SITE STATUS
Jumlah Member :
494.739 member
user online :
3992 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: bolehkah memberikan kapsul mastin pada b

New Topic :  
Jumlah Posts : 397
Jumlah di-Like : belum ada like





http://toko.semuada.com/brands/cuddleme/jual-cuddle-me-adjustable-training-pants-murah

#JUAL POPOK KAIN - CUDDLE ME - ADJUSTABLE TRAINING PANTS

INFORMASI DAN PEMESANAN
SMS Only/Whatsapp: 081310623755
PIN BB: C003AEA89

[b]KAMI HANYA MENJUAL BARANG READY STOCK DAN BARANG 100% BARU[/b]

[spoiler=PROMO]
[b]DISKON 10% UNTUK GENDONGAN TERTENTU DENGAN LIKE DAN SHARE PRODUK KAMI DI WEBSITE ATAU FACEBOOK[/b]
[/spoiler]

[spoiler=HARAP DIBACA]
- TIDAK ADA BBM GROUP! Semua produk bisa lihat di web, facebook, instagram atau BBM Channel
- Harga dapat berubah sewaktu2. Harga yg berlaku adalah harga yg di website
- Stok terbatas, silahkan tanyakan stok dulu sebelum memesan
- Tidak ada sistem booking, siapa cepat dia dapat
- Transaksi sebelum jam 3 sore barang dikirim pada hari yg sama
- Untuk pos batas transaksi jam 10 pagi, lewat dari jam 10 pagi kirim hari berikutnya
- Pengiriman melalui Cargo hanya hari Senin, Rabu, dan Jumat
- Menerima pemasangan iklan di website kami (Syarat dan Ketentuan berlaku)
[/spoiler]

Harga: Rp. 35,000
Item ID: 2248

* pengambilan minimal 3pcs @35,000

Training Pants Pull Up dengan penyerap 2 layer cotton fleece dan layer waterproof yang didesain untuk membantu balita potty training. Sisi luar dan dalam terbuat dari cotton terry untuk kenyamanan ultra. Mengantisipasi ?kecelakaan? dan membantu balita untuk menyadari kebasahan dan belajar menggunakan toilet. Mudah dipakai dan dilepas, mendukung kemandirian dan menjadi perpindahan dari popok ke celana dalam. Dengan Adjustable waist untuk menyesuaikan ukurannya dengan sempurna, membuatnya jadi pilihan sempurna orangtua. Tentunya membuat potty training balita menjadi lebih praktis

Harap perhatikan : training pants tipe ini didesain untuk membantu ?kecelakaan? balita pada masa potty training, bukan sebagai popok untuk menahan berkali-kali ?kecelakaan?

Bagaimana CuddleMe Adjustable Training Pants bekerja:

Lapisan waterproof menjaga kebasahan tidak tembus.
Lapisan luar dan dalam cotton terry menyentuh lembut dan aman bagi kulit bayi
Penyerap ultra 2 lapis cotton fleece & lapisan waterproof meminimalkan kebocoran
Fitur unik, adjustable waist memungkinkan untuk mengkostumisasi ukuran pinggang untuk pas dengan bayi. Lipat kelebihan elastic hole dalam kantung label
Trim stretchy dan lembut disekeliling paha memberikan kenyamanan maksimum pada bayi
Pilihan luas motif dan warna membuat potty training menyenangkan!

Tersedia dalam 2 ukuran
S/M(1-2.5 T)
L/XL(2.5-4T)




http://toko.semuada.com/brands/cuddleme/jual-cuddle-me-adjustable-training-pants-murah



Website: http://toko.semuada.com
Testimoni: http://toko.semuada.com/testimoni
Resi: http://toko.semuada.com/resi
HappyCustomer: http://toko.semuada.com/gallery



#bayi #anak #baby #babyshop #newborn #Indonesia #gendongan #carriers #jakarta #bouncer #stroller #playmat #potty #reseller #dropship #promo #breastpump #asi #walker #mainan #olshop #onlineshop #onlinebabyshop #murah #anakku #batita #balita

[spoiler=Social Media]
Facebook: Bunda Salsabila Babyshop (https://www.facebook.com/bunda.salsabilla)
Twitter: @bundasalsabilla
Instagram: @bundasalsabilla
Kaskus: http://www.kaskus.co.id/search?f=&q=bunda.salsabila
[/spoiler]

[spoiler=Pilihan Jasa pengiriman]
Pilihan Jasa pengiriman:
? POS
? JNE
? Wahana
? Pahala
? Dakota
? Sentral Cargo
[/spoiler]

[spoiler=Menerima pesanan dan pengiriman dari dan ke seluruh Indonesia] Jakarta ? Tangerang ? Serang ? Cilegon ? Tangerang Selatan ? Bandung ? Banjar ? Bekasi ? Bogor ? Cimahi ? Cirebon ? Depok ? Sukabumi ? Tasikmalaya ? Magelang ? Pekalongan ? Salatiga ? Semarang ? Surakarta ? Tegal ? Klaten ? Batu ? Blitar ? JKW4P ?Kediri ? Madiun ? Malang ? Mojokerto ? Pasuruan ? Probolinggo ? Surabaya ? Yogyakarta ? ori ? original ? Banda Aceh ? Jaminan ? Beli ? Langsa ? Lhokseumawe ? Sabang ? Subulussalam ? Binjai ? Gunungsitoli ? Medan ? Padang Sidempuan ? Pematangsiantar ? Sibolga ? Toko Mainan Online ? Termurah ? Kaskus ? Tanjungbalai ? Tebing Tinggi ? Bengkulu ? Jambi ? Sungaipenuh ? Dumai ? Kampanye ?Pekanbaru ? Bukittinggi ? Padang ? Padangpanjang ? Pariaman ? Payakumbuh ? Sawahlunto ? Solok ? Lubuklinggau ? Pagar Alam ? Palembang ? Prabumulih ? Bandar Lampung ? Metro ? Pangkal Pinang ? cod ? cash on delivery ? Batam ? Tanjung Pinang ? Pontianak ? Singkawang ? Banjarbaru ? Banjarmasin ? Palangka Raya ? Balikpapan ? Bontang ? Jokowi ? Samarinda ? Tarakan ? Nusa Tenggara ? Denpasar ? Bima ? Mataram ? Kupang ? Sulawesi ? Gorontalo ? Makassar ? Palopo ? Parepare ? Bau-Bau ? Kendari ? Palu ? Bitung ? Kotamobagu ? Manado ? Tomohon ? Maluku ? Ambon ? Tual ? Ternate ? Tidore ? Papua ? Jayapura ? Sorong ? Promo ? Puasa ? Ramadhan ? Lebaran ? Idul Fitri ? 1435[/spoiler]

[spoiler=Lain-lain, dibaca juga y]
- #Testimoni » http://smua.in/testimoni « #bayi #anak #baby #newborn #babyshop #olshop #termurah #Indonesia #jakarta
- #HappyCustomer » http://smua.in/365 « #bayi #anak #baby #newborn #babyshop #olshop #termurah #Indonesia #jakarta
- Menerima pemasangan #iklan » http://smua.in/2 « #bayi #anak #baby #newborn #babyshop #olshop #termurah #Indonesia #jakarta
- Untuk Informasi dan Pemesanan hubungi BBM 794bfea0 / Whatsapp 081310623755 » http://smua.in/2 « #bayi #anak #b#wborn #babyshop #Indonesia #jakarta
- Berbagi hal baru & dapat #uang » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Berbagi hal baru di akun media sosial & dapat #uang #tunai » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Jadi yg #pertama berbagi #video Youtube, trailer film, konser & lainnya » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Cara cepat, mudah & seru mendapatkan #uang tambahan » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Luangkan waktumu & dapatkan #uang tambahan dg mudah » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Ikutan 8Share yuks » http://smua.in/3rf « #Indonesia
- Yg cinta #Indonesia, tahu ini gak? » http://smua.in/3si «
- Kalau pocong insomnia ya begini nih » http://smua.in/3sz « #Indonesia
- 10 Bisnis Sampingan Dengan Modal Dengkul » http://smua.in/3t0 « #Indonesia
- Kisah cinta inipun mengalir dengan indah » http://smua.in/3t2 « #Indonesia
- Saran Mixologist Untuk Para Ibu » http://smua.in/3t3 « #Indonesia
- mengintip masa depan dengan melihat 10 aplikasi impian » http://smua.in/3t4 « #Indonesia
- Siapa Suruh Datang Jakarta? 10 hal berikut ini bisa jadi alasan orang datang ke Jakarta » http://smua.in/3u0 « #Indonesia
- Apa saja sih yang termasuk identitas kota Jakarta? Macet n banjirnya kali yeee... » http://smua.in/3u1 « #Indonesia
- #Indonesia cuma punya dua musim, tapi ada dua musim lainnya yg perlu dihadapi » http://smua.in/3u2 «
- Inilah 10 alasan kenapa kamu perlu menonton The Philosophers » http://smua.in/3u3 « #Indonesia
- 10 hal yg wajib anda ketahui tentang Papua » http://smua.in/3u4 « #Indonesia
- Pesannya sangat kuat dan akan membuat kamu berpikir » http://smua.in/3u5 « #Indonesia
- 10 film Indonesia dengan adegan paling ikonik » http://smua.in/3u6 « #Indonesia
- 10 mitos yang salah mengenai orang introvert » http://smua.in/3u7 « #Indonesia
[/spoiler]
   


Jumlah Posts : 397
Jumlah di-Like : belum ada like



http://toko.semuada.com/brands/cuddleme/jual-cuddle-me-adjustable-training-pants-murah

#JUAL POPOK KAIN - CUDDLE ME - ADJUSTABLE TRAINING PANTS

INFORMASI DAN PEMESANAN
SMS Only/Whatsapp: 081310623755
PIN BB: C003AEA89

[b]KAMI HANYA MENJUAL BARANG READY STOCK DAN BARANG 100% BARU[/b]

[spoiler=PROMO]
[b]DISKON 10% UNTUK GENDONGAN TERTENTU DENGAN LIKE DAN SHARE PRODUK KAMI DI WEBSITE ATAU FACEBOOK[/b]
[/spoiler]

[spoiler=HARAP DIBACA]
- TIDAK ADA BBM GROUP! Semua produk bisa lihat di web, facebook, instagram atau BBM Channel
- Harga dapat berubah sewaktu2. Harga yg berlaku adalah harga yg di website
- Stok terbatas, silahkan tanyakan stok dulu sebelum memesan
- Tidak ada sistem booking, siapa cepat dia dapat
- Transaksi sebelum jam 3 sore barang dikirim pada hari yg sama
- Untuk pos batas transaksi jam 10 pagi, lewat dari jam 10 pagi kirim hari berikutnya
- Pengiriman melalui Cargo hanya hari Senin, Rabu, dan Jumat
- Menerima pemasangan iklan di website kami (Syarat dan Ketentuan berlaku)
[/spoiler]

Harga: Rp. 35,000

* pengambilan minimal 3pcs @35,000

Training Pants Pull Up dengan penyerap 2 layer cotton fleece dan layer waterproof yang didesain untuk membantu balita potty training. Sisi luar dan dalam terbuat dari cotton terry untuk kenyamanan ultra. Mengantisipasi ?kecelakaan? dan membantu balita untuk menyadari kebasahan dan belajar menggunakan toilet. Mudah dipakai dan dilepas, mendukung kemandirian dan menjadi perpindahan dari popok ke celana dalam. Dengan Adjustable waist untuk menyesuaikan ukurannya dengan sempurna, membuatnya jadi pilihan sempurna orangtua. Tentunya membuat potty training balita menjadi lebih praktis

Harap perhatikan : training pants tipe ini didesain untuk membantu ?kecelakaan? balita pada masa potty training, bukan sebagai popok untuk menahan berkali-kali ?kecelakaan?

Bagaimana CuddleMe Adjustable Training Pants bekerja:

Lapisan waterproof menjaga kebasahan tidak tembus.
Lapisan luar dan dalam cotton terry menyentuh lembut dan aman bagi kulit bayi
Penyerap ultra 2 lapis cotton fleece & lapisan waterproof meminimalkan kebocoran
Fitur unik, adjustable waist memungkinkan untuk mengkostumisasi ukuran pinggang untuk pas dengan bayi. Lipat kelebihan elastic hole dalam kantung label
Trim stretchy dan lembut disekeliling paha memberikan kenyamanan maksimum pada bayi
Pilihan luas motif dan warna membuat potty training menyenangkan!

