SITE STATUS
Jumlah Member :
493.832 member
user online :
1298 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: cerita terbaru selingkuh dengan ibu hami

New Topic :  
03-04-2016 02:50:01 stress saat hamil
Jumlah Posts : 30
Jumlah di-Like : belum ada like
sholat bund dila, minta sama Allah biar dikasi kekuatan n biar ibu mertua dibukakan pintu hatinya, jangan terlalu dipikirkan tiap kata2 ato tingkah laku mertua walo mungkin kesannya ga sopan kalo nyuekin mertua tapi demi calon anak kan harus selalu happy .. ada lho istri yg harus hadapi kenyaataan kalo suaminya selingkuh dengan sahabat dekatnya disaat uk 5w tapi dia trs brusaha kuat demi anak yg dikandungnya sampe anaknya lahir dg selamat, sabar ya bunda dila, tetap tersenyum :-)
   


Jumlah Posts : 30
Jumlah di-Like : belum ada like
info dari temen bun kebetulan temen saya bidan. trus sodara saya yg bidan juga bilang gpp g suntik tt. soalny waktu sd kan kita uda dapet juga. mungkin ini yg terbaru bun dan programny belum lama.. kalau dulu iya bun ibu hami harus tt1 dan tt2. 4 minggu setelah tt1 kita dapat lagi tt2. tp kalu bunda2 yg mau imunisasi juga ga dlarang. malah dokter kandungan ditpt saya dari dl ga pernah nyaranin pasienny untuk suntik tt kalu mau lahir d tenaga kesehatan. kecuali yg mau lahir didukun. gitu katanya bun..
   
16-02-2014 06:20:21 melepas asi
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Menyapihnya dengan cara WWL aja ya,bund.Cara konvensional kesannya kok merampas hak anak ^^

Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb.

 Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
   


16-02-2014 06:20:20 melepas asi
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Menyapihnya dengan cara WWL aja ya,bund.Cara konvensional kesannya kok merampas hak anak ^^

Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb.

 Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
   
06-01-2014 11:59:33 pil kb n payudara bengkak
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Mungkin karna nyapihnya tiba2 itu ya PDnya jadi bengkak,bund.Pake metode WWL aja :)




Menyapih Dengan Cinta (Weaning With Love)



Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb. 




Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
   


06-01-2014 11:59:27 pil kb n payudara bengkak
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Mungkin karna nyapihnya tiba2 itu ya PDnya jadi bengkak,bund.Pake metode WWL aja :)




Menyapih Dengan Cinta (Weaning With Love)



Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb. 




Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
   
06-01-2014 11:59:01 pil kb n payudara bengkak
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Mungkin karna nyapihnya tiba2 itu ya PDnya jadi bengkak,bund.Pake metode WWL aja :)




Menyapih Dengan Cinta (Weaning With Love)



Usia dua tahun biasanya menjadi waktu paling pas untuk balita berhenti menyusui pada ibu atau disapih. Namun berbagai penolakan sering terjadi, baik dari balita sendiri atau ketidaksiapan dalam diri si ibu. Menyusui merupakan momen istimewa antara ibu dan bayi. Karena itu walau memang sudah masanya, banyak ibu yang merasa enggan kehilangan momen istimewa tersebut. Mereka juga khawatir anak akan merasa tidak dicintai dengan disapih. Untuk itu proses menyapih harus dilakukan secara bertahap dan tanpa paksaan agar tidak berdampak buruk kepada kedua belah pihak. Agar si kecil tidak terguncang secara psikologis dan agar si ibu juga lebih rela menyapih dan tidak mengalami bengkak payudara yang parah akibat penyapihan yang terjadi secara tiba-tiba. Ada beberapa tips untuk menyapih anak dengan cinta:Lakukan proses menyapih secara bertahap dan perlahan: misalnya dengan mengurangi secara bertahap frekuensi menyusui. Bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusui saat siang. Baru kemudian bertahap mengurangi frekuensi menyusui di malam hari.Alihkan perhatian anak dan buat anak sibuk dengan berbagai kegiatan. Saat siang, kelika si anak meminta untuk menyusu alihkan perhatiannya dengan berbagai kegiatan seperti menyanyi, membaca, tertawa bersama. Kalau dia haus, biasakan untuk memberikan air putih atau jus buah. Biasanya disini peran ayah sangat dibutuhkan sebagai figur yang melengkapi sang ibu. Kalau ayah sedang ada di rumah, ayah bisa membantu untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk menyusu pada ibunyaLakukan komunikasi yang baik dengan anak. Ingat, seberapa kecil usia anak, anak tetap mengerti dan memiliki kemampuan utk     mengerti kata-kata dari orang di lingkungannya.Hindari menyapih saat anak sedang tidak sehat atau sedang sedih, kesal, marah. Hindari juga menyapih anak saat terjadi perubahan besar lain pada hidupnya, seperti mulai ditinggal bekerja, pindah rumah, mulai sekolah, atau ganti pengasuh.Hindari menyapih anak dari menyusu ke benda lain seperti empeng, botol susu, bantal, dsb. 




Berbagai cerita tentang menyapih dengan cinta bisa didapatkan di sini:http://semarang.aimi-asi.org/2010/09/menyapih-matahari-terbitku/http://kultwit.aimi-asi.org/2011/02/weaning-with-love/http://health.kompas.com/read/2012/04/05/07260982/Menyapih.dan.Menyusui.dalam.Kondisi.Hamilhttp://health.kompas.com/read/2011/02/23/17224348/Kiat.Menyapih.Secara.Alamihttp://aimi-asi.org/menyusui-lebih-dari-2-tahun/http://aimi-asi.org/menyapih-dengan-kasih/
   
07-09-2013 23:10:58 Hemangioma pada anakku
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
Dear bunda Wiku...
Saya adalah salah seorang penderita Hemangioma Kavernosa sejak bayi... Usia saya saat ini 28 th.. Saya menjalani pembedahan pada usia 22 th... Hemangioma tersebut berada di bagian paha kanan saya... Saya rasa. Tidak semua hemangioma dpt hilang dengan sendirinya secara sempurna pada usia 5 hingga 7 tahun... Karena saya sendiri mengalaminya.. Ada pun dampak yg saya alami dari penyakit ini adalah.. Paha saya ukurannya tidak simetris antara paha kanan dan kiri... Pada paha kanan terlihat membengkak karena jaringan pembuluh darah yg terlihat menonjol, berwarna biru dan lebar kira2 seukuran ibu jari, terlihat seperti varises... Saya tidak mampu utk berdiri terlalu lama, berjalan kaki cukup jauh atau pun joging karena akan mengakibatkan nyeri... Begitu jg jika sedang datang bulan...
Hemangioma tersebut pada mulanya hanya berjumlah 1 buah saja.. Namun lama kelamaan jumlahnya bertambah dan menyebar di paha kanan saya... Pada awalnya benjolan tersebut berwarna transparant, kemudian berwarna merah, keunguan... Bahkan beberapa kali menjadi hitam... Pada saat hemangioma berwarna hitam..tonjolan ini lebih menebal, terasa sakit kadang disertai gatal...lama2 akan agak mengering sebagian hingga jika tergesek ia akan terlepas dan terjadi luka karena tidak seluruh bagian dari hemangioma tersebut mengering...
Mengapa penanganan hemangioma yang saya alami terkesan terlambat yaitu pada umur saya telah menginjak usia 22 th adalah karena... Ketika kecil saat orang tua saya sering membawa saya berobat ke rumah sakit, pihak RS selalu menyarankan utk di rujuk ke dokter spesialis kulit...namun dokter tidak pernah menjelaskan secara jelas tentang penyakit apa yang saya alami, bahkan terkadang dokternya sendiri kebingungan... Saya hanya diberi obat Trombophob oleh dokter...
Cerita saya ini sekedar hanya untuk berbagi dengan ibu Wiku, semoga dapat bermanfaat bagi para bunda yg mengalami hal serupa pada buah hatinya sehingga memperoleh penanganan yg tepat bagi baby nya... Semoga buah hatinya lekas sembuh ya bunda... Aamiin...
   
