SITE STATUS
Jumlah Member :
482.195 member
user online :
2444 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: bolehkah ibu hamil berobat ke dokter umu

New Topic :  
23-02-2016 19:49:48 sakit kepala
Jumlah Posts : 2504
Jumlah di-Like : belum ada like
kalo bisa jangan sembarang minum obat bun. karena ga semua obat aman buat ibu hamil. mending ke dokter aja bun
   


05-08-2015 11:11:37 kehamilan
Jumlah Posts : 38
Jumlah di-Like : belum ada like
dokter bolehkah ibu hamil tidur di jam2 9 ke atas sebelum jam 12 siang?ada pengaruh tdk untuk si baby nya?
   
Jumlah Posts : 21
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda allen.. kalo soal nyeri di pergelangan kaki, masi suka pakai sepatu high heels kah? kalo iya sebaiknya dikurangi. perbanyak olahraga, khususnya olah daerah kaki. tuk gatal2 kayanya hampir sebagian besar ibu hamil mengalami demikian.. hanya saja beda2 area "gatal"nya. hahaha.. cuma kalo sampe menghitam itu, apa bunda suka digaruk2 ya? saranku kasi salep kulit bun sbg obat luar. semua itu bunda bisa konsultasikan ke dokter kandungan. tuk obat salep, kalo bunda sebelumnya ada riwayat gatal dan sdh berobat ke dokter spesialis kulit, pakai aja obat itu. krn penggunaannya sbg obat luar, maka sy rasa akan aman2 aja digunakan kembali pd saat bunda allen hamil. semoga sdkt berguna dan semoga cepet sembuh yaa bunda :)
   


Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
 hallo bunda....

salam kenal ya,,,

ini kehamilan ku yg kedua, setelah yg pertama keguguran di usia kandungan 3 bulan gara2 aku sakit di awal kehamilan dan bkan berobat ke dokter kandungan malah ke dokter umum padahal aku bilang sdh telat haid, ternyata janinku berhenti berkembang di usia kehamilan 2 bulan, dokter yg nanganin aku bilang kemungkinan bisa karena dosis obat yg bukan buat ibu hamil atau karena suhu badan yg tinggi,,,,,,sediiiihhhhhh bgt  bund 

tapi sekarang aku hamil lagi dan sdh mau jalan bulan ke 4, aku hati2 banget jaganya takut kaya dulu lagi, mual2 dari pagi sampai tengah malam tp jarang muntah kalaupun muntah sampai lemes tapi aku tetep usahain makan lagi demi si dede bayi....^^


kebanyakan ya bund, ceritanya....
   
16-01-2009 13:17:42 biar ASI lancar
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10

IBU MENYUSUI PERLU TAMBAHAN ZAT GIZI

Zat gizi ibu di masa menyusui sangat berpengaruh untuk kualitas dan kuantitas ASI.

"Seringkali para ibu lebih mementingkan gizi makanan ketika sedang hamil, tapi tidak demikian saat menyusui. Padahal, tak hanya di waktu hamil, saat menyusui pun kebutuhan akan zat gizi jadi bertambah," ungkap DR. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc., dari SEAMEO-TROPMED RCCN, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Mengapa? Karena ibu dituntut memproduksi ASI yang kuantitas maupun kualitasnya harus memadai selama 6 bulan. Oleh karena itu, kebutuhan gizi masa menyusui ini juga sangat penting. Jika ibu tidak memperhatikan hal ini tentu akan berpengaruh pada kualitas dan kuantitas ASI-nya.

Berikut ini adalah zat-zat gizi yang harus menjadi asupan ibu setiap hari.

* Kalori

Kebutuhan kalori ibu per hari harus terdiri atas 60-70 persen karbohidrat, 10-20 persen protein, dan 20-30 persen lemak. Kalori ini didapat dari makanan yang dikonsumsi ibu dalam sehari. Di masa menyusui, kebutuhan ini bertambah sebanyak 500 kalori dari keadaan normal. Jadi, bila ibu biasa makan sehari 3 kali, maka sekarang harus jadi 4 kali. Boleh juga tetap sehari 3 kali, tapi dengan porsi yang lebih banyak.

