SITE STATUS
Jumlah Member :
492.734 member
user online :
1526 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: akibat makan obat pramek kebanyakan dan

New Topic :  
27-02-2014 09:38:55 Easiyo Yogurt Maker
Jumlah Posts : 8
Jumlah di-Like : belum ada like

EASIYO YOGURT POWDER

Easiyo yogurt mengandung bahan-bahan alami yang dibuat dari susu bubuk NEW ZEALAND berkualitas terbaik di dunia, untuk memastikan anda mendapatkan yogurt yg sempurna setiap saat.
kultur yang hidup dan aktif dikombinasikan dalam proporsi unik untuk memberikan konsistensi dan cita rasa dari Easiyo Yogurt yang sempurna dan menggugah selera
dan memastikan:
~ bebas kontaminasi selama prosses inkubasi
~ komposisi tepat
~ semua kultur tetap hidup di dalam yogurt

Terdapat hampir 1 Triliun Bakteri Baik (L.acidophilus, L.salivarus, L.casei, L.thermophilus) yg terdapat dalam 1 jar Easiyo Yogurt yg baru dibuat!! 

Easiyo yogurt segar mengandung 4 macam Lactic Bacteria Cultures yg bermanfaat bagi kesehatan.

Fungsi easiyo yogurt bagi tubuh :
- Menurunkan kolesterol
- Rendah kalori
- Kadar protein tinggi
- Mengandung vitamin dan mineral
- Sumber kalsium yg penting
- Mudah dicerna dan membantu sistem pencernaan
- mengurangi efek samping pada penggunaan antibiotik
- Mengatasi Sembelit pada anak dan ibu hamil

Siapa yang harus mengkonsumsi Easiyo Yogurt setiap hari?
~ siapapun yang peduli dengan pencernaan
~ atlet dan olahragawan
~ mereka yang membutuhhkan daya tahan tubuh yang lbh kuat
~ mereka yang kekurangan makan dan pencernaan yg buruk
~ mereka yang membutuhkan asupan tambahan kalsium dan protein
~ mereka yang ingin mengontrol kadar koleterol atau lemak
~ mereka yang memiliki alergi terhadap laktosa
~ yang sedang mengkonsumsi antibiotik atau masa penyembuhan
~ ibu hamil atau menyusui
~ makanan pertama bayi yang mudah di cerna
~ anak-anak yang aktif dan sedang masa pertumbuhan
~ orang tua yang mengalami kesulitan menyerap nutrisi

Dapatkan Manfaat Menakjubkan!!!

Perawatan Wajah:Easiyo Yogurt dapat digunakan sebagai produk perawatan kulit karena sepenuhnya terbuat dari bahan alami. Cleanser: Utk menghilangkan riasan wajah, bubuhkan Easiyo Yogurt di wajah dan leher, pijat perlahan, lalu bersihkan dgn kain lembab atau kapas wajah. Toner: Bubuhkan dgn tebal Easiyo Yogurt pada wajah dan leher, lalu bersihkan dgn kain lembab atau kapas wajah.

Gigi: Easiyo Yogurt membantu menjaga lapisan email agar tidak terjadi kerusakan pada gigi.

Jantung & Kolesterol: Easiyo Yogurt membantu penguraian kolestrol dalam pencernaan sehingga menurunkan resiko gangguan jantung.

Tulang: Easiyo Yogurt memenuhi 47.5% kebutuhan kalsium harian agar terhindar dari osteoporosis dan baik bagi pertumbuhan tulang anak-anak.

Empedu: Easiyo Yogurt membantu cairan empedu dalam penguraian lemak.

Lambung: Easiyo Yogurt membantu membunuh kuman h.pulori yg menyebabkan tukak lambung dan membantu menghilangkan bau nafas yg tidak sedap.

Gangguan Pencernaan: Easiyo Yogurt membantu problem pencernaan seperti sambelit atau susah buang air besar, intoleransi laktosa serta diare. Menjaga keseimbangan bakteri baik di usus yg bisa berkurang akibat konsumsi obat-obatan, antibiotika, dan banyak makan. Menurunkan peradangan dan resiko kanker kolon (usus besar).

Diet: Easiyo Yogurt adalah makanan sempurna, karena rendah kalori, rendah lemak, tidak meningkatkan gula darah dan memberikan rasa kenyang yg bertahan lama.

Reproduksi Wanita: Easiyo Yogurt menurunkan resiko infeksi candida pada vagina dgn cara menjaga kestabilan pH (keasaman).

Suatu studi mengungkap bahwa konsumsi 2 takaran yogurt (200gr) setiap hari selama 3 bulan meningkatkan sistem imunitas dan pertahanan tubuh terhadap kanker.

Easiyo Yogurt tidak ngandung bahan pengawet, artificial dan gelatine. ngandung Probiotic tinggi, vegetarian dan bersertifikasi halal.

Pabrik Easiyo beroperasi dalam lingkungan udara yg terfilter bersih dan terjaga kelembaban dan suhunya. Pabrik Easiyo telah didaftarkan dan diaudit oleh MAF (Kementerian Agrikultural dan perikanan di New Zealand) sebagai bukti bahwa Pabrik Easiyo beroperasi sesuai dgn peraturan industri susu yg berlaku.

Penghargaan yg telah diterima Easiyo:

- Westpac Supreme Business Excellence Award 2010.

- Natural Products NZ Exporter Of The Year 2010.

- QBE Exporter Of The Year 2011.

- New Zealand Business Award Finalist 2012.

Made in New Zealand

www.feliceeholics.com

08126588777 / Pin BB 74E217A8

   


Jumlah Posts : 1
Jumlah di-Like : belum ada like
ini dia....SOLUSI PALING AMAN UNTUK IBU MENYUSUI....

pasti suka dilema deh...gimana caranya mau cepetan langsing setelah melahirkan...karena mikirin si baby,,,alih2 alesan masih menyusui..makan jd ga kontrol...akibatnya berat badan teruuuus aja naik..

KINI....ada SOLUSI AJAIB,,,sudah tau dong KEHEBATAN KLOROFIL...yup..bagus banget buat kita nih para IBU MENYUSUI....tapppi..KLOROFIL yg ini BEDA!karena PERTAMA DIINDONESIA dalam bentuk SACHET,,,lalu rasanya GA TAWAR karena ditambah dgn rasa MINT..jadi SEGER BANGET....

SOOO....TUNGGU APALAGI!!

segera MELUNCUR ke
www.TokoCaca.com
 untuk CEKIDOT PRODUK AJAIB ini ya...
atau CONTACT PERSON:

SMS ONLY TO 0813 2046 0075

PIN BB 26943AA4


Chlorophyll Mint Powder...SOLUSI JITU LANGSING SETELAH MELAHIRKAN dan PALING AMAN UNTUK IBU MENYUSUI karena SEKALIGUS MENAMBAH ASI!!

- Sudah coba bermacam2 pil diet namun hasil kurang memuaskan, malah kuatir dgn efek sampingnya???
*Ayooo segera beralih ke CMP, bekerja melangsingkan tubuhmu dgn cara detoksifikasi yg alami, shg bukan sekedar langsing yg anda dapatkan namun manfaat kesehatan yg lebih besar akan anda rasakan.

- Sudah memakai pakaian pelangsing/cream pelangsing/minyak pelangsing , namun masih belum berhasil mencapai BB impiani.
*CMP, bisa banget membantu pencapaian hasil penurunan BB spt yg anda harapkan dgn lbh cepat.

- Tidak mengalami kelebihan BB, namun gangguan kesehatan akibat kurangnya konsumsi serat (sayuran/buah) spt sembelit, wasir, anemia, kolesterol, dll sering mengganggu.
* CMP bekerja membersihkan racun dlm tubuh, sbg anti oksidan, menetralisir keasaman tubuh, meningkatkan sisitem kekebalan tubuh, dll.

***Chlorophyll Mint Powder .. the great mystery of life***

Khlorofil dipercaya merupakan mukjizat kehidupan di planet bumi, karena tanpa klorofil mustahil berkembang kehidupan tingkat tinggi. Klorofil adalah zat hijau daun yang menyimpan energi matahari saat terjadinya proses fotosintesis. Secara kimia, klorofil memiliki struktur yang serupa dengan sel darah merah manusia.

"Sebaiknya anda Kurangi koleksi obat anda karena kebanyakan obat kimia itu racun!"

=====================================================

MANFAAT & CARA KERJA CMP:

1. Membersihkan racun & sampah dalam tubuh (detoks).
Sifat ekor molekul klorofil yang bersifat lipophilic (suka lemak) cepat menembus sel tubuh, mengikat dan mengangkat lemak jenuh serta senyawa hidrokarbon berbahaya seperti obat-obatan yang tertimbun dalam tubuh, pengawet & penyedap rasa makanan, nikotin, narkotika juga logam berat dari air minum dan asap kendaraan bermotor. Klorofil membantu kerja hati membongkar sintesis kimia sehingga kerja hati tidak terlalu berat.

2. Sebagai “deterjen pencuci” bagian dalam tubuh manusia
Ekor molekul klorofil seperti sikat, membersihkan kolesterol yang mengkristal di peredaran darah seperti sabun membersihkan lemak & kotoran di tangan kita juga membersihkan lender di saluran pernapasan dan zat asam di persendian

3. Regenerasi sel dan Jaringan
Penelitian dibawah mikroskop, sel darah penderita Malaria/DBD yang rusak (berbentuk keriput) setelah ditetesi klorofil dalam hitungan detik sehat kembali dan berubah ke bentuk aslinya. Klorofil mempercepat perbaikan sel dan jaringan.

4. Penyeimbang (Regulator) Asam, Tekanan dan Gula Darah
Pola makan sehat adalah mengkonsumsi 80% makanan bersifat basa dan 20% asam. Namun gaya hidup kita lebih banyak konsumsi makanan jenis asam seperti daging, nasi, goreng-gorengan, obat-obatan dll. Sehingga banyak gangguan penyakit karena kadar asam tinggi seperti asam urat, mag, lembahnya kardiovaskular, gangguan ginjal, keropos tulang dll. Klorofil adalah penetralisir asam karena sifatnya yang basa kuat.

5. Menguatkan Sistem Peredaran Darah, Reproduksi, Pencernaan & Pernapasan
Sebagai contoh, klorofil mengatasi masalah system pencernaan mulai dari mulut (sariawan), tenggorokan (radang), sampai ambeien.

6. Penyuplai Energi
Energi terbentuk dari sel darah merah yang membawa lebih banyak oksigen. Klorofil adalah pembuat sel darah merah tercepat sehingga suplai oksigen meningkat dengan signifikan.

7. Antioksidan Kuat
Percobaan membuktikan kerusakan DNA akibat aflatoksin (senyawa karsinogen) berkurang 50% dengan konsumsi klorofil 300mg per hari.

Anti Radang
Klorofil mengatasi peradangan akibat kuman, menutupi luka dan menjadi lapisan pelindung daerah yg mengalami radang.

8. Sistem Kekebalan Tubuh
Sifat Virus hanya menyerang sel yang rusak. Untuk masuk pertahanan sel, virus cukup masuk ke dalam DNA dan membunuh dari dalam. Sel tubuh yang rusak akan menyerah karena lemah. Klorofil meningkatkan kekebalan dengan memperbaiki kondisi sel.

=====================================================

CMP Sangat Baik Dikonsumsi untuk membantu penyembuhan :
1. Anemia
2. Alergi
3. Badan lesu
4. Diabetes, Darah Tinggi/rendah
5. Epilepsi
6. Gangguan saluran kemih
7. Gangguan Kelenjar/Hormon
8. Ginjal, batu empedu
9. Hepatitis dan gangguan lever
10. Jantung
11. Kolesterol dan Asam Urat
12. Kegemukan
13. Luka baru dan luka lama
14. Maag, sembelit, perut kembung
15. Mimisan, infeksi
16. Nyeri sendi
17. Nyeri haid, haid tidak teratur
18. Prostat
19. Radang tenggorokan, asma, bronchitis
20. Sariawan, bau mulut, Bau badan
21. Stroke.
22. Tumor dan kanker
23. Wasir.
24. DBD.
25. Sebagai obat luar :
- Luka baru /lama yg sukar sembuh
- Sariawan
- Jerawat (bisa dijadikan Masker)

=====================================================

Cara Pemakaian CMP untuk Melangsingkan (DIETOX):
Hari ke 1-3 minum 3 x 2 sachet sehari (2 sachet dilarutkan dalam air 600ml),
Hari ke-4 dan seterusnya: 3 x 1 sachet sehari (1 sachet dilarutkan dalam air 300ml)
Lebih segar disajikan dengan AIR DINGIN!

CARA MINUM CMP UTK TERAPI PENYAKIT:
Cara Minum CMP untuk menjalani terapi penyakit sebenarnya perlu di diskusikan dahulu dengan dokter pribadi yang menangani Anda, karena setiap dokter akan memiliki pengobatan yang tidak serupa sama dari segi takaran obat ataupun merek obat yang diberikan, tapi untuk beberapa penyakit ringan – menengah bisa saja tanpa perlu diskusi dengan dokter. Berikut akan saya coba berikan terapi beberapa penyakit dengan cara minum cmp.

