun. Dengan catatan, diagnosisnya harus berdasarkan biakan usap tenggorokan.



Tatalaksana



Banyak minum; minuman yg hangat akan memberikan rasa nyaman di tenggorokan.



Untuk anak yg lebih besar, bisa diajarkan untuk kumur2 atau mengisap lozenges.



Kalau panas atau kesakitan, berikan paracetamol (seperti panadol atau tempra).



Kalau hidung tersumbat, dapat diberikan tetes hidung NaCl dan menghirup uap panas. Kalau anak sangat terganggu, dapat diberikan Nasal decongestant.



SLIDE 10. COUGHS



Jika kita membaca literaratur kedokteran, sering diungkapkan bahwa batuk merupakan suatu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang mengganggu saluran nafas kita, seperti dahak, riak, benda asing (kacang, dsb). Batuk sebagai anugerah terindah dari Tuhan sering disikapi dengan tidak bijak oleh mereka yang tidak memahaminya.



Andaikan kita perhatikan sejenak para pada penderita stroke misalnya. Karena adanya gangguan dalam otak, refleks batuknya terganggu. Akibatnya dahak menumpuk di paru2 dan ybs umumnya mengalami pneumonia. Hingga berefek fatal kematian pada penderita tsb.



Batuk bukanlah momok. Melalui batuk, kita tetap dapat bernafas, karena lendir yang mengganggu saluran nafas akan dikeluarkan saat batuk. Dengan batuk, kita terhindari dari bahaya tersedak benda asing yang masuk ke saluran nafas kita.



Yang terpenting yang harus kita lakukan adalah mencari tahu apa penyebab batuk. Infeksi kah atau bukan infeksi.



Pada anak, batuk umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau oleh alergi.



Batuk akibat infeksi virus flu misalnya bisa berlangsung sd 2 minggu. Bahkan lebih lama lagi bila anak kita sensitif atau alergi, atau bila di rumah ada anak lain yang lebih besar yang juga sedang sakit. Batuk karena alergi juga bisa berlangsung lama atau hilang timbul selama pencetus alerginya tidak diatasi. Alergi yang dimaksud bisa dalam bentuk alergi hidung (Allergic rhinitis), asma, alergi suatu zat dari lingkungan. Penyebab lainnya adalah sinusitis, reflux, pneumonia.



Tatalaksana :

M Cari PENYEBAB batuk.



Jika batuk disebabkan oleh produksi dahak yang berlebihan, maka upaya yang perlu dilakukan adalah mengurangi produksi lendir. Melalui cara :

v Minum banyak yang hangat misalnya lemon

v Jangan ada asap rokok

v Rangan jangan kering (Moist air - kamar mandi - buka keran air panas biarkan beberapa lama sehingga ruangan, atau taruh satu ember air panas mendidih, atau pasang humidifier)

v Agar anak lebih nyaman, tidurkan dengan bantal agak tinggi

v NO – ANTIBIOTICS. Ingat ! Kebanyakan batuk tidak memerlukan antibiotik

v NO cough suppressant. Jangan mengkonsumsi obat penekan refleks batuk (seperti DMP). Anehnya, anak kita sering mendapatkan obat racikan / puyer yang salah satu kandungannya codein (sejenis narkotika) yang tidak diketahui manfaatnya.



Pada dasarnya, TIDAK ADA yang namanya obat batuk itu.

Juga tidak ada obat pencair dahak. Cari pencetusnya !



SLIDE 11. BRONCHITIS (INFEKSI SALURAN NAFAS)



Penyebab banyak, tetapi yang tersering adalah alergi (Allergic rhinitis, asthma, environmental exposures). Bisa juga karena sinusitis, refluks, reaksi obat, kelainan bawaan saluran napas, tersedak “benda asing”, pneumonia (virus, jamur). Mohon diingat – pneumonia belum tentu karena infeksi bakteri. Jadi - belum tentu perlu antibiotik. Biasanya ditandai dengan batuk lama.