25-07-2013 17:05:16 music baby
Jumlah Posts : 16
Jumlah di-Like : belum ada like
.:PROMO PACKAGE:. MP3 Player

UNTUK PROMO PACKAGE kini bunda bisa mendapatkan:
mp3 player, headphone mix style dan micro sd 4 gb yang berisi :

.::music for baby::.
ini terdapat 85 music klasik bagi Bunda yang sedang hamil
- Baby Einstein - Playtime Music Box (19 lagu)
- Bethoven for baby (10 lagu)
- Classical calm for baby (20 lagu)
- Mozart for baby (11 lagu)
- Amazing Baby (24 lagu)

.:MOM Journey:. (video)
panduan lengkap bagi bunda yang sedang hamil berisi tentang :
- pilates ibu hamil
- nutrisi yang tepat untuk ibu hamil
dan banyak lagi

.:YOGA for Pregnancy:. (video)
-tutorial gerakan yoga bagi ibu hamil

Keterangan :
1. Mp3 player clip dgn slot mirco SD, bisa dijepit di baju,celana , dll
2. Splitter headphone, berfungsi sebagai alat sambungan ke heaphone yang lain bisa dilihat di gambar no 1. (pada gabar no 5 ditempel diperut ibu dan di no 6 didengarkan oleh Ibu sendiri)
3. Mirco SD, media penyimpanan data (musik, video, dll)
4. Headphone mix style
5. Mix style bisa bisa ditempelkan di perut/ di telinga
6. Sedangkan earphone bawaan mp3 player bisa didengarkan oleh ibu yang sedang hamil

NB : u/ video bisa diputer di pc/laptop, dvd player yang ada colokan usb
langsung ke mp3 player lewat kabel data,mp3 bisa didengarkan max 2jam
IDR :160rb Untuk mendengarkan ada beberapa cara yang dilakukan. Diantaranya tata cara menggunakan musik klasik adalah:
  1. Mengunakan headset / headphone dan di tempelkan di kedua sisi perut secara simetris pada ibu yang mengandung calon bayinya.
  2. Pemutaran musik yang anda pilih jangan merusaknya dengan suara keras. Kecilkan volume lagu agar musik menjadi pelan dan nyaman.
  3. Durasi waktu dalam satu kali pemutaran maksimal 1 jam.
  4. Sebaiknya dilakukan setiap hari 1-2 kali pemutaran diwaktu senggang anda.

    Hubungi kami
    fast respon sms 085730802195
    pin bb 29794CDA Music - musiK IBU HAMI
   
17-02-2011 07:12:46 cara komunikasi sama si kecil
Jumlah Posts : 112
Jumlah di-Like : 9
Salam kenal buat bunda semuanya ...
Berkomunikasi dengan anak sebetulnya sudah dapat dimulai sejak dini bahkan ketika anak masih menjadi janin dalam perut ibu. Dengan menyadari bahwa orangtua dapat berkomunikasi dengan janin dalam kandugan akan memberikan ikatan hubungan yang lebih dekat dan juga menjadi sebuah pengalaman yang begitu menyenangkan yang tidak dapat terlupakan.
Ada beberapa komunikasi yang dapat dilakukan orangtua kepada janin yang dikandungnya, tentunya dengan mengetahui pertumbuhan dan perkembangan pembentukan indera-indera janin, sehingga komunikasi dapat tepat dilakukan.

Indera Peraba

Indera Peraba ini berkembang sebelum minggu ke 8. Ketika janin bergerak dan telapak tangan atau kakinya tampak pada perut ibu, sentuhlah dia, berikan perasaan lembut dan kasih sayang kepadanya, sehingga ia merasakan kelembutan, rasa cinta dan kasih sayang dari orangtuanya. Rasa cinta dan kasih sayang dari orangtua yang dia rasakan akan memberikan ketenangan pada janin anda.

Indera Pendengaran

Indera pendengaran mulai berkembang pada minggu ke 8 dan selesai pembentukan pada minggu ke 24. Indera pendengaran ini juga dibantu oleh air ketuban yang merupakan penghantar suara yang baik.
Janin akan mulai mendengar suara aliran darah melalui plasenta, suara denyut jantung dan suara udara dalam usus. Selain itu janin akan bereaksi terhadap suara-suara keras, bahkan bisa membuat janin terkejut melompat.
Pada minggu ke 25 janin sudah dapat mendengar dan mengenali suara orang-orang terdekatnya seperti ibu dan ayahnya. Lakukanlah komunikasi dengannya meskipun hanya satu arah, bernyayilah orangtua, bacakan cerita atau berbicalah dengan janin untuk  lebih mendekatkan diri janin dengan orangtuanya dan lebih mengenal suara dari orangtuanya.
Bahkan orangtua yang sedang marah akan memberikan reaksi marah pula pada janin, sebaliknya alunan musik yang lembut dapat menenteramkan janin

Indera Perasa

Indera perasa janin akan terbentuk pada minggu ke 13-15. Pada usia ini janin dapat merasakan substansi yang pahit dan manis. Jika, cairan ketuban yang dia rasakan manis, maka dia akan meminumnya dan menelannya. Namun jika air ketuban yang dia rasakan terasa pahit, janin akan meronta dan mengeluarkannya, serta janin akan menghentikan konsumsinya tsb..

Indera Penciuman

Indera penciuman akan terbentuk pada usia kehamilan 11 - 15 minggu. Ketika indera penciuman ini terbentuk, janin dapat mencium dari bau air ketuban yang baunya mirip seperti ibunya. Makanya ketika bayi terlahir, dalam beberapa jam ia akan mengenali siapa ibunya berdasar dari indera penciuman ini.