* Ambeien/wasir
Cara minum CMP nya, cukup di minum sehari 2x pagi dan malam hari, meminum nya boleh setelah atau sebelum makan, 1 sachet pada 1 gelas (300ml) air sejuk atau dingin. Di minum setiap hari selama seminggu, setelah satu minggu berlalu tetap lah meminum CMP setiap hari 1x 1 sachet agar tubuh tetap sehat dan fit dalam beraktifitas.

* Cara minum CMP untuk penyakit yang lain hampir serupa dengan cara untuk penyakit ambeien, beda nya, minum cmp setelah makan obat dari dokter bila ada obat dari dokter.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
CARA MINUM CMP UTK DIET SEHAT:
Cara minum CMP untuk diet, lebih mudah dan simpel, karena yang terpenting adalah kegigihan anda dalam menjaga pola makan dan keteraturan meminum CMP nya, diet sehat dengan cara minum CMP ini sudah terbukti berkhasiat, aman dan tanpa efek samping.

* Diet Sehat Metode 1 (cepat)
Hari ke 1-3 minum 3 x 2 sachet sehari (2 sachet dilarutkan dalam air 600ml),
Hari ke-4 dan seterusnya: 3 x 1 sachet sehari (1 sachet dilarutkan dalam air 300ml)
Lebih segar disajikan dengan AIR DINGIN!

* Diet Sehat Metode 2 (sedang)
Hari ke 1-5 minum 3 x 1 sachet sehari (2 sachet dilarutkan dalam air 300ml),
Hari ke-6 dan seterusnya: 3 x 1 sachet sehari (1 sachet dilarutkan dalam air 300ml)
Lebih segar disajikan dengan AIR DINGIN!

Untuk menjaga & meningkatkan kesehatan, cukup konsumsi 2 sachet perhari.

CMP merupakan produk 100% herbal alami sehingga tidak menyebabkan efek negatif.

POM IRT Dinkes: 613317402216

PENTING!
• Konsisten dengan 3 hari/5 hari masa detoks untuk pembuangan lemak, racun, sampah dari tubuh, sekaligus memperbaiki pencernaan & metabolisme tubuh
• Diminum 30-60 menit sebelum makan
• Gunakan air dingin/es, JANGAN AIR PANAS!
• Kurangi makanan berlemak, berkabohidrat tinggi/makanan tidak sehat
• Jangan makan berat diatas jam 7 malam (boleh konsumsi buah/sayur)
• Usahakan banyak minum air minimal 8 gelas/hari

=====================================================

REAKSI SELAMA PROSES DIET/PENGOBATAN:

Buang air kecil lebih sering & buang air besar lebih banyak dan berwarna lebih gelap (sementara)

(hal itu sangat baik berarti Proses Diet sehat /pengobatan ini berhasil karena perasa, pengawet makanan, pestisida, narkotika, nikotin, logam berat, kolestrol, lemak jenuh, dan lain lain yang tidak baik bagi tubuh di buang bersama kotoran)

NOTE: CMP Cocok untuk semua usia, terutama yang kurang konsumsi sayuran, anak, remaja, dewasa, tua, ibu menyusui, orang sakit,dll.

=====================================================

HARGA PROMO Rp 120.000,-/box (30 sct)
DISCOUNT dari 150.000/box
   
12-05-2010 08:52:06 perut di garuk boleh ga sich?
Jumlah Posts : 2
Jumlah di-Like : belum ada like

Kehamilan ibarat sebuah keajaiban. Di dalam perut seorang ibu tumbuh janin. Hampir dipastikan kehamilan ini kerap dibarengi kerewelan karena muncul berbagai gangguan. Apa saja?

Saat Anda berbadan dua memang bukan cuma membawa perubahan suasana hati, tapi juga mengakibatkan munculnya beberapa “penyakit”. Kendati begitu, calon ibu tak perlu mengkhawatirkannya. Karena biasanya tidak berbahaya. Kecuali pada beberapa kasus patut dicurigai jika “penyakit” ini berlanjut makin parah.

Nah, apa saja gangguan tersebut? Ikuti pemaparan di bawah ini:

* Perubahan Pembuluh Darah.

Akan tampak garis biru yang samar-samar di bawah kulit, pada payudara, dan perut. Itu adalah kondisi normal saat hamil. Jaringan pembuluh darah mengembang untuk membawa darah lebih banyak bagi kehamilan.

Tak perlu dikhawatirkan karena umumnya akan menghilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

* Varises.

Pembuluh darah balik (vena) yang normal dan sehat membawa darah kembali ke jantung dari anggota tubuh. Karena harus bekerja melawan gaya berat, maka pembuluh vena dirancang untuk memiliki serangkaian katup yang mencegah membaliknya aliran darah. Bila katup ini hilang, darah cenderung berkumpul pada vena di mana tarikan gaya beratnya besar (seperti kaki, anus/vulva).

Masalah ini lebih sering terjadi pada wanita yang kegemukan daripada pria, dan sering muncul pertama kali saat hamil. Lantaran bertambahnya tekanan pada vena kaki, volume darah yang bertambah, terjadinya relaksasi otot-otot pada pembuluh darah yang disebabkan oleh hormon kehamilan.

Varises pada kehamilan dapat dicegah, antara lain dengan menghindari: kenaikan berat badan berlebih, duduk terlalu lama, mengangkat barang berat, mengejan terlalu kuat saat buang air besar, menggunakan pakaian ketat, merokok, dan sebagainya.

Penghilangan varises lewat pembedahan tak dianjurkan saat hamil. Toh, kebanyakan varises ini akan menghilang sendirinya setelah melahirkan. Biasanya saat berat badan kembali normal.

“Yang dikhawatirkan jika varises terdapat pada jalan lahir. Karena akan mengganggu proses persalinan. Mungkin bisa terjadi perdarahan,” ujar dr. Nanang.

* Guratan pada Perut.

Gurat-gurat di atas perut diakibatkan oleh meregangnya kulit. Biasanya karena pertambahan berat badan yang terlalu banyak/cepat.

Gurat-gurat ini memang sulit untuk dihilangkan, tapi tak perlu berkecil hati. Anggap saja itu sebagai hadiah dan bagian dari kesempurnaan Anda sebagai wanita yang telah melahirkan.

Perlu para ibu ketahui, perut hamil memang perut yang gatal dan akan bertambah gatal seiring bertambahnya usia kehamilan. Ini disebabkan perut ibu membesar sehingga kulit perut meregang. Akibatnya kulit menjadi kering.

Kendati terasa gatal, hindari untuk menggaruk. Cukup olesi dengan cairan pelembab kulit. Memang tak akan menghilangkan sama sekali rasa gatal. Paling tidak, bisa mengurangi keadaan tersebut.

* Perut Terasa Panas.

Pada awal kehamilan, tubuh akan memproduksi sejumlah progesteron dan estrogen yang cenderung melemaskan semua jaringan otot halus di seluruh tubuh, termasuk saluran pencernaan. Akibatnya kadang-kadang makanan berjalan lambat di dalam sistem pencernaan, sehingga perut terasa kembung dan panas.

Rasa panas di perut akibat melemasnya cincin otot yang memisahkan kerongkongan dengan lambung. Akibatnya, makanan dan cairan yang keras serta asam dapat masuk ke kerongkongan dari lambung. Asam lambung ini merangsang dinding kerongkongan yang peka sehingga menyebabkan rasa panas. Untuk menghindarinya usahakan makan sedikit-sedikit tapi sering. Hindari posisi membungkuk dengan melekukkan pinggang.

* Mual di Pagi Hari.

Morning sickness atau mual dui pagi hari lumrah terjadi pada kehamilan. Hampir semua ibu hamil mengalaminya. Biasanya terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan. Tetapi kadang ada yang sangat berlebihan, mual sepanjang 9 bulan (hiperemesis gravidarum). Penyebab mual ini adalah akibat peningkatan kadar hormon estrogen dan HCG (human chorionic gonadotrophine) dalam serum darah ibu.

Tak ada obat yang paling ampuh untuk menghilangkan rasa mual. “Bisa dicegah dengan menghindari makanan atau sumber penyebab mual tersebut,” kata dr. Nanang.

* Tak Suka Susu.

Banyak ibu yang khawatir dengan kondisi janin karena ia tak suka susu. Sebetulnya yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil adalah janin tak perlu susu, melainkan kalsium. Tentunya banyak bahan pengganti susu yang tak kalah kandungan kalsiumnya.

* Sembelit.

Salah satu penyebabnya adalah meningkatnya relaksasi otot-otot saluran pencernaan akibat meningkatnya hormon-hormon kehamilan sehingga sistem pembuangan menjadi lamban. Penyebab lain, tekanan dari rahim yang terus tumbuh kepada usus menghambat kegiatan normal usus.

Anda dapat menghindarinya dengan mengkonsumsi cukup makanan berserat, seperti sayuran dan buah-buahan. Juga jaga agar tubuh tak kekurangan air.

Anda pun harus tetap bergerak aktif. Jangan lantaran hamil, lantas Anda tidur sepanjang hari. Selama dokter tak melarang, Anda bisa tetap beraktivitas. Tambahkan sedikit olahraga seperti jalan pagi.

* Sulit Bernapas.

Kesulitan bernapas biasanya mulai terjadi saat kehamilan memasuki trimester kedua. Rahim yang membesar mendorong diafragma ke atas sehingga paru-paru terdesak dan sulit baginya untuk berkembang penuh.

Peredaran biasanya terjadi setelah janin bergerak ke posisi bagian bawah rongga panggul, menjelang persalinan. Mungkin Anda akan lebih mudah bernapas bila duduk tegak daripada duduk bersandar atau membungkuk.

Jika kesulitan bernapas berlanjut parah, disertai pernapasan yang cepat, ujung jari membiru, terdapat nyeri pada dada dan denyut nadi lebih cepat, mungkin ada masalah. Segera hubungi dokter.

* Anemia.

Karena volume darah meningkat selama kehamilan, maka jumlah zat besi yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah akan meningkat pula secara bertahap.

Untuk mencegah anemia kekurangan zat besi, ibu hamil dianjurkan makan makanan yang kaya zat besi. Biasanya dokter akan memberi resep tambahan zat besi.

Bila kekurangan zat besinya ringan, mungkin tak terdapat gejala-gejala. Tapi ketika sel darah merah pembawa oksigen makin bertambah kurang, ibu akan menunjukkan gejala pucat, letih, lemah, berdebar, sesak napas, dan pingsan.

* Mimisan.

Tersumbatnya yang disertai mimisan mungkin terjadi karena kadar estrogen dan progesteron yang tinggi beredar pada tubuh, sehingga menyebabkan banyaknya aliran darah pada membran mukosa dari hidung. Akibatnya menjadi lunak dan membengkak, mirip seperti leher rahim yang akan menyiapkan kelahiran.

Untuk menghentikan mimisan, lebih baik duduk atau berdiri sedikit miring ke depan daripada berbaring atau bersandar ke belakang. Tekan kedua lubang hidung bersamaan dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Tahan selama 5-10 menit. Ulangi beberapa kali sampai pendarahan berhenti.

* Pengeluaran Cairan dari Vagina.

Tak berbeda seperti saat Anda akan mengalami menstruasi, vagina akan sedikit mengeluarkan cairan. Normalnya berwarna putih susu, encer, dan berbau sedikit. Umumnya jumlahnya akan bertambah seiring bertambahnya usia kehamilan.

Anda bisa menggunakan pembalut untuk memberi rasa nyaman. Tapi jangan menggunakan tampon. Atau seringlah mengganti celana dalam Anda dengan menggunakan bahan katun.

* Mengompol.

Pada trimester terakhir, beberapa ibu hamil mengompol. Biasanya ketika batuk, tertawa terlalu keras, atau bersin. Mengompol ini terjadi karena tekanan dari rahim yang terus membesar terhadap kantung kemih.

Biasanya akan pulih dengan sendirinya setelah melahirkan. Beberapa latihan yang bertujuan untuk menguatkan otot-otot panggul, juga bisa mengatasi kondisi ini.

* Keletihan.

Jangan merasa diri sebagai wanita super, karena keletihan lumrah terjadi selama kehamilan. Apalagi pada trimester ketiga. Beban kandungan yang makin berat, ditambah mungkin ibu hamil kurang tidur. Rasa khawatir akan persalinan pun membuat calon ibu merasa sangat letih. Karena itu perbanyak istirahat dan makan cukup.

Calon ibu perlu mewaspadai keletihan ini jika terjadi sangat berlebihan. Misalnya, Anda sudah merasa cukup rileks, tak bekerja terlalu berat, tapi keletihan tetap terjadi. Konsultasikan dengan dokter. “Saat konsultasi, calon ibu diharapkan bisa menceritakan semua keluhan yang ada. Sehingga dokter bisa segera memberi penanganan jika diperlukan,” nasehat dr. Nanang.

* Kesemutan.

Ada ibu hamil yang merasa kesemutan di daerah telapak tangan dan kakinya. Kesemutan yang menyerang ibi hamil mungkin disebabkan: kekurangan vitamin B, gangguan metabolisme tubuh penekanan ujung-ujung saraf tepi oleh penumpukan cairan di daerah ujung-ujung jari. Bisa juga diakibatkan penekanan rahim yang membesar terhadap kumpulan jaringan saraf di daearh rongga panggul.

