SITE STATUS
Jumlah Member :
493.768 member
user online :
1280 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

forum

Cari: akibat bila payudara ketendang

New Topic :  
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Kekentalan ASI pada masing2 perempuan tentu saja tidak sama, mungkin ASI bunda lebih encer dari ASI teman Bunda atau sebaliknya, namun perlu di ingat harap di baca di atas, bahwa ASI terdiri dari ASI foremilk dan hindmilk yang berbeda kekentalan dan urutan keluarnya. ASI yang diproduksi dengan deras bisa dikarenakan memang produksi ASI nya yang cepat, atau karena Bunda tidak menyelesaikan sesi mengosongkan payudara secara menyeluruh. ASI yang tumpah atau keluar deras bisa terjadi karena tingginya produksi dan tekanan dari dalam untuk mengeluarkan ASI. Hal ini dapat dicegah dengan cara memompa secara cepat beberapa detik saja  ASI Bunda untuk mengurangi tekanan pada payudara bila sudah terasa penuh. Harap tidak banyak mengeluarkan kecuali untuk disusukan, karena bila Bunda mengeluarkan ASI dengan banyak maka tubuh memberi sinyal untu memproduksi kembali. Cara selanjutnya, susukan ASI hanya pada satu payudara hingga selesai sebelum pindah ke payudara lainnya. Semakin lama  ASI tidak di susukan maka tubuh akan memperlambat produksi ASI. Bila payudara belum kosong dan Bunda sudah pindah ke payudara lain, maka payudara yg belum kosong tersebut sudah memproduksi ASI dan penuh kembali, selain itu bayi tidak cukup mendapatkan hindmilk.

Untuk mencegah bayi tersedak akibat ASI yang deras, ketika menyusukan, tegakkan badan bayi, atau bunda bersandar agar kepala bayi lebih tinggi daripada payudara (tidak di bawah payudara), tekan payudara ketika menyusukan atau bisa juga menyisipkan puting payudara di antara dua jari bunda.

   


28-07-2015 11:03:15 payudara besar sebelah
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

 Anda dapat menggunakan cream khusus payudara menyusui yang mengandung Lanolin. Lanolin ini mengandung pelembab yang berguna untuk melembabkan kulit kering dan pecah akibat menyusui. Pastikan Anda tidak mengalami alergi terhadap zat ini, cobalah di bagian tertentu dengan jumlah kecil sebelum benar-benar mengoleskan dalam jumlah banyak pada puting susu Anda. Demikian jawaban saya.

Pada ibu yang menyusui, masalah yang sering terjadi pada payudara adalah adanya mastitis, karena penumpukan air susu, timbunyal benjolan dan rasa nyeri di berikan pertolongan dengan obat anti rasa sakit dan kompres hangat, namun bila telah terdapat nanah maka dokter akan memberikan antibiotik. Menumpuknya air susu ibu di dalam payudara dapat menyebabkan pembengkakan (mastitis), agar tidak terjadi mastitis maka rajinlah menyusui ASI pada anak Anda, apabila air susu sudah menumpuk banyak di dalam payudara maka Bunda dapat memeras air susu tersebut dan menaruhnya di dalam botol untuk di simpan di dalam lemari es atau langsung diberikan pada bayi. Apabila Bunda ingin memberikan air susu perasan tersebut, gunakan sendok agar bayi anda tidak bingung puting. Menyusui dari payudara yang sedang mengalami pembengkakan tidak berbahaya bagi bayi, bahkan dapat membantu mengatasi peradangan tersebut. Bila peradangan masih ringan, Bunda dapat memberikan kompres air hangat pada payudara yang mengalami pembengkakan dan tetap menyusui dari payudara tersebut. Periksakan diri Anda kepada dokter bila payudara  bertambah nyeri dan bengkak. 