Tersedia dalam 2 ukuran
S/M(1-2.5 T)
L/XL(2.5-4T)

untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi



http://toko.semuada.com/brands/cuddleme/jual-cuddle-me-adjustable-training-pants-murah



Website: http://toko.semuada.com
Testimoni: http://toko.semuada.com/testimoni
Resi: http://toko.semuada.com/resi
HappyCustomer: http://toko.semuada.com/gallery



#bayi #anak #baby #babyshop #newborn #Indonesia #gendongan #carriers #jakarta #bouncer #stroller #playmat #potty #reseller #dropship #promo #breastpump #asi #walker #mainan #olshop #onlineshop #onlinebabyshop #murah #anakku #batita #balita

[spoiler=Social Media]
Facebook: Bunda Salsabila Babyshop (https://www.facebook.com/bunda.salsabilla)
Twitter: @bundasalsabilla
Instagram: @bundasalsabilla
Kaskus: http://www.kaskus.co.id/search?f=&q=bunda.salsabila
[/spoiler]

[spoiler=Pilihan Jasa pengiriman]
Pilihan Jasa pengiriman:
? POS
? JNE
? Wahana
? Pahala
? Dakota
? Sentral Cargo
[/spoiler]

[spoiler=Menerima pesanan dan pengiriman dari dan ke seluruh Indonesia] Jakarta ? Tangerang ? Serang ? Cilegon ? Tangerang Selatan ? Bandung ? Banjar ? Bekasi ? Bogor ? Cimahi ? Cirebon ? Depok ? Sukabumi ? Tasikmalaya ? Magelang ? Pekalongan ? Salatiga ? Semarang ? Surakarta ? Tegal ? Klaten ? Batu ? Blitar ? JKW4P ?Kediri ? Madiun ? Malang ? Mojokerto ? Pasuruan ? Probolinggo ? Surabaya ? Yogyakarta ? ori ? original ? Banda Aceh ? Jaminan ? Beli ? Langsa ? Lhokseumawe ? Sabang ? Subulussalam ? Binjai ? Gunungsitoli ? Medan ? Padang Sidempuan ? Pematangsiantar ? Sibolga ? Toko Mainan Online ? Termurah ? Kaskus ? Tanjungbalai ? Tebing Tinggi ? Bengkulu ? Jambi ? Sungaipenuh ? Dumai ? Kampanye ?Pekanbaru ? Bukittinggi ? Padang ? Padangpanjang ? Pariaman ? Payakumbuh ? Sawahlunto ? Solok ? Lubuklinggau ? Pagar Alam ? Palembang ? Prabumulih ? Bandar Lampung ? Metro ? Pangkal Pinang ? cod ? cash on delivery ? Batam ? Tanjung Pinang ? Pontianak ? Singkawang ? Banjarbaru ? Banjarmasin ? Palangka Raya ? Balikpapan ? Bontang ? Jokowi ? Samarinda ? Tarakan ? Nusa Tenggara ? Denpasar ? Bima ? Mataram ? Kupang ? Sulawesi ? Gorontalo ? Makassar ? Palopo ? Parepare ? Bau-Bau ? Kendari ? Palu ? Bitung ? Kotamobagu ? Manado ? Tomohon ? Maluku ? Ambon ? Tual ? Ternate ? Tidore ? Papua ? Jayapura ? Sorong[/spoiler]

[spoiler=Lain-lain, dibaca juga y]
- Dapat dolar dari perpendek link » http://smua.in/3rc «
- Mendatangkan devisa tanpa harus jadi TKI, pakai saja perpendek url ini » http://smua.in/3rc «
- #Testimoni » http://smua.in/testimoni « #bayi #anak #baby #newborn #babyshop #olshop #termurah #Indonesia #jakarta
- #HappyCustomer » http://smua.in/365 « #bayi #anak #baby #newborn #babyshop #olshop #termurah #Indonesia #jakarta
- Menerima pemasangan #iklan » http://smua.in/2 « #bayi #anak #baby #newborn #babyshop #olshop #termurah #Indonesia #jakarta
- Informasi dan Pemesanan hubungi BBM 794bfea0 / Whatsapp 081310623755 » http://smua.in/2 « #bayi #anak #b#wborn #babyshop #Indonesia #jakarta
- Berbagi hal baru & dapat #uang » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Berbagi hal baru di akun media sosial & dapat #uang #tunai » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Jadi yg #pertama berbagi #video Youtube, trailer film, konser & lainnya » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Cara cepat, mudah & seru mendapatkan #uang tambahan » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Luangkan waktumu & dapatkan #uang tambahan dg mudah » http://smua.in/3pz « #indonesia
- Siapa yg Bertanggungjawab Terhadap Cita-cita Anak-anak Ini? » http://http://smua.in/3ro « #Indonesia
- Apa cita-citamu? » http://http://smua.in/3ro « #Indonesia
- Happy Dance » http://smua.in/3sd « #Indonesia
- Ikutan 8Share yuks » http://smua.in/3rf « #Indonesia
- Be Creative » http://smua.in/3rh « #Indonesia
- Yg cinta #Indonesia, tahu ini gak? » http://smua.in/3si «
- Mau dong hand phone nya :D » http://smua.in/3sj « #Indonesia
- Kalau pocong insomnia ya begini nih » http://smua.in/3sz « #Indonesia
- 10 Bisnis Sampingan Dengan Modal Dengkul » http://smua.in/3t0 « #Indonesia
- Cinta Indonesia? Share Ini Sekarang Juga! » http://smua.in/3t1 « #Indonesia
- Kisah cinta inipun mengalir dengan indah » http://smua.in/3t2 « #Indonesia
- Saran Mixologist Untuk Para Ibu » http://smua.in/3t3 « #Indonesia
- Mengintip masa depan dengan melihat 10 aplikasi impian » http://smua.in/3t4 « #Indonesia
- 10 hal yg wajib dilakukan pas liburan di Ubud Bali » http://smua.in/3sf « #Indonesia
[/spoiler]
   
31-03-2014 08:02:08 promil
Jumlah Posts : 116
Jumlah di-Like : belum ada like
Info sehat buat putra putri kita ({}) Seluk Beluk Marine Omega: Marine Omega ternyata bisa meningkatkan IQ anak sampai umur di bawah 19 th sampai 30 point! 1. Dalam 2 kapsul lembut nya mengandung Marine Lipid: 2200 mg , EPA: 300 mg, DHA: 200 mg, NKOTM Krill Oil: 100 mg dan Vit E: 10 mg sbg Tocopherols serta 100 mg Omega 3 lainnya. 2. Marine Omega mengandung Krill Oil yg didaftarkan Patent sbg NKOTM : "Neptune Krill Oil Trade Mark". Artinya merupakan Omega 3 pertama yg menggunakan Krill Oil. Selebihnya yg lain mengikuti. Bisa lihat di google NKOTM maka akan muncul pada baris pertama adalah Marine Omega Pharmanex. Bahkan skrg banyak farmasi membuat tablet Krill Oil saja. Jadi bahan utk Tablet Krill Oil adalah semua bagian dari tubuh udang krill tsb bukan minyaknya yg mengandung Aztaxanthin yg memberikan warnah merah pada tubuh udang krill tsb. Artinya mutu dari Tablet Krill Oil merk tsb adalah rendah. 3. Krill Oil akan membawa DHA dan EPA secara cepat masuk ke dalam Brain Blood Vessel shg Neuron akan terbantu berkembang dan langsung membantu meningkatkan IQ anak2 sampai 10 Points jika masih di bawah 19 Tahun. Mis jika IQ anak kita saat ini 130 maka jika konsumsi secara rutin (jumlahnya tergantung berat tubuh. (dan usianya) maka IQ anak (s/d usia 19 Th) dapat terbantu meningkat menjadi maksimal 140. Dan di sisi lain Kekuatan Krill Oil "dapat membantu menerobos" pembuluh darah ke Jantung yg agak mampat (mis 30-40% mampet), bukan yg sudah mampet, dengan konsumsi Dosis Tinggi. Dan bahkan akan mengencerkan darah kental sehingga membantu menurunkan Tekanan Darah (pengidap hypertensi) secara cepat. Konsumsi Dosis Tinggi adalah minimal 3 x 3 kapsul sehari, jk perlu harus 3 x 5 kapsul selama 2-3 minggu berturut2. Marine Omega tidak mengenal kata "Over Dose" karena merupakan EFA (Essential Fatty Acid) yg diperlukan oleh ratusan milyar sel tubuh kita. Marine Omega adalah Omega 3 Murni yg disebut "MOTHER OF EVERY SUPPLEMENT" Salam NuSkin
   


31-03-2014 08:01:23 Kecerdasan anak.
Jumlah Posts : 116
Jumlah di-Like : belum ada like
Info sehat buat putra putri kita ({}) Seluk Beluk Marine Omega: Marine Omega ternyata bisa meningkatkan IQ anak sampai umur di bawah 19 th sampai 30 point! 1. Dalam 2 kapsul lembut nya mengandung Marine Lipid: 2200 mg , EPA: 300 mg, DHA: 200 mg, NKOTM Krill Oil: 100 mg dan Vit E: 10 mg sbg Tocopherols serta 100 mg Omega 3 lainnya. 2. Marine Omega mengandung Krill Oil yg didaftarkan Patent sbg NKOTM : "Neptune Krill Oil Trade Mark". Artinya merupakan Omega 3 pertama yg menggunakan Krill Oil. Selebihnya yg lain mengikuti. Bisa lihat di google NKOTM maka akan muncul pada baris pertama adalah Marine Omega Pharmanex. Bahkan skrg banyak farmasi membuat tablet Krill Oil saja. Jadi bahan utk Tablet Krill Oil adalah semua bagian dari tubuh udang krill tsb bukan minyaknya yg mengandung Aztaxanthin yg memberikan warnah merah pada tubuh udang krill tsb. Artinya mutu dari Tablet Krill Oil merk tsb adalah rendah. 3. Krill Oil akan membawa DHA dan EPA secara cepat masuk ke dalam Brain Blood Vessel shg Neuron akan terbantu berkembang dan langsung membantu meningkatkan IQ anak2 sampai 10 Points jika masih di bawah 19 Tahun. Mis jika IQ anak kita saat ini 130 maka jika konsumsi secara rutin (jumlahnya tergantung berat tubuh. (dan usianya) maka IQ anak (s/d usia 19 Th) dapat terbantu meningkat menjadi maksimal 140. Dan di sisi lain Kekuatan Krill Oil "dapat membantu menerobos" pembuluh darah ke Jantung yg agak mampat (mis 30-40% mampet), bukan yg sudah mampet, dengan konsumsi Dosis Tinggi. Dan bahkan akan mengencerkan darah kental sehingga membantu menurunkan Tekanan Darah (pengidap hypertensi) secara cepat. Konsumsi Dosis Tinggi adalah minimal 3 x 3 kapsul sehari, jk perlu harus 3 x 5 kapsul selama 2-3 minggu berturut2. Marine Omega tidak mengenal kata "Over Dose" karena merupakan EFA (Essential Fatty Acid) yg diperlukan oleh ratusan milyar sel tubuh kita. Marine Omega adalah Omega 3 Murni yg disebut "MOTHER OF EVERY SUPPLEMENT" Salam NuSkin
   
01-03-2014 14:38:28 rambut bayi rontok
Jumlah Posts : 70
Jumlah di-Like : belum ada like
== Apa itu Kukui Minyak Kemiri? == New KUKUi CANDLENUT OIL adalah minyak kemiri asli yang diolah dari biji-biji kemiri pilihan dengan teknologi coldpress, sekarang disempurnakan dengan Morrocoan Natural Argan Oil untuk memberikan manfaat lebih pada rambut dan dengan penambahan Argan Oil ini, memberikan khasiat agar minyak kemiri KUKUi tahan terhadap oksidasi atau yang umum dikenal dengan istilah "tengik" atau Rancidity. Maka dengan penambahan Argan Oil sebesar 3.8% pada setiap botol kemasan KUKUi® Oil 100ml kini tak perlu lagi khawatir dengan masalah bau tengik. Penggunaanya juga aman untuk segala usia, mulai dari bayi, anak-anak, hingga dewasa. Kini dengan inovasi baru, KHASIAT & KEGUNAAN MINYAK KEMIRI - Sangat baik untuk bayi/balita sampai dewasa guna merangsang pertumbuhan rambut. - Merawat rambut agar tetap sehat dan lebih hitam - Dengan kandungan Omega 3,6,9 dapat menguatkan pertumbuhan akar rambut dan memberikan nutrisi maksimal pada rambut - Vitamin E, antioxidan dapat menyehatkan, melembutkan dan menumbuhkan rambut yang rontok & menyuburkan rambut / alis. - Vitamin B complex dapat memperlancar sirkulasi darah dan mencegah kerontokan - Menghilangkan ketombe yg membandel - Dapat juga digunakan sebagai minyak pijat bagi bayi hingga dewasa Dengan penambahan MORROCOAN NATURAL ARGAN OIL - Mengandung vitamin A&E yang sangat tinggi dan ampuh memperbaiki sel kulit kepala - Melembutkan rambut dan memperbaiki kerusakan Cara Pemakaian: 1. Kocok minyak dlm botol 2. Ambil secukupnya dan oleskan ke kulit kepala sambil dipijat2 3. Diamkan selama 30-60 menit (saat didiamkan bisa balut rambut dgn handuk) 4. Bilas, cuci bersih dg shampoo 5. Lakukan secara rutin min 2-3x /minggu untuk hasil max Berat bersih 100ml/botol Komposisi: Candlenut Oil (MInyak kemiri) & Morrocan Argan Oil (No additives) & 100% natural product Rp 50.000;
Hidden Image
   