Mengubah-ubah posisi biasanya akan mengurangi gejala ini. Kecuali itu perbanyaklah mengkonsumsi sayuran dan vitamin-vitamin khusus untuk sistem saraf. Kondisi ini tak perlu terlalu dikhawatirkan karena tak membahayakan ibu maupun janin. Bila berlanjut terus, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

* Kejang kaki.

Kejang kaki biasanya disebabkan kelebihan fosfor dan kelebihan kalsium dalam darah. Biasanya dokter menyarankan untuk meminum tablet kalsium tanpa fosfor.

Bila ibu hamil mengalami kejang pada betis, luruskan kaki dan lekukkan mata kaki serta jari-jari kaki ke atas ke arah hidung Anda. Lakukan beberapa kali menjelang tidur. Atau bisa juga berdiri di atas permukaan yang dingin.

* Kulit Kehitaman

Ada beberapa ibu hamil yang mengalami perubahan kulit menjadi kehitaman di tubuhnya, misalnya di bagian leher, ketiak, atau perut. Perubahan tersebut disebabkan oleh peningkatan hormon MSH (melanophore stimulating hormone). Perubahan kulit tersebut sulit dihilangkan selama kehamilan. Tetapi akan berangsur-angsur hilang setelah melahirkan.

Ibu tak perlu mengkhawatirkan keadaan ini. Apalagi jika melihat ibu hamil lain tidak mengalaminya. Memang tidak semua mengalami hal yang sama. Bahkan, pada kehamilan pertama dan kedua pun kerap terjadi perbedaan.

* Masalah Gigi

Gangguan keseimbangan hormon saat hamil bisa mengakibatkan pembengkakan pada gusi. Bila kondisi ini terus berlanjut dan parah, tentu akan sangat mengganggu fungsi pengunyahan (gigi berlubang atau goyang). Gangguan ini tidak terjadi sendirinya, tetapi disebabkan ibu hamil malas merawat gigi dan kebersihan mulutnya.

Tentu saja ibu tidak boleh membiarkan keadaan ini sampai berlanjut. Jagalah kebersihan dan kesehatan mulut dan gigi secara benar. Yang perlu diingat penggunaan obat-obatan pereda sakit gigi yang tidak terkontrol dan terus menerus dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan janin. Karena itu setiap obat yang akan ibu konsumsi, harus sepengetahuan dokter

semoga informasi ini dapat membantu menambah pengetahuan para bunda semua


   


25-08-2015 09:49:57 hb rendah
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stress). Di masa-masa ini pula, wanita hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal.

Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada masa kehamilan. Penyakit terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Anemia ini secara sederhana dapat kita artikan dengan kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya.

Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III. Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar normal Hb adalah 12-16 g/dL

Ibu Hamil Rentan Anemia.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   
03-07-2015 21:09:09 hb 8,5
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stress). Di masa-masa ini pula, wanita hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal.

Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada masa kehamilan. Penyakit terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Anemia ini secara sederhana dapat kita artikan dengan kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya.

Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III. Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar normal Hb adalah 12-16 g/dL

Ibu Hamil Rentan Anemia.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   


Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   
01-06-2015 18:13:09 hb kurang
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Masa kehamilan merupakan masa dimana tubuh sangat membutuhkan asupan makan yang maksimal baik untuk jasmani maupun rohani (selalu rileks dan tidak stress). Di masa-masa ini pula, wanita hamil sangat rentan terhadap menurunnya kemampuan tubuh untuk bekerja secara maksimal.

Wanita hamil biasanya sering mengeluh, sering letih, kepala pusing, sesak nafas, wajah pucat dan berbagai macam keluhan lainnya. Semua keluhan tersebut merupakan indikasi bahwa wanita hamil tersebut sedang menderita anemia pada masa kehamilan. Penyakit terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa mengandung. Anemia ini secara sederhana dapat kita artikan dengan kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya.

Anemia dalam kehamilan ialah suatu kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr % terutama pada trimester I dan trimester ke III. Kadar Hb yang normal untuk wanita hamil trimester akhir minimal 10,5 g/dL. Jika kurang, disebut anemia. Pada wanita tidak hamil, kadar normal Hb adalah 12-16 g/dL

Ibu Hamil Rentan Anemia.

Anemia dalam masa kehamilan merupakan hal yang sering terjadi. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa 35-75% perempuan pada negara berkembang dan 18% perempuan pada negara maju mengalami anemia dalam masa kehamilan.

Anemia dalam kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

1. Anemia akibat perubahan yang normal terjadi dalam kehamilan

2. Anemia akibat adanya hal yang tidak normal.

Mengapa anemia dapat timbul tanpa adanya abnormalitas selama masa kehamilan? Karena selama kehamilan, jumlah plasma ibu meningkat sampai 50% (sekitar 1000 cc). Jumlah sel darah juga meningkat, tapi hanya 25% dan baru timbul pada kehamilan akhir. Hal inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin merosot.

Penyebab anemia yang paling sering pada kehamilan selain anemia fisiologis yang telah dijelaskan di atas adalah anemia defisiensi besi. Kekurangan zat gizi yang satu ini merupakan penyebab 75% kasus anemia dalam kehamilan. Angka kejadiannya pada trimester pertama hanya 3-9%, dan meningkat 16-55% pada trimester ketiga. Biasanya anemia jenis ini terjadi pada ibu yang mengalami mual dan muntah yang berlebihan atau memiliki penyakit kronik.

Total simpanan besi tubuh pada perempuan tidak hamil adalah 2,2 g dan jumlah ini meningkat 3,2 g pada ibu hamil. Sekitar 500-600 mg di antaranya digunakan untuk membentuk sel darah merah, dan 300 mg di antaranya digunakan oleh janin.

Pada ibu hamil dengan simpanan zat besi yang cukup, kebutuhan zat besi harian adalah 27 mg per hari. Berbeda dengan ibu yang tidak hamil, yaitu hanya membutuhkan 18 mg per hari. Kebutuhan yang tinggi ini berusaha dicapai oleh tubuh dengan cara meningkatkan kapasitas penyerapan besi di usus. Selama kehamilan, usus dapat menyerap besi 40% lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil sangat sulit mengejar kebutuhan besi melalui asupan makanan saja, terutama setelah memasuki paruh akhir kehamilan. Bahkan perempuan yang sehat pun seringkali tidak memiliki simpanan besi yang cukup untuk menunjang kebutuhan selama kehamilan.

Anemia akibat defisiensi besi perlu dibedakan dengan anemia akibat perubahan fisiologis. Caranya adalah dengan memeriksakan kadar simpanan besi yaitu ferritin dan kadar besi dalam darah yaitu serum iron. Kadar serum iron dan ferritin yang rendah jelas menggambarkan keadaan defisiensi besi. Namun terkadang, defisiensi besi belum sampai menyebabkan simpanan besi tubuh berkurang sehingga yang terlihat dalam pemeriksaan adalah kadar serum iron yang turun. Jika pasien minum suplementasi besi beberapa hari sebelum pemeriksaan pun, kadar serum iron dapat terlihat normal. Oleh karena itu, diskusikanlah hasil pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan interpretasi yang benar.

Untuk mencegah keadaan defisiensi besi selama kehamilan, WHO merekomendasikan suplementasi besi 60 mg/hari yang dimulai sesegera mungkin setelah kehamilan diketahui dan diberikan sepanjang masa kehamilan. Jadi, mulailah tingkatkan asupan besi Anda dan sertakan suplementasi untuk mencegah kekurangan besi.

PENYEBAB ANEMIA PADA IBU HAMIL 

Anemia pada kehamilan disebabkan :

  • Meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin.
  • Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil
  • Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan
  • Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi.

GEJALA ANEMIA

Gejala yang umum timbul adalah berdebar-debar, pucat, bernafas lebih cepat, cepat lelah, dan sakit kepala, rasa lemah, letih, pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka.

DAMPAK ANEMIA PADA IBU HAMIL

Efek anemia bagi ibu dan janin bervariasi dari ringan sampai berat. Bila kadar hemoglobin lebih rendah dari 6 g/dL, maka dapat timbul komplikasi yang signifikan pada ibu dan janin. Kadar hemoglobin serendah itu tidak dapat mencukupi kebutuhan oksigen janin dan dapat menyebabkan gagal jantung pada ibu. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara anemia ibu pada trimester satu dan dua dengan kelahiran prematur (kurang dari 37 minggu).

Selain itu anemia pada ibu hamil juga menyebabkan hambatan pada pertumbuhan janin baik sel tubuh maupun sel otak, Abortus, lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim, pendarahan post – partum, rentan infeksi, rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g – persen.

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan, meskipun tak disertai pendarahan, kematian bayi dalam kandungan, kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan, dan anemia pada bayi yang dilahirkan.

DIAGNOSA

Diagnosis Anemia pada ibu hamil biasanya ditegaskan dan dapat diketahui melalui pemeriksaan darah atau kadar hemoglobin (Hb)

PENANGANAN

Selain terapi obat penanganannya dapat dilakukan dengan terapi diet. Untuk memenuhi asupan zat besi, tingkatkan konsumsi bahan makanan tinggi zat besi (Fe) misalnya makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Defisiensi besi bukan satu-satunya penyebab anemia, tetapi apabila prevalensi anemia tinggi, defisiensi besi biasanya dianggap sebagai penyebab yang paling dominan. Pertimbangan itu membuat suplementasi tablet besi folat selama ini dianggap sebagai salah satu cara yang sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah anemia.

Anemia dapat diatasi dengan meminum tablet besi atau Tablet Tambah Darah (TTD). Kepada ibu hamil umumnya diberikan sebanyak satu tablet setiap hari berturut-turut selama 90 hari selama masa kehamilan. TTD mengandung 200 mg ferrosulfat, setara dengan 60 miligram besi elemental dan 0.25 mg asam folat. Pada beberapa orang, pemberian preparat besi ini mempunyai efek samping seperti mual, nyeri lambung, muntah, kadang diare, dan sulit buang air besar. Agar tidak terjadi efek samping dianjurkan minum tablet setelah makan pada malam hari.

   
20-12-2013 12:14:44 Jus buat ibu hamil
Jumlah Posts : 178
Jumlah di-Like : belum ada like

Halo, bu. Apa kabar? Baik saja yah. Aku mau berbagi info soal jus nih. Selama hamil, kita perlu asupan bergizi selain untuk ibu, juga untuk si kecil yang masih dalam kandungan. Berikut ini aku kasih tau jus apa saja yang baik untuk ibu hamil

1. Jus Apel
Kandungan dalam apel membantu menurunkan kadar kolesterol yang mengganggu fungsi jantung.Bisa campurkan dengan seledri atau bayam. Kandungan dalam seledri mampu mengatasi gangguan tidur selama hamil. Kandungan dalam bayam mampu mambantu kerja usus.

2. Jus Wortel
Wortel mampu meningkatkan energi jika ibu hamil letih lesu, mengurangi kadar gula darah pada ibu hamil dan mencegah darah tinggi.

3. Jus Alpukat
Kandungan kalori, lemak dan minyak yang tinggi di dalamnya bukan hanya menjadi sumber energi yang dibutuhkan ibu hamil, tapi juga mengurangi kadar kolesterol dan menjaga kelenturan otot-otot sendi.

4. Jus Blewah
Kandungan beta-karoten, pro-vitamin A, magnesium, mangan, seng dan krom pada blewah dapat mengurangi peradangan dan memulihkan luka peradangan jaringan usus. Gula alami dan enzim yang dikandung blewah mempunyai fungsi absorpsi atau penyerapan pada usus akibat makan tergesa-gesa sehingga makanan tak terkunyah dengan baik, terlalu banyak makan makanan yang berbumbu, endapan obat-obatan, dan rasa mual.

5. Jus Delima
Membantu membersihkan mulut dan gigi, serta mencegah infeksi sehingga membantu menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Delima juga mengurangi resiko luka otak pada janin

   
Jumlah Posts : 4
Jumlah di-Like : belum ada like
MANFAAT & CARA KERJA CMP:

1. Membersihkan racun & sampah dalam tubuh (detoks).
Sifat ekor molekul klorofil yang bersifat lipophilic (suka lemak) cepat menembus sel tubuh, mengikat dan mengangkat lemak jenuh serta senyawa hidrokarbon berbahaya seperti obat-obatan yang tertimbun dalam tubuh, pengawet & penyedap rasa makanan, nikotin, narkotika juga logam berat dari air minum dan asap kendaraan bermotor. Klorofil membantu kerja hati membongkar sintesis kimia sehingga kerja hati tidak terlalu berat.

2. Sebagai “deterjen pencuci” bagian dalam tubuh manusia
Ekor molekul klorofil seperti sikat, membersihkan kolesterol yang mengkristal di peredaran darah seperti sabun membersihkan lemak & kotoran di tangan kita juga membersihkan lender di saluran pernapasan dan zat asam di persendian

3. Regenerasi sel dan Jaringan
Penelitian dibawah mikroskop, sel darah penderita Malaria/DBD yang rusak (berbentuk keriput) setelah ditetesi klorofil dalam hitungan detik sehat kembali dan berubah ke bentuk aslinya. Klorofil mempercepat perbaikan sel dan jaringan.