Tambahan kalori ini harus ada karena dalam 6 bulan pertama ibu harus menghasilkan 750 cc ASI per hari. Untuk 6 bulan kedua lebih sedikit lagi, sekitar 600 cc ASI per hari. Jumlahnya jadi lebih sedikit karena di usia itu bayi sudah mendapat tambahan makanan lain, sehingga kebutuhan mengisap ASI-nya sudah tidak terlalu banyak lagi. Sementara itu, jumlah ASI yang diproduksi juga tergantung pada seberapa sering payudara menerima rangsangan isapan bayi.

* Protein

Kebutuhan protein ibu dalam keadaan normal biasanya sekitar 40 gram per hari. Selama menyusui, untuk 6 bulan pertama kebutuhannya harus ditingkatkan sebesar 15 gram dan 6 bulan kedua sebanyak 12 gram. Dengan adanya tambahan protein ini diharapkan ASI yang dihasilkan mengandung protein berkualitas.

Bila ibu menyusui tak menambah asupan protein, maka selama produksi ASI berlangsung kebutuhan tambahan protein itu akan diambil dari protein ibu yang ada di ototnya. Akibatnya, ibu menjadi kurus. Secara alamiah, ibu memang akan merasa lapar sekali setelah menyusui bayinya. Ini karena protein dari tubuhnya ada yang diambil.

Zat protein yang dibutuhkan ibu menyusui bisa diperoleh dari makanan yang banyak mengandung protein, baik hewani, seperti daging, sapi, ayam, ikan, seafood, telur, atau susu dan juga nabati, seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

Tentunya dalam mengonsumsi protein ini, ibu tak perlu repot dengan menimbang besarnya tambahan protein tersebut, tapi cukup dikira-kira saja. Kalau biasanya dalam sekali makan ibu mengambil satu potong lauk, maka sekarang ditambah jadi dua potong.

* Lemak

Mungkin ada ibu yang takut gemuk bila zat lemaknya harus ditambah. Bagaimanapun, secara kuantitas, papar Tati, kebutuhan lemak tetap harus memenuhi proporsi kebutuhan kalori seharinya, yaitu sekitar 20-30 persen. "Kalau kebutuhan kalori ibu bertambah, otomatis kebutuhan gram lemaknya pun bertambah sesuai proporsi tadi."

Untuk bisa menghasilkan ASI berkualitas dibutuhkan zat-zat lemak tak jenuh ganda. Lemak ini dibutuhkan bayi untuk perkembangan otak dan retina matanya. Asam lemak tak jenuh ganda dalam ASI akan terbentuk bila ibu mengonsumsi bahan makanan seperti minyak jagung atau minyak biji kapas dan ikan dari peraiaran laut dalam, seperti haring atau salmon yang mengandung asam lemak tak jenuh.

* Mineral

Mineral dan vitamin termasuk mikronutrien, yaitu zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Pertambahannya pun bagi ibu menyusui tak begitu menonjol, karena yang dibutuhkan sedikit sekali, hanya dalam hitungan ukuran miligram atau bahkan mikrogram. Ini karena bagaimanapun, kandungan mineral dalam ASI biasanya konstan.

Namun bukan berarti kebutuhan mineral boleh diabaikan. Beberapa mineral yang pemenuhannya harus mendapat perhatian adalah zat besi. Zat besi yang berasal dari ASI mudah diserap bayi dibandingkan dengan zat besi yang terdapat pada susu sapi. Dari ASI, bayi bisa menyerap zat besi sebanyak 50 persen, sedangkan dari susu sapi sekitar 10 persen atau kurang. Oleh karena itu, ibu menyusui diharapkan banyak mengonsumsi makanan yang merupakan sumber zat besi, seperti hati, sumsum tulang, telur, dan sayuran berwarna hijau tua.

Selain itu, mineral lainnya yang sangat dibutuhkan adalah yodium. Ibu menyusui sebenarnya mudah memperolehnya dari garam yang beryodium. Ada lagi mineral lain yang dibutuhkan, walau sedikit, yaitu seng, magnesium dan selenium, yang bisa didapat dari makanan hewani.

* Vitamin

Ada dua macam vitamin, yaitu vitamin larut dalam lemak dan larut dalam air. Keduanya dibutuhkan untuk memenuhi standar kualitas ASI. Yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K. Untuk vitamin K, bayi sebetulnya diharapkan dapat membentuknya sendiri di usus. Hanya saja, karena usus bayi baru lahir masih steril, maka biasanya asupan vitamin K didapat dari suplemen yang disuntikkan.

Vitamin A didapat bayi dari ASI. Untuk memenuhi kebutuhannya, ibu perlu mengomsumsi makanan hewani, seperti hati, maupun makanan nabati berwarna hijau tua atau kuning seperti wortel, jeruk, dan tomat.

