SITE STATUS
Jumlah Member :
493.681 member
user online :
1253 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: bayi kuning biasanya hilang kuningnya se

New Topic :  
Jumlah Posts : 36
Jumlah di-Like : 1
dear bunda,

salam kenal infonya menarik bunda bs unt masukan apalagi saya yg bergolongan darah O dan suami gol darahnya A desember kmrn alhamdulillah saya abis melahirkan bayi yg sehat dan imut. jujur saya blm tau soal hal ini tp emg baby saya saat baru lahir terlihat lbh kuning dr teman2 bayi sekamarnya sampai saya jd ketakutan krn kata suster kl bayi kuning biasanya ad organ tubuh yg blm berfungsi secara sempurna.trus saya tanyakan am dokter Spa nya katanya bayi saya baek2 saja tp emg bayi saya hrs lbh lama di jemurnya sampai kering baru di balik.hehehehehe becanda bunda

bayi saya setelah baru lahir kl nangis g bs kluar suara dgn nyaring jd bikin saya tmbh takut akhirnya wkt 3 hari setelah di bibolehkan pulang saya kasih asi trus dan di jemur itu td akhirny lama kelamaan dia bs nangis dgn kencangnya sampai skr kl nangis se kampung pada kerumah.hehehehe dan kuningnya jg dah ilang malah kulitnya skr rada item mkin kelamaan berjemur itu td kali y.hehehehehe

positif thinking bunda,happy pregnant
   


09-12-2007 00:23:18 DUNIA BAYI
Jumlah Posts : 368
Jumlah di-Like : 1
BAYI TAK BOLEH DIPAKAIKAN GURITA
Begitu kata dokter, kebalikan dari kebiasaan yang terjadi selama ini. Memang, tak sedikit kebiasaan turun- temurun dalam merawat bayi yang bertentangan dengan dunia medis. Bagaimana kita menyikapinya?



Dalam merawat sang buah hati, hampir bisa dipastikan kita akan "dihujani" oleh segala macam nasihat ataupun larangan dari lingkungan, entah kakek-nenek, orang tua, kaum kerabat, maupun tetangga. Umumnya, nasihat/larangan tersebut merupakan kebiasaan-kebiasaan praktek perawatan bayi yang bersifat turun-temurun.


Namun, "seringkali nasihat dan larangan tersebut tak bisa diterima akal sehat, meskipun ada pula yang kedengarannya masuk akal," ujar dr. Eric Gultom, Sp.A. dari Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo dalam cara Ibu Bayi dan Balita di ANTeve, kerja sama nakita dengan PT Endrass Perdana. Misalnya, bayi tak boleh digendong dengan kedua tungkai memeluk tubuh ibu agar kelak tungkainya tak pengkor, bengkok, atau melengkung. Begitu pula dengan nasihat untuk membedong bayi agar kelak bentuk kakinya jadi bagus.


"Kedengarannya memang masuk akal bahwa cara menggendong dengan posisi demikian mungkin saja akan menyebabkan pengkar. Apalagi pada kenyataannya, saat lahir, tungkai bayi memang penampilannya bengkok atau melengkung," tutur Eric yang juga berpraktek di RSIA Lestari, Cirendeu dan RS Medistra. Tapi, lanjutnya, bila dijelaskan dengan cara lain, akan tampak penjelasan tersebut kurang masuk akal.


Semua bayi, tutur Eric, kakinya memang akan tampak melengkung ketika lahir. Pasalnya, rongga rahim sangat terbatas ruangnya. Nah, agar si bayi cukup dalam rongga rahim, posisinya harus sedemikian rupa sehingga kedua tungkai dalam posisi bersila dan melengkung ke atas. "Tentunya dalam posisi demikian selama 9 bulan, akan menyebabkan kedua tungkai penampilannya melengkung ketika lahir." Selain itu, tulangnya masih lebih lunak dan sedang bertumbuh sehingga gampang sekali terbentuk melengkung.

Kendati demikian, tungkai yang melengkung ini berangsur-angsur akan lurus kembali sejalan dengan pertumbuhan bayi. Kecuali bila ada faktor genetik dimana salah satu orang tua penampilan tungkainya tak lurus atau melengkung, akan diturunkan pada anaknya. Jadi, tukas Eric, "melengkung tidaknya tungkai tak tergantung posisi ketika menggendong bayi." Begitupun bila bayi tak dibedong, kakinya akan tumbuh lurus sesuai potensi genetik yang dimilikinya.


MEMBAHAYAKAN BAYI


Berbagai praktek perawatan bayi yang mengikuti kebiasaan-kebiasaan turun-temurun ini, menurut Eric, seringkali bukan hanya kurang dapat diterima dasar ilmiahnya, tapi juga bisa merugikan. Misalnya, pemakaian gurita untuk bebat perut bayi. Kata orang, supaya bayi jangan masuk angin." Ada pula yang bilang, agar perutnya enggak besar dan pusarnya enggak bodong.

Dalam dunia medis, tuturnya, tak dikenal istilah masuk angin. "Istilah ini mungkin maksudnya aerophagia , yaitu bayi banyak mengandung udara di lambungnya sehingga terlihat kembung. Hal ini bisa disebabkan bayi menangis lama atau cara minum susu botol kurang betul." Jadi, Bu-Pak, sama sekali tak ada kaitannya dengan pemakaian gurita.


Begitupun dengan perut besar dan pusar bodong. "Besar kecilnya perut ditentukan oleh ketebalan kulit, lemak kulit, dan otot perut yang sanggup menahan daya dorong isi perut atau usus keluar. Secara alamiah, usus, kan, berusaha mendorong keluar," terang Eric. Nah, pada bayi, lanjutnya, kulit maupun lemak dan ototnya masih tipis karena belum tumbuh, sehingga belum mampu menahan ususnya yang mendorong keluar. Jadilah si bayi kelihatannya seperti kembung, perutnya agak besar. "Nanti, bila kulit dan lemak serta ototnya sudah lebih tebal, akan lebih sanggup menahan daya dorong tersebut." Jadi, tak akan gendut lagi, kecuali kalau makannya memang banyak.


