SITE STATUS
Jumlah Member :
480.372 member
user online :
1553 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: bolehkah asi diblender

New Topic :  
24-01-2017 15:49:23 hpl april 2017 merapat
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
Lam kenal bunda semua, hpl bayi ku jg seharusnya 13/04/17 tp Allah berkehendak lain aku hrs melahirkan dlm usia kehamilan yg baru 27w4d tepatnya tgl 15/01/17 debay lahir prematur dngan bb 1,1 kg.. Begitu lahir aku hrs dipisahkan dngan anak ku karna debay hrs dirujuk ke rsud yg ada ruang perinatologi khusus bayi prematur dan bb sangat renda 4hr debay brada di inkubator rasanya tdk tega melihat kulitnya yg amat tipis hrs ditusuk dngan jarum disana sini.. Tepat sehabis azan magrib 19/01/17debay hrs aku relakan pergi selama2nya..ini adalah anak ke2 kami dngan kehamilan yg ke5..anak pertama alhamdulillah sehat saat ini usianya baru 16bulan..waktu hamil kakaknya msh asi karna blun sempat di sapih, tp asi nya hnya malam klo mau tidur... Saya ingin tanya kan bolehkah asi untuk kakaknya Dilanjutkan karna adiknya sudah tiada.. Mohon pencerahan nya siapa tau diantara bunda2 disini ada yg mempunyai pengalaman yg sama.. Semangat ✊ untuk bunda2:yg menanti hpl dibulan april smga dimudahkan dan dilancarkan sampai dngan kelahiran nanti.. Aamiin
   


Jumlah Posts : 14
Jumlah di-Like : belum ada like
bun minta tlg infonya....saya baru saja melahirkan nov lalu dan skrg anak saya berumur 8 bulan...ternyata saya skrg hamil 3 bulan..bolehkah saya menyusui? tapi saya sudah kasih anak saya sufor tapi tiap mau tdr anak saya maunya asi.. bagaimana?
   
Jumlah Posts : 21
Jumlah di-Like : belum ada like
bolehkah saya puasa saat menyusui? terus apakah asi saya akan menjadi panas, turun kualitas atau bahkan kering pada saat puasa, tolong kasih jawaban yg lengkap ya bu
   


Jumlah Posts : 43
Jumlah di-Like : belum ada like
buat para bunda ini ada sedikit tips dari DSA anakq tentang mpasi , smoga bermanfaat ya
Dear ibu/bapak,

 

Berikut tips singkat MPASI

 

MPASI dimulai sejak usia 6 bulan. Kalau bisa homemade.

 

Usia 6 bulan: dapat dimulai misalnya dengan serealia tepung2an (beras merah/coklat/putih), kemudian perkenalkan sayur seperti kabocha / labu kuning, wortel, labu siem kecil, kentang kukus lalu dibuat puree, dilanjutkan dengan buah seperti alpukat, pisang, pepaya, apel kukus, pir, melon dll

Contoh MPASI pertama kali bubur susu:  tepung beras merah 1 sendok makan dewasa + air 75 ml --> dimasak sampai mendidih, setelah mendidih ditambah dengan ASI perah 1-2 sendok makan sehingga masih terdapat rasa yang dikenal bayi (ASI tidak boleh dimasak), konsistensi awal sedikit cair tapi tidak mudah jatuh dari sendok. Boleh juga dibuat dari beras, dimasak jadi bubur lembut, lalu disaring. 

 

Usia 6 bulan 2 minggu: perkenalkan protein/ red meat seperti daging ayam/sapi cincang, dikukus lalu dihaluskan/blender.

 

1 jenis makanan sebaiknya dicoba minimal 4 hari untuk melihat reaksi alergi (rash, diare) baru coba jenis makanan lain.

 

Pertama kali 1x/hari dulu (misalnya jam 8-9 pagi nanti setelah 1-2 minggu baru 2x/hari (jam 8 pagi dan jam 15-16), kemudian minggu berikutnya 2 x makan besar dan 1 x snack/buah 

 

Contoh jadwal MPASI (hanya contoh, silahkan berkreasi sendiri ya..)