   
28-07-2015 10:49:53 olah raga dan hubungan intim
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

 Anda dapat menggunakan cream khusus payudara menyusui yang mengandung Lanolin. Lanolin ini mengandung pelembab yang berguna untuk melembabkan kulit kering dan pecah akibat menyusui. Pastikan Anda tidak mengalami alergi terhadap zat ini, cobalah di bagian tertentu dengan jumlah kecil sebelum benar-benar mengoleskan dalam jumlah banyak pada puting susu Anda. Demikian jawaban saya.

Pada ibu yang menyusui, masalah yang sering terjadi pada payudara adalah adanya mastitis, karena penumpukan air susu, timbunyal benjolan dan rasa nyeri di berikan pertolongan dengan obat anti rasa sakit dan kompres hangat, namun bila telah terdapat nanah maka dokter akan memberikan antibiotik. Menumpuknya air susu ibu di dalam payudara dapat menyebabkan pembengkakan (mastitis), agar tidak terjadi mastitis maka rajinlah menyusui ASI pada anak Anda, apabila air susu sudah menumpuk banyak di dalam payudara maka Bunda dapat memeras air susu tersebut dan menaruhnya di dalam botol untuk di simpan di dalam lemari es atau langsung diberikan pada bayi. Apabila Bunda ingin memberikan air susu perasan tersebut, gunakan sendok agar bayi anda tidak bingung puting. Menyusui dari payudara yang sedang mengalami pembengkakan tidak berbahaya bagi bayi, bahkan dapat membantu mengatasi peradangan tersebut. Bila peradangan masih ringan, Bunda dapat memberikan kompres air hangat pada payudara yang mengalami pembengkakan dan tetap menyusui dari payudara tersebut. Periksakan diri Anda kepada dokter bila payudara  bertambah nyeri dan bengkak. 

   


23-05-2016 14:05:20 berat badan kurang....
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Secara teori memang berat badan anak Bunda berada di batas bawah untuk rata-rata usianya, apakah menyusunya sudah baik? perhatikan perlekatan payudara dengan mulut bayi agar ia dapat menyusu dengan maksimal. Selain itu apakah Bunda memberikan susu ASI dari 1 payudara sampai habis? Sebaiknya Bunda memberikan ASI yang banyak mengandung lemak, maka itu susui dengan satu payudara sampai payudara itu kosong barulah berpindah pada payudara lainnya.

komposisi ASI terdiri dari foremilk (pada awal sesi menyusui) dan hindmilk (pada akhir menyusui).

Pada ASI foremilk, akan lebih encer karena tidak mengandung banyak lemak seperti ASI Hindmilk. ASI foremilk dan hindmilk sama-sama penting dan bergizi bagi pertumbuhan bayi. ASI HIndmilk mengandung lemak yang baik untuk pencernaan dan mengenyangkan bayi, sehingga bayi tidak cepat lapar dan rewel. Maka itu, berikan ASI sampai mengosongkan salah satu payudara sebelum berpindah ke payudara lainnya. Bila payudara tidak dapat dikosongkan dalam satu kali sesi minum ASI , lakukan berkali-kali dalam beberapa sesi hingga habis.

Untuk membedakan mana yang ASI foremilk mana yang ASI Hindmilk, ketika bayi menyusu sulit dibedakan karena tidak akan tampak dengan mata. Namun bila di peras, ASI foremilk akan terlihat lebih encer dan bening dibandingkan ASI Hindmilk yang lebih kental karena mengandung banyak lemak. Ketika menyusu ASI, bayi awalnya akan menyusu dengan cepat dan ASI banyak mengalir dengan ASI foremilk, diantara hisapannya ia akan berhenti lalu menghisap lagi, hal itu wajar dilakukan. Lalu Bunda dapat menemui bayi merubah ritme hisapan menjadi hisapan dan sedikit tarikan atau hisapan-hisapan kecil, sebenarnya bayi bukan sedang memainkan puting payudara atau mengempeng, tetapi sedang menghisap asi HINDMILK dan menikmati ASI yang kaya lemak tersebut. ASI hindmilk jumlahnya juga tidak sebanyak ASI foremilk, sehingga sesi ASI terakhir ini kemungkinan lebih pendek dari sesi ASI foremilk.