4. Penyeimbang (Regulator) Asam, Tekanan dan Gula Darah
Pola makan sehat adalah mengkonsumsi 80% makanan bersifat basa dan 20% asam. Namun gaya hidup kita lebih banyak konsumsi makanan jenis asam seperti daging, nasi, goreng-gorengan, obat-obatan dll. Sehingga banyak gangguan penyakit karena kadar asam tinggi seperti asam urat, mag, lembahnya kardiovaskular, gangguan ginjal, keropos tulang dll. Klorofil adalah penetralisir asam karena sifatnya yang basa kuat.

5. Menguatkan Sistem Peredaran Darah, Reproduksi, Pencernaan & Pernapasan
Sebagai contoh, klorofil mengatasi masalah system pencernaan mulai dari mulut (sariawan), tenggorokan (radang), sampai ambeien.

6. Penyuplai Energi
Energi terbentuk dari sel darah merah yang membawa lebih banyak oksigen. Klorofil adalah pembuat sel darah merah tercepat sehingga suplai oksigen meningkat dengan signifikan.

7. Antioksidan Kuat
Percobaan membuktikan kerusakan DNA akibat aflatoksin (senyawa karsinogen) berkurang 50% dengan konsumsi klorofil 300mg per hari.

Anti Radang
Klorofil mengatasi peradangan akibat kuman, menutupi luka dan menjadi lapisan pelindung daerah yg mengalami radang.

8. Sistem Kekebalan Tubuh
Sifat Virus hanya menyerang sel yang rusak. Untuk masuk pertahanan sel, virus cukup masuk ke dalam DNA dan membunuh dari dalam. Sel tubuh yang rusak akan menyerah karena lemah. Klorofil meningkatkan kekebalan dengan memperbaiki kondisi sel.

=====================================================

CMP Sangat Baik Dikonsumsi untuk membantu penyembuhan :
1. Anemia
2. Alergi
3. Badan lesu
4. Diabetes, Darah Tinggi/rendah
5. Epilepsi
6. Gangguan saluran kemih
7. Gangguan Kelenjar/Hormon
8. Ginjal, batu empedu
9. Hepatitis dan gangguan lever
10. Jantung
11. Kolesterol dan Asam Urat
12. Kegemukan
13. Luka baru dan luka lama
14. Maag, sembelit, perut kembung
15. Mimisan, infeksi
16. Nyeri sendi
17. Nyeri haid, haid tidak teratur
18. Prostat
19. Radang tenggorokan, asma, bronchitis
20. Sariawan, bau mulut, Bau badan
21. Stroke.
22. Tumor dan kanker
23. Wasir.
24. DBD.
25. Sebagai obat luar :
- Luka baru /lama yg sukar sembuh
- Sariawan
- Jerawat (bisa dijadikan Masker)

=====================================================

Cara Pemakaian CMP untuk Melangsingkan (DIETOX):
Hari ke 1-3 minum 3 x 2 sachet sehari (2 sachet dilarutkan dalam air 600ml),
Hari ke-4 dan seterusnya: 3 x 1 sachet sehari (1 sachet dilarutkan dalam air 300ml)
Lebih segar disajikan dengan AIR DINGIN!

CARA MINUM CMP UTK TERAPI PENYAKIT:
Cara Minum CMP untuk menjalani terapi penyakit sebenarnya perlu di diskusikan dahulu dengan dokter pribadi yang menangani Anda, karena setiap dokter akan memiliki pengobatan yang tidak serupa sama dari segi takaran obat ataupun merek obat yang diberikan, tapi untuk beberapa penyakit ringan – menengah bisa saja tanpa perlu diskusi dengan dokter. Berikut akan saya coba berikan terapi beberapa penyakit dengan cara minum cmp.

* Ambeien/wasir
Cara minum CMP nya, cukup di minum sehari 2x pagi dan malam hari, meminum nya boleh setelah atau sebelum makan, 1 sachet pada 1 gelas (300ml) air sejuk atau dingin. Di minum setiap hari selama seminggu, setelah satu minggu berlalu tetap lah meminum CMP setiap hari 1x 1 sachet agar tubuh tetap sehat dan fit dalam beraktifitas.

* Cara minum CMP untuk penyakit yang lain hampir serupa dengan cara untuk penyakit ambeien, beda nya, minum cmp setelah makan obat dari dokter bila ada obat dari dokter.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
CARA MINUM CMP UTK DIET SEHAT:
Cara minum CMP untuk diet, lebih mudah dan simpel, karena yang terpenting adalah kegigihan anda dalam menjaga pola makan dan keteraturan meminum CMP nya, diet sehat dengan cara minum CMP ini sudah terbukti berkhasiat, aman dan tanpa efek samping.

* Diet Sehat Metode 1 (cepat)
Hari ke 1-3 minum 3 x 2 sachet sehari (2 sachet dilarutkan dalam air 600ml),
Hari ke-4 dan seterusnya: 3 x 1 sachet sehari (1 sachet dilarutkan dalam air 300ml)
Lebih segar disajikan dengan AIR DINGIN!

* Diet Sehat Metode 2 (sedang)
Hari ke 1-5 minum 3 x 1 sachet sehari (2 sachet dilarutkan dalam air 300ml),
Hari ke-6 dan seterusnya: 3 x 1 sachet sehari (1 sachet dilarutkan dalam air 300ml)
Lebih segar disajikan dengan AIR DINGIN!

Untuk menjaga & meningkatkan kesehatan, cukup konsumsi 2 sachet perhari.

CMP merupakan produk 100% herbal alami sehingga tidak menyebabkan efek negatif.

POM IRT Dinkes: 613317402216

PENTING!
• Konsisten dengan 3 hari/5 hari masa detoks untuk pembuangan lemak, racun, sampah dari tubuh, sekaligus memperbaiki pencernaan & metabolisme tubuh
• Diminum 30-60 menit sebelum makan
• Gunakan air dingin/es, JANGAN AIR PANAS!
• Kurangi makanan berlemak, berkabohidrat tinggi/makanan tidak sehat
• Jangan makan berat diatas jam 7 malam (boleh konsumsi buah/sayur)
• Usahakan banyak minum air minimal 8 gelas/hari

=====================================================

REAKSI SELAMA PROSES DIET/PENGOBATAN:

Buang air kecil lebih sering & buang air besar lebih banyak dan berwarna lebih gelap (sementara)

(hal itu sangat baik berarti Proses Diet sehat /pengobatan ini berhasil karena perasa, pengawet makanan, pestisida, narkotika, nikotin, logam berat, kolestrol, lemak jenuh, dan lain lain yang tidak baik bagi tubuh di buang bersama kotoran)

NOTE: CMP Cocok untuk semua usia, terutama yang kurang konsumsi sayuran, anak, remaja, dewasa, tua, ibu menyusui, orang sakit,dll.

=====================================================


inget...

www.TokoCaca.com
SMS ORDER 081320460075
PIN BB 26943AA4


harga 120ribu/box (30sachet) atau min 3 @100ribu/box
DISCOUNT dari 150.000/box
   
16-03-2011 07:57:09 hamil 15w sering sakit kepala
Jumlah Posts : 143
Jumlah di-Like : 3

Semoga bisa membantu Artikel ini
Ini adalah keluhan-keluhan ibu Hamil Muda, karena aku juga mengalaminya saat hamil muda ... Sabar aja ya bun, Kehamilan kita ga lama koe bun cuma 9bln aja

1. Mual-mual : Aku selalu sedia permen jahe kemanapun aku pergi. Setiap terasa mau mual, aku langsung kunyah permen jahe sampai mualnya reda. Cara lain yang jitu yaitu minum madu 2 sendok makan. Biasanya langsung reda dan bisa nambah nafsu makan juga. Berhubung mual masih sering terutama pada siang hari, aku menggeser jam makan siang dari jam 12.30 jadi jam 15.00. Sementara siang harinya aku makan buah-buahan. Kalau sikat gigi jangan terlalu heboh ya karena bisa memicu mual juga.

2. Ngantuk dan capek : ini terjadi karena hormon progesteron yang meningkat selama kehamilan. Jadi terimalah apa adanya gak usah merasa bersalah selama hamil jadi banyak bobo-an. Pada awalnya aku juga merasa kayak orang malas yang tak berguna, tapi dilawan pun tak bisa. Jadi lebih baik kita mengikuti alam bergerak saja, asal tetap seimbang.

3. Pusing : kalau aku merasa pusing -biasanya kepala terasa berat- minum air hangat dan tidur. Katanya merendam kaki dengan air panas bisa membantu. Trus yang paling jitu sih minta suami kita pijatin kepala, dijamin langsung tidur pulas :) Tapi hati-hati kalau gejala pusingnya karena anemia. Harus konsultasi ke dokter tuh dan minum tablet penambah darah.

4. Cemas : di bulan ini kebanyakan semua bumil masih cemas kok. Kita semua senasib karena kehamilan trisemester satu memang masih rawan keguguran. Aku sendiri jadi sering ke kamar mandi lihat celana dalam takut ada flek-flek lagi berhubung aku sering keluar flek. Menurut salah satu penelitian, keguguran lebih dikarenakan oleh kelainan kromosom dan genetik bukan karena kita melakukan ini atau tidak melakukan itu. Jadi kecemasan kita gak akan bisa menambah atau mengurangi takdir kehidupan anak kita, karena itu hak prerogatifnya Tuhan. Berserah saja.

5. Susah Makan : Paksa! Bagaimanapun susahnya makanan masuk, harus dipaksa karena nutrisi adalah faktor maha penting dalam tumbuh kembang janin. Nasib anak kita sudah kita bentuk dari kandungan melalui pola makan kita, jangan gara2 mual dikit menyesal seumur hidup loh. Hamil kan cuma 9 bulan. Tapi hidup anak kita puluhan tahun. Kita gak mau punya anak bodoh dan sakit-sakitan di kemudian hari kan ?

6. Perut Linu : ternyata ini akibat otot rahim kita yang meregang karena anak kita yang semakin membesar di dalam sana. Jadi normal-normal aja kok. Kecuali kalau kram perut hebat seperti mau mens disertai pendarahan, mungkin itu gejala keguguran.

Intinya di trisemester pertama ini kita memang harus berhati-hati menjaga kandungan, menjaga kondisi fisik dan psikis dan makan makanan sehat. Lakukan apa yang bisa kita lakukan semaksimal mungkin. Selebihnya serahkan pada Tuhan, ga perlu cemas :)
*Ayu Andhika*


   
03-11-2010 10:50:18 anakku cacingan ga siy???
Jumlah Posts : 58
Jumlah di-Like : belum ada like
mom, saya kok blom pernah dengar ada hubungan makan di malam hari dengan cacinganya ya.. yang saya tahu ciri2 seorang kena cacingan itu:

1. Lesu dan lemas akibat kurang darah (anemia)

Disebabkan oleh cacing tambang, membuat tubuh menjadi lemas kekurangan darah karena dihisap cacing.

2. Berat badan rendah karena kekurangan gizi

Nutrisi yang seharusnya diserap oleh tubuh juga menjadi makanan cacing.

3. Batuk tak sembuh-sembuh

Ada juga cacing yang dapat hidup di paru-paru sehingga menyebabkan batuk yang tak sembuh-sembuh.

4. Nyeri di perut

Cacingan juga dapat menimbulkan sakit perut yang dapat menyebabkan diare.

saya kok nggak yakin kalau si kecil cacingan.. berat badannya nambah kan ya?

belum genap 6 bulan? sepertinya tidak disarankan makan obat cacing, kalau tidak salah, umur 2 tahun baru boleh diberi..  kalau belum 6 bulan mah mimik ASI aja terus deh..


   
Jumlah Posts : 5
Jumlah di-Like : belum ada like
Dear bunda...

Ak jg msh hamil muda, skrg lg jalan 12 mgg....klo masalah keluhan2 sm bun, mulai umur 9 mgg ak mulai mual, pusing dan muntah setiap hr smpai g bs kerja, pengennya tidurrrr terus, makan apa2 selalu keluar. Trus pd puncaknya 4 hr yang lalu badan sy panas kepala pusing sm diare semalaman, paginya diajak suami ke dokter kandungan...alhamdulillah gpp, hasil USG jg menunjukkan tdk terjadi apa2 dlm kandungan, cuma kebanyakan makan kecut sm pedes aja, trus dikasih obat sm dokter...dan alhasil skrg sy sdh tdk merasakan keluhan2 lg dan mulai menikmati semua makanan sampai mulut g mau berhenti ngunyah nih...

Klo bunda agak pusing coba minum sanmol, tp ntr klo dah sembuh jng minum lg...hanya pas pusing aja. Kemaren ak jg dikasih obat itu...Kemaren sempat dibilangin ma dokter klo dlm 2 hr msh g da perubahan hrus opname, sempet takut jg...

Salam

Fitri
   
11-05-2010 13:52:15 pendarahan
Jumlah Posts : 850
Jumlah di-Like : 15
Berikut adalah beberapa hal yang disebut sebagai Komplikasi Kehamilan dan bahayanya: (tolong di baca perlahan..agar bunda2 lebih paham)

1. KEGUGURAN & KELAHIRAN MATI

Keguguran (Aborsi Spontan) adalah kehilangan janin karena penyebab alami sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu.
Kelahiran Mati (Stillbirth) adalah kehilangan janin karena penyebab alami pada saat usia kehamilan mencapai lebih dari 20 minggu.