Tatalaksana :

v Mencari penyebab. Bila karena alergi – modifikasi lingkungan sekitar untuk mengurangi eksposur pada anak

v Humidifikasi

v Ekstra cairan, dll



Jika anak kita dinyatakan menderita bronkitis, maka kita harus segera berpikir bahwa -itis di sini artinya radang – inflamasi. Penyebabnya belum tentu infeksi bakteri - mayoritas bronkitis pada anak tidak perlu antibiotik.



SLIDE 12. EAR INFECTION



Penyebab :

v Umumnya karena infeksi virus

v Pasca infeksi hidung atau radang tenggorokan seperti cold / flu

v Tooth problem



Gejala:

v Sakit telinga (biasanya 1 sisi), demam, pilek dengan hidung buntu, rewel, telinga di-tarik2, nafsu makan menurun

v Kadang2 tampak cairan kuning keluar dari telinga, kadang2 juga anak mengalami sedikit gangguan pendengaran

v Rata-rata setiap anak mengalami infeksi minimal 1 x sebelum usia 5 tahun.



Tatalaksana :

v Penghilang rasa sakit

v Posisi tegak/upright position,

v Jangan ada yang merokok

v Jangan minum susu dari dot-botol sambil tiduran

v Air hangat di botol, bungkus kain perca, taruh di atas telinga

v Kalau perlu minum obat decongestant (mengurangi hidung buntu)



Pencegahan: berikan ASI selama mungkin



Hubungi DOKTER / penggunaan ANTIBIOTIK :

v Bila berkepanjangan, lebih dari 2 minggu atau

v Bila infeksi berat dan anak kesakitan hebat



SLIDE 13. DIARRHEA - VOMITING

Hampir serupa dengan batuk, diare & muntah adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan pada manusia. Diare & muntah adalah mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan racun, virus/kuman yang masuk ke dalam tubuh. Diare & muntah itu ibarat alarm tubuh untuk memberitahukan bahwa ada sesuatu yg tidak beres dalam tubuh kita.



Yang perlu dilakukan adalah mencari PENYEBAB nya.



Tidak perlu diberikan obat anti muntah atau obat untuk “mampet”kan diarenya. Obat-obat tsb memang akan mengurangi/menghentikan diare/muntah, tetapi tidak mengobati penyakitnya.



Perbaikan tersebut bersifat “semu”. Ibarat bom waktu. Kita terkecoh seolah anak membaik, padahal penyakitnya masih terus berlangsung. Selain itu, obat2 tersebut juga bukan tanpa risiko / efek samping.





PENYEBAB:



v >80% penyebabnya pada anak, terutama bayi, adalah virus. Dikenal juga dengan ROTAVIRUS.

v Food poisoning

v Alergi makanan,

v Pemakaian antibiotik.



TATALAKSANA – CEGAH DEHIDRASI - Minum banyak

v ASI diteruskan, campur dg Oral rehydration Solution (ORS) seperti pedialit atau oralit.

v Perbanyak minum.

v Bila diare hebat, fokus pada upaya rehidrasi (menjaga agar tidak dehidrasi). Kalau perlu, untuk sementara waktu tidak perlu makan sampai dehidrasi teratasi











Kapan menghubungi dokter?

v Ada darah di tinja atau tinja berwarna hitam

v Tanda-tanda dehidrasi berat : tidak buang air kecil > 8 jam, bibir kering, air mata kering ketika menangis, skin turgor menurun (jika tangan dicubit, tidak akan kembali seperti semula), mata cekung, abdomen (sekitar perut) cekung, fontanelle (ubun-ubun) pada bayi cekung.

v Luar biasa mengantuk, sulit dibangunkan

v Luar biasa lemas, layu



PRINSIP:

v Umumnya tidak perlu diberi antibiotik, antibiotik hanya bila tinja berdarah (butuh evidence/lab). Pada banyak kasus, antibiotik justru akan memperparah diarenya. Belum lagi pemakaian antibiotik tidak pada tempatnya akan menyebabkan infeksi tambahan oleh jamur/fungus/candida

v Jangan minum obat untuk menghentikan diare seperti primperan, motilium, juga tidak perlu minum Kaopectate, smecta, ensim, dsb.

v Pada diare biasa, tidak perlu mengganti susu formula.

- INGAT - Jangan memberikan obat anti muntah!!!!



