SITE STATUS
Jumlah Member :
493.858 member
user online :
982 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: bolehkah bayi 6 bulan minum air kacang h

New Topic :  
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
salam kenal dok, saya mau tanya Bahayakah bila bayi usia dibawah 6 bulan minum air mineral?.

terima kasih
   


Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like

Air putih bukan untuk bayi.  “MBAK, jangan lupa kasih air putih kalau adek habis minum susu, ya,” urai Riani kepada sang pengasuh sembari menyuapkan beberapa sendok air putih kepada bayinya yang berusia 3 bulan. Tahukah Moms, di balik kebiasaan memberikan air putih ternyata tersimpan bahaya yang dapat mengancam si buah hati, utamanya bayi di bawah usia 6 bulan. ASI, Sudah Cukup! Air putih bermanfaat bagi kesehatan anak-anak dan orang dewasa memang benar, tapi TIDAK untuk bayi.“Pemberian air putih tidak disarankan, khususnya pada bayi usia < 6 bulan, karena kegunaannya tidak ada,” buka dr. Yulia Lukita Dewanti, M. Ked. Ped, SpA dari RS Sari Asih Serang. Pada bayi usia tersebut, pemberian ASI eksklusif tanpa pemberian cairan lain sudah cukup memenuhi kebutuhan gizi bayi sesuai dengan perkembangannya. Secara alamiah, komposisi ASI –mengandung 88 persen air- yang diproduksi akan mencukupi kebutuhan cairan bayi. Begitu pun dengan bayi yang minum susu formula, lebih dari 80 persen komposisi susu formula adalah air. Mengingat tingginya kadar air dalam ASI maupun susu formula, bayi kurang 6 bulan tak perlu diberikan tambahan cairan lain apapun secara langsung –termasuk air putih, teh manis, atau jus buah. Artinya, bayi tidak akan kekurangan cairan sejauh bayi mendapatkan ASI atau susu formula cukup setiap harinya. Bayi akan selalu ‘meminta’ ASI/susu formula bila ia merasa haus (on demand). 3 Alasan Air Putih Dilarang Lantas, mengapa air putih tak baik diberikan pada bayi? Ginjal Bisa Rusak “Pada bayi berusia kurang dari 6 bulan, semua organnya belum berfungsi laiknya orang normal pada umumnya. Nah, organ yang langsung berhubungan dengan metabolisme cairan adalah ginjal. Jika bayi diberi banyak air putih, maka ginjal yang belum siap menyaring –kecuali ASI- ini dapat rusak,” papar dokter penyuka novel ini. Ya, ginjal bayi belum mampu mengeluarkan air dengan cepat, sehingga dapat menyebabkan timbunan air dalam tubuh yang dapat membahayakan bayi (keracunan air). Keracunan air Kelebihan air di atas akan menyebabkan kandungan elektrolit dalam darah menjadi tidak seimbang, misalnya sodium (natrium). Kelebihan cairan tersebut akan melarutkan sodium dalam darah dan akan dikeluarkan tubuh, sehingga kadar sodium menjadi rendah yang dapat memengaruhi aktivitas otak. Awalnya ditandai dengan iritabilitas (merengek-rengek), mengantuk dan gejala penurunan kesadaran lainnya yang kadang luput dari kewaspadaan orangtua. Gejala lainnya adalah penurunan suhu tubuh, bengkak di sekitar wajah dan jika dibiarkan dapat menjadi kejang. Jika si kecil sampai mengalami kejang, kemungkinan terjadi gangguan perkembangan di masa depannya namun bergantung pada frekuensi dan durasi kejang tersebut terjadi. Kebutuhan gizi tidak terpenuhi Selain keracunan air, memberikan air putih setiap kali bayi menangis adalah salah. Bayi yang menangis tidak selalu berarti lapar. Bisa saja ia BAK (Buang Air Kecil), BAB (Buang Air Besar), kurang nyaman, sakit atau lainnya. Bayi yang diberikan air setiap ia menangis akan menjadi kenyang. Sehingga keinginan bayi untuk menyusu akan menurun. Akibatnya, asupan gizi dalam tubuh menurun pula. Padahal tiga tahun pertama adalah golden period (masa keemasan) untuk pertumbuhan dan perkembangan anak di masa depan dan sangat bergantung pada asupan gizinya saat itu. Oleh karena itu, Moms harus mengonsumsi makanan yang bergizi agar kualitas ASI terjaga.Diare, Tetap Berikan ASI Bagaimana bila bayiku diare, apa boleh diberikan air putih? “Untuk bayi usia kurang dari 6 bulan, tetap berikan ASI saja. Memang, kebutuhan akan cairan saat diare akan meningkat, namun pemberian ASI cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Semakin sering si ibu menyusui maka semakin banyak pula ASI yang diproduksi, sehingga Ibu tidak perlu khawatir ASI-nya tidak cukup,” saran dr Yulia. Ingat, kandungan ASI sudah lengkap, termasuk kandungan elektrolitnya. Sehingga, pemberian cairan elektrolit khusus bayi tetap tidak disarankan.Boleh Diperkenalkan lebih dari 6 Bulan Pemberian air putih mulai dapat dilakukan saat bayi memasuki usia di atas 6 bulan, dimana MPASI (Makanan Pendamping ASI) mulai diperkenalkan. Selain itu pada usia lebih dari 6 bulan, organ bayi dianggap ‘siap’ untuk mencerna makanan dan minuman selain ASI. Selain itu, ada beberapa penelitian menyebutkan bahwa pada kasus tertentu -seperti cuaca panas atau konstipasi- pemberian air pada bayi diperbolehkan. Namun, pemberian air itu cukup berkisar satu sendok makan setiap pemberiannya. Sebaiknya, gunakan sendok, bukan dot/botol guna menghindari kehilangan kontrol berapa banyak air putih yang sudah diminum bayi, jangan sampai kebanyakan. Misalnya yang terjadi di John Hopkins Children’ Center, sebuah rumah sakit di Amerika, seperti dikutip dari situsnya. Pada musim panas, banyak bayi yang dibawa ke ruang gawat darurat oleh orangtua yang panik karena bayi mereka kejang. Belakangan diketahui bahwa hal itu disebabkan oleh asupan air putih yang terlalu banyak.Hmm, Anda tak mau hal itu terjadi pada si kecil, bukan?