Vitamin D didapat dari sinar matahari. Makanya ibu harus rajin berjemur bersama bayinya di pagi hari. Vitamin D yang dibentuk di tubuh ibu akan disalurkan pula kepada bayinya lewat ASI. Sedangkan vitamin E juga bisa didapat dari biji-bijian, kacang-kacangan, dan serealia.

Sementara dari jenis vitamin yang larut dalam air, yang paling banyak dibutuhkan adalah vitamin C. Pasokan vitamin ini ikut mempengaruhi jumlah ASI yang dapat dikeluarkan. Oleh karena itu, ibu menyusui harus cukup mendapat vitamin C. Konsumsinya tak perlu berlebihan, sehari hanya sekitar 60 -120 mg. Jadi konsumsi vitamin C dosis tinggi sebesar 500 atau 1.000 mg sebetulnya mubazir, karena kelebihannya akan dikeluarkan lewat air seni.

Selain itu, ibu juga membutuhkan berbagai vitamin B, seperti vitamin B6 dan vitamin B12 agar ASI-nya pun mengandung cukup vitamin B. Pada bayi, vitamin ini berfungsi sebagai regulator terjadinya metabolisme dalam tubuh untuk menghasilkan energi bagi pertumbuhannya.

Dari hasil penelitian, keberadaan vitamin B6 pada ASI sangat bergantung pada jumlah vitamin B6 yang dimiliki ibu. Bila ibu kekurangan vitamin B6, sudah pasti ASI-nya juga tidak cukup mengandung vitamin ini. Vitamin B6 banyak terdapat antara lain pada sayuran berwarna hijau tua dan daging.

SUSU DAN SUPLEMEN MAKANAN 

Adakalanya ibu tak suka makan terlalu banyak lauk dan mengantikannya dengan asupan susu. Menurut Tati, hal ini tidak mengapa karena ibu bisa mendapatkan zat protein yang dibutuhkannya dari lemak susu. Namun demikian, ada baiknya asupan karbohidrat juga diperhatikan, misalnya dengan mencampurkan susu dengan sereal. Kalau tidak, ibu bisa kekurangan karbohidrat dan pola makannya jadi tidak seimbang karena asupan proteinnya jadi lebih banyak. Jika berlangsung terus-menerus, metabolisme tubuh ibu akan terganggu.

Pola makan yang tidak seimbang juga bisa diatasi dengan menyantap suplemen makanan. Namun, Tati mengingatkan, suplemen hanya bisa mencukupi kekurangan asupan vitamin dan mineral. Kalau memang ibu yakin bisa mendapatkan kebutuhan zat gizi dari makanan, tak perlulah mengonsumsi suplemen. Disamping itu, suplemen juga sudah melalui proses kimiawi yang jika terakumulasi dalam tubuh bisa saja menimbulkan efek negatif. Lain halnya dengan makanan segar yang lebih natural.

MENGHINDARI KEGEMUKAN 

Adanya tambahan kebutuhan gizi dengan porsi tambahan makan, diakui Tati, tentu berdampak pula bagi ibu. Kalori ibu akan bertambah, sementara kerja ibu hanya menyusui dan mungkin tidak banyak bergerak. Otomatis kemudian berat badan akan meningkat karena lemaknya bertambah.

Untuk menghindari terjadinya kegemukan, sebaiknya ibu melakukan latihan gerak badan atau olahraga, seperti lari, aerobik, atau body language. Olahraga ini akan membakar kalori sehingga tak terjadi penumpukan lemak dalam tubuh. Bila kondisi ibu baik, latihan cukup dilakukan 15-30 menit dalam sehari.

Tati tidak menganjurkan ibu menyusui berdiet menguruskan badan. Kecuali memang kelebihan berat badannya besar sekali. Selain melakukan latihan olahraga, bolehlah ia menurunkan asupan kalorinya, tapi tidak boleh lebih rendah dari 1.800 kalori per hari. Bagaimanapun, kebutuhan zat gizi semasa menyusui lebih besar daripada semasa hamil.

UNTUK MEMPERLANCAR ASI

Daun-daun tertentu memang sudah terbukti dapat memperlancar produksi ASI, seperti halnya daun katuk atau daun lain yang berwarna hijau pekat. "Namun sayuran lain yang banyak mengandung vitamin dan mineral juga akan merangsang dan meningkatkan produksi ASI," Kata Tati.