Apakah anak Bunda mengalami diare? bila mengalami diare yang berkepanjangan maka nutrisi tidak dapat terserap dengan baik.

Bila Bunda ingin memperbaiki gizi bunda dan cara menyusui maka dapat di coba kemudian kembali menimbang anak Bunda untuk follow up, apakah ada perbaikan atau tidak. Bila tidak ada, maka bisa dipertimbangkan penambahan nutrisi dengan susu formula, tentunya dengan saran dokter Anda untuk memilih jenis yang tepat.

   
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Pada ASI foremilk, akan lebih encer karena tidak mengandung banyak lemak seperti ASI Hindmilk. ASI foremilk dan hindmilk sama-sama penting dan bergizi bagi pertumbuhan bayi. ASI HIndmilk mengandung lemak yang baik untuk pencernaan dan mengenyangkan bayi, sehingga bayi tidak cepat lapar dan rewel. Maka itu, berikan ASI sampai mengosongkan salah satu payudara sebelum berpindah ke payudara lainnya. Bila payudara tidak dapat dikosongkan dalam satu kali sesi minum ASI , lakukan berkali-kali dalam beberapa sesi hingga habis.

   


Jumlah Posts : 9
Jumlah di-Like : belum ada like

Mengembalikan Bentuk Tubuh Ideal Pasca Melahirkan

Menjadi ibu adalah pengorbanan yang besar, tidak hanya soal bertarung dengan maut saat melahirkan, namun juga perubahan tubuh yang harus dialami setelah 9 bulan mengandung dan mengalami proses melahirkan. 
Setelah melahirkan tubuh wanita cenderung menjadi lebih gemuk karena otot yang melemah dan kenaikan berat badan akibat makanan yang harus dijaga untuk mencukupi kebutuhan janin. Tapi bukan hanya itu lho, ada lima perubahan utama yang terjadi pada tubuh wanita setelah dia melahirkan.
1. Rambut rontok
Beberapa minggu setelah melahirkan, beberapa wanita mengalami kerontokan rambut yang cukup parah. 
Sebenarnya hal ini normal dan rambut akan kembali tumbuh menurut siklus normalnya. 
Namun jika Anda tidak cukup nutrisi dan tidak merawat rambut dengan baik, kondisi ini akan permanen meninggalkan kebotakan.
2. Kulit Tubuh Yang Bermasalah
Saat hamil, biasa muncul lingkar hitam di bawah mata, jerawat yang berlebihan dan juga kulit kemerahan pada daerah wajah, terutama pipi.
Jika hal ini di biarkan maka kulit wajah akan kusam dan parahnya bekas jerawat yang timbul akan tetap permanen. Hal ini dapat dapat di atasi dengan cara penggunaan cream pemutih wajah atau obat penghilang jerawat dengan tetap menjaga supply vitamin pada makanan anda.
3. Payudara membesar
Penuh terisi air susu, payudara Anda akan membesar dan terasa sakit. 
Ketika sudah tidak menyusui lagi, payudara akan kendor sebagai akibat otot payudara yang sebelumnya membesar.
4. Perut yang tidak langsing lagi
Uterus yang membesar karena hamil tidak langsung menyusut begitu Anda melahirkan. 
Butuh waktu sekitar enam minggu dan lebih lama lagi agar uterus menyusut. 
Namun stretch marksdan otot yang longgar tidak begitu saja menyusut, Anda butuh olahraga dan fitness agar bentuk badan kembali seperti semula.
5. Kaki bengkak
Kaki akan membengkak saat hamil, membuat Anda tidak bisa mengenakan sepatu cantik kesukaan. 
Beberapa wanita justru mengalaminya sesaat setelah melahirkan, namun jangan khawatir, kaki bengkak ini akan hilang dengan sendirinya.