Indera Penglihatan

Dari awal kehamilan hingga usia ke 26 mata bayi akan selalu tertutup untuk memproduksi retina, namun meskipun demikian retina janin pada usia kehamilan 16 minggu dapat mendeteksi adanya pancaran sinar.
Pada usia kehamilan di minggu 27,  janin mulai membuka matanya dan melihat ke sekelilingnya untuk pertama kalinya. Mata janin dapat menangkap cahaya yang masuk ke dalam rahim ibunya, baik itu sinar matahari atau sinar lampu. Selain itu otak janin akan bereaksi terhadapa kelap-kelip cahaya

Dengan demikian janin ternyata dapat bereaksi terhadap berbagai rangsangan yang datang dari luar bahkan dalam tubuh ibu. Oleh karena itu sudah seharusnya lingkungan tempat tinggal, tingkah laku dan tutur kata ibu yang tengah mengandung harus selalu dijaga. Segala sesuatu yang dilihat dan didengar sendiri, baik itu perasaan suka, marah, sedih dan senang, sudah pasti memberi pengaruh bagi perkembangan si janin. Jangan mengira bahwa janin belum memiliki perasaan, sehingga dengan sengaja tidak membatasi diri. Disamping itu manfaatkan sepenuhnya keunikan janin ini, untuk memberikan pendidikan sedini mungkin dan pengaruh baik secara berangsur-angsur dengan penuh semangat mendorong maju pertumbuhan dan kesehatan jiwa dan raga janin.

 
   
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Waduh, kebetulan saya lagi iseng nge-browsing internet dan nyari2 apa ada yang tau tentang yayasan siwi asih dan suster bernama Nining.

Saya sempet ambil suster di Yayasan Siwi Asih, Depok. Tadinya dapet no. tlp yang di Pamulang, tapi di sana lagi kosong waktu itu dan saya dikasih no tlp Yay. Siwi Asih (YSA).

Sebenernya sih tidak ada masalah. Waktu itu tanggal 29 Nov 2008, saya balik dari rmh mama dengan bayi saya yang baru berumur 1 bulan kurang 3 hari. Suami saya ngejemput saya dengan mertua dan suster yang baru diambil dari YSA. Nama susternya: Suster Sarijah, kami manggilnya suster Sari. Orangnya baik, kerjanya agak lama tapi secara keseluruhan dia baik. Sempat ada selisih pendapat dengan mertua saya, tapi setelah saya telpon ibu Kris si pemilik YSA, selisih pendapat tersebut bisa diselesaikan secara damai. Tapi sayang, si suster Sari harus berhenti kerja karena saudara iparnya yang mengasuh anaknya yang berusia 7 tahun ternyata juga lagi hamil, jadi ia harus mengurus anaknya sendiri.

Saya telpon ibu Kris, dan dengan pengertian ibu Kris bilang, iya tidak apa2, diganti aja, ia tidak memotong jatah tukar saya (2x tukar dalam 4 bulan). karena suster sari berhenti bukan karena tidak betah dan bukan karena ketidakcocokan.

Penggantinya datang, namanya (ngakunya: Laningsih), dipanggilnya: Nining, umurnya 29 tahun dan belum menikah.

Hati-hati dengannya. Semula saya terpesona dengan kelembutannya. Suaranya sedikit manja tapi lembut. Waktu itu saya masih cuti, jadi masih di rumah aja, si Nining hobi banget nongkrong di kamar saya sambil ngajak ngobrol. Sebenernya sih saya pengen baca novel, tapi ya ngobrol jg gak apa2 karena keliatannya dia baik. Kadang-kadang saya juga sambil membuka laptop mengerjakan pekerjaan kantor yang bisa dikerjakan di rumah.

Dia sempet cerita macem2, katanya dulu waktu SMU dia sempet ditawarin jadi fotomodel tapi dia tidak mau (tau ya bener apa kagak, tinggi sih, setingi saya, tapi... ya... cantik atau tidaknya seseorang relatif sihh yaaa..). Terus dia sempet minta diajarin pake komputer... nah lho, saya binun, kok suster mau belajar kmptr? Saya bilang aja, percuma belajar kmptr kl kg punya, nanti kl punya jg bisa sendiri (masa saya mau bilang ngapain suster belajar komputer?)

Dia sempet cerita dia berenti kerja di tempat yg sebelumnya krn kagak tahan, adik bos nya centil banget, suka ngisengin dia. Bisikin omongan macem-macem, apalagi kl dia lagi sendirian. Katanya sih adik bosnya itu naksir dia tapi dia sebel karena dia pernah denger si cowok itu bilang ke temen2nya kl Nining yang naksir dia.

Waktu itu sih saya iyaaaa aja. Malah saya sempet percaya dan berprasangka ke suster sari karena si Nining sempet cerita katanya si suster sari ngomong ke dia dulu waktu kerja di rumah saya kl mau pulang naek angkot, padahal kenyataannya yang pertama dianterin suami saya sampe tempat bus dan yang kedua dianterin pegawai suami saya sampe ke rumahnya di depok.

Saya sempet tugas keluar kota dan meninggalkan anak saya di rumah (bersama papa dan kakek neneknya). Waktu itu sempet kepotong liburan 1 hari (imlek) dan sekeluarga harus pergi silahturahmi ke keluarga yang lebih tua, karena rumah kami toko dan pegawai pun sedang libur, papa nya disuruh jaga rumah bersama anak saya dan si suster Nining.

Saya sebenarnya tidak suka dengan pengaturan seperti itu, tapi saya percaya 100% dengan suami saya, Tapi sejak saat itu si Nining berubah kelakuan. Setelah saya pulang ke rumah, kalau saya bilang begini atau begitu, dia selalu bilang tapi kata bapak begono, bu. Si nining jg sempet ngerusakin ASI saya (saya ninggalin ASI beku dan ASI dingin di kulkas), 240 cc lho. saya udah nanya ke suster RSB tempat saya melahirkan, katanya kalau sewakyu dinginnya agak kental dikit tidak apa2, emang kadang ada ASI yang seperti itu, manasinnya aja yang ati-ati (jangan terlau panas tapi juga jangan dengan air dingin, cukup direndem di aer yang kalau ketetesan katanya "ADUH" tapi kagak melepuh).
Si nining tetep ngotot, katanya dari dingin aja udah rusak, gitu dipanasin (direndem di air anget) jadi kuning dan berbusa. Malah waktu dia telpon saya ke kantor, dia bilang saya tunjukin ke bapak ya, bu, saya bilang buat apaan, simpen aja di kulkas biar entar sore saya liat sendiri, bapak mana ngerti.

Waktu saya keluar kota itu, anak saya kan minum susu formula karena stok ASI udah abis, ternyata suaranya jadi serak banget. Saya cuma bilang harusnya setelah minum susu diminumin air putih. Nining bilang, tapi bu kan waktu bikin susu juga udah ada airnya, jadi kagak usah minum air putih lagi gak apa-apa, di tempat kerjanya yang dulu juga waktu ke dokter katanya kg usah minumin air putih lagi krn di susunya kan udah ada airnya. Ihhhh... sebel deh, saya kan kagak tau bosnya yg dulu ke dokter mana dan bener gak dokternya bilang begitu. Cuma saya mikir aja sih, kalo kita minum sirop, kan bikinnya juga pake air putih, tapi kl minum begitu aja apalagi anget-anget, setelah minum di tenggorokan pasti kan berasa lengket.