Sama halnya dengan pusar bodong, "Bila perutnya membesar, tentu pusarnya akan menonjol, dong," tukas Eric. Tak demikian halnya setelah ketebalan kulit, lemak kulit, dan ototnya bertumbuh menjadi lebih tebal. Jadi, bukan lantaran dipakaikan gurita maka pusarnya jadi enggak bodong. Jikapun si bayi sampai punya pusar bodong, menurut Eric, karena bagian dari puntung tali pusatnya memang sejak awalnya sudah lebih besar. "Jadi, sejak lahir pusarnya memang sudah bodong, bukan karena tak dipakaikan gurita."

Pemakaian gurita, tutur Eric lebih lanjut, sebenarnya justru dapat merugikan bayi. "Bayi jadi kepanasan dan banyak keringat sehingga bisa mengalami keringet buntet di bawah lapisan gurita." Selain itu, bila pemakaian gurita terlalu ketat, "akan mengganggu gerak pernafasan bayi." Soalnya, bayi bernafas lebih dominan menggunakan gerak pernafasan perut. Jadi kalau kita bebat dia erat-erat di bagian perut, tentu akan mengganggu pernafasannya."


Contoh lain dari kebiasaan turun-temurun yang membahayakan bayi ialah membubuhkan bahan-bahan tradisional pada tali pusat yang belum puput. Hal ini bisa menimbulkan infeksi. "Perawatan tali pusat cukup dilakukan dengan menggunakan alkohol 70 persen," ujar Eric. Sebab, alkohol 70 persen dapat membunuh kuman dan mencegah berkembang-biaknya kuman, sehingga tali pusat pun terhindar dari infeksi.


Masih banyak lagi kebiasaan-kebiasaan turun-temurun yang sampai sekarang masih sering dijumpai dalam praktek perawatan bayi sehari-hari. Saran Eric, sebaiknya Bapak dan Ibu tanyakan dulu kepada dokter, apakah ada bahayanya bagi bayi Anda. Bila tidak, prakteknya terpulang kepada Bapak-Ibu sendiri sebagai orang tua si bayi.






Julie Erikania




ANEKA KEBIASAAN TURUN-TEMURUN PERAWATAN BAYI


*ASI

ASI harus dibuang dulu sebelum menyusu. Alasannya, ASI yang keluar adalah ASI lama (basi).


ASI tak pernah basi! Biasanya yang dimaksud dengan ASI lama adalah ASI yang berwarna kekuningan dan kental; penampilannya memang seperti cairan tak segar. Padahal, ASI kekuningan tersebut yang paling baik mutunya. "Kandungan nutriennya paling tinggi dan memang diperolehnya pada tetesan ASI paling awal," jelas Eric Gultom.


Warna dan penampilan ASI putih keruh serta encer sering pula diasumsikan sebagai ASI kualitas jelek. Hal ini sama sekali tak benar! "Warna dan kejernihan ASI sangat tergantung bahan nutrien yang terkandung di dalamnya," jelasnya lagi. Perlu diingat, tak ada ibu yang mempunyai ASI seputih dan seindah penampilan susu formula. Namun begitu, kualitas ASI tak dapat ditandingi oleh susu formula manapun.


Usai melahirkan, ibu harus makan ayam arak agar tubuhnya hangat dan ASI-nya banyak atau minum jamu-jamuan untuk kesegaran ibu.


Hal ini justru berbahaya karena sering berpengaruh terhadap kandungan nutrien ASI dan menyebabkan bayi kuning. Kandungan dalam ayam arak -mungkin araknya- dan jamu-jamuan, menurut observasi dokter dan para bidan, seringkali berkaitan dengan timbulnya kuning pada bayi, suatu keadaan yang secara medis disebut ikterus atau hiperbilirubinemia. "Bila kadar kuningnya tinggi, dapat membahayakan bayi karena, bahan kuning ini bukan hanya akan melekat di mata maupun kulit sehingga jadi kuning, tapi juga di sel-sel otak," terang Eric.


* MEMANDIKAN BAYI


Bayi harus dimandikan dengan air hangat agar tak masuk angin.


Memandikan bayi dengan air hangat tak perlu apabila bayi Anda normal, cukup bulan dan dalam keadaan sehat. Mandikanlah sehari dua kali, gunakan sabun bayi dan cuci rambut dengan sampo bayi. Perlakukan bayi sebagaimana layaknya Anda sebagai orang sehat mandi dan mencuci rambut.


"Mandi dengan air hangat tujuannya terutama agar bayi tak kedinginan atau hipotermi dalam bahasa kedokterannya. Tapi, sebagai bayi normal yang sehat, bayi Anda dapat beradaptasi dengan keadaan tersebut," terang Eric. Jadi, Bu-Pak, tak usah takut memandikan si kecil dengan air dingin selama kondisinya normal dan sehat serta dalam cuaca yang tak dingin.


Kepala tak boleh dibasahi saat bayi dimandikan.


Nasihat ini tentulah tak benar. Jika kepala bayi tak pernah dibasahi, kotoran di kepala jadi menumpuk dan bercampur dengan endapan lemak sehabis dilahirkan. Akibatnya, timbullah kerak kepala yang sering disebut sarapen atau dalam istilah medisnya, dermatitis seboroik.


Bayi tak boleh dimandikan jika tali pusatnya belum lepas.

Salah! Justru tali pusatnya harus dibersihkan, lalu dikeringkan dengan alkohol 70 persen.


* BEDAK DAN MINYAK-MINYAKAN


Kepala bayi perlu diberi pupur agar tak gampang pilek.


Tak ada hubungannya antara pilek dan diberi pupur. "Pilek lebih sering terjadi bila bayi tertular orang dewasa yang pilek dan mencium bayinya," urai Eric. Sebaliknya, pupur dapat menyebabkan banyak kerak di kepala dan merupakan media tumbuh kuman yang baik bila tak dibersihkan dengan baik.


Bayi harus dibedaki sesudah mandi agar tubuhnya harum. Sehabis BAK, selangkangannya dikeringkan dengan bedak. Begitu juga bila tubuhnya berkeringat, dikeringkan dengan bedak.