01-03-2014 14:34:11 rambut rontok
Jumlah Posts : 70
Jumlah di-Like : belum ada like
== Apa itu Kukui Minyak Kemiri? == New KUKUi CANDLENUT OIL adalah minyak kemiri asli yang diolah dari biji-biji kemiri pilihan dengan teknologi coldpress, sekarang disempurnakan dengan Morrocoan Natural Argan Oil untuk memberikan manfaat lebih pada rambut dan dengan penambahan Argan Oil ini, memberikan khasiat agar minyak kemiri KUKUi tahan terhadap oksidasi atau yang umum dikenal dengan istilah "tengik" atau Rancidity. Maka dengan penambahan Argan Oil sebesar 3.8% pada setiap botol kemasan KUKUi® Oil 100ml kini tak perlu lagi khawatir dengan masalah bau tengik. Penggunaanya juga aman untuk segala usia, mulai dari bayi, anak-anak, hingga dewasa. Kini dengan inovasi baru, KHASIAT & KEGUNAAN MINYAK KEMIRI - Sangat baik untuk bayi/balita sampai dewasa guna merangsang pertumbuhan rambut. - Merawat rambut agar tetap sehat dan lebih hitam - Dengan kandungan Omega 3,6,9 dapat menguatkan pertumbuhan akar rambut dan memberikan nutrisi maksimal pada rambut - Vitamin E, antioxidan dapat menyehatkan, melembutkan dan menumbuhkan rambut yang rontok & menyuburkan rambut / alis. - Vitamin B complex dapat memperlancar sirkulasi darah dan mencegah kerontokan - Menghilangkan ketombe yg membandel - Dapat juga digunakan sebagai minyak pijat bagi bayi hingga dewasa Dengan penambahan MORROCOAN NATURAL ARGAN OIL - Mengandung vitamin A&E yang sangat tinggi dan ampuh memperbaiki sel kulit kepala - Melembutkan rambut dan memperbaiki kerusakan Cara Pemakaian: 1. Kocok minyak dlm botol 2. Ambil secukupnya dan oleskan ke kulit kepala sambil dipijat2 3. Diamkan selama 30-60 menit (saat didiamkan bisa balut rambut dgn handuk) 4. Bilas, cuci bersih dg shampoo 5. Lakukan secara rutin min 2-3x /minggu untuk hasil max Berat bersih 100ml/botol Komposisi: Candlenut Oil (MInyak kemiri) & Morrocan Argan Oil (No additives) & 100% natural product Rp 50.000;
Hidden Image
   
01-03-2014 14:27:19 rambut rontok
Jumlah Posts : 70
Jumlah di-Like : belum ada like
== Apa itu Kukui Minyak Kemiri? == New KUKUi CANDLENUT OIL adalah minyak kemiri asli yang diolah dari biji-biji kemiri pilihan dengan teknologi coldpress, sekarang disempurnakan dengan Morrocoan Natural Argan Oil untuk memberikan manfaat lebih pada rambut dan dengan penambahan Argan Oil ini, memberikan khasiat agar minyak kemiri KUKUi tahan terhadap oksidasi atau yang umum dikenal dengan istilah "tengik" atau Rancidity. Maka dengan penambahan Argan Oil sebesar 3.8% pada setiap botol kemasan KUKUi® Oil 100ml kini tak perlu lagi khawatir dengan masalah bau tengik. Penggunaanya juga aman untuk segala usia, mulai dari bayi, anak-anak, hingga dewasa. Kini dengan inovasi baru, KHASIAT & KEGUNAAN MINYAK KEMIRI - Sangat baik untuk bayi/balita sampai dewasa guna merangsang pertumbuhan rambut. - Merawat rambut agar tetap sehat dan lebih hitam - Dengan kandungan Omega 3,6,9 dapat menguatkan pertumbuhan akar rambut dan memberikan nutrisi maksimal pada rambut - Vitamin E, antioxidan dapat menyehatkan, melembutkan dan menumbuhkan rambut yang rontok & menyuburkan rambut / alis. - Vitamin B complex dapat memperlancar sirkulasi darah dan mencegah kerontokan - Menghilangkan ketombe yg membandel - Dapat juga digunakan sebagai minyak pijat bagi bayi hingga dewasa Dengan penambahan MORROCOAN NATURAL ARGAN OIL - Mengandung vitamin A&E yang sangat tinggi dan ampuh memperbaiki sel kulit kepala - Melembutkan rambut dan memperbaiki kerusakan Cara Pemakaian: 1. Kocok minyak dlm botol 2. Ambil secukupnya dan oleskan ke kulit kepala sambil dipijat2 3. Diamkan selama 30-60 menit (saat didiamkan bisa balut rambut dgn handuk) 4. Bilas, cuci bersih dg shampoo 5. Lakukan secara rutin min 2-3x /minggu untuk hasil max Berat bersih 100ml/botol Komposisi: Candlenut Oil (MInyak kemiri) & Morrocan Argan Oil (No additives) & 100% natural product Rp 50.000;
Hidden Image
   