Pernah waktu pagi2, biasanya mandi jam 7, tapi jam 7 waktu itu dia masih ketiduran lagi, baru bangun jam 8 waktu saya mau berangkat ke kantor. Saya kirakan mau dimandiin, ternyata si Nining cuma bawa-bawa baskom aja, trus saya nanya, kok kaga mandi? Dia bilang kata bapak kagak usah mandi, sekaan aja. Saya nanya ke suami saya, suami saya bilang dia kagak ngomong gitu, dia cuma nanya kok kagak mandi dan si nining bilang iya cuma sekaan aja. Dasar cowok, mungkin dia pikir kesiangan atau apa jadi dia diem aja, tapi bukan berarti dia yang nyuruh kagak mandi, kan?

Saya udah mulai kagak suka tuh. Dibilangin selalu pinteran si Nining, udah gitu ngapain coba kalo dibilangin selalu kata bapak bgini bgitu padahal suami saya kagak ngomong.

Terakhir yang paling parahnya waktu pagi anak saya ngompol, emang sih mau mandi. Tapi tatakan kain yang kena ompolnya kan masih basah, kl mau dipakai untuk tatakan mandi boleh, tapi yang basahnya jangan untuk kepala donk, masa pesing bekas pipis naik ke kepala, masih mending kl untuk pantat. Saya bilang baik2, itu basah kena ompol, yang basahnya jangan kena kepala ya. Dia bilang kagak kena, tapi kagak ngerubah letak anak saya. Saya manjat tepat tidur dan saya pegang kain di bawah kepala anak saya, basah. Si nining langsung cemberut, dan anak saya ditarik ke bawah (saya udah mau komentar lagi tuh, jangan terlalu kebawah, kan udah agak besar nanti melorot dari ranjang, tapi saya tahan-tahan ya udah deh, saya awasin ini, bisa saya tangkep kl melorot drpd dibilang bawel).
Waktu mandi, anak saya tenaganya memang kuat dan cukup tinggi untuk usianya yang baru 3 bulan setengah sehingga di belakang kepalanya harus saya jagain dengan tangan saya supaya kagak kebentur ember. Nah, waktu mau ngebalik, si Nining tidak hati2, untung tangan saya yg udah saya tarik masih sempet megangin kepala anak saya, karena si Nining ngebalik badan anak saya TANPA megangin leher belakangnya (bayangin, anak 3 1/2 bulan megangnya kayak begitu). Setelahnya waktu ngebalik, biasanya kaki anak saya ditekuk berlutut karena belum blh berdiri, anak saya langsung berdiri, saya bilang Ning bediri tuh dia, balasnya Iya udah mau diangkat, tapi kagak diangkat-angkat. Saya bilang lagi, bediri tuh, dia bilang lagi dengan cemberut: Iya udah mau diangkat.
Setelah diangkat beneran, saya marah dan saya bilang: Kalau mandiin anak ati-ati yah, pertama nyaris kebentur, kedua anak bediri-bediri sebelum waktunya katanya mau diangkat tapi kagak diangkat2.

Dia diem aja, gitu suami saya masuk untuk melihat anak saya, baru si Nining nyautin: Biasanya kl mandi  dibantuin pegangin oleh neneknya. Saya diem aja, tapi saya kesel, biasanya dia ngeledek2 saya kagak bisa mandiin anak sendiri karena saya masih takut. Nah kl mandiin harus dipegangin mah namanya dia juga belum becus.

Setelah kejadian itu tiap pagi saya yang mandiin, dibantuin suami saya. Anak saya ternyata lebih senang dan ketawa-ketawa, mungkin happy krn papa dan mamanya berduaan mandiin dia :)

Satu lagi, si Nining kl mangku anak di mobil suka ketiduran, tapi kl diminta kagak dikasih, saya sampai ikutan duduk di belakang di sebelah dia, takut seandainya dia ketiduran dan suami ngerem mendadak.

Belakangan, setelah insiden mandi itu, saya juga mangku sendiri di mobil. Dia cemberut aja kagak suka. Yang paling parahnya pernah waktu pulang, saya kan nungguin pintu mobil dibukain dari luar krn saya ngegendong anak saya. Eh si nining ikutan duduk di sebalah saya kaga turun2, suami saya negor dia: Ning, turun donk, bantuin ibu turun. Mungkin dia lagi menghayal, karena biasanya kalau dia yang gendong semua perhatian tercurah ke dia, bahkan suami saya mayungin kl lagi panas banget (ya tentu aja krn si Nining kan gendong anak kami).

Nining kerjanya juga perhitungan, dia tidak mau nyapu ataupun ngepel kamarnya sendiri. Tapi dia dengan baeraninya setelah br 1 bulan kerja, minta uang untuk keperluan sehari-harinya (sabun, sampo, odol, pembalut, dll). Katanya sabunnya tidak dijual di Indomaret (nah lho, saya sendiri cuma pakai sabun lifebouy batangan dari toko), pembalutnya harus yang merk Kotex. Suami saya tidak suka, suami bilang biasanya pembantu dibelikan kebutuhan bulanan setelah beberapa bulan kerja dan itupun mereka tidak minta, mereka biasanya membayar dengan uang, baru kalau ternyata cocok dengan pembantu tersebut dan terbukti baik ia kagak usah bayar lagi.

Terakhir sepulang dr rumah mama saya, dia ceritanya mau nyuci baju di kamar mandi, udah diberantakin papan gilesan, sabun dan ember2 tapi orangnya kagak ada. Saya sih diem aja, sebodo deh. Pulang dr rmh mama saya dia langsung ilang juga saya sebodo. Ternyata dia langsung mandi, duduk di loteng dan ceritanya nagis sesenggukan cerita ke mertua saya. Katanya mau berhenti, udah kagak tahan ama saya, bahkan mama saya ikut-ikutan marahin dia, dia mau pulang besok kagak peduli gimana.

Saya sih bilang ya berenti, berenti aja, kagak masalah, saya sendiri juga udah sempet telpon ibu kris sebelumnya nyari pengganti, tapi adanya yang lebih muda dan belum married juga, ada lagi yang jauh lebih pengalaman (Gajinya lebih mahal) jadi saya mikir, yang sepantaran aja centilnya kayak begini, apalagi yang lebih muda. Dan dengan pengalaman kayak si nining aja belagunya udah setengah mattteeee, apalagi yang lebih pengalaman.

Akhirnya suami saya ngebujukin dia 2 hari lagi krn suster penggantinya br ada 2 hr lagi, saya sih sebenernya malesss, saya bisa kok ijin cuti, dia mau berenti ya berenti aja ngapain ditahan-tahan.