Seorang bayi yang lahir pada usia kehamilan berapapun dan langsung bernafas atau jantungnya berdenyut spontan, dikatakan lahir hidup. Jika kemudian bayi tersebut meninggal, maka dikatakan sebagai kematian bayi baru lahir(kematian neonatus).

Sekitar 20-30% wanita hamil mengalami perdarahan atau kram minimal 1 kali selama 20 minggu pertama kehamilan. Sekitar separuhnya menyebabkan keguguran.

Sekitar 85% keguguran terjadi pada trimester pertama dan biasanya disebabkan oleh kelainan pada janin.
15% sisanya, terjadi pada minggu ke 13-20; duapertiganya terjadi akibat kelainan pada ibu dan sepertiganya penyebabnya tidak diketahui.

Sebelum terjadinya keguguran, wanita hamil biasanya mengalami spotting (bercak perdarahan) atau perdarahan dan keputihan dari vagina. Rahimnya berkontraksi, menyebabkan kram. Jika terjadi keguguran, maka perdarahan, keputihan dan kram menjadi lebih berat. Pada akhirnya, sebagian atau seluruh isi rahim akan keluar.

Pada keguguran stadium awal, dengan USG bisa diketahui apakah bayi masih hidup.
Setelah keguguran, USG dan pemeriksaan lainnya digunakan untuk melihat apakah semua isi rahim telah keluar.

Jika seluruh isi rahim telah keluar, maka tidak perlu dilakukan pengobatan. Jika hanya sebagian isi rahim yang keluar, maka dilakukan kuretase untuk membersihkan rahim.

Jika janin telah mati tetapi tetap berada dalam rahim (missed abortion), maka janin dan plasenta harus dikeluarkan melalui kuretase.
Untuk missed abortion stadium lanjut, bisa digunakan obat yang menyebabkan kontraksi rahim sehingga rahim mengeluarkan isinya (misalnya oksitosin).

Jika perdarahan dan kram terjadi pada kehamilan 20 minggu (ancaman aborsi), maka dianjurkan untuk menjalani tirah baring. Wanita tersebut tidak boleh bekerja dan tidak boleh melakukan hubungan seksual.
Tidak diberikan hormon karena hampir selalu tidak efektif dan bisa menyebabkan cacat bawaan, terutama pada jantung atau organ reproduksi.

Ancaman aborsi bisa terjadi jika leher rahim (serviks) membuka terlalu dini akibat kelemahan pada jaringan fibrosa. Kadang pembukaan servikal ini bisa ditutup melalui pembedahan dengan menjahitnya, yang nanti akan dibukan sesaat sebelum persalinan.

Aborsi septik adalah infeksi yang sangat serius. Isi rahim harus segera dikeluarkan dan infeksi harus diatasi dengan antibiotik dosis tinggi.


2. KEHAMILAN EKTOPIK

Kehamilan Ektopik (Kehamilan Diluar Kandungan) adalah suatu kehamilan dimana janin berkembang diluar rahim, yaitu di dalam tuba falopii (saluran telur), kanalis servikalis (saluran leher rahim), rongga panggul maupun rongga perut.

Dalam keadaan normal, sebuah sel telur dilepaskan dari salah satu ovarium (indung telur) dan masuk ke dalam tuba falopii. Di dalam tuba, dengan dorongan dari rambut getar yang melapisi tuba, dalam waktu beberapa hari, sel telur akan mencapai rahim. Biasanya sel telur dibuahi di dalam tuba falopii tetapi tertanam di dalam rahim.
Jika tuba tersumbat (misalnya karena infeksi), maka sel telur akan bergerak secara lambat atau tertahan. Sel telur yang telah dibuahi tidak pernah sampai ke rahim dan terjadilah kehamilan ektopik.

Resiko terjadinya kehamilan ektopik meningkat pada: - Kelainan tuba falopii
- Sebelumnya pernah mengalami kehamilan ektopik
- Pemakaian DES(dietilstilbestrol)
- Kegagalan ligasi tuba (prosedur sterilisasi, dimana dilakukan pengikatan atau pemotongan tuba).

Kehamilan ektopik biasanya terjadi pada salah satu tuba falopii (kehamilan tuba).
Kehamilan ektopik bisa berakibat fatal dan harus segera diatasi.

Gejala dari kehamilan ektopik adalah spotting dan kram. Gejala ini timbul karena ketika janin mati, lapisan rahim dilepaskan seperti yang terjadi pada menstruasi yang normal.

Jika janin mati pada stadium awal, maka tidak terjadi kerusakan tuba falopii. Jika janin terus tumbuh, bisa menyebabkan robekan pada dinding tuba sehingga terjadi perdarahan.
Jika perdarahan terjadi secara bertahap, bisa menimbulkan nyeri dan kadang menimbulkan penekanan pada perut bagian bawah akibat penimbunan darah.
Biasanya setelah sekitar 6-8 minggu, penderita tiba-tiba merasakan nyeri yang hebat di perut bagian bawah, lalu pingsan. Gejala ini biasanya menunjukkan bahwa tuba telah robek dan menyebabkan perdarahan hebat ke dalam perut.

Kadang kehamilan ektopik sebagian terjadi di dalam tubah dan sebagian di dalam rahim. Keadaan ini menyebabkan kram dan spotting.
Janin memiliki ruang untuk tumbuh, sehingga kehamilan ektopik biasanya baru pecah di kemudian hari, biasanya pada minggu ke 12-16.

Jika hasil pemeriksaan darah dan air kemih menunjukkan positif hamil tetapi rahim tidak membesar, maka diduga telah terjadi kehamilan ektopik. Pada USG rahim tampak kosong dan di dalam rongga panggul atau rongga perut terlihat darah.
Laparoskopi digunakan untuk melihat kehamilan ektopik secara langsung.
Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan kuldosentesis, yaitu pengambilan contoh darah yang tertimbun akibat kehamilan ektopik melalui sebuah jarum yang dimasukkan lewat dinding vagina ke dalam rongga panggul. Berbeda dengan darah vena atau arteri, darah ini tidak membeku.

Biasanya harus dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan kehamilan ektopik.
Pada kehamilan tuba, biasanya dibuat sayatan ke dalam tuba dan janin serta plasenta diangkat. Tuba dibiarkan terbuka agar penyembuhan terjadi tanpa pembentukan jaringan parut karena jaringan parut bisa menyebabkan penderita sulit untuk hamil lagi. Prosedur ini kadang dilakukan melalui suatu laparoskopi.
Jika terjadi kerusakan berat pada tuba dan tidak dapat diperbaiki, maka tuba harus diangkat.

Jika tidak terdengar denyut jantung janin, pada kehamilan tuba stadium awal bisa diberikan obat metotreksat.


3. ANEMIA

Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pengangkut oksigen) kurang dari normal.

Selama hamil, volume darah bertambah sehingga penurunan konsentrasi sel darah merah dan hemoglobin yang sifatnya menengah adalah normal.

Selama hamil, diperlukan lebih banyak zat besi (yang diperlukan untuk menghasilkan sel darah merah) karena ibu harus memenuhi kebuhan janin dan dirinya sendiri.
Jenis anemia yang paling sering terjadi pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi, yang biasanya disebabkan oleh tidak adekuatnya jumlah zat besi di dalam makanan.
Anemia juga bisa terjadi akibat kekurangan asam folat (sejenis vitamin B yang diperlukan untuk pembuatan sel darah merah).

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah yang menentukan jumlah sel darah merah, kadar hemoglobin dan kadar zat besi dalam darah.

Anemia karena kekurangan zat besi diobati dengan tablet besi. Pemberian tablet besi tidak berbahaya bagi janin tetapi biasa menyebabkan gangguan lambung dan sembelit pada ibu, terutama jika dosisnya tingggi.
Wanita hamil dianjurkan untuk minum tablet besi meskipun jumlah sel darah merah dan kadar hemoglobinnya normal, agar yakin bahwa mereka memiliki zat besi yang cukup untuk janin dan dirinya sendiri.

Anemia karena kekurangan asam folat diobati dengan tablet folat.
Untuk wanita hamil yang menderita anemia sel sabit, pengobatannya masih bersifat kontroversial; kadang perlu dilakukan transfusi darah.


4. INKOMPATIBILITAS Rh

Inkompatibilitas Rh adalah suatu ketidaksesuaian Rh di dalam darah ibu hamil dan darah bayinya.

Sebagai akibat dari inkompatibilitas Rh, tubuh ibu akan membentuk antibodi terhadap sel-sel darah merah bayi. Antibodi menyebabkan beberapa sel darah merah pecah dan kadang menyebabkan penyakit hemolitik (sejenis anemia) pada bayi.

Golongan darah ditentukan berdasarkan kepada adanya molekul-molekul pada permukaan sel darah merah. Golongan darah Rh terdiri dari beberapa molekul tersebut.
Salah satu dari molekul tersebut adalah Rh-nol-D, yang biasanya menyebabkan inkompatibilitas Rh. Jika sel darah merah memiliki molekul Rh-nol-D, maka dikatakan Rh-positif; jika tidak memiliki molekul Rh-nol-D, dikatakan Rh-negatif.

Inkompatibilitas Rh terjadi jika ibu memiliki darah dengan Rh-negatif dan janin memiliki Rh-positif yang berasal dari ayahnya. Darah janin bisa bercampur dengan darah ibu melalui plasenta (ari-ari), terutama pada akhir kehamilan dan selama persalinan.
Sel darah janin dianggap sebagai benda asing oleh tubuh ibunya, sehingga ibu menghasilkan antibodi untuk menghancurkannya. Kadar antibodi pada tubuh ibu terus bertambah selama kehamilan dan antibodi ini bisa melewati plasenta lalu masuk ke tubuh janin dan menghancurkan sebagian sel darah merah janin.
Akibatnya bisa terjadi penyakit hemolitik pada janin (eritroblastosis fetalis) atau pada bayi baru lahir (eritroblastosis neonatorum).
Tetap pada kehamilan pertama, anak yang dilahirkan jarang mengalami kelainan ini karena biasanya tidak terjadi kontak yang berarti antara darah janin dan darah ibu. Pada setiap kehamilan berikutnya, ibu menjadi lebih sensitif terhadap darah Rh-positif dan menghasilkan antibodi lebih dini.

Penghancuran sel darah merah pada tubuh janin bisa menyebabkan anemia dan peningkatan kadar bilirubin (limbah hasil penghancuran sel darah merah). Jika kadar bilirubin ini sangat tinggi, bisa terjadi kerusakan otak.

Pada pemeriksaan kehamilan biasanya dilakukan penyaringan untuk menentukan golongan darah ibu. Jika ibu memiliki Rh-negatif, dilakukan pemeriksaan golongan darah ayah. Jika ayah memiliki Rh-positif, dilakukan pengukuran kadar antibodi Rh pada ibu.

Darah ibu dan darah bayi bisa mengadakan kontak selama persalinan sehingga tubuh ibu membentuk antibodi. Karena itu sebagai tindakan pencegahan, diberikan suntikan immunoglobulin Rh-nol-D kepada ibu yang darahnya memiliki Rh-negatif dalam waktu 72 jam setelah melahirkan bayi dengan Rh-positif (bahkan juga setelah mengalami keguguran atau aborsi).
Pemberian suntikan ini menyebabkan hancurnya sel-sel dari bayi yang mungkin mensensitisasi ibu, sehingga biasanya kehamilan berikutnya tidak berbahaya.
Tetapi sekitar 1-2% ibu yang mendapatkan suntikan ini tetap mengalami sensitisasi, kemungkinan karena sensitisasi terjadi lebih dini. Untuk mencegah terjadinya sensitisasi dini, suntikan bisa diberikan pada kehamilan 28 minggu dan setelah persalinan.

Dengan mengukur kadar antibodi Rh pada ibu secara periodik, bisa diambil tindakan untuk mengantisipasi gangguan pada janin.
Jika kadar antibodi Rh terlalu tinggi, dilakukan amniosentesis (pengambilan contoh cairan ketuban untuk dianalisa). Kadar bilirubin pada contoh cairan ketuban diukur. Jika kadarnya terlalu tinggi, dilakukan transfusi darah pada janin.
Transfusi tambahan biasanya diberikan setiap 10-14 hari sampai kehamilan 32-34 minggu. Setelah lahir, biasanya diberikan 1 atau beberapa kali transfusi.
Pada kasus yang tidak terlalu berat, transfusi biasanya baru dilakukan setelah bayi lahir.


5. ABRUPSIO PLASENTA

Abrupsio Plasenta adalah pelepasan plasenta yang berada dalam posisi normal pada dinding rahim sebelum waktunya, yang terjadi pada saat kehamilan bukan pada saat persalinan.

Plasenta mungkin tidak menempel seluruhnya (kadang hanya 10-20%) atau menempel seluruhnya. Penyebabnya tidak diketahui.
Abrupsio lebih sering ditemukan pada wanita yang menderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes atau penyakit rematik dan wanita pemakai kokain.

Terjadi perdarahan rahim yang berasal dari sisi tempat menempelnya plasenta. Perdarahan eksternal terjadi jika darah keluar melalui vagina, tetapi jika darah terperangkap di belakang plasenta, akan terjadi perdarahan tersembunyi.
Gejala yang timbul tergantung kepada luasnya pelepasan plasenta dan banyaknya darah yang hilang.
Gejalanya berupa:
- perdarahan vagina
- nyeri perut yang timbul secara tiba-tiba
- nyeri kram perut
- nyeri jika perut ditekan.
Untuk memperkuat diagnosis biasanya dilakukan pemeriksaan USG.