 

Hari ke-

Pagi

Siang

Sore

Keterangan

1 s/d 4

Tepung beras merah

ASI

ASI

ASI on demand

5 s/d 8

Puree kabocha

ASI

ASI

ASI on demand

9

Puree alpukat

ASI

Tepung beras merah

ASI on demand

10

Puree alpukat

ASI

Puree kabocha

ASI on demand

11

Tepung beras merah + alpukat

ASI

Puree kabocha

ASI on demand

12

Puree alpukat + kabocha

ASI

Tepung beras merah

ASI on demand

13

Pear kukus 


Tepung beras merah

ASI on demand

14

Tepung beras merah

Pear kukus

Puree alpukat

ASI on demand

15

Puree kabocha

Pear kukus

Tepung beras merah

ASI on demand

16

Tepung beras merah 

Pear kukus

Puree kabocha

ASI on demand

17

Puree kabocha+ ayam cincang

Puree alpukat

Tepung beras merah

ASI on demand

18

Beras merah+ ayam

Pear kukus

Puree kabocha + ayam

ASI  on demand

19

Beras merah + ayam 

Puree alpukat

Beras merah + ayam 

ASI on demand

20

Puree kabocha + ayam

Pear kukus

Tepung beras merah 

ASI on demand

21 s/d 24

Tepung beras merah + ayam + wortel

Puree alpukat

Puree kabocha + ayam

ASI on demand

25

Puree kentang + ayam + wortel

Pear kukus

Tepung beras + ayam 

ASI on demand

 

Usia 7 bulan: mulai 3x makan (makan lengkap bubur nasi tim saring karbohidrat+protein+lemak+sayur) ditambah 1-2x snack buah (jadi total makan 4-5x makan). 

Pemberian bubur nasi tim sebaiknya jangan diblender jadi satu nasi + sayur + ayam cincangnya, blenek. Sajikan seperti orang dewasa makan, terpisah2, saat makan baru disendokin jadi satu, jadi bayi juga belajar mengenali rasa yang berbeda.


Finger food paling cepat 7-8 bln, lebih baik homemade juga: misalnya wortel dikukus sampai sangat empuk, atau labu siem kukus. Bisa juga browse cara bikin sendiri biskuit oatmeal.


Usia 8-9 bulan: tetap 3x makan besar disertai 1-2 x snack/buah (total 4-5 x makan) namun harus mulai bertekstur (boleh diblender kasar tapi tidak disaring)

contoh makan besar (gabungan karbohidrat+protein+lemak+sayur):

- nasi tim kasar (bertekstur) 

- makaroni schotel dengan ayam cincang dan wortel, keju; 

- spaghetti bolognese dengan daging cincang dan tomat (spaghetti direbus empuk)

- pastel kentang tutup 

 

Seafood seperti ikan salmon/tuna, kuning telur, yoghurt, keju dapat diperkenalkan bertahap dengan memperhatikan reaksi alergi di kulit atau diare. 

 

Usia 9-12 bulan

frekuensi makan sama, namun tekstur dan porsi ditingkatkan bertahap dengan target usia 1 tahun sudah bisa makan nasi biasa (table food / makanan keluarga), minimal nasi lembek.


Tips umum lain MPASI:

MPASI merupakan sarana bayi untuk belajar makan, belajar mengenal rasa, terapkan prinsip responsive feeding, kenali rasa lapar anak dan buat suasana makan menyenangkan (anak jangan dipaksa makan).

 

Setelah mulai MPASI, ASInya jangan berkurang ya, tetap berikan semau bayi (on demand), karena ASI masih merupakan sumber nutrisi penting.

Sufor tidak perlu bila ASI masih banyak.

Air putih perlu diberikan setelah makan agar tidak sembelit. 

Bumbu seperti bawang merah/putih/bombay, seledri, dll boleh diperkenalkan bertahap.