sumber : http://www.infogizi.com/25/bahaya-memberikan-air-putih-pada-bayi-dibawah-usia-6-bulan.html

   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
selamat siang bunda...

bunda..
mau tanya..bagaimana cara mengatasi anak apabila kena STEP..karena sebagian bunda merasa khawatir apabila si kecil mengalami gejala tersebut..minta di info juga untuk penanganan untuk konsumsi obatnya apa?


Dari : Arnum Mayasari

Jawaban:

Dear Bunda,
Step atau kejang pada kejang demam hanya terjadi akibat panas tinggi pada bayi 6 bulan sampai anak usia 5 tahun. Bila anak menjadi kejang bukan disebabkan oleh demam tinggi maka harus dipikirkan kemungkinan lainnya seperti epilepsi. Penyebab kejang itu sendiri harus segera ditangani. Bila anak Anda mengalami kejang, hal yang perlu diperhatikan adalah, jauhkan dari benda-benda yang bisa melukai anak, letakkan pada kasur atau bidang datar dan hindari dari benturan, tidak perlu menyisipkan sendok pada mulut karena dapat mengakibatkan penyumbatan aliran udara atau patahnya gigi karena menggigit benda keras. tidak perlu memegang atau mengikat anak, karena dapat melukai sendi-sendi pada anak tersebut. Setelah kejang terhenti segera bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan perawatan selanjutnya. Bila anak cenderung mengalami kejang ketika demam, maka perhatikan suhu badan agar tidak menjadi tinggi (di atas 38 derajat celsius pada pemeriksaan rektal). Dapat menggunakan obat penurun panas sesuai dosis yang telah dianjurkan ketika anak mulai mengalami demam, berikan cairan atau minum agar membantu menurunkan panas dan tidak dehydrasi. Bila ingin memberikan kompres, maka berikan kompres air dengan suhu normal (tidak panas maupun es) pada daerah ketiak ataupun di balik lutut.
   