Diakuinya, kini pun sudah banyak obat pelancar ASI dalam bentuk kaplet, sehingga lebih praktis. Menurutnya tak masalah kaplet ini dikonsumsi, karena sudah melalui riset dan sudah diperhitungkan dosis amannya. Hanya saja, selain masalah harga, juga tak dapat dinikmati rasanya. Jadi, alangkah baiknya jika daun-daunan itu dimakan masih dalam bentuk aslinya.

MAKANAN YANG BOLEH & TAK BOLEH 

"Makanan yang dianjurkan semasa menyusui tentunya yang memenuhi kebutuhan semasa itu. Sehari makan 3 kali makanan utama dengan porsi nasi dan lauk pauk yang diperbanyak. Untuk memenuhi kebutuhan kalori yang bertambah, jangan lupa makan makanan selingan, berupa susu dan buah. Juga harus minum sebanyak-banyaknya," papar Tati. Sementara kebutuhan akan cairan bisa didapat dari makanan dan minuman. Bisa berupa sayuran, jus buah, susu, dan sebagainya.

Sebetulnya, ungkap Tati, ibu menyusui tidak pantang makanan apa saja. Yang penting harus diperhatikan adalah pola makan yang seimbang. Lalu bagaimana dengan bahan makanan berikut ini?

* Buah durian dan nangka

Selama menyusui, buah-buahan seperti nangka dan durian menurut Tati, sebetulnya tidak dilarang untuk dikonsumsi, tapi memang perlu dibatasi. Asal tahu saja, konsumsi buah-buahan yang rasanya sangat manis, seperti anggur dan rambutan juga perlu dibatasi karena mengandung kalori tinggi. Jadi, yang penting proporsional, jangan kebanyakan.

Pada orang-orang tertentu, kalori tinggi yang tersisa akan disimpan dalam tubuh sehingga kadar gulanya berlebihan. Selain itu, sisa kalori juga akan disimpan menjadi lemak sampai akhirnya bisa berlebihan. Akibatnya tentu akan lebih panjang lagi, bisa menganggu sistem sirkulasi darah dan jantung. Pengaruhnya ke ASI mungkin tidak ada.

Jadi, kalau memang ibu menyusui ingin menyantap kedua buah-buahan ini maka proporsinya harus diperhitungkan. Apalagi, durian dan nangka mengandung alkohol. Jika alkohol yang memabukkan dikonsumsi oleh bayi melalui ASI, maka sebagai efeknya bayi bisa rewel, hiperaktif atau sebaliknya lesu.

* Kopi

Ibu boleh saja tetap minum kopi semasa menyusui. Namun, jumlahnya perlu dibatasi, yaitu tak lebih dari dua cangkir dalam sehari. Lebih dari itu, dikhawatirkan zat kafein yang terdapat pada kopi terikut dalam ASI dan terminum oleh bayi.

Zat kafein yang bersifat stimulan sebetulnya bisa membuat orang yang mengonsumsinya menjadi segar. Pada bayi, kafein ini akan menstimulasi semua metabolismenya menjadi lebih cepat. Akibatnya, jantung bayi berdenyut lebih cepat, ginjal bekerja lebih keras, dan air kencing akan lebih banyak. Kondisi ini tentu tidak baik bagi bayi. Selain kopi, beberapa produk soft drink juga mengandung kafein. Oleh karena itu, ibu menyusui harus betul-betul menaruh perhatian.

* Teh

Minum teh bagi ibu menyusui tak jadi masalah. Memang, di dalam teh terkandung zat tanin. Efeknya menghambat penyerapan zat besi. Namun, zat ini dianggap tidak terlalu membahayakan.

* Tape

Yang dikhawatirkan dari makanan ini adalah kandungan alkohol dan kalorinya yang sangat tinggi, hampir sama seperti durian dan nangka.

* Food allergen

Makanan-makanan yang dapat menyebabkan alergi umumnya mengandung protein berkadar tinggi, seperti seafood. Nah, untuk itu, ibu menyusui perlu hati-hati dengan seafood, seperti udang atau cumi. Jika setelah mengonsumsi makanan laut, ASI yang dihasilkan membuat kulit bayi gatal atau merah-merah, berarti ia mengalami alergi. Sebaiknya ibu segera menghentikan konsumsi jenis makanan tersebut.