   
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Berbagai Pertanyaan Seputar ASI (Part II)

Posted:2012-07-18 12:27:18

Minggu lalu situs kesayangan Bunda ini sudah membahas tentang pertanyaan seputar Air Susu Ibu (ASI). Karena begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan para Bunda mengenai ASI, Kami mengulasnya kembali minggu ini. Berikut adalah beberapa pertanyaan lainnya yang kerap kali meresahkan para Bunda :

· Saya seorang calon Ibu, saya ingin tahu bagaimana tehnik memerah ASI yang benar?Bolehkah menggunakan pompa ASI?

Tehnik memerah atau mengeluarkan ASI ada dua cara. Pertama dengan menggunakan tangan dan kedua dengan menggunakan pompa ASI baik pompa ASI manual mau pun elektrik.

Untuk memerah ASI dengan tangan, siapkan wadah penampung dan arahkan tepat di puting. Pastikan posisi jari telunjuk berada di bawah payudara dan gunakan jempol untuk mengeluarkan ASI. Lakukan gerakan seperti memijat naik turun.

Bila menggunakan pompa manual,  sebaiknya pilih pompa yang langsung masuk ke dalam wadah penyimpanan ASI seperti botol. Hindari pompa jenis “squeeze bulb” karena sulit dibersihkan. Pastikan pompa bersih sebelum digunakan.

Sedangkan penggunaan pompa elektrik pastinya lebih praktis dibandingkan pompa manual, namun harganya lebih mahal.

Boleh saja menggunakan pompa ASI untuk memerah, tetapi jangan sampai ketergantungan. Bunda pun perlu tahu bagaimana caranya memerah ASI dengan tangan.

· Saya hanya punya kulkas satu pintu, bagaimana bila ingin menyimpan ASI perah?

Bunda tak perlu kuatir, ASI perah tetap bisa disimpan di kulkas satu pintu asalkan suhunya < 4°C. Simpan ASI perah di freezer dalam botol-botol (sebaiknya botol kaca) yang cukup untuk sekali minum. Usahakan untuk tidak meletakkan daging atau ayam bersama dengan ASI perah. Khususkan freezer hanya untuk menyimpan ASI perah.

· Payudara saya bengkak dan nyeri, mengapa dan apa yang harus saya lakukan?

Payudara bengkak disebabkan karena pengeluaran ASI yang tidak lancar. Produksi ASI terus berjalan, namun pengeluarannya sedikit. Payudara dapat dikatakan bengkak bila terasa padat (keras) dan pada beberapa Bunda terasa nyeri bahkan demam.  Untuk mengatasinya keluarkanlah ASI dengan cara menyusui bayi atau memerah ASI (mengosongkan payudara) sesering mungkin. Dengan begitu payudara tidak akan bengkak.

· Bila sedang sakit apakah saya harus berhenti menyusui? Saya takut bayi saya tertular.

Penyakit ringan seperti batuk atau pilek tidak akan mempengaruhi kualitas ASI. Justru sebaliknya, bayi akan mendapatkan antibodi melalui ASI. Teruskanlah menyusui supaya ia tidak tertular oleh Bunda. Begitu juga bila bayi sakit, susuilah ia untuk memerangi infeksi. Bila bayi diare, menyusui adalah cara yang paling baik untuk mencegah dehidrasi.

Tips :

Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum menyusui dan memerah ASI.

   


Jumlah Posts : 7
Jumlah di-Like : belum ada like
kasih sumsum aja bunda , jgn beli yaaa diusahakan bikin sendiri dan jgn dikasih campuran apa2. bayi yg baru prtama makan slain ASI dianjurin sumsum dlu buat perkenalan ususnya. 1mgu atau 2mgu bs dikasih tambahan atau diganti dg bubur tim, jgn diblender soalnya bs ngurangin kandungan gizinyaa.. ckup disaring aja pake saringan teh smbil diteken teken pake sendok. bs jg dikasih buah kaya pisang tp pisangnya jg gk smbarang pisang yaa... banyakin minum air putih jg biar BAB nya gk terlalu keras. air putihnya jg diusahakan aqua yg udh ktauan kualitasnya hehe ambil positifnya ajayaaa aku jg masih dalam bimbingan orangtua hehe
   
Jumlah Posts : 48
Jumlah di-Like : belum ada like
Di bawah ini ada berbagai jenis pilihan jus buah yang dapat Anda berikan secara bervariasi kepada bayi tercinta.