Jumlah Posts : 625
Jumlah di-Like : 16
 Kalau dulu, saya selalu disuruh beri air putih ke Altamis supaya bisa nelan liur, kalo ga ditelan nafasnya suka grok grok. Saya cuma iya-iya saja, tapi tetap tidak saya lakukan. Karena saya cuma percaya ASI lebih baik daripada air, secara pengalaman udah membuktikan Altamis tidak pernah sakit, bahkan demam sekali pun.

Ternyata pas saya nge-browsing, air putih yang diberikan pada bayi <6 bulan malah memperberat kinerja ginjal (hasil riset John Hopkins university). Wah, hepi juga dulu tidak memberikan air putih. Lidahnya juga tidak putih seperti kalau minum susu formula.
   
16-11-2007 15:16:44 MEYUBURKAN RAMBUT BAYI
Jumlah Posts : 1000
Jumlah di-Like : 11
kayaknya faktor gen juga pengaruh yaa..saya waktuh hamil zahwa dari bulan pertama sampai mau melahirkan sring makan kacang hijau,mungkin bisa tiap hari sama susu kedelai n susu anmum juga.wuih pokoknya ayah zahwa klo saya hamil gencar banget deh ngasih2 makanan&minuman yg menyehatkan n bergizi.sampai saya nduth bgt n alhamdulillah bayi saya sehat n lumayan beratnya.almarhum rafif (lahir usia kandungan 40 minggu berat 3,5kg n panjang 51cm) zahwa (lahir usia kandungan 38 minggu berat 3 kg panjang 49cm).
walhasil rambut almarhum rafif n zahwa tebel2 lhoo..berkat minum air kacang ijo,dua2nya kulitnya bersih.n montok,saya bahagia melihatnya.
   


Jumlah Posts : 127
Jumlah di-Like : belum ada like
bun..mau tanya.. babyku baru mulai mpasi... ud usia 6 bulan lbh... pupnya 2hr sekali baru pup... makannya jg lahap dan maunya cepet.. kl lambat, dia malah nangis... apa itu ga masalah ya??
yang ke2, babyku ga bs pake dot..maunya pake spout.. apa itu jg ga masalah??
yang ke 3, apa stiap rasa susu bayi 6 bulan beda2?? slama ini full asi..krn ud mpasi, aku beli chilmil, dan dia ga terlalu doyan, minum pake spout jg kadang dilepehin lagi... ada solusi bun???
   
02-01-2017 14:20:45 bayi 5 bulan
Jumlah Posts : 46
Jumlah di-Like : belum ada like

Duhhh jangan dulu bun, makanan pendamping asi baiknya dikasih pas umur bayi 6 bulan jgn kurang 6 bulan deh, kasian bayi nyaa,,,,soalnya pencernaan bayi msh rentan bunsay,,,,nanti kalo debay nya udah 6 bulan baru deh mulai dikasih makan, coba kasih buah pisang di kerok dulu, pepaya atau apel, nanti bertahap ke bubur halus/bubur saring, klo aku pilih snack sehat dari milna, si debay suka bgt milna biskuit bayi, favoritnya rasa jeruk n kacang hijau....
 

   
08-04-2016 08:31:09 pompa asi
Jumlah Posts : 30
Jumlah di-Like : belum ada like
bunda diah dulu saya juga gitu klau pumping cuma dpet 30ml skrg alhmdulilah sekali pumping dpet 120an krna saya ganti pompa dan sebelum pumping saya pijat" dulu pd nya terus putingnya saya tarik dpan blakang dlu pelan" sperti bayi menyusui dan saya juga minum air kacang kedelai buatan sendiri.
   