Abrupsio plasenta menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen dan zat gizi untuk janin dan bisa menyebabkan kematian janin.
Sedangkan ibu bisa mengalami perdarahan yang serus, DIC(disseminated intravascular coagulation, bekuan darah di dalam pembuluh darah), gagal ginjal dan perdarahan ke dalam dinding rahim. Keadaan ini lebih sering terjadi pada wanita hamil yang mengalami pre-eklamsi) dan bisa merupakan petunjuk bahwa janin berada dalam keadaan gawat atau telah meninggal.

Penderita segera dirawat dan menjalani tirah baring.
Jika gejalanya berkurang, penderita mulai latihan berjalan dan mungkin boleh pulang.
Jika gejalanya semakin memburuk, dilakukan persalinan dini untuk menyelamatkan ibu dan bayi.


6. PLASENTA PREVIA

Plasenta Previa adalah plasenta yang tertanam di atas atau di dekat serviks (leher rahim), pada rahim bagian bawah.

Di dalam rahim, plasenta bisa menutupi lubang serviks secara keseluruhan atau hanya sebagian.
Plasenta previa biasanya terajdi pada wanita yang telah hamil lebih dari 1 kali atau wanita yang memiliki kelainan rahim (misalnya fibroid).

Pada akhir kehamilan, tiba-tiba terjadi perdarahan yang jumlahnya bisa semakin banyak. Darah yang keluar biasanya berwarna merah terang.
Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan pemeriksaan USG.

Jika perdarahannya hebat, dilakukan transfusi darah berulang.
Jika perdarahannya ringan dan persailinan masih lama, bisanya dianjurkan untuk menjalani tirah baring.
Hampir selalu dilakukan operasi sesar karena cenderung terjadi pelepasan plasenta sebelum waktunya, bayi bisa mengalami kekurangan oksigen dan ibu bisa mengalami perdarahan hebat.


7. HIPEREMESIS GRAVIDARUM

Hiperemesis Gravidarum adalah mual dan muntah yang berlebihan selama masa hamil, tidak seperti morning sickness yang biasa dan bisa menyebabkan dehidrasi dan kelaparan.

Penyebabnya tidak diketahui.
Faktor psikis bisa memicu atau memperburuk muntah.

Berat badann pendertia menurun dan terjadi dehidrasi.
Dehidrasi bisa menyebabkan perubahan kadar elektrolit di dalam darah sehingga darah menjadi terlalu asam.

Jika muntah terus terjadi, bisa terjadi kerusakan hati.
Komplikasi lainnya adalah perdarahan pada retina yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah ketika penderita muntah.

Penderita dirawat dan mendapatkan cairan, glukosa, elektrolit serta vitamin melalui infus. Penderita berpuasa selama 24 jam. Jika perlu, bisa diberikan obat anti-mual dan obat penenang.
Jika dehidrasi telah berhasil diatasi, penderita boleh mulai makan makanan lunak dalam porsi kecil.
Biasanya muntah berhenti dalam beberapa hari. Jika gejala kembali kambuh, maka pengobatan diulang kembali.


8. PRE-EKLAMSI & EKLAMSI

Pre-eklamsi (Toksemia Gravidarum) adalah tekanan darah tinggi yang disertai dengan proteinuria (protein dalam air kemih) atau edema (penimbunan cairan), yang terjadi pada kehamilan 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan.
Eklamsi adalah bentuk pre-eklamsi yang lebih berat, yang menyebabkan terjadinya kejang atau koma.

Pre-eklamsi terjadi pada 5% kehamilan dan lebih sering ditemukan pada kehamilan petama dan pada wanita yang sebelumnya menderita tekanan darah tinggi atau penyakit pembuluh darah.
Eklamsi terjadi pada 1 dari 200 wanita yang menderita pre-eklamsi dan jika tidak diobati secara tepat biasanya bisa berakibat fatal.

Penyebab dari pre-eklamsi dan eklamsi tidak diketahui.
Resiko utama terjadinya pre-eklamsi adalah abrupsio plasenta.

Gejala-gejala dari pre-eklamsi adalah:
- tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mm Hg
- wajah atau tangan membengkak
- kadar protein yang tinggi dalam air kemih.
Seorang wanita yang pada saat hamil tekanan darahnya meningkat secara berarti tetapi tetap dibawah 140/90 mm Hg, juga dikatakan menderita pre-eklamsi.

Bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita pre-eklamsi, 4-5 kali lebih rentan terhadap kelainan yang timbul segera setelah lahir. Bayi yang dilahirkan juga mungkin kecil karena adanya kelainan fungsi plasenta atau karena lahir prematur.

Pre-eklamsi dan eklamsi tidak memberikan respon terhadap diuretik (obat untuk membuang kelebihan cairan) dan diet rendah garam.
Penderita dianjurkan untuk mengkonsumsi garam dalam jumlah normal dan minum air lebih banyak. Sangat penting untuk menjalani tirah baring.
Penderita juga dianjurkan untuk berbaring miring ke kiri sehingga tekanan terhadap vena besar di dalam perut yang membawa darah ke jantung berkurang dan aliran darah menjadi lebih lancar.

Untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah kejang, bisa diberikan magnesium sulfat intravena (melalui pembuluh darah).

Jika pre-eklamsinya bersifat ringan, penderita cukup menjalani tirah baring di rumah, tetapi harus memeriksakan diri ke dokter setiap 2 hari.
Jika perbaikan tidak segera terjadi, biasanya penderita harus dirawat dan jika kelainan ini terus berlanjut, maka persalinan dilakukan sesegera mungkin.

Penderita pre-eklamsi berat dirawat di rumah sakit dan menjalani tirah baring.
Cairan dan magnesium sulfat diberikan melalui infus.
Dalam waktu 4-6 jam, biasanya tekanan darah kembali normal dan bayi dapat dilahirkan dengan selamat.
Jika tekanan darah tetap tinggi, sebelum persalinan dimulai, diberikan obat tambahan.

Komplikasi utama dari pre-eklamsi dan eklamsi adalah sindroma HELLP, yang terdiri dari:
 
  • Hemolisis (penghancuran sel darah merah)
  • Peningkatan enzim hati (yang menunjukkan adanya kerusakan hati)
  • Penurunan jumlah trombosit (yang menunjukkan adanya gangguan kemampuan pembekuan darah).
    Sindroma HELLP cenderung terjadi jika pengobatan pre-eklamsi tertunda.
    Jika terjadi sindroma HELLP, bayi segera dilahirkan melalui operasi sesar.

    Setelah persalinan, dilakukan pemantauan ketat untuk melihat tanda-tanda terjadinya eklamsi. 25% kasus eklamsi terjadi setelah persalinan, biasanya dalam waktu 2-4 hari pertama setelah persalinan.
    Tekanan darah biasanya tetap tinggi selama 6-8 minggu. Jika lebih dari 8 minggu tekanan darahnya tetap tinggi, kemungkinan penyebabnya tidak berhubungan dengan pre-eklamsi.


    9. HERPES GESTASIONAL

    Herpes Gestasional adalah lepuhan berisi cairan yang sangat gatal, yang terjadi selama kehamilan.

    Penggunaan istilah herpes sebenarnya tidak tepat karena ruam yang terjadi tidak disebabkan oleh virus herpes maupun virus lainnya.
    Herpes gestasional diduga disebabkan oleh antibodi abnormal yang beraksi terhadap jaringan tubuh sendiri (reaksi autoimun).
    Ruam ini bisa timbul kapanpun setelah kehamilan 12 minggu atau segera setelah persalinan.

    Ruam biasanya terdiri dari vesikel (lepuhan kecil/besar yang berisi cairan) atau bula (pembengkakan yang bentuknya tidak beraturan dan berisi carian).
    Ruam ini seringkali berawal di perut lalu menyebar.
    Segera setelah persalinan, ruam akan semakin memburuk dan menghilang dalam beberapa minggu atau bulan kemudaian.

    Ruam seringkali muncul lagi pada kehamilan berikutnya atau jika penderita menggunakan pil KB.
    Bayi yang dilahirkan mungkin memiliki ruam yang serupa, tetapi biasanya akan menghilang dalam beberapa minggu, tanpa pengobatan.

    Untuk memperkuat diagnosis, diambil kerokan kulit yang terkena dan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui adanya antibodi.

    Tujuan pengobatan adalah untuk meringankan gatal-gatal dan mencegah terbentuknya lepuhan yang baru.
    Untuk ruam yang ringan, diberikan krim kortikosteroid yang dioleskan langsung ke kulit yang terkena sesering mungkin.
    Untuk ruam yang lebih luas, diberikan kortikosteroid per-oral (melalui mulut). Mengkonsumsi kortikosteroid pada akhir kehamilan tidak akan membahayakan bayi.
    Jika setelah persalinan gatal-gatal semakin hebat atau ruam semakin menyebar, mungkin perlu diberikan kortikosteroid dengan dosis yang lebih tinggi.


    10. URTIKARIA GESTASIONAL

    Urtikaria Gestasional adalah kaligat yang terjadi pada saat hamil.

    Penyebabnya tidak diketahui.
    Kaligata biasanya timbul di perut, dan bisa menyebar ke paha, bokong, kadang sampai ke lengan.

    Ruam kaligata biasanya muncul pada 2-3 minggu menjelang persalinan. Tetapi mungkin saja timbul setelah kehamilan mencapai 24 minggu.
    Rasa gatal sering menyebabkan penderita tidak dapat tidur di malam hari.
    Setelah persalinan, kaligata biasanya menghilang dan tidak kambuh pada kehamilan berikutnya.

    Untuk mengatasi gatal-gatal dan meredakan ruam kaligata, diberikan krim kortikosteroid yang dioleskan sesering mungkin.
    Jika ruamnya lebih berat, diberikan kortikosteroid per-oral.
semoga membantu
salam

putri a.k.a zach mom's
   
05-03-2009 13:15:21 Sariwan pada Balita
Jumlah Posts : 1391
Jumlah di-Like : belum ada like
Meski tidak berbahaya, namun sariawan atau yang istilah kedokterannya Recurrent Apthous Stomatis (RAS) dapat membuat si kecil mogok makan dan bicara. Ia juga jadi enggan bermain, akibat selalu mengeluarkan air liur untuk menghindari gesekan lidah dan mulut terus menerus.

Sariawan memang tak hanya menyerang orang dewasa, anak kecil bahkan bayi yang berusia 6-24 bulan dapat terjangkit penyakit ini.

Pada bayi, umumnya sariawan disebabkan oleh jamur. Sedang pada balita disebabkan akibat trauma dan jamur. Ada 3 jenis sariawan yang kerap menyerang anak, yaitu:

1. Stomatitis apthosa
Sariawan ini akibat adanya trauma, misalnya tergigit atau terkena sodokkan sikat gigi hingga luka atau lecet. Bila kuman masuk dan daya tahan tubuh menurun, maka luka menjadi infeksi. Biasanya timbul peradangan dan rasa sakit atau nyeri. Untuk kebaikan si kecil, pilihlah sikat gigi yang lembut dan bersihkan gigi secara benar untuk mengurangi potensi luka.

Sedang pada orang dewasa, sariawan kerap dipicu oleh pemakaian pasta gigi yang mengandung SLB (Sodium Lauryl Sulfate). Zat ini juga ditemukan pada floor cleaners, hand soaps, bahkan shampoo. Jadi SLS adalah sejenis detergen, sehingga pilihlah pasta gigi yang tidak mengandung SLS.

2. Oral thrush/moniliasis
Disebabkan oleh jamur candida albican yang biasanya dijumpai dan bersarang di lidah. Pada keadaan normal, jamur memang terdapat dalam mulut. Tapi saat daya tahan tubuhnya menurun, serta penggunaan obat antibiotik yang berlangsug lama atau melebihi jangka waktu pemakaian, akan memudahkan jamur candida albican tumbuh melebihi normal.

3. Stomatitis herpetic
Disebabkan virus herpes simplek dan berlokasi di bagian belakang tenggorokan. Sariawan ditenggorokan terjadi jika ada virus yang sedang mewabah dan daya tahan tubuh sedang rendah.

Sariawan jenis stomatitis herpetic dan stomatitis apthosa biasa terjadi pada anak-anak, sementara anak balita lebih banyak mengidap sariawan jenis moniliasis.

Tergantung Frekuensi
Ada anak yang sering terkena sariawan, ada pula yang jarang. Bagi yang sering, biasanya dalam sebulan terkena 2-3 kali. Proses penyembuhannya pun cukup lama, rata-rata 7-9 hari atau 2 minggu.

Sedangkan yang jarang, umumnya baru mengalami sariawan sekitar 2-3 bulan sekali. Sariawan pada bayi dan balita lebih sering terjadi di bibir, lidah, pipi bagian dalam (mukosa), dan tenggorokan. Biasanya hanya satu atau dua titik saja.

Gejala sariawan
Pada bayi, gejala sariawan berupa suhu badan meninggi hingga 40 derajat Celcius, mengeluarkan air liur lebih dari biasa, rewel, tak mau makan atau makanan dimuntahkan, tak mau susu botol bahkan ASI, dan gelisah terus. Biasanya disertai dengan bau mulut yang kurang sedap, akibat kuman atau jamur. Sedangkan pada balita, kadang suhu yang naik tak terlalu tinggi dan nafsu makannya berkurang.