* Makanan pedas

Sebetulnya tak masalah jika ibu menyusui mengonsumsi makanan pedas. Toh, rasa pedas ini tidak akan keluar lagi bersama ASI. Juga, cabai merupakan jenis sayuran yang banyak mengandung vitamin C.

* Ketan

Makanan ini merupakan sumber karbohidrat, tetapi beda halnya dengan beras, ikatan molekulnya lebih kompleks sehingga lebih sulit dicerna. Akibatnya, untuk sampai menghasilkan energi dibutuhkan waktu yang lebih lama. Namun demikian, tak masalah bila ibu menyusui mengonsumsinya.

* Makanan berserat

Makanan yang kaya serat seperti sayuran dan buah, sebetulnya akan memperlancar pencernaan. Namun demikian, jumlah yang dikonsumsi harus proporsional. Jika terlalu banyak, maka bayi bisa susah buang air besar.

* Makanan kaleng

Meskipun enak, makanan dan minuman kaleng sebaiknya dihindari. Jika makanan itu berupa ikan laut, misalnya, proses pengawetan akan membuat zat protein yang dikandungnya mengalami perubahan. Padahal protein yang dikonsumsi ibu nantinya akan disalurkan kepada bayi bersama ASI. Zat protein yang sudah berubah itu sangat mungkin menyebabkan bayi alergi.

* Obat-obatan

Pada saat berobat ke dokter, pastikan bahwa ibu menjelaskan statusnya yang tengah menyusui. Dengan begitu, dokter tidak akan memberinya obat-obatan yang akan membahayakan bayi apabila terproses bersama ASI. Misalnya, obat batuk yang mengandung zat penenang. Bila sampai terkonsumsi, bayi bisa jadi lesu dan mengantuk. Selain itu, ada obat-obatan yang dapat menimbulkan ketergantungan. Obat jenis ini sangat berbahaya jika sampai terkonsumsi bayi

9 MITOS MENYUSUI DAN FAKTANYA

Katanya ASI bisa kurang kalau si bayi rakus. Bagaimana faktanya? Dr. Rudy Firmansjah B. Rivai, Sp.A dari Rumah Sakit Anak dan Bersalin (RSAB) Harapan Kita Jakarta menjelaskannya kepada kita.

1. ASI BELUM KELUAR PADA HARI PERTAMA SEHINGGA PERLU DITAMBAH CAIRAN LAIN

Salah. Memang, banyak ibu yang mengalami kesulitan menyusui di hari pertama dan mengeluhkan ASI-nya tidak bisa keluar. Namun tak perlu cemas karena di hari pertama, selain bayi belum memerlukan cairan tambahan, di dalam tubuhnya pun masih ada cadangan cairan yang cukup.

ASI sendiri terdiri atas 88% air. Jadi, kebiasaan memberi cairan seperti susu formula, air putih, teh manis kepada bayi baru lahir tentu kurang tepat. Di banyak negara tindakan ini sudah menjadi kebiasaan dengan alasan agar bayi tidak rewel atau sekadar menghilangkan hausnya. Ditambah lagi, bila cairan itu diberikan dengan dot, selain refleks mengisap bayi jadi tidak terasah, ia juga berisiko bingung puting.

2.ASI TIDAK BISA MEMUASKAN BAYI "RAKUS"

Salah. ASI bisa mencukupi semua kebutuhan asupan makanan dan minuman bayi hingga bayi berusia 6 bulan. Rata-rata kebutuhan cairan bayi pada minggu pertama sekitar 80-100 ml/kg per hari, dan meningkat menjadi 140-160 ml/kg pada usia 3-6 bulan. Semua itu cukup dipenuhi hanya dengan ASI. Bahkan bagi bayi superrakus sekalipun.

Sebuah penelitian menyebutkan, 98 ribu dari 100 ribu ibu yang mengatakan produksi ASI-nya kurang, ternyata memiliki cukup ASI. ASI tidak bisa berproduksi secara optimal karena manajemen laktasi yang kurang baik. Misalnya, tidak tahu posisi menyusui yang tepat, stres, terpengaruh mitos-mitos menyusui, kurang istirahat, dan lain-lain.

ASI yang dikeluarkan, baik dari payudara kanan maupun kiri, sama-sama mengandung foremilk dan hindmilk atau dengan kata lain memiliki komposisi yang sama. Jadi, salah kalau ada yang menganggap payudara kanan mengandung makanan dan yang kiri minuman. Puaskan bayi pada satu payudara selama kira-kira 15 menit. Bila masih belum puas, barulah pindahkan lagi ke payudara pertama.