   
12-11-2013 15:48:46 air susu menyembur
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
bagaimana dengan jumlah asi yang terlalu banyak yang menyebabkan bayi susah menelan nya sampai2 tersedak

Dari : Islahiyah Farhani Hanipah

Jawaban:

Dear Bunda,



Bila persediaan ASI telah menumpuk banyak, maka dapat terjadi "kebocoran" ASI (ASI keluar atau menetes dengan sendirinya) ataupun menyembur saat di berikan kepada bayi. Untuk mengatasi hal ini, Bunda sebaiknya sesering mungkin memberikan ASI sebelum payudara benar-benar penuh. BIla payudara telah penuh, Bunda dapat memompa terlebih dahulu ASI tersebut , dan diberikan kepada bayi setelah susu ASI pada payudara telah habis, atau bisa juga untuk persediaan ASI (simpanlah di dalam lemari pembeku Anda).


   
Jumlah Posts : 1725
Jumlah di-Like : 25
dokter, saya seoarang ibu yg baru melahirkan 9 hari yang lalu. Payudara saya bengkak Dok, karena si kecil minumnya belum begitu banyak sedangkan produksi ASInya lumayan lancar. Dari bengkak itu sampai kalau dipegang keras seperti benjolan. Banyak yg bilang kalau benjolan itu bisa hilang kalau payudara rajin dikompres pakai air hangat dan ASI diperah. Yang saya tanyakan, benarkah ASI yang diperah saat payudara bengkak dan ada benjolan itu tidak baik kalau diberikan pada si kecil?

Dari : feeby ruditya

Jawaban:

Dear Bunda,

Menumpuknya air susu ibu di dalam payudara dapat menyebabkan pembengkakan (mastitis), agar tidak terjadi mastitis maka rajinlah menyusui ASI pada anak Anda, apabila air susu sudah menumpuk banyak di dalam payudara maka Bunda dapat memeras air susu tersebut dan menaruhnya di dalam botol untuk di simpan di dalam lemari es atau langsung diberikan pada bayi. Apabila Bunda ingin memberikan air susu perasan tersebut, gunakan sendok agar bayi anda tidak bingung puting. Menyusui dari payudara yang sedang mengalami pembengkakan tidak berbahaya bagi bayi, bahkan dapat membantu mengatasi peradangan tersebut. Bila peradangan masih ringan, Bunda dapat memberikan kompres air hangat pada payudara yang mengalami pembengkakan dan tetap menyusui dari payudara tersebut. Periksakan diri Anda kepada dokter bila payudara  bertambah nyeri dan bengkak.
   
28-09-2015 13:56:21 Anak sering sakit
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Sumber: Dokumen Group Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 10:48:10 nurrsing while
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 10:13:23 Hamil anak kedua
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui lebih dari 1bayi (Tandem Nursing)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
18-09-2015 09:36:37 Hamil sambil menyusui
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
Jumlah Posts : 326
Jumlah di-Like : belum ada like

Nursing While Pregnant ( Menyusui Saat Hamil) dan Tandem Nursing (Menyusui lebih dari 1 bayi)

Kadangkala seorang ibu dihadapkan pada kenyataan bahwa dirinya hamil lagi ketika masih dalam fase menyusui. Menurut mitos yang berkembang, banyak yang menyatakan bahwa menyusui saat hamil (Nursing While Pregnant) atau menyusui bersama kakak dengan adik (Tandem Nursing) dianggap sesuatu yang tidak wajar bahkan tidak boleh dilakukan. Ada mitos yang mengatakan, ASI-nya bisa membuat si kakak menjadi idiot karena ASI-nya bisa meracuni si kakak . Atau ada yang berpendapat bahwa ASI-nya akan basi sehingga tidak bisa diminum oleh si adiknantinya jika si ibu tetap menyusui si kakak. Faktanya, Nursing While Pregnant dan Tandem Nursing adalah hal yang sangat mungkin dilakukan bahkan dianjurkan karena berbagai sebab:

  1. Untuk menjamin kebutuhan ASI bagi si kakak dan si adik
  2. Untuk mengajarkan makna berbagi pada si kakak, yang seringkali efektif untuk mencegah kecemburuan akibat lahirnya si adik
  3. Membuat proses transisi lahirnya si adik menjadi lebih lancar dan mudah bagi si kakak karena dengan tetap menyusui si kakak, dia merasa yakin bahwa kasih sayang ibunya tidak berubah