Gejala yang mudah dikenali, adalah lidah yang menjadi agak licin, berwarna kemerah-merahan, timbul luka dibagian bawah dan pinggir atau pada belahan bagian tengah lidah. Pada pipi bagian dalam tampak bintik-bintik putih, terkadang terdapat benjolan kecil yang dapat pecah sehingga mulut terasa perih.

Penanganan yang diberikan:
Sariawan dapat sembuh dengan sendirinya, kecuali sariawan akibat jamur yang harus diobati dengan obat antijamur. Masa penyembuhan relatif lama, yaitu seminggu. Jika tak segera diobati, dapat berkelanjutan meski hanya menyebar di sekitar mulut saja. Tapi jamur yang tertelan dan melewati pembuluh darah, juga bisa menyebabkan diare.

Saat sariawan, biasanya si kecil enggan makan atau minum. Berikut kiat untuk membantunya mendapatkan asupan yang dibutuhkan:

- Suapi makannya dengan menggunakan sendok secara perlahan-lahan. Usahakan minum menggunakan sedotan dan gelas, untuk menghindari kontak langsung dengan sariawan serta tak menimbulkan gesekan dan trauma lebih lanjut.

- Berikan makanan yang bertekstur lembut dan cair, pada intinya yang mudah ditelan dan disuapi. Hindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin, agar tidak menambah luka.

- Makanan yang banyak mengandung vitamin C dan B serta zat besi, dapat memercepat proses penyembuhan. Misalnya buah-buahan dan sayuran hijau. Kekurangan vitamin C dapat memudahkan si kecil mengalami sariawan.

- Buatkan puding roti yang didinginkan di lemari es, es krim dengan buah, puding buah dst dst ... ketika sariawan ... anak akan merasa nyaman apabila diberikan yang dingin-dingin termasuk buat deh es mambo dari kacang hijau, dari milo ... dsb..

- Olesi bagian yang sariawan dengan madu.

Jika telah diberi obat, biasanya obat kumur, tetapi tak juga sembuh, kemungkinan ada penyebab lain. Misalnya kuman yang telah bertambah, pemakaian obat dengan dosis tak tepat, atau cara memberi makanan yang membuat sariawan si kecil kembali mengalami trauma di lidah.

Bisa juga lantaran daya tahan tubuh anak yang rendah. Biasanya anak yang sering sariawan, lebih banyak akibat daya tahan tubuhnya rendah dan kebersihan mulut dan gigi yang tak terjaga. (Teguh/berbagai sumber)

Semoga bermanfaat....
Pindri, bundana najla

   
16-01-2009 13:17:42 biar ASI lancar
Jumlah Posts : 198
Jumlah di-Like : 10

IBU MENYUSUI PERLU TAMBAHAN ZAT GIZI

Zat gizi ibu di masa menyusui sangat berpengaruh untuk kualitas dan kuantitas ASI.

"Seringkali para ibu lebih mementingkan gizi makanan ketika sedang hamil, tapi tidak demikian saat menyusui. Padahal, tak hanya di waktu hamil, saat menyusui pun kebutuhan akan zat gizi jadi bertambah," ungkap DR. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc., dari SEAMEO-TROPMED RCCN, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Mengapa? Karena ibu dituntut memproduksi ASI yang kuantitas maupun kualitasnya harus memadai selama 6 bulan. Oleh karena itu, kebutuhan gizi masa menyusui ini juga sangat penting. Jika ibu tidak memperhatikan hal ini tentu akan berpengaruh pada kualitas dan kuantitas ASI-nya.

Berikut ini adalah zat-zat gizi yang harus menjadi asupan ibu setiap hari.

* Kalori

Kebutuhan kalori ibu per hari harus terdiri atas 60-70 persen karbohidrat, 10-20 persen protein, dan 20-30 persen lemak. Kalori ini didapat dari makanan yang dikonsumsi ibu dalam sehari. Di masa menyusui, kebutuhan ini bertambah sebanyak 500 kalori dari keadaan normal. Jadi, bila ibu biasa makan sehari 3 kali, maka sekarang harus jadi 4 kali. Boleh juga tetap sehari 3 kali, tapi dengan porsi yang lebih banyak.

Tambahan kalori ini harus ada karena dalam 6 bulan pertama ibu harus menghasilkan 750 cc ASI per hari. Untuk 6 bulan kedua lebih sedikit lagi, sekitar 600 cc ASI per hari. Jumlahnya jadi lebih sedikit karena di usia itu bayi sudah mendapat tambahan makanan lain, sehingga kebutuhan mengisap ASI-nya sudah tidak terlalu banyak lagi. Sementara itu, jumlah ASI yang diproduksi juga tergantung pada seberapa sering payudara menerima rangsangan isapan bayi.

* Protein

Kebutuhan protein ibu dalam keadaan normal biasanya sekitar 40 gram per hari. Selama menyusui, untuk 6 bulan pertama kebutuhannya harus ditingkatkan sebesar 15 gram dan 6 bulan kedua sebanyak 12 gram. Dengan adanya tambahan protein ini diharapkan ASI yang dihasilkan mengandung protein berkualitas.

Bila ibu menyusui tak menambah asupan protein, maka selama produksi ASI berlangsung kebutuhan tambahan protein itu akan diambil dari protein ibu yang ada di ototnya. Akibatnya, ibu menjadi kurus. Secara alamiah, ibu memang akan merasa lapar sekali setelah menyusui bayinya. Ini karena protein dari tubuhnya ada yang diambil.

Zat protein yang dibutuhkan ibu menyusui bisa diperoleh dari makanan yang banyak mengandung protein, baik hewani, seperti daging, sapi, ayam, ikan, seafood, telur, atau susu dan juga nabati, seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

Tentunya dalam mengonsumsi protein ini, ibu tak perlu repot dengan menimbang besarnya tambahan protein tersebut, tapi cukup dikira-kira saja. Kalau biasanya dalam sekali makan ibu mengambil satu potong lauk, maka sekarang ditambah jadi dua potong.

* Lemak

Mungkin ada ibu yang takut gemuk bila zat lemaknya harus ditambah. Bagaimanapun, secara kuantitas, papar Tati, kebutuhan lemak tetap harus memenuhi proporsi kebutuhan kalori seharinya, yaitu sekitar 20-30 persen. "Kalau kebutuhan kalori ibu bertambah, otomatis kebutuhan gram lemaknya pun bertambah sesuai proporsi tadi."

Untuk bisa menghasilkan ASI berkualitas dibutuhkan zat-zat lemak tak jenuh ganda. Lemak ini dibutuhkan bayi untuk perkembangan otak dan retina matanya. Asam lemak tak jenuh ganda dalam ASI akan terbentuk bila ibu mengonsumsi bahan makanan seperti minyak jagung atau minyak biji kapas dan ikan dari peraiaran laut dalam, seperti haring atau salmon yang mengandung asam lemak tak jenuh.

* Mineral

Mineral dan vitamin termasuk mikronutrien, yaitu zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Pertambahannya pun bagi ibu menyusui tak begitu menonjol, karena yang dibutuhkan sedikit sekali, hanya dalam hitungan ukuran miligram atau bahkan mikrogram. Ini karena bagaimanapun, kandungan mineral dalam ASI biasanya konstan.

Namun bukan berarti kebutuhan mineral boleh diabaikan. Beberapa mineral yang pemenuhannya harus mendapat perhatian adalah zat besi. Zat besi yang berasal dari ASI mudah diserap bayi dibandingkan dengan zat besi yang terdapat pada susu sapi. Dari ASI, bayi bisa menyerap zat besi sebanyak 50 persen, sedangkan dari susu sapi sekitar 10 persen atau kurang. Oleh karena itu, ibu menyusui diharapkan banyak mengonsumsi makanan yang merupakan sumber zat besi, seperti hati, sumsum tulang, telur, dan sayuran berwarna hijau tua.

Selain itu, mineral lainnya yang sangat dibutuhkan adalah yodium. Ibu menyusui sebenarnya mudah memperolehnya dari garam yang beryodium. Ada lagi mineral lain yang dibutuhkan, walau sedikit, yaitu seng, magnesium dan selenium, yang bisa didapat dari makanan hewani.

* Vitamin

Ada dua macam vitamin, yaitu vitamin larut dalam lemak dan larut dalam air. Keduanya dibutuhkan untuk memenuhi standar kualitas ASI. Yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K. Untuk vitamin K, bayi sebetulnya diharapkan dapat membentuknya sendiri di usus. Hanya saja, karena usus bayi baru lahir masih steril, maka biasanya asupan vitamin K didapat dari suplemen yang disuntikkan.

Vitamin A didapat bayi dari ASI. Untuk memenuhi kebutuhannya, ibu perlu mengomsumsi makanan hewani, seperti hati, maupun makanan nabati berwarna hijau tua atau kuning seperti wortel, jeruk, dan tomat.

Vitamin D didapat dari sinar matahari. Makanya ibu harus rajin berjemur bersama bayinya di pagi hari. Vitamin D yang dibentuk di tubuh ibu akan disalurkan pula kepada bayinya lewat ASI. Sedangkan vitamin E juga bisa didapat dari biji-bijian, kacang-kacangan, dan serealia.

Sementara dari jenis vitamin yang larut dalam air, yang paling banyak dibutuhkan adalah vitamin C. Pasokan vitamin ini ikut mempengaruhi jumlah ASI yang dapat dikeluarkan. Oleh karena itu, ibu menyusui harus cukup mendapat vitamin C. Konsumsinya tak perlu berlebihan, sehari hanya sekitar 60 -120 mg. Jadi konsumsi vitamin C dosis tinggi sebesar 500 atau 1.000 mg sebetulnya mubazir, karena kelebihannya akan dikeluarkan lewat air seni.

Selain itu, ibu juga membutuhkan berbagai vitamin B, seperti vitamin B6 dan vitamin B12 agar ASI-nya pun mengandung cukup vitamin B. Pada bayi, vitamin ini berfungsi sebagai regulator terjadinya metabolisme dalam tubuh untuk menghasilkan energi bagi pertumbuhannya.

Dari hasil penelitian, keberadaan vitamin B6 pada ASI sangat bergantung pada jumlah vitamin B6 yang dimiliki ibu. Bila ibu kekurangan vitamin B6, sudah pasti ASI-nya juga tidak cukup mengandung vitamin ini. Vitamin B6 banyak terdapat antara lain pada sayuran berwarna hijau tua dan daging.

SUSU DAN SUPLEMEN MAKANAN 

Adakalanya ibu tak suka makan terlalu banyak lauk dan mengantikannya dengan asupan susu. Menurut Tati, hal ini tidak mengapa karena ibu bisa mendapatkan zat protein yang dibutuhkannya dari lemak susu. Namun demikian, ada baiknya asupan karbohidrat juga diperhatikan, misalnya dengan mencampurkan susu dengan sereal. Kalau tidak, ibu bisa kekurangan karbohidrat dan pola makannya jadi tidak seimbang karena asupan proteinnya jadi lebih banyak. Jika berlangsung terus-menerus, metabolisme tubuh ibu akan terganggu.

Pola makan yang tidak seimbang juga bisa diatasi dengan menyantap suplemen makanan. Namun, Tati mengingatkan, suplemen hanya bisa mencukupi kekurangan asupan vitamin dan mineral. Kalau memang ibu yakin bisa mendapatkan kebutuhan zat gizi dari makanan, tak perlulah mengonsumsi suplemen. Disamping itu, suplemen juga sudah melalui proses kimiawi yang jika terakumulasi dalam tubuh bisa saja menimbulkan efek negatif. Lain halnya dengan makanan segar yang lebih natural.

MENGHINDARI KEGEMUKAN 

Adanya tambahan kebutuhan gizi dengan porsi tambahan makan, diakui Tati, tentu berdampak pula bagi ibu. Kalori ibu akan bertambah, sementara kerja ibu hanya menyusui dan mungkin tidak banyak bergerak. Otomatis kemudian berat badan akan meningkat karena lemaknya bertambah.

Untuk menghindari terjadinya kegemukan, sebaiknya ibu melakukan latihan gerak badan atau olahraga, seperti lari, aerobik, atau body language. Olahraga ini akan membakar kalori sehingga tak terjadi penumpukan lemak dalam tubuh. Bila kondisi ibu baik, latihan cukup dilakukan 15-30 menit dalam sehari.

Tati tidak menganjurkan ibu menyusui berdiet menguruskan badan. Kecuali memang kelebihan berat badannya besar sekali. Selain melakukan latihan olahraga, bolehlah ia menurunkan asupan kalorinya, tapi tidak boleh lebih rendah dari 1.800 kalori per hari. Bagaimanapun, kebutuhan zat gizi semasa menyusui lebih besar daripada semasa hamil.

UNTUK MEMPERLANCAR ASI

Daun-daun tertentu memang sudah terbukti dapat memperlancar produksi ASI, seperti halnya daun katuk atau daun lain yang berwarna hijau pekat. "Namun sayuran lain yang banyak mengandung vitamin dan mineral juga akan merangsang dan meningkatkan produksi ASI," Kata Tati.