SLIDE 14. KONSTIPASI



PENYEBAB:

Penyebab utama biasanya pola perilaku, khususnya pola konsumsi makanan yang low-fiber, high-fat & high-sugar.



Pola makan kita dulu sarat dengan sayur dan buah (serat), sekarang beralih ke fast food yang bukan hanya rendah serat, tetapi juga tinggi garam dan lemak. Penyebab lainnya adalah:

v Kurang minum

v Ignoring the urge (anak mengacuhkan rasa ingin buang air besar dan justru menahannya)

v Kurang gerak/olah raga, banyak duduk

v Penyakit: Hypothyroidism (kelenjar gondok kurang berfungsi, jarang, ada gejala lain sejak bayi seperti retardasi mental), retardasi mental



GEJALA:

v Sakit perut, melilit, mules, kembung

v Nafsu makan menurun

v Rewel

v Celana dalam ada berkas tinja (Soiled underwear)

v Tinja keras, tinja ada goresan/bercak darah (Large/blood streaked stools)

v Sering buang air kecil



TATALAKSANA :

v Minum banyak

v Pola makan yang kaya serat

v Lebih memperhatikan bowel’s habit dari anak.

v Melatih anak akan kebersihan.

v Berbicara & diskusi dengan anak.

   
04-02-2017 08:52:48 bahaya kista
Jumlah Posts : 47
Jumlah di-Like : belum ada like
Kista yang dibiarkan tanpa penanganan medis akan berbahaya kepada kesehatan reproduksi wanita. Penyakit ini tidak pandang bulu menyerang siapa saja dalam kategori umur. Pada umumnya menyerang wanita dalam ketegori umur 20-30. Kista yang dibiarkan penyebarannya akan mengganggu kesehatan bunda terutama pada sistem hormon yang mempengaruhi siklus menstruasi bunda. Jika dibiarkan berlarut-larut akan beresiko terserang kanker endometrial, tekanan darag tinggi, beresiko terserang diabetes dan kanker payudara.

Pada penderita yang sudah parah akan menimbulkan kemandulan, hal ini disebkan karena ketidakmampuan menyalurkan sel telur dengan baik. Selain itu, ada beberapa masalah lain yang menyebabkan wanita sulit mendapatkan momongan seperti adanya kegagalan ovulasi yang disebabkan karena pengangkatan kista yang dilakukan berulang-ulang. Operasi berulang-ulang akan menyebabkan ovarium rusak dan adanya infeksi pada folikel yang tidak matang.
   
21-09-2016 14:01:19 minum teh
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
apa boleh penderita kista minum teh soalx kata teman tdk boleh nnt menguatkan kista..mn yg betul dok
   
23-05-2016 14:10:07 sulit hamil
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Dear Bunda,

Infobunda telah membahas masalah menstruasi, untuk mengenal menstruasi anda maka silahkan membaca:

1. Menstruasi saya sedikit, apakah itu normal?
Normal atau tidaknya menstruasi tidak bisa dilihat hanya dari berapa banyaknya darah menstruasi yang keluar. Biasanya darah menstruasi akan keluar banyak pada hari pertama hingga ketiga. Selanjutnya sedikit, bercak hingga lama kelamaan hilang. Asalkan menstruasi datang rutin setiap bulan, darah menstruasi yang sedikit bukanlah suatu masalah.

2. Mengapa darah menstruasi menggumpal?
Biasanya darah menstruasi menggumpal karena darah tertahan di dalam vagina sehingga tidak langsung keluar. Gumpalan darah ini tergolong normal karena memang hanya tampungan darah saja.

3. Mengapa menstruasi datangnya tidak beraturan di tanggal yang sama?
Menstruasi terjadi karena adanya sel telur matang yang tidak dibuahi.
Bila sel telur matang tetapi tidak pecah, maka hormon progesteron tidak akan muncul yang membuat menstruasi tertunda. Biasanya hal ini dipicu oleh masalah hormon, stres, diet yang terlalu ketat atau terjadi radang/infeksi.