Jus Alpukat 
Bahan:
– 175 gr daging alpukat yang matang
– 50 gr sirsak (cari yang manis)
– 1 sdm susu bubuk bayi
– 50 gram madu
– 75 ml air matang

Cara Membuat:
Campur semua bahan, blender sehingga lembut dan sajikan segera.

—————————-

Jus Jambu Biji 
Bahan:
– 150 gr jambu biji
– 100 gr tomat matang
– 100 ml air
– sedikit gula

Cara Membuat:
Campur semua bahan, blender sehingga halus dan sajikan segera.

—————————-

Jus Semangka

Bahan:
– 150 gr semangka dipotong-potong
– 100 gr wortel dipotong-potong
– 175 ml jus jeruk
– sedikit gula

Cara Membuat: 
Campur semua bahan, blender sehingga halus dan sajikan segera.

—————————-

Jus Pisang

Bahan :
– 1 pisang ambon atau pisang raja yg masak
– 1 buah peach
– 200 ml susu bayi bubuk

Cara membuat :
Semua bahan diblender sampai halus, tuang ke mangkuk / gelas dan siap untuk dihidangkan

—————————

Jus Pepaya

Bahan :
– 100 gr pepaya masak kupas
– 1 buah daging buah jeruk manis
– 1 buah air jeruk nipis
– 200 ml susu bayi bubuk

Cara membuat :
Semua bahan diblender sampai halus, tuang ke mangkuk / gelas dan siap dihidangkan

Jus Tomat

Bahan :
– 2 buah tomat
– 2 buah daging buah jeruk baby
– 200 ml susu bayi bubuk

Cara membuat :
Semua bahan diblender sampai halus, tuang ke mangkuk / gelas dan siap dihidangkan. Untuk perkenalan, sebaiknya tomat direbus terlebih dahulu setelah dicuci bersih, setelah itu diblender bersama bahan lain.

—————————
Jus Melon Pepaya

Bahan :
– 100 gram pepaya merah, ambil dagingnya
– 100 gram melon, buang kulitnya
– sedikit gula

Cara membuat :
Blender semua bahan hingga halus, lalu angkat.

—————————-

Jus Alpukat Melon

Bahan :
– 100 gram daging alpukat matang
– 100 gram daging melon
– 1 sdm air jeruk peras
– sedikit gula

Cara membuat :
Blender daging alpukat dan melon hingga halus, lalu angkat. Tambahkan air jeruk peras dan gula, aduk rata.

—————————-

Jus Apel Jeruk

Bahan
– 100 gram daging apel, buang kulit dan bijinya
– 50 gram air jeruk baby /pontianak /mandarin

Cara membuat :
Blender daging apel halus, lalu angkat. Tambahkan air jeruk manis, aduk merata.

—————————-

Jus Pepaya Mangga

Bahan :
– 100 gram pepaya merah, ambil dagingnya
– 50 gram mangga harum manis, pilih yang tua dan manis, ambil dagingnya

Cara membuat :
Blender pepaya bersama mangga hingga halus, lalu angkat

—————————-

Jus Pisang Tomat

Bahan :
– 75 gram pisang ambon, ambil dagingnya
– 50 gram tomat matang
– sedikit gula

Cara membuat :
Tomat direndam air mendidih sebentar, kupas kulit bagian luar, buang bijinya sehingga tinggal 50 gram saja. Blender daging tomat dan pisang hingga halus, lalu angkat. Tambahkan sedikit gula pasir, aduk rata.

—————————–

Jus Jambu Biji Pepaya

Bahan :
– 75 gram daging jambu biji merah yg sudah bersih
– 50 gram pepaya merah, buang kulit dan bijinya

Cara membuat :
Blender daging jambu biji dan pepaya hingga halus, lalu angkat.