Diakuinya, kini pun sudah banyak obat pelancar ASI dalam bentuk kaplet, sehingga lebih praktis. Menurutnya tak masalah kaplet ini dikonsumsi, karena sudah melalui riset dan sudah diperhitungkan dosis amannya. Hanya saja, selain masalah harga, juga tak dapat dinikmati rasanya. Jadi, alangkah baiknya jika daun-daunan itu dimakan masih dalam bentuk aslinya.

MAKANAN YANG BOLEH & TAK BOLEH 

"Makanan yang dianjurkan semasa menyusui tentunya yang memenuhi kebutuhan semasa itu. Sehari makan 3 kali makanan utama dengan porsi nasi dan lauk pauk yang diperbanyak. Untuk memenuhi kebutuhan kalori yang bertambah, jangan lupa makan makanan selingan, berupa susu dan buah. Juga harus minum sebanyak-banyaknya," papar Tati. Sementara kebutuhan akan cairan bisa didapat dari makanan dan minuman. Bisa berupa sayuran, jus buah, susu, dan sebagainya.

Sebetulnya, ungkap Tati, ibu menyusui tidak pantang makanan apa saja. Yang penting harus diperhatikan adalah pola makan yang seimbang. Lalu bagaimana dengan bahan makanan berikut ini?

* Buah durian dan nangka

Selama menyusui, buah-buahan seperti nangka dan durian menurut Tati, sebetulnya tidak dilarang untuk dikonsumsi, tapi memang perlu dibatasi. Asal tahu saja, konsumsi buah-buahan yang rasanya sangat manis, seperti anggur dan rambutan juga perlu dibatasi karena mengandung kalori tinggi. Jadi, yang penting proporsional, jangan kebanyakan.

Pada orang-orang tertentu, kalori tinggi yang tersisa akan disimpan dalam tubuh sehingga kadar gulanya berlebihan. Selain itu, sisa kalori juga akan disimpan menjadi lemak sampai akhirnya bisa berlebihan. Akibatnya tentu akan lebih panjang lagi, bisa menganggu sistem sirkulasi darah dan jantung. Pengaruhnya ke ASI mungkin tidak ada.

Jadi, kalau memang ibu menyusui ingin menyantap kedua buah-buahan ini maka proporsinya harus diperhitungkan. Apalagi, durian dan nangka mengandung alkohol. Jika alkohol yang memabukkan dikonsumsi oleh bayi melalui ASI, maka sebagai efeknya bayi bisa rewel, hiperaktif atau sebaliknya lesu.

* Kopi

Ibu boleh saja tetap minum kopi semasa menyusui. Namun, jumlahnya perlu dibatasi, yaitu tak lebih dari dua cangkir dalam sehari. Lebih dari itu, dikhawatirkan zat kafein yang terdapat pada kopi terikut dalam ASI dan terminum oleh bayi.

Zat kafein yang bersifat stimulan sebetulnya bisa membuat orang yang mengonsumsinya menjadi segar. Pada bayi, kafein ini akan menstimulasi semua metabolismenya menjadi lebih cepat. Akibatnya, jantung bayi berdenyut lebih cepat, ginjal bekerja lebih keras, dan air kencing akan lebih banyak. Kondisi ini tentu tidak baik bagi bayi. Selain kopi, beberapa produk soft drink juga mengandung kafein. Oleh karena itu, ibu menyusui harus betul-betul menaruh perhatian.

* Teh

Minum teh bagi ibu menyusui tak jadi masalah. Memang, di dalam teh terkandung zat tanin. Efeknya menghambat penyerapan zat besi. Namun, zat ini dianggap tidak terlalu membahayakan.

* Tape

Yang dikhawatirkan dari makanan ini adalah kandungan alkohol dan kalorinya yang sangat tinggi, hampir sama seperti durian dan nangka.

* Food allergen

Makanan-makanan yang dapat menyebabkan alergi umumnya mengandung protein berkadar tinggi, seperti seafood. Nah, untuk itu, ibu menyusui perlu hati-hati dengan seafood, seperti udang atau cumi. Jika setelah mengonsumsi makanan laut, ASI yang dihasilkan membuat kulit bayi gatal atau merah-merah, berarti ia mengalami alergi. Sebaiknya ibu segera menghentikan konsumsi jenis makanan tersebut.

* Makanan pedas

Sebetulnya tak masalah jika ibu menyusui mengonsumsi makanan pedas. Toh, rasa pedas ini tidak akan keluar lagi bersama ASI. Juga, cabai merupakan jenis sayuran yang banyak mengandung vitamin C.

* Ketan

Makanan ini merupakan sumber karbohidrat, tetapi beda halnya dengan beras, ikatan molekulnya lebih kompleks sehingga lebih sulit dicerna. Akibatnya, untuk sampai menghasilkan energi dibutuhkan waktu yang lebih lama. Namun demikian, tak masalah bila ibu menyusui mengonsumsinya.

* Makanan berserat

Makanan yang kaya serat seperti sayuran dan buah, sebetulnya akan memperlancar pencernaan. Namun demikian, jumlah yang dikonsumsi harus proporsional. Jika terlalu banyak, maka bayi bisa susah buang air besar.

* Makanan kaleng

Meskipun enak, makanan dan minuman kaleng sebaiknya dihindari. Jika makanan itu berupa ikan laut, misalnya, proses pengawetan akan membuat zat protein yang dikandungnya mengalami perubahan. Padahal protein yang dikonsumsi ibu nantinya akan disalurkan kepada bayi bersama ASI. Zat protein yang sudah berubah itu sangat mungkin menyebabkan bayi alergi.

* Obat-obatan

Pada saat berobat ke dokter, pastikan bahwa ibu menjelaskan statusnya yang tengah menyusui. Dengan begitu, dokter tidak akan memberinya obat-obatan yang akan membahayakan bayi apabila terproses bersama ASI. Misalnya, obat batuk yang mengandung zat penenang. Bila sampai terkonsumsi, bayi bisa jadi lesu dan mengantuk. Selain itu, ada obat-obatan yang dapat menimbulkan ketergantungan. Obat jenis ini sangat berbahaya jika sampai terkonsumsi bayi

9 MITOS MENYUSUI DAN FAKTANYA

Katanya ASI bisa kurang kalau si bayi rakus. Bagaimana faktanya? Dr. Rudy Firmansjah B. Rivai, Sp.A dari Rumah Sakit Anak dan Bersalin (RSAB) Harapan Kita Jakarta menjelaskannya kepada kita.

1. ASI BELUM KELUAR PADA HARI PERTAMA SEHINGGA PERLU DITAMBAH CAIRAN LAIN

Salah. Memang, banyak ibu yang mengalami kesulitan menyusui di hari pertama dan mengeluhkan ASI-nya tidak bisa keluar. Namun tak perlu cemas karena di hari pertama, selain bayi belum memerlukan cairan tambahan, di dalam tubuhnya pun masih ada cadangan cairan yang cukup.

ASI sendiri terdiri atas 88% air. Jadi, kebiasaan memberi cairan seperti susu formula, air putih, teh manis kepada bayi baru lahir tentu kurang tepat. Di banyak negara tindakan ini sudah menjadi kebiasaan dengan alasan agar bayi tidak rewel atau sekadar menghilangkan hausnya. Ditambah lagi, bila cairan itu diberikan dengan dot, selain refleks mengisap bayi jadi tidak terasah, ia juga berisiko bingung puting.

2.ASI TIDAK BISA MEMUASKAN BAYI "RAKUS"

Salah. ASI bisa mencukupi semua kebutuhan asupan makanan dan minuman bayi hingga bayi berusia 6 bulan. Rata-rata kebutuhan cairan bayi pada minggu pertama sekitar 80-100 ml/kg per hari, dan meningkat menjadi 140-160 ml/kg pada usia 3-6 bulan. Semua itu cukup dipenuhi hanya dengan ASI. Bahkan bagi bayi superrakus sekalipun.

Sebuah penelitian menyebutkan, 98 ribu dari 100 ribu ibu yang mengatakan produksi ASI-nya kurang, ternyata memiliki cukup ASI. ASI tidak bisa berproduksi secara optimal karena manajemen laktasi yang kurang baik. Misalnya, tidak tahu posisi menyusui yang tepat, stres, terpengaruh mitos-mitos menyusui, kurang istirahat, dan lain-lain.

ASI yang dikeluarkan, baik dari payudara kanan maupun kiri, sama-sama mengandung foremilk dan hindmilk atau dengan kata lain memiliki komposisi yang sama. Jadi, salah kalau ada yang menganggap payudara kanan mengandung makanan dan yang kiri minuman. Puaskan bayi pada satu payudara selama kira-kira 15 menit. Bila masih belum puas, barulah pindahkan lagi ke payudara pertama.

3.PAYUDARA KENDUR GARA-GARA MENYUSUI

Tidak ada hubungannya. Kendur tidaknya payudara tidak ada hubungannya dengan pemberian ASI. Biang keladi perubahan payudara adalah kehamilan itu sendiri. Saat hamil hormon-hormon membuat payudara penuh berisi ASI. Ukuran payudara pun terlihat lebih besar dari biasanya. Nah, pascamenyusui, ukuran payudara kembali normal. Akibatnya, otot-ototnya pun mengendur dan membuat payudara sedikit kendur.

Hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Lewat pijat atau senam payudara keindahan bentuk payudara bisa dipertahankan. Pilih juga bra yang tepat agar bisa membuat bentuk payudara tidak kendur. Selain itu, menyusui juga bisa memproteksi payudara dari serangan kanker payudara. Penelitian membuktikan, risiko terkena kanker mengecil jika ibu menyusui anaknya.

4. SULIT TURUNKAN BB JIKA MENYUSUI

Salah. Konon, menyusui membuat nafsu makan ibu bertambah lahap, sehingga sulit mengatur berat badan. Ini tidaklah tepat. Sebuah penelitian menyebutkan, menyusui dapat membantu ibu menurunkan berat badan lebih cepat. Kala menyusui timbunan lemak yang terjadi pada waktu hamil diubah menjadi energi. Sebaliknya, timbunan lemak ini sulit disingkirkan jika ibu tidak menyusui.

5.UKURAN PAYUDARA TENTUKAN BANYAKNYA ASI

Salah. Banyak tidaknya ASI tidak ditentukan oleh besar kecilnya payudara, tapi tergantung seberapa banyak kelenjar pembentuk air susu. Payudara berukuran besar kanan bergizi yang cukup dan seimbang.

Bahkan menyusui bisa memberi perlindungan terhadap zat kimia beracun tertentu. Pada kecelakaan kebocoran reaktor di Chernobyl, didapat fakta bahwa kadar zat radio aktif dalam ASI jauh lebih sedikit daripada dalam tubuh ibu. Para ahli pun berkesimpulan, ada mekanisme tubuh tertentu yang menyaring racun sehingga konsentrasinya dalam ASI sangat rendah.

7.BANYAK BERISTIRAHAT BISA MENAMBAH PRODUKSI ASI

Kurang tepat. Mitosnya saat istirahat produksi ASI akan berjalan lancar. Ini tidak sepenuhnya benar. Yang betul makin sering ASI diberikan, makin banyak pula ASI dihasilkan. Produksi ASI meningkat seiring dengan gerakan mengisap. Sebaliknya, jika dihentikan maka lambat laun produksi ASI pun berkurang. Itulah mengapa, berikan ASI atau pompalah secara teratur. Jangan lupa untuk merawat dan memijat payudara agar produksi ASI tetap lancar.

8.TIDUR BAYI LEBIH LELAP JIKA MINUM SUSU FORMULA

Tidak tepat. Memang, bayi-bayi yang diberikan susu formula cenderung tidur lama. Penyebabnya, susu formula umumnya tidak dapat dicerna dengan cepat, sehingga efek rasa kenyangnya lebih lama dan tidurnya pun terkesan lebih lama. Tapi kuantitas tidak menjamin kualitas. Jadi, tidak ada perbedaan kualitas tidur antara bayi peminum ASI dan susu formula.

9.MENYUSUI TANGKAL KEHAMILAN

Tidak sepenuhnya salah. Sebuah riset mengemukakan, menyusui bisa menurunkan kesuburan. Pada ibu yang tidak menyusui, kesuburan biasanya muncul kembali dalam 4-6 minggu pascapersalinan. Pada ibu menyusui, rentangnya bisa lebih lama, karena proses ovulasi terhambat.

Saat menyusui produksi hormon prolaktin meningkat. Hormon ini cukup efektif menghambat ovulasi, menstruasi pun menjadi tertunda. Itulah mengapa, kala menyusui, tubuh tak mampu menghasilkan sel telur matang. Walhasil, sperma yang masuk tidak akan menemukan "pasangan"nya. Kehamilan pun tidak akan terjadi atau disebut KB alami, yang sering diistilahkan LAM (Lactation Amenorrhoe Methode).

Meskipun efektivitasnya mencapai 98%, menyusui tidak menjamin ibu tidak hamil. Karena persyaratan menyusui sebagai KB alami sangat ketat, di antaranya ASI harus diberikan secara eksklusif. Frekuensi pemberiannya harus diatur, 10 kali dalam satu hari, disamping banyak syarat lain yang harus dipenuhi. Risiko kehamilan tetap besar jika ibu tidak bisa mematuhi syarat-syarat tersebut.