NURSING WHILE PREGNANT

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seorang ibu ingin tetap menyusui selama hamil, antara lain:

  1. Tidak pernah mengalami keguguran. Jika pernah keguguran, maka dokter yang pro-ASI biasanya juga akan memastikan dulu apa sebab kegugurannya sebelum melarang atau mengijinkan NWP

  2. Tidak pernah mengalami pendarahan selama masa kehamilan terdahulu, apalagi yang memerlukan bed-rest
  3. Tidak pernah mengalami kelahiran prematur.
  4. Kondisi janin dinyatakan dalam keadaan sehat oleh dokter atau bidan
  5. Berkonsultasi dengan dokter dan bidan pro-ASI apabila si ibu ingin tetap menyusui selama hamil
  6. Apabila mengalami kontraksi yang intens ketika menyusui, terutama jika itu terjadi saat trimester pertama, dianjurkan untuk segera berhenti menyusui dan segera menghubungi bidan atau dokter.
  7. Perhatikan baik-baik asupan harian ibu. Menyusui saat hamil sering kali menguras kondisi fisik ibu hamil, sehingga penting agar ibu hamil yang tetap menyusui selalu mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang banyak, dan cukup istirahat.
  8. Jika si kakak sudah memasuki masa MPASI, maksimalkan peran MPASI-nya. Berikan makanan yang bergizi dan bervariasi, perbanyak asupan cairan berupa air putih dan jus buah segar serta maksimalkna pemberian menu double protein. Gunanya terutama untuk mengantisipasi jika aliran ASI berkurang saat kehamilan ibu memasuki usia trimester kedua.
  9. Apabila ibu pernah mengalami sejarah keguguran atau kelahiran prematur dan pada kehamilan selanjutnya ingin menyusui di masa hamil, diskusikan secara komprehensif dengan bidan atau dokter. Pada beberapa kondisi, ibu dengan riwayat keguguran atau kelahiran prematur tetap bisa menjalankan NWP apabila dokter atau bidan melihat sebab kelahiran prematur aau kegugurannya tidak terkait dengan kondisi lemahnya kondisi rahim atau jika tenaga kesehatan meihat bahwa kondisi janin dinilai cukup kuat.

Selain itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan mungkin terjadi pada ibu yang menyusui ketika hamil:

  1. Ketika memasuki kehamilan trimester kedua, ada kemungkinan terjadi penurunan produksi ASI. Hal ini wajar karena ASI matang dalam payudara bertahap berubah menjadi kolostrum. Silakan tetap menyusui jika si kakak masih mau. Karena ada kalanya perubahan ini membuat si kakak tidak mau lagi menyusu.
  2. Banyak mitos yang menyebutkan bahwa kalau tetap menyusui si kakak, maka si adik tidak akan mendapatkan kolostrum karena sudah dihabiskan oleh si kakak. Jangan khawatir, si adik akan tetap medapatkan kolostrum yang nanti diperlukannya setelah dia lahir. ASI yang keluar saat hamil komposisinya berbeda dengan kolostrum. Kolostrum yang sebenarnya akan keluar segera setelah si adik lahir. Pastikan bahwa ibu dan si adik menjalani proses IMD (Inisasi Menyusu Dini) yang benar untuk menunjang sukses menyusui.

TANDEM NURSING

Terkait tandem nursing, keuntungannya, si kakak dapat menerima asupan ASI hingga genap dua tahun atau lebih, dan si kakak turut mendapatkan manfaat ASI. Tandem nursing turut membantu mengurangi rasa iri kakak terhadap adiknya. Selain itu, si kakak dapat membantu memecahkan masalah menyusui seperti engorgement (payudara penuh) yang terjadi di awal menyusui, atau penyumbatan saluran ASI. Dan juga kedekatan batin yang timbul dari pemberian ASI.