Sebaiknya bedak tak digunakan jika dimaksudkan untuk membuat tubuh bayi harum, mengeringkan keringat, bekas BAK atau sesudah cebok.


Di negeri tropis, bayi Anda memang akan cenderung lebih sering berkeringat. Campuran bedak dengan keringat, terang Eric, merupakan media yang baik untuk berkembang biaknya kuman di permukaan kulit, terutama di daerah tertutup dan lipatan leher, ketiak, atau selangkangan. Lagi pula campuran air dan bedak akan menutup pori-pori kulit bayi yang sangat halus dan menyumbat pernafasan kulit serta saluran kelenjar keringat, terutama bila diborehkan terlalu tebal. Hal ini menyebabkan lebih banyak keringet buntet dan ruam (kemerahan) di permukaan kulit.


Bedak hanya boleh dipakai untuk mencegah tergoresnya kulit kering. Akan tetapi, kulit kering jarang terjadi di negeri tropis karena udaranya cukup lembab sehingga kulit cenderung lebih basah; berbeda di negara empat musik yang kelembaban udaranya lebih rendah. Jikapun Anda ingin si kecil dipakaikan bedak, sebaiknya bubuhkan tipis-tipis di permukaan kulit, terutama bagian tubuh yang mudah tergores.


Bagaimana dengan minyak-minyakan dan baby oil?


Bahan minyak-minyakan, misalnya, minyak telon dan minyak kayu putih, sering diborehkan dengan alasan mencegah masuk angin dan menghangatkan tubuh bayi, terutama minyak kayu putih. Jadi, hal ini sering dipraktekkan.


Namun demikian, ingat Eric, pemakaiannya harus hati-hati. Soalnya, respons kulit bayi terhadap kandungan minyak telon dan minyak kayu putih berbeda-beda. Jika timbul kemerahan dan gejala iritasi (kulit kering seperti terbakar dan bersisik/beruntusan), sebaiknya pemakaian dihentikan.

Baby oil lebih parah lagi dalam menyumbat pori-pori kulit dan saluran kelenjar keringat karena partikelnya lebih besar dan lebih kental. Jadi, sebaiknya tak diberikan untuk kulit bayi Anda.


* MAKANAN


Bayi harus diberi pisang atau nasi kepal/ulek agar tak kelaparan.


Salah dan berbahaya! Sistem pencernaannya belum sanggup mencerna atau menghancurkan makanan tersebut. Dengan demikian, makanan tersebut akan mengendap di lambung dan menyumbat saluran pencernaan, sehingga akhirnya bayi jadi muntah. Itulah mengapa, sebelum usia 4 bulan, bayi belum boleh diberikan makanan tambahan. Jadi, Bu-Pak, tak usah takut si kecil akan kelaparan. Toh, di usia tersebut, makanannya memang cuma ASI dan ia pun boleh menyusu ASI sepuasnya kapanpun ia menginginkannya.


Bayi harus diberi susu lebih kental agar cepat gemuk.


Salah! Susu yang sangat kental juga tak dapat dicerna dan menyebabkan endapan susu di lambung sehingga bayi jadi muntah.


Bayi boleh diberi air tajin sebagai pengganti susu/pelarut susu.


Air tajin tak dapat menggantikan susu karena kandungan nutriennya kurang; juga, tak perlu dipakai sebagai pelarut bila pengenceran susu dengan air matang sudah sesuai petunjuk pelarutan yang diberikan pada setiap kemasan susu kaleng.


Susu kaleng perlu dicampur-campur (berbagai merek dagang) agar keunggulan masing-masing susu dapat dikonsumsi sekaligus oleh bayi.


Jangan termakan iklan, dong! Semua keunggulan yang diiklankan tersebut tak ada yang dapat menyaingi keunggulan ASI.


BILA BAYI PANAS


Baluri seluruh tubuhnya dengan bawang merah.


Bau, dong! Panas tak pernah turun karena bawangnya, tapi karena waktu memborehkan bawang, semua baju dibuka dan terjadi penguapan dari permukaan kulit yang basah. Itulah mengapa, praktek membungkus bayi rapat-rapat dengan beberapa lapis pakaian pada waktu bayi panas justru akan menyebabkan suhu tubuh semakin panas. Bila bayi panas, jangan membungkus bayi terlalu rapat atau dengan pakaian terlalu tebal.


"Malah lebih baik kalau semua pakaiannya dilepaskan, agar terjadi penguapan atau pelepasan panas dari tubuh bayi ke udara sekitar," tutur Eric. Bahkan, dikompres sambil telanjang pun boleh. Namun tentunya, sebelum itu si bayi sudah diberi obat penurun panas. Tak usah cemas bayi Anda akan semakin parah sakitnya. Kecuali, bila kemudian Anda tak membawanya ke dokter untuk mengatasi penyebabnya. Bukankah penyebabnya yang harus diatasi, karena penyebabnya inilah yang membuat si bayi menjadi panas.


Lepaskan semua pakaian bayi, lalu dekap di dada ibu/ayah yang tanpa busana pula. Dengan demikian bisa menurunkan panas.


Memang hal ini juga bisa dilakukan pada bayi yang mengalami panas untuk mengurangi panasnya. Tapi panas badan kita, kan, normalnya 37 derajat Celcius, sedangkan suhu udara jauh lebih rendah, sekitar 28-30 derajat Celcius. Jadi, penetralannya lebih baik ketimbang badan ibu/bapaknya.


* DIURUT


Bayi perlu diurut bila mengalami keseleo/kecengklak.


Dunia medis tak mengenal istilah keseleo/kecengklak. Mengurut bayi justru dapat menyebabkan cedera jaringan bila cara pijatan dan urutannya berlebihan, apalagi di tempat-tempat organ berbahaya semisal perut.


* TIDUR


Bayi tak boleh tidur ditengkurapkan karena susah bernafas.