Nah lho, mama saya marahin dia? Yang ada tuh mama saya cuma bilang,kl anak ngompol gantiin celananya dulu baru buka bajunya biar kagak dingin, tapi si nining dengen ngeyelnya bilang kan bajunya kena. Trus mama dan saya sih diem aja. Males dan kami juga sudah terbiasa dengan ngeyelnya si nining.

Yang parahnya, ternyata si nining tukang ngadu domba. Dia bilang dimarahin ama mama saya padahal ternyata tidak. Di rumah saya sendiri, dulu waktu awal-awal kerja, dia suka cerita-cerita ke pembantu mama saya tanpa ditanya. Dia cerita di rumah mertua saya dia susah makanlah, kagak pernah makan daging lah, makan kerupuk aja seminggu sekali juga kagak, kerupuk kl udah malem dimasukin ke kamar mertua saya (padahal ini krn di rumah mertua banyak tikus maklum toko, dan kerupuknya kerupuk bangka, mertua saya nyimpennya cuma di plastik, bukan di toples, tapi kl dia cerita ke org2 setelah dia bilang jarang banget makan kerupuk dia mau supaya org berkesan apa? Kesannya kerupuk dimasukin kamar krn takut diambil diam2 oleh dia? Padahal udah saya jelasin lho kl di rmh tuh banyak tikus), terus bilang mertua saya bawelnya setengah mati.

Mertua saya memang agak polos. Ia sempat bilang katanya suster yang baru pengganti si nining nanti belum pernah kerja lho, belum pernah ngurus bayi. Saya cuma nanya tau dari siapa, katanya dr pembantu rumahnya, saya nanya emang si embak kenal? Katanya tau dari si nining. Astagaaa, mau berenti ya berenti aja, jangan ngejelek2in calon penggantinya, Dulu waktu suster sari selisih pendapat dengan mertua saya dan bilang mau berhenti dia udah telpon ibu kris nanya ada pengganti gak dan si suster sari bilang si nining sama kok pengalamannya denga dia.

Saya juga udah telpon ibu kris sebelumnya, katanya suster penggantinya (suster yang sekarang ini), jauh lebih pengalaman, gajinya juga lebih mahal lagi. Saya sih lebih percaya dengan ibu Kris.

Suster saya yang sekarang namanya suster Sri. Kerjanya cekatan, pagi-pagi dia bangun sholat dan kemudian nyuci baju. Nyetrika baju waktu siang ketika anak saya tidur dan kerjanya sebet banget. Saya sekarang bisa sarapan dengan tenang. Dulu waktu masih si nining, pagi-pagi jam 5.30 sampai jam 7.00 saya dan suami saya sarapan dan mandi terkebut-kebut karena anak saya dipegang oleh kami berdua. Ibu mertua sibuk persiapan mau buka toko, dan si nining sibuk nyetrika di loteng.

Itu sih pengalaman saya dengan Yayasan Siwi Asih. Sejauh ini ibu kris baik, saya tidak ada masalah dengannya. Cuma hati-hati aja kalau suster yang mau ditawarkan ke ibu-ibu sekalian namanya nining / laningsih / ningsih / lanny. Karena itu suster yang sama dengan cerita saya di atas.

Semoga bermanfaat sebagai tambahan info. Kejadiannya baru aja kok. Tanggal 18 Feb 2009 kemarin si nining baru aja berhenti nya, jadi mungkin sekarang dia lagi nyari-nyari kerjaan baru.


   
04-03-2009 13:17:00 gimana caranya dongengin bayi
Jumlah Posts : 55
Jumlah di-Like : belum ada like
Hai Bunda Anyza...
Salam Kenal...
Semoga artikel ini bisa membantu...

DONGENG AKTIFKAN SIMPUL SARAF

Bayi-bayi yang rajin didongengi terbukti memiliki simpul saraf (myelin) yang lebih aktif. Sudahkah Anda melakukannya?

Sejak si kecil masih dalam kandungan, Rika sudah biasa mendongeng untuk anaknya. Banyak hal yang diceritakan, mulai dari aktivitas yang sedang dilakukannya sampai cerita-cerita sarat pesan moral yang dibaca dari beragam buku. Hingga anaknya lahir, Rika masih terus melakukan kebiasaan tersebut. Sambil memandikan, menyuapi dan bersiap tidur pun, ibu satu anak ini menyelipkan satu-dua cerita. Hasilnya? "Saya lihat perkembangan anak saya lebih cepat dibanding bayi-bayi seusianya. Saya rasa memang banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan mendongeng pada anak sejak bayi," ujarnya.

Ada lagi contoh nyata: seorang mempelai perempuan memilih satu lagu khusus untuk mengiringi pernikahannya. Ketika ditanya alasannya, dengan lugas ia menjawab, "Lagu ini rasanya akrab sekali di telinga saya. Katanya sewaktu bayi saya sering didongengi cerita yang tertulis sebagai syair lagu ini." Wah, masa sih efek dongeng pada bayi bisa sedahsyat itu?

AKTIFKAN SIMPUL SARAF

"Dari banyak penelitian sudah dibuktikan bahwa mendongeng pada anak memang banyak sekali manfaatnya. Jangankan sejak bayi, bahkan ketika si anak masih dalam kandungan pun mendongeng sudah bisa dilakukan," ujar Andi Yudha Asfandiyar, seorang pemerhati anak yang sudah berulang kali mengikuti seminar tentang dongeng di berbagai negara. Jadi kalau ada pertanyaan mulai kapan bayi bisa didongengi, jawabannya adalah sejak indra pendengaran bayi mulai berfungsi di dalam kandungan.

Ibarat sebuah gelombang radio, dengan bercerita pada anak berarti orang tua mengirim sinyal pada buah hatinya. "Kalau dilakukan dengan ketulusan hati, 'transmisinya' jadi semakin kuat. Anak bisa merasakan meski belum memahami sepenuhnya," tambahnya.

Di beberapa kesempatan, Andi Yudha selalu menekankan bahwa dongeng bisa mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan ketahanan mental anak. Ia lantas menguraikan manfaat yang bisa diperoleh dari aktivitas mendongeng pada bayi:

* mengaktifkan simpul saraf

Banyak penelitian membuktikan, cerita-cerita yang didengar anak sejak bayi dapat mengaktifkan simpul-simpul saraf di otaknya (myelin). Cara kerjanya sederhana saja kok. Seperti halnya senam otak, banyaknya informasi yang didapat anak dapat membuat otak si kecil menjadi lebih aktif. Ini pun berimbas pada perkembangan IQ-nya.

* merangsang indra

Dongeng yang disampaikan dapat merangsang indra bayi, terutama indra pendengaran dan penglihatan. Banyak pakar yang sependapat bahwa 5 tahun pertama dalam kehidupan anak merupakan masa emas atau masa sedang giat-giatnya anak menyerap berbagai hal yang didengar dan dilihat. Jadi, meski belum bisa memberikan respons yang berarti, semua cerita yang disampaikan orang tua akan ditangkap oleh indra pendengaran dan penglihatannya untuk kemudian direkam dalam memorinya. Kedua indra tersebut juga jadi terlatih menangkap sedemikian banyak informasi.