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
So long long articcle ya,bund?Poin pentingnya disini :) 20 Mitos Kampanye Hitam Anti ImunisasiDr. Widodo Judarwanto Sp.A Imunisasi adalah investasi terbesar bagi anak di masa depan. Imunisasi adalah hak anak yang tidak bisa ditunda dan diabaikan sedikitpun. Imunisasi sudah terbukti manfaat dan efektivitasnya dan teruji keamanannya secara ilmiah dengan berdasarkan kejadian berbasis bukti. Tetapi masih banyak saja orangtua dan kelompok orang yang menyangsikannya. Setiap tahun ada sekitar 2,4 juta anak usia kurang dari 5 tahun di dunia yang meninggal karena penyakit-penyakit yang dapat dicegah oleh vaksinasi. Di Indonesia, sekitar 7 persen anak belum mendapatkan vaksinasi. Salah satu masalah utama yang menghambat keberhasilan program imunisasi adalah penyebaran informasi yang tidak benar dan menyesatkan tentang imunisasi. Hal itu adalah wajar terjadi karena demikian banyak informasi yang beredar yang tidak berdasarkan pemikiran dan dasar ilmiah meski dilakukan oleh seorang dokter. Hambatan lain adalah munculnya kelompok-kelompok antivaksinasi yang menyebabkan kampanye hitam dengan membawa faktor agama dan budaya. Biasanya, kelompok tertentu yang menyebarkan kampanye hitam imunisasi demi kepentingan pribadi khususnya dalam kepentingan bisnis terselubung yang mereka lakukan. Sebagian kelompok ini adalah yang berdiri dibelakang oknum pelaku naturopathy, food combining, homeopathy atau bisnis terapi herbal. Inilah 20 Mitos Tidak benar Yang Disebarkan Kampanye Hitam Anti Imunisasi : 1. Imunisasi tidak aman.Tidak Benar. Saat ini 194 negara terus melakukan vaksinasi untuk bayi dan balita. Badan resmi yang meneliti dan mengawasi vaksin di negara tersebut umumnya terdiri atas para dokter ahli penyakit infeksi, imunologi, mikrobiologi, farmakologi, epidemiologi, dan biostatistika. Sampai saat ini tidak ada negara yang melarang vaksinasi, justru semua negara berusaha meningkatkan cakupan imunisasi lebih dari 90% . 2. Terdapat "ilmuwan" menyatakan bahwa imunisasi berbahaya.Tidak benar imunisasi berbahaya. "Ilmuwan" yang sering dikutip di buku, tabloid, milis ternyata bukan ahli vaksin, melainkan ahli statistik, psikolog, homeopati, bakteriologi, sarjana hukum, wartawan. sehingga mereka tidak mengerti betul tentang vaksin. Sebagian besar mereka bekerja pada era tahun 1950- 1960, sehingga sumber datanya juga sangat kuno. 3. "Ilmuwan kuno" yang sering dikutip informasi di media masa atau media elektronik lainnya adalah ahli vaksin.Tidak benar. Mereka semua bukan ahli vaksin. Contoh : Dr Bernard Greenberg (biostatistika tahun 1950), DR. Bernard Rimland (Psikolog), Dr. William Hay (kolumnis), Dr. Richard Moskowitz (homeopatik), dr. Harris Coulter, PhD (penulis buku homeopatik, kanker), Neil Z. Miller, (psikolog, jurnalis), WB Clark (awal tahun 1950), Bernice Eddy (Bakteriologis tahun 1954), Robert F. Kenedy Jr (sarjana hukum) Dr. WB Clarke (ahli kanker, 1950an), Dr. Bernard Greenberg (1957-1959), Dr. William Hay, penulis buku "Immunisation: The Reality behind the Myth"(penggagas food combioning). Neil Z. Miller sering disebut sebagai peneliti vaksin internasional ternyata adalah medical research journalist dan natural health advocate. 4. Dokter Wakefield adalah "ahli vaksin", membuktikan MMR menyebabkan autisme.Tidak benar. Wakefield juga bukan ahli vaksin, dia dokter spesialis bedah. Penelitian Wakefield tahun 1998 hanya dengan sample 18. Banyak penelitian lain oleh ahli vaksin di beberapa negara menyimpulkan MMR tidak terbukti mengakibatkan autis. Setelah diaudit oleh tim ahli penelitian, terbukti bahwa Wakefield memalsukan data, sehingga kesimpulannya salah. Hal ini telah diumumkan di majalah resmi kedokteran Inggris British Medical Journal Februari 2011. 5. Imunisasi sebabkan autisme.Tidak benar. Beberapa institusi atau badan dunia di bidang kesehatan yang independen dan sudah diakui kredibilitasnya juga melakukan kajian ilmiah dan penelitian tentang tidak adanya hubungan imunisasi dan autisme. Dari hasil kajian tersebut, dikeluarkan rekomendasi untuk tenaga profesional untuk tetap menggunakan imunisasi MMR dan thimerosal karena tidak terbukti mengakibatkan Autisme. The All Party Parliamentary Group on Primary Care and Public Health pada bulan Agustus 2000, menegaskan bahwa MMR aman. Dengan memperhatikan hubungan yang tidak terbukti antara beberapa kondisi seperti inflammatory bowel disease (gangguan pencernaan) dan autisme adalah tidak berdasar. WHO (World Health Organisation), pada bulan Januari 2001 menyatakan mendukung sepenuhnya penggunaan imunisasi MMR dengan didasarkan kajian tentang keamanan dan efikasinya. Beberapa institusi dan organisasi kesehatan bergengsi di Inggris pada Januari 2001 setelah mengadakan pertemuan dengan pemerintahan Inggris mengeluarkan pernyataan bersama yaitu MMR adalah vaksin yang sangat efektif dengan laporan keamanan yang sangat baik. The American Academy of Pediatrics (AAP), organisasi profesi dokter anak di Amerika Serikat pada tanggal 12 - 13 Juni 2000 mengadakan konferensi dengan topik "New Challenges in Childhood Immunizations" di Oak Brook, Illinois Amerika Serikat yang dihadiri para orang tua penderita autisme, pakar imunisasi kesehatan anak dan para peneliti. Pertemuan tersebut merekomendasikan bahwa tidak terdapat hubungan antara MMR dan autisme. Menyatakan bahwa pemberian imunisasi secara terpisah tidak lebih baik dibandingkan MMR, malahan terjadi keterlambatan imunisasi MMR. Selanjutnya akan dilakukan penelitian lebih jauh tentang penyebab autisme. 6. Thimerosal dalam kandungan autism sebagai penyebab autisme. Tidak benar. Penelitian yang mengungkapkan bahwa thimerosal tidak mengakibatkan Autis dilakukan oleh berbagai penelitian di antaranya dilakukan oleh Kreesten M. Madsen dkk dari berbagai intitusi di Denmark. Mereka mengadakan penelitian bersama terhadap anak usia 2 hingga 10 tahun sejak tahun 1970 hingga tahun 2000. Mengamati 956 anak sejak tahun 1971 hingga 2.000 anak dengan autis. Sejak thimerosal digunakan hingga tahun 1990 tidak didapatkan kenaikkan penderita auitis secara bermakna. Kemudian sejak tahun 1991 hingga tahun 2000 bersamaan dengan tidak digunakannya thimerosal pada vaksin ternyata jumlah penderita autis malah meningkat drastis. Kesimpulan penelitian tersebut adalah tidak ada hubungan antara pemberian thimerosal dengan autis. Demikian juga Stehr-Green P dkk, Department of Epidemiology, School of Public Health and Community Medicine, University of Washington, Seattle, WA, bulan Agustus 2003 melaporkan antara tahun 1980 hingga 1990 membandingkan prevalensi dan insiden penderita autisme di California, Swedia, dan Denmark yang mendapatkan ekposur dengan imunisasi thimerosal. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa insiden pemberian thimerosal pada autisme tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Geier DA dalam Jurnal Americans Physicians Surgery tahun 2003, menungkapkan bahwa thimerosal tidak terbukti mengakibatkan gangguan neurodevelopment (gangguan perkembangan karena persarafan) dan penyakit jantung. Melalui forum National Academic Press tahun 2001, Stratton K dkk melaporkan tentang keamanan thimerosal pada vaksin dan tidak berpengaruh terhadap gangguan gangguan neurodevelopment (gangguan perkembangan karena persarafan). Sedangkan Hviid A dkk dalam laporan di majalah JAMA 2004 mengungkapkan penelitian terhadap 2.986.654 anak per tahun didapatkan 440 kasus autis. Dilakukan pengamatan pada kelompok anak yang menerima thimerosal dan tidak menerima thimerosal. Ternyata tidak didapatkan perbedaan bermakna. Disimpulkan bahwa pemberian thimerosal tidak berhubungan dengan terjadinya autis. Menurut penelitian Eto, menunjukkan manifestasi klinis autis sangat berbeda dengan keracunan merkuri. Sedangkan Aschner, dalam penelitiannya menyimpulkan tidak terdapat peningkatan kadar merkuri dalam rambut, urin dan darah anak Autis. Pichichero melakukan penelitian terhadap 40 bayi usia 2-6 bulan yang diberi vaksin yang mengandung thimerosal dan dibandingkan pada kelompok kontrol tanpa diberi thimerosal. Setelah itu dilakukan evaluasi kadar thimerosal dalam tinja dan darah bayi tersebut. Ternyata thimerosal tidak meningkatkan kadar merkuri dalam darah, karena etilmerkuri akan cepat dieliminasi dari darah melalui tinja. Selain itu masih banyak lagi peneliti melaporkan hasil yang sama, yaitu thimerosal tidak mengakibatkan autisme. 7. Semua vaksin terdapat zat-zat berbahaya yang dapat merusak otak ?Tidak benar. Isu itu karena "ilmuwan" tersebut di atas tidak mengerti isi vaksin, manfaat, dan batas keamanan zat-zat di dalam vaksin. Contoh: jumlah total etil merkuri yang masuk ke tubuh bayi melalui vaksin sekitar 2 mcg/kgbb/minggu, sedangkan batas aman menurut WHO adalah jauh lebih banyak (159 mcg/kgbb/minggu). Oleh karena itu vaksin mengandung merkuri dengan dosis yang sangat rendah dan dinyatakan aman oleh WHO dan badan-badan pengawasan lainnya. 8. Vaksin terbuat dari nanah, dibiakkan di janin anjing, babi, manusia yang sengaja digugurkan?Tidak benar. Isu itu bersumber dari "ilmuwan" 50 tahun lalu (tahun 1961-1962). Pengetahuan imunologi, biomolekuilar vaksin dan tknologi pembuatan vaksin berkembang sangat pesat. Sekarang tidak ada vaksin yang terbuat dari nanah atau dibiakkan embrio anjing, babi, atau manusia. Metode baru dan teknologi paling modern dari manipulasi biomolekuler telah diyakini teknologi vaksin baru sekarang memasuki "zaman keemasan." Perbaikan vaksin sangat mungkin dilakukan di masa depan untuk mendapatkan keamanan dan efektifitas vaksin lebih hebat lagi 9. Imunisasi tak masuk akal bermanfaat.Tidak benar. Pendapat yang menyesatkan yang tidak berdasarkan kajian ilmiah dan penelitian ilmiah dikeluarkan oleh Dr. William Hay seorang dokter yang bergerak di bidang food combining, dalam buku "Immunisation: The Reality behind the Myth""Tak masuk akal memikirkan bahwa Anda bisa menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatan. Tubuh punya cara pertahanan tersendiri yang tergantung pada vitalitas saat itu. Jika dalam kondisi fit, tubuh akan mampu melawan semua infeksi, dan jika kondisinya sedang menurun, tidak akan mampu. Dan Anda tidak dapat mengubah kebugaran tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun apapun juga ke dalamnya." Padahal sampai saat ini 194 negara di seluruh dunia yakin bahwa imunisasi aman dan bermanfaat mencegah wabah, sakit berat, cacat, dan kematian pada bayi dan balita. Terbukti 194 negara tersebut terus menerus melaksanakan program imunisasi, termasuk negara dengan sosial ekonomi tinggi dan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, dengan cakupan umumnya lebih dari 85 %. Ribuan penelitian tentang efikasi dan manfaat vaksi secara biomolekular dan secara statistik bermanfaat secara bermakna. 10. Vaksin mengandung lemak babi ?Tidak benar. Hanya sebagian kecil dari vaksin yang pernah bersinggungan dengan tripsin pada proses pengembangan maupun pembuatannya seperti vaksin polio injeksi (IPV) dan meningitis. Pada vaksin meningitis, pada proses penyemaian induk bibit vaksin tertentu 15 ? 20 tahun lalu, ketika panen bibit vaksin tersebut bersinggungan dengan tripsin pankreas babi untuk melepaskan induk vaksin dari persemaiannya. Tetapi kemudian induk bibit vaksin tersebut dicuci dan dibersihkan total, sehingga pada vaksin yang disuntikkan tidak mengandung tripsin babi. Atas dasar itu maka Majelis Ulama Indonesia berpendapat vaksin itu boleh dipakai, selama belum ada penggantinya. Contohnya vaksin meningokokus (meningitis) haji diwajibkan oleh Saudi Arabia bagi semua jemaah haji untuk mencegah radang otak karena meningokokus. 11. Vaksin yang dipakai di Indonesia buatan Amerika ?Tidak benar. Vaksin yang digunakan oleh program imunisasi di Indonesia adalah buatan PT Bio Farma Bandung, yang merupakan BUMN, dengan 98,6% karyawannya adalah Muslim. Proses penelitian dan pembuatannya mendapat pengawasan ketat dari ahli-ahli vaksin di BPOM dan WHO. Vaksin-vaksin tersebut juga diekspor ke 120 negara, termasuk 36 negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam, seperti Iran dan Mesir. Vaksin yang digunakan oleh program imunisasi di Indonesia adalah buatan PT Biofarma Bandung. Vaksin-vaksin tersebut dibeli dan dipakai oleh 120 negara, termasuk 36 negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam 12. Program imunisasi hanya di negara Muslim dan miskin agar menjadi bangsa yang lemah?Tidak benar. Imunisasi saat ini dilakukan di 194 negara, termasuk negara-negara maju dengan status sosial ekonomi tinggi, dan negara-negara non-Muslim. Kalau imunisasi bisa melemahkan bangsa, maka mereka juga akan lemah, karena mereka juga melakukan program imunisasi, bahkan lebih dulu dengan jenis vaksin lebih banyak. Kenyataanya : bangsa dengan cakupan imunisasi lebih tinggi justru lebih kuat. Jadi terbukti bahwa imunisasi justru memperkuat kekebalan terhadap penyakit infeksi, bukan melemahkan. 13. Di Amerika banyak kematian bayi akibat vaksin ?Tidak benar. Isu itu karena penulis tidak faham data Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) FDA Amerika tahun 1991-1994, yang mencatat 38.787 laporan kejadian ikutan pasca imunisasi, oleh penulis angka tersebut ditafsirkan sebagai angka kematian bayi 1 - 3 bulan. Kalau memang benar angka kematian begitu tinggi tentu FDA AS akan heboh dan menghentikan vaksinasi. Faktanya Amerika tidak pernah meghentikan vaksinasi bahkan mempertahankan cakupan semua imunisasi di atas 90 %. Angka tersebut adalah semua keluhan nyeri, gatal, merah, bengkak di bekas suntikan, demam, pusing, muntah yang memang rutin harus dicatat kalau ada laporan masuk. Kalau ada 38.787 laporan dari 4,5 juta bayi berarti KIPI hanya 0,9 %. 14. Banyak bayi balita meninggal pada imunisasi masal campak di Indonesia ?Tidak benar. Setiap laporan kecurigaan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) selalu dikaji oleh Komnas/Komda KIPI yang terdiri dari pakar-pakar penyakit infeksi, imunisasi, imunologi. Setelah dianalisis dari keterangan keluarga, dokter yang merawat di rumah sakit, hasil pemeriksaan fisik, dan laboratorium, ternyata balita tersebut meninggal karena radang otak, bukan karena vaksin campak. Pada bulan itu ada beberapa balita yang tidak imunisasi campak juga menderita radang otak. Berarti kematian balita tersebut bukan karena imunisasi campak, tetapi karena radang otak. 15. Demam, bengkak, merah setelah imunisasi adalah bukti vaksin berbahaya?Tidak benar. Demam, merah, bengkak, gatal di bekas suntikan adalah reaksi wajar setelah vaksin masuk ke dalam tubuh. Seperti rasa pedas dan berkeringat setelah makan sambal adalah reaksi normal tubuh kita. Umumnya keluhan tersebut akan hilang dalam beberapa hari. Boleh diberi obat penurun panas, dikompres. Bila perlu bisa konsul ke petugas kesehatan terdekat. 