—————————-

Jus Pir Jeruk

Bahan :
– 100 gram daging pir, buang kulitnya
– 50 gram air jeruk baby /pontianak /mandarin

Cara membuat :
Blender pir hingga halus, lalu angkat. Tambahkan air jeruk manis, aduk rata.

—————————–

Jus Semangka Pisang

Bahan :
– 75 gram pisang ambon, buang kulitnya
– 50 gram semangka, buang kulit dan bijinya

Cara membuat :
Blender pisang bersama semangka hingga halus, lalu angkat



Perlu Anda ingat bahwa pemberian makanan pendamping ASI berupa jus buah ini merupakan suatu proses yang tidak bisa dipaksakan kepada bayi. Kenalkan secara bertahap dan bervariasi. Bersiaplah untuk bersabar apabila bayi Anda menolak satu jenis buah tertentu. Jangan khawatir karena bayi Anda masih harus membiasakan diri dengan perubahan ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba!

   
Jumlah Posts : 48
Jumlah di-Like : belum ada like
Di bawah ini ada berbagai jenis pilihan jus buah yang dapat Anda berikan secara bervariasi kepada bayi tercinta.

Jus Alpukat 
Bahan:
– 175 gr daging alpukat yang matang
– 50 gr sirsak (cari yang manis)
– 1 sdm susu bubuk bayi
– 50 gram madu
– 75 ml air matang

Cara Membuat:
Campur semua bahan, blender sehingga lembut dan sajikan segera.

—————————-

Jus Jambu Biji 
Bahan:
– 150 gr jambu biji
– 100 gr tomat matang
– 100 ml air
– sedikit gula

Cara Membuat:
Campur semua bahan, blender sehingga halus dan sajikan segera.

—————————-

Jus Semangka

Bahan:
– 150 gr semangka dipotong-potong
– 100 gr wortel dipotong-potong
– 175 ml jus jeruk
– sedikit gula

Cara Membuat: 
Campur semua bahan, blender sehingga halus dan sajikan segera.

—————————-

Jus Pisang

Bahan :
– 1 pisang ambon atau pisang raja yg masak
– 1 buah peach
– 200 ml susu bayi bubuk

Cara membuat :
Semua bahan diblender sampai halus, tuang ke mangkuk / gelas dan siap untuk dihidangkan

—————————

Jus Pepaya

Bahan :
– 100 gr pepaya masak kupas
– 1 buah daging buah jeruk manis
– 1 buah air jeruk nipis
– 200 ml susu bayi bubuk

Cara membuat :
Semua bahan diblender sampai halus, tuang ke mangkuk / gelas dan siap dihidangkan

Jus Tomat

Bahan :
– 2 buah tomat
– 2 buah daging buah jeruk baby
– 200 ml susu bayi bubuk

Cara membuat :
Semua bahan diblender sampai halus, tuang ke mangkuk / gelas dan siap dihidangkan. Untuk perkenalan, sebaiknya tomat direbus terlebih dahulu setelah dicuci bersih, setelah itu diblender bersama bahan lain.

—————————
Jus Melon Pepaya

Bahan :
– 100 gram pepaya merah, ambil dagingnya
– 100 gram melon, buang kulitnya
– sedikit gula

Cara membuat :
Blender semua bahan hingga halus, lalu angkat.

—————————-

Jus Alpukat Melon

Bahan :
– 100 gram daging alpukat matang
– 100 gram daging melon
– 1 sdm air jeruk peras
– sedikit gula

Cara membuat :
Blender daging alpukat dan melon hingga halus, lalu angkat. Tambahkan air jeruk peras dan gula, aduk rata.

—————————-

Jus Apel Jeruk

Bahan
– 100 gram daging apel, buang kulit dan bijinya
– 50 gram air jeruk baby /pontianak /mandarin

Cara membuat :
Blender daging apel halus, lalu angkat. Tambahkan air jeruk manis, aduk merata.