* perkembangan lebih cepat

Banyaknya informasi yang didapat oleh bayi bisa mengoptimalkan pertumbuhannya. "Jangan heran kalau bayi yang lebih sering mendengar cerita nantinya jadi lebih cepat tengkurap, merangkak dan sebagainya. Itu semua akibat perkembangan otaknya lebih optimal karena banyaknya rangsang yang diterima," lanjut Andi Yudha.

Perkembangan kemampuan ini tidak berhenti sampai di usia bayi saja. Setelah anak tumbuh lebih besar pun banyak manfaat yang masih terasa apabila dongeng sering diperdengarkan pada bayi. "Paling tidak, karena perkembangan otaknya optimal, stimulus apa pun yang diajarkan padanya akan ditangkap lebih cepat."

* lebih peka

Selain perkembangan kemampuan fisik dan intelektual, bayi-bayi yang sering mendengarkan orang tuanya bercerita diyakini akan tumbuh menjadi anak yang lebih peka. Seiring dengan pertambahan usianya, kepekaan ini akan mendukung sederet sikap positif lainnya, seperti rasa ingin tahu, percaya diri, sikap kritis, kemauan eksploratif, dan sebagainya. Dengan kata lain kecerdasan emosional, spiritual, dan ketahanan mentalnya kian terasah. Memang, tidak semua manfaat positif langsung terasa pada anak sejak bayi karena ada sifat-sifat yang mungkin baru terlihat setelah si anak tumbuh besar.

TAK HANYA MEMBACAKAN BUKU

Banyak yang beranggapan mendongeng untukbayi hanya bisa dilakukan dengan cara membacakan buku cerita. "Padahal tidak hanya sebatas dengan membacakan buku," tandas pendongeng yang baru berkeliling ke beberapa kota besar di Indonesia untuk mendongeng di Taman Kanak-Kanak.

Jadi, bagaimana lagi dong cara mendongeng untukbayi?

1.Sambil beraktivitas

Momen-momen saat bayi makan, mandi, dipangku, ditimang, dan sebagainya bisa dimanfaatkan untuk mendongeng. "Jadi, tidak harus membacakan cerita sebelum tidur. Kalau harus selalu seperti itu sih, bisa-bisa orang tuanya yang tidur duluan," kelakar Andi. Kendati begitu, boleh-boleh saja membacakan buku cerita tertentu untukbayi, tapi tidak mutlak harus menggunakan cara tersebut.

2.Gunakan alat bantu

Gunakan alat bantu supaya dongeng menjadi menarik, selain memberi manfaat lebih untuk merangsang indra bayi. Misalnya dot susu yang sudah tidak terpakai diandaikan sebagai topi atau sepatunya sebagai rumah-rumahan. Demikian halnya dengan kapas, popok, botol sampo, dan sebagainya yang bisa dimanfaatkan sebagai pendukung cerita. Kelebatan benda-benda dengan warna yang berbeda-beda itu akan menarik perhatiannya sekaligus merangsang penglihatannya. Selain itu, biarkan si kecil memegang dan merasakan tekstur alat bantu dongeng tersebut yang amat bermanfaat untuk merangsang indra perabanya.

3.Mainkan intonasi suara

Intonasi suara yang berbeda-beda amat bermanfaat bagi indra pendengarannya. Selain itu intonasi yang berbeda-beda ini akan membuat cerita menjadi lebih menarik. "Coba bandingkan antara cerita yang dibacakan orang tua dengan suara datar sambil terkantuk-kantuk dengan cara bertutur yang amat hidup dan variatif. Ada suara tinggi untuk tokoh A, suara rendah untuk tokoh B, suara cempreng untuk tokoh C, dan sebagainya," saran Andi Yudha.

4.Tambahkan gerakan

Gerakan pantomim sederhana juga bisa disisipkan saat mendongeng. Misalnya ketika bercerita tentang kuda melompat, orang tua dapat menyontohkannya dengan gerakan melompat disertai ekspresi muka yang mendukung. "Tak perlu belajar pantomim secara khusus. Cukup gerakan sederhana saja asal mendukung cerita," lanjut Andi. Biarkan anak belajar berimajinasi sesuai dengan usianya. Bila si kecil sudah bisa membuat beberapa gerakan, tak ada salahnya memanfaatkan hal tersebut.

5.Libatkan perasaan

Seperti sudah disebutkan di atas, ketulusan orang tua bisa menjadi "transmisi" yang kuat untuk mengirim sinyal pada bayi. Ikatan batin bisa dibangun dari aktivitas tersebut. Begitu juga rasa sayang dan perhatian orang tua dapat terungkap di situ. "Banyak orang tua yang sekadar mengikuti teori untuk membacakan cerita pada bayinya meski sedang jengkel atau lelah. Jangan salah, bayi bisa merasakan itu semua lo," kata Andi.

6. Semua hal bisa diceritakan

Ingat, tidak cuma cerita yang sarat dengan pesan moral yang bisa didongengkan pada si kecil. Kejadian sehari-hari yang paling sederhana pun bisa diceritakan. Misalnya saat mengganti popok, menyuapinya, mengajaknya jalan-jalan di taman kompleks dan sebagainya. "Untuk usia ini, cerita dengan pesan moral boleh saja sesekali diperdengarkan, tapi tidak tiap kali bercerita harus ada tokoh antagonis dan protagonisnya," tukas Andi. Cerita yang mau didongengkan bisa disiapkan sebelumnya dengan menyontoh buku. Bisa juga spontan karena ada kejadian menarik saat itu. Intinya, banyak hal bisa dijadikan cerita untuk si kecil.

7. Batasi waktunya

Rentang perhatian dan konsentrasi bayi masih sangat terbatas. Itulah sebabnya, tidak disarankan untuk membacakan si kecil buku cerita yang tebal sampai selesai. "Cukuplah selama 2-5 menit sebagai permulaan," sarannya. Meski waktunya singkat, tapi kalau frekuensinya sering, lebih terasa manfaatnya.

8.Kesabaran

Satu hal yang juga harus menyertai kegiatan mendongeng adalah kesabaran ekstra. Bagaimana tidak? Karena respons yang ditunjukkan bayi sering tidak terlihat. Berbeda dari anak yang usianya lebih besar, yang responsnya sudah lebih jelas, semisal senang, sebal, tertarik dan sebagainya.

Jadi, orang tualah yang harus jeli mengamati situasi, apakah bayinya sedang "enak" didongengi atau sebaliknya. "Cari kesempatan yang enak bagi orang tua maupun bayinya," saran Andi pula.

JANGAN SALAH PILIH

Meski memberi sederet manfaat, ada beberapa hal yang mesti dicermati kala bercerita pada bayi. Yang pasti, orang tua harus pandai memilah-milah bahan cerita. Jauhkan cerita yang dapat berdampak negatif, seperti cerita tentang menjelek-jelekkan kelemahan orang lain. "Yang seperti ini ya tidak benar. Kalau yang diceritakan tidak pas, bisa-bisa malah mengganggu perkembangannya," tukas pria yang pernah mengikuti pelatihan mengenai masalah anak-anak atas undangan ACCU-UNESCO, di Tokyo, Jepang ini.