16. Program imunisasi gagal?Tidak benar. Isu-isu tersebut bersumber dari data yang sangat kuno (50-150 tahun lalu) hanya dari 1 - 2 negara saja, sehingga hasilnya sangat berbeda dengan hasil penelitian terbaru, karena vaksinnya sangat berbeda. Isu vaksin cacar variola gagal, berdasarkan data yang sangat kuno, di Inggris tahun 1867 - 1880 dan Jepang tahun 1872-1892. Fakta terbaru sangat berbeda, bahwa dengan imunisasi cacar di seluruh dunia sejak tahun 1980 dunia bebas cacar variola. Isu vaksin difteri gagal, berdasarkan data di Jerman tahun 1939. Fakta sekarang: vaksin difteri dipakai di seluruh dunia dan mampu menurunkan kasus difteri hingga 95 %. Isu pertusis gagal hanya dari data di Kansas dan Nova Scottia tahun 1986. Isu vaksin campak berbahaya hanya berdasar penelitian 1989-1991 pada anak miskin berkulit hitam di Meksiko, Haiti dan Afrika. 17. Program imunisasi gagal, karena setelah diimunisasi bayi balita masih bisa tertular penyakit tersebut ?Tidak benar. Program imunisasi di seluruh dunia tidak pernah gagal. Perlindungan vaksin memang tidak 100%. Bayi dan balita yang telah diimunisasi masih bisa tertular penyakit, tetapi jauh lebih ringan dan tidak berbahaya. Banyak penelitian imunologi dan epidemiologi di berbagai membuktikan bahwa bayi balita yang tidak diimunisasi lengkap tidak mempunyai kekebalan spesifik terhadap penyakit-penyakit berbahaya. Mereka mudah tertular penyakit tersebut, akan menderita sakit berat, menularkan ke anak-anak lain, menyebar luas, terjadi wabah, menyebabkan banyak kematian dan cacat. 18. Vaksin berbahaya, tidak effektif, tidak dilakukan di negara maju ?Tidak benar. Karena di Indonesia ada orang-orang yang tidak mengerti tentang vaksin dan imunisasi, hanya mengutip dari "ilmuwan" tahun 1950 -1960 yang ternyata bukan ahli vaksin, atau berdasar data-data 30 - 40 tahun lalu (1970 - 1980an) atau hanya dari 1 sumber yang tidak kuat. Atau dia mengutip Wakefield spesialis bedah, bukan ahli vaksin, yang penelitiannya dibantah oleh banyak tim peneliti lain, dan oleh majalah resmi kedokteran Inggris British Medical Journal Februari 2011 penelitian Wakefield dinyatakan salah atau bohong. Ia hanya berdasar kepada 1 - 2 laporan kasus yang tidak diteliti lebih lanjut secara ilmiah, hanya berdasar logika biasa. Badan penelitian di berbagai negara membuktikan bahwa dengan meningkatkan cakupan imunisasi, maka penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi berkurang secara bermakna. Oleh karena itu, saat ini program imunisasi dilakukan terus menerus di 194 negara, termasuk negara dengan sosial ekonomi tinggi dan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. 19. ASI, gizi, dan suplemen herbal sudah cukup menggantikan imunisasi .Tidak ada satupun badan penelitian di dunia yang menyatakan bisa, karena kekebalan yang dibentuk sangatlah berbeda. ASI, gizi, suplemen herbal, kebersihan, hanya memperkuat pertahanan tubuh secara umum, karena tidak membentuk kekebalan spesifik terhadap kuman tertentu. Kalau jumlah kuman banyak dan ganas, perlindungan umum tidak mampu melindungi bayi, sehingga masih bisa sakit berat, cacat atau bahkan mati. Imunisasi merangsang pembentukan antibodi dan kekebalan seluler yang spesifik terhadap kuman-kuman atau racun kuman tertentu, sehingga bekerja lebih cepat, efektif, dan efisien untuk mencegah penularan penyakit yang berbahaya. Selain diberi imunisasi, bayi harus diberi ASI eksklusif, makanan pendamping ASI dengan gizi lengkap dan seimbang, kebersihan badan, makanan, minuman, pakaian, mainan, dan lingkungan. Suplemen diberikan sesuai kebutuhan individual yang bervariasi. Selain itu bayi harus diberikan kasih sayang dan stimulasi bermain untuk mengembangkan kecerdasan, kreatifitas dan perilaku yang baik. 20. Imunisasi dan Konspirasi Zionisme di dalamnya.Tidak benar. Jika dirunut sejarah vaksin modern yang dilakukan oleh Flexner Brothers, dapat ditemukan bahwa kegiatan mereka dalam penelitian tentang vaksinasi pada manusia didanai oleh Keluarga Rockefeller. Di dunia internasional banyak yayasan sosial yang mendanai penelitian ilmiah tentang vaksin dan masalah kesehatan masyarakat lainnya. Memang Rockefeller sendiri adalah salah satu keluarga Yahudi yang paling berpengaruh di dunia tetapi sebenarnya mereka adalah pendiri WHO dan lembaga strategis lainnya (The UN's WHO was established by the Rockefeller family's foundation in 1948 - the year after the same Rockefeller cohort established the CIA. Two years later the Rockefeller Foundation established the U.S. Government's National Science Foundation, the National Institute of Health (NIH), and earlier, the nation's Public Health Service (PHS). Yayasan Rockefeller yang berdiri sejak tahun 1913 dan kredibilitasnya telah diakui dunia kesehatan Internasional yang berupaya meningkatkan kesehatan global dengan bekerja untuk mengubah sistem kesehatan sehingga lebih mudah diakses dan terjangkau masyarakat tidak mampu. Yayasan kesehatan dunia ini juga menghubungkan jaringan surveilans penyakit global untuk membantu mereka yang berjuang meminimalkan penyebaran penyakit menular yang dapat menyebabkan pandemi. Yayasan ini juga meningkatkan monitoring, deteksi dan respon terhadap penyakit menular seperti Ebola, SARS, dan flu burung untuk mencegah pandemi. Memperluas penggunaan teknologi untuk meningkatkan perawatan kesehatan. Melibatkan sektor swasta untuk bekerja dengan sektor publik dalam mengembangkan praktik dan kebijakan untuk menyediakan dan mendanai pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Sikap orang tua dalam menghadapi kampanye hitam * Bila mendengar dan mengetahui kontroversi tersebut, maka pasti akan membingungkan masyarakat awam. Hal ini terjadi karena yang memberikan informasi yang tidak benar tersebut adalah para ahli kedokteran tetapi yang tidak berkompeten sesuai keahliannya. Untuk menyikapinya kita harus cermat dan teliti dan berpikiran lebih jernih. Kalau mengamati beberapa penelitian yang mendukung adanya berbagai kejadian berhubungan dengan imunisasi, mungkin benar sebagai pemicu atau sebagai co-accident atau kebetulan. * Penelitian yang menunjukkan hubungan keterkaitan imunisasi dan berbagai hal yang tidak benar hanya dilihat dalam satu kelompok kecil (populasi). Secara statistik hal ini hanya menunjukkan hubungan, tidak menunjukkan sebab akibat. Kita juga tidak boleh langsung terpengaruh pada laporan satu atau beberapa kasus, misalnya bila orang tua anak autism berpendapat bahwa anaknya timbul gejala autism setelah imunisasi. Kesimpulan tersebut tidak bisa digeneralisasikan terhadap anak sehat secara umum (populasi lebih luas). Kalau itu terjadi bisa saja kita juga terpengaruh oleh beberapa makanan yang harus dihindari oleh penderita autism juga juga akan dihindari oleh anak sehat lainnya. Jadi logika tersebut harus dicermati dan dimengerti. * Menanggapi tantangan tersebut, Prof Sri Rezeki Hadinegoro, Ketua Pelaksana Konferensi Vaksin Se-Asia 3 mengatakan, pemerintah bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melakukan pendekatan kepada ulama dan masyarakat untuk memberikan pemahaman yang benar. "Kami tidak melawan pemahaman kelompok antivaksin, tetapi jangan memutarbalikkan fakta pada masyarakat," kata Sri dalam acara jumpa pers pelaksanaan Konferensi Vaksinasi Asia Ke-3 di Jakarta, Kamis (28/7/2011). * Ketua Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama menambahkan, masyarakat seharusnya tidak perlu mengkhawatirkan keamanan dan kehalalan vaksin yang beredar. "Pemerintah menjamin semua vaksin yang beredar sesuai kaidah-kaidah yang berlaku. Pada kasus kontroversi vaksin meningitis untuk jemaah haji, kami mengikuti saran MUI," katanya. * Persoalan black campaign dari vaksin ternyata juga ditemui di negara-negara lain, misalnya di Filipina. Menurut Enrique Tayag, President of Philliphine Foundation for Vaccination, kelompok antivaksin juga menjadi tantangan. "Bagaimanapun masyarakat harus diingatkan manfaat vaksin untuk kesehatan anak jauh lebih besar daripada efek samping yang ditakutkan," katanya dalam kesempatan yang sama. Hambatan lain adalah munculnya kelompok-kelompok antivaksinasi yang menyebabkan kampanye hitam dengan membawa faktor agama dan budaya. Biasanya kelompok tertentu yang menyebarkan kampanye hitam imunisasi demi kepentingan pribadi khususnya dalam kepentingan bisnis terselubung yang mereka lakukan. Sebagian kelompok ini adalah yang dilakukan oleh oknum pelaku naturopathy, homeopathy, food combining, atau bisnis terapi herbal. Sebagian dari kelompok ini juga dilakukan oleh dokter bahkan beberapa profesor. Tetapi semuanya bukan berasal dari ahli medis, dokter atau profesior yang berkompeten di bidangnya seperti ahli kesehatan anak, ahli vaksin, ahli imunologi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak juga dokter atau profesor yang bergerak di bidang bisnis terapi alternatif atau non medis. Meski sebenarnya ilmu dan aliran terapi alternatif tersebut pada umumnya sangat baik, tetapi sayangnya sebagian kecil di antara mereka demi keberhasilan bisnis mereka mengorbankan kepentingan anak di dunia dengan menyebarkan informasi tidak benar dan menyesatkan.   Benarkah imunisasi lumpuhkan generasi?Dr Piprim B Yanuarso SpA (K)Konsultan Kardiologi Anak Bagian Anak FKUI/RSCM JakartaPengurus PP IDAI, JakartaPencinta anak-anak dan ibunya anak-anak.  Pendahuluan Akhir-akhir ini kita sering mendengar atau melihat seminar dengan judul yang membuat mata seorang dokter terbelalak. "Imunisasi lumpuhkan generasi" atau "Wahai para orangtua bekali dirimu dengan pengetahuan tentang bahaya imunisasi". Sebagai seorang dokter saya lalu merenung, bila benar apa yang mereka serukan itu, betapa besar dosa saya sebagai dokter anak yang sering mengimunisasi bayi dan anak yang datang ke tempat praktek. Betapa jahatnya saya sebagai manusia karena telah mengimunisasi begitu banyak bayi dan anak selama ini, bahkan sejak saya masih sebagai dokter umum di puskesmas dahulu. Lalu saya merenung dan mencoba meneliti kembali permasalahan ini. Siapa sebenarnya yang salah dan siapa yang benar? Dalam kontroversi yang memuat perbedaan 180 derajat ini, tidak mungkin kedua-duanya salah atau benar. Pasti salah satu benar dan yang lain salah. Dan saya khawatir bila selama ini sayalah yang bersalah itu. Saya sungguh khawatir jangan-jangan saya telah melumpuhkan begitu banyak generasi muda. Jangan-jangan saya telah melakukan dosa kemanusiaan yang sangat besar. Galau habis-habisan.Rasa galau itu membuat saya membuka-buka literatur dan data yang ada tentang permasalahan imunisasi. Saya mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi dengan seruan yang menentang keras imunisasi. Suatu pernyataan yang sangat bertolak belakang dengan yang selama ini saya pelajari bahwa imunisasi itu suatu tindakan preventif yang amat bermanfaat buat kemanusiaan. Di lain pihak kegalauan saya juga semakin menjadi bila mengingat andai seruan tersebut kemudian menyebar ke masyarakat luas lalu apa yang akan terjadi dengan bayi-bayi mungil tak berdosa itu di kemudian hari? Mungkinkah penyakit-penyakit berat yang dapat dicegah dengan imunisasi akan bangkit kembali dari kuburnya gara-gara seruan itu? Masalah ini justru menimbulkan kegalauan lebih dalam bagi saya. Apakah sebenarnya imunisasi itu? Sebelum melangkah lebih jauh mari kita bahas sekilas apakah yang dimaksud dengan imunisasi. Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak terpajan pada penyakit tersebut ia tidak menjadi sakit. Kekebalan yang diperoleh dari imunisasi dapat berupa kekebalan pasif maupun aktif. Imunisasi yang diberikan untuk memperoleh kekebalan pasif disebut imunisasi pasif, dengan cara memberikan antibodi atau faktor kekebalan kepada seseorang yang membutuhkan. Contohnya adalah pemberian imunoglobulin spesifik untuk penyakit tertentu, misalnya imunoglobulin antitetanus untuk penyakit tetanus. Contoh lain adalah kekebalan pasif alamiah antibodi yang diperoleh janin dari ibu. Kekebalan jenis ini tidak berlangsung lama karena akan dimetabolisme oleh tubuh. Kekebalan aktif dibuat oleh tubuh sendiri akibat terpajan pada antigen secara alamiah atau melalui imunisasi. Imunisasi yang diberikan untuk memperoleh kekebalan aktif disebut imunisasi aktif dengan memberikan zat bioaktif yang disebut vaksin, dan tindakan itu disebut vaksinasi. Kekebalan yang diperoleh dari vaksinasi berlangsung lebih lama dari kekebalan pasif karena adanya memori imunologis, walaupun tidak sebaik kekebalan aktif yang terjadi karena infeksi alamiah. Untuk memperoleh kekebalan aktif dan memori imunologis yang efektif maka vaksinasi harus mengikuti cara pemakaian dan jadwal yang telah ditentukan melalui bukti uji klinis yang telah dilakukan. Tujuan imunisasi adalah untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada seseorang dan menghilangkan penyakit tersebut pada sekelompok masyarakat (populasi), atau bahkan menghilangkannya dari dunia seperti kita lihat pada keberhasilan imunisasi cacar variola. Keadaan terakhir ini lebih mungkin terjadi pada jenis penyakit yang hanya dapat ditularkan melalui manusia, seperti penyakit difteri dan poliomielitis. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian dan kecacatan seumur hidup dan akan menjadi beban bagi masyarakat di kemudian hari. Sampai saat ini terdapat 19 jenis vaksin untuk melindungi 23 PD3I di seluruh dunia dan masih banyak lagi vaksin yang sedang dalam penelitian. Adakah bukti bahwa imunisasi bermanfaat ? Pertanyaan selanjutnya yang perlu dijawab adalah adakah manfaat imunisasi? Ataukah imunisasi hanya bikin mudhorot (keburukan) buat kemanusiaan? Untuk menjawab pertanyaan ini saya kemudian menelaah berbagai data status kesehatan masyarakat sebelum dan sesudah ditemukannya imunisasi di berbagai negara. Namun saya ingin menampilkan data dari negara maju seperti Amerika Serikat, karena kelompok antiimunisasi selalu menuduh bahwa imunisasi adalah sebuah proyek konspirasi dari negara ini untuk melumpuhkan generasi muda di seluruh dunia.Sebelum adanya vaksin polio, terdapat 13.000 - 20.000 (16.316) kasus lumpuh layuh akut akibat polio dilaporkan setiap tahun di AS meninggalkan ribuan korban penderita cacat karena polio yang mesti menggunakan tongkat penyangga atau kursi roda. Saat ini AS dinyatakan bebas kasus polio. Angka penurunan mencapai 100%.Sebelum adanya imunisasi campak, 503.282 kasus campak terjadi setiap tahun dan 20% di antaranya dirawat dengan jumlah kematian mencapai 450 orang pertahun akibat pneumonia campak. Setelah ada imunisasi campak kasus menurun hingga 55 kasus pertahun pada tahun 2006. Angka penurunan 99.9%.Sebelum ditemukan imunisasi difteri terjadi 175.885 kasus difteri per tahun dengan angka kematian mencapai 15.520 kasus. Setelah imunisasi ditemukan tahun 2001 jumlahnya menurun menjadi 2 kasus dan tahun 2006 tidak ada lagi laporan kasus difteri. Angka penurunan mencapai 100%Sebelum tahun 1940an terdapat 150.000-260.000 kasus pertussis setiap tahun dengan angka kematian mencapai 9000 kasus setahun. Setelah imunisasi pertussis ditemukan angka kematian menurun menjadi 30 kasus setahun. Namun dengan seruan antiimunisasi yang marak di AS terjadi lagi peningkatan kasus secara signifikan di beberapa negara bagian. Pada 8 negara bagian terjadi peningkatan kasus 10-100 kali lipat pada saat cakupan imunisasi pertussis menurun drastis.Sebelum vaksin HiB ditemukan, HiB nerupakan penyebab tersering meningitis bakteri (radang selaput otak) di AS, dengan 20.000 kasus per tahun. Meningitis HiB menyebabkan kematian 600 anak pertahun dan meninggalkan kecacatan berupa