—————————-

Jus Pepaya Mangga

Bahan :
– 100 gram pepaya merah, ambil dagingnya
– 50 gram mangga harum manis, pilih yang tua dan manis, ambil dagingnya

Cara membuat :
Blender pepaya bersama mangga hingga halus, lalu angkat

—————————-

Jus Pisang Tomat

Bahan :
– 75 gram pisang ambon, ambil dagingnya
– 50 gram tomat matang
– sedikit gula

Cara membuat :
Tomat direndam air mendidih sebentar, kupas kulit bagian luar, buang bijinya sehingga tinggal 50 gram saja. Blender daging tomat dan pisang hingga halus, lalu angkat. Tambahkan sedikit gula pasir, aduk rata.

—————————–

Jus Jambu Biji Pepaya

Bahan :
– 75 gram daging jambu biji merah yg sudah bersih
– 50 gram pepaya merah, buang kulit dan bijinya

Cara membuat :
Blender daging jambu biji dan pepaya hingga halus, lalu angkat.

—————————-

Jus Pir Jeruk

Bahan :
– 100 gram daging pir, buang kulitnya
– 50 gram air jeruk baby /pontianak /mandarin

Cara membuat :
Blender pir hingga halus, lalu angkat. Tambahkan air jeruk manis, aduk rata.

—————————–

Jus Semangka Pisang

Bahan :
– 75 gram pisang ambon, buang kulitnya
– 50 gram semangka, buang kulit dan bijinya

Cara membuat :
Blender pisang bersama semangka hingga halus, lalu angkat



Perlu Anda ingat bahwa pemberian makanan pendamping ASI berupa jus buah ini merupakan suatu proses yang tidak bisa dipaksakan kepada bayi. Kenalkan secara bertahap dan bervariasi. Bersiaplah untuk bersabar apabila bayi Anda menolak satu jenis buah tertentu. Jangan khawatir karena bayi Anda masih harus membiasakan diri dengan perubahan ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba!

   
Jumlah Posts : 22
Jumlah di-Like : belum ada like

berikut informasi yang saya kutip dari artikel Infobunda "Amankah Menyusui di kala Bunda Sakit?"

Bayi yang menyusu dari wanita yang tengah sakit bisa tertular penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit dan jamur. Proses penularan bisa melalui udara, kontak kulit, dan juga melalui cairan tubuh termasuk ASI. Tetapi jangan lupa, ASI mengandung antibodi yang dibutuhkan bayi sehingga menghindarinya tertular penyakit turunan seperti diabetes, hipertensi, dll.
Jika Bunda menderita sakit yang disebabkan virus, bakteri dan jamur, seperti flu, hepatitis, cacar air, TBC Bunda masih bisa menyusui. Tetapi Bunda harus menggunakan masker mulut dan hidung untuk menghindarinya tertular. Urungkan niat untuk menciumnya. Bila menderita cacar air sebaiknya berikan saja ASI perah, apalagi kalau terdapat cacar di sekitar payudara dan areola.

dan kutipan dari Tanya Apoteker yang berjudul "meminum obat saat menyusui"
Oleh : Catur.Arizky
bolehkah ibu menyusui meminum obat2an untuk menghilangkan sakit kepala, batuk, pilek & yang lain ?
jika ibu menyusui minum obat tersebut bolehkah menyusui bayi nya atau harus ada jangka waktu untuk menyusui ?
adakah efek samping buat si bayi jika ibu menyusui meminum obat2an tersebut ?
terima kasih
      
Rachel, S.Farm, Apt menjawab
Dear Bunda, Terima kasih atas pertanyaannya.

Jika sakit, bunda dapat mengkonsumsi obat-obatan yang aman untuk ibu menyusui. Obat-obatan ini tidak akan diekskresi ke ASI sehingga tidak berbahaya untuk anak.

Obat penghilang nyeri yang mengandung parasetamol tergolong aman untuk ibu hamil dan menyusui. Obat batuk seperti obat batuk hitam atau obat herbal (misal dengan madu) aman untuk dikonsumsi saat menyusui.