4. Mengapa saat menstruasi terasa nyeri di bawah perut? Apakah itu tandanya ada endometriosis?
Pada beberapa wanita, saat menstruasi adalah saat yang menyiksa. Perut bagian bawah akan terasa nyeri dan pegal. Tetapi ada juga yang merasa nyeri terutama pada saat buang air besar (BAB). Pada saat menstruasi tubuh juga mengeluarkan zat yang akan menimbulkan rasa sakit.tetapi bila sakitnya spesifik hanya pada saat BAB saja, ada baiknya Bunda periksakan ke dokter, karena salah satu gejala endometriosis memang seperti itu.

5. Apakah kalau menstruasi tidak teratur, ada resiko tidak bisa punya anak?
Untuk memastikan hal ini Bunda harus melakukan pemeriksaan ke dokter. Biasanya menstruasi tidak teratur hanya karena gangguan hormonal saja. Tetapi supaya lebih yakin, Bunda bisa memeriksakan apakah ada siklus anovulasi, yaitu di mana sel telur tidak terlepas. Tetapi jangan kuatir. Bunda bisa melakukan terapi sejak dini untuk menyembuhkan gangguan tersebut.

6. Apakah benar minum minuman dingin saat menstruasi akan memperlambat aliran darah menstruasi?
Tidak benar. Itu hanyalah mitos belaka. Minuman dingin tidak memberikan efek apa pun pada menstruasi. Darah menstruasi tidak akan membeku dan menjadi lambat karenanya.

Nah, sekarang terjawab sudah pertanya yang mungkin selama ini Bunda ragukan. Bila ada yang Bunda ragukan pada menstruasi Bunda. Jangan ragu, segeralah konsultasikan ke dokter demi kesehatan Bunda.

Tips:
- Bila Bunda melewati siklus menstruasi selama tiga kali berturut-turut segera ke dokter.

   
28-07-2015 11:18:36 haid tidak teratur :(
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Mengenal Lebih Dekat dengan Menstruasi

1. Menstruasi saya sedikit, apakah itu normal?
Normal atau tidaknya menstruasi tidak bisa dilihat hanya dari berapa banyaknya darah menstruasi yang keluar. Biasanya darah menstruasi akan keluar banyak pada hari pertama hingga ketiga. Selanjutnya sedikit, bercak hingga lama kelamaan hilang. Asalkan menstruasi datang rutin setiap bulan, darah menstruasi yang sedikit bukanlah suatu masalah.

2. Mengapa darah menstruasi menggumpal?
Biasanya darah menstruasi menggumpal karena darah tertahan di dalam vagina sehingga tidak langsung keluar. Gumpalan darah ini tergolong normal karena memang hanya tampungan darah saja.

3. Mengapa menstruasi datangnya tidak beraturan di tanggal yang sama?
Menstruasi terjadi karena adanya sel telur matang yang tidak dibuahi.
Bila sel telur matang tetapi tidak pecah, maka hormon progesteron tidak akan muncul yang membuat menstruasi tertunda. Biasanya hal ini dipicu oleh masalah hormon, stres, diet yang terlalu ketat atau terjadi radang/infeksi.

4. Mengapa saat menstruasi terasa nyeri di bawah perut? Apakah itu tandanya ada endometriosis?
Pada beberapa wanita, saat menstruasi adalah saat yang menyiksa. Perut bagian bawah akan terasa nyeri dan pegal. Tetapi ada juga yang merasa nyeri terutama pada saat buang air besar (BAB). Pada saat menstruasi tubuh juga mengeluarkan zat yang akan menimbulkan rasa sakit.tetapi bila sakitnya spesifik hanya pada saat BAB saja, ada baiknya Bunda periksakan ke dokter, karena salah satu gejala endometriosis memang seperti itu.

5. Apakah kalau menstruasi tidak teratur, ada resiko tidak bisa punya anak?
Untuk memastikan hal ini Bunda harus melakukan pemeriksaan ke dokter. Biasanya menstruasi tidak teratur hanya karena gangguan hormonal saja. Tetapi supaya lebih yakin, Bunda bisa memeriksakan apakah ada siklus anovulasi, yaitu di mana sel telur tidak terlepas. Tetapi jangan kuatir. Bunda bisa melakukan terapi sejak dini untuk menyembuhkan gangguan tersebut.