tuli, kejang, dan retardasi mental pada anak yang selamat. Pada tahun 2006 kasus meningitis HIB menurun menjadi 29 kasus. Angka penurunan 99.9%.Hampir 90% bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi Rubella saat hamil trimester pertama akan mengalami sindrom Rubella kongenital, berupa penyakit jantung bawaan, katarak kongenital, dan ketulian. Pada tahun 1964 sekitar 20.000 bayi lahir dengan sindrom Rubella kongenital ini, mengakibatkan 2100 kematian neonatal dan 11.250 abortus. Setelah adanya imunisasi hanya dilaporkan 6 kasus sindrom Rubella kongenital pada tahun 2000. Kasus Rubella secara umum menurun dari 47.745 kasus menjadi hanya 11 kasus pertahun pada tahun 2006. Angka penurunan 99.9%.Hampir 2 milyar orang telah terinfeksi hepatitis B suatu saat dalam hidupnya. Sejuta di antaranya meninggal setiap tahun karena penyakit sirosis hati dan kanker hati. Sekitar 25% anak-anak yang terinfeksi hepatitis B dapat diperkirakan akan meninggal karena penyakit hati pada saat dewasa. Terjadi penurunan jumlah kasus baru dari 450.000 kasus pada tahun 1980 menjadi sekitar 80.000 kasus pada tahun 1999. Penurunan terbanyak terjadi pada anak dan remaja yang mendapat imunisasi rutin.Di seluruh dunia penyakit tetanus menyebabkan kematian pada 300.000 neonatus dan 30.000 ibu melahirkan setiap tahunnya dan mereka tidak diimunisasi adekuat. Tetanus sangat infeksius namun tidak menular, sehingga tidak seperti PD3I yang lain, imunisasi pada anggota suatu komunitas tidak dapat melindungi orang lain yang tidak diimunisasi. Karena bakteri tetanus terdapat banyak di lingkungan kita, maka tetanus hanya bisa dicegah dengan imunisasi. Bila program imunisasi tetanus distop, maka semua orang dari berbagai usia akan rentan menderita penyakit ini.Sekitar 212.000 kasus mumps (gondongan) terjadi di AS pada tahun 1964. Setelah ditemukannya vaksin mumps pada tahun 1967 insidens penyakit ini menurun menjadi hanya 266 kasus pada tahun 2001. Namun pada tahun 2006 terjadi KLB di kalangan mahasiswa, sebagian besar di antara mereka menerima 2 kali vaksinasi. Terjadi lebih dari 5500 kasus pada 15 negara bagian. Mumps merupakan penyakit yang sangat menular dan hanya butuh beberapa orang saja yang tidak diimunisasi untuk memulai transmisi penyakit sebelum menyebar luas. Sebelum vaksin pneumokokus ditemukan, pneumokokus menyebabkan 63.000 kasus invassive pneumococcal disease (IPD) dengan 6100 kematian di AS setiap tahun. Banyak anak yang menderita gejala sisa berupa ketulian dan kejang-kejang. Dari data di atas para ahli menyimpulkan bahwa imunisasi adalah salah satu di antara program kesehatan masyarakat yang paling sukses dan cost-effective . Program imunisasi telah menyebabkan eradikasi penyakit cacar (variola, smallpox), eliminasi campak dan poliomielitis di berbagai belahan dunia. dan penurunan signifikan pada morbiditas dan mortalitas akibat penyakit difteri, tetanus, dan pertussis. Badan kesehatan dunia (WHO) pada tahun 2003 memperkirakan 2 juta kematian anak dapat dicegah dengan imunisasi. Katz (1999) bahkan menyatakan bahwa imunisasi adalah sumbangan ilmu pengetahuan yang terbaik yang pernah diberikan para ilmuwan di dunia ini.  Miskonsepsi tentang imunisasi Meskipun imunisasi telah terbukti banyak manfaatnya dalam mencegah wabah dan PD3I di berbagai belahan dunia, namun masih terdapat sebagian orang yang memiliki miskonsepsi terhadap imunisasi. Secara umum berikut ini adalah beberapa miskonsepsi yang sering terjadi di masyarakt: A. Penyakit-penyakit tersebut (PD3I) sebenarnya sudah mulai menghilang sebelum vaksin ditemukan karena meningkatnya higiene dan sanitasi.Pernyataan sejenis ini dan variasinya sangat banyak dijumpai pada literatur antivaksin. Namun bila melihat insidens aktual PD3I sebelum dan sesudah ditemukannya vaksin kita tidak lagi meragukan manfaat vaksinasi. Sebagai contoh kita lihat kasus meningitis HiB di Canada. Higiene dan sanitasi sudah dalam keadaan baik sejak tahun 1990, namun kejadian meningitis HiB sebelum program imunisasi dilaksanakan mencapai 2000 kasus per tahun dan setelah imunisasi rutin dijalankan menurun menjadi 52 kasus saja dan mayoritas terjadi pada bayi dan anak yang tidak diimunisasi. Contoh lain adalah pada 3 negara maju (Inggris, Swedia, dan Jepang) yang menghentikan program imunisasi pertussis karena ketakutan terhadap efek samping vaksin pertussis. Di Inggris tahun 1974 cakupan imunisasi menurun drastis dan diikuti dengan terjadinya wabah pertussis pada tahun 1978, ada 100.000 kasus pertussis dengan 36 kematian. Di Jepang pada kurun waktu yang sama cakupan imunisasi pertussis menurun dari 70% menjadi 20-40% hal ini menyebabkan lonjakan kasus pertussis dari 393 kasus dengan 0 kematian menjadi 13.000 kasus dengan 41 kematian karena pertussis pada tahun 1979. Di Swedia pun sama, dari 700 kasus pada tahun 1981 meningkat menjadi 3200 kasus pada tahun 1985. Pengalaman tersebut jelas membuktikan bahwa tanpa imunisasi bukan saja penyakit tidak akan menghilang namun juga akan hadir kembali saat program imunisasi dihentikan. B. Mayoritas anak yang terkena penyakit justru yang sudah diimunisasi.Pernyataan ini juga sering dijumpai pada literatur antivaksin. Memang dalam suatu kejadian luar biasa (KLB) jumlah anak yang sakit dan pernah diimunisasi lebih banyak daripada anak yang sakit dan belum diimunisasi. Penjelasan masalah tersebut sebagai berikut: pertama tidak ada vaksin yang 100% efektif. Efektivitas sebagian besar vaksin pada anak adalah sebesar 85-95%, tergantung respons individu. Kedua: proporsi anak yang diimunisasi lebih banyak daripada anak yang tidak diimunisasi di negara yang menjalankan program imunisasi. Bagaimana kedua faktor tersebut berinteraksi diilustrasikan dalam contoh berikut. Suatu sekolah mempunyai 1000 murid. Semua murid pernah diimunisasi campak 2 kali kecuali 25 yang tidak pernah sama sekali. Ketika semua murid terpapar campak, 25 murid yang belum diimunisasi semuanya menderita campak. Dari kelompok yang telah diimunisasi campak 2 kali, sakit 50 orang. Jumlah seluruh yang sakit 75 orang dan yang tidak sakit 925 orang. Kelompok antiimunisasi akan mengatakan bahwa persentase murid yang sakit adalah 67 % (50/75) dari kelompok yang pernah imunisasi, dan 33% (25/75) dari kelompok yang tidak diimunisasi. Padahal bila dihitung dari efek proteksi, maka imunisasi memberikan efek proteksi sebesar (975-25)/975 = 94.8%. Yang tidak diimunisasi efek proteksi sebesar 0/25= 0%. Dengan kata lain, 100% murid yang tidak mendapat imunisasi akan sakit campak; dibanding hanya 5,2% dari kelompok yang diimunisasi yang terkena campak. Jelas bahwa imunisasi berguna untuk melindungi anak. C. Vaksin menimbulkan efek samping yang berbahaya, kesakitan, dan bahkan kematianVaksin merupakan produk yang sangat aman. Hampir semua efek simpang vaksin bersifat ringan dan sementara, seperti nyeri pada bekas suntikan atau demam ringan. Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) secara definitif mencakup semua kejadian sakit pasca imunisasi. Prevalensi dan jenis sakit yang tercantum dalam KIPI hampir sama dengan prevalensi dan jenis sakit dalam keadaan sehari-hari tanpa adanya program imunisasi. Hanya sebagian kecil yang memang berkaitan dengan vaksin atau imunisasinya, sebagian besar bersifat koinsidens. Kematian yang disebabkan oleh vaksin sangat sedikit. Sebagai ilustrasi semua kematian yang dilaporkan di Amerika sebagai KIPI pada tahun 1990-1992, hanya 1 yang mungkin berhubungan dengan vaksin. Institut of Medicine (IOM) tahun 1994 menyatakan bahwa risiko kematian akibat vaksin adalah amat rendah (extra-ordinarily low). Besarnya risiko harus dibandingkan dengan besarnya manfaat vaksin. Bila satu efek simpang berat terjadi dalam sejuta dosis vaksin namun tidak ada manfaat vaksin, maka vaksin tersebut tidak berguna. Manfaat imunisasi akan lebih jelas bila risiko penyakit dibandingkan dengan risiko vaksin. Contoh vaksin MMR (melindungi campak, mumps (gondongan) dan rubella (campak jerman)pneumonia campak : risiko kematian 1:3000 risiko alergi berat MMR 1:1000.000Ensefalitis mumps : 1 : 300 pasien mumps, risiko ensefalitis MMR 1:1000.000Sindrom rubella kongenital : 1 : 4 bayi dari ibu hamil kena rubella Contoh vaksin DPaT (melindungi difteri, pertussis, dan tetanus)Difteri : risiko kematian 1 : 20, risiko menangis lama sementara 1 : 100Tetanus : risiko kematian 1 : 30, risiko kejang sembuh sempurna 1 : 1750Pertussis : risiko ensefalitis pertussis 1 : 20, risiko ensefalitis DPaT 1 : 1000.000  D. Penyakit penyakit tersebut (PD3I) telah tidak ada di negara kita sehingga anak tidak perlu diimunisasiAngka kejadian beberapa penyakit yang termasuk PD3I memang telah menurun drastis. Namun kejadian penyakit tersebut masih cukup tinggi di negara lain. Siapa pun termasuk wisatawan dapat membawa penyakit tersebut secara tidak sengaja dan dapat menimbulkan wabah. Hal tersebut serupa dengan KLB polio di Indonesia pada tahun 2005 lalu. Sejak tahun 1995 tidak ada kasus polio yang disebabkan oleh virus polio liar. Pada bulan April 2005, Laboratorium Bioofarma di Bandung mengkonfirmasi adanya virus polio liar tipe 1 pada anak berusia 18 bulan yang menderita lumpuh layuh akut pada bulan Maret 2005. Anak tersebut tidak pernah diimunisasi sebelumnya. Virus polio itu selanjutnya menyebabkan wabah merebak ke 10 propinsi, 48 kabupaten. Sampai bulan April 2006 tercatat 349 kasus polio, termasuk 46 kasus VDVP (vaccine derived polio virus) di Madura. Dari analisis genetik virus diketahui bahwa virus berasal dari Afrika barat. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa virus sampai ke Indonesia melalui Nigeria dan Sudan sama seperti virus yang diisolasi di Arab Saudi dan Yaman. Dari pengalaman tersebut terbukti bahwa anak tetap harus mendapat imunisasi karena dua alasan. Alasan pertama adalah anak harus dilindungi. Meskipun risiko terkena penyakit adalah kecil, bila penyakit masih ada, anak yang tidak terproteksi tetap berpeluang terinfeksi. Alasan kedua imunisasi anak penting untuk melindungi anak lain di sekitarnya. Terdapat sejumlah anak yang tak dapat diimunisasi (misalnya karena alergi berat terhadap komponen vaksin) dan sebagian kecil anak yang tidak memberi respons terhadap imunisasi. Anak-anak tersebut rentan terhadap penyakit dan perlindungan yang diharapkan adalah dari orang-orang di sekitarnya yang tidak sakit dan tidak menularkan penyakit kepadanya. E. Pemberian vaksin kombinasi (multipel) meningkatkan risiko efek simpang yang berbahaya dan dapat membebani sistem imunAnak-anak terpapar pada banyak antigen setiap hari. Makanan dapat membawa bakteri yang baru ke dalam tubuh. Sistem imun juga akan terpapar oleh sejumlah bakteri hidup di mulut dan hidung. Infeksi saluran pernapasan bagian atas akan menambah paparan 4-10 antigen, sedangkan infeksi streptokokus pada tenggorokan memberi paparan 25-50 antigen. Tahun 1994 IOM menyatakan bahwa dalam keadaan normal penambahan jumlah antigen dalam vaksin tidak mungkin akan memberikan beban tambahan pada sistem imun dan tidak bersifat imunosupresif. Data penelitian menunjukkan bahwa imunisasi simultan dengan vaksin multipel tidak membebani sistem imun anak normal. Pada tahun 1999 Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP), American Academy of Pediatrics (AAP), dan American Academy of Family Physicians (AAFP) merekomendasi pemberian vaksin kombinasi untuk imunisasi anak. Keuntungan vaksin kombinasi adalah mengurangi jumlah suntikan, mengurangi biaya penyimpanan dan pemberian vaksin, mengurangi jumlah kunjungan ke dokter, dan memfasilitasi penambahan vaksin baru ke dalam program imunisasi. F. Vaksin MMR menyebabkan autismeBeberapa orangtua anak dengan autisme percaya bahwa terdapat hubungan sebab akibat antara vaksin MMR dengan autisme. Gejala khas autisme biasanya diamati oleh orangtua saat anak mulai tampak gejala keterlambatan bicara setelah usia lewat satu tahun. Vaksin MMR diberikan pada usia 15 bulan (di luar negeri 12 bulan). Pada usia sekitar inilah biasanya gejala autisme menjadi lebih nyata. Meski pun ada juga kejadian autisme mengikuti imunisasi MMR pada beberapa kasus. Akan tetapi penjelasan yang paling logis dari kasus ini adalah koinsidens. Kejadian yang bersamaan waktu terjadinya namun tidak terdapat hubungan sebab akibat. Kejadian autisme meningkat sejak 1979 yang disebabkan karena meningkatnya kepedulian dan kemampuan kita mendiagnosis penyakit ini, namun tidak ada lonjakan secara tidak proporsional sejak dikenalkannya vaksin MMR pada tahun1988.Pada tahun 2000 AAP membuat pernyataan : "Meski kemungkinan hubungan antara vaksin MMR dengan autisme mendapat perhatian luas dari masyarakat dan secara politis, serta banyak yang meyakini adanya hubungan tersebut berdasarkan pengalaman pribadinya, namun bukti-bukti ilmiah yang ada tidak menyokong hipotesis bahwa vaksin MMR menyebabkan autisme dan kelainan yang berhubungan dengannya. Pemberian vaksin measles, mumps, dan rubella secara terpisah pada anak terbukti tidak lebih baik daripada pemberian gabungan menjadi vaksin MMR, bahkan akan menyebabkan keterlambatan atau luput tidak terimunisasi. Dokter anak mesti bekerjasama dengan para orangtua untuk memastikan bahwa anak mereka terlindungi saat usianya mencapai 2 tahun dari PD3I. Upaya ilmiah mesti terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari autisme. Lembaga lain yaitu CDC dan NIH juga membuat pernyataan yang mendukung AAP. Pada tahun 2004 IOM menganalisis semua penelitian yang melaporkan adanya hubungan antara vaksin MMR dengan autisme. Hasilnya adalah tidak satu pun penelitian itu yang tidak cacat secara metodologis. Kesimpulan IOM saat itu adalah tidak terbukti ada hubungan antara vaksin MMR dengan autisme. Penutup Setelah mengkaji berbagai literatur sebagaimana disebutkan di atas, maka secara berangsur kegalauan saya menghilang. Saya semakin yakin akan kebenaran teori ilmiah berbasis bukti yang sudah ditemukan para ahli. Bahkan beberapa waktu lalu ada sejawat saya Dr Julian Sunan, seorang dokter yang masih muda dan amat ganteng (menurut pengakuannya sendiri) telah menelaah bahwa ternyata tokoh-tokoh antivaksin yang sering dikutip kelompok antivaksin di Indonesia ternyata banyak yang fiktif. Mereka melakukan pemelintiran data dan pemutarbalikan fakta. Tak heran kalau yang sangat aman dianggap sangat berbahaya dan penyakit sangat berbahaya nan mematikan dianggap tidak apa apa dan mungkin malah diajak bersahabat karib oleh kelompok antiimunisasi. Terimakasih.  Bahan bacaan : Ranuh IGNG, Suyitno H, Hadinegoro SRS, Kartasasmita CB, Ismoedijanto, Soedjatmiko. Buku Pedoman Imunisasi di Indonesia, edisi ke-4. Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia, Jakarta 2011.Center for Disease Control http://www.cdc.gov
   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Sore dok..tetangga sy minta tolong melalui sy untuk menanyakan kedokter tanti,anaknya usia 1thn 2bulan..dia takut anaknya terkena cacingan,karena perutnya terlihat membuncit..anaknya pun susah diberi makan,setiap diberi makan pasti muntah..dan anaknya suka memasukkan apapun kedalam mulutnya..apakah benar indikasinya cacingan dok?dan bolehkah pemberian obat cacing pada anak usia dibwh 2thn..?tks dok

