SITE STATUS
Jumlah Member :
484.222 member
user online :
1581 member
pageview's per day :
Over 100.000(!) page views
Kalkulator kesuburan
Masukan tanggal hari pertama bunda mengalami menstruasi

Datang bulan setelah Sunti Kb 3 bulan

   

Datang bulan setelah Sunti Kb 3 bulan
Oleh :


siang dok , saya mau tanya setelah menikah saya langsung suntik kb 3 bulan , dan tgl 2 juli harusnya saya suntik lagi , tapi saya berhentikan , setelah saya putuskan untuk lepas saya tidak haid dok hampir 2 bulan , tepat tgl 24 agusus saya haid sampai tgl 31 agustus , galama kemudian saya haid lagi tgl 12 sept sampai tgl 15 sept saya mau tanya dok ? itu kenapa bisa sampai dengan jarak waktu yg dekat haid lagi , atau ada kemungkinan saya akan segera hamil ya dok ? tolong di balas ya dok agar saya ga penasaran , soalnya suami saya ingin segera mempunyai momongan . terimakasih
   
 
dr. Tanti menjawab


Dear Bunda,
Pada penggunaan KB suntik 3 bulan (depo) umum ditemui adanya gangguan menstruasi atau berhentinya menstruasi. Setelah tidak menggunakan kotrasepsi tersebut, gangguan menstruasi masih dapat terjadi beberapa lama dan berbeda pada masing-masing individu.
Masalah kehamilan tergantung dari keduabelah pihak, suami dan istri. Pasangan suami istri dikatakan mengalami masalah kesuburan jika dalam 1-2 tahun berusaha mendapatkan kehamilan, melakukan hubungan suami istri yang rutin dan kontinyu setidaknya 2-3 hari sekali tanpa menggunakan kontrasepsi apapun.  Untuk berkonsultasi masalah kesuburan atau usaha mendapatkan kehamilan, Bunda bisa mendatangi dokter umum di tempat Bunda. Pada pasangan suami istri yang ingin medapatkan kehamilan, dapat diperiksa oleh dokter umum. Sang suami akan diberikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan fungsi organ reproduksi dan rujukan pemeriksaan analisa sperma. Sedangkan sang istri juga akan diberikan pertanyaan yang berkaitan dengan siklus menstruasi dan riwayat kesehatan lainnya. Bila diperlukan atau ditemukan masalah lebih lanjut, maka dokter umum dapat merujuk pada dokter kandungan untuk menangani masalah infertilitas ini.
   
 
 


Bagaimana menurut Anda mengenai jawaban ini? Silahkan sampaikan komentar Anda.


Jika Anda tidak melihat kotak komentar silahkan refresh halaman