Beberapa tips dalam tandem nursing:

  1. Jika harus menyusui dalam waktu yang bersamaan, posisikan si bayi terlebih dahulu dengan posisi dan pelekatan yang baik, baru kemudian ajak si kakak untuk bergabung tanpa mengganggu si adik.
  2. Saat menyusu bersama-sama seperti ini, jangan lupa manfaatkan momen untuk mengkomunikasikan kepada si kakak tentang aspek-aspek berbagi dan saling menyayangi
  3. Karena menyusui lebih dari satu bayi, ibu akan merasa lebih cepat haus dan lapar. Sehingga penting bagi ibu untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup bagi dirinya. Jangan abaikan rasa lapar dan haus. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Konsultasikan ke dokter bila badan ibu merasa tidak sehat atau stamina menurun drastis.
   
Jumlah Posts : 2513
Jumlah di-Like : 7

Bayi yang menyusu ASI kerap mengalami jarang BAB karena ASI yang terserap dengan baik sehingga hanya menghasilkan sedikit ampas. Apabila Bunda beralih pada susu formula, jarang BAB dan konstipasi biasanya di sebabkan oleh susu formula. Perhatikan ekspresi bayi anda , apakah ada ekspresi nyeri atau kesakitan saat BAB, apakah bayi anda mengedan dengan keras. Apabila bayi anda mengalami nyeri dan kesulitan BAB akibat konstipasi, maka sebaiknya anda menemui dokter anak Anda.

Masalah kembung dan banyaknya gas di dalam lambung bayi Bunda, bisa jadi hal yang menyebabkan gumoh maupun buang gas. Pastikan saat menyusu perlekatan bibir dengan puting payudara ataupun dot sudah benar. Bila Bunda menggunakan botol susu, jangan sampai bayi banyak menghirup udara di dalam botol susu, tegakkan botol susu sehingga cairan susu sepenuhnya menutupi jalan masuk cairan ke dalam dot dengan baik.

   
28-06-2015 12:28:24 baby gak mw bobo di kasur
Jumlah Posts : 689
Jumlah di-Like : belum ada like

Tanpa kita sadari, ketika melihat disekeliling kita ada perbedaan tingkat kecerdasan dan kemandirian pada anak-anak. Perbedaan tersebut bukan karena orang tua bayi kaya atau miskin, akan tetapi hal tersebut terjadi karena salah merawat dan memperlakukan anak ketika masih bayi. Jadi janganlah heran bila masa bayi yang diperlakukan mulia akan menjadi anak-anak yang tumbuh sesuai dengan harapan orang tua.

Inti dari pembentukan kecerdasan bayi dimula pada perlakuaan orang tua terhadap bayi berusia 0 – 6 bulan. Bayi pada usia tersebut selain membutuhkan pertumbuhan tubuh yang sehat, sel dan selaput otak bayi harus dapat perlakuan khusus.

Bahaya Ayunan

Indonesia memiliki tradisi mengayunkan bayi sebagai salah satu bentuk kasih sayang. Jika bayi menangis, biasanya bayi akan digendong kemudian diayun-ayunkan agar ia berhenti menangis. Tetapi tindakan ini ternyata bisa berbahaya bagi bayi itu sendiri.

Shake baby syndrom adalah salah satu bentuk kejadian yang cukup sering terjadi pada bayi tanpa kita sadari. Selain diakibatkan karena trauma, ternyata shake baby syndrom juga bisa dipicu karena mengayun-ayunkan bayi.

”Shake artinya menggoyang atau mengguncang. Shake baby syndrom merupakan kumpulan gejala yang timbul akibat melakukan gerakan menggoyang bayi terlalu keras,” ujar dr. I Gusti Ngurah Suwarba, Sp.A. dari Sub Bagian Saraf Otak Bagian SMF IKA RS Sanglah.

Lanjutnya, mengayun-ayunkan bayi dalam batas tertentu mungkin tidak apa-apa, tetapi jika sering tidur diayunan membuat bayi mengalami guncangan pada kepalanya dan akan sangat berbahaya. Efek ayunan pada bayi menurut Suwarba bisa terjadi dalam jangka pendek atau jangka panjang.