Jumlah Posts : 84
Jumlah di-Like : belum ada like
Setau saya air putih baru boleh diberikan saat bayi 6 bulan Bund. Cuma kalo untuk ngebersihan lidahnya karena habis ngAsi kan putih2, itu pake kapas lalu di kasih air putih untuk ngebersihin lidahnya.
   
Jumlah Posts : 45
Jumlah di-Like : belum ada like
Selamat ya Bunda semua......

Aq lg hamil 6 mg nih, bawaanya laper terus..... alhamdulillah gak sampai mual banget...
semua makanan bs masuk tp sekarang mo minunm susu kok susah banget bun.... Padahal yg udh2 doyan bgt susu..... tiap pagi aq minum air kacang ijo buat gantinya susu biar gak neg... Kita nikmatin aja ya Bun.... Masa2 susah ini akan berganti indah pada waktunya.....Amin....

   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
Dear dr. Tanti
Dok, boleh gak bayi 6 bulan diberi teh manis?
Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih

Dari : Sri wahyuningsih

Jawaban:

Dear Bunda Sri wahyuningsih,

Pemerintah menganjurkan pemberian ASI wajib dilakukan sampai usia bayi 6 bulan, setelah itu bayi dapat mulai diberikan makanan pendamping ASI. Bunda dapat memberikan air teh manis, tidak terlalu kental. Berikan sedikit-sedikit dan perlahan karena bayi sedang beradaptasi dengan zat yang baru pertama kali ia terima. Sebaiknya pemberian air teh diberikan tersendiri diluar dari pemberian makanan pendamping ASI lainnya agar penyerapan makanan pendamping ASI lainnya dapat terjadi secara maksimal.
   
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15

Masa cuti berakhir. Padahal masa pemberian ASI eksklusif pada bayi belum berakhir. Bisakah ASI Eksklusif dilanjutkan? Mia resah. Bayinya baru berusia 3 bulan, masih dalam masa pemberian ASI Eksklusif sampai buah hatinya berusia 6 bulan, namun masa cuti kerjanya sudah berakhir. “Bagaimana melanjutkan ASI eksklusifnya. Masa sih harus dicampur dengan susu formula. Sayang kan?”

Benar! Alangkah sayangnya dan ruginya jika pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif sampai gagal. Pernahkah melihat bayi macan diberi makan daging? Atau, bayi kambing atau sapi, makan rumput? Sebelum usianya cukup, semua bayi mamalia makan air susu, termasuk bayi manusia.

Usia cukup bagi bayi manusia untuk mendapat makanan lain selain air susu ibu adalah setelah 6 bulan. Dari usia 0 hingga 6 bulan bayi harus mendapat ASI eksklusif, yakni pemberian ASI murni tanpa bayi diberi tambahan lain seperti cairan air putih, teh, madu, buah-buahan, maupun makanan tambahan seperti bubur susu atau bubur saring dsb., sampai usia bayi 6 bulan, menurut hasil penelitian, positif membuat bayi mendapat nutrisi terbaik; meningkat daya tahan tubuhnya, meningkat kecerdasannya, dan meningkat jalinan kasih
(bonding) dengan bunda (dan ayah).

Sayangnya, seperti Mia yang bekerja, juga Mia-Mia yang lain, masa cuti melahirkan hanya 3 atau 4 bulan saja. Masih ada ada 2 - 3 bulan lagi untuk memberikan ASI Eksklusif. Itu memang dilema. Bagaimana melanjutkan pemberian ASI eksklusif atau hanya malam hari memberi ASI, siang dengan susu formula?

Beri ASI Perah

Namun, Dr. Utami Roesli SpA, MBA.IBCLC, pakar ASI, meyakinkan bahwa setelah masa cuti berakhir, ibu masih bisa memberikan ASI eksklusif. “Rugi sekali jika ibu hentikan. Sebab, usus bayi usia 3 bulan belum siap mencerna makanan selain air susu ibu. Selain itu. ASI merupakan sumber gizi ideal dengan komposisi seimbang, yang jika diberikan secara eksklusif bayi akan lebih sehat dan lebih cerdas dibanding bayi yang tidak mendapatkannya,” tegas Utami.