6. Apakah benar minum minuman dingin saat menstruasi akan memperlambat aliran darah menstruasi?
Tidak benar. Itu hanyalah mitos belaka. Minuman dingin tidak memberikan efek apa pun pada menstruasi. Darah menstruasi tidak akan membeku dan menjadi lambat karenanya.

Nah, sekarang terjawab sudah pertanya yang mungkin selama ini Bunda ragukan. Bila ada yang Bunda ragukan pada menstruasi Bunda. Jangan ragu, segeralah konsultasikan ke dokter demi kesehatan Bunda.

Tips:
- Bila Bunda melewati siklus menstruasi selama tiga kali berturut-turut segera ke dokter.

   
Jumlah Posts : 11
Jumlah di-Like : belum ada like
dok saya menyusui asi eksklusif beby saya umur 2,5 bulan.
yg mau saya tanyakan efek minum white koffe pada bayi apa y dok..??
soalna akhir2 ini saya konsumsi white koffe karna ngantuk malam sering begadang sama si dedek.
sblumnya terimakasih dok..
   
05-07-2014 12:22:01 obat diare
Jumlah Posts : 395
Jumlah di-Like : 4

Dear Bunda Fheeny,

Terima kasih atas pertanyaannya.

Pencernaan bayi dapat berbeda-beda dalam tekstur, warna dan bau berdasarkan makanan bayi (ASI, susu formula atau makanan padat). Feses bayi secara normal lebih lunak dan cair dari orang dewasa. feses yang sesekali lebih cair dari biasanya cukup normal terjadi. Akan tetapi, jika feses menjadi lebih cair, lunak dan sering dapat mungkin terjadi diare, 

Penyebab diare pada bayi

Diare pada bayi dapat terjadi karena penggantian pada pola makan hingga infeksi pada saluran cerna. Berikut tercantum beberapa penyebabnya :

- Infeksi bakteri, virus atau parasit. Bayi dapat terinefeksi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi atau dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan memasukan tangan pada mulut.

- Alergi makanan atau sensitivitas pada obat

- Minum juice buah terlalu banyak

- Keracunan

Pencucian tangan yang sering sangatlah penting untuk mencegah diare, terutama sebelum dan setelah makan, setelah penggantian popok dan setelah ke toilet. Jaga kamar mandi dan dapur bersih. 

Efek dari Diare pada bayi

Diare dapat merubah keseimbangan elektrolit pada tubuh. Saat terlalu banyak air dan elektrolit hilang pada saat diare, bayi dapat menjadi dehidrasi. Dehidrasi adalah hal yang sangat serius pada bayi, terjadi sangat cepat dan berbahaya sekali. 

Tanda - tanda terjadinya dehidrasi : 

- berkurangnya pipis 

- Iritabilitas (uring-uringan)

- Mulut kering

- Menangis tanpa air mata

- Lemas dan mengantuk yang diluar biasanya

Segera ke dokter jika dehidrasi terjadi dan jika : 

- Demam

- Darah atau nanah pada feses atau jika feses berwarna hitam, putih, atau merah.

- Muntah

Saya tidak menyarankan obat bebas untuk pengobatan bayi. Saya sarankan bunda menghubungi dokter untuk mendapatkan diagnosis dan obat yang tepat.

Terima kasih

   
Jumlah Posts : 35
Jumlah di-Like : belum ada like
Beberapa bahan ini memBAHAYAkan janin bahkan ?#?IbuHamil?:

?#?no1? Merkuri
salah satu kandungan pada kosmetik yang HARUS DIHINDARI bahkan saat TIDAK HAMIL sekalipun.
Dampak merkuri » kerusakan saraf permanen dan gangguan perkembangan janin.
Walaupun peredaran merkuri telah dilarang, waspada tetap perlu terutama terhadap kosmetik yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), tidak jelas produsennya, atau kosmetik merek palsu.
INGAT! BIASAnya MERKURI terdapat pada PRODUK2 KOSMETIK PEMUTIH/WHITENING.

????????.???? Cantik itu Bukan PUTIH, Tapi CERAH MERONA

?#?no2?. Retinoid
Retinoid merupakan turunan dari vitamin A yang fungsinya untuk MEMPERCEPAT PERGANTIAN (regenerasi) sel.
BIASANYA terdapat pada KRIM untuk mengatasi JERAWAT / ANTI ACNE.
Penggunaan retinoid dapat menyebabkan efek teratogenik atau CACAT PADA JANIN.