Lalu, cerita apa lagi yang sebaiknya tidak didengar anak? "Antara lain, keluh kesah orang tua, baik mengenai keharmonisan rumah tangga maupun masalah finansial. Contohnya, ibu yang curhat pada bayinya mengenai sang mertua. Yang seperti ini jelas kurang bijaksana disamping tentu saja sama sekali tidak bermanfaat bagi anak," tandasnya.

Selain itu orang tua harus menyadari bahwa di usia ini bayi begitu cepat menyerap semua informasi. Kalau sampai ada informasi yang keliru, bisa jadi efeknya tidak langsung terlihat saat itu juga, melainkan setelah si bayi tumbuh lebih besar. Runyam kan?

Marfuah Panji Astuti. Foto: Iman/nakita

   
19-12-2008 14:05:40 tempramen di saat hamil
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10

Emosi ibu hamil memang lebih labil. Sebaiknya hal itu disadari untuk diantisipasi. Ibu hamil akan menjadi gampang marah, tersinggung, serta mudah menangis. Perubahan fisiologis dan emosional memang tidak mudah dihadapi. Untuk mengatasi perasaan negatif tersebut akui saja perasaan-perasaan yang ada.

Peran pasangan sangat besar untuk berbagi cerita. Pada saat Ibu dan pasangan sedang santai berdua, ungkapkanlah hal yang menyenangkan dan perasaan-perasaan negatif yang ada. Kerja sama dengan pasangan adalah kunci keberhasilan menghadapi tekanan di masa hamil.

JADI SENSITIF DI KALA HAMIL

Wajar, kok, kalau perilaku ibu hamil jadi terkesan aneh-aneh. Biang keladinya tak lain adalah perubahan hormonal

Nah, para suami dimohon maklum jika istri yang tengah hamil jadi berperilaku tidak biasa. Yang tadinya sabar jadi cepat naik darah, yang tadinya rajin mendadak jadi malas, yang semula mandiri jadi manja, atau yang biasanya selalu memperhatikan suami kini malah ingin lebih diperhatikan.

Lantaran itulah, saat memutuskan untuk hamil, istri dan suami harus benar-benar siap fisik dan mental. Jadi saat terjadi perubahan, entah itu perubahan fisik maupun perilaku, baik istri maupun suami tidak terlalu kaget menghadapinya. Jangan sampai perubahan ini membuat hubungan suami istri jadi tidak harmonis, karena memang sangat mungkin pasangan dibuat jengkel karenanya. Inilah saran dari Dra. M. Louise M.M. Psi., untuk para suami yang bingung menghadapi perubahan psikis pada istri yang tengah hamil.

CENDERUNG MALAS

Para suami perlu memahami bahwa kemalasan ini bukan timbul begitu saja, melainkan pengaruh perubahan hormonal yang sedang dialami istrinya. "Jadi tidak ada salahnya bila suami menggantikan peran istri untuk beberapa waktu. Misalnya dengan menggantikannya membereskan tempat tidur, membuat kopi sendiri, atau bila tidak punya pembantu suamilah yang mencuci piring atau mencuci baju," ujar Lusi, sapaan akrabnya.

LEBIH SENSITIF

Biasanya, wanita yang hamil juga berubah jadi lebih sensitif. Sedikit-sedikit tersinggung lalu marah. Saran Lusi, apa pun perilaku ibu hamil yang dianggap kurang menyenangngkan, hadapi saja dengan santai. Ingatlah bahwa dampak perubahan psikis ini nantinya bakal hilang. Bukan apa-apa, bila suami membalas kembali dengan kemarahan, bisa-bisa istri semakin tertekan sehingga mempengaruhi pertumbuhan janinnya.

MINTA PERHATIAN LEBIH

Perilaku lain yang kerap "mengganggu" adalah istri tiba-tiba lebih manja dan selalu ingin diperhatikan. Meskipun baru pulang kerja dan sangat letih, usahakan untuk menanyakan keadaannya saat itu. Perhatian yang diberikan suami, walau sedikit, bisa memicu tumbuhnya rasa aman yang baik untuk pertumbuhan janin. Demikian pula ketika istri merasakan pegal-pegal dan linu pada tubuhnya. Istri sering meminta suami untuk mengusap tubuhnya. Sebaiknya lakukan sambil memberikan perhatian dengan mengatakan bahwa hal ini memang sering dialami wanita yang sedang hamil dan diperlukan kesabaran untuk menghadapinya.

GAMPANG CEMBURU

Tak jarang, sifat cemburu istri terhadap suami pun muncul tanpa alasan. Pulang telat sedikit saja, istri akan menanyakan hal macam-macam. Mungkin, selain perubahan hormonal, istri pun mulai tidak percaya diri dengan penampilan fisiknya. Ia takut bila suaminya pergi dengan wanita lain. Untuk menenangkannya, suami perlu menjelaskan dengan bijaksana bahwa keterlambatannya dikarenakan hal-hal yang memang sangat penting dan bukan karena perselingkuhan. Bila perlu, ceritakan dengan terperinci aktivitas hari itu dari pergi sampai pulang.

AKIBAT HORMON PROGESTERON

Lebih lanjut, dr. Dwiana Ocvianti, Sp.OG., dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, menjelaskan perubahan perilaku pada ibu hamil merupakan hal wajar karena produksi hormon progesteronnya sedang tinggi. Hal inilah yang mempengaruhi banyak hal, termasuk psikis ibu. "Perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil sebenarnya sama persis dengan perubahan hormon pada wanita yang sedang mengalami siklus haid," ujar ginekolog yang akrab disapa Ovi.

Memang, perubahan hormon yang terjadi tidak selamanya akan mempengaruhi psikis ibu hamil. Ada juga yang perilakunya tidak berubah. Hal ini, tutur Ovi, disebabkan kerentanan psikis setiap orang yang berbeda-beda. Nah, daya tahan psikis dipengaruhi oleh kepribadian, pola asuh sewaktu kecil, atau kemauan ibu untuk belajar menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

Tak jauh berbeda, Lusi yang merupakan psikolog klinis di Klinik Psikologi Parent Education Program RSAB Harapan Kita, Jakarta, menuturkan biasanya ibu yang menerima atau bahkan sangat mengharapkan kehamilan akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan. Secara fisik dan psikis, mereka lebih siap.

Berbeda dari ibu yang tidak siap, umpamanya karena kehamilannya tidak diinginkan, umumnya merasakan hal-hal yang lebih berat. "Begitu pula dengan ibu yang sangat memperhatikan estetika tubuh. Dia akan merasa terganggu dengan perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan. Seringkali ibu sangat gusar dengan perutnya yang semakin gendut, pinggul lebih besar, payudara membesar, rambut menjadi kusam, dan sebagainya. Tentu hal ini akan semakin membuat psikis ibu menjadi tidak stabil."