Sakit pilek sebenarnya disebabkan oleh virus dan dapat sembuh dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Saat pilek saya sarankan untuk banyak istirahat, penuhi kebutuhan nutrisi, banyak minum air putih atau jus buah. Jika perlu, konsumsi suplemen vitamin C dan Zink.

   
Jumlah Posts : 34
Jumlah di-Like : belum ada like
waalaikum salam bunda Yuanitaa... alhamdulillah, selamat ya bun untuk kehamilannya.
sama bun saya jg sedang hamil tp anak sy yg pertama jg msh berusia 1 thn. bingung jg saya apkh ASI harus berhenti.

saya browsing2 alhamdulillah nemu link ini. smg bsa membantu :)

http://faktaibuhamil.blogspot.com/2013/01/menyusui-saat-hamil-bolehkah.html?m=1
   
11-05-2014 04:27:11 makanan tambahan
Jumlah Posts : 527
Jumlah di-Like : belum ada like
Bund Anna,bb nya 6kilo pas kah?Agak ngepas ya kalau buat seusianya,apalagi cowok,asi atau sufor,bund?

Wajar kok kalau bayi menolak waktu disuapin awal2 mpasi,namanya juga masih belajar makan,bund.Tapi posisi nya udah duduk kan tiap kali makan?Sebenernya mpasi juga gak perlu terlalu ngoyo,karena under 1y kan masih asi yg utama mengcover 70% dari kebutuhan nutrisinya,mpasi hanya sebagai pendamping saja prosentase nutrisinya cuman 30%.Yg penting sih di tahap mpasi ini anak dikenalkan dgn berbagai macam bahan makanan,kalau perlu cari favoritnya,menu makan yg sehat,wadah makannya,suasana saat makan dan timing yg tepat waktu makan,tekstur makanan juga agar dia belajar mengunyah yg merupakan fase penting untuk pertumbuhan gigi dan kemampuan bicaranya kelak.Jadi,diharapkan up 1y nanti anak akan mengenal rasa lapar,jamnya makan ya makan,waktunya ngemil ya ngemil,kalau laper ya makan.Karena up 1y prosentase kebutuhannya sudah terbalik asi hanya mengcover sekitar 30% nutrisinya,sisanya dipenuhi dari beragam makanan dan cemilan sehatnya :)


Sama2,bund Icak :)
Ada memang beberapa buah yg terlalu keras ya teksturnya untuk baby,tapi kalau saya sih buahnya seger tanpa proses aja,bund.Asal buahnya bener2 matang.Kalau mau tekstur super lembut bisa diblender dgn speed smoothie,bund.Tapi,kalau suka dikukus ya monggo2 saja,soalnya dulu pernah nyobain ngukus apel kok teksturnya jadi liat/kenyal dan juga rasanya jadi aneh,makanya sama anak saya dulu apel kukusnya dilempar :))

Kalau sayur emang cocok dikukus,bund :)
   
27-04-2014 09:33:59 memberi mkn bayi 3 bln
Jumlah Posts : 19
Jumlah di-Like : belum ada like
bu, beby ku skrng usianya 3 bln 1 hr bb nya 4,4 kg. murut KMS bb beby ku kurang msih d garis kuning. untuk menaikan bb bolehkah sy memberi mkn alpukat ? mnurut artikel yg sya baca bayi 3 bln sudah boleh d beri mkan alpukat? skrng in beby ku mengkomsusi sufor + asi ( karna asi sya tdak deras). mohon penjelasannya terimakasih.
   
10-04-2014 08:12:05 Menu mpASI pertama
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
buncis dikukus trs diblender habis itu disaring,dikasih asi
belva suka bgt!!!
   
10-04-2014 08:12:05 Menu mpASI pertama
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like
buncis dikukus trs diblender habis itu disaring,dikasih asi
belva suka bgt!!!
   
Jumlah Posts : 42
Jumlah di-Like : 1
bunda cicha : pisang boleh :) diblender aja ksi asi bisa jg kayanya y sama2 blajar soalx pengalaman pertama jg nih bun