?#?no3? Salicylic Acid (BHA)
Salicylic Acid (BHA) biasanya terdapat dalam PRODUK ANTI JERAWAT / ANTI ACNE, dapat berupa krim bahkan sabun.
Walaupun pemakaian dalam konsentrasi kurang dari 2% dikategorikan aman, sebaiknya pilihlah obat jerawat yang benar-benar berkategori aman untuk ibu hamil alias tidak mengandung bahan ini.

?#?no4?. Hydroquinone
Hydroquinone merupakan bahan PEMUTIH pada kosmetik yang sebaiknya dihindari selama hamil. Ibu kadang tergoda menggunakan kosmetik pemutih untuk menghilangkan bercak-bercak cokelat (pigmentasi) pada kulit wajah akibat kehamilan. Namun, mengingat penggelapan warna kulit pada ibu hamil bersifat sementara (akan spontan hilang setelah melahirkan), sebaiknya hindari kosemetik tersebut. Selain itu hydroquinone dalam konsentrasi maksimal justru bisa membuat kulit kemerahan dan menimbulkan bercak hitam sebagai efek sampingnya.
????????.???? Cantik itu Bukan PUTIH, Tapi CERAH MERONA

?#?no5?. Benzoil Peroxyde
Benzoil Peroxyde dapat diserap melalui kulit sekitar 5% pada pemberian topikal (oles). Biasa terdapat pada produk untuk jerawat. Meski belum ada penelitian tentang cacat janin akibat penggunaan benzoil peroxyde pada manusia, sehingga risikonya belum diketahui, akan lebih bijak jika ibu hamil tidak menggunakan kosmetik yang mengandung bahan ini.

?#?no6?. Soy
Soy biasa terdapat pada produk PELEMBAB ato SABUN.
Soy atau kedelai merupakan FITOESTROGEN yang justru dapat memPERBERAT EFEK BERCAK HITAM pada ibu hamil.

?#?no7?. PABA
PABA merupakan singkatan dari Para Amino Benzoic Acid yang terdapat pada kosmetik TABIR SURYA/sunblock. Asal tahu saja, bahan ini justru membuat KULIT LEBIH BANYAK MENYERAP lebih banyak SINAR UV sehingga menyebabkan pencokelatan/FLEK FLEK.
PABA sangat disukai oleh mereka yang ingin mendapatkan efek tanning/kecokelatan dengan mandi matahari.

?#?no8?. Benzophenone-3
Benzophenone-3 (Oxybenzone) juga terdapat pada beberapa TABIR SURYA/SUNBLOCK dan memiliki aktivitas seperti yang dilakukan hormon estrogen, juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

?#?no9?. Rhodamin
Rhodamin biasa terdapat pada MAKE UP dengan warna mencolok.
PEWARNA ini sebetulnya TERLARANG bagi kosmetik tetapi ada saja produsen yang nakal.
Rhodamin hanya boleh dipakai sebagai PEWARNA TEXTIL.
Pemakaian rhodamin pada kosmetik dapat menyebabkan KANKER KULIT pada Ibu Hamil dan KECACATAN pada JANIN.

Nah mulai sekarang di cek kembali perlengkapan kosmetik ?#?BuMiL? agar terhindar dari zat yang berbahaya ya!
sumber : Nakita

Sehat Baby.. Cantik cerah merona #IbuHamil tanpa kosmetik, apa bisa yaa??

????????.???? JAMIN, BISA Bingits!! AMAN JAYA!
Kan ada ?#?NanoSprayMCI? ?#?MagicStickMCI? plus kombinasi dengan ?#?BioGlassMCI? (minum & isian ?#?NanoSpray?)

Cantik merona segar sehat sepanjang hariiii!!
Wanna??

invite pin aq yaa utk order 74B686D3 or sms/wa 081291126686. Mau cpt dpt barang ? CASH. Mau ringan byrnya? bisa ARISAN .

Ditunggu y ordernya bunda2 cantiq