Perubahan psikis umumnya lebih terasa di trimester pertama kehamilan. Kala itu pula, ibu masih harus menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan hormon yang terjadi. Lalu berangsur hilang di trimester kedua dan ketiga karena ibu sudah bisa menyesuaikan dirinya.

WASPADAI PERUBAHAN BERLEBIHAN

Perubahan perilaku pada ibu hamil, jika kadarnya masih normal, tidak akan mengganggu proses tumbuh kembang janin. Namun, Ovi dan Lusi sepakat bahwa ada batasan yang mesti diwaspadai, yakni saat perilaku ibu sudah "keterlaluan". Kriteria keterlaluan memang terkesan rancu, tapi yang pasti waspadai jika ibu terlihat dilanda kecemasan berlebih atau stres sehingga perilakunya bisa "membahayakan" janin. Misalnya, kemalasan ibu sampai membuatnya masa bodoh dengan kehamilannya. Atau kemarahan yang terjadi sudah sering berubah menjadi amukan.

Menurut Lusi, kondisi psikis yang terganggu akan berdampak buruk pada aktivitas fisiologis dalam diri ibu. Umpamanya, suasana hati yang kelam dan emosi yang meledak-ledak dapat mempengaruhi detak jantung, tekanan darah, produksi adrenalin, aktivitas kelenjar keringat dan sekresi asam lambung. Di samping itu, dapat pula memunculkan gejala fisik seperti letih, lesu, gelisah, pening, dan mual. Semua dampak ini akhirnya akan merugikan pertumbuhan janin karena si kecil sudah dapat merasakan dan menunjukkan reaksi terhadap stimulasi yang berasal dari luar dirinya. Apalagi masa trimester pertama merupakan masa kritis menyangkut pembentukan organ tubuh janin.

Oleh karena itu, walaupun sifat pemalas, pemarah, sensitif, dan manja wajar muncul di masa hamil, Ovi tetap menganjurkan agar ibu segera mengatasinya. "Banyak hal yang bisa dilakukan." Jika perubahan ini ditanggapi secara positif, baik ibu maupun janin akan lebih sehat kondisinya. Inilah hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan munculnya dampak psikis yang negatif:

1. Menyimak Informasi Seputar kehamilan

Berbagai informasi mengenai kehamilan bisa didapat dari buku, majalah, koran, tabloid, atau situs kehamilan di internet. Dengan mengetahui akar masalah yang terjadi maka ibu bisa lebih tenang menghadapi kehamilan. Ibu pun jadi tahu mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan. Sebaliknya, jika tidak berusaha mencari tahu terhadap perubahan pada dirinya, tak mustahil akan timbul berbagai perasaan yang mungkin saja sangat mengganggu kondisi psikis.

2. Kontrol Teratur

Kontrol bisa dilakukan pada dokter kandungan atau bidan. Saat konsultasi, ibu bisa menanyakan tentang perubahan psikis yang dialami. Biasanya, bila ibu perlu penanganan lebih serius, dokter atau bidan akan menganjurkan ibu untuk menemui psikolog atau psikiater yang dapat membantu kestabilan emosi.

3. Perhatian Suami

Perhatian yang diberikan oleh suami bisa membangun kestabilan emosi ibu. Misalnya, ibu bisa saja meminta suami untuk menemaninya berkonsultasi ke dokter atau bidan agar merasa lebih nyaman karena ada perhatian dari pasangan.

4. Jalin Komunikasi

Jangan pernah menutupi perubahan psikis yang terjadi, tetapi komunikasikanlah hal itu kepada suami. Dengan begitu diharapkan suami bisa berempati dan mampu memberi dukungan psikologis yang dibutuhkan. Dukungan dari lingkungan, terutama suami, sangat berpengaruh terhadap kestabilan emosi ibu hamil. Sebaliknya, perasaan ibu hamil yang dipendam sendiri tidak akan membawa perubahan. Suami tetap tidak acuh dan masalah ibu jadi berkepanjangan.

5. Beraktivitas

Sangat dianjurkan agar ibu mencari aktivitas apa pun yang dapat meredakan gejolak perubahan psikis. Bisa dengan menjahit, melukis, bermain musik, atau apa pun. Umumnya, ibu yang aktif di luar rumah bisa mengatasi berbagai perubahan psikisnya tersebut dengan lebih baik.

6. Perhatikan Kesehatan

Tubuh yang sehat akan lebih kuat menghadapi berbagai perubahan, termasuk perubahan psikis. Kondisi ini bisa terwujud dengan berolahraga ringan dan memperhatikan asupan gizi. Hindari mengonsumsi makanan yang dapat membahayakan janin, seperti makanan yang mengandung zat-zat aditif, alkohol, rokok, atau obat-obatan yang tidak dianjurkan bagi kehamilan.

7. Relaksasi

Bila ingin mendapatkan perasaan yang lebih relaks, ibu bisa mengatasinya dengan mendengarkan musik lembut, belajar memusatkan perhatian sambil mengatur napas, senam yoga, dan bentuk relaksasi lainnya.

   
14-08-2008 18:11:53 Muncul pegel disaat Hamil
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
Hi Bunda ARya,       Salam kenal..., mau coba sharing juga neh... Saya punya kasus yang sama juga, saya sekarang sedang hamil 16 minggu dan dari awal kehamilan saya, saya sudah merasakan pegel2 dan ngilu *maaf di bag.tulang pantat tapi hanya sebelah kanan saja. setiap kali saya bangun dari tidur itu terasa sakit dan ngilu begitu juga kalo berjalan terasa sakit. sebelum saya hamil saya tidak pernah merasakan seperti ini. saya pikir cuma saya saja yg merasakan seperti ini ternyata ada juga yg mempunyai kasus yg sama seperti saya.   Nah kemaren saya coba konsultasi dengan dokter kandungan saya di RS.Hermina Jatinegara dengan Dr.Hasnah, beliau bilang itu sih biasa dialami oleh ibu2 yg sedang hamil jadi ga usah di complain dan di nikmatin aja kata beliau begitu...   dan satu lagi saya coba ke dokter yg lain di RSIA Tambak dengan Dr.Irfan, saya juga coba menanyakan hal yg sama tentamg keluhan saya itu, dan belia menjawab juga sama itu hal yg biasa di alami oleh ibu hami di karenakan ada perubahan sel darah dalam tubuh kita jadi kaya nya memang ga ada obatnya juga deh saya cuma di saranin untuk banyak minum air putih   itu aja sih yang mau saya share tentang pengalaman saya. Terimakasih      
   
05-05-2016 14:43:45 Biaya usg 3 & $ dimensi
Jumlah Posts : 2504
Jumlah di-Like : belum ada like
kalo dokter ngomong normal ga usah kawatir bun. kadang kan perut ibu hami beda" bun. aku dulu 24w baru kelihatan itupun masih kecil tapi pas masuk 32w keatas baru deh keliatan dung nya