Dari : Eni

Jawaban:

Dear Bunda Eni,

Pemberian obat cacing tidak direkomendasikan pada anak usia di bawah 1 tahun. Mengenai perut membuncit dan susah makan serta muntah, sebaiknya diperiksakan kepada dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut , karena belum tentu di sebabkan oleh cacingan. Apabila dokter Anda merekomendasikan pemberian obat cacing setelah dilakukan pemeriksaan, dokter akan memberikan dosis berdasarkan berat badan anak tersebut. Maka itu sebaiknya sebelum diberikan obat cacing, ada baiknya memeriksakan dahulu kepada dokter, demikian jawaban saya.
   
18-12-2007 11:08:41 Fakta & Mitos IMUNISASI
Jumlah Posts : 918
Jumlah di-Like : 4
Fakta dan Mitos Mengenai Imunisasi

Sejak pemberian vaksinasi secara luas di Amerika Serikat, jumlah kasus penyakit pada anak seperti campak dan pertusis (batuk rejan/batuk seratus hari) turun hingga 95% lebih. Imunisasi telah melindungi anak-anak dari penyakit mematikan dan telah menyelamatkan ribuan nyawa. Saat ini beberapa penyakit sangat jarang timbul sehingga para orang tua kadang mempertanyakan apakah vaksinasi masih diperlukan.

Anggapan yang keliru ini hanya salah satu dari kesalahpahaman mengenai imunisasi. Kebenarannya adalah bahwa sebagian besar vaksin mampu mencegah penyakit yang masih ada di dunia, walaupun angka kejadian penyakit tersebut jarang. Vaksinasi masih sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan anak. Bacalah lebih lanjut tentang imunisasi secara lebih jelas dalam uraian berikut!

Apa yang terjadi pada tubuh dengan imunisasi

Vaksin bekerja dengan mempersiapkan tubuh anak anda untuk memerangi penyakit. Setiap suntikan imunisasi yang diberikan mengandung kuman mati atau yang dilemahkan, atau bagian darinya, yang menyebabkan penyakit tertentu. Tubuh anak anda akan dilatih untuk memerangi penyakit dengan membuat antibodi yang mengenali bagian-bagian kuman secara spesifik. Kemudian akan timbul respon tubuh yang menetap atau dalam jangka panjang. Jadi, ketika anak terpapar pada penyakit yang sebenarnya, antibodi telah siap pada tempatnya dan tubuh tahu cara memeranginya sehingga anak tidak jatuh sakit. Inilah yang disebut sebagai imunitas (ketahanan tubuh terhadap penyakit tertentu).

Fakta dan mitos

Yang patut disayangkan, beberapa orang tua yang salah mendapatkan informasi mengenai vaksin memutuskan untuk tidak memberikan imunisasi pada anak mereka, akibatnya risiko anak tersebut untuk jatuh sakit lebih besar.

Untuk lebih memahami keuntungan dan risiko dari vaksinasi, berikut ini beberapa mitos umum yang ada di masyarakat dan faktanya.

Imunisasi akan menimbulkan penyakit yang seharusnya ingin dicegah dengan vaksinasi pada anak saya

Anggapan ini timbul pada beberapa orang tua yang memiliki kekhawatiran besar terhadap vaksin. Adalah suatu hal yang mustahil untuk menderita penyakit dari vaksin yang terbuat dari bakteri atau virus yang telah mati atau bagian dari tubuh bakteri atau virus tersebut. Hanya imunisasi yang mengandung virus hidup yang dilemahkan, seperti vaksin cacar air (varicella) atau vaksin campak, gondong, dan rubela (MMR), yang mungkin dapat memberikan bentuk ringan dari penyakit tersebut pada anak. Namun hal tersebut hampir selalu tidak lebih parah dari sakit yang dialami jika seseorang terinfeksi oleh virus hidup yang sebenarnya. Risiko timbulnya penyakit dari vaksinasi amatlah kecil.
Vaksin dari virus hidup yang tidak lagi digunakan di Amerika Serikat adalah vaksin polio oral (diberikan melalui tetes ke dalam mulut anak). Keberhasilan program vaksinasi memungkinkan untuk mengganti vaksin virus dari virus hidup ke virus yang telah dimatikan yang dikenal sebagai vaksin polio yang diinaktifkan. Perubahan ini secara menyeluruh telah menghapuskan penyakit polio yang ditimbulkan oleh imunisasi di Amerika Serikat.

Jika semua anak lain yang berada di sekolah diimunisasi, tidak ada bahaya jika saya tidak mengimunisasi anak saya

Adalah benar bahwa kemungkinan seorang anak untuk menderita penyakit akan rendah jika yang lainnya diimunisasi. Jika satu orang berpikir demikian, kemungkinan orang lain pun akan berpikir hal yang sama. Dan tiap anak yang tidak diimunisasi memberikan satu kesempatan lagi bagi penyakit menular tersebut untuk menyebar. Hal ini pernah terjadi antara tahun 1989 dan 1991 ketika terjadi wabah campak di Amerika Serikat. Perubahan laju imunisasi pada anak pra sekolah mengakibatkan lonjakan tinggi pada jumlah kasus campak, angka kematian, serta jumlah anak dengan kerusakan menetap akibatnya. Hal serupa pernah terjadi di Jepang dan Inggris pada tahun 1970 yaitu wabah pertusis (batuk rejan/batuk seratus hari) yang terjadi saat laju imunisasi menurun.
Walaupun angka laju vaksinasi cukup tinggi di Amerika Serikat, tidak dapat dijamin bahwa anak anda hanya akan kontak dengan orang-orang yang telah divaksinasi, apalagi sekarang banyak orang bepergian dari dan ke luar negeri. Sepeti wabah ensefalitis pada tahun 1999 dari virus West Nile di New York, suatu penyakit dapat menyebar ke belahan bumi lain dengan cepatnya akibat perjalanan internasional. Cara terbaik untuk melindungi anak anda adalah dengan imunisasi.

Imunisasi akan memberikan reaksi buruk pada anak saya

Reaksi umum yang paling sering terjadi akibat vaksinasi adalah keadaan yang tidak berbahaya, seperti kemerahan dan pembengkakan pada tempat suntikan, demam, dan ruam pada kulit. Walaupun pada kasus yang jarang imunisasi dapat mencetuskan kejang dan reaksi alergi yang berat, risiko untuk terjadinya hal tersebut sangat kecil dibandingkan risiko menderita penyakit jika seorang anak tidak diimunisasi. Setiap tahunnya jutaan anak telah divaksinasi secara aman, dan hampir semua dari mereka tidak mengalami efek samping yang bermakna.
Sementara itu, penelitian secara terus menerus dilakukan untuk meningkatkan keamanan imunisasi. The American Academy of Pediatrics (AAP) sekarang menganjurkan dokter untuk menggunakan vaksin difteri, tetanus, dan pertusis yang mengandung hanya satu bagian spesifik sel kuman pertusis dibandingkan dengan yang mengandung seluruh bagian sel kuman yang telah mati. Vaksin pertusis yang aselular (DtaP) dikaitkan dengan lebih kecilnya efek samping seperti demam dan kejang.

Baru-baru ini telah disetujui untuk mengganti zat pengawet timerosal dari semua vaksinasi, seperti yang direkomendasikan oleh The Advisory Commitee on Immunization Practice (ACIP), American Academy of Pediatrics, dan United States Public Health Service (USPHS).

Timerosal adalah produk dari etil merkuri dan telah digunakan sebagai pengawet vaksin sejak 1930. Jumlah timerosal yang terkandung dalam vaksin sangat rendah, pada kadar yang tidak berhubungan dengan keracunan merkuri. Namun USPHS sekarang merekomendasikan untuk meminimalkan semua paparan terhadap merkuri, tidak peduli berapapun sedikit kadarnya, hal ini termasuk pula penggunaan termometer kaca yang mengandung merkuri.

Pada tahun 1999, The Centre for Disease Cintrol (CDC) Amerika Serikat menunda penggunaan vaksin baru rotavirus setelah beberapa orang anak menderita sumbatan di usus yang mungkin dicetuskan oleh vaksin tersebut. Walaupun hanya beberapa kasus yang dilaporkan, CDC menghentikan pemberian vaksinasi karena adanya kekhawatiran mengenai keamanannya. Setelah dilakukan penelitian, vaksin rotavirus tidak diberikan lagi.

Ada rumor yang dikuatkan, banyak diantaranya yang diedarkan melalui internet, menghubungkan beberapa vaksin dengan multipel sklerosis, sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS), autisme, dan masalah kesehatan lainnya. Namun beberapa penelitian gagal dalam menunjukkan hubungan antara imunisasi dengan keadaan tersebut. Angka kejadian sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS) telah menurun lebih dari 50% beberapa tahun ini, padahal jumlah vaksin yang diberikan tiap tahun semakin meningkat.

Anak saya tidak perlu diiimunisasi karena penyakit tersebut telah dimusnahkan

Penyakit yang jarang atau tidak terjadi lagi di Amerika Serikat, seperti polio dan campak, tetap berkembang di belahan bumi lain. Dokter melanjutkan pemberian vaksin untuk penyakit tersebut karena penyakit tersebut sangat mudah ditularkan melalui kontak dengan penderita melalui perjalanan. Hal tersebut termasuk orang-orang yang mungkin belum diimunisasi masuk ke Amerika Serikat, seperti halnya orang Amerika yang bepergian ke luar negeri.
Jika laju imunisasi menurun, penyakit yang dibawa oleh seseorang yang datang dari negara lain dapat menimbulkan keadaan sakit yang berat pada populasi yang tidak terlindungi dengan imunisasi. Pada tahun 1994 polio telah terbawa dari India ke Kanada, namun tidak menyebar karena banyak masyarakat yang telah diimunisasi. Hanya penyakit yang telah diberantas tuntas dari muka bumi, seperti cacar (smallpox), yang aman untuk dihentikan pemberian vaksinasinya.

Anak saya tidak perlu diimunisasi jika ia sehat, aktif, dan makan dengan baik

Vaksinasi dimaksudkan untuk menjaga anak tetap sehat. Karena vaksin bekerja dengan memberi perlindungan tubuh sebelum penyakit menyerang. Jika anda menunda samapi anak anda sakit akan terlambat bagi vaksin untuk bekerja. Waktu yang tepat untuk memberikan imunisasi pada anak anda adalah saat ia dalam keadaan sehat.

Imunitas hanya bertahan sebentar

Beberapa vaksin, seperti campak dan pemberian beberapa serial vaksin hepatitis B, dapat menimbulkan kekebalan seumur hidup anda. Vaksin lainnya, seperti tetanus, bertahan sampai beberapa tahun, membutuhkan suntikan ulang dalam periode waktu tertentu (booster) agar dapat terus memberi perlindungan untuk melawan penyakit. Dan beberapa vaksin, seperti pertusis, akan semakin berkurang namun tidak memerlukan suntikan ulang (booster) karena tidak berbahaya pada remaja dan dewasa. Penting untuk menyimpan catatan pemberian suntikan imunisasi anak anda sehingga anda tahu kapan ia membutuhkan suntikan ulang (booster).