Salah! Tidur tengkurap lebih nyaman buat bayi karena membuatnya lebih nyenyak dan tak rewel, serta membantu rekoil pernafasan dada lebih teratur. Sejak lahir pun, setiap saat diletakkan di tempat tidur, bayi boleh ditengkurapkan. Pengalaman menunjukkan, dengan sering ditengkurapkan, perkembangan motoriknya angkat kepala, tengkurap, bolak-balik, duduk, dan sebagainya- lebih baik.


Keberatan tidur tengkurap belakangan ini sering dikaitkan dengan tulisan mengenai SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) yang sering terjadi di negeri Barat karena bayi tidur di ranjang terpisah dari orang tua, kadang di kamar yang terpisah pula. Sedangkan di Indonesia, umumnya bayi tidur di samping orang tua dan jarang sekali ditinggal sendiri. Jadi, tak perlu takut dengan SIDS hanya karena menengkurapkan bayi.


* PERAWATAN UMUM


Bayi tak boleh didudukkan karena takut susah kencing.


Tidak benar! Jikapun nasihat ini diikuti, boleh saja; toh, tak akan merugikan bayi.


Bila bayi kembung, laburi perutnya dengan daun-daunan obat.


Justru berbahaya bila kulit bayi sangat sensitif karena menimbulkan iritasi. Bila bayi mengalami kembung, cukup ditengkurapkan; karena dalam posisi tersebut, bayi akan banyak mengeluarkan angin. Nanti kembungnya akan hilang sendiri.


Bayi perlu diberi penghitam mata di alis mata (sipat) agar matanya jernih.


Tak ada hubungannya antara mata jernih dengan pemberian penghitam mata. Jikapun ingin diberikan, boleh saja karena tak ada bahayanya bagi bayi.


Jika bayi sering belekan, baluri di atas alis matanya dengan kunyit yang sudah dihaluskan agar saat bangun tidur, tahi matanya keluar semua sehingga enggak belekan lagi.


Salah! Mata belekan disebabkan saluran mata -masing-masing di sudut mata dekat hidung- bayi masih terlalu halus (salurannya masih sempit sekali) sehingga bila ada kotoran atau partikel-partikel di sudut mata yang mau dibersihkan di saluran tersebut namun ukurannya lebih besar dari salurannya, maka mengumpullah kotorannya di sudut mata. Itulah yang disebut belekan. Untuk mengatasinya, lakukan pemijatan sesering mungkin pada masing-masing saluran mata.








   
22-06-2015 14:05:31 mata bayi kuning
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Sebenarnya kuning pada bayi dikarenakan kadar bilirubin yang tinggi dalam darah. Hemoglobin dalam darah bayi saat di kandungan berbeda dengan hemoglobin ketika bayi lahir. Saat bayi lahir sel darah merah merusak hemoglobin lama (hemoglobin saat bayi dalam kandungan) dan menggantinya dengan hemoglobin yang baru. Pergantian hemoglobin ini mengakibatnya penumpukan bilirubin sehingga bayi tampak kuning.

Biasanya bilirubin akan hilang  setelah dua atau tiga minggu. Kuning seperti ini termasuk kuning fisiologis yakni kuning yang tidak berbahaya. Biasanya dokter hanya menyarankan supaya Bunda memberikan ASI dan menjemurnya di bawah sinar matahari pagi.
Beda halnya dengan kuning yang berbahaya, penanganannya tentu tidak semudah kuning fisiologis.

Kuning yang berbahaya akan menimbulkan gejala-gejala, seperti :

  • kuning muncul pada 24 jam pertama kelahiran bayi. Normalnya kuning akan muncul setelah hari ketiga
  • cenderung tidak aktif, tidak mau menyusu dan suhu tubuh tidak stabil
  • kuning tidak hilang lebih dari dua minggu
  • warna urine seperti air teh

Kalau Bunda menemukan gejala-gejala tersebut pada si kecil segera konsultasi ke dokter. 

Bayi harus menjalani terapi sinar di rumah sakit untuk mengurangi kadar bilirubin dalam darah. Terapi ini bisa dilakukan sepanjang satu atau dua hari.
Jika terapi sinar tidak berhasil maka harus dilakukan transfusi darah.

Tips :

  • Periksa bagian putih pada mata si kecil dan bagian pink dalam mulutnya.
  • Untuk bayi yang kulitnya berwarna putih, tekan lembut kening, hidung, dagu, dada dan pangkal pahanya dengan ujung jari! Jika berwarna kuning artinya si kecil memang mengalami kuning.
  • Untuk hasil yang akurat, periksa kulitnya pada siang hari di ruangan yang terang.
   


Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Bun, baru lahiran? Atau sedang persiapan kelahiran bayi? Aku tadi baru baca sedikitnya ada 11 penyakit yang biasanya menyerang bayi saat baru lahir, ini beberapa di antaranya :

Sesak napas

Bayi yang sesak napas akan mengalami kesulitan saat menarik napas. Terkadang napasnya berbunyi bahkan disertai batuk. Bunda perlu waspada jika wajah bayi jadi kebiruan akibat kekurangan oksigen.

Apnea

Penyakit di mana seseorang gak bisa napas selama beberapa detik secara spontan saat tidur. Gak hanya orang dewasa, bayi yang baru lahir, khususnya bayi prematur bisa mengalami apnea.

Muntah

Bisa terjadi karena kekenyangan, terlalu banyak udara di lambung, dsb. Bunda waspada jika bayi terus-terusan muntah tanpa berhenti.

Diare

Virus penyebab diare namanya rotavirus, dan bunda perlu waspada kalau diarenya disertai darah.

Eksim susu

Ini salah satu masalah kulit paling umum ditemukan pada bayi. Banyak yang bilang ini karena ASI yang mengenai kulit di sekitar mulut bayi, jadi si bayi kena bercak merah yg disebut eksim susu itu.

Ruam popok

Penyakit yang membuat kulit bayi iritasi, biasanya ini karena jenis popoknya yang gak lembut atau pemakaian yang gak benar. Pilih popok bayi yang mengandung bahan yang lembut untuk kulit bayi misalnya merries, dan selalu ganti jika sudah penuh.

Infeksi telinga tengah

Infeksi ini menyerang salah satu bagian telinga, yaitu telinga bagian tengah atau daerah sekitar gendang telinga.

Sembelit

Sembelit bisa terjadi karena bayi kekurangan cairan atau akibat perubahan makanan dan dimulainya pemberian makanan pertama. Jadi, bunda perlu waspada jika sembelit masih terjadi sampai lebih dari satu bulan.

Penyakit kuning

Penyakit yang membuat kulit dan mata bayi berwarna kuning. Bunda perlu waspada jika penyakit kuning gak kunjung hilang. Karena biasanya hilang yah sekitar 2 minggu paling lama.

Batuk pilek

Biasanya karena virus apalagi sekarang musim nya lagi gak bagus bun. Jadi jaga kesehatan bayi yah bun. Kalau sudah terserang segera bawa ke dokter apalagi kalau si batuk pilek ini membuat kemampuan minum bayi berkurang, dan gak sembuh-sembuh lebih dari seminggu.

Infeksi saluran napas

Infeksi yang menyerang saluran napas atas pada bayi atau ISPA, gak jarang juga saluran pernapasan bawah. Infeksi ini bisa terjadi pada bayi newborn (baru lahir)

sumber : ayahbunda

   
Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Penyakit kuning atau jaundice yang sering menyerang bayi yang baru lahir. Penyakit ini membuat kulit dan mata bayi berwarna kuning. Biasanya diderita bayi baru lahir sampai bayi yang baru 1 bulan.

Penyebabnya karena zat bilirubin yang meningkat, yakni pigmen kuning yang dihasilkan oleh pemecahan hemoglobin di hati, dalam darah. Kondisi ini disebabkan karena kurang asupan ASI, gangguan fungsi hati, atau kekurangan enzim G6PD.

Penyakit kuning pada bayi ada gejalanya bun seperti ini, waspada yah :

  1. Mata dan kulit di seluruh tubuh yang tampak menguning
  2. Bayi jadi malas minum

Atasi segera jika bayi mengalami sakit kuning dengan cara ini bun :

  1. Beri ASI sesering dan sebanyak mungkin
  2. Jemur selama 15 menit di pagi hari antara jam 07.00-09.000 untuk membantu proses pematangan organ hatinya

Bunda gak perlu panik, biasanya sih jaundice atau kuning ini akan hilang dalam 2 minggu. Bunda coba atasi dengan cara-cara di atas.

Tapi tetap bunda perlu waspada jika lebih dari 2 minggu si kuning gak ilang-ilang, langsung periksa ke dokter atau rumah sakit agar mendapat penanganan yang tepat.

sumber : ayahbunda

   


21-08-2014 11:08:33 kuning pada bayi
Jumlah Posts : 39
Jumlah di-Like : belum ada like

Bayi Bunda berwarna kuning sejak lahir? Tak perlu panik dulu, Bun. Banyak bayi-bayi lahir dengan kondisi tubuh berwarna kuning. Meski begitu Bunda perlu juga mengetahui mana kuning yang berbahaya mana yang tidak supaya penanganannya tepat.

Sebenarnya kuning pada bayi dikarenakan kadar bilirubin yang tinggi dalam darah. Hemoglobin dalam darah bayi saat di kandungan berbeda dengan hemoglobin ketika bayi lahir. Saat bayi lahir sel darah merah merusak hemoglobin lama (hemoglobin saat bayi dalam kandungan) dan menggantinya dengan hemoglobin yang baru. Pergantian hemoglobin ini mengakibatnya penumpukan bilirubin sehingga bayi tampak kuning.

Biasanya bilirubin akan hilang  setelah dua atau tiga minggu. Kuning seperti ini termasuk kuning fisiologis yakni kuning yang tidak berbahaya. Biasanya dokter hanya menyarankan supaya Bunda memberikan ASI dan menjemurnya di bawah sinar matahari pagi.
Beda halnya dengan kuning yang berbahaya, penanganannya tentu tidak semudah kuning fisiologis.

Kuning yang berbahaya akan menimbulkan gejala-gejala, seperti :

  • kuning muncul pada 24 jam pertama kelahiran bayi. Normalnya kuning akan muncul setelah hari ketiga
  • cenderung tidak aktif, tidak mau menyusu dan suhu tubuh tidak stabil
  • kuning tidak hilang lebih dari dua minggu
  • warna urine seperti air teh

Kalau Bunda menemukan gejala-gejala tersebut pada si kecil segera konsultasi ke dokter. 

Bayi harus menjalani terapi sinar di rumah sakit untuk mengurangi kadar bilirubin dalam darah. Terapi ini bisa dilakukan sepanjang satu atau dua hari.
Jika terapi sinar tidak berhasil maka harus dilakukan transfusi darah.

Tips :

  • Periksa bagian putih pada mata si kecil dan bagian pink dalam mulutnya.
  • Untuk bayi yang kulitnya berwarna putih, tekan lembut kening, hidung, dagu, dada dan pangkal pahanya dengan ujung jari! Jika berwarna kuning artinya si kecil memang mengalami kuning.
  • Untuk hasil yang akurat, periksa kulitnya pada siang hari di ruangan yang terang.

Sumber : Infobunda

   
10-06-2014 16:11:51 Bayi Kuning
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Sebenarnya kuning pada bayi dikarenakan kadar bilirubin yang tinggi dalam darah. Hemoglobin dalam darah bayi saat di kandungan berbeda dengan hemoglobin ketika bayi lahir. Saat bayi lahir sel darah merah merusak hemoglobin lama (hemoglobin saat bayi dalam kandungan) dan menggantinya dengan hemoglobin yang baru. Pergantian hemoglobin ini mengakibatnya penumpukan bilirubin sehingga bayi tampak kuning.

Biasanya bilirubin akan hilang  setelah dua atau tiga minggu. Kuning seperti ini termasuk kuning fisiologis yakni kuning yang tidak berbahaya. Biasanya dokter hanya menyarankan supaya Bunda memberikan ASI dan menjemurnya di bawah sinar matahari pagi.
Beda halnya dengan kuning yang berbahaya, penanganannya tentu tidak semudah kuning fisiologis.

Kuning yang berbahaya akan menimbulkan gejala-gejala, seperti :

  • kuning muncul pada 24 jam pertama kelahiran bayi. Normalnya kuning akan muncul setelah hari ketiga
  • cenderung tidak aktif, tidak mau menyusu dan suhu tubuh tidak stabil
  • kuning tidak hilang lebih dari dua minggu
  • warna urine seperti air teh

Kalau Bunda menemukan gejala-gejala tersebut pada si kecil segera konsultasi ke dokter. 

Bayi harus menjalani terapi sinar di rumah sakit untuk mengurangi kadar bilirubin dalam darah. Terapi ini bisa dilakukan sepanjang satu atau dua hari.
Jika terapi sinar tidak berhasil maka harus dilakukan transfusi darah.

Tips :

  • Periksa bagian putih pada mata si kecil dan bagian pink dalam mulutnya.
  • Untuk bayi yang kulitnya berwarna putih, tekan lembut kening, hidung, dagu, dada dan pangkal pahanya dengan ujung jari! Jika berwarna kuning artinya si kecil memang mengalami kuning.
  • Untuk hasil yang akurat, periksa kulitnya pada siang hari di ruangan yang terang.
   
Jumlah Posts : 112
Jumlah di-Like : 9
Slm knl y bunda Aji..
Dl babyku jg ngalami kuning jg stlh hbs lhr, sempet dcek jg kadar  bilirubinnya, dan ternyata kadar bilirubinnya termasuk tinggi jg, aq ksh ASI eksklusif alhamdulilah stlh 1 minggi dr RS dah sembuh bund, sering dijemur aja bund d pagi hari sm dksih ASI eksklusif. Aq dpt info tentang penyakit kuning d internet smg membantu bunda Aji y ...

Apa Penyakit Kuning Itu?
Ketika lahir, bayi baru memiliki banyak zat kimia dalam darahnya antara lain bilirubin. Hati bayi perlu waktu beberapa hari untuk menguraikan zat ini sehingga menyebabkan penyakit kuning.
Gejalanya, kulit bayi akan terlihat berwarna hijau-kekuningan atau bagian putih dari mata bayi akan terlihat kuning
Hampir semua bayi baru lahir akan kuning di hari ke-3. Itu sebabnya, seluruh bayi perlu diperiksa kadar bilirubin dalam darah pada hari itu. Normalnya, kadar bilirubin adalah 0-1 mcg. Namun, sampai hari ke-7, kadarnya bisa saja naik sampai 12 mcg. 

Berapa Lama Penyakit Kuning Menyerang?
Kulit bayi Ibu seharusnya kembali berwarna normal setelah beberapa hari atau seminggu. Menyusui bayi bisa membantu, karena ASI mengandung banyak zat  alami yang bisa melindungi dari penyakit.
Jika bayi Ibu masih terkena penyakit kuning selama lebih dari dua minggu, konsultasikan dengan dokter Ibu.

Bagaimana merawat bayi dengan penyakit kuning?
Penyakit kuning seharusnya hilang dengan sendirinya tanpa perawatan apapun.
Sebelum dibawa pulang, dokter akan memeriksa apakah benar si kecil kuning atau tidak. Misalnya, bila ditekan dadanya, ditahan dan dilepas. Bila daerah bekas tekanan  berwarna kuning, dipastikan bayi Ibu sakit kuning.
Dokter akan berupaya mengatasinya dan terus memantaunya sampai kadar bilirubin aman dan stabil. Dokter juga bisa  memutuskan apa bayi perlu fototerapi – perawatan dengan  penyerapan cahaya dari lampu ultraviolet ( bili-lamp) selama beberapa hari.

Kalau si kecil sudah cukup kuat untuk dibawa pulang, dokter biasanya masih menyarankan agar Ibu menjemurnya di pagi hari (antara pk. 07-09) .
   
Jumlah Posts : 110
Jumlah di-Like : 2
Sekedar berbagi pengetahuan saja bunda bunda.. baru-baru ini anak teman saya meninggal karena darahnya diserang oleh darah ibunya, karena tidak ada kecocokan antara keduanya.. berikut artikel yang saya baca :

Akibat Beda Golongan Setidaknya ada 4 golongan darah A, B, AB dan O yang dikenal secara universal. Keempat golongan darah ini memiliki kandungan dan karakteristik yang berbeda. Golongan darah A dikatakan memiliki kandungan antigen A, golongan darah B memiliki kandungan antigen B, golongan darah AB memiliki antigen B dan antigen A, sedangkan golongan darah O memiliki anti A dan anti B. Kandungan ini yang menyebabkan tubuh membentuk antibodi dan menyerang sel darah merah yang mengandung zat antigen (dianggap sebagai benda asing, red.).

Pada proses persalinan, darah Ibu yang bergolongan O akan berkontak lebih banyak dengan golongan darah anak. Banyaknya darah janin yang memiliki antigen masuk ke sirkulasi darah ibu, membuat sistem imun ibu membentuk kekebalan (antibodi) terhadap antigen A ataupun antigen B. Kekebalan ini kemudian menyerang darah anak yang memiliki antigen tersebut sehingga sel darah merah pecah dan menjadi bilirubin (indirect). Ini dapat mengakibatkan bayi menjadi kuning.

Padahal dalam kondisi normal saja, bayi memiliki potensi peningkatan bilirubin yang lebih tinggi ketimbang orang dewasa karena sifat sel darah merah bayi lebih mudah pecah. Namun biasanya, tubuh bayi akan berusaha menstabilkan kadar bilirubin dengan mekanisme konjugasi oleh hati. Yaitu, upaya mengubah menjadi bilirubin indirect menjadi bilirubin direct yang lebih larut air dan mudah dikeluarkan alias mengubah bilirubin menjadi cairan empedu serta dikeluarkan melalui pencernaan dan memberi warna pada feses. Umumnya, setelah lewat usia 10 hari, kuning pada bayi akan hilang seiring kualitas dinding sel darah merah yang semakin baik dan fungsi hati yang optimal mengkonjugasi bilirubin. untuk lebih lengkapnya bunda bisa membuka link dibawah ini:

nova-dua.gramediamajalah.com/Nova/Kesehatan/Anak/Buah-Hati-Kuning-Karena-Tak-Cocok-Golongan-Darah-1

www.tabloidnova.com/Nova/Kesehatan/Anak/Buah-Hati-Kuning-Karena-Tidak-Cocok-Golongan-Darah-2

ibuprita.suatuhari.com/waspadai-jika-bayi-kuning/

Untuk bunda-bunda semua yang mempunyai golongan darah O dan suami bergolongan darah A atau B, sebaiknya dikonsultasikan mulai dari skrg untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. sekedar share aja ya bunda, semoga sedikit menambah pengetahuan. tapi bunda tidak usah kawatir, karena kasus ini sangat langka terjadi. Tapi ada baiknya juga kita tahu lebih dini..


happy pregnant^^
   
18-03-2011 12:42:43 Obat batuk & pilek untuk bayi
Jumlah Posts : 3
Jumlah di-Like : belum ada like

ikutan nimbrung bunda...

beberapa waktu lalu aku sempat cari-cari info. emang batuk pilek pada anak adalah hal yang biasa aja dan gak butuh antibiotic. yang perlu diwaspadai adalah adanya komplikasi dalam batuk itu. berikut ini ada sedikit info yang aku potong dari situs kesehatan moga bisa nambah referensi kita.

Batuk adalah salah satu keluhan yang sering diungkapkan pasien kepada dokter. Batuk sebenarnya adalah suatu cara yang penting bagi tubuh kita untuk membersihkan tenggorokan dan saluran pernafasan kita. Tetapi batuk yang berlebihan dapat berarti bahwa kita mempunyai suatu gangguan atau penyakit.

Batuk ada yang kering, ada pula yang produktif. Batuk produktif adalah batuk yang berdahak. Dahak disebut juga sputum atau reak.

Batuk dapat akut atau kronik.
Ø Batuk akut biasanya timbul mendadak. Seringkali disebabkan oleh masuk angin, influenza, atau infeksi sinus (sinusitis). Batuk akut biasanya hilang setelah 2 sampai 3 minggu.
Ø Batuk kronik biasanya berlangsung lebih dari 2 sampai 3 minggu.

Penyebab Umum
Disamping infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) seperti influenza, penyebab batuk yang paling sering adalah:
Ø Alergi dan asthma
Ø Infeksi paru-paru seperti pneumonia atau bronkitis akut.
Ø Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau bronkitis kronik, ephysema
Ø Sinusitis yang menyebabkan postnasal drip.
Ø Penyakit paru seperti bronkiektasis, tumor paru.
Ø Gastroesophageal reflux disease (GERD) ini artinya cairan lambung balik ke tenggorokan, orangnya suka bertahak asam atau pahit.
Ø Merokok
Ø Terpapar asap rokok (perokok pasif)
Ø Terpapar polutan udara
Ø Obat darah tinggi golongan ACE Inhibi



Perawatan Rumah
Beberapa tips untuk mengurangi batuk:
Ø Permen obat batuk atau permen pedas dapat menolong pada batuk yang kering dan menggelitik. Tidak boleh diberikan pada anak-anak berusia dibawah 3 tahun karena dapat tersedak menyumbat jalan nafas.
Ø Menghirup uap hangat dapat menolong batuk kering dengan cara meningkatkan kelembaban di udara.
Ø Minum lebih banyak cairan dapat mengencerkan dahak di tenggorokan sehingga mudah dibatukkan keluar.


Beberapa obat batuk yang dapat dibeli tanpa resep dokter antara lain yang mengandung:
Ø Guaifenesin (Cohistan Expectorant, Probat, Bisolvon Extra, Actifed Expectorant, dll). Yang harus diingat adalah jika minum obat-obatan yang mengandung Guaifenesin adalah harus minum banyak air.
Ø Dekongestan seperti pseudoephedrine (Actifed, Actifed Expectorant, Disudrin, Clarinase, Rhinos SR, Triaminic, dll). Obat-obatan yang mengandung pseudoephedrine ini dapat digunakan untuk menghentikan pilek encer (meler) dan postnasal drip. Tidak boleh digunakan jika ada penyakit darah tinggi atau untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun kecuali atas resep dokter anda.

Meskipun batuk dapat menjadi gejala yang mengganggu, tetapi batuk adalah cara tubuh kita untuk menyembuhkan dirinya. Beberapa pakar akhir-akhir ini menganjurkan tidak menggunakan penahan batuk pada beberapa situasi. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter anda sebelum mencoba penahan batuk yang dijual bebas yang mengandung dextromethorphan (Vicks 44, dll).

Jangan mengharapkan atau meminta dokter untuk meresepkan antibiotika untuk infeksi virus seperti influenza atau masuk angin. Antibiotik tidak bekerja terhadap virus. Antibiotik juga tidak mempercepat penyembuhan batuk yang disebabkan alergi.

Hubungi Dokter Anda Jika
Segera ke gawat darurat jika:
Ø Nafas pendek atau sulit bernafas
Ø Pembengkakan di muka dan kerongkongan disertai kesulitan menelan

Segera ke dokter anda jika:
Ø Batuk sangat hebat yang timbul mendadak.
Ø Batuk disertai bunyi nada tinggi pada saat menarik nafas.
Ø Batuk berdarah.
Ø Demam (yang dapat dapat mengindikasikan adanya suatu infeksi bakteri yang memerlukan antibiotika).
Ø Dahak yang kental, berbau busuk, bewarna kuning kehijauan (mengindikasikan adanya suatu infeksi bakteri).
Ø Terpapar dengan seorang penderita TBC.
Ø Penurunan berat badan yang tidak diharapkan atau keringat malam (mengindikasikan terkena TBC).
Ø Batuk lebih dari 10 – 14 hari.
Ø Batuk pada bayi berusia kurang dari 3 bulan.

Apa yang akan dilakukan dokter anda?
Pada keadaan darurat pasien akan diobati pertama-tama untuk menstabilkan kondisinya. Setelah kondisi stabil, maka dokter anda akan menanyakan hal-hal mengenai batuk anda. Pertanyaan-pertanyaan yang mungkin diajukan oleh dokter anda:
Ø Apakah batuk berdarah (berapa banyak, berapa sering, sudah berapa lama).
Ø Apakah batuk berdahak? Bagaimana dahaknya, apakah kental dan sulit dibatukkan?
Ø Apakah batuknya parah? Apakah batuknya kering?
Ø Apakah suara batuknya seperti gonggongan?
Ø Bagaimana pola batuk? Apakah timbulnya tiba-tiba? Apakah makin tambah parah akhir-akhir ini? Apakah batuk memburuk di malam hari? Apakah batuk mulai pada saat bangun pagi?
Ø Sudah berapa lama batuk?
Ø Apakah batuk memburuk jika berbaring pada satu sisi?
Ø Apakah batuk periodik disertai muntah?
Ø Gejala-gejala lain apa yang menyertai batuk? Adakah sesak nafas, demam?

Kemudian dokter anda akan melakukan pemeriksaan fisik termasuk memeriksa telinga, hidung, tenggorokan dan dada anda.

Mungkin dokter anda akan meminta pemeriksaan tambahan seperti:
Ø Foto rontgen dada.
Ø Analisa dahak (jika batuk berdahak).
Ø Test fungsi paru
Ø Scan paru
Ø Bronkoskopi.

Pencegahan
Ø Jangan merokok dan jangan berada dekat-dekat perokok.
Ø Jika anda memiliki alergi musiman usahakan tetap di dalam ruangan selama alergen udara sedang banyak-banyaknya. Jika memungkinkan, tutuplah jendela dan gunakan AC. Hindari kipas angin yang menarik udara dari luar ruangan. Mandilah dan gantilah baju sesudah berada di luar ruangan.
Ø Jika anda memiliki alergi sepanjang tahun, jangan gunakan bantal dan kasur kapuk, gunakan pembersih udara (air purifier) dan jangan piara hewan peliharaan, dan hindari pencetus lainnya.
   
16-05-2010 20:33:56 anakku kuning.... T_T
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15
dear ibu baru...
kuning yang dialami bayi ibu adalah kuning normal
karena klo penyakit biasanya di akan langsung terdeteksi ketika baru lahir atau
setelah 2 - 3 hari perawatan di RS.
biasanya sih dulu baby ku
ku jemur cuma 15 menit gag sampe sejam gt
trus rajin2 di nenenin...
(*klo gag ada matahari juga ini lebih efektif)
karena klo tdk nanti kerja hatinya jd lebih berat & bilirubin naik.
biasanya hilang seletelah 2 mingguan
usahakan jangan panik
(*walopun dl sempet panik sih...anak pertama soalnya)
diperhatikan terus warna kulit baby, warna mata dan juga lidahnya.

semoga membantu

salam

putri a.k.a zach mom's

   
Jumlah Posts : 7
Jumlah di-Like : belum ada like
Setau saya kalo bayi usia 0-5 bulan itu udh biasa nafasnya bunyi grok² krn memang bayi blm bisa mengatur jalannya air liur, sering² kena matahari pagi aja sambil ditengkurapkan sambil dipuk² punggungnya pelan²,nanti kalo udh 6 bln keatas biasanya hilang sendiri kok grok²nya,anak saya jg alergi.
   
20-07-2016 17:34:18 Bayi kuning
Jumlah Posts : 58
Jumlah di-Like : belum ada like
dlu jg ankq bgtu bund
kuning smpe umur 21 hri
skitar umur 14 bwa k drspa katanya klo bln dpn ttap gt hrus dbwa cek drah tp stiap hri saya jemur d sinar matahari n mimik asinya knceng alhamdulillah hilang kuningnya. skrg dh 6 blan n bb jg dh hmpir 11 kg
   
10-02-2016 16:01:50 bayi kuning
Jumlah Posts : 66
Jumlah di-Like : belum ada like
Ada bayi kuning fisiologis, ada pula bayi kuning patologisPenyebab tingginya kadar bilirubin pada bayi dapat dikelompokkan menjadi dua yakni fisiologis dan patologis. Penyebab kuning fisiologis adalah belum sempurnanya fungsi hati dalam mengolah bilirubin. Kuning fisiologis ini umumnya akan sembuh sendiri seiring dengan semakin sempurnanya fungsi hati. Sedangkan kuning patologis, salah satu penyebabnya adalah ketidaksesuaian golongan darah ibu dan anak. Yang paling sering terjadi bila ibu bergolongan darah O sedangkan bayinya A atau B. Demikian pula dengan perbedaan rhesus antara ibu dan anak; si ibu memiliki rhesus positif sedangkan bayinya negatif. Terjadinya infeksi atau sepsis dan hepatitis juga merupakan pemicu tingginya kadar bilirubin. Khusus kuning patologis perlu dilakukan pemantauan karenaumumnya kadar bilirubin mengalami peningkatan sampai hari ke-14 dan tidak akan turun dengan sendirinya. Biasanya juga diiringi gejala lain seperti demam dan berat badan bayi yang tidak mengalami peningkatan.
   
10-02-2016 15:50:43 bayi kuning
Jumlah Posts : 66
Jumlah di-Like : belum ada like
bun .. kalo tinggal di alis sm idung kayanya kadar bilirubin nya tinggal sedikit .. kemungkinan nanti bs hilang dan sembuh .. sepulang dri Rs kadar bilirubin dd saya msh 10 mg yg mana dlm mata , bawah mata , alis tangan dan area dada ny aj msh kuning. apalgi bunda cmn idung dan alis aja .. ketika saya di RS ad yg pernah ngalamin bayi kuning smpe 3 bulan malah . tp rajin aja di jemur sm byk menyusu. . ada jg mom yg cerita k saya sm DSA nya di resepkan Sangobion baby dan seminggu kemudian baby nya sembuh .. kl mnurut saya bunda ai sagita pemakaian lampu belajar memang bs sedikit membantu krn menyebab kan baby kepanasan hingga banyak minum dan dikeluarkan lewat feses . dlu baby saya wktu di sinar dia kepanasan hingga minum nya sering banget. . yg penting Asi nya sering agar bs d keluarkan lewat feses ..