Untuk buah hati tercinta, seharusnya bekerja di luar rumah bukanlah halangan untuk memberikan yang terbaik untuknya, termasuk memberikan ASI secara eksklusif. “Ibu tetap bisa memberikan ASI perah, yakni ASI yang diperas dari payudara, lalu diberikan pada bayi saat ibu bekerja di kantor,” ujar Utami yang juga ketua Lembaga Peningkatan dan Pengembangan (LPP) ASI Rumah Sakit St. Carolus.

ASI perah adalah ASI yang diambil dengan cara diperas dari payudara untuk kemudian disimpan dan nantinya diberikan pada bayi. Apa tidak basi? Menurut Utami, sampai waktu tertentu dan dengan penyimpanan yang benar, ASI tidak akan basi. Misalnya, ASI tahan disimpan di dalam suhu ruangan sampai 6 jam. Jika disimpan di thermos yang diberi es batu, bisa tahan hingga 24 jam. Bahkan, kalau disimpan di kulkas ketahanannya meningkat hingga 2 minggu dengan suhu kulkas yang bervariasi. Jika disimpan di frezeer yang tidak terpisah dari kulkas, dan sering dibuka, ASI tahan 3-4 bulan. Sedangkan pada freezer dengan pintu terpisah dari kulkas dan suhu bisa dijaga dengan konstan, maka ketahanan ASI mencapai 6 bulan.

Memerah ASI bukanlah hal yang sulit, bahkan tidak selalu membutuhkan alat khusus atau pompa ASI. Cukup dengan pijitan dua jari sendiri, ASI bisa keluar lancar car! Memang membutuhkan waktu, yakni masing-masing payudara 15 menit. ASI ini bisa diberikan untuk bayi keesokan harinya. Tampung ASI tersebut di sebuah wadah, misalnya plastik gula, lalu tandai setiap wadah dengan spidol sesuai waktu pemerahan, misal plastik pertama, kedua, dst. Berikan pada bayi sesuai urutan pemerahan.

Persiapan dan Pemberian

Untuk memberi bayi ASI perahan, jauh-jauh hari sebelum masa cuti berakhir ibu memang harus menyiapkan diri sendiri dan bayi. Apalagi jika si buah hati merupakan anak pertama. Beratnya meninggalkannya memang luar biasa. Apalagi siang hari tak bersamanya dan tak menyusuinya pasti berat. Di kantor, saat payudara membengkak karena produksi ASI tak disusu bayi, ingatan ibu pastilah pada buah hati di rumah.

Mempersiapkan diri sendiri menjadi penting. Pertama, adalah mempersiapkan mental untuk meninggalkan bayi dan memupuk rasa percaya bahwa ia akan baik-baik saja di rumah. Kedua, persiapan dengan mulai belajar memerah dua minggu sebelum cuti berakhir. Ketika bayi tidur dan payudara mulai terasa membengkak, segera perahlah payudara lalu simpan di kulkas. Esok siang, ASI perah tersebut bisa ibu berikan pada bayi.

Sedangkan untuk mempersiapkan bayi, ibu harus memulai membiasakan bayi diberi ASI perahan dengan sendok, bukan botol susu. “Berikan dengan cara menyuapinya dengan sendok agar bayi tidak bingung putting. Sampai bayi usia 5 bulan, bisa terjadi bingung putting,” tegas Utami. Bingung putting terjadi jika ibu yang biasa memberi Asi lewat payudara, lalu bayi disusui dengan botol, maka ketika akan diberikan lewat payudara lagi bayi kemungkinan menolaknya. Ini lantaran, dot botol lebih lancar mengeluarkan susu dibandingkan lewat payudara.

Persiapkan Mental ‘Pengasuh’

Tetap memberi ASI selama ibu bekerja di kantor berarti ibu harus memupuk kerjasama dengan pengasuh. Ini bukan hal mudah. Apalagi jika yang ibu percayai merawatnya adalah orangtua sendiri atau mertua. Kalau mereka tidak punya pemahaman yang sama tentang pemberian dan manfaat ASI eksklusif, ditambah pengalaman mereka dulu mungkin menyusui sambil dicampur susu atau makanan padat, akan sedikit menyulitkan.