3.PAYUDARA KENDUR GARA-GARA MENYUSUI

Tidak ada hubungannya. Kendur tidaknya payudara tidak ada hubungannya dengan pemberian ASI. Biang keladi perubahan payudara adalah kehamilan itu sendiri. Saat hamil hormon-hormon membuat payudara penuh berisi ASI. Ukuran payudara pun terlihat lebih besar dari biasanya. Nah, pascamenyusui, ukuran payudara kembali normal. Akibatnya, otot-ototnya pun mengendur dan membuat payudara sedikit kendur.

Hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Lewat pijat atau senam payudara keindahan bentuk payudara bisa dipertahankan. Pilih juga bra yang tepat agar bisa membuat bentuk payudara tidak kendur. Selain itu, menyusui juga bisa memproteksi payudara dari serangan kanker payudara. Penelitian membuktikan, risiko terkena kanker mengecil jika ibu menyusui anaknya.

4. SULIT TURUNKAN BB JIKA MENYUSUI

Salah. Konon, menyusui membuat nafsu makan ibu bertambah lahap, sehingga sulit mengatur berat badan. Ini tidaklah tepat. Sebuah penelitian menyebutkan, menyusui dapat membantu ibu menurunkan berat badan lebih cepat. Kala menyusui timbunan lemak yang terjadi pada waktu hamil diubah menjadi energi. Sebaliknya, timbunan lemak ini sulit disingkirkan jika ibu tidak menyusui.

5.UKURAN PAYUDARA TENTUKAN BANYAKNYA ASI

Salah. Banyak tidaknya ASI tidak ditentukan oleh besar kecilnya payudara, tapi tergantung seberapa banyak kelenjar pembentuk air susu. Payudara berukuran besar kanan bergizi yang cukup dan seimbang.

Bahkan menyusui bisa memberi perlindungan terhadap zat kimia beracun tertentu. Pada kecelakaan kebocoran reaktor di Chernobyl, didapat fakta bahwa kadar zat radio aktif dalam ASI jauh lebih sedikit daripada dalam tubuh ibu. Para ahli pun berkesimpulan, ada mekanisme tubuh tertentu yang menyaring racun sehingga konsentrasinya dalam ASI sangat rendah.

7.BANYAK BERISTIRAHAT BISA MENAMBAH PRODUKSI ASI

Kurang tepat. Mitosnya saat istirahat produksi ASI akan berjalan lancar. Ini tidak sepenuhnya benar. Yang betul makin sering ASI diberikan, makin banyak pula ASI dihasilkan. Produksi ASI meningkat seiring dengan gerakan mengisap. Sebaliknya, jika dihentikan maka lambat laun produksi ASI pun berkurang. Itulah mengapa, berikan ASI atau pompalah secara teratur. Jangan lupa untuk merawat dan memijat payudara agar produksi ASI tetap lancar.

8.TIDUR BAYI LEBIH LELAP JIKA MINUM SUSU FORMULA

Tidak tepat. Memang, bayi-bayi yang diberikan susu formula cenderung tidur lama. Penyebabnya, susu formula umumnya tidak dapat dicerna dengan cepat, sehingga efek rasa kenyangnya lebih lama dan tidurnya pun terkesan lebih lama. Tapi kuantitas tidak menjamin kualitas. Jadi, tidak ada perbedaan kualitas tidur antara bayi peminum ASI dan susu formula.

9.MENYUSUI TANGKAL KEHAMILAN

Tidak sepenuhnya salah. Sebuah riset mengemukakan, menyusui bisa menurunkan kesuburan. Pada ibu yang tidak menyusui, kesuburan biasanya muncul kembali dalam 4-6 minggu pascapersalinan. Pada ibu menyusui, rentangnya bisa lebih lama, karena proses ovulasi terhambat.

Saat menyusui produksi hormon prolaktin meningkat. Hormon ini cukup efektif menghambat ovulasi, menstruasi pun menjadi tertunda. Itulah mengapa, kala menyusui, tubuh tak mampu menghasilkan sel telur matang. Walhasil, sperma yang masuk tidak akan menemukan "pasangan"nya. Kehamilan pun tidak akan terjadi atau disebut KB alami, yang sering diistilahkan LAM (Lactation Amenorrhoe Methode).