Fakta bahwa penelitian tentang vaksin masih terus berlanjut dan diperbaiki menunjukkan bahwa pemberiannya belum aman

Pusat pengawas obat dan makanan merupakan badan milik pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengatur tentang vaksin di Amerika Serikat. Bekerja sama dengan CDC dan The National Institutes of Health (NIH) mereka meneruskan penelitian dan memonitor keamanan dan keefektifan pemberian vaksin.
Surat ijin bagi vaksin baru dikeluarkan setelah dilakukan penelitian laboratorium dan percobaan klinis, dan pengawasan keamanan tetap berlanjut walaupun vaksin telah disetujui. Telah dilakukan dan akan terus dilakukan perbaikan (misalnya seperti yang berlaku pada DtaP dan vaksin polio) yang akan meminimalkan efek samping yang mungkin terjadi dan untuk menjamin standar keamanan yang terbaik.

Timerosal mengakibatkan Autisme

Beberapa ilmuwan telah melemparkan wacana bahwa kandungan merkuri dalam vaksin merupakan penyebab autisme dan anak yang menderita autisme dianjurkan untuk menjalani terapi kelasi (chelation therapy, pemberian zat khusus sebagai upaya “mengikat” merkuri agar tidak dapat bereaksi dengan komponen sel tubuh) untuk detoksifikasi. Beberapa kasus telah dijadikan perkara hukum yang disidangkan dan beberapa pengacara menyebarkan informasi di internet untuk mendapatkan klien. Situasi ini semakin berkembang karena sampai sekarang beberapa vaksin masih mengandung timerosal, zat pengawet yang mengandung merkuri yang tidak digunakan lagi. Ada beberapa alasan mengapa kecemasan mengenai timerosal dalam vaksin sebenarnya merupakan informasi yang menyesatkan:

* Jumlah merkuri yang terkandung sangat kecil
* Tidak ada hubungan merkuri dan autisme yang terbukti
* Tidak ada alasan yang masuk akal untuk mempercayai bahwa autisme terjadi karena sebab keracunan

Timerosal telah digunakan sebagai pengawet pada makhluk hidup dan vaksin sejak tahun 1930 karena dapat mencegah kontaminasi bakteri dan jamur, terutama pada tabung yang digunakan untuk beberapa kali pemakaian. Pada tahun 1999, FDA (Food and Drug Administration) memeriksa catatan bahwa dengan bertambahnya jumlah vaksin yang dianjurkan pada bayi, jumlah total merkuri pada vaksin yang mengandung timerosal dapat melebihi batas yang dianjurkan oleh badan pengawas lain (1). Jumlah merkuri yang ditentukan oleh FDA memiliki batas aman yang lebar, dan belum ada informasi mengenai bayi yang sakit akibatnya. Meski demikian untuk berhati-hati, US Public Health Service dan the American Academy of Pediatrics meminta dokter untuk meminimalkan paparan terhadap vaksin yang mengandung timerosal dan kepada perusahaan pembuat vaksin untuk menghilangkan timerosal dari vaksin sesegera mungkin (2). Pada pertengahan 2000 vaksin hepatitis B dan meningitis bakterial yang bebas timerosal tersedia luas.kombinasi vaksin difteri,pertusis, dan tetanus sekarang juga tersedia tanpa timerosal. Vaksin MMR, cacar air, polio inaktif, dan konjugasi pneumokok tidak pernah mengandung timerosal.

Sebelum adanya pembatasan, paparan maksimal kumulatif merkuri pada anak dalam 6 bulan pertama kehidupan dapat mencapai 187,5 mikrogram (rata-rata 1 mikrogram/hari). Pada formula vaksin yang baru paparan maksimal kumulatif selama 6 bulan pertama kehidupan adalah tidak lebih dari 3 mikrogram (3). Tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa batasan maksimal keduanya memiliki efek toksik (keracunan).

Pusat pengawasan dan pencegahan penyakit (CDC) telah membandingkan angka kejadian autisme dengan jumlah timerosal yang ada dalam vaksin. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perubahan relatif angka kejadian antara autisme dengan jumlah timerosal yang diterima anak dalam 6 bulan pertama kehidupan (dari 0-160 mikrogram). Hubungan yang lemah ditemukan antara asupan timerosal dan beberapa kelainan pertumbuhan saraf (seperti gangguan pemusatan perhatian) pada satu penelitian saja, namun tidak terbukti pada penelitian selanjutnya (4). Penelitian lain yang direncanakan sepertinya juga tidak akan menunjukkan hubungan bermakna.

Komite Intitute of Medicine (IOM) yang telah menyebarkan luaskan laporannya pada bulan Oktober 2001 menemukan tidak ada bukti hubungan antara vaksin yang mengandung timerosal dan autisme, ggangguan pemusatan perhatian, keterlambatan bicara dan bahasa, atau kelainan perkembangan saraf lainnya.
Penggunaan terapi kelasi untuk penanganan anak yang menderita autisme sama sekali tidak berhubungan.
   
Jumlah Posts : 82
Jumlah di-Like : belum ada like

Glutax 200GS Diamond Bright Suntik Putih Generasi Terbaru

Glutax 200GS Diamond Bright Suntik Putih Generasi Terbaru

Rp 900,000.00Suntik Putih Glutax 200GS Diamond Bright Ori
Suntik Putih Glutax 200GS Diamond Bright adalah produk suntik putih terbaru yang berasal dari Italy dengan berbagai macam manfaat dan fungsi terbaik dalam memutihkan kulit sekaligus mengencangkan kulit, serta memberikan efek halus pada kulit dengan kandungan multivitamin lengkap yang memberikan nutrisi lebih baik bagi tubuh.
Suntik Putih Glutax 200GS Diamond Bright adalah suntik putih yang sudah di sempurnakan dari versi glutax sebelumnya sehingga hasil yang di dapat jauh lebih bagus dan lebih cepat dari yang lain.

Komposisi dan Kandungan Glutax 200GS Diamond Bright  :

  • Ultrafiltration Glutathione 200 gram
  • Alpha Lipoic Acid 500mg
  • Epidermal Growth Factor 200mg
  • Kojic Acid 500mg
  • Multivitamin 3000mg
  • Natural Collagen 600mg
  • Selenium 500mg
  • Crithmum Maritimum Cells CIC2 300mg

Fungsi dan Manfaat Suntik Glutax 200GS Diamond Bright :

  • Memutihkan kulit dan mengencangkan kulit
  • Memberiakn nutrisi yang baik bagi kulit
  • Meregenerasi sel-sel kulit yang mati
  • Sebagai Anti Oksidan dan Anti Aging
  • Membantu melancarkan peredaran darah
  • Menjaga dan menghaluskan kulit
  • Menutrisi kulit agar terlihat lebih cerah
  • Membantu mempercepat penyembuhan luka
  • Menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar
  • Mencerahkan kulit dan menjaga kelembabannya

Made in : Italy

Isi Kemasan Glutax 200GS Diamond Bright : 10 sets (20 amps + 10 vials)

Metode dan Dosis Suntik Glutax 200GS Diamond Bright :
Suntik satu set Glutax 200GS Diamond Bright secara Intravena (IV) atau Intra Muscular (IM) sekali seminggu secara rutin untuk mendaptkan hasil lebih maksimal

Note : Tidak disarankan untuk ibu Hamil & Menyusui, Orang yang alergi terhadap vitamin.
 

   
Jumlah Posts : 82
Jumlah di-Like : belum ada like

Suntik Pemutih Glutax DNAX Advance Synchromize

Suntik Pemutih Glutax DNAX Advance Synchromize

Rp 900,000.00Glutax DNAX Advance Synchromize Whitening adalah merupakan salah satu antioksidan yang sangat penting bagi tubuh manusia. Saat ini produk seri Glutax sering diidentikkan dengan produk suntik putih terlaris , meskipun sudah banyak bermunculan pula glutax dalam kemasan oral yaitu perpaduan glutathion dengan kolagen, vitamin ataupun lainnya yang dapat dikonsumsi dengan cara diminum.

Keberadaan Glutax DNAX Advance Synchromize Whitening saat ini masih selalu diminati oleh salon-salon kecantikan, klinik kesehatan dan klinik perawatan kulit, tidak ketinggalan juga oleh para pecinta treatment suntik putih atau whitening injection. Saking menjamurnya, dan juga karena permintaan pasar yang cukup tinggi, produk ini sekarang banyak dipalsukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.


Suntik Pemutih Glutax DNAX Advance Synchromize Whitening
Adalah terobosan suntik pemutih badan yang di kembangkan dari Dari Glutax DNA Ultra Synchronize Whitening sehingga sudah bisa di pastikan kalau produk ini dapat memberikan hasil yang lebih cepat, lebih optimal dari produk pendahulunya yaitu Glutax DNA Ultra Synchronize Whitening.

Suntik Pemutih Glutax DNAX Advance Synchromize Whitening diformulasikan tidak hanya untuk memutihkan kulit secara cepat , mencerahkan dan meratakan warna kulit juga bekerja dengan sempurna pada kulit yang kering untuk memberikan kelembapan alami pada kulit, menangkal radikal bebas, sebagai antioksidan serta sebagai antiaging yang baik bagi kulit.

Manfaat Glutax DNAX Advance Synchromize Whitening:

  • Menaikkan tone kulit atau mencerahkan kulit
  • Memudarkan warna tidak merata, bekas luka, kerutan, kemerahan pada kulit
  • Melindungi dari sinar UV matahari
  • Meremajakan, mencerahkan sekaligus meningkatkan warna kulit menjadi lebih putih .
  • Meningkatkan pembentukan kolagen serta menjaga keseimbangan kelembaban dan meningkatkan elastisitas kulit .
  • Menjadikan kulit terlihat segar , tegas, lebih muda dan sehat untuk sepanjang hari
  • Seagai Antioksidan
  • Sebagai Antiaging
  • Skin whitening
  • Mengurangi serta mencegah bintik hitam pada kulit
  • Mencegah munculnya jerawat
  • Mencegah garis halus dan kerutan
  • Membantu meningkatkan stamina dan imunitas tubuh
  • Mengurangi warna tidak merata di daerah lipatan seperti ketiak siku lutut dan bibir



Aturan Pakai : Seminggu sekali secara rutin via Suntik intravena (IV)

Tips Sehat menggunakan Suntik pemutih badan Glutax DNAX Advance Synchromize Whitening :
Makan terlebih dahulu sebelum melakukan Suntik dan konsumsi air putih secukupnya setelah Suntik.
Hindari penggunaan Suntik pemutih badan Glutax DNAX Advance Synchromize Whitening ketikan Anda dalam keadaan hamil, menyusui, menstruasi, atau jika Anda alergi terhadap vitamin dan memiliki keluhan atau masalah jantung.



Komposisi Glutax DNAX Advance Synchromize Whitening:
DNA Glutathione Extract 9000g
ALA Acido Alfa Lipoico 1350mg
Epidermal Growth Factor (EGF) 2500mg
Lacido Ascorbico 5000mg
Collagen Extract 5000mg
Selenio 0.35mg
Vitamina E 750mg
Pro-Vitamina B3 750mg
Pro-Vitamina B5 750mg


Isi Kemasan : 
5 set (5vial + 5ampul @2ml + 5ampul @5ml)
Made in : Italy
 

   
Jumlah Posts : 82
Jumlah di-Like : belum ada like

Infus Glutax 70000GM Marine White Optium

Rp 1,100,000.00

Seri Glutax Terbaru 70000GM Marine White Optium

Suntik putih dengan kandungan glutathione lebih tinggi  dna marine white elements, hasil yang cepat, Tidak hanya memutihkan dan mencerahkan kulit, new glutax 70000gm bisa mengurangi jerawat dan menyamarkan bekas jerawat. Menghaluskan kulit, melembabkan dan memberikan efek glowing pada kuli



Manfaat Glutax glutax 70000gm:

  • Memutihkan dan melembabkan kulit
  • Melembutkan dan menghaluskan kulit
  • Menjadikan kulit lebih bercahaya dan berseri
  • Mengencangkan dan menguatkan jaringan kulit
  • Mengurangi garis garis halus dan keriput pada kulit
  • Menghilangkan Age Spot
  • Mengurangi terjadinya pigmentasi dan bintik bintik hitam pada kulit
  • Meningkatkan energi dalam tubuh
  • Meyehatkan seluruh organ dalam tubuh
  • Meningkatkan sistem imun kekebalan tubuh
  • Menjaga kesehatan Hati dan Meningkatkan Kualitas Tidur
  • Meratakan warna Kulit yang tidak seimbang
  • Menjaga kekencangan dan elastisitas kulit





Komposisi glutax 70000gm:
Marine glutathion 70000g
Bio dna cellular marine complex 4000mg
Marine mineral multivitamin 15000mg
Dna marine white elements 3000mg
Marine d3 500mg
Hydro mn peptide 7200mg


Rekomendasi Dosis:
IM atau IV, 1 set per minggu selama 2 bulan pertama; kemudian mengurangi untuk 1 set setiap dua minggu untuk pemeliharaan

Packaging :
4 sets (12 amps + 8 vials)

MadeIn :
Italia

   
Jumlah Posts : 33
Jumlah di-Like : belum ada like

Telah hadir Body Makeup from SOULSKIN , 5 in 1 Mousse Spray "For Brighten and Perfect Body Skin "

Menciptkan kulit tubuh yang berkilau seperti mutiara, mencerahkan dan melindungi kulit dr sinar UV mahari karena mengandung spf +50, cocok buat di pakai sehari" bahkan dipakai saat party memberikan kesan glamour pada anda. Produk lulus uji lab jepang dan korea, sangat aman untuk kulit. 
Isi 100ml 
Terdapat kandungan : 
SKIN BOOSTING SUPER SERUM
Multi Vitamin Collagen Stem Cell
Alpha arbutin Berry Snow lgy 
Moisturising Mineral water etc.