Untuk jangka pendek atau akibat yang segera terlihat adalah bayi mengalami perdarahan di mata dan otak. Tanda-tanda jika anak mengalami perdarahan pada otaknya adalah ia sering menangis dengan suara melengking dan lama.

”Ciri-ciri bayi yang mengalami pendarahan pada selaput otak dan mata, ia sering menangis dengan suara yang melengking, karena bayi mengalami sakit di kepalanya yang luar biasa, akibat dari guncangan yang didapatkan dari efek ayunan,” jelas Suwarba, sembari menambahkan kualitas ayunan yang sempit (Bahan kain) juga salah satu penyebab berkurangnya pasokan oksigen ke otak bayi, yang dapat melemahkan pertumbuhan IQ.

Perdarahan yang disebabkan oleh ayunan tidak nampak atau meninggalkan bekas dan bukti. Beda jika perdarahan karena trauma atau jatuh.

Bagaimana pun, Struktur tubuh bayi yang masih sangat lemah bila mendapatkan guncangan/ayunan yang kuat dapat menyebabkan terjadinya tarikan/rentangan antara otak dengan selaput otak yang melekat pada tulang kepala. Rentangan ini menyebabkan terjadinya robekan pembuluh darah yang menghubungkan antara otak dengan selaput otak. Gejala yang paling ringan pada bayi yang terkena sindrom tersebut adalah pendarahan di retina (selaput jala) mata dan jangka panjang dapat menyebabkan kebutaan. Pendarahan di retina tidak dapat dilihat secara klinis tetapi harus menggunakan alat oleh ahli saraf mata.

Gejala lainnya yang bersifat umum dapat dilihat antara lain muntah-muntah, penurunan kesadaraan, serta perubahan pada pupil mata. Selain itu ayunan yang kuat, dapat membuat tulang kaki, tungkai, serta lengan patah. Ini dapat terjadi karena saat mengayun bayi, yang dipegang bukan badannya melainkan kaki, lengan/ketiaknya.

Bayi tetap akan dapat tidur dengan nyenyak tanpa harus diayun dengan kuat. Karena itu adalah sifat alamiah manusia. Bila bayi telah kenyang dan tubuhnya sehat, ia pasti akan mudah untuk tidur.

Berdasarkan data kejadian di USA per tahun terjadi 1.200-1.400 kasus shake baby syndrom dengan 7-30 persen meninggal dunia, 30-50% mengalami gangguan saraf dan kecerdasan, sementara sisanya tidak memperlihatkan efek yang nyata. Untuk di Indonesia sendiri menurut Suwarba kasusnya berfluktuasi.

Pernahkan Mama mengalami kejadian seperti ini saat sedang menyusui?

1. Tiba-tiba dalam waktu beberapa hari bayi terlihat sering ingin menyusu sepanjang hari.
2. Bayi tampak selalu haus dan tidak kenyang.
3. Bayi sering ingin bangun dan menyusu di malam hari dan rewel.

Kemudian setelah mengalami hal tersebut di atas selama beberapa hari (sekitar 2-3 hari), bayi tampak tenang dan lebih sering tidur dalam waktu 1-2 hari setelahnya. Jika Mama pernah merasakan bayi menunjukkan perilaku seperti ini, bisa saja bayi Anda sedang mengalami suatu periode pertumbuhan yang dinamakan growth spurt.

Bayi akan mengalami growth spurt atau disebut juga percepatan pertumbuhan biasanya dalam 12 bulan pertama kehidupannya. Percepatan pertumbuhan di sini artinya bayi “didorong” untuk tumbuh lebih cepat dari biasanya sehingga dia membutuhkan asupan ASI lebih banyak dan tubuh Mama akan mendapatkan “natural alert” untuk memproduksi dan menyuplai ASI lebih banyak lagi sesuai kebutuhan bayi. Jadi Mama tidak perlu khawatir ASI kurang. Ingat lagi prinsip pembentukan ASI berdasarkan demand and supply process, semakin bayi menyusu lebih sering dan banyak maka semakin banyak pula ASI yang dihasilkan.