Meskipun efektivitasnya mencapai 98%, menyusui tidak menjamin ibu tidak hamil. Karena persyaratan menyusui sebagai KB alami sangat ketat, di antaranya ASI harus diberikan secara eksklusif. Frekuensi pemberiannya harus diatur, 10 kali dalam satu hari, disamping banyak syarat lain yang harus dipenuhi. Risiko kehamilan tetap besar jika ibu tidak bisa mematuhi syarat-syarat tersebut.

   


Jumlah Posts : 17
Jumlah di-Like : belum ada like
makasih bunda2 semua saran nya..
kemarin saya berobat ke dokter karna bener2 gk kuat.lemes dan gk bisa masuk makanan apapun.
kata dokter nya asam lambung saya naik bun.
jadi bareng sama mual hamil, beginilah jadi nya.
sekarang alhamdulillah mendingan.bisa masuk makanan sedikit2.dan jarang muntah..
   
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda Erlin coba minum madu ibu hamil..karena itu juga penguat kandungan..kmrn2 sya jg bgtu flek,trus smpt flek merah tpi g lama cuma 1 hri..g sampe mlh..aq istirahat total sama minum.madu ibu hamil..di kasih dokter penguat janin tpi ada yg bil.g bagus jg krna ada yg keterusan minum itu jdnya ke guguran..tpi insya Allah minum madu ibu hamil,sama minum susu hamil,vitamin hamil,istirahat dan jgn stress..insya allah debaynya ga knp2...
   
09-04-2016 17:25:52 Kelahiran Pada Bulan Mei 2016
Jumlah Posts : 88
Jumlah di-Like : belum ada like
ini bunda...artikel dari infobunda tentang batuk pas hamil
semoga membantu....

Tanya Dokter : Batuk saat hamil
Oleh : Fitriana Welia
Selamat sore bu dokter! saya mau tanya, di kehamilan yang ke 25 minggu, 1 bulan ini saya batuk di sertai flu, sudah minta obat sana bidan setempat tapi belum jga sembuh. Bgaimana mengatasi nya bu? Terinakasih !

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Pada umumnya batuk dan pilek disebabkan oleh virus yang dapat sembuh sendiri. Namun bila berkelanjutan dapat juga mengalami komplikasi yang disebabkan oleh bakteri dan harus di tindak lanjuti dengan obat-obatan yang aman untuk ibu hamil sesuai nasihat dokter yang memeriksa keadaan bunda. Karena tidak semua obat-obatan aman untuk di konsumsi oleh ibu hamil. Coba anda tingkatkan lagi nutrisi anda, jauhi barang-barang dan lingkungan yang dapat menyebabkan allergy karena kemungkinan batuk yang disebabkan oleh allergen juga dapat terjadi. Cobalah berkumur dengan air garam untuk membersihkan tenggorokan anda. Apabila dalam waktu 2 minggu batuk anda belum sembuh, atapun sebelum mencapai 2 minggu batuk anda bertambah parah, silahkan untuk memeriksakan diri kembali kepada dokter anda.
http://www.infobunda.com/dokter/21718-Batuk-saat-hamil.html

Mau tanya kepada Dokter, Bidan dan Apoteker, klik di
https://play.google.com/store/apps/details?id=dotus.Infobunda

Ingin ngobrol dengan Bunda lainnya, klik di
https://play.google.com/store/apps/details?id=remko.cewekchat
   
09-04-2016 17:21:44 Kelahiran Pada Bulan Mei 2016
Jumlah Posts : 88
Jumlah di-Like : belum ada like
ini bunda...artikel dari infobunda tentang batuk pas hamil
semoga membantu....

Tanya Dokter : Batuk saat hamil
Oleh : Fitriana Welia
Selamat sore bu dokter! saya mau tanya, di kehamilan yang ke 25 minggu, 1 bulan ini saya batuk di sertai flu, sudah minta obat sana bidan setempat tapi belum jga sembuh. Bgaimana mengatasi nya bu? Terinakasih !