“Tapi, jangan menyerah. Pelan-pelan jelaskan sama ibu atau ibu mertua tentang pentingnya ASI eksklusif, dan bahwa usus bayi belum siap mencerna makanan. Begitu juga jelaskan pada pengasuh, kerjasama orangtua dengan pengasuh di rumah ini juga menentukan keberhasilan menyusui secara eksklusif ” tegas Utami.

Memang di hari-hari pertama pemberian susu perah dengan sendok, bayi mungkin menolaknya. Ia bahkan bisa cemas dan gelisah. Namun, janganlah khawatir, 3 atau 4 hari setelahnya bayi akan terbiasa. Itu sebabnya, sebelum masa cuti berakhir bayi perlu dilatih disuapi susu dengan sendok. Jadi, tak perlu resah jika harus kembali bekerja, bukan?

Pemberian ASI Perahan

  • Ambil ASI berdasarkan waktu pemerahan (yang pertama diperah yang diberikan lebih dahulu).
  • Jika ASI beku, cairkan di bawah air hangat mengalir. Untuk menghangatkan, tuang ASI dalam wadah, tempatkan di atas wadah lain berisi air panas.
  • Kocok dulu sebelum mengetes suhu ASI. Lalu tes dengan cara meneteskan ASI di punggung tangan. Jika terlalu panas, angin-anginkan agar panas turun.
  • Jangan gunakan oven microwave untuk menghangatkan agar zatzat penting ASI tidak larut/hilang.
  • Berikan dengan sendok.

Simpan ASI Praktis dan Awet

  • Taruh ASI dalam kantung plastik polietilen (misl plastik gula); atau wadah plastik untuk makanan atau yang bisa dimasukkan dalam microwave, wadah melamin, gelas, cangkir keramik. Jangan masukkan dalam gelas plastik minuman kemasan maupun plastik styrofoam.
  • Beri tanggal dan jam pada masing-masing wadah.
  • Dinginkan dalam refrigerator (kulkas). Simpan sampai batas waktu yang diijinkan (+ 2 minggu).
  • Jika hendak dibekukan, masukkan dulu dalam refrigerator selama semalam, baru masukkan ke freezer (bagian kulkas untuk membekukan makanan), gunakan sebelum batas maksimal yang diijinkan. (+3-6 bulan)
  • Jika ASI beku akan dicairkan, pindahkan ASI ke refrigerator semalam sebelumnya, esoknya baru cairkan dan hangatkan. Jangan membekukan kembali ASI yang sudah dipindah ke refrigerator.

Sumber: Tabloid Ibu & Anak

sedikit esmoni td karena mendengar ada bidan yang mengatakan tdk boleh dipompa asi
karena akn merusak jaringan susu.
banyak kok ibu2 yang berhasil dengan asi perah ketika mereka bekerja.
jd si dd sebelum 6 bln cuma ASI saja.

salam

putri a.k.a zach mom's
 

   
11-11-2008 08:10:14 anakku jatuh...
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Alo...lam kenal dulu ayah Keiko...   nah tuk jaga2 sih klo punya anak bayi yg udah guling2, klo tidur jangan pake ranjang mendingan ngampar aja tuk menghindari resiko sekecil apapun...trus dipinggir2 kasur dihalangin bantal atau guling...InsyaAllah aman, soalnya kan klo mo guling ketahan bantal..   Mudah2an Keiko sehat2 aja ya... TRAUMA KEPALA RINGAN “ANAK JATUH”Februari 22, 2008

Jatuh adalah satu kejadian yang sering terjadi pada anak baik di dalam maupun di luar rumah. Orangtua tentunya sangat khawatir akan akibat yang terjadi, banyak pertanyaan yang timbul pada saat orangtua mengetahui anaknya jatuh, terutama bila kepla terbentur lantai. Beberapa pertanyaan yang timbul adalah: apa yang harus orangtua lakukan, haruskah segera dibawa ke Rumah Sakit. apakah perlu di lakukan pemeriksaan CT Scan kepala, apa yang harus diperhatikan setelah jatuh, apakah akan berpengaruh di kemudian hari, bagaimanakah mencegah anak jatuh?

Trauma kepala dengan luka di sekitar kepala, tidak selalu menimbulkan kegawatan. Sebaliknya benjolan di daerah samping kepala akibat jatuh ternyata dapat menimbulkan kegawatan. Oleh karenanya, diperlukan pengetahuan yang benar tentang trauma kepala ringan. Menurut American Academy of Pediatrics (1999) trauma kepala ringan didefinisikan sebagai trauma kepala dengan status mental dan neurologis pada pemeriksaan awal normal, dan tidak adanya fraktur tulang kepala pada pemeriksaan fisis. Pada keadaan ini dapat disertai kehilangan kesadaran < 1 menit, kejang singkat setelah trauma, muntah, sakit kepala dan lesu.


Problem anak jatuh

Tidak semua orangtua mengetahui apa yang harus dilakukan saat melihat anaknya jatuh. Sebenarnya informasi yang perlu diketahui tentang anak jatuh adalah:

  • Posisi anak jatuh, bagian yang terbentur lantai: muka, kepala, atau bagian tubuh lainnya
  • Apakah anak pingsan, berapa lama - Adakah benjolan di daerah kepala
  • Adakah patah tulang: leher, bahu, lengan, atau tungkai
  • Adakah sakit kepala atau muntah

Untuk mengetahui akibat jatuh, orangtua seharusnya perlu melakukan pemeriksaan:

  • Yakinkan apakah anak sadar atau tidak: panggil namanya, goyangkan badannya.
  • Rabalah seluruh bagian kepalanya dengan sedikit penekanan, sehingga memastikan adakah benjolan (hematom), nyeri, atau “dekok” (fraktur kompresi) di kepala.
  • Bila ubun-ubun belum menutup, rabalah ubun-ubun apakah membonjol atau tidak. Ubun-ubun membonjol tanda adanya peningkatan tekanan dalam otak, dapat terjadi karena edema otak atau perdarahan.
  • Gerakkan kepala, dan tangan kakinya untuk memastikan tidak ada patah tulang leher, bahu, tulang belakang atau ekstremitas.
  • Perhatikan dengan teliti: mata, kelopak mata, raut wajah atau senyumnya adakah perubahan?.
  • Pastikan penglihatannya tidak terganggu.

Pada anak jatuh terutama dengan kepala terbentur lantai, beberapa keadaan darurat dapat terjadi:

  • Anak tidak sadar, dapat disebabkan perdarahan dalam rongga kepala (perdarahan epidural, subdural), atau akibat pembengkakan (edema) otak, terkenanya pusat kesadaran saat kepala terbentur.
  • Benjolan (hematom) di kepala terutama bila terdapat di daerah samping kepala (temporal), karena fraktur/retak tulang di daerah tersebut dapat merobek pembuluh darah di dinding tulang kepala.
  • Terbenturnya kepala bagian belakang (oksipital) dengan keras dapat menyebabkan pembengkakan otak sehingga penglihatan menjadi terganggu atau buta dalam beberapa hari.
  • Terbenturnya bagian depan kepala (frontal) dapat menyebabkan hematom di pelipis awalnya. Kadang hematom ini akan turun sehingga kedua kelopak mata atas menjadi bengkak.
  • Kekakuan di leher dapat disebabkan perdarahan subdural yang pada pemeriksaan funduskopi didapatkan papil edema atau perdarahan subhialoid.
  • Keluar cairan atau darah dari hidung dan lubang telinga.

Bawalah segera anak ke rumah sakit bila didapatkan kelainan di atas. Tetapi bila tidak, anak dapat diobsevasi di rumah. Pengawasan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan setiap 2 -3 jam perhari sampai 3 hari setelah anak jatuh. Selama observasi anak tidak diberikan obat muntah, karena dapat menghilangkan gejala muntah yang bertambah.

Bawalah anak segera ke rumah sakit bila selama observasi didapatkan:

  • Anak menjadi tidak sadar atau tidur terus.
  • Anak menjadi delirium, bingung, dan iritabel.
  • Kejang/kelumpuhan pada wajah atau ekstremitas.
  • Sakit kepala atau muntah yang menetap atau semakin bertambah.
  • Adanya kekakuan di leher.
  • Timbul benjolan di kepala terutama pada daerah samping kepala (temporal).

Di rumah sakit perlu dilakukan pemeriksaan CT Scan kepala untuk melihat adakah fraktur tulang kepala atau perdarahan otak. Rontgen kepala saat ini tidak dianjurkan lagi. Pemeriksaan kepala dilakukan atas indikasi bila dicurigai adanya perdarahan otak dan tidak harus segera setelah jatuh. Ini disebabkan perdarahan otak dapat berlangsung sedikit demi sedikit. Anak yang mengalami perdarahan otak ringan umumnya tidak akan mengalami gangguan perkembangan di kemudian hari.

Pencegahan

Pencegahan sebaiknya dilakukan untuk menghindari anak jatuh atau terbentur kepalanya. Pencegahan dapat dilakukan:

  • Pada bayi <6 bulan, apabila sudah dapat berguling, taruhlah kasur di samping tempat tidur.
  • Bila bayi sudah dapat berdiri berikan pelindung di tempat tidurnya.
  • Bila anak sudah dapat berlari awasi dengan ketat, jangan sampai menarik taplak meja atau pintu rak lemari.
  • Hindari pemakaian baby walker tanpa pengawasan.
  • Jangan biarkan air seni berserakan di lantai.
  • Kakak jangan nakal terhadap adik, misalnya: main dorong dorongan

Kesimpulan

Dari uraian di atas, beberapa hal penting pada kedaruratan anak jatuh terutama bila kepala terbentur lantai:

  • Lakukan tindakan pencegahan anak agar tidak jatuh.
  • Periksalah dengan teliti bila anak jatuh, terutama bila kepala terbentur lantai.
  • Observasi klinis anak jatuh di lakukan selama 3 hari setelah anak jatuh.
  • Bawalah ke rumah sakit bila dicurigai adanya perdarahan otak.
  • Pemeriksaan CT Scan kepala dilakukan sesuai indikasi, tidak selalu dilakukan segera setelah anak jatuh
mudah2an artikelnya bermanfaat ....   salam..Niswa & mom
   
17-10-2008 14:45:36 kaki bengkak
Jumlah Posts : 51
Jumlah di-Like : 3
Halo ibu baru ....   4 bulan yg lalu saya mengalami hal yg sama. Kaki bengkak. Coba deh minum air kacang ijo. Semoga cepet pulih kondisinya ya bun      
   
29-01-2008 14:54:22 bayi gak da rambutnya
Jumlah Posts : 1000
Jumlah di-Like : 11
hello bunda kayla...

boleh tanya yaa?bunda n ayah kayla rambutnya lebat ga??bisa juga faktor genetik bun..hehe..

tp ga ada salahnya klo ikhtiar ya bun..

klo mama saya sich (waktu saya kecil dulu) rajin banget ngasih aq lidah buaya, sebelum mandi di pakaikan santan kelapa di kepala saya n saya rajin minum air kacang hijau dari usia 9 bulan bulan bun, sampai sekarang saya pun masih suka mengkonsumsi air kacang hijau.alhamdulillah rambut saya lumayan indah, hehe..banyak orang yg memuji seperti itu bun (sewaktu saya belum memakai jilbab)kata orang2 sich ikal mayang yg terurai indah, hehe..saya bangga lho bun berkat ketelatenan mama saya, rambut saya jadi seindah ini, hihi..thanks mama..

btw,jgn putus asa ya bun..yg penting telaten aja.selamat mencoba.

salam manis & kompak,

bunda zahwa