Bagaimana kita tahu bayi kita sedang mengalami growth spurt? Berikut ini adalah tanda-tandanya:

1. Bayi menyusu lebih sering dari biasanya, kadang bisa setiap jam atau setiap 30 menit sekali atau hampir nonstop.
2. Bayi lebih rewel dari biasanya, begitu rewel dan disodorkan payudara, bayi langsung mau menyusu. Mudahnya bayi lebih memilih “nempel” langsung pada Mamanya.
3. Bayi sering bangun tengah malam untuk menyusu. Bayi seakan mengerti bahwa produksi hormon prolaktin paling tinggi pada malam hari.
4. Gejala ini bisa berlangsung selama 2-3 hari, beberapa kasus ada bayi yang mengalami growth spurt sampai 1 minggu. Setelah periode growth spurt, bayi akan tidur lebih tenang dan lebih lama selama 1-2 hari, seakan-akan dia letih habis bekerja keras. Lucu ya, Ma. :)

Begitu bayi menunjukkan tanda-tanda seperti ini, suplai ASI Mama juga akan meningkat selama beberapa hari disesuaikan dengan peningkatan kebutuhan bayi. Waktu-waktu tertentu dimana bayi mungkin mengalami growth spurt yaitu selama beberapa hari pertama pasca lahir (ketika bayi sudah pulang ke rumah, pulang dari rumah bersalin), usia 7-10 hari, usia 2-3 minggu, usia 4-6 minggu, usia 3 bulan, usia 4 bulan, usia 6 bulan, usia 9 bulan atau lebih. Waktu-waktu ini tidak jadi patokan karena masing-masing bayi menunjukkan pola yang berbeda.

Jika bayi menunjukkan gejala growth spurt seperti yang sudah disebutkan di atas, bagaimana cara menanganinya? Saya akan bagi bebebrapa tips yang bisa dicoba Mama:

1. Ikuti kemauan bayi. Jika dia ingin menyusu setiap 30 menit sampai 1 jam sekali, ikuti saja karena bayi yang paling tahu seberapa banyak asupan ASI yang dia butuhkan untuk mempercepat pertumbuhannya. Ketika bayi sering menyusu, sinyal yang dicetuskan ke badan Mama untuk menghasilkan ASI juga semakin banyak. Artinya tubuh akan terus memproduksi ASI lebih banyak lagi.
2. Bayi sehat 0-6 bulan yang mengalami growth spurt tidak membutuhkan asupan lain selain ASI. Pemberian susu formula dan makanan padat hanya akan mengganggu “natural alert” atau sinyal ke tubuh Mama untuk memproduksi ASI lebih banyak lagi. Selalu tanamkan di mind-set Mama bahwa ASI akan semakin banyak karena bayi yang terus menyusu.
3. Hilangkan pikiran negatif dan kekhawatiran bahwa bayi yang terus menyusu berarti belum kenyang karena ASI-nya kurang atau ASI tidak cukup. Pikiran Mama sangat mempengaruhi proses pengeluarkan oksitosin yang tugasnya menyuplai ASI. Pikiran negatif dapat mengganggu kerja oksitosin.
4. Hindari memberlakukan jadwal menyusu pada bayi. Ini dapat membuat bayi stress dan semakin rewel. Mama juga ikut stress dan pembentukan ASI bisa terhambat.
5. Mama biasanya lebih letih ketika bayi sedang growth spurt, jangan lupa tetap makan makanan dengan gizi seimbang, banyak minum air putih, tidurlah bersama bayi ketika ia tidur.
6. Tetap perhatikan tanda bayi mendapat cukup ASI yaitu dari kenaikan berat badan bayi pada grafik pertumbuhan, frekuensi BAK minimal 6x sehari, frekuensi BAB yang sering pada awal-awal kehidupannya dan bisa menjadi jarang mulai usia 40 hari.
7. Tetap tenang dan percaya diri.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Mama menghadapi situasi saat bayi sedang mengalami growth spurt.

Selamat menyusui. :)