dr. Tanti menjawab
Dear Bunda,
Pada umumnya batuk dan pilek disebabkan oleh virus yang dapat sembuh sendiri. Namun bila berkelanjutan dapat juga mengalami komplikasi yang disebabkan oleh bakteri dan harus di tindak lanjuti dengan obat-obatan yang aman untuk ibu hamil sesuai nasihat dokter yang memeriksa keadaan bunda. Karena tidak semua obat-obatan aman untuk di konsumsi oleh ibu hamil. Coba anda tingkatkan lagi nutrisi anda, jauhi barang-barang dan lingkungan yang dapat menyebabkan allergy karena kemungkinan batuk yang disebabkan oleh allergen juga dapat terjadi. Cobalah berkumur dengan air garam untuk membersihkan tenggorokan anda. Apabila dalam waktu 2 minggu batuk anda belum sembuh, atapun sebelum mencapai 2 minggu batuk anda bertambah parah, silahkan untuk memeriksakan diri kembali kepada dokter anda.
http://www.infobunda.com/dokter/21718-Batuk-saat-hamil.html

Mau tanya kepada Dokter, Bidan dan Apoteker, klik di
https://play.google.com/store/apps/details?id=dotus.Infobunda

Ingin ngobrol dengan Bunda lainnya, klik di
https://play.google.com/store/apps/details?id=remko.cewekchat
   
14-02-2016 05:22:40 pemakaian cream
Jumlah Posts : 21
Jumlah di-Like : belum ada like
@bunda nokz medya ke dokter special kecantikan aja bun,. ak td ny make cream sblum hamil dr dokter, tp pas tau hamil di ganti dgn cream yg bwt ibu hamil bun dr dokter special kcntikan nya.. klo cream yg smbarangan aplg online, atau cream abal2 laen nya mang gk boleh bun d pke bwt ibu hamil, berbahaya soalny
   
14-02-2016 05:22:40 pemakaian cream
Jumlah Posts : 21
Jumlah di-Like : belum ada like
@bunda nokz medya ke dokter special kecantikan aja bun,. ak td ny make cream sblum hamil dr dokter, tp pas tau hamil di ganti dgn cream yg bwt ibu hamil bun dr dokter special kcntikan nya.. klo cream yg smbarangan aplg online, atau cream abal2 laen nya mang gk boleh bun d pke bwt ibu hamil, berbahaya soalny
   
30-01-2016 20:21:33 bumil konsumsi fruit 18
Jumlah Posts : 55
Jumlah di-Like : belum ada like
dok / bund..
bolehkah ibu hamil konsumsi fruit 18? yg katanya mengandung berbagai sari buah. sedangkan saya kurang konsumsi buah. krn makan sedikit aja sudah berasa penuh. mau BAB jg susah krn kata dokter krg konsumsi buah. trus dikasih ciflon sama dokter. tp sy ingn tambhan asupan buah tp yg praktis. apa boleh y knsumsi fruit 18?
   
Jumlah Posts : 24
Jumlah di-Like : belum ada like
iyaa katanya kalo flu pada ibu hamil bahaya ke janin bund kalo didiemin, aku sempet baca2 sih gt. makanya aku lgs dibeliin obat, waktu itu ga berobat ke bidan karena badan lemes bgt. demam pula jd ditempat tidur trus. aku minum obat herbal bund kaya gini beli diapotik.
Hidden Image
   
Jumlah Posts : 3469
Jumlah di-Like : belum ada like
aku juga keputihan bun cm ga gatel parah sih tiap hari keluar cuma aku rajin ganti cd ke kantor ampe bawa 5 cd😊 aku juga udah berobat ke dokter dah di obatin tp ga sembuh2 itu hormon ajaa bawaan bayi krna aku hamil anak pertama sma gadis nya juga g suka keputihan.selama keputihannya msh normal gpp kecuali udah gatel pke bget truss ijo2 atw coklat
   
13-08-2015 05:57:29 janin tidak berkembang
Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda fikasi,sekedar sharing. sy jg indung telur hny sblh kiri itupun tgl separoh,krn yg kanan dl thn 2010 dibuang krn ad kista 8cm dan kiri jg sbagian hrs dibuang ad kista 4cm. dokter sudah Memvonis tdk bs pny anak kec bayi tabung. namun Allah yg Maha Pengasih memberikan sy amanah d tahun 2012 sy hamil,mukjizat Allah,okt 2013 sy melahirkan bayi perempuan . saat ini sy hamil 3bln anak kedua. doakan biar lancar dan sehat ya bunda2. gak ada yg gak mgkn,sy tidak berobat ke dokter,hny slma 2thn sy vegetarian dan tdk makan gorengan kec goreng sndiri dan Minyak pertama utk menyeimbangkan hormon estrogen sy yg berlebih dan makan pisang raja tiap hari. Moga bunda jg cepet diberi amanah